Artikelilmiahs

Menampilkan 39.081-39.100 dari 48.938 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3908141608A1A016074PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI DALAM PROGRAM KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL) DI KECAMATAN MREBET KABUPATEN PURBALINGGAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bentuk partisipasi dan Tingkat partisipasi anggota Kelompok Wanita Tani di Desa Pengalusan dan Kradenan Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga dalam mengikuti program Kawasan Rumah Pangan Lestari. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 60 orang anggota KWT yang berpatisipasi aktif dalam Kelompok Wanita Tani. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa hanya di Desa Pengalusan dan Desa Kradenan yang mendapatkan program KRPL masih berjalan di Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampling jenuh atau sensus. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan Skala Likert.
Hasil penelitian bentuk partisipasi anggota KWT Karya Tani dan KWT Mukti Tani di Desa Pengalusan dan Kradenan Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga dalam program KRPL dapat dilihat dari bentuk partisipasi yaitu partisipasi dalam pengambilan keputusan, partisipasi dalam pelaksanaan, partisipasi dalam pemanfaatan hasil, dan partisipasi dalam pengawasan. Tingkat partisipasi anggota KWT Mukti Tani di Desa Kradenan dalam pelaksanakan program KRPL tergolong dalam kategori Tinggi, dengan perolehan skor sebesar 46 sedangkan KWT Karya Tani di Desa Pengalusan dalam pelaksanakan program KRPL tergolong dalam kategori Sangat Tinggi, dengan perolehan skor sebesar 59.
Dari bentuk partisipasi KWT Mukti Tani perolehan skor dalam kategori tinggi yaitu partisipasi dalam pelaksanaan dengan skor sebesar 13, Partisipasi dalam pemanfaatan hasil dengan skor sebesar 10 dan partisipasi dalam pengawasan dengan skor 8. Perolehan skor dalam kategori sedang yaitu partisipasi dalam pengambilan keputusan dengan skor sebesar 15. Sedangkan Dari bentuk partisipasi KWT Karya Tani perolehan skor dalam kategori sangat tinggi yaitu partisipasi dalam pelaksanaan dengan skor sebesar 16, Partisipasi dalam pemanfaatan hasil dengan skor sebesar 12 dan partisipasi dalam pengambilan keputusan dengan skor 21. Perolehan skor dalam kategori tinggi yaitu partisipasi dalam pengawasan dengan skor sebesar 10.
Kata Kunci : Partisipasi, Kelompok Wanita Tani, Kawasan Rumah Pangan Lestari.
This study aims to determine the form of participation and the level of participation of members of the Women Farmers Group in Pengalusan Village and Kradenan District Mrebet Purbalingga Regency in participating in the Sustainable Food Home Area program. The population in this study were 60 KWT members who actively participated in the Women Farmers Group. The research location was determined purposively with the consideration that only in Pengalusan Village and Kradenan Village that get the KRPL program is still running in Mrebet District, Purbalingga Regency. The sampling method in this study uses saturated sampling or census. The analysis method used is descriptive analysis and Likert Scale.
Translated with www.DeepL.com/Translator (free version)The results of research on the form of participation of members of KWT Karya Tani and KWT Mukti Tani in Pengalusan Village and Kradenan District Mrebet Purbalingga Regency in the KRPL program can be seen from the form of participation, namely participation in decision making, participation in implementation, participation in the utilization of results, and participation in supervision. The level of participation of KWT Mukti Tani members in Kradenan Village in implementing the KRPL program is classified in the High category, with a score of 46 while KWT Karya Tani in Pengalusan Village in implementing the KRPL program is classified in the Very High category, with a score of 59.
From the form of participation of KWT Mukti Tani, the score in the high category is participation in implementation with a score of 13, participation in the utilization of results with a score of 10 and participation in supervision with a score of 8. The score in the medium category is participation in decision making with a score of 15. Meanwhile, from the form of participation of KWT Karya Tani, the acquisition of scores in the very high category is participation in implementation with a score of 16, participation in the utilization of results with a score of 12 and participation in decision making with a score of 21. The acquisition of scores in the high category is participation in supervision with a score of 10.
Keywords: Participation, Women Farmers Group, Sustainable Food Home Area.
3908241609A1F019039Karakteristik Fisikokimia Ekstrak Parijoto (Medinilla speciosa) Pada Variasi pH Pelarut Akuades Menggunakan Metode Microwave Assisted ExtractionBuah dan batang parijoto yang berwarna merah keunguan, menunjukkan bahwa tanaman ini kaya akan antosianin. Akuades sebagai pelarut untuk mengekstraksi parijoto, karena mudah didapat dan lebih murah. Pelarut akuades juga bersifat netral dan aman untuk diaplikan dalam bahan pangan. Nilai pH pelarut yang digunakan untuk ekstrasksi parijoto dapat mempengaruhi pH akhir ekstrak, total asam, vitamin C, kadar antosianin, kadar gula reduksi dan total padatan terlarut pada ekstrak parijoto.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non-faktorial dengann 6 perlakuan dan 4 kali ulangan. Faktor yang digunakan adalah variasi pH pelarut (S) dengan pH kontrol atau variasi pelarut yang pH-nya tidak diatur dengan larutan asam dan basa (S0), pH 2 (S1), pH 4 (S2), pH 7 (S3), pH 9 (S4), dan pH 11 (S5). Ekstraksi dilakukan menggunakan metode Microwave Assisted-Extraction dengan pelarut akuades. Pengujian kuantitatif dilakukan pada buah parijoto segar meliputi kadar air, kadar abu, dan kadar serat kasar. Pada ekstrak parijoto dilakukan uji kuantitatif pada karakteristik fisikokimia meliputi pH akhir ekstrak, total asam, vitamin C, kadar antosianin, kadar gula reduksi dan total padatan terlarut. Data variabel fisikokimia diuji dengan ANOVA dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test pada taraf 5%. Penentuan perlakuan terbaik menggunakan metode indeks efektivitas.
Hasil penelitian pada ekstrak parijoto menunjukkan bahwa hanya perlakuan pelarut dengan pH 2 yang memberikan perbedaan yang signifikan pada setiap variabel dibandingan dengan perlakuan lainnya. Perlakuan tersebut menunjukkan kerusakan pada ekstrak parijoto. Perlakuan terbaik ekstrak parijoto diperoleh pada perlakuan pH kontrol (tanpa pengaturan pH) dengan nilai pH 2,53; total asam 0,98%; vitamin C 77,40 mg/100g; total antosianin 29,37 mg/L; gula reduksi 0,51%; dan total padatan terlarut 1,08°Brix.
Parijoto fruit and stems are purplish-red in colour, indicating that this plant is rich in anthocyanins. Aquades as a solvent for extracting Parijoto, because it is easily available and cheaper. Aquades solvent is also neutral and safe to apply in food. The pH value of the solvent used for Parijoto extraction can affect the final pH of the extract, total acid, vitamin C, and anthocyanin levels, reducing sugar levels and total dissolved solids in Parijoto extract.
This study was an experimental study using a non-factorial Randomized Block Design (RBD) with 6 treatments and 4 replications. The factor used is the variation of the pH of the solvent (S) with the control pH or the variation of the solvent whose pH is not adjusted with acidic and basic solutions (S0), pH 2 (S1), pH 4 (S2), pH 7 (S3), pH 9 (S4), and pH 11 (S5). Extraction was carried out using the Microwave Assisted-Extraction method with distilled water as a solvent. Quantitative tests were carried out on fresh Parijoto fruit including moisture content, ash content, and crude fiber content. In the parijoto extract, quantitative tests were carried out on physicochemical characteristics including the final pH of the extract, total acid, vitamin C, anthocyanin content, reducing sugar content and total dissolved solids. Physicochemical variable data were tested by ANOVA and Duncan's Multiple Range Test at a 5% level. Determination of the best treatment using the effectiveness index method.
The results showed that only the solvent treatment with pH 2 gave a significant difference in each variable compared to other treatments. This treatment showed damage to the Parijoto extract. The best treatment of Parijoto extract was obtained in the control pH treatment (without pH adjustment) with a pH value of 2.53; total acid 0,98%; vitamin C 77,40 mg/100g; total anthocyanins 29,37 mg/L; reducing sugar 0.51%; and total dissolved solids 1,08°Brix.
3908341610H1D016037Rancang Bangun Sistem Pendukung Keputusan Penerima Bantuan Dana Desa dengan Metode Profile Matching di Desa KarangcegakKurangnya pertimbangan dalam menentukan penerima bantuan dana desa telah menjadi masalah di Desa Karangcegak. Kriteria calon penerima bantuan hanya digunakan sebagai pemilah apakah suatu keluarga miskin bisa atau tidak menerima bantuan dana desa. Dengan memanfaatkan metode pencocokan kriteria antar alternatif keluarga calon penerima bantuan diharapkan dapat membantu petugas memilih secara lebih objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah mengubah kriteria calon penerima bantuan menjadi suatu daftar peringkat kecocokan antar calon dengan merancang dan mengembangkan suatu sistem informasi pendukung keputusan penyaluran bantuan dana desa di Karangcegak. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode waterfall. Sistem yang dihasilkan adalah sistem berbasis web yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan untuk menangani data yang disimpan menggunakan DBMS MySQL. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang telah dibangun mampu mengolah data alternatif, aspek, kriteria, nilai alternatif dan menjalankan perhitungan metode profile matching sehingga menghasilkan daftar peringkat kelayakan calon penerima bantuan dana desa.The lack of consideration in determining recipients of village fund assistance has become a problem in the village of Karangcegak. The criteria for potential aid recipients are only used as a filter to determine whether a poor family is eligible for village fund assistance or not. By utilizing a method of matching criteria among alternative candidate families, it is hoped that this can assist officials in making more objective selections. This research aims to understand the steps involved in transforming the criteria for potential aid recipients into a list of compatibility rankings among candidates, by designing and developing a decision-support information system for the distribution of village fund assistance in Karangcegak. The system development is carried out using the waterfall method. The resulting system is a web-based system written in the PHP programming language, and it uses the MySQL DBMS to handle stored data. The final outcome of this research indicates that the built system is capable of processing alternative data, aspects, criteria, alternative values, and executing the calculations of the profile matching method, thereby generating a list of rankings for the eligibility of potential recipients of village fund assistance
3908441611A1A116013Analisis Kepuasan Pengunjung di Agrowisata Lembah Asri Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten PurbalinggaAgrowisata Lembah Asri Serang, menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang banyak diminati oleh wisatawan ketika berkunjung ke Purbalingga. Pengunjung yang berwisata ke Agrowisata Lembah Asri Serang tentunya ingin mendapatkan kepuasan setelah melakukan kunjungan. Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis karakteristik pengunjung di Agrowisata Lembah Asri Serang. (2) menganalisis tingkat kepuasan pengunjung terhadap sistem pelayanan dan fasilitas di Agrowisata Lembah Asri Serang. (3) menganalisis atribut kepuasan pengunjung di Agrowisata Lembah Asri Serang. Teknik pengambilan sampel melalui accidental sampling dengan jumlah sampel yang ditentukan sebanyak 80 responden. Analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, analisis customer satisfaction index (CSI), dan importance performance analysis (IPA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik pengunjung Agrowisata Lembah Asri Serang Purbalingga yaitu mayoritas masyarakat yang berjenis kelamin perempuan, berusia 28-37 tahun, memiliki pendidikan akhir S1, memiliki pekerjaan pegawai swasta, dan memiliki pendapatan >Rp2.500.000,00-Rp4.000.000,00. Hasil perhitungan Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 76,75 persen yang berarti indeks kepuasan pengunjung berada pada kriteria puas. Atribut yang dianggap penting oleh pengunjung tetapi memiliki kinerja yang kurang memuaskan yaitu ketersediaan toilet, kejelasan informasi dalam promosi, keamanan menggunakan fasilitas agrowisata, dan kersedianya tempat pengaduan pengunjung. Atribut yang dianggap penting dan memiliki kinerja yang memuaskan yaitu harga tiket masuk terjangkau, kebersihan lingkungan, kerapihan penampilan karyawan, keindahan, penjelasan informasi sesuai keadaan di lapangan, kegiatan wisata beragam, promosi, kecepatan pegawai dalam melayani, ketanggapan pegawai dalam menghadapi keluhan, jumlah pegawai mencukupi, keamanan lokasi, dan kemudahan akses menuju kawasan agrowisata. Atribut yang dianggap kurang penting dan memiliki kinerja kurang memuaskan yaitu kesiapan pegawai membantu pengunjung, pengetahuan pegawai menjelaskan agrowisata, dan kemudahan pihak agrowisata dihubungi pengunjung. Atribut yang dianggap kurang namun memiliki kinerja memuaskan yaitu fasilitas lengkap, area parkir luas, ketepatan waktu pelayanan, inisiatif pegawai tinggi, dan sikap pegawai sopan dan ramah.Lembah Asri Serang Agrotourism, is one of the tourist destinations that is in great demand by tourists when visiting Purbalingga. Visitors who travel to Lembah Asri Serang Agrotourism certainly want to get satisfaction after visiting. The aims of this study were (1) to analyze the characteristics of visitors at Lembah Asri Serang Agrotourism. (2) analyze the level of visitor satisfaction with the service system and facilities at Lembah Asri Serang Agrotourism. (3) analyze visitor satisfaction attributes at Lembah Asri Serang Agrotourism. The sampling technique was accidental sampling, with a total sample size of 80 respondents. The data analysis used is validity test, reliability test, customer satisfaction index (CSI) analysis, and importance performance analysis (IPA). The results of this study indicate that the characteristics of visitors to Lembah Asri Serang Purbalingga Agrotourism are the majority of people who are female, aged 28-37 years, have a final education of S1, have a private employee job, and have an income of >Rp2,500,000.00-Rp4,000,000.00. The results of the Customer Satisfaction Index (CSI) calculation amounted to 76.75 percent, which means that the visitor satisfaction index is in the satisfied criteria. Attributes that are considered important by visitors but have unsatisfactory performance are the availability of toilets, clarity of information in promotions, safety using agritourism facilities, and the availability of visitor complaints. Attributes that are considered important and have satisfactory performance are affordable entrance ticket prices, environmental cleanliness, tidiness of employee appearance, beauty, explanation of information according to conditions in the field, diverse tourism activities, promotions, speed of employees in serving, responsiveness of employees in dealing with complaints, sufficient number of employees, location security, and easy access to the agritourism area. Attributes that are considered less important and have unsatisfactory performance are employee readiness to help visitors, employee knowledge of explaining agritourism, and the ease with which agritourists can be contacted by visitors. Attributes that are considered less but have satisfactory performance are complete facilities, large parking areas, timeliness of service, high employee initiative, and polite and friendly employee attitudes.
3908541612F2A021016IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PRO-UMKM DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN EKONOMI RAKYATProses implementasi kebijakan merupakan cara untuk sebuah kebijakan dijalankan sesuai dengan tujuan dari kebijakan dibuat. Kebijakan yang pro UMKM dalam proses implementasinya diharapkan mampu untuk melaksanakan pemberdayaan UMKM dan meningkatkan ekonomi pelaku usahanya. Pentingnya pemberdayaan UMKM dalam Pembangunan Ekonomi juga sejalan dengan pembangunan ekonomi rakyat karena sebagai kerjasama kolektif antara pemerintah, sektor bisnis, masyarakat dan sektor non-pemerintah
Penelitian ini melihat proses implementasi kebijakan pro UMKM dalam mewujudkan pembangunan ekonomi rakyat di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian, yaitu Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Koperasi dan pelaku usaha. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.
Studi ini menunjukan bahwa proses implementasi program Bela-Beli Kulon Progo sangat dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan seluruh aktornya dan pemahaman serta perilaku dari seluruh aktornya didapatkan dari adanya sosialisasi. Keterlibatan seluruh aktor dalam proses implementasi juga memberikan dasar yang kuat. Pelaksaan implementasi mendapat dukungan dan petunjuk pelaksanaan program yang jelas dan dipahami seluruh aktor. Partisipasi Terdapat hambatan yang menjadi sebuah kendala yaitu pada sumber daya manusia pelaku usaha dalam menciptakan produk lokal untuk dipasarkan di Tomira.
