Artikelilmiahs
Menampilkan 10.821-10.840 dari 50.395 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 10821 | 3767 | E1A007064 | PENETAPAN BATAS LANDAS KONTINEN ANTARA INDONESIA DAN AUSTRALIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DI LANDAS KONTINEN MENURUT UNITED NATIONS CONVENTION ON THE LAW OF THE SEA 1982 (UNCLOS 1982)^z | ABSTRAK Indonesia memiliki wilayah darat, laut, dan udara yang berbatasan dengan sepuluh negara, karena wilayahnya berbatasan terkadang menimbulkan sengketa. Salah satunya terjadi di laut Timor antara Indonesia dengan Australia, laut Timor merupakan salah satu aset negara bagi kemajuan perekonomian negara Indonesia. Pada tahun 1999 lahir sebuah negara baru setengah pulau Timor, Republik Demokrat Timor Leste (RDTL), sehingga laut Timor bukan lagi dimiliki oleh Republik Indonesia dan Australia tetapi juga dimiliki Timor Leste. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaturan penetapan batas landas kontinen antara Indonesia dan Australia menurut UNCLOS 1982 dan implikasinya terhadap pengelolaan sumber daya alam di landas kontinen Indonesia dan Australia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan konsepsual dan pendekatan perundang-undangan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diambil kesimpulan bahwa penetapan batas landas kontinen antara Indonesia dan Australia di laut Timor tidak menggunakan Pasal 76 UNCLOS 1982 tetapi menggunakan Pasal 83 UNCLOS 1982 karena jarak antara Indonesia dan Australia kurang dari 400 mil dan hasil penetapan batas landas kontinen antara Indonesia dan Australia terhadap pengelolaan sumber daya alam di landas kontinen tersebut adalah memberikan kepastian hukum bagi kedua negara untuk mendapatkan hak-haknya di landas kontinen yang diatur dalam Pasal 77 UNCLOS 1982 tanpa menghilangkan hak-hak negara lain di landas kontinen kedua negara tersebut yang diatur dalam Pasal 78 ayat 2 dan Pasal 79 UNCLOS 1982. Kata kunci: Landas Kontinen, Indonesia dan Australia, Laut Timor | ABSTRACT Indonesia has a land, sea, and air borders with ten countries, because the area bordering sometimes lead to disputes. One of them occurred in the Timor Sea between Indonesia and Australia. Timor Sea region is one of the assets of the state for the economic progress of the country of Indonesia. In 1999 the birth of a new sovereign state half of the island of Timor, the Democratic Republic of Timor-Leste (East Timor), so the Timor Sea is no longer owned by the Republic of Indonesia and Australia but also owned East Timor. The research aim is to find out the arrangement settings of the continental shelf delimitation between Indonesia an Australia according to UNCLOS 1982 and the implications for the management of natural resources in the continental shelf of Indonesia and Australia. The research method is using a normative juridical with conceptual approach and regulatory approach. Based on the results of research it can be concluded that the determination of the continental shelf boundary between Indonesia and Australia in the Timor Sea not use article 76 of the UNCLOS 1982 but using article 83 of UNCLOS in 1982 because of the distance between Indonesia and Australia is less than 400 miles and the results of the continental shelf delimitation between Indonesia and Australia for the management of natural resources in the continental shelf is to provide legal certainty for both countries to get their rights on the continental shelf are set out in article 77 of UNCLOS in 1982 without removing the rights of other states in the continental shelf between the two countries are set forth in article 78 paragraph 2 and article 79 UNCLOS 1982. Keyword : Continental shelf, Indonesia and Australia, Timor Sea.� | |
