| NIM | F1D019006 |
| Namamhs | ANDRA ZIDAN PRANUGRAHA |
| Judul Artikel | Kepemimpinan Politik Yance Pasca-Reformasi di Partai Golkar Kabupaten Indramayu Jawa Barat |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Studi ini mengkaji tentang “Kepemimpinan Politik Yance Pasca-Reformasi di Partai Golkar Kabupaten Indramayu Jawa Barat”. Kepemimpinan politik Yance dipilih karena menjadi faktor dalam berkembangnya Partai Golkar di Kabupaten Indramayu. Perkembangan tersebut didasari dengan kepemimpinan Yance yang bisa membuat Partai Golkar bisa bertahan selama 20 tahun di Kabupaten Indramayu. Penelitian ini, menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwa kepemimpinan politik Yance yang bercirikan kharismatik dan legal-rasional, dengan melalui pendekatan secara emosional dan rasional dalam memimpin. Kepemimpinan tersebut, yang menjadikan Partai Golkar bisa bertahan di pasca-reformasi selama 20 tahun. Dengan meninggalnya Yance, Partai Golkar mengalami kekalahan pada Pilkada tahun 2020 di Kabupaten Indramayu. Oleh karena itu, figur dalam kepemimpinan suatu partai yang mengandalkan satu orang figur akan menjadi bumerang dalam partai itu sendiri, karena hanya akan mengandalkan satu figur saja, ketika figur tersebut tiada maka akan menjadi susah untuk berkembang. Dan, hal tersebut yang terjadi dalam Partai Golkar di Kabupaten Indramayu. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study examines”Kepemimpinan Politik Yance Pasca-Reformasi di Partai Golkar Kabupaten Indramayu Jawa Barat”. Yance's political leadership was chosen because it was a factor in the development of the Golkar Party in Indramayu Regency. This development was based on Yance's leadership which allowed the Golkar Party to survive for 20 years in Indramayu Regency. This research uses qualitative research methods using a literature study approach. The results of this study indicate that Yance's political leadership is charismatic and legal-rational, through an emotional and rational approach to leadership. It was this leadership that allowed the Golkar Party to survive after the reforms for 20 years. With Yance's death, the Golkar Party suffered defeat in the 2020 Pilkada in Indramayu Regency. Therefore, a figure in the leadership of a party that relies on one figure will boomerang within the party itself, because it will only rely on one figure, when that figure is not there it will be difficult to develop. And, this is what happened in the Golkar Party in Indramayu Regency. |
| Kata kunci | Kata Kunci : Kepemimpinan, Yance, Partai Golkar, Indramayu, Pilkada |
| Pembimbing 1 | Khairu Roojiqien Sobandi, Ph.D |
| Pembimbing 2 | Dr. Waluyo Handoko, M.Sc |
| Pembimbing 3 | Dr. Sofa Marwah, M,Si |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 24 |
| Tgl. Entri | 2023-08-25 01:24:31.225401 |
|---|