The policy implementation process is a way for a policy to be carried out in accordance with the objectives of the policy made. Policies that are pro-UMKM in their implementation process are expected to be able to carry out UMKM empowerment and improve the economy of business actors.The importance of empowering UMKM in Economic Development is also in line with people's economic development because it is a collective collaboration between the government, the business sector, the community and the non-government sector.
This research looks at the process of implementing pro-UMKM policies in realizing people's economic development in Kulon Progo Regency, Special Region of Yogyakarta. The method used in this research is descriptive qualitative research method. By using primary and secondary data sources. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Research informants, namely the Office of Small and Medium Enterprises Cooperatives, Cooperatives and business actors. Data analysis techniques used include data reduction, data display, and drawing conclusions.
This study shows that the process of implementing the Kulon Progo Bela-Beli program is strongly influenced by the level of compliance of all actors and the understanding and behavior of all actors is obtained from socialization. The involvement of all actors in the implementation process also provides a solid foundation. Implementation will receive support and program implementation instructions that are clear and understood by all actors. Participation There are obstacles that become an obstacle, namely the human resources of business actors in creating local products to be marketed in Tomira.
3908641613F1A019039STRATEGI BERTAHAN HIDUP PKL DALAM MENGHADAPI MARAKNYA
PENGGUNAAN ONLINE SHOP SAAT PANDEMI COVID-19 DI KAWASAN
CIHAMPELAS BANDUNG
Pandemi Covid-19 sangat berdampak khususnya bagi pedagang kaki lima. Mulai dari sepi
pembeli, menurunnya pendapatan, hingga tidak bisa berjualan akibat adanya kebijakan
pemerintah untuk memberlakukan pembatasan sosial. Adanya kebijakan untuk menjaga
jarak fisik membuat pedagang kaki lima harus memikirkan cara agar bisa bertahan hidup.
Mereka bisa memanfaatkan online shop namun tidak semua orang bisa mengoperasikannya.
Sehingga pedagang kaki lima yang tidak bisa mengoperasikan online shop harus mencari
alternatif lain untuk mempertahankan hidupnya pada saat masa pandemi tengah
berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang
mendeskripsikan secara mendalam terkait strategi bertahan hidup PKL dalam menghadapi
maraknya penggunaan online shop saat pandemi covid-19 di kawasan Cihampelas Bandung.
Teknik yang digunakan untuk menentukan informan adalah teknik purposive sampling.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah observasi, wawancara,
dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis Interaktif Miles dan Huberman. Hasil
dari penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh PKL di kawasan
Cihampelas Bandung yaitu menjual barang-barang pribadinya agar mereka bisa bertahan
hidup, menerima atau meminta bantuan dari keluarganya, dan menambah pekerjaannya.
Strategi tersebut lah yang dilakukan oleh pedagang kaki lima di kawasan Cihampelas
Bandung untuk mempertahankan hidupnya di tengah maraknya penggunaan online shop
saat pandemi Covid-19. Sedangkan untuk alasan Mengapa PKL masih tetap bertahan di
tengah maraknya penggunaan online shop saat pandemi Covid-19 di kawasan Cihampelas
Bandung yaitu mereka memiliki keterbatasan dalam menggunakan online shop, lalu yang
kedua mereka tidak bisa menemukan pekerjaan lain, ketiga mereka takut kehilangan
pelanggan.
The Covid-19 pandemic has had a huge impact, especially for street vendors. Starting from the
lack of buyers, decreased income, to being unable to sell due to the government's policy of
imposing social restrictions. The existence of a policy to maintain physical distance makes
street vendors have to think of ways to survive. They can take advantage of the online shop but
not everyone can operate it. So that street vendors who cannot operate an online shop must
look for other alternatives to survive during the ongoing pandemic. This study uses a
qualitative research method which describes in depth the survival strategies of street vendors
2
in dealing with the widespread use of online shops during the Covid-19 pandemic in the
Cihampelas area, Bandung. The technique used to determine informants is a purposive
sampling technique. Data collection methods used in research are observation, interviews, and
documentation. Data analysis used Miles and Huberman's Interactive analysis. The results of
the study show that the strategies used by street vendors in the Cihampelas area of Bandung
are selling their personal belongings so they can survive, receive or ask for help from their
families, and add to their jobs. This strategy was carried out by street vendors in the
Cihampelas area of Bandung to survive in the midst of the widespread use of online shops
during the Covid-19 pandemic. As for the reasons why street vendors still survive amid the
widespread use of online shops during the Covid-19 pandemic in the Cihampelas Bandung
area, namely they have limitations in using online shops, then secondly they cannot find other jobs, thirdly they are afraid of losing customers.
3908741614E1A016036TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN ULTRA PETITA TERHADAP PELAKU PENYEBARAN FOTO PORNOGRAFI MELALUI SOSIAL MEDIA
(STUDI TERHADAP PUTUSAN NOMOR 48/PID.SUS/2023/PN.PWT)
Putusan ultra petita dalam tindak pidana penyebaran konten bermuatan asusila di Pengadilan Negeri Purwokerto yang mengadili perkara Nomor : 48/Pid.Sus/2023/PN.Pwt dalam perkara ATU (Terdakwa) telah dijatuhi putusan dengan menyatakan bersalah serta dihukum dengan putusan lebih berat daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah menganalisis penerapan unsur tindak pidana penyebaran konten bermuatan asusila dan pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana pada Terdakwa dalam Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto Nomor : 48/Pid.Sus/2023/PN.Pwt. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif yang bersifat kualitatif dengan metode pendekatan perundang-undangan, dan analisis. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Metode pengolahan data yang digunakan adalah metode reduksi data, kategori data, display data dan sintesis data. Data sekunder yang telah terkumpul disajikan secara deskriptif, serta dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Terdakwa terbukti melakukan perbuatan penyebaran konten bermuatan asusila dan hakim menjatuhkan putusan ultra petita dimana menjatuhkan putusan lebih berat daripada tuntutan JPU. Putusan hakim tersebut sudah memenuhi tujuan hukum yaitu kepastian hukum dan kemanfaatan namun belum memenuhi satu tujuan hukum lainnya yaitu keadilan.Ultra petita verdict in the crime of spreading immoral content at the Purwokerto District Court which tried case Number: 48/Pid.Sus/2023/PN.Pwt in the ATU case (Defendant) was sentenced to a verdict found guilty and sentenced to a more severe sentence than demands of the Public Prosecutor (JPU). The problem studied in this study is to analyze the application of elements of criminal acts of violating the content of judges who acquit immorality and consideration in imposing crimes on the defendant in the Purwokerto District Court Decision Number: 48/Pid.Sus/2023/PN.Pwt. The research method used is normative juridical which is qualitative in nature with the law approach method, and analysis. The type of data used is secondary data consisting of primary, secondary and tertiary legal materials. Data processing methods used are data reduction methods, data categories, data display and data synthesis. Secondary data that has been collected is presented descriptively, and analyzed using qualitative analysis. The results of this study indicate that the Defendant was proven to have committed the act of spreading immoral content and the judge handed down an ultra petita decision which rendered a heavier decision than the prosecutor's demands. The judge's decision has fulfilled the legal objectives, namely legal certainty and expediency, but has not fulfilled one other legal objective, namely justice.
3908841616A1A116031PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DAN HARGA JUAL KERIPIK TEMPE PADA USAHA KERIPIK TEMPE SAWANGAN NO. 1Penentuan harga pokok produksi bagi pelaku usaha yang memproduksi suatu barang merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan sebagai dasar dalam penentuan harga jual produk tersebut. Sawangan No. 1 dalam menentukan harga pokok produksi pada keripik tempe masih terdapat kelemahan yaitu dalam melakukan pencatatan relatif sederhana dan masih ada kekeliruan dalam perhitungannya, seperti biaya overhead pabrik yang diperhitungkan dalam penentuan harga pokok produksi yang terdiri dari air, listrik, bahan bakar, biaya penyusutan dan biaya sewa bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis harga pokok produksi yang tepat dengan metode full costing pada Keripik tempe Sawangan No. 1. 2) Menganalisis tingkat keuntungan yang diperoleh dari selisih harga pokok produksi dan harga jual produk pada Keripik tempe Sawangan No. 1. 3) Menganalisis harga jual dengan metode cost plus pricing pada Keripik tempe Sawangan No. 1. Penelitian dilaksanakan di Sawangan No. 1, Purwokerto Barat, Banyumas dengan observasi langsung ke rumah produksi dan melakukan wawancara dengan pemilik Sawangan No. 1. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berupa data produksi keripik tempe dalam satu tahun proses produksi selama tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan harga pokok produksi keripik dengan metode full costing pada masing-masing varian kemasan yaitu, kemasan 10 sebesar Rp16.031,47, kemasan 12 sebesar Rp13.904,02 dan kemasan 40 sebesar Rp21.359,14. Keuntungan yang diperoleh dari selisih harga pokok produksi dengan harga jual produk keripik tempe Sawangan No. 1 pada masing-masing varian kemasan yaitu, kemasan 10 sebesar Rp8.968,53, kemasan 12 sebesar Rp4.095,98, dan kemasan 40 sebesar Rp6.640,86. Penentuan harga jual keripik tempe pada tiga varian kemasan menggunakan metode cost plus pricing dengan mark up atau keuntungan yang diinginkan sebesar 35%, yaitu kemasan 10 sebesar Rp21.642,48, kemasan 12 sebesar Rp18.770,43 dan kemasan 40 sebesar Rp28.834,84.The determination of cost of production for business owner is a very important step to do as a basis in determining the selling price of the product. Sawangan No. 1 is still lacking in determining the production cost of tempe chips as there are errors in the calculation of the production such as factory overhead costs calculated in determining production price consisting of water, electricity, fuel, depreciation cost and rent cost. This study aims to 1) Analyze the correct cost of production using the full costing method on tempe chips sawangan No. 1. 2) Analyzing the profit rate from the cost of production and the selling price tempe chips Sawangan No. 1. 3) Analyzing the selling price using the cost plus pricing method on tempe chips Sawangan No. 1. The research was conducted in Sawangan No. 1, West Purwokerto, Banyumas with direct observation to the production house and conducting interviews with the owner of Sawangan No. 1. The data used is secondary data of the production of the keripik tempe in one year of production process in 2022. The results show the cost of production of tempe chips using the full costing method on each variation packs are, packaging of 10 cost IDR16,031.47, packaging of 12 cost IDR13,904.02 and packaging of 40 cost IDR21,359.14. The profit obtained from the difference in the cost of production with the selling price of tempe chips sawangan No. 1 for each packaging variant are, 10 packs for IDR8,968.53, 12 packs for IDR4,095.98, and 40 packs for IDR6,640.86. The determination of the selling price of tempe chips in three packaging variants using cost plus pricing method with markup or profit of 35%, are 10 packs for IDR21,642.48, 12 packs for IDR18,770.43 and 40 packs for IDR28,834.84.
3908941618A1D016198Pengaruh Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit Pada Tanah Ultisol Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea Reptans Poir)Limbah kelapa sawit merupakan sisa dari pengolahan kelapa sawit. Limbah ini terdiri dari residu tandan buah dan dari bagian kelapa sawit yang tidak digunakan sebagai bahan baku minyak. Tujuan penelitian ini (1) mengetahui dosis POC yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung, (2) mengetahui dosis kompos yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung pada tanah ultisol, (3) mengetahui kombinasi dosis POC dan dosis kompos limbah tandan kosong kelapa sawit yang terbaik untuk pertumbuhan hasil tanaman kangkung pada tanah ultisol.Penelitian ini dilaksanakan menggunakan uji percobaan lapang yang dilaksanakan pada bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) menggunakan dua faktor. Pertama dosis POC (A) yang dibagi menjadi tiga taraf yaitu A1 0 ml, A2 25 ml, A3 50 ml Per polibag. Faktor yang kedua diteliti pada penelitian ini adalah dosis kompos sawit (B) yaitu B1 0 % per polibag, B2 25 % kompos dan 75 % tanah per polibag, B3 50 % kompos dan 50 % tanah per polibag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis POC tandan kosong kelapa sawit yang terbaik yaitu 50 ml per polibag, sedangkan dosis kompos limbah tandan kelapa sawit yang terbaik yaitu 50 % kompos dan 50 % tanah ultisol. Kombinasi antara dosis POC dan kompos tandan kosong kelapa sawit yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung pada tanah ultisol yaitu 50 ml POC dan 50 % kompos per polibag.Palm oil waste is the residue from palm oil processing. This waste consists of residues from fruit bunches and from parts of oil palm that are not used as raw material for oil. The purpose of this study is (1) to know the best dose of liquid organic fertilizer for the growth and yield of kale plants, (2) to know the best dose of compost for the growth and yield of kale plants on ultisol soil, (3) to know the combination of liquid organic fertilizer dose and the best dose of compost from empty oil palm bunches for the growth of kale plants on ultisol soil. This research was carried out using field trial tests carried out from January 2021 to March 2021. The method used in this study was an experiment Randomized Complete Block Design (RCBD) using two factors. First, the dose of liquid organic fertilizer (A) is divided into three levels, namely A1 0 ml, A2 25 ml, A3 50 ml in polybag. The second factor examined in this study was the dose of palm compost (B), namely B1 0% per polybag, B2 25% compost and 75% soil per polybag, B3 50% compost and 50% soil in polybag. The results showed that the best dose of empty oil palm bunch liquid organic fertilizer was 50 ml in polybag, while the best dose of oil palm bunch waste compost was 50% compost and 50% ultisol soil. The combination of liquid organic fertilizer dosage and empty oil palm bunch compost is best for the growth and yield of kale plants on ultisol soil, which is 50 ml liquid organic fertilizer and 50% compost in polybag.
3909044424E1A020246PENGANGKATAN ANAK DAN AKIBAT HUKUM YANG TIMBUL (STUDI PENETAPAN PENGADILAN AGAMA NOMOR 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd.)PENGANGKATAN ANAK DAN AKIBAT HUKUM YANG TIMBUL
(STUDI PENETAPAN PENGADILAN AGAMA MUNGKID NOMOR 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd.)
Disusun oleh:
Safira Ainur Rahma
E1A020246
ABSTRAK
Pengangkatan anak yang melalui penetapan pengadilan bertujuan untuk mendapatkan kepastian hukum, keadilan hukum, legalitas hukum dan juga dokumen hukum. Dokumen hukum disini maksudnya adalah penetapan pengadilan. Dokumen ini penting adanya karena menjelaskan secara jelas bahwa telah terjadi pengangkatan anak secara legal dan sangat penting dalam hukum keluarga, karena akibat hukum dari pengangkatan anak tersebut akan berdampak jauh kedepan sampai beberapa generasi keturunan yang menyangkut hukum kewarisan, tanggung jawab hukum dan hal lainnya
Rumusan masalahnya adalah bagaimana dasar pertimbangan hukum hakim dalam memutus permohonan pengangkatan anak dalam penetapan pengadilan Agama Mungkid Nomor 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd dan Bagaimana akibat hukum yang timbul dalam penetapan pengadilan Agama Mungkid Nomor 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd. Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif yang kemudian dianalisis secara normatif, sistematis dan logis guna memperoleh penjelasan dari masalah tersebut.
Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa pengangkatan anak terhadap penetapan pengadilan nomor 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd, mendasarkan pada Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perindungan anak jo. Pasal 49 ayat (1) huruf a. angka (2) Undang-undang Nomor 3 Tahun 2006 yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 50 Tahun 2009 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 jo. Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 2 Tahun 1978, jo. Pasal 13 Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pengangkatan Anak jo. Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 6 Tahun 1983, jo. Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 3 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Anak. Menurut peneliti, sebaiknya dalam pertimbangan hukum hakim dilengkapi dengan ketentuan pasal 13 huruf g Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pengangkatan Anak yang berbunyi ”tidak atau belum mempunyai anak atau hanya memiliki satu orang anak”. Adopsi secara legal mempunyai akibat hukum perwalian dan pewarisan. Sejak adanya penetapan pengadilan, maka kewajiban orang tua kandung beralih kepada orang tua angkat. Tetapi tidak memutus hubungan nasab dengan orang tua kandung.
Kata Kunci: Pengangkatan Anak dan Akibat Hukum