| 10822 | 3687 | F1F007079 | WHITE WOMAN’S LOVE TO INDONESIA AS SEEN IN K’TUT TANTRI'S REVOLT IN PARADISE | Abstrak Penelitian yang berjudul “ White woman’s love to Indonesia as seen in K’tut Tantri's Revolt in Paradise” bertujuan untuk menganalisis kecintaan seseorang terhadap suatu benda yang tergambar dalam novel. sumber data utama dalam penenlitian ini adalah novel Revolt in Paradise yang dianalisis menggunakan teori cinta Erich Fromm. Ada 2 langkah yang dilakukan dalam analisis untuk menjawab pertanyaan yang ada dalam penelitian ini. Langkah pertama, peneliti menentukan tema, karakter, plot, setting dan point of view dari novel Revolt in Paradise. Semua elemen tersebut harus ada kaitannya dengan topik yaitu tentang kecintaan wanita kulit putih terhadap Indonesia. langkah kedua, penenliti akan menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan pertanyaan pada penelitian ini dengan menggunakan teori dari Erich Fromm yaitu mencari alasan kenapa K’tut Tantri mencintai Indonesia dan pembuktian yang ia lakukan atas cintanya tersebut. Ada dua alasan kenapa K’tut Tantri mencintai Indonesia. pertama, ada persamaan antara salah satu pulau Indonesia dengan pulau kelahirannya, pulau Manx. Kedua, keterpesonaan K’tut tantri terhadap Bali baik dari segi 2 lingkungannya maupun dari segi penduduknya. Adapun pembuktian cinta K’tut Tantri bisa dilihat dari beberapa aktivitasnya selama tinggal di Indonesia. Kata kunci: Cinta, Peduli, Pengetahuan, RasaTanggung Jawab and Rasa Hormat 1 | Abstract The research entitled “ White woman’s love to Indonesia as seen in K’tut Tantri’s Revolt in Paradise” is aimed to analyze white woman’s love reflected in the novel. The main data source of this research is the novel Revolt in Paradise which is analyzed by using Erich Fromm’s Theory of love. There were two steps donein the proses of analysis to answer the question in this research. First, the researcher determined the theme, character, plot, setting and point of view of the novel entitled Revolt in Paradise. All of those intrinsic elements are related to the topic, which is white woman’s love to Indonesia.Second, the researcher provides reasons and the evidences of K’tut Tantri’s love to Indonesia that was analyzed by using Erich Fromm’s love theory. There are two reasons why K’tut Tantri loves Indonesia. First, is similarity between Bali with her own island, Manx island. Second, K’tut Tantri is amazed with Bali’s beauty including its society and its culture. The evidences of K’tut Tantri’s love can be seen from the activities she does during her stay in Indonesia which show her love to Indonesia. Keywords:, Care, Love Knowledge, Respect and Responsibility, | |
| 10823 | 3832 | C1K008021 | FACTORS INFLUENCING THE IPO’S UNDERPRICING IN INDONESIA STOCK EXCHANGE (PERIOD 2007-2010) | This paper investigates the effect of underwriter reputation, age of company, firm size, profitability, and type of company to the initial return which reflect underpricing phenomenom. The sample was 41 companies which do initial public offering (IPO) in Indonesian Stock Exchange period 2007 until 2010. To prove the hypothesis of this research is applied Multivariate Linear Regression Model. The result show that underwiter reputation have significant and positive effect on underpricing. | This paper investigates the effect of underwriter reputation, age of company, firm size, profitability, and type of company to the initial return which reflect underpricing phenomenom. The sample was 41 companies which do initial public offering (IPO) in Indonesian Stock Exchange period 2007 until 2010. To prove the hypothesis of this research is applied Multivariate Linear Regression Model. The result show that underwiter reputation have significant and positive effect on underpricing. | |
| 10824 | 3879 | C1I006015 | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI PRODUKI SALAK PONDOK DI DESA KALIURIP KECAMATAN MADUKARA KABUPATEN BANJARNEGARA | Untuk mengetahui pengaruh secara bersama-sama dan secara parsial antara faktor modal, tenaga kerja dan luas lahan terhadap usaha tani salak pondoh di Desa Kaliurip, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara. Untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh di antara faktor-faktor modal, tenaga kerja dan lahan pertanian terhadap usaha tani salak pondoh di Desa Kaliurip, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara. Untuk mengetahui tingkat efisiensi ekonomis usaha tani salak pondoh di Desa Kaliurip Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara. | To determine the effect of simultaneously and partially between capital, labor and land to farm salak Kaliurip Village, District Madukara, Banjarnegara district. To find out the most influential factor among the factors of capital, labor and land to farm salak Kaliurip Village, District Madukara, Banjarnegara district. To determine the level of economic efficiency salak farming village Madukara Kaliurip District, Banjarnegara district. | |
