Artikelilmiahs

Menampilkan 10.921-10.940 dari 50.398 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
109213856C1B007142ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK AKHIR DENGAN
METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) DAN ENGINEERING
PROCESS CONTROL (EPC) DI PT. ASAPUTEX JAYA TEGAL
Penelitian ini merupakan studi analisis, berjudul “Analisis Pengendalian Kualitas Produk Akhir dengan Metode Statistical Process Control (SPC) dan Engineering Process Control (EPC) di PT. Asaputex Jaya Tegal”. Pengendailan kualitas merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk keberlangsungan perusahaan. Dengan pengendalian kualitas yang baik dapat dihasilkan produk yang berkualitas tinggi dan hal itu akan meningkatkan daya saing perusahaan terhadap para kompetitor yang lain. Penelitian ini untuk menganalisis data yang diperoleh dari produksi yang dilakukan oleh perusahaan dalam kurun waktu 27 Agustus – 23 Oktober 2012 sehingga trkumpul sebanyak 50 observasi. Perusahaan menggunakan inspeksi total dalam pengendalian kualitasnya, oleh karena itu semua anggota populasi adalah sampel.
Dengan metode SPC dapat diketahui produksi yang dihasilkan perusahaan terdapat produksi yang out of control karena melewati batas pengendali yang sudah ditentukan. Dan dengan metode EPC dapat dihasilkan model untuk menghitung prediksi angka proporsi kesalahan untuk periode produksi selanjutnya
Dalam perhitungan SPC menggambarkan bahwa sampel 2 ( ) dan sampel 15 ( ) berada pada daerah out of control. Dan setelah dilakukan revisi maka dapat dihasilkan Peta pengendali model rata-rata revisi. Dalam perhitungan EPC dihasilkan sebuah model ARIMA (1,1,0) yang akan digunakan untuk memprediksi proporsi kesalahan produksi untuk periode selanjutnya. Dari model yang terpilih ARIMA(1,1,0) didapatkan sebuah persamaan . Jadi prediksi untuk periode 51 adalah .
This study aims to analyze the quality control of the last product with the method Statistical Process Control (SPC) and Engineering Process Control (EPC). This study focuses on the last product output. The population of this study is all the product output from company production in Asaputex Jaya Company. The data collected production from 27 August – 23 October 2012. All the production as sample because the company used a method total inspection for control quality. The SPC method for here are examined using the proportional error product methodology (p-chart). And the EPC method are examined using the ARIMA methodology for forecasting the next proportion error product.
The results of this study concluded that integrated SPC and EPC can be used for the company. SPC used the proportional error chart (p-chart) with characteristic of 4p and EPC used the ARIMA method for forecasting proportional error for next production. The result of SPC is the average proportional error chart after revision. The EPC result the model of ARIMA that is ARIMA (1,1,0) model. From the ARIMA (1,1,0) model produce the equation . From the equation can be calculate like this .
109223853E1A005055TINJAUAN YURIDIS HAK ASUH ANAK AKIBAT PERCERAIAN (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor. 282 K/AG/2009)Penyelesaian hak pengasuhan anak merupakan suatu hal yang rumit karena anak yang merupakan buah hati dari perkawinan. Anak tidak dapat begitu saja dipisahkan dari bapak atau ibunya. Begitu pula bapak atau seorang ibu tidak begitu saja dapat dipisahkan dari anaknnya. Hal tersebut terjadi pada kasus Maia Estianti yang bercerai dengan Ahmad Dhani. Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan oleh Ahmad Dani melalui Putusan Mahkamah Agung Nomor. 282 K/AG/2009. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam menentukan hak asuh anak dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor. 282 K/AG/2009. Guna mencapai tujuan tersebut maka peneletian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Data sekunder yang terkumpul kemudian diolah, disajikan, dan dianalisa secara kualitatif dengan penyajian data teks naratif.
Hasil penelitian menyatakan bahwa, hakim mengabulkan gugatan penggugat yaitu ibu (Maia Estianty), dan memberikan hak asuh ketiga orang anak yaitu Ahmad Al Gazali, El Jalaluddin Rumi, dan Ahmad Abdul Qodir Jaelani kepada ibu (Maia Estianty). Hal ini sesuai dengan Pasal 41 Undang-Undang 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Pasal 105 Kompilasi Hukum Islam, Pasal 156 Kompilasi Hukum Islam yang juga menyatakan bahwa, akibat putusnya perkawinan karena perceraian ialah, anak yang belum mumayyiz berhak mendapatkan hadhanah dari ibunya, kecuali bila ibunya telah meninggal dunia, maka kedudukannya dapat digantikan. Hal ini juga didukung dalam Mahzab Syafi'i yang menyatakan bahwa, hak atas penguasaan anak itu berturut-turut adalah ibu, ibunya ibu dan seterusnya hingga ke atas dengan syarat mereka itu adalah ahli waris si anak.
Completion of child custody is a complicated thing for the child is a baby of the marriage. Children can not simply be separated from the father or mother. Similarly, the father or a mother can not simply be separated from anaknnya. This happens in the case of a divorced Estianti Maia Ahmad Dhani. The Supreme Court rejected the appeal filed by Ahmad Dani through Supreme Court Decision Number. 282 K/AG/2009. This study aimed to know the legal reasoning of judges in determining child custody in Supreme Court Decision Number. 282 K/AG/2009. To achieve this goal then peneletian performed using normative juridical approach. Secondary data are collected and processed, presented, and analyzed qualitatively with the presentation of narrative text data.
The results suggest that, the judge in favor of the plaintiff's mother (Maia Estianty), and gives custody of the three children, Ahmad Al Gazali, El Jalaluddin Rumi, and Ahmad Abdul Qodir Jaelani to the mother (Maia Estianty). This is in accordance with Article 41 of Law 1 of 1974 on Marriage, Article 105 of the Compilation of Islamic Law, Article 156 of the Compilation of Islamic Law also states that, as a result of divorce is marriage breakdown, children not eligible mumayyiz hadhanah of his mother, except when his mother had died, then the position can be replaced. It is also supported in the Shafi'i branch of Islam, which states that the right to control the child row is the mother, her mother's mother and so on up to the top on the condition that they are the heirs of the child.
109233841E1E008060PENEGAKAN HUKUM TERHADAP IZIN KERAMAIAN UMUM
( Study di Kabupaten Banyumas )
Skripsi ini dimaksudkan untuk menelaah mengenai penegakan hukum terhadap izin keramaian umum. Pertunjukan dan keramaian umum diselenggarakan oleh seorang atau badan hukum, perkumpulan atau panitia yang menyelenggarakan dan bertanggungjawab atas pertunjukan keramaian umum tersebut baik bertindak untuk dan atas nama sendiri atau atas nama pihak lain yang menjadi tanggungannya.
Sebelum menyelenggarakan pertunjukan dan keramaian umum, penyelenggara wajib memiliki izin pertunjukan dan keramaian umum dari Pemerintah daerah dan instansi yang terkait, baik yang menggunakan gedung, lapangan, stadion olahraga, gelanggang olahraga atau fasilitas lainnya. Proses dikeluarkannya izin keramaian umum di Kabupaten Banyumas adalah si pemohon harus mengajukan izin ke dinas terkait yang berwenang mengeluarkan surat rekomendasi izin keramaian umum, baik Satpol PP dan Kepolisian Sektor (Polsek) setempat setelah mendapatkan rekomendasi tersebut, si pemohon mengajukan ke Kepolisian Resor Banyumas untuk selanjutnya mendapatkan Izin tersebut.