CHILD ADOPTION AND ITS LEGAL CONSEQUENCES
(STUDY OF THE DECISION OF THE MUNGKID AGENCY COURT NUMBER 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd.)
Compiled by:
Safira Ainur Rahma
E1A020246
ABSTRACT
Child adoption through a court order aims to obtain legal certainty, legal justice, legal legality, and legal documents. The legal document here means a court order. This document is important because it clearly explains that child adoption has been legal and is very important in family law. After all, the legal consequences of child adoption will have an impact far into the future for several generations of descendants concerning inheritance law, legal responsibility, and other matters.
The formulation of the problem is how the basis of the judge's legal considerations in deciding the application for child adoption in the determination of the Mungkid Religious Court Number 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd and the legal consequences of determining the Mungkid Religious Court Number 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd. This research uses normative juridical research, which is then analyzed normatively, systematically, and logically to obtain an explanation of the problem.
The results of the research can be concluded that the appointment of children against court decision number 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd, based on Law Number 35 of 2014 concerning child protection jo. Article 49 paragraph (1) letter a. number (2) of Law Number 3 of 2006, which has been amended by Law Number 50 of 2009 paragraph (1) of Government Regulation Number 54 of 2007 jo. Supreme Court Circular Letter Number 2 of 1978, jo. Article 13 of Government Regulation Number 54 of 2007 concerning Child Adoption jo. Supreme Court Circular Letter Number 6 of 1983, jo. Supreme Court Circular Letter Number 3 of 2005 concerning Child Adoption. According to the researcher, the judge's legal reasoning should be complemented with the provisions of Article 13 letter g of Government Regulation No. 54/2007 on Child Adoption, which reads, "does not or has not had a child or has only one child." Legal adoption has legal consequences for guardianship and inheritance. Since the court decision, the obligations of the biological parents are transferred to the adoptive parents. But it does not break the nasab relationship with biological parents.
Keywords: Child Adoption and Legal Effects
3909141615A1G020005Strategi Pemasaran Produk Nata De Coco Pada CV. promindo Utama di Kota CirebonSetiap organisasi bisnis dihadapkan pada 2 jenis” lingkungan” internal
dan eksternal, makin besar suatu perusahaan atau organisasi, makin
komplek pula bentuk, jenis, dan sifat interaksi yang terjadi dalam
menghadapi ke 2 jenis lingkungan tersebut. Oleh karena itu strategi
pemasaran sangat diperlukan dalam mensiasati perkembangan organisasi
tersebut.
Pemasaran adalah kegiatan meneliti kebutuhan dan konsumen
(probel/search), menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan
dan keinginan konsumen (product), menentukan tingkat harga (price),
mempromosikan agar produk dikenal konsumen (promotion), dan
mendistribusikan produk ke tempat konsumen (place).
Namun permasalahan yang dihadapi oleh CV. Promindo Utama saat ini
yaitu kegiatan pemasaran produk Nata De Coco belum mampu dilakukan
secara optimal atau bisa dikatatakan belum meluas serta mengalami
penurunan yang diakibatkan adanya Covid-19 pada tahun 2020 – 2021.
Hal ini berdampak pada penjualan produk Nata De Coco. Kemudian
kondisi lingkungan pasar yang berubah – ubah baik secara langsung
maupun tidak langsung sangat mempengaruhi kondisi pemasaran Nata De
Coco. Perubahan kondisi ini juga akan mempengaruhi strategi pemasaran
yang biasa diterapkan.
Strategi yang sebaiknya digunakan oleh CV. Promindo Utama dalam
kaitannya dengan usaha pemasaran adalah strategi yang disusun dengan
mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal. Tantangan utama yang
dihadapi oleh CV. Promindo Utama saat ini adalah bagaimana
membangun dan mempertahankan usaha yang sehat dalam pasar dan
lingkungan usaha yang cepat berubah sehingga mempengaruhi organisasi
dan manajemennya.
External, the larger a company or organization, the more complex the
form, type, and nature of the interactions that occur in dealing with these 2
types of environment. Therefore, a marketing strategy is needed in dealing
with the development of the organization
Marketing is an activity of researching needs and consumers
(problem/search), producing goods and services in accordance with the
needs and desires of consumers (product), determining price levels (price),
promoting products so that consumers know them (promotion), and
distributing products to where consumers are ( places).
However, the problems faced by CV. At present, Promindo Utama,
namely marketing activities for Nata De Coco products have not been able
to be carried out optimally or it can be said that they have not yet expanded
and have experienced a decline due to Covid-19 in 2020 – 2021. This has
had an impact on sales of Nata De Coco products. Then the changing
market environmental conditions both directly and indirectly greatly affect
the marketing conditions of Nata De Coco. Changes in these conditions will
also affect the marketing strategy that is usually implemented.
The strategy that should be used by CV. Promindo Utama in relation to
marketing efforts is a strategy that is prepared by considering internal and
external conditions. The main challenges faced by CV. Promindo Utama
today is how to build and maintain a healthy business in a rapidly changing
market and business environment that affects the organization and its
managemet.
3909241620A1A116015Analisis Potensi WIlayah Berbasis Komoditas Pertanian Tanaman Sayuran (Studi Kasus di Kabupaten Brebes)Produksi tanaman sayuran di Kabupaten Brebes terbesar di Provinsi Jawa Tengah dan berpotensi menjadi komoditas basis. Pengembangan potensi wilayah berbasis komoditas perlu difokuskan pada komoditas-komoditas tertentu yang dianggap mampu untuk meningkatkan perekonomian daerah. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis komoditas basis pada tanaman sayuran di Kabupaten Brebes. 2) Menganalisis pemusatan dan spesialisasi tanaman sayuran pada kecamatan di Kabupaten Brebes. 3) Menganalisis pertumbuhan, laju pertumbuhan yang cepat dan daya saing tanaman sayuran di Kabupaten Brebes. 4) Menganalisis tanaman sayuran yang diprioritaskan untuk dikembangkan di Kabupaten Brebes. Analisis yang digunakan yaitu Location Quotient (LQ), Lokalisasi, Spesialisasi, Shift Share dan penentuan prioritas pengembangan komoditas. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa data produksi tanaman sayuran di Kabupaten Brebes tahun 2017-2021. Hasil penelitian menunjukkan komoditas basis bawang merah di 11 kecamatan, cabai besar di 10 kecamatan, cabai rawit di 6 kecamatan, kentang dan kubis di 2 kecamatan. Terdapat pemusatan kentang dan kubis di Kecamatan Paguyangan dan Sirampog dan terdapat spesialisasi komoditas pada Kecamatan Salem, Paguyangan, Sirampog dan Tonjong. Seluruh komoditas mengalami pertumbuhan. Laju pertumbuhan bawang merah dan cabai rawit relatif lebih cepat. Seluruh komoditas memiliki daya saing di beberapa kecamatan. Prioritas pengembangan prioritas pertama (P1) yaitu bawang merah di 5 kecamatan dan cabai rawit di 2 kecamatan. Prioritas kedua (P2) yaitu bawang merah di 6 kecamatan, cabai rawit di 4 kecamatan, cabai besar di 5 kecamatan, kentang dan kubis di 1 kecamatan. Prioritas ketiga (P3) pada cabai besar di 5 kecamatan, kentang dan kubis di 1 kecamatan.Vegetable crop production in Brebes Regency is the largest in Central Java Province and has the potential to become a base commodity. The development of commodity-based regional potential needs to be focused on certain commodities that are considered capable of improving the regional economy. This study aims to 1) Analyze the base commodities in vegetable crops in Brebes Regency. 2) Analyzing the concentration and specialization of vegetable crops in several sub-districts in Brebes Regency. 3) Analyzing the growth, rapid growth rate and competitiveness of vegetable crops in Brebes Regency. 4) Analyze vegetable crops that are prioritized for development in each sub-district in Brebes Regency. The analysis used is Location Quotient (LQ) analysis, Localization, Specialization, Shift Share (SS) and determination of commodity development priorities. The data used is secondary data in the form of vegetable crop production data in Brebes Regency in 2017-2021. The results showed that there are base commodities, shallots in 11 sub-districts, chili pepper in 10 sub-districts, cayenne pepper in 6 sub-districts, potatoes and cabbage in 2 sub-districts. There is a concentration of potato and cabbage in Paguyangan and Sirampog sub-districts and there is commodity specialization in Salem, Paguyangan, Sirampog and Tonjong sub-districts. All vegetable commodities in Brebes Regency experienced growth. The growth rate of shallots and cayenne pepper is relatively faster. All commodities have competitiveness in several districts. The development priorities determined as the first priority (P1) on shallot are found in 5 sub-districts and cayenne pepper are found in 2 sub-districts. The second priority (P2) on shallot is in 6 sub-districts, cayenne pepper is in 4 sub-districts, chili pepper is in 5 sub-districts, potato and cabbage is in 1 sub-district. The third priority (P3) on chili pepper is found in 5 sub-districts, potato and cabbage are found in 1 sub-district.
3909341617F1D019006Kepemimpinan Politik Yance Pasca-Reformasi di Partai Golkar Kabupaten Indramayu Jawa BaratStudi ini mengkaji tentang “Kepemimpinan Politik Yance Pasca-Reformasi di Partai Golkar Kabupaten Indramayu Jawa Barat”. Kepemimpinan politik Yance dipilih karena menjadi faktor dalam berkembangnya Partai Golkar di Kabupaten Indramayu. Perkembangan tersebut didasari dengan kepemimpinan Yance yang bisa membuat Partai Golkar bisa bertahan selama 20 tahun di Kabupaten Indramayu. Penelitian ini, menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwa kepemimpinan politik Yance yang bercirikan kharismatik dan legal-rasional, dengan melalui pendekatan secara emosional dan rasional dalam memimpin. Kepemimpinan tersebut, yang menjadikan Partai Golkar bisa bertahan di pasca-reformasi selama 20 tahun. Dengan meninggalnya Yance, Partai Golkar mengalami kekalahan pada Pilkada tahun 2020 di Kabupaten Indramayu. Oleh karena itu, figur dalam kepemimpinan suatu partai yang mengandalkan satu orang figur akan menjadi bumerang dalam partai itu sendiri, karena hanya akan mengandalkan satu figur saja, ketika figur tersebut tiada maka akan menjadi susah untuk berkembang. Dan, hal tersebut yang terjadi dalam Partai Golkar di Kabupaten Indramayu.This study examines”Kepemimpinan Politik Yance Pasca-Reformasi di Partai Golkar Kabupaten Indramayu Jawa Barat”. Yance's political leadership was chosen because it was a factor in the development of the Golkar Party in Indramayu Regency. This development was based on Yance's leadership which allowed the Golkar Party to survive for 20 years in Indramayu Regency. This research uses qualitative research methods using a literature study approach. The results of this study indicate that Yance's political leadership is charismatic and legal-rational, through an emotional and rational approach to leadership. It was this leadership that allowed the Golkar Party to survive after the reforms for 20 years. With Yance's death, the Golkar Party suffered defeat in the 2020 Pilkada in Indramayu Regency. Therefore, a figure in the leadership of a party that relies on one figure will boomerang within the party itself, because it will only rely on one figure, when that figure is not there it will be difficult to develop. And, this is what happened in the Golkar Party in Indramayu Regency.
3909441621J1E017010USING INSTAGRAM AS MEDIA
IN TEACHING WRITING DESCRIPTIVE TEXT
(An Explorative Study for Tenth Grade Students of SMK Negeri 2 Purwokerto in the Academic Year of 2022/2023)
Purba, Onma Reficha. 2023. “Using Instagram as Media in Teaching Writing Descriptive Text (An Explorative Study for Tenth Grade Students of SMK Negeri 2 Purwokerto in the Academic Year of 2022/2023).Tesis. Pembimbing 1: Dian Adiarti, S.Pd., M.Hum. Pembimbing 2 : Weksa Fradita Asriyama, S.Pd., M.Pd. Penguji Eksternal : Erna Wardani, S.Pd., M.Hum. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Pendidikan Bahasa, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Purwokerto.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses, pendapat, dsan masalah penggunaan Instagram dalam pengajaran menulis teks deskriptif untuk siswa kelas X. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui bagaimana penggunaan media Instagram dalam pembelajaran menulis teks deskriptif untuk bahasa Inggris pada siswa kelas 10 SMK. (2)Untuk mengetahui pendapat siswa dan guru (3) Untuk mengetahui permasalahan guru dan siswa dalam menggunakan Instagram sebagai media pembelajaran teks deskriptif. Metodologi penelitiannya adalah penelitian kualitatif eksploratif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah guru bahasa Inggris dan siswa XTE 2 SMKN 2 Purwokerto. Data diperoleh melalui observasi, dan wawancara. Informasi yang terkumpul dianalisis menggunakan teori Miles dan Huberman, dan hasilnya disajikan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian adalah sebagai berikut: (1) Beberapa langkah yang dilakukan guru dalam mengimplementasikan Instagram memberikan brainstorming, menjelaskan tentang materi teks deskriptif, mengajak siswa mengunduh aplikasi Instagram, menunjukkan fitur-fiturnya dan meminta siswa berlatih menulis teks deskriptif di Instagram. (2) Instagram membantu siswa karena banyak contoh di dalamnya dan fitur-fiturnya yang bermanfaat. Fitur kolom komentar membantu mereka dalam merevisi tulisan, fitur hashtag menyediakan banyak contoh teks deskriptif untuk referensi. Bagi guru, tagar untuk mengumpulkan tugas siswa efektif. (3) Instagram yang digunakan membutuhkan jaringan internet untuk mengakses aplikasi ini, dan tidak semua siswa memiliki wifi dan jaringan internet di rumahnya. Beberapa siswa tidak percaya diri untuk menampilkan tugas mereka di Instagram karena mereka menganggap bahasa Inggris mereka masih kurang bagus dan semua orang bisa melihatnya di Instagram.