| 10825 | 3750 | F1B005183 | KAPASITAS KELEMBAGAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) BANYUMAS DALAM PENCEGAHAN DAN PELAKSANAAN PENANGGULANGAN BENCANA DI KABUPATEN BANYUMAS | Sejak dikeluarkannya Undang - Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, paradigma penanganan bencana berubah dari berorientasi respon menjadi pengurangan resiko. Undang-Undang ini merupakan dasar hukum dan melahirkan suatu bentuk tatanan kelembagaan dalam penanganan bencana dari tingkat pusat sampai di tingkat daerah. Bentuk tatanan kelembagaan tersebut ialah dengan berdirinya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di tingkat pusat, sedangkan di tingkat Daerah dibentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kabupaten Banyumas membentuk BPBD berdasarkan amanah UU Nomor 24 Tahun 2007 dan dilatar belakangi dengan potensi bencana yang ada di Kabupaten Banyumas melalui Perda Kabupaten Banyumas Nomor 14 Tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja BPBD Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Sasaran dalam penelitian ini adalah pengurus BPBD Kabupaten Banyumas, lokasi penelitiannya di BPBD Kabupaten Banyumas, fokus penelitiannya adalah kapasitas kelembagaan BPBD kabupaten Banyumas dengan melihat aspek struktural, peran, keanggotaan dan program kerja. Teknik pemilihan informan yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi, dan metode analisis data yang digunakan adalah reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi, dan untuk validitas data menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian ini adalah bahwa penanganan bencana yang dilakukan oleh BPBD Banyumas masih terkendala oleh beberapa hal. Pertama terkait permasalahan minimnya sumber daya baik manusia maupun non manusia. Kedua struktur lembaga BPBD Banyumas yang masih belum seluruhnya terpenuhi dan wewenang serta tupoksi yang tumpang tindih dengan instansi-istansi atau dinas-dinas yang terkait. Ketiga kurang optimalnya jaringan dan kemitraan antara BPBD Banyumas dengan unsur-unsur yang terkait kebencanaan seperti komunitas-komunitas dan masyarakat pada umumnya. Kata Kunci : bencana, kelembagaan, good governance | Since the issuance of Law No. 24 Year 2007 on disaster management, disaster management paradigm changed from a response-oriented risk reduction. This Act is the legal basis and gives rise to a form of institutional arrangements in disaster management from the central to the regional level. Forms of institutional arrangements is the establishment of the National Disaster Management Agency (BNPB) at the central level, while at the regional level formed the Regional Disaster Management Agency (BPBD). Banyumas BPBD formed by the mandate of Law Number 24 Year 2007 and the background to the potential hazard in Banyumas through Regulation No. 14 Year 2011 on the Organization and Work BPBD Banyumas. The research method used in this research is descriptive qualitative method. The target in this study is the executive BPBD Banyumas regency, research locations in BPBD Banyumas, the focus of research is the institutional capacity to see Banyumas regency BPBD structural aspects, roles, membership and work program. Informant selection technique used is purposive sampling. Data collection methods used were in-depth interviews, documentation and observation, and the method of data analysis is data reduction, data presentation and conclusion or verification, and for the validity of the data using triangulation method. Results of this study is that the disaster is done by BPBD Banyumas still constrained by several factors. First of problems related to lack of resources both human and non-human. Both structures Banyumas BPBD institutions that are still not entirely satisfied and authority and tupoksi that overlap with relevant istansi or related agencies. Thirdly less optimal networks and partnerships between BPBD Banyumas with elements related disasters such as communities and society at large. Keywords: disaster, institutions, good governance | |