Dasar Hukum Izin Keramaian umum diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 3 Tahun 2008 tentang Usaha Rekreasi dan Hiburan Umum, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Pasal 510, Pasal 15 huruf g Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Republik Indonesia serta Juklap Kapolri No. Pol : Juklap/ 02/ XII / 1995 tanggal 29 Desember 1995 tentang Perijinan dan Pemberitahuan Kegiatan Kemasyarakatan.
Penegakan hukum terhadap izin keramaian umum dapat berupa Sanksi Administrasi dan Sanksi Pidana. Sanksi Administrasi yaitu peringatan tertulis dan pencabutan izin, sedangkan untuk Sanksi Pidana atau Denda berupa pidana kurungan dan denda sebagaimana diatur dalam Pasal 510 Kitab Undang Undang Hukum Pidana dan Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 3 Tahun 2008 tentang Usaha Rekreasi dan Hiburan Umum.
This thesis is intended to examine the enforcement of the general hustle permission. The show and the crowd generally held by a person or legal entity, association or committee responsible for organizing and performing the common good crowd to act for and on behalf of itself or on behalf of another party dependents.
Prior to organizing performances and general crowd, the organizers must have permission from the general hustle gigs and local governments and related agencies, both of which use the buildings, grounds, sports stadiums, sports arena or other facility. The process of issuing permits public crowds in Banyumas is the applicant must apply for permission to the relevant agencies are authorized to issue a letter of recommendation permit general crowd, both municipal police and the Police Sector (police) local after getting a recommendation, the applicant submitted to the Police for further Banyumas get these permits.
Basic Law permits the general crowd regulated in Banyumas District No. 3 of 2008 on General Recreation and Leisure, Kitab Undang-undang hukum pidana Article 510, Act No. 2 of 2002 on Indonesian National Police Article 15 letter g and The Chief Indonesian Police Juklap No .Pol: Juklap / 02 / XII / 1995 dated December 29, 1995 on Licensing and Notification Events Society.
Law enforcement for crowd clearance generally either administrative sanctions and criminal sanctions. Administrative sanction is a written warning and revocation of licenses, while for Criminal Sanctions in the form of imprisonment or fines and penalties as provided for in Article 510 Civil Code and Criminal Code Regulations Banyumas District No. 3 of 2008 on General Recreation and Leisure.
109243823H1C008057PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM PARKIR MOBIL MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ATMEGA 16Lahan parkir merupakan fasilitas penting yang banyak digunakan masyarakat namun tidak semua lahan parkir mampu memberi informasi jumlah kendaraan yang dibutuhkan masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut dibuatlah sistem parkir yang dapat menginformasikan jumlah kendaraan pada area parkir. Sedangkan untuk melihat kinerja sistem secara keseluruhan, dibuat pula prototipe dengan sistem parkir ini. Prototipe menggunakan mikrokontroller Atmega 16 sebagai pusat pengaturan serta sensor photodioda untuk mendeteksi mobil dan sebagai masukan dalam proses perhitungan jumlah kendaraan. Sebagai keluarannya adalah motor DC yang mengatur buka tutup palang serta display LCD untuk menunjukkan jumlah kendaraan di tempat parkir beserta jumlah kendaraan disetiap area parkir. Hasil yang didapat dari pengujian prototipe ini bahwa prototipe dapat bekerja sesuai tujuannya yaitu mampu mendeteksi mobil yang masuk atau keluar serta menginformasikan jumlah mobil tersebut melalui display LCD.Parking area is an important facility that is widely used public park land, but not all were able to give information on the number of vehicles needed by the community. To overcome this made parking system that can inform the number of vehicles in the parking area. Meanwhile, to see the performance of the overall system, also made this prototype with the parking system. Prototype using microcontroller Atmega 16 as well as the center of the sensor arrangement potodioda to detect cars and as an input in the calculation of the number of vehicles. As the output is a DC motor that regulates opening and closing of the bar as well as an LCD display to show the number of vehicles in the parking lot along with the number of vehicles in each parking area. The results of the testing of these prototypes that can work its intended prototype that is able to detect cars in or out as well as inform the number of cars through the LCD display.
109253836B1J007087MORFOMETRI OPERCULAR PLATES PADA BERBAGAI COHORT POPULASI Yamaguchiella coerulescens DI PANTAI SELATAN YOGYAKARTAPopulasi Yamaguchiella coerulescens di Pantai Selatan Yogyakarta yang diambil pada bulan November 2011 diketahui terdapat lebih dari satu cohort. Umumnya setiap jenis teritip memiliki morfometri opercular plates yang berbeda berdasarkan dimensi ukuran utuh cangkangnya (diameter/tinggi). Pada Yamaguchiella coerulescens yang mempunyai bentuk dan arah pertumbuhan tergum yang unik sangat menarik untuk diteliti morfometrinya pada pada cohort populasi yang berbeda. Penelitian ini dilakukan untuk: (1) mengetahui jumlah cohort populasi Yamaguchiella coerulescens yang berada di Pantai Selatan Yogyakarta; dan (2) mengetahui variasi morfometri opercular plates Yamaguchiella coerulescens antar cohort. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik pengambilan sampel adalah perposive sampling. Pengamatan morfologis dilakukan hingga bulan Oktober 2012 di Laboratorium Pengajaran I Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman. Pada penelitian ini didapat dua cohort hasil analisis cluster yang menggunakan sofware PRIMER v5 yaitu cohort 1 (diameter antara 7-18mm) dan cohort 2 (diameter antara 22-47mm). Perbedaan opercular plates antara cohort 1 dan cohort 2 memiliki nilai dissimilarity sebesar 12,58%. Nilai similarity opercular plates cohort 1 sebesar 95,36%, sedangkan nilai similarity opercular plates cohort 2 sebesar 94,21%.Yamaguchiella coerulescens population of Southern Shore of Yogyakarta collected in November 2011 composed of more than one cohorts. Each barnacle species generally having typical morphometry of opercular plates according to shell dimension (diameter/height). Yamaguchiella coerulescens which its tergum having typical shape and growth direction was interesting to be studied. This study aimed : (1) to determine the number of cohorts exist in the Yamaguchiella coerulescens population of Southern Shore of Yogyakarta, and (2) to compare the opercular plates morphometric of Yamaguchiella coerulescens among cohorts. Purposive sampling technique implemented in the field survey. The morphological observation was conducted until October 2012 in the Teaching Laboratory I, Faculty of Biology, Jenderal Soedirman University. Two cohorts discovered based on cluster analysis using PRIMER v5 software, cohort 1 (having diameter 7-18mm) and cohort 2 (having diameter 22-47mm). The dissimilarity of opercular plates morphometry of cohort 1 and cohort 2 is 12,58%. The similarity of opercular plates morphometry within cohort 1 is 95,36%, and cohort 2 is 94,21%.
