Home
Login.
Artikelilmiahs
41612
Update
APREDA NOR ROCHMAH
NIM
Judul Artikel
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PRO-UMKM DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN EKONOMI RAKYAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Proses implementasi kebijakan merupakan cara untuk sebuah kebijakan dijalankan sesuai dengan tujuan dari kebijakan dibuat. Kebijakan yang pro UMKM dalam proses implementasinya diharapkan mampu untuk melaksanakan pemberdayaan UMKM dan meningkatkan ekonomi pelaku usahanya. Pentingnya pemberdayaan UMKM dalam Pembangunan Ekonomi juga sejalan dengan pembangunan ekonomi rakyat karena sebagai kerjasama kolektif antara pemerintah, sektor bisnis, masyarakat dan sektor non-pemerintah Penelitian ini melihat proses implementasi kebijakan pro UMKM dalam mewujudkan pembangunan ekonomi rakyat di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian, yaitu Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Koperasi dan pelaku usaha. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Studi ini menunjukan bahwa proses implementasi program Bela-Beli Kulon Progo sangat dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan seluruh aktornya dan pemahaman serta perilaku dari seluruh aktornya didapatkan dari adanya sosialisasi. Keterlibatan seluruh aktor dalam proses implementasi juga memberikan dasar yang kuat. Pelaksaan implementasi mendapat dukungan dan petunjuk pelaksanaan program yang jelas dan dipahami seluruh aktor. Partisipasi Terdapat hambatan yang menjadi sebuah kendala yaitu pada sumber daya manusia pelaku usaha dalam menciptakan produk lokal untuk dipasarkan di Tomira.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The policy implementation process is a way for a policy to be carried out in accordance with the objectives of the policy made. Policies that are pro-UMKM in their implementation process are expected to be able to carry out UMKM empowerment and improve the economy of business actors.The importance of empowering UMKM in Economic Development is also in line with people's economic development because it is a collective collaboration between the government, the business sector, the community and the non-government sector. This research looks at the process of implementing pro-UMKM policies in realizing people's economic development in Kulon Progo Regency, Special Region of Yogyakarta. The method used in this research is descriptive qualitative research method. By using primary and secondary data sources. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Research informants, namely the Office of Small and Medium Enterprises Cooperatives, Cooperatives and business actors. Data analysis techniques used include data reduction, data display, and drawing conclusions. This study shows that the process of implementing the Kulon Progo Bela-Beli program is strongly influenced by the level of compliance of all actors and the understanding and behavior of all actors is obtained from socialization. The involvement of all actors in the implementation process also provides a solid foundation. Implementation will receive support and program implementation instructions that are clear and understood by all actors. Participation There are obstacles that become an obstacle, namely the human resources of business actors in creating local products to be marketed in Tomira.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save