| 10826 | 3751 | G1B007044 | HUBUNGAN KARAKTERISTIK KELUARGA DENGAN POLA KONSUMSI SUSU DAN HASIL OLAHANNYA PADA SISWA KELAS 1 SD NEGERI 1 GANDATAPA KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS | Susu dan hasil olahannya merupakan jenis minuman sehat yang dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak karena kandungan gizinya yang lengkap. Konsumsi susu pada waktu anak-anak akan membantu mencapai kepadatan tulang maksimum saat dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik keluarga dengan pola konsumsi susu dan hasil olahannya pada siswa kelas 1 SD Negeri 1 Gandatapa Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan metode crossectional. Sampel penelitian berjumlah 35 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat (uji Chi-Square) dan multivariat (Regresi Logistik). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pendidikan (p=0,006), jumlah anggota keluarga (p=0,006), pengetahuan (p=0,011), pendapatan (p=0,018) dengan pola konsumsi susu dan hasil olahannya. Hasil uji multivariat menunjukkan variabel yang paling berhubungan adalah jumlah anggota keluarga (sig.0,005). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah variabel yang paling berhubungan dengan pola konsumsi susu dan hasil olahannya yaitu jumlah anggota keluarga. Saran yang dapat diberikan adalah agar orang tua khususnya ibu sebaiknya selalu membiasakan anak mengkonsumsi susu dan hasil olahannya. Pihak sekolah juga hendaknya mengadakan penyuluhan tentang manfaat susu dan hasil olahannya melalui kegiatan UKS yang disampaikan pada siswa saat pelajaran penjaskes. | Milk and processed products is a kind of healthy drink that can support the growth and development as a complete nutritional content. Consumption of milk at the time the children will help achieve peak bone density in adulthood. This study aims to determine the characteristics of a family relationship with the pattern of consumption of milk and processed products in the first grade elementary school students one Gandatapa Contribute II Banyumas district. This study is an observational study with a design method crossectional. Study sample amounted to 35 respondents. Analysis of the data using univariate, bivariate (Chi-Square test) and multivariate (Logistic Regression). The results showed no relationship between education (p = 0.006) with the pattern of consumption of milk and processed products, there is a relationship between the number of family members (p = 0.006) with the pattern of consumption of milk and processed products, there is a relationship between knowledge (p = 0.011) with a pattern consumption of milk and processed products, and there is a relationship between income (p = 0.018) with the pattern of consumption of milk and processed products. Multivariate test results showed that the variables most closely related is the number of family members (sig.0, 005). The conclusion from the results of this study was the variable most associated with the consumption patterns of milk and processed products, namely the number of family members. Advice can be given is that parents, especially mothers should always get children to consume milk and processed products. The school should also conduct counseling on the benefits of milk and processed products through activities delivered at the UK’s current student PE lessons. | |
| 10827 | 3752 | F1G008024 | Pilihan Kata dengan Gaya Bahasa Kiasan pada Opini, Kompas | Penelitian ini berjudul Pilihan Kata dengan Gaya Bahasa Kiasan pada Opini, Kompas. Penelitian ini mendeskripsikan jenis gaya bahasa kiasan dan makna pada Opini, Kompas. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif.Data pada penelitian ini merupakan data yang terdapat pada Opini, Kompas, dan sumber data berupa sumber tertulis yaitu teks yang terdapat pada Opini, Kompas.Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik sadap sebagai teknik dasar dan teknik catat sebagai teknik lanjutan.Data dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung sebagai teknik dasar.Teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik ganti dan teknik balik. Penyajian hasil analisis data dilakukan secara informal karena data dalam penelitian ini berupa kata-kata bukan rumus untuk menguji teori. Hasil dari penelitian mengenai pilihan kata dengan gaya bahasa kiasan yang terdapat pada Opini, Kompas berdasarkan langsung tidaknya makna ditemukan gaya bahasa kiasan berupa persamaan atau simile, metafora, sinekdoke, alusi, antonomasia, hipalase, sinisme, dan sarkasme. Makna gaya bahasa kiasan yang terdapat pada Opini, Kompas berupa makna kiasan. | This research is entitled “The Word Choice Using Figurative Language Style on Opini on Kompas”.This aims of this research describes the