| NIM | A1D016198 |
| Namamhs | SUMARJI |
| Judul Artikel | Pengaruh Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit Pada Tanah Ultisol Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea Reptans Poir) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Limbah kelapa sawit merupakan sisa dari pengolahan kelapa sawit. Limbah ini terdiri dari residu tandan buah dan dari bagian kelapa sawit yang tidak digunakan sebagai bahan baku minyak. Tujuan penelitian ini (1) mengetahui dosis POC yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung, (2) mengetahui dosis kompos yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung pada tanah ultisol, (3) mengetahui kombinasi dosis POC dan dosis kompos limbah tandan kosong kelapa sawit yang terbaik untuk pertumbuhan hasil tanaman kangkung pada tanah ultisol.Penelitian ini dilaksanakan menggunakan uji percobaan lapang yang dilaksanakan pada bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) menggunakan dua faktor. Pertama dosis POC (A) yang dibagi menjadi tiga taraf yaitu A1 0 ml, A2 25 ml, A3 50 ml Per polibag. Faktor yang kedua diteliti pada penelitian ini adalah dosis kompos sawit (B) yaitu B1 0 % per polibag, B2 25 % kompos dan 75 % tanah per polibag, B3 50 % kompos dan 50 % tanah per polibag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis POC tandan kosong kelapa sawit yang terbaik yaitu 50 ml per polibag, sedangkan dosis kompos limbah tandan kelapa sawit yang terbaik yaitu 50 % kompos dan 50 % tanah ultisol. Kombinasi antara dosis POC dan kompos tandan kosong kelapa sawit yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung pada tanah ultisol yaitu 50 ml POC dan 50 % kompos per polibag. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Palm oil waste is the residue from palm oil processing. This waste consists of residues from fruit bunches and from parts of oil palm that are not used as raw material for oil. The purpose of this study is (1) to know the best dose of liquid organic fertilizer for the growth and yield of kale plants, (2) to know the best dose of compost for the growth and yield of kale plants on ultisol soil, (3) to know the combination of liquid organic fertilizer dose and the best dose of compost from empty oil palm bunches for the growth of kale plants on ultisol soil. This research was carried out using field trial tests carried out from January 2021 to March 2021. The method used in this study was an experiment Randomized Complete Block Design (RCBD) using two factors. First, the dose of liquid organic fertilizer (A) is divided into three levels, namely A1 0 ml, A2 25 ml, A3 50 ml in polybag. The second factor examined in this study was the dose of palm compost (B), namely B1 0% per polybag, B2 25% compost and 75% soil per polybag, B3 50% compost and 50% soil in polybag. The results showed that the best dose of empty oil palm bunch liquid organic fertilizer was 50 ml in polybag, while the best dose of oil palm bunch waste compost was 50% compost and 50% ultisol soil. The combination of liquid organic fertilizer dosage and empty oil palm bunch compost is best for the growth and yield of kale plants on ultisol soil, which is 50 ml liquid organic fertilizer and 50% compost in polybag. |
| Kata kunci | Limbah Kelapa Sawit, Ultisol, Kangkung |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. A. H. Syaeful Anwar, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Ir. Eny Rokhminarsi, M.P. |
| Pembimbing 3 | Ir. Slamet Rohadi Suparto, M.Agr.S.T |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2023-08-25 01:26:01.14508 |
|---|