109263837B1J007062KELIMPAHAN POPULASI Daphnia sp. DALAM MEDIA LIMBAH CAIR TAHU YANG DIPERKAYA BIOSTIMULANDaphnia sp. adalah salah satu pakan alami bagi larva ikan yang mempunyai daya produksi tinggi dan mudah dikultur. Salah satu sumber bahan organik yang dapat dimanfaatkan sebagai media kultur Daphnia sp. adalah limbah cair tahu. Senyawa organik yang terkandung di dalam limbah cair tahu antara lain protein, karbohidrat, lemak dan minyak. Upaya lain yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kultur Daphnia sp. adalah dengan aplikasi biostimulan. Biostimulan adalah suatu larutan organik yang mengandung formulasi kultur mikroba dekomposer yang mempunyai kemampuan untuk melakukan degradasi terhadap senyawa organik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi limbah cair tahu yang diperkaya biostimulan terhadap kelimpahan populasi Daphnia sp. dan mengetahui konsentrasi limbah cair tahu diperkaya biostimulan yang menghasilkan kelimpahan populasi Daphnia sp. tertinggi. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) ulangan 5 kali dengan perlakuan berupa limbah cair tahu dengan konsentrasi 0% (kontrol), 10%, 15%, dan 20% masing-masing diperkaya biostimulan 2cc/ℓ. Pengamatan kelimpahan populasi Daphnia sp. dilakukan 2 hari sekali selama 12 hari masa pemeliharaan. Parameter utama yang diukur adalah kelimpahan populasi Daphnia sp. dan parameter pendukungnya berupa kualitas air (pH, Temperatur, DO, BOD, nitrit dan nitrat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi limbah cair tahu yang diperkaya biostimulan pada media kultur Daphnia sp. berpengaruh nyata terhadap kelimpahan populasi Daphnia sp.. Media kultur limbah cair tahu dengan konsentrasi 15% diperkaya biostimulan mampu meningkatkan kelimpahan populasi Daphnia sp. tertinggi.




Daphnia sp. is one of the natural feed for fish larvae that have high productivity and easily cultured. One source of organic material that can be used as a culture medium Daphnia sp. is the liquid waste of tofu. Organic compounds are contained in the liquid waste of tofu include protein, carbohydrates, fats and oils. Other efforts to improve productivity culture Daphnia sp. are the application biostimulan. Biostimulan is an organic solution containing formulations decomposer microbial cultures that have the ability to perform the degradation of organic compounds. Aims of this research are to determine the effect liquid waste of tofu concentration biostimulan that enriched the population abundance of Daphnia sp. and to determine the concentration liquid waste of tofu enriched biostimulan that produces an abundance of populations Daphnia sp. highest. The research was conducted using experimental methods with Rancangan Acak Lengkap (RAL) repeated 5 times with the treatment in the form of liquid waste of tofu with a concentration of 0% (control), 10%, 15%, and 20%, respectively enriched biostimulan 2 cc/ℓ. the Observations of the abudance of Daphnia sp. population of in this study were performed 2 days for 12 days of maintenance. The measured was the abundance of populations of Daphnia sp. and water quality parameters (pH, temperature, DO, BOD, nitrite and nitrate). The results are the concentration of liquid waste of tofu biostimulan enriched the culture medium Daphnia sp. significantly affect the abundance of Daphnia populations sp.. Media culture liquid waste of tofu with a concentration of 15% enriched biostimulan increases the highest population of Daphnia sp.

109273838C1B008081PENGARUH PELATIHAN KERJA, PEMBERIAN TUGAS, DAN HUBUNGAN ANTARKARYAWAN TERHADAP KREATIVITAS KARYAWAN CV TOSA HIDAYAH KOTA DEPOKPada era globalisasi seperti sekarang ini perusahaan saling berlomba-lomba melakukan inovasi-inovasi yang diharapkan dapat membantu perusahaan untuk dapat bersaing dalam dunia bisnis yang sangat ketat. Untuk menunjang suatu inovasi dalam hal memperkenalkan maupun membuat suatu barang dalam perusahaan perlu adanya kreativitas yang tinggi dari setiap bagian dalam perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh antara pelatihan kerja, pemberian tugas dan hubungan antarkaryawan terhadap kreativitas karyawan pada CV TOSA HIDAYAH Kota Depok.
Penelitian ini dilakukan pada salah satu perusahaan manufaktur yang khusus memproduksi berbagai macam boneka di kota Depok. Jumlah responden yang diteliti sebanyak 90 orang yang kesemuanya bertugas dibagian produksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pelatihan kerja terhadap kreativitas karyawan, terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara pemberian tugas terhadap kreativitas karyawan, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara hubungan antarkaryawan terhadap kreativitas karyawan dan pelatihan kerja mempunyai pengaruh paling besar terhadap kreativitas karyawan.
In the era of globalization as it is now it's vying each other company doing the expected innovations can help companies to be competitive in the business world are very strict. To support an innovation in terms of introducing or make a goods in the company needs high creativity of any part in the company. This research aims to analyze the effect of job training, assignments and employee relations to creativity of employees at CV TOSA HIDAYAH Depok city.
This research was conducted on one of the manufacturing company specialized in producing various kinds of dolls in the Depok city. The number of respondents surveyed as many as 90 people who are all served to production. The data collection method used is by using a questionnaire. The data analysis used was multiple linear regression analysis.
The results showed that there is a positive and significant effect between job training of the creativity of employees, There is a negative and significant effect of assignments to the creativity of employees, There is a positive and significant relationship between employee of the creativity of employees and job training has the greatest influence on the creativity of employees.
109286626F1A008061Relevansi Nilai Moral dalam Cerita Putri Ayu Limbasari pada Perilaku Masyarakat Desa LimbasariAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat Putri Ayu Limbasari khususnya nilai moral yang berhubungan antara manusia dengan manusia dan untuk mengetahui relevansi nilai moral dalam cerita Putri Ayu Limbasari pada perilaku masyarakat Desa Limbasari. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan tekhnik pemilihan informan menggunakan purposive sampling dan sampel yang diambil adalah masyarakat Desa Limbasari sebagai informan utma, serta tokoh masyarakat diluar Desa Limbasari dan budayawan Purbalingga sebagai informan pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat relevansi antara nilai moral yang ada dalam cerita Putri Ayu Limbasari dengan perilaku masyarakat Desa Limbasari. Nilai moral dalam cerita Putri Ayu Limbasari oleh masyarakat Limbasari diimplementasikan dalam bentuk pola berfikir dan tindakan yang mencontoh pola perilaku dan tindakan tokoh-tokoh dalam cerita Putri Ayu Limbasari.. Mereka memiliki pemahaman yang hampir sama, walaupun pada cara penyampaiannya terdapat perbedaan, namun inti pemahaman mengenai nilai moral dalam cerita Putri Ayu Limbasari adalah berkutat pada nilai mementingkan orang lain, nilai gotong royong, nilai cinta damai, nilai kasih sayang, nilai kerukunan dan nilai saling menghormati.

This research discussed about the analysis of moral value relevance in the folktale Putri Ayu Limbasari on the behavior of Limbasari’s people. The background of this research because of the folktale has many value sublime of personality nation that could be guidelines life for people, including folktale Putri Ayu Limbasari in Limbasari, Purbalingga regency. The purposes of this research were to know the moral value contained in the folktale Putri Ayu Limbasari especially moral value relationships between fellow human beings and to know the moral value relevance in folktale Putri Ayu Limbasari on the behavior of Limbasari’s people. This research was case study research using descriptive qualitative method, by informer selection using purposive sampling technique. This research result shows that there is relevance between moral values of Putri ayu Limbasari story with the behavior of Limbasari’s people. Moral values relationships between fellow human beings in this folktale are value of teamwork, helpful, affection, harmony, like giving exhortation, care with other people, and like to pray for other. While, moral values relationships between fellow human beings in this folktale according to the people are value of care with other people, cooperative, peace, love affection, harmony and respecting each other. Moral value in Putri Ayu Limbasari story, by the Limbasari’s people are implemented on the pattern shapes of thinking and acting that follows the behavior pattern and figures act in the Putri Ayu Limbasari story. Generally, Putri Ayu Limbasari story derived from parents, teachers, books, and researches. They have same understanding, although on the delivery of story are different, but the main understanding of the moral value in Putri Ayu Libasari story are concern with value of care with other people, cooperative, peace, love affection, harmony and respecting each other.