kinds of figurative language style and their meanings on Opini on Kompas.This research is qualitative-descriptive.Involving the written text data as its data source found on Opini on Kompas daily. The data collection method is in form of observation method with tapping technique as its basic technique and written technique as its advanced technique. The data taken were analysed using the agih (distributional) method with employing technique of bagi unsur langsung (divide element directly) technique as the basic one. Meanwhile, the advanced technique used is by technique in order to ganti (reserve) technique and balik (turning) technique. The result of the data analysis is presented informally because the data in this research include words not a formula to test the theory. The result of this analysis is about kinds of word choices are based on the direct indirect meanings of the figurative language style e.g. simile, methaphor, sinekdote, allusion, antonomasia, hipalase, cynicism, and sarcasm. The meanings of the figurative language style found on Opini on Kompas are figurative ones. | |
| 10828 | 3753 | F1F007023 | MOTIVATIONS OF PATTY’S MISCHIEVES IN JEAN WEBSTER’S WHEN PATTY WENT TO COLLEGE | ABSTRAK Penelitian ini bertajuk “Motivations of Patty’s Mischieves in Jean Webster’s When Patty Went to College”. Objek dari penelitian ini adalah sebuah novel, maka dari itu penelitian ini adalah sebuah penelitian sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologis dan teori dari Abraham Harold Maslow; Hierarki Kebutuhan Manusia untuk menganalisis data yang berhubungan dengan permasalahan penelitian yaitu mengenai motivasi kejahilan Patty dan penggambaran pengarang terhadap kejahilan Patty itu sendiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan ada beberapa langkah yang dilakukan dalam menggali dan menganalisis novel ini sebagai jawaban dari permasalahan yang diteliti. Yang pertama adalah menentukan novel yang akan dianalisis yaitu sebuah novel yang berjudul When Patty Went to College dan yang kedua adalah mencari unsur intrinsik dari novel seperti dialog, narasi, dan juga tokoh sebagai unsur intrinsik yang paling dominan di dalam sebuah novel. Langkah ketiga yaitu menganalisis data dengan menghubungkannya dengan teori Hirarki Kebutuhan Dasar Manusia yang dicetuskan oleh Maslow. Kemudian, langkah yang terakhir adalah pengambilan kesimpulan. Setelah melakukan penelitian ini, peneliti menemukan bahwa Patty yang cerdas dan berani namun cenderung jahil dan munafik lebih sering melakukan kejahilan berdasarkan beberapa motivasi. Motivasi-motivasi tersebut diantaranya adalah motivasi untuk mempertahankan reputasi sebagai mahasiswa yang cerdas dalam pandangan dosen, motivasi untuk mendapatkan rasa aman berupa ketenangan batin dari kemarahan dosen, teman, kepala asrama dan penjaga gedung, motivasi untuk merasakan keindahan dalam tatanan ruangan yang rapi dan harmoni, dan motivasi untuk mengetahui dan memahami berbagai macam trik untuk mengikuti perkuliahan agar tetap terlihat cerdas pada dosen dan mata kuliah yang berbeda-beda. Kemudian, pengarang novel menggambarkan kejahilan Patty melalui karakterisasi dari sifat-sifat Patty ketika melakukan kejahilan-kejahilan tersebut. | ABSTRACT This research is entitled “Motivations of Patty's Mischieves in Jean Webster’s When Patty Went to College”. The object of the research is novel; hence the study belongs to the literary study. In this research, psychological approach and theory Hierarchy of Human need by Abraham Harold Maslow is employed to analyze the data dealing with the research questions about motivations of Patty’s mischieves and the way the author portrays Patty’s mischieves. This reseach employs descriptive qualitative method and there are steps done in extracting and analyzing the novel as the answer of the research questions. The first is determining the novel which is going to be analyzed that is the novel When Patty Went to College and the second is obtaining the intrinsic element of the novel such as the dialogue, narration and also the character as the most dominant intrinsic element in the novel. The third is analyzing the data by connecting them with Maslow’s theory; Hierarchy of Human Need. Then, the last step is concluding. This research finds that Patty who is smart and brave but tends to be mischievous and hypocrite often does mischieves based on some motivations. They are motivation to restrain a reputation as a brilliant student in lecturer’s mind, motivation to get soul safety in the form of moral/psychological calmness from the anger of lecturers, friends, warden and janitor, motivation to feel an aesthetic/beauty on room’s orderliness and harmony, and motivation to know and understand some tricks to follow the lectures in order to be seen as a brilliant student in every different lectures and lecturers. Then, the author portrays Patty’s mischieves by using the characterization of Patty’s character when she does mischieves. Keywords: Mischieves – Motivations - Novel | |