Kata Kunci: Mengajar menulis, teks deskriptif, dan Instagram
Purba, Onma Reficha. 2023. “Using Instagram as Media in Teaching Writing Descriptive Text (An Explorative Study for Tenth Grade Students of SMK Negeri 2 Purwokerto in the Academic Year of 2022/2023). Thesis. Supervisor 1: Dian Adiarti, S.Pd., M.Hum. Supervisor 2: Weksa Fradita Asriyama, S.Pd., M.Pd. External Examiner: Erna Wardani, S.Pd., M.Hum. Ministry of Education, Culture, Research and Technology, Jenderal Soedirman University, Faculty of Humanities, Language Education Department, English Education Study Program, Purwokerto.
This research aims to identify the process, opinions, problems of using Instagram in teaching writing descriptive text for Tenth Grade Students. The purposes of this research are: (1)To know how is the application of using Instagram as media for teaching writing descriptive text for EFL at 10th grade of SMK students. (2) To know the students’ and teacher’s opinions (3)To know the problems teacher and students have in using Instagram as media of teaching and learning descriptive text. The methodology of this research is explorative qualitative research. The population and sample for this research were the English teacher and the XTE 2 students of vocational school 2 Purwokerto. Data was acquired through observation, and interviews. The gathered information was analyzed using Miles and Huberman's theory, and the outcomes were presented via data reduction, data display, and conclusion drawing.The study's findings are as follows:(1)Several steps taken by the teacher in implementing the Instagram were provided brainstorming, explained about descriptive text material, invited students to download Instagram application, showing its features and asked students to practicing to write descriptive text in Instagram. (2)Instagram help students because there were many examples in it and its useful features. The feature of a comment column help them in revising their writing based on their other friends and their teacher's comment, hashtag feature provides more examples of descriptive text for their references. For the teacher, the hashtag to collect students’ homework effectively. (3) The used Instagram needs internet network to access this application, and not all students have wifi and an internet network at their homes. Some students unconfident about displaying their assignments on Instagram because they thought their English is still not good and everyone could see it on Instagram.