109293616C1B008083PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN, KEPUASAN KERJA, KETERLIBATAN KERJA, DAN KEADILAN ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB)
(Studi pada Karyawan Administrasi Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman)
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh karakteristik pekerjaan, kepuasan kerja, keterlibatan kerja dan keadilan organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB). Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan 67 responden. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa karakteristik pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan administrasi, karakteristik pekerjaan tidak berpengaruh signifikan terhadap OCB karyawan administrasi, kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap OCB karyawan administrasi , keterlibatan kerja berpengaruh signifikan terhadap OCB karyawan administrasi, dan keadilan organisasi berpengaruh signifikan terhadap OCB karyawan administrasi di Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman.The purpose of this research is to analyze the influences of job characteristic, job satisfaction, job involvement, and organizational justice on organizational citizenship behavior (OCB). Data collection using questionnaires with 67 respondents. They was analized using linier multiple regression with a test of validity, reliability, and the assumption of classical. Result of this study indicate that job characteristic has significant effect on administration employee’s job satisfaction, job characteristic has not significant effect on administration employee’s OCB, job satisfaction has significant effect on administration employee’s OCB, job involvement has significant effect on administration employee’s OCB, and organizational justice has significant effect on administration employee’s OCB at Economics Faculty Jenderal Soedirman University.
109303842C1K007037THE EFFECT OF PROMOTION AND SUPERVISION ON JOB SATISFACTION WITH COMPENSATION AS MODERATING VARIABLE
(Survey on Nurse at Wjaya Kusuma Hospital in Purwokerto)
Penelitian ini berjudul “PENGARUH PROMOSI DAN SUPERVISI TERHADAP KEPUASAN KERJA DENGAN KOMPENSASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Survei pada Perawat Rumah Sakit Wijaya Kusuma di Purwokerto)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh promosi, supervisi dan kompensasi terhadap kepuasan kerja serta untuk menganalisis pengaruh kompensasi terhadap hubungan antara promosi dan supervisi dengan kepuasan kerja perawat Rumah Sakit Wijaya Kusuma di Purwokerto.
Hipotesis yang diajukan adalah:
1. Promosi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja perawat Rumah Sakit Wijaya Kusuma di Purwokerto.
2. Supervisi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja perawat Rumah Sakit Wijaya Kusuma di Purwokerto.
3. Kompensasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja perawat Rumah Sakit Wijaya Kusuma di Purwokerto.
4. Kompensasi memoderasi pengaruh promosi terhadap kepuasan kerja perawat Rumah Sakit Wijaya Kusuma di Purwokerto.
5. Kompensasi memoderasi pengaruh supervisi terhadap kepuasan kerja perawat Rumah Sakit Wijaya Kusuma di Purwokerto.
Metode penelitian ini adalah survei dengan teknik analisis regresi linear berganda dan regresi moderasi. Untuk menguji hipotesis pertama, kedua dan ketiga digunakan hasil analisis regresi linear berganda, dimana diperoleh nilai t hitung variabel promosi, supervisi dan kompensasi masing-masing lebih besar dari nilai t tabel, dengan demikian maka hipotesis pertama, kedua dan ketiga diterima. Untuk menguji hipotesis keempat dan kelima digunakan analisis regresi moderasi, dimana diperoleh nilai t hitung variabel moderasi model pertama lebih kecil dari nilai t tabel, sedangkan nilai t hitung variabel moderasi model kedua lebih besar dari nilai t table, dengan demikian maka hipotesis keempat ditolak dan hipotesis kelima diterima.
Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa promosi, supervisi dan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, kompensasi tidak memoderasi pengaruh promosi terhadap kepuasan kerja dan kompensasi memoderasi pengaruh supervisi terhadap kepuasan kerja perawat Rumah Sakit Wijaya Kusuma di Purwokerto.
Dari kesimpulan tersebut dapat diimplikasikan bahwa sebagai upaya dalam meningkatkan kepuasan kerja para perawatnya, pihak manajemen Rumah Sakit Wijaya Kusuma di Purwokerto perlu memperhatikan kebijakan yang berkaitan dengan promosi, supervisi dan kompensasi, dan untuk memperkuat pengaruh promosi maupun supervisi terhadap kepuasan kerja perawat, pihak manajemen Rumah Sakit Wijaya Kusuma di Purwokerto perlu memperhatikan kebijakan yang berkaitan dengan kompensasi.
This research is entitled “THE EFFECT OF PROMOTION AND SUPERVISION ON JOB SATISFACTION WITH COMPENSATION AS MODERATING VARIABLE (Survey on Nurse at Wijaya Kusuma Hospital in Purwokerto)”. The aims of research are to analyze the effect of promotion, supervision and compensation on nurse’s job satisfaction and to analyze the effect of compensation on relationship between promotion, supervision and nurse’s job satisfaction at Wijaya Kusuma Hospital in Purwokerto.
The proposed hypotheses of research are:
1. Promotion has significant effect on nurse’s job satisfaction at Wijaya Kusuma Hospital in Purwokerto.
2. Supervision has significant effect on nurse’s job satisfaction at Wijaya Kusuma Hospital in Purwokerto.
3. Compensation has significant effect on nurse’s job satisfaction at Wijaya Kusuma Hospital in Purwokerto
4. Compensation moderates the effect of promotion on nurse’s job satisfaction at Wijaya Kusuma Hospital in Purwokerto.
5. Compensation moderates the effect of supervision on nurse’s job satisfaction at Wijaya Kusuma Hospital in Purwokerto.
The method of research is survey with technique data analysis are multiple and moderated regression analysis. To test the first, second and third hypotheses, it has used the result of multiple regression analysis, which has got the t statistic value of promotion, supervision and compensation variable each is greater than the value of t table, therefore the first, second and third hypotheses can be accepted. To test the fourth and fifth hypotheses, it has used the moderated regression analysis, which has got the t statistic value of moderating variable in first model is less than the value of t table, while the t statistic value of moderating variable in second model is greater than the value of t table therefore the fourth hypothesis is rejected and the fifth hypothesis is accepted.
Based on the result of data analysis, it can be concluded that promotion, supervision and compensation have significant effect on nurse’s job satisfaction, compensation doesn’t moderate the effect of promotion on nurse’s job satisfaction and compensation moderates the effect of supervision on nurse’s job satisfaction at Wijaya Kusuma Hospital in Purwokerto.
From the conclusions, it can be implied that as an effort to improve nurse’s job satisfaction, the management of Wijaya Kusuma Hospital in Purwokerto needs to pay attention on promotion, supervision and compensation policy, and so as an effort to strengthen relationship between promotion, supervision and nurse’s job satisfaction, the management of Wijaya Kusuma Hospital in Purwokerto needs to pay attention on the compensation policy.