| 10829 | 3714 | F1C008074 | Evaluasi Program Direct Selling Community Pada Event Organizer PT. Budiman Subrata Niaga Purwokerto | Penelitian ini berjudul Evaluasi Program Direct Selling Community pada Event Orginizer PT. Budiman Subrata Niaga Purwokerto. Direct selling community ini adalah program marketing salah satu perusahaan rokok di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program Direct Selling Community yang pelaksanaannya dilakukan oleh Event Organizer yaitu PT. Budiman Subrata Niaga. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Pemilihan informan dilakukan dengan cara purposive sampling serta analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif. Informan berjumlah 13 orang yang terdiri dari anggota komunitas program Direct Selling Community dan staf PT. Budiman Subrata Niaga Purwokerto. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan program Direct Selling Community memiliki perencanaan yang baik bahkan hingga tahap pelaksanaan program. Ada 4 tahap dalam program Direct Selling Community yaitu briefing, running program, event pendukung dan end program. Namun demikian ditemui bahwa dalam pelaksanaan program direct selling community ini belum ada time schedule yang baik. Hal ini menyebabkan beberapa kendala muncul seperti masalah penyetokan rokok yang sedikit terlambat, kurangnya partisipasi komunitas dalam event pendukung yaitu soundversity dan pembuatan video kreatif. | This research titled Program Evaluation of Direct Selling Community in Event Organizer of PT Budiman Subrata Niaga Purwokerto. This Direct Selling Community is a marketing program at one of cigarette company in Indonesia. This research aimed to evaluate Direct Selling Community program which its implementation was done by Event Organizer of PT. Budiman Subrata Niaga. The research method of qualitative descriptive was used in this research. Informant selection used purposive sampling and data analysis used interactive analysis. The amount of informant was 13 persons who had a relative with the community member of Direct Selling Community program and staff of PT Budiman Subrata Niaga Purwokerto. The result of this research showed that the implementation of Direct Selling Community program had a good planning even until the step of program implementation. There were 4 steps in direct selling community program: briefing, running program, proponent event, and end program. However, in its implementation of Direct Selling Community program was found that it had not time schedule yet. This case caused some obstacle such as the problem of cigarette supply became overdue, less of community participation in proponent event of soundversity and making of creative video. | |
| 10830 | 3754 | G1A006059 | A STYLISTIC ANALYSIS OF SPELLS IN CHARMED MOVIE SEASON 1 | Abstrak Mantra adalah sebuah seni dalam pengucapan atau penulisan yang menghasilkan efek supernatural. Mantra dapat diklasifikasikan sebagai sebuah karya sastra berdasarkan kata – katanya, yang dapat dipahami oleh pendengar. Terdapat beragam jenis gaya bahasa pada beberapa mantra dalam film Charmed. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan ragam gaya bahasa yang terdapat dalam mantra di film Charmed. Disamping menjelaskan ragam gaya bahasa yang terdapat dalam mantra di film Charmed, penelitian ini juga mengungkap tentang fungsi dan makna dari setiap gaya bahasa yang ada. Landasan teori dari ragam gaya bahasa dalam penelitian ini adalah klasifikasi dari Leech mengenai jenis – jenis gaya bahasa (1987). Landasan teori dari fungsi gaya bahasa adalah teori Halliday tentang fungsi gaya bahasa (dalam Tarigan, 1987) dan landasan teori dari makna gaya bahasa adalah klasifikasi dari Suwandi (2008).Data pada penelitian kualitatif ini adalah 22 episode dalam film Charmed sesi 1. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mantra dalam film Charmed sesi 1. Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Kemudian peneliti menggunakan teori Patton dalam menganalisis data. | Abstract Spell is an art of producing an extraordinary effect in oral or written expressions. Spell can be classified as a literary work by its words in which the listener can understand word by word. Some spells in Charmed have various types of figures of speech. The purpose of this research is to describe the types of figures of speech of spells occurring in Charmed movie session 1. Besides explaining the types of figures of speech of spells appearing in Charmed, this research reveals the functions and the meanings of each figures of speech as well.The ground theory of types of figures of speech in this research is Leech’s classification of the types of figures of speech (1987). The ground theory of the function of figures of speech is Halliday’s theory (in Tarigan, 1987) and the ground theory of the meaning of figures of speech is Suwandi’s classification (2008).The data in this qualitative research are 22 episodes in Charmed movie session 1. The population of this research is all the spells in Charmed movie season 1. The technique of collecting data of this research is purposive sampling. Furthermore, the researcher used Patton’s theory (in Moleong, 2007) in analyzing data. | |
| 10831 | 3762 | F1C005051 | DEKONSTRUKSI GENDER PADA IKLAN TELEVISI (Analisis Semiotik terhadap Iklan Djarum 76 Versi ”Jin Takut Istri”) | RINGKASAN Penelitian ini berjudul “Dekonstruksi Gender pada Iklan Televisi (analisis semiotika terhadap iklan Djarum 76 versi “jin takut istri”). Rumusan masalah yang menjadi fokus kajian dalam penelitian ini adalah nilai-nilai gender apa saja yang divisualisasikan dan dikontruksikan dalam iklan Djarum 76 versi “jin takut istri.” Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat interpretif, metode yang digunakan adalah analisis semiotik. Semiotika dalah suatu ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda. Dalam hal ini, semiotik digunakan untuk mengungkapkan dan memberi interpretasi terhadap makna yang ada dalam pesan-pesan yang ditampilkan dalam iklan Djarum 76 versi “jin takut istri.” Untuk memperoleh uraian dari permasalahan yang ada penelitian ini menggunakan analisis lima kode Barthes yaitu kode hermeunetik, kode semantik, kode proaretik, kode simbolik dan kode kultural. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa Pertama, dekonstruksi nilai-nilai gender feminin perempuan dalam iklan yang telah dipatenkan sebelumnya dikonstruksi ulang menjadi sosok yang maskulin. Kedua, bias gender pada iklan televisi dengan menonjolkan berbagai bentuk perilaku kekerasan pereempuan terhadap laki-laki. Ketiga, dekonstruksi budaya jawa yang kental dengan nuansa patriarki terutama yang berkaitan dengan karakter perempuan | SUMMARY This researchentitled "Deconstruction of Gender in Television Advertising (semiotic analysis of advertising Djarum 76 versions of" genie scared wife "). Formulation of the problem is the focus of this research study is gender values and visualized what constructed advertising Djarum 76 version of "jin scared wife." This research is an interpretive nature, the method used is a semiotic analysis. Semiotics is a science or an analytical method to assess the sign. In this case, the semiotic used to reveal and provide interpretation of the meaning contained in the messages are displayed in the ad Djarum 76 versions of "genie wife scared." To obtain a description of the existing problems of this study using the analysis of five codes that Barthes hermeunetik code, semantic code, code proaretik, symbolic codes and cultural codes. From the results of this study concluded that the First, the deconstruction of the feminine values of women in advertising that has been previously patented re-constructed into a masculine figure. Second, the gender bias in television ads to highlight various forms of violent behavior against women to men. Third, deconstruction Javanese culture is thick with the feel of patriarchy primarily associated with female characters | |