Keywords: Teaching writing, descriptive text, and Instagram
3909541622A1A016062Analisis Kelayakan Usaha Gula Semut di Desa Sokawera Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas (Studi Kasus di Kelompok Tani Mekarsari)Harga jual gula semut yang lebih tinggi dibandingkan gula cetak membuat banyak perajin yang tertarik untuk memproduksi gula semut salah satunya yaitu Kelompok Tani Mekarsari yang terletak di Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Produksi berhubungan dengan kelayakan suatu usaha oleh karena itu tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini yaitu 1) mengetahui biaya, penerimaan dan pendapatan usaha gula semut di Kelompok Tani Mekarsari, 2) mengetahui kelayakan usaha gula semut di Kelompok Tani Mekarsari. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Penelitian dilakukan di Kelompok Tani Mekarsari yang terletak di Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas pada Bulan Juni-Juli 2023. Sampel penelitian yaitu semua populasi pengrajin berjumlah 35 perajin. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis biaya, penerimaan, pendapatan, R/C ratio, dan titik impas. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata biaya total produksi olahan gula semut sebesar Rp3.034.107 per bulan dengan rata-rata penerimaan pengolahan gula semut sebesar Rp3.443.000 per bulan sehingga rata-rata pendapatan gula semut sebesar Rp408.893 per bulan. Nilai R/C ratio usaha pengolahan gula semut menunjukkan hasil 1,135 lebih dari 1 berarti usaha pengolahan gula semut efisien atau memberikan keuntungan karena penerimaan yang diperoleh lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan. Rata-rata hasil produksi gula semut sebesar 197 kilogram lebih dari nilai BEP unit 173, rata-rata penerimaan produksi gula semut sebesar Rp3.443.000 lebih dari nilai BEP penerimaan Rp633.582, dan harga gula semut sebesar Rp17.500 lebih dari nilai BEP harga Rp15.422 sehingga usaha pengolahan gula semut Kelompok Tani Mekarsari dikatakan layak untuk diusahakan.

