Home
Login.
Artikelilmiahs
44424
Update
SAFIRA AINUR RAHMA
NIM
Judul Artikel
PENGANGKATAN ANAK DAN AKIBAT HUKUM YANG TIMBUL (STUDI PENETAPAN PENGADILAN AGAMA NOMOR 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
PENGANGKATAN ANAK DAN AKIBAT HUKUM YANG TIMBUL (STUDI PENETAPAN PENGADILAN AGAMA MUNGKID NOMOR 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd.) Disusun oleh: Safira Ainur Rahma E1A020246 ABSTRAK Pengangkatan anak yang melalui penetapan pengadilan bertujuan untuk mendapatkan kepastian hukum, keadilan hukum, legalitas hukum dan juga dokumen hukum. Dokumen hukum disini maksudnya adalah penetapan pengadilan. Dokumen ini penting adanya karena menjelaskan secara jelas bahwa telah terjadi pengangkatan anak secara legal dan sangat penting dalam hukum keluarga, karena akibat hukum dari pengangkatan anak tersebut akan berdampak jauh kedepan sampai beberapa generasi keturunan yang menyangkut hukum kewarisan, tanggung jawab hukum dan hal lainnya Rumusan masalahnya adalah bagaimana dasar pertimbangan hukum hakim dalam memutus permohonan pengangkatan anak dalam penetapan pengadilan Agama Mungkid Nomor 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd dan Bagaimana akibat hukum yang timbul dalam penetapan pengadilan Agama Mungkid Nomor 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd. Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif yang kemudian dianalisis secara normatif, sistematis dan logis guna memperoleh penjelasan dari masalah tersebut. Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa pengangkatan anak terhadap penetapan pengadilan nomor 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd, mendasarkan pada Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perindungan anak jo. Pasal 49 ayat (1) huruf a. angka (2) Undang-undang Nomor 3 Tahun 2006 yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 50 Tahun 2009 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 jo. Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 2 Tahun 1978, jo. Pasal 13 Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pengangkatan Anak jo. Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 6 Tahun 1983, jo. Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 3 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Anak. Menurut peneliti, sebaiknya dalam pertimbangan hukum hakim dilengkapi dengan ketentuan pasal 13 huruf g Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pengangkatan Anak yang berbunyi ”tidak atau belum mempunyai anak atau hanya memiliki satu orang anak”. Adopsi secara legal mempunyai akibat hukum perwalian dan pewarisan. Sejak adanya penetapan pengadilan, maka kewajiban orang tua kandung beralih kepada orang tua angkat. Tetapi tidak memutus hubungan nasab dengan orang tua kandung. Kata Kunci: Pengangkatan Anak dan Akibat Hukum
Abtrak (Bhs. Inggris)
CHILD ADOPTION AND ITS LEGAL CONSEQUENCES (STUDY OF THE DECISION OF THE MUNGKID AGENCY COURT NUMBER 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd.) Compiled by: Safira Ainur Rahma E1A020246 ABSTRACT Child adoption through a court order aims to obtain legal certainty, legal justice, legal legality, and legal documents. The legal document here means a court order. This document is important because it clearly explains that child adoption has been legal and is very important in family law. After all, the legal consequences of child adoption will have an impact far into the future for several generations of descendants concerning inheritance law, legal responsibility, and other matters. The formulation of the problem is how the basis of the judge's legal considerations in deciding the application for child adoption in the determination of the Mungkid Religious Court Number 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd and the legal consequences of determining the Mungkid Religious Court Number 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd. This research uses normative juridical research, which is then analyzed normatively, systematically, and logically to obtain an explanation of the problem. The results of the research can be concluded that the appointment of children against court decision number 48/Pdt.P/2022/PA.Mkd, based on Law Number 35 of 2014 concerning child protection jo. Article 49 paragraph (1) letter a. number (2) of Law Number 3 of 2006, which has been amended by Law Number 50 of 2009 paragraph (1) of Government Regulation Number 54 of 2007 jo. Supreme Court Circular Letter Number 2 of 1978, jo. Article 13 of Government Regulation Number 54 of 2007 concerning Child Adoption jo. Supreme Court Circular Letter Number 6 of 1983, jo. Supreme Court Circular Letter Number 3 of 2005 concerning Child Adoption. According to the researcher, the judge's legal reasoning should be complemented with the provisions of Article 13 letter g of Government Regulation No. 54/2007 on Child Adoption, which reads, "does not or has not had a child or has only one child." Legal adoption has legal consequences for guardianship and inheritance. Since the court decision, the obligations of the biological parents are transferred to the adoptive parents. But it does not break the nasab relationship with biological parents. Keywords: Child Adoption and Legal Effects
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save