109313843E1E008041STATUS SELAT HORMUZ MENURUT KONVENSI PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA TENTANG HUKUM LAUTSelat Hormuz merupakan selat yang memiliki fungsi strategis bagi Iran bahkan Dunia. Keberadaannya sebagai jalur internasional menjadi sangat vital bagi kestabilan dunia. Dengan 35 persen sumber energi dunia melalui selat Hormuz hal ini yang menjadikannya titik penting betapa selat ini sangat berharga tidak hanya bagi Iran melainkanpun bagi Dunia. Penelitian ini dilakukan dengan ditujukan untuk pengaturan mengenai selat-selat yang digunakan pelayaran internasional menurut hukum internasional. Selain itu juga ditujukan untuk mengetahui status selat Hormuz akibat adanya upaya untuk menutup selat oleh salah satu negara selat dalam hal ini Iran. Guna mencapai tujuan tersebut maka penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Data sekunder yang terkumpul kemudian diolah, disajikan, dan dianalisa secara kualitatif dengan penyajian data teks naratif.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pengaturan mengenai selat-selat yang digunakan pelayaran internasional menurut hukum internasional diatur dalam Konvensi Hukum Laut Internasional atau UNCLOS 1982 pada Pasal 34-45. Berdasarkan pengaturan terdapat tiga rezim pada pengaturan selat yaitu hak lintas damai, hak lintas transit dan hal alur laut kepulauan. Rezim yang ditetapkan pada selat Hormuz harus sesuai dengan aturan yang berlaku pada konvensi tersebut seperti transit passage. Kewajiban negara selat di Selat Hormuz yaitu tidak boleh menghalangi lintas, tidak boleh membuat syarat bersifat menolak/mengurangi penggunaan lintas, tidak boleh mengadakan diskriminasi formal kapal-kapal dari suatu negara, memberitahukan secara wajar setiap bahaya pelayaran, dan tidak boleh mengadakan pungutan. Berdasarkan Konvensi Hukum Laut Internasional 1982, status selat hormuz tidak akan beralih menjadi sepenuhnya kekuasaan milik Iran, sehingga berhak untuk menutup selat ini, sesuai dengan aturan yang terdapat dalam Konvensi Hukum Laut Internasional 1982.


The Strait of Hormuz is a strait that Iran has a strategic function for even the World. Its presence as an international lines is vital for the stability of the world. With 35 percent of the world's energy resources through the Strait of Hormuz makes it a vital point how strait is very valuable not only for Iran but also for the world. This research was conducted aimed at regulation of the straits which are used in international shipping international law. It also aimed to determine the status of the Strait of Hormuz as a result of an effort to close the strait by one of the straits in this case Iran. To achieve these objectives, the research was conducted using the normative juridical approach. Secondary data are collected and processed, presented, and analyzed qualitatively with the presentation of narrative text data.
Based on the survey results revealed that the arrangement of the straits which are used in international shipping international law stipulated in the Convention on the Law of the Sea or UNCLOS 1982 in Articles 34-45. Based on the arrangement in the settings, there are three regimes, namely the right of innocent passage the right of transit passage and archipelagic sea lanes. The regime set out in the Strait of Hormuz must comply with the rules in force at the convention as transit passage. The state's obligation in the Strait of Hormuz strait which should not hinder the traffic, should not make the terms are refused / reduce the use of traffic, can not hold a formal discrimination ships from any country, any reasonably informed shipping hazard, and should not be held charges. Based on the Law of the Sea Convention 1982, the status of the Strait of Hormuz would not switch to fully power belongs to Iran, so it has the right to close the strait, according to the rules contained in the Convention on the Law of the Sea 1982.
109323844E1A006195PEMBATALAN SURAT KEPUTUSAN KEPALA DESA SINOMWIDODO TENTANG PENGANGKATAN KEPALA URUSAN KEUANGAN DESA SINOMWIDODO, KECAMATAN TAMBAKKROMO, KABUPATEN PATI
(Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan PTUN Semarang
Nomor: 06/G/2008/PTUN.Smg.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hukum Majelis Hakim pada Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang Nomor 6/G/2008/PTUN.Smg dalam menentukan keabsahan surat keputusan Kepala Desa Sinomwidodo, Kecamatan, Tambbakkromo, Kabupaten Pati Tahun 2007.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif, yaitu penelitian yang menggunakan konsep legis positifis. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang dan Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman.
Berawal dari diadakannya pemilihan kepala urusan keuangan di Desa Sinomwidodo Tahun 2007. Sutopo dan Sunardi dinyatakan sebagai calon yang lolos ferifikasi dan dilanjutkan dengan ujian tertulis yang menyatakan bahwa Sutopo mendapat nilai tertinggi. Namun karena kekurang hati-hatiannya, Sutopo terlambat membayar biaya pemilihan sebesar 50% sesuai dengan tata tertib yang ditetapkan panitia bahwa calon yang mendapat nilai tertinggi wajib membayar biaya pemilihan sebesar 50% oleh panitia digugurkan pencalonannya dan kemudian mengangkat Sunardi. Karena merasa telah dirugikan oleh keputusan panitia, Sutopo mengajukan keberatan kepada panitia pengawas tingkat kecamatan yang ditindak lanjuti dengan dikeluarkannya rekomendasi oleh panitia pengawas agar kedua calon dianggap gugur dan proses pemilihan diulang kembali melalui ujian tertulis. Akan tetapi Kepala Desa tidak mengindahkan rekomendasi tersebut dan justru mengeluarkan keputusan yang isinya mengangkat Sunardi sebagai Kepala Urusan Keuangan Desa Sinomwidodo, sehingga Sutopo mengajukan gugatan kepada Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang. Majelis Hakim dalam pertimbangan hukumnya pada putusan Nomor 6/G/2008/PTUN.Smg menyatakan bahwa surat keputusan Kepala Desa telah bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan Asas-Asas Umum Pemerintahan Yang Baik khususnya asas profesionalitas, asas proporsionalitas, dan asas akuntabilitas.
This study aims to determine the legal reasoning of judges in the State Administrative Court Semarang 6/G/2008/PTUN.Smg numbers in determining the validity of a Decree Sinomwidodo Village Heads, District, Tambbakkromo, starch district in 2007.
Methods used in this research is normative, ie research that uses concepts positifis legislators. The analysis method used is descriptive qualitative. The research was conducted at the administrative court and library semarang General Sudirman University Law Faculties.
Starting from the holding of elections in the Village Sinomwidodo financial affairs in 2007. Sutopo and sunardi declared as a candidate to qualify ferifikasi and followed by a written exam which states that Sutopo gets top marks. However, due to lack of careful attention, Sutopo late payment fee of 50% election in accordance with the established discipline committee that the candidate who gets the highest score shall pay a fee of 50% by the selection committee aborted candidacy and then raised Sunardi.
Because felt aggrieved by the decision of the committee, objected to the committee Sutopo district level supervisors are followed up by the release of a recommendation by the supervisory committee for the two candidates considered to fall and the selection process is repeated through the written exam. However, the village head did not heed the advice and instead issued a decision that it raised Sunardi as chief financial affairs Sinomwidodo Village, so Sutopo filed a lawsuit against the state administrative court Semarang. The judges in the legal considerations in decision 6/G/2008/PTUN.Smg number stated that the decree had been the village head against the laws and Principles Of Good Governance in particular the principles of professionalism, the principle of proportionality and the principle of accountability.