Kata kata Kunci: gula semut, kelayakan, Kelompok Tani Mekarsari.
The higher selling price of coconut sugar compared to printed sugar has made many crafters interested in producing coconut sugar, one of which is the Mekarsari Farmer Group located in Sokawera Village, Cilongok District, Banyumas Regency. Production is related to the feasibility of a business, therefore the objectives to be achieved from this study are 1) to determine the costs, revenue and income of the coconut sugar business in the Mekarsari Farmer Group, 2) to determine the feasibility of the coconut sugar business in the Mekarsari Farmer Group. The research method used is a case study. The research was conducted at Mekarsari Farmers Group located in Sokawera Village, Cilongok District, Banyumas Regency in June-July 2023. The research sample is all the craftsmen population totaling 35 craftsmen. Data analysis used in this study is the analysis of costs, revenue, income, R / C ratio, and break-even point. The results showed that the average total cost of production of processed coconut sugar was Rp3,034,107 per month with an average receipt of coconut sugar processing of Rp3,443,000 per month so that the average income of coconut sugar was Rp408,893 per month. The R/C ratio value of the coconut sugar processing business shows the results of 1.135 more than 1, meaning that the coconut sugar processing business is efficient or provides a profit because the revenue obtained is greater than the costs incurred. The average production of coconut sugar of 197 kilograms is more than the BEP value of 173 units, the average receipt of coconut sugar production of Rp3,443,000 is more than the BEP value of Rp633,582, and the price of coconut sugar of Rp17,500 is more than the BEP value of Rp15,422 so that the Mekarsari Farmer Group's coconut sugar processing business is said to be feasible.

