Home
Login.
Artikelilmiahs
41625
Update
DWI NI`MATUN NAFI`AH
NIM
Judul Artikel
KAJIAN KOMODITAS UNGGULAN TANAMAN PANGAN DI KABUPATEN PATI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kabupaten Pati merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki potensi besar dalam bidang pertanian khususnya pada komoditas tanaman pangan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan 1) Mengetahui komoditas yang menjadi potensi pengembangan pertanian tanaman pangan di Kabupaten Pati, 2) Mengetahui daerah basis yang menghasilkan komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Pati, 3) Menentukan arah kebijakan pengembangan komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Pati Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan atau observasi lapangan secara langsung dan wawancara pada instansi yang memiliki relevansi dengan penelitian, yaitu di Dinas Pertanian Kabupaten Pati dan Badan Pusat Statistika (BPS). Data yang digunakan adalah data sekunder meliputi: data jumlah produksi dan luas area panen tanaman pangan di Kabupaten Pati pada setiap kecamatan berupa deret waktu (Time series) dengan rentang waktu 10 tahun, terhitung dari priode tahun 2012 hingga tahun 2021 yang dianalisis dengan metode Location uQuotient (LQ). Hasil Penelitian : 1) Komoditas basis tanaman pangan paling banyak di Kabupaten Pati adalah padi sawah. 2) Daerah basis yang menghasilkan Komoditas tanaman pangan dengan nilai LQ>1 berdasarkan jumlah produksi di Kabupaten Pati adalah Kecamatan Kayen, Kecamatan Tambakromo dan Kecamatan Winong dengan enam komoditas. 3) Daerah basis yang menghasilkan Komoditas tanaman pangan dengan nilai LQ>1 berdasarkan luas area panen di Kabupaten Pati adalah Kecamatan Kayen, Tambakromo dan Winong dengan empat komoditas, sedangkan kecamatan paling sedikit adalah Kecamatan Sukolilo, Batangan dan Pati dengan satu komoditas 4) Arah pengembangan komoditas tanaman pangan di Kabupaten Pati yaitu ada di Kecamatan Kayen, Tambakromo, Winong. Pengembangan komoditas basis dilakukan dengan memaksimalkan pemanfaatan lahan yang belum termanfaatkan atau masih kosong.
Abtrak (Bhs. Inggris)
agriculture, especially in food crop commodities. This research was conducted with the objectives of 1) Knowing the potential commodities for the development of food crop agriculture in Pati Regency, 2) Knowing the base areas that produce superior food crop commodities in Pati Regency, 3) Determining the policy directions for the development of superior food crop commodities in Pati Regency This research using data collection methods carried out through direct observation or field observations and interviews at agencies that have relevance to research, namely the Pati Regency Agricultural Service and the Central Statistics Agency (BPS). The data used is secondary data including: data on the amount of production and area of harvested food crops in Pati Regency in each sub-district in the form of a time series with a span of 10 years, starting from the period 2012 to 2021 which is analyzed using the Location uQuotient method (L.Q.). Research Results: 1) Most of the basic food crop commodities in Pati Regency are paddy rice, while the fewest are corn and sweet potatoes. 2) The base areas that produce food crop commodities with an LQ value > 1 based on the amount of production in Pati Regency are Kayen District, Tambakromo District and Winong District with six commodities. 3) The base areas that produce food crop commodities with LQ > 1 based on the area of the harvested area in Pati Regency are Kayen, Tambakromo and Winong Districts with four commodities, while the least sub-districts are Sukolilo, Batangan and Pati Districts with one commodity 4) The direction of developing food crop commodities in Pati Regency is in Kayen, Tambakromo, Winong Districts. Basic commodity development is carried out by maximizing the use of unused or empty land.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save