109333860E1A006101PENGELOLAAN DAN PERLINDUNGAN LINGKUNGAN TERHADAP KEGIATAN PENAMBANGAN PASIR DI SUNGAI SERAYU KABUPATEN BANYUMAS
(Studi di Dinas Pertambangan dan Mineral Kabupaten Banyumas)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Terhadap Kegiatan Penambangan Pasir di Sungai Serayu Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif, yaitu penelitian yang menggunakan konsep legis positifis. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman dan Dinas Pertambangan dan Mineral Kabupaten Banyumas.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan, bahwa berdasarkan Pasal 8 Undang-undang No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara yang mengatur tentang kewenangan pemerintah Kabupaten/Kota dalam pengelolaan pertambangan umum, Pemerintah Kabupaten Banyumas mempunyai kewenangan untuk mengelola, mengatur dan mengawasi pertambangan bahan-bahan galian C di daerahnya. Dalam Perda No. 12 Tahun 2011 Tentang Pertambangan Mineral dan Baturabara Kabupaten Banyumas diatur mengenai teknis pelaksanaan kewenangan tersebut. Bahwa Pengelolaan Dan Perlindungan Lingkungan Terhadap Kegiatan Penambangan Pasir Di Sungai Serayu Kabupaten Banyumas masih belum dilaksanakan sesuai dengan Undang-Undang. Dalam pelaksanaannya pengawasan dan penegakan hukum dalam kegiatan pertambangan pasir di Sungai Serayu Kabupaten Banyumas tidak dilaksanakan secara disiplin dan tegas, karena masih banyaknya penambang pasir baik yang perorangan maupun kelompok/badan usaha yang tidak memiliki izin, ataupun memiliki izin tetapi tidak melaksanakan kegiatan pertambangan secara benar dan sesuai dengan peraturan di awasi secara displin dan di berikan sanksi yang tegas.
This study aims to determine knows Environmental Management and Protection Against Sand Mining activities at River Serayu Banyumas. The method used in this research is normative, ie research that uses concepts positifis legislators. The analysis method used is descriptive qualitative. The research was conducted at the Library of the Faculty of Law, University General Sudirman and the Department of Mines and Mineral Banyumas.
Based on these results and the above discussion, it can be concluded, that under Article 8 of Law No. 4 of 2009 on Mineral and Coal Mining governing authority of the Regency / City Government in the management of public mining, Banyumas regency government has the authority to manage, manage and oversee mining mineral deposits in the region C. In Regulation No.. 12 Year 2011 on Mineral and Baturabara Banyumas set the technical implementation of the authority. That the Environmental Management and Protection Against Sand Mining Activities In Banyumas Serayu River still has not been implemented in accordance with the Act. In the implementation of monitoring and enforcement in sand mining in the river Serayu Banyumas is not implemented in a disciplined and decisive, because there are many sand miners both individual and group / entity who does not have permission, or have a license but did not carry out mining activities correctly and in accordance with the regulations in observing a given discipline and tough sanctions.
109343845C1B007141ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PRODUK HANDPHONE MEREK CROSS
(Studi kasus pada konsumen CV. Plasma Global Telesindo di Banjarnegara)
Sekarang ini, perkembangan alat komunikasi semakin pesat dan juga terjadi persaingan yang ketat antara produsen handphone dari berbagai merek. Berbagai faktor yang mendorong atau mempengaruhi konsumen dalam menentukan keputusan pembelian. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian produk handphone Cross, secara khusus meneliti tentang pengaruh harga, fashion, merek, promosi, kualitas produk sebagai variabel bebas dan umur sebagai variabel moderasi terhadap variabel tergantung yaitu keputusan pembelian. Dalam mengumpulkan data digunakan metode sampling insidental dengan jumlah sampel 100 responden. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi moderasi sub-group. Hasil dari penelitian ini adalah dimana variabel harga, fashion dan kualitas produk berpengaruh positif terhadap kuputusan pembelian, variabel merek dan promosi tidak berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Sementara variabel umur tidak memoderasi variabel harga, fashion, merek, promosi dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian.Today, the development of a means of communication more rapidly and also occurring intense competition between the producer a cell phone from various brands. A variety of factors which encourage or influence the consumer in determining the purchase decision. This research was conducted to examine the factors that affect the decision to purchase the product, specifically mobile Cross researching about the influence the price, brand, fashion, promotions, product quality as a free variable and age as variable moderation against variables depending namely decision purchase. In collecting data used method of sampling incidental to the number of samples 100 respondents. Data analysed using regression analysis the moderation sub-group. The result of this research is where variable prices, fashion and product quality of influential positive towards purchasing decisions, brand and promotional variable have no effect against a positive purchase decision. While age does not moderate the variable variable prices, fashion, brand, promotion and quality of product purchasing decisions.
109353846B1J008152PENGARUH PEMBERIAN MIKROBA EFEKTIF PRODUKTIF PLUS PADA MEDIUM BUDIDAYA IKAN NILA YANG DIBERI PAKAN FERMENTATIF TERHADAP KEPADATAN BAKTERI ASAM LAKTAT
Mikroba Efektif Produktif Plus (MEP+) dalam budidaya ikan memiliki peranan sebagai probiotik dan dekomposer. Penerapan MEP+ dilakukan dengan menambahkan MEP+ pada medium budi daya ikan nila dan pakan ikan. Pakan ikan berupa pakan fermentatif berbahan tepung kulit ubi kayu dengan konsentrasi berbeda. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh pemberian MEP+ baik pada medium budidaya dan pakan fermentatif berbahan tepung kulit ubi kayu terhadap peningkatan kepadatan bakteri asam laktat medium budidaya serta mengetahui kepadatan bakteri asam laktat yang paling tinggi. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan pemberian MEP+ pada medium budidaya dengan pakan fermentatif berbahan tepung kulit ubi kayu 25%, 50%, 75% dan tanpa pemberian MEP+ pada medium budidaya dengan pakan fermentatif berbahan tepung kulit ubi kayu 25%. Data dianalisis dengan analisis ragam. Berdasarkan hasil pengamatan pemberian MEP+ pada medium budidaya dan pakan fermentatif berbahan tepung kulit ubi kayu tidak mempengaruhi peningkatan kepadatan bakteri asam laktat dan kepadatan bakteri asam laktat medium budidaya jumlahnya tidak berbeda antar perlakuan.
Kata kunci : MEP+, medium budidaya, ikan nila, pakan fermentatif, bakteri asam laktat.
Microbes Effective Productive Plus (MEP+) in culture fish have role as probiotics and as decomposer. Application of MEP+ is to add MEP+ on culture medium of Nila and to fish feed. Fish feed is fermentative with addition of peel cassava flour by the different concentration. The aim of this research is to find out the influence of giving MEP+ on culture medium and in fermentative feed with addition peel cassava flour about the increasing density of lactic acid bacteria in culture medium and find out highest of lactic acid bacteria. The research is an experimental and using Randomized Design Complete by administering treatment on culture medium with fermentative feed addition of peel cassava flour 25%, 50%, 75% and without giving MEP+ on culture medium with fermentative feed addition of peel cassava flour 25%. The data obtained is analyzed using a variety of analysis. The result show that giving MEP+ on culture medium and in fermentative feed with addition of peel cassava flour not influence the increasing density of lactic acid bacteria and total density lactic acid bacteria in culture medium not different inter treatment.
Keyword: Microbes Effective Productive Plus (MEP+), culture medium, Nila, fermentative feed, lactic acid bacteria.