Keywords: coconut sugar, feasibility, Mekarsari Farmer Group.
3909641623A1D016056PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH TAHU TERHADAP TANAMAN SELADA KERITING (Lactuca sativa L.) UNTUK MENGURANGI PENGGUNAAN PUPUK NPKTanaman selada keriting merupakan salah satu tanaman yang mempunyai arti penting dalam perekonomian masyarakat. Hal ini karena nilai jual sayuran selada cukup menjanjikan dan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan. Tujuan dari penelitian : 1) mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi pupuk organik cair limbah tahu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada keriting, 2) mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair limbah tahu terhadap pengurangan penggunaan pupuk NPK, 3) mngetahui kombinasi terbaik antara pupuk organik cair limbah tahu dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada keriting. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2021 di Screen House Kebun Bibit Desa Banjaranyar, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi pupuk organik cair limbah tahu yang terdiri dari tiga taraf yaitu 0 ml liter-1, 150 ml liter-1 dan 300 ml liter-1. Faktor kedua yaitu pupuk NPK yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0 g polybag-1, 1,6 g polybag-1, 2,4 g polybag-1 dan 3,2 g polybag-1. Data dianalisis menggunakan uji F, apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan DMRT 5%. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot tanaman segar, bobot tanaman kering dan ph tanah. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa pupuk organik cair limbah tahu dapat memberikan pengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman dan jumlah daun. Pemberian pupuk NPK memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan pH tanah.Lettuce is one of the plants that has an important meaning in the community's economy. This is because the sale value of lettuce is quite promising and increasing public awareness of the importance of health. The purpose of the research is to : 1) determine the effect of different concentrations of tofu waste liquid organic fertilizer on the growth and yield of lettuce, 2) determine the effect of tofu waste liquid organic fertilizer on reducing the use of NPK fertilizer, 3) to find out the best combination of tofu waste liquid organic fertilizer and NPK fertilizer on the growth and yield of lettuce. The research was carried out in May – July 2021 at the Screen House Kebun Bibit in Banjaranyar Village, Pekuncen District, Banyumas Regency. The experimental design used was a factorial Complete Randomized Block Design (RAKL) consisting of 2 factors and 3 replications. The first factor was the concentration of liquid organic fertilizer from tofu waste which consisted of three levels, namely 0 ml liter-1, 150 ml liter-1 and 300 ml liter-1. The second factor was NPK fertilizer which consisted of 4 levels, namely 0 g polybag-1, 1.6 g polybag-1, 2.4 g polybag-1 and 3.2 g polybag-1. Data were analyzed using the F test, if significantly different followed by 5% DMRT. The variables observed were plant height, number of leaves, leaf area, fresh plant weight, dry plant weight and soil pH. The results showed that liquid organic fertilizer from tofu waste could have a significant effect on the variable plant height and number of leaves. The application of NPK fertilizer has a significant effect on plant height and soil pH.
3909741624A1D019080Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Kasgot dan Bakteri Penambat Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman CaisimPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kasgot dan kombinasi pupuk kasgot serta bakteri penambat nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman caisim. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor perlakuan, setiap faktor memiliki tiga taraf dan setiap faktor diulang sebanyak tiga kali. Faktor pertama yaitu pupuk kasgot dosis 0 t/ha (K0), 10 t/ha (K1), 20 t/ha (K2) dan faktor kedua yaitu tanpa bakteri penambat nitrogen (B0), isolate bakteri Jn1 (B1), isolate bakteri Jn3 (B2). Analisis data hasil penelitian menggunakan uji F pada taraf kesalahan 5% dan apabila menunjukan pengaruh nyata maka akan dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kesalahan 5%. Pemberian dosis pupuk kasgot berpengaruh terhadap tinggi tanaman (20 t/ha), jumlah daun (10 t/ha), dan bobot kering akar (10 t/ha). Pemberian bakteri penambat nitrogen (Jn1) dan bobot kering akar (Jn3). Pemberian kombinasi perlakuan pupuk kasgot dan bakteri penambat nitrogen berpengaruh terhadap luas daun, bobot segar tajuk, hasil tanaman, serapan N tanaman dan serapan P tanaman.This study aims to determine the effect of cassava fertilizer and a combination of cassava fertilizer and nitrogen fixing bacteria on the growth and yield of caisim plants. The design used in this study was Completely Randomized Block Design (RAKL) with two treatment factors, each factor had three levels and each factor was repeated three times. The first factor was cassava fertilizer doses of 0 t/ha (K0), 10 t/ha (K1), 20 t/ha (K2) and the second factor was no nitrogen-fixing bacteria (B0), Jn1 bacterial isolates (B1), bacterial isolates Jn3 (B2). Analysis of the research data using the F test at an error level of 5% and if it shows a real effect, a Duncan's Multiple Range Test (DMRT) will be carried out at an error level of 5%. The dosage of cassava fertilizer affected plant height (20 t/ha), number of leaves (10 t/ha), and root dry weight (10 t/ha). Giving nitrogen fixing bacteria (Jn1) and root dry weight (Jn3). The combined application of cassava fertilizer and nitrogen fixing bacteria affected leaf area, shoot fresh weight, plant yield, plant N uptake and plant P uptake
3909841625A1A018059KAJIAN KOMODITAS UNGGULAN TANAMAN PANGAN DI KABUPATEN PATIKabupaten Pati merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki potensi besar dalam bidang pertanian khususnya pada komoditas tanaman pangan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan 1) Mengetahui komoditas yang menjadi potensi pengembangan pertanian tanaman pangan di Kabupaten Pati, 2) Mengetahui daerah basis yang menghasilkan komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Pati, 3) Menentukan arah kebijakan pengembangan komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Pati Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan atau observasi lapangan secara langsung dan wawancara pada instansi yang memiliki relevansi dengan penelitian, yaitu di Dinas Pertanian Kabupaten Pati dan Badan Pusat Statistika (BPS). Data yang digunakan adalah data sekunder meliputi: data jumlah produksi dan luas area panen tanaman pangan di Kabupaten Pati pada setiap kecamatan berupa deret waktu (Time series) dengan rentang waktu 10 tahun, terhitung dari priode tahun 2012 hingga tahun 2021 yang dianalisis dengan metode Location uQuotient (LQ). Hasil Penelitian : 1) Komoditas basis tanaman pangan paling banyak di Kabupaten Pati adalah padi sawah. 2) Daerah basis yang menghasilkan Komoditas tanaman pangan dengan nilai LQ>1 berdasarkan jumlah produksi di Kabupaten Pati adalah Kecamatan Kayen, Kecamatan Tambakromo dan Kecamatan Winong dengan enam komoditas. 3) Daerah basis yang menghasilkan Komoditas tanaman pangan dengan nilai LQ>1 berdasarkan luas area panen di Kabupaten Pati adalah Kecamatan Kayen, Tambakromo dan Winong dengan empat komoditas, sedangkan kecamatan paling sedikit adalah Kecamatan Sukolilo, Batangan dan Pati dengan satu komoditas 4) Arah pengembangan komoditas tanaman pangan di Kabupaten Pati yaitu ada di Kecamatan Kayen, Tambakromo, Winong. Pengembangan komoditas basis dilakukan dengan memaksimalkan pemanfaatan lahan yang belum termanfaatkan atau masih kosong.