109363847E1A005227Badan Perwakilan Desa Sebagai Subjek Hukum Tergugat Dalam Sengketa Tata Usaha Negara (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan PTUN Yogyakarta Nomor: 01/G.TUN/2006/PTUN.YK)Skripsi ini mengambil topik permasalahan mengenai kedudukan dan penggolongan Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Tawangsari sebagai Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara, dan penjabaran sifat melanggar hukum dari Surat Keputusan Ketua BPD Tawangsari. Kedua topik permasalahan tersebut terdapat dalam Putusan PTUN Semarang Nomor: 01/G.TUN/2006/PTUN.Yk.
Para pihak dalam perkara tersebut yaitu Penggugatnya Fajar Sucipto, S.E., melawan Tergugat yaitu Ketua BPD Tawangsari; dan objek gugatannya yaitu Surat Keputusan Ketua BPD Tawangsari Nomor 12 Tahun 2005 tentang Penolakan Penetapan Sdr. Handono Suryo Putro, Amd sebagai Kepala Bagian Pembangunan dan Sdr. Fajar Sucipto, S.E. (Penggugat) sebagai Kepala Bagian Pemerintahan Desa Tawangsari.
Majelis Hakim menggunakan “kriteria fungsional”, untuk mengkategorikan Ketua BPD sebagai Pejabat Tata Usaha Negara, hal ini sesuai dengan pendapatnya Slamet Kadar dan Indroharto.
Majelis Hakim menyatakan bahwa Surat Keputusan Objek Sengketa bersifat melanggar hukum karena bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta bertentangan dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik terutama asas kecermatan, asas larangan berbuat sewenang-wenang, asas larangan penyalahgunaan wewenang, dan asas kepastian hukum. Sehingga oleh karenanya dinyatakan batal atau tidak sah, dan gugatan penggugat dikabulkan untuk seluruhnya.

Kata Kunci : BPD, Tergugat, Sengketa, PTUN Yogyakarta.
This reasearch is the topic classification problems on the positions of Chairman and village councils (BPD) Tawangsari as Board or Administrative Officer, and a description of the nature of the unlawful Decree Chairman Tawangsari BPD. Both topics are included in Decision problems PTUN Semarang Number: 01/G.TUN/2006/PTUN.Yk.
The parties in the lawsuit that the plaintiff Dawn Sucipto, SE, against Defendants that BPD Chief Tawangsari; objects and claim that BPD Chief Tawangsari Decree No. 12 Year 2005 on Determination Rejection mister Handono Suryo Putro, Amd as Head of Development and mister Fajar Sucipto, S.E. (plaintiff) as the head of the village government Tawangsari.
Judge uses "functional criteria", to categorize the BPD Chief Administrative Officer, this is in accordance with the opinion Slamet Kadar dan Indroharto.
Judge stated that Decree attractions dispute is unlawful because contrary to the legislation in force, and contrary to the general principles of good governance, especially the principles of accuracy, the principle of the prohibition of arbitrary act, the principle of prohibition of abuse of authority, and the principle of certainty law. Therefore, declared void or invalid, and granted the plaintiffs claim to all of it.

Keywords: BPD, Defendants, Dispute, the administrative court of Yogyakarta.
109373894C1H007057ANALISIS PENGARUH
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI, INVESTASI
DAN PENDANAAN TERHADAP HARGA SAHAM
PADA PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE DI BEI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh arus kas operasi, arus kas investasi dan arus kas pendanaan terhadap harga saham pada perusahaan property dan real estate di BEI, serta untuk mengetahui variabel mana yang mempunyai pengaruh yang dominan terhadap harga saham. Variabel independen dalam penelitian ini adalah arus kas operasi, arus kas investasi dan arus kas pendanaan, sedangkan variabel dependen adalah harga saham.
Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda, menunjukkan bahwa secara simultan arus kas operasi, arus kas investasi dan arus kas pendanaan berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan secara parsial arus kas operasi, arus kas investasi dan arus kas pendanaan berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Berdasarkan hasil uji elastisitas untuk mengetahui variabel yang mempunyai pengaruh dominan terhadap harga saham, menunjukkan bahwa arus kas pendanaan memiliki pengaruh yang dominan terhadap harga saham.
Implikasi dari penelitian ini adalah variabel arus kas operasi, arus kas investasi dan arus kas pendanaan secara tepat dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pertimbangan bagi para pemakai laporan keuangan dalam pengambilan keputusan investasi karena memiliki pengaruh terhadap harga saham. Pihak perusahaan agar memperhatikan arus kasnya karena dengan arus kas yang meningkat investor akan tertarik untuk menginvestasikan dananya pada perusahaan tersebut, sehingga harga saham akan meningkat atau sebaliknya.

This research aimsto analyze the effect of operating cash flow, cash flow investing and financing cash flow to stock price on the property and real estate companies on the Indonesia Stock Exchange (BEI), and to find which variable that has dominant influence on stock prices. Independent variable in this study is the operating cash flow, cash flow investing and financing cash flow, while the dependent variable is the stock price.
Based on multiple linier regression analysis result, shows that simultaneouslyoperating cash flow, cash flow investing and financing cash flow significant influences on stock prices, while partially operating cash flow, cash flow investing and financing cash flow significantly influences on stock prices. Based on elasticity test results for variables which have a dominant influence on stock prices, shows that financing cash flow has a dominant influence on stock price.
The implication of this research is the variable operating cash flow, cash flow investing and financing cash flow appropriately be used as a consideration for the users of financial statements in making investment decisions because it has an influence on stock prices. The company in order to pay attention to cash flow due to increased cash flow investors will be attracted to invest in the company, so that the stock price will increase or vice versa.

109383867B1J008114KELIMPAHAN CHRYSOPHYTA PADA MEDIA BUDIDAYA IKAN NILA
YANG DIBERI PAKAN FERMENTASI DENGAN PENAMBAHAN
TEPUNG KULIT UBI KAYU DAN PROBIOTIK
oo.co.id
ABSTRAK
Chrysophyta disebut juga alga kuning keemasan karena pigmen dominan terdiri dari karotin dan xantofil yang berwarna kuning. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kekayaan jenis Chrysophyta dan mengetahui kelimpahan Chrysophyta pada media budidaya ikan nila yang diberi pakan fermentasi dengan penambahan tepung kulit ubi kayu dan probiotik. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah dengan metode eksperimen dengan 4 perlakuan yaitu penggunaan pakan fermentasi dengan penambahan tepung kulit ubi kayu (0%, 25%, 50%, dan 75% ) dan probiotik pada media budidaya ikan nila. Masing-masing perlakuan diulang 4 kali. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 6 kali dengan interval waktu 2 minggu. Parameter yang diamati meliputi parameter utama yaitu jumlah spesies dan jumlah individu Chrysophyta serta parameter pendukung yaitu suhu air, pH, TDS, TSS, NO3, NO2, BOD5, DO, fosfat total. Data kekayaan jenis dan kelimpahan Chrysophyta dianalisis menggunakan analisis Cluster yang didasarkan pada koefisien kesamaan Bray-Curtis. Analisis dilanjutkan dengan analisis Similarity Persentages (SIMPER) untuk mengetahui kontribusi spesies terhadap nilai kesamaan dalam tiap kelompok maupun nilai ketidaksamaan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekayaan spesies yang didapatkan di media budidaya ikan nila yang diberi pakan fermentasi dengan penambahan tepung kulit ubi kayu dan probiotik terdiri dari 20 spesies termasuk dalam satu kelas yaitu kelas Bacillariophyceae. Kelimpahan Chrysophyta yang didapatkan berkisar antara 5160 ind/l-13292 ind/l. Analisis cluster menunjukkan bahwa Chrysophyta antar perlakuan mempunyai tingkat kesamaan cukup tinggi (>50%) berkisar antara 65,56%-83,99%. Kontribusi spesies yang memberikan kontribusi nilai similaritas paling tinggi yaitu Diatoma vulgare (49,80%), Navicula brachysira (70,50%) dan Navicula platystoma (82%).
Chrysophyta is also known as golden-yellow algae because of the dominant pigment are composed of carotene and xanthophyll which is yellow. This study aims to determine species richness and abundance of Chrysophyta in the tilapia sp. culture media which was fed with the addition of cassava peel flour and probiotic. The method applied in this study was the experimental method with 4 treatments, i.e.: the use of fermented feed with the addition of cassava peel flour (0%, 25%, 50%, and 75%) and probiotic in tilapia culture media. Each treatment was repeated 4 times. Sampling was carried out 6 times at intervals of 2 weeks. The observed parameters were the main parameters, i.e.: the number of Chrysophyta species and individuals; and supporting parameters, i.e.: water temperature, pH, TDS, TSS, NO3, NO2, BOD5, DO, and total of phosphate. Species richness and abundance of Chrysophyta data were analyzed using cluster analysis based on Bray-Curtis similarity coefficient. The analysis continued with Similarity Percentages (SIMPER) analysis to determine the contribution of species to the similarity index in each group or to dissimilarity index amongst groups. The results showed that the species richness found in the tilapia media culture which was fed with the addition of cassava peel flour and probiotic consist of 20 species belonging to a class namely Bacillariophyceae. Abundance of Chrysophyta which is obtained ranged from 5.160-13.292 individuals/liter. The cluster analysis showed that Chrysophyta amongst treatments have a quite high similarity level (> 50%) ranged between 65.56% -83.99%. Contributions of species which contribute the highest similarity index are Diatoma vulgare (49.80%), Navicula brachysira (70.50%) and Navicula platystoma (82%).
109393848C1B005044Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kinerja Dengan Motivasi Sebagai Variabel Mediasi Pada Guru SD UPK Kalibagor Kabupaten BanyumasPenelitian ini berjudul “PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN NON FISIK TERHADAP KINERJA DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA GURU SD UPK KALIBAGOR KABUPATEN BANYUMAS”. Dalam penelitian ini dihipotesiskan, yaitu : Lingkungan kerja fisik berpengaruh positif terhadap motivasi, Lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif terhadap motivasi, motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja, lingkungan kerja fisik berpengaruh positif terhadap kinerja, lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif terhadap kinerja, motivasi memediasi pengaruh lingkungan kerja fisik terhadap kinerja, motivasi memediasi pengaruh lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja.
Penelitian ini menggunakan metode proportional cluster random sampling dalam penentuan jumlah sampel. Dari 206 orang jumlah guru tetap SD UPK Kalibagor, diambillah 68 orang yang dijadikan sebagai sampel. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 16.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja fisik berpengaruh positif terhadap motivasi. Lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif terhadap mot
Education is part of the national development aimed at improving human dignity and quality of human resources. Basically there are various factors that influence the success of education, among others: teachers, students, facilities, environmental education, curriculum. Teachers is a major factor in the educational process. Performance of teachers is something that is very important in creating a quality learning to achieve the goal. Teacher performance is influenced by various factors, among others: the physical work environment, non-physical work environment, and motivation. physical work environment and the non-physical as well as enabling the teacher will add to the motivation of the work that will improve the performance of the teacher. Activities teachers in performing their duties can not be separated from their work in the school environment. Decent working environment and enabling an important factor in raising teachers' morale and motivation at work.
109403850E1A007204PENERAPAN HUKUM PEMBUKTIAN TERHADAP ALASAN PERCERAIAN PADA PUTUSAN HAKIM NOMOR:0446/Pdt.G/2011/PA.Pwt Manusia dalam memenuhi kebutuhan dapat melakukannya dengan berbagai cara, salah satunya dengan cara perkawinan, karena perkawinan dapat menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang telah melakukan perkawinan tersebut. Pada kenyataannya perkawinan tidak selamanya berjalan harmonis bahkan dapat terjadi perselisihan atau percekcokkan terus menerus sehingga tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangga. perkawinan yang sudah seperti itu perlu untuk diakhiri karena akan lebih banyak mudharat daripada manfaatnya dan untuk mengakhiri suatu perkawinan harus dilakukan di depan sidang pengadilan dengan memperhatikan fakta-fakta dan alat-alat bukti yang diajukan di persidangan. Alat bukti yang diajukan dapat berupa alat bukti tertulis yang dapat berupa surat akta dan surat bukan akta, keterangan saksi, persangkaan, sumpah dan pengakuan. Perkara perceraian di Peradilan Agama dengan alasan perselisihan atau percekcokkan terus menerus harus dihadirkan saksi orang terdekat dari para pihak, karena dianggap benar-benar mengetahui keadaan rumah tangga antara para pihak yang akan bercerai. Perkara nomor:0446/Pdt.G/2011/PA.Pwt adalah perkara perceraian di Peradilan Agama dengan menerapkan alasan perceraian antara suami isteri sering terjadi perselisihan atau percekcokkan yang terus menerus hingga tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangga. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan hukum pembuktian serta akibat hukum dijatuhkan putusan oleh hakim. Putusnya perkawinan atau perceraian menimbulkan akibat hukum bagi para pihak dan perceraian juga akan menimbulkan akibat bagi anak yang lahir dari perkawinan antara para pihak. Akibat hukum dari dijatuhkan putusan perceraian dapat berupa pemberian nafkah lampau, nafkah iddah, mut’ah, nafkah anak dan hadhonah atau pemeliharaan anak.

Kata kunci: Perkawinan, pembuktian, akta, saksi, perceraian, nafkah, iddah, mut’ah, anak.
Man in the meet can do so in various ways, one of them by way of marriage, because marriage can give rise to rights and obligations for the parties who have made such marriages. In reality the marriage not always a harmonious even dispute or bickered can occur continuously so there is no hope of life get along well again in the household. marriage is already like that needs to end because it will cause more than its benefits and to end a marriage must be performed in front of a court hearing to pay attention to the facts and evidence submitted in court. Evidence presented can be a means of written evidence which can be either a letter of deed and the deed not the letter, of witnesses, presupposition, swear and recognition. The judicial divorce in the matter of religion by reason of the dispute or the continuous bickered should be brought to the nearest person witnesses of the parties, since it was considered really know the State of the household between the parties will be divorced. Case number: 0446/Pdt. G/2011/PA.Pwt is litigated divorce in religious courts to apply the grounds for divorce between a husband a wife often quarrels or bickered that continuously until there is no hope of life get along well again in the household. The purpose of the research was to determine the applicability of the law of proof as well as legal consequences meted out the ruling by the judge. The breakdown in the marriage or divorce gives rise to legal consequences for the parties and the divorce will also be incurring due to the children born of the marriage between the parties. The legal consequences of divorce can be a verdict meted out the granting of a living past, living iddah, mut’ah, a living child and the hadhonah or child maintenance.

Keywords: Marriage, of verifiable, deed, witnesses, a divorce, a living, iddah, mut’ah, a child.