agriculture, especially in food crop commodities. This research was conducted with the objectives of 1) Knowing the potential commodities for the development of food crop agriculture in Pati Regency, 2) Knowing the base areas that produce superior food crop commodities in Pati Regency, 3) Determining the policy directions for the development of superior food crop commodities in Pati Regency This research using data collection methods carried out through direct observation or field observations and interviews at agencies that have relevance to research, namely the Pati Regency Agricultural Service and the Central Statistics Agency (BPS). The data used is secondary data including: data on the amount of production and area of harvested food crops in Pati Regency in each sub-district in the form of a time series with a span of 10 years, starting from the period 2012 to 2021 which is analyzed using the Location uQuotient method (L.Q.). Research Results: 1) Most of the basic food crop commodities in Pati Regency are paddy rice, while the fewest are corn and sweet potatoes. 2) The base areas that produce food crop commodities with an LQ value > 1 based on the amount of production in Pati Regency are Kayen District, Tambakromo District and Winong District with six commodities. 3) The base areas that produce food crop commodities with LQ > 1 based on the area of the harvested area in Pati Regency are Kayen, Tambakromo and Winong Districts with four commodities, while the least sub-districts are Sukolilo, Batangan and Pati Districts with one commodity 4) The direction of developing food crop commodities in Pati Regency is in Kayen, Tambakromo, Winong Districts. Basic commodity development is carried out by maximizing the use of unused or empty land.
3909941626A1A016064ANALISIS DAYA SAING EKSPOR TEH INDONESIA TAHUN 2011-2020Nilai ekspor teh Indonesia dari tahun 2011 hingga 2020 relatif menurun. Namun, ekspor teh di Indonesia masih berpotensi untuk tetap tumbuh lantaran kecenderungan pola konsumsi masyarakat dunia. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis keunggulan komparatif menggunakan RCA, analisis keunggulan kompetitif menggunakan EPD dan analisis ISP untuk mengetahui posisi perdagangan teh Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan Indonesia mengalami penurunan nilai ekspor teh. Perhitungan keunggulan komparatif menunjukan daya saing kuat dengan nilai RCA rata-rata sebesar 1,90. Perhitungan keunggulan kompetitif menggunakan metode EPD menunjukan bahwa Indonesia berada dalam posisi pasar retreat karena memiliki nilai EPD sumbu X dan Y yang negatif. Posisi daya saing teh diukur menggunakan metode ISP yang menunjukan bahwa Indonesia masih dalam tahap pertumbuhan karena memiliki nilai rata-rata ISP sebesar 0,6205. Untuk meningkatkan daya saing, dapat dilakukan dengan mendorong pelaku ekspor dan perkebunan melaksanakan sertifikasi yang diperlukan, menjalin hubungan diplomasi dengan negara tujuan ekspor dan meningkatkan produksi.The export value of Indonesia’n tea from 2011 to 2020 has experienced a relative decline. However, tea exports in Indonesia have the potential to grow due to global consumption trends. Analysis methods utilized include descriptive analysis, comparative advantage using RCA, competitive advantage using EPD, and ISP to determine Indonesia's tea trade position. The research indicate that Indonesia has witnessed a decrease the value of tea exports. The calculation of comparative advantage reveals a strong competitive capacity an average RCA value of 1.90. The calculation of competitive advantage method shows that Indonesia is positioned in a market retreat due to negative axe, X and Y. The tea's competitive position is measure, indicating that Indonesia is still in a growth phase with value of 0.6205. To enhance competitiveness, efforts can be focused on encouraging export-oriented businesses and plantations to undergo necessary certifications, establishing diplomatic relations with export destination countries, and increasing production.
3910041627E1A019336PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA ADANYA PAKSAAN DAN
ANCAMAN (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Agama Muaradua Nomor: 108/Pdt.G/2023/PA.Mrd)
PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA ADANYA PAKSAAN DAN
ANCAMAN
(Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Agama Muaradua Nomor: 108/Pdt.G/2023/PA.Mrd)

Oleh:

Guntur Tri Pamungkas
E1A019336

ABSTRAK

Pembatalan perkawinan merupakan tindakan pengadilan berupa putusan yang menyatakan perkawinan yang dilakukan itu dinyatakan tidak sah. Pembatalan perkawinan dapat dilakukan apabila dalam melaksanakan perkawinan tidak memenuhi syarat sahnya perkawinan sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan serta Kompilasi Hukum Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perkara pembatalan perkawinan karena adanya paksaan dan ancaman, sebagaimana kasus yang terjadi di Pengadilan Agama Muaradua dalam Putusan Nomor: 108/Pdt.G/2023/PA.Mrd.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan permohonan pembatalan perkawinan karena adanya paksaan dan ancaman pada Putusan Pengadilan Agama Muaradua Nomor: 108/Pdt.G/2023/PA.Mrd dan akibat hukum dari dikabulkannya permohonan pembatalan perkawinan berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan jo. Kompilasi Hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari studi kepustakaan. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk teks naratif dengan menggunakan metode analisis normatif kualitatif.
Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa majelis hakim dalam mengabulkan permohonan pembatalan perkawinan karena adanya paksaan dan ancaman mendasarkan pada Pasal 27 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan jo. Pasal 72 Kompilasi Hukum Islam. Menurut peneliti, dalam perkara tersebut terdapat fakta hukum bahwa perkawinan antara Pemohon dengan Termohon dilaksanakan atas dasar paksaan dan ancaman yang melanggar hukum dari Termohon kepada Pemohon serta ayah kandung Pemohon sehingga perkawinan dibatalkan, hal ini sesuai ketentuan yang diatur dalam Pasal 71 huruf f Kompilasi Hukum Islam. Akibat hukum yang ditimbulkan dalam perkara ini yaitu hanya berakibat terhadap para pihak (suami-istri) saja, yaitu mereka dianggap tidak pernah melakukan perkawinan atau perkawinan dianggap tidak pernah ada, sehingga status mereka kembali seperti semula layaknya sebelum mereka melaksanakan perkawinan tersebut. Hal ini sebagaimana yang diatur dalam Pasal 28 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan jo. Pasal 74 ayat (2) Kompilasi Hukum Islam.
MARRIAGE ANNULMENT DUE TO FORCE AND THREATS
(Juridical Review of the Ruling of the Muaradua Religious Court Number: 108/Pdt.G/2023/PA.Mrd)

By:

Guntur Tri Pamungkas
E1A019336

ABSTRACT

An annulment of a marriage is a court action in the form of a decision declaring the marriage to be declared invalid. An annulment of a marriage can be done if the marriage does not meet the requirements for a valid marriage as stipulated in Law Number 1 of 1974 concerning Marriage and the Compilation of Islamic Law. The background of this research is the existence of cases of annulment of marriages due to coercion and threats, as in the case that occurred at the Muaradua Religious Court in Decision Number: 108/Pdt.G/2023/PA.Mrd.
This study aims to determine the legal considerations of judges in granting requests for annulment of marriage due to coercion and threats in the Ruling of the Religious Court of Muaradua Number: 108/Pdt.G/2023/PA.Mrd and the legal consequences of the request for annulment of marriage being granted based on Law Number 1 1974 concerning Marriage jo. Islamic Law Compilation. This study uses a normative juridical approach with analytical descriptive research specifications. The data source used is secondary data obtained from literature studies. The data obtained is presented in the form of narrative text using qualitative normative analysis methods.
The results of the research and discussion show that the panel of judges in granting the request for annulment of marriage due to coercion and threats based on Article 27 of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage jo. Article 72 Compilation of Islamic Law. According to the researcher, in this case there is a legal fact that the marriage between the Petitioner and the Respondent was carried out on the basis of coercion and unlawful threats from the Respondent to the Petitioner and the Petitioner's biological father so that the marriage was annulled, this is in accordance with the provisions stipulated in Article 71 letter f Compilation of Islamic Law . The legal consequence arising in this case is that it only affects the parties (husband and wife), that is, they are deemed to have never entered into a marriage or the marriage is deemed to have never existed, so that their status returns to the way it was before they carried out the marriage. This is as regulated in Article 28 of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage jo. Article 74 paragraph (2) Compilation of Islamic Law.