| 10832 | 3641 | H1A007037 | DINAMIKA HIDRASI RHODIUM(III) DALAM LARUTAN BERDASARKAN SIMULASI DINAMIKA MOLEKULER KLASIK | Simulasi dinamika molekuler klasik telah dilakukan untuk mempelajari dinamika hidrasi ion Rh3+ dalam larutan. Potensial pasangan diperoleh melalui penelitian yang menggunakan himpunan basis SBKJC VDZ ECP dan DZP Dunning. Sistem kimia dimodelkan dengan kotak simulasi yang terdiri dari 1 ion Rh3+ dan 999 molekul air. Seluruh molekul dalam kotak simulasi dihitung dengan metode mekanika klasik. Hasil simulasi mampu mendeteksi dua lapisan hidrasi yang dimiliki ion Rh3+ dalam larutan. Dinamika hidrasi lapisan pertama ion Rh3+ dalam larutan sangat tidak fleksibel dan kaku. Lapisan hidrasi pertama memiliki hanya satu bilangan koordinasi yaitu 8 dengan kebolehjadian 100%, sedangkan lapisan kedua beragam bilangan koordinasinya dari 25 hingga 30. Tidak adanya pertukaran molekul antara lapisan pertama dengan kedua menunjukkan ion Rh3+ tidak reaktif dalam larutan. | Classical molecular dynamics simulations have been performed to study the hydration dynamics of Rh3+ion in aquoeus solution. Pair potential obtained from another research usingSBKJC VDZ ECP and DZP Dunningbasis sets.Chemical systemis modeled witha simulation box consisting of one Rh3+ion and 999 watermolecules. The wholemolecule in the simulation box is calculated by classical mechanics calculation method. The simulation could detectthe twohydrationlayers ofRh3+ionin solution. Hydration dynamics of Rh3+ ion’s first layer is not flexible and rigid.The first layer of hydration structure Rh3+ion in solution has only one value of 8 coordination number with 100% possibility. Several values of coordination number occurs in the second hydration layer of Rh3+ion in the solution. There are 25 until 30. The absence of molecule exchange between first and second hydration layer inform that Rh3+ ion is not reactive. | |
| 10833 | 3755 | H1C008074 | ANALISIS QUALITY OF SERVICE (QOS) JARINGAN SENSOR NIRKABEL (JSN) BERBASIS MODUL XBEE SERIES 1 DENGAN PROTOKOL ZIGBEE (IEEE 802.15.4) | Abstrak Jaringan sensor nirkabel merupakan jaringan yang menggunakan protokol Zigbee yang berbasiskan pada standar IEEE 802.15.4. Protokol Zigbee ini dikhususkan untuk jaringan sensor. Penggunaan modul RF XBee yang berbasiskan Zigbee sangat tergantung pada kinerja radio, maka untuk mengetahui kinerja dari radio Zigbee perlu adanya analisis quality of service (qos). Pada tugas akhir ini melakukan pengujian sifat dari radio Zigbee di lingkungan outdoor. Dari hasil pengukuran parameter QOS, besarnya kuat sinyal tergantung pada posisi ketinggian transceiver terhadap permukaan tanah dan pengaruh dari interferensi node lainnya. Untuk skenario pertama tanpa interferensi, dimana untuk ketinggian 1.3 m jarak jangkauan maksimal adalah 90 m, untuk tinggi 0.45m jangkauan sinyal sebesar 31 m, dan untuk tinggi 0 m jangkauan sinyal sebesar 7 m. Paket data yang hilang untuk kedua skenario rata-rata mulai terjadi pada jarak lebih dari 20 m. Beasar konsumsi energi oleh modul RF XBee pada transmitter sebesar 0.22 mW dan pada receiver sebesar 0.18 mW. | Abstract Wireless sensor network is a network that uses the Zigbee protocol based on the IEEE 802.15.4 standard. Zigbee protocol is devoted to sensor networks. Using XBee RF modules are based on Zigbee is highly dependent on the performance of the radio, then to determine the performance of Zigbee radios need for analysis of quality of service (qos). In this project to test the nature of the Zigbee radio in outdoor environments. From the results of measurements of QOS parameters, The magnitude of the signal depends on the position of the height of the transceiver on the surface and the effect of interference node. for the first scenario without interference, where the height of 1.3 m to a maximum distance range is 90 m, height 0.45m for the signal range is 31 m, and 0 m for high signal range is 7 m. Lost data packets for both scenarios the average started at a distance of more than 20 m. beasar energy consumption by the XBee RF module at 0:22 mW transmitter and the receiver of 0:18 mW. | |
| 10834 | 3779 | H1B006045 | MATRIKS LAPLACE DARI GRAF HASIL KALI KARTESIAN DENGAN MENGGUNAKAN HASIL KALI KRONECKER | Graf G didefinisikan sebagai himpunan pasangan terurut (V, E) dengan V(G) adalah himpunan tak kosong yang anggotanya disebut dengan titik dan E(G) adalah himpunan sisi yang mungkin kosong yang menghubungkan sepasang titik pada graf. Salah satu operasi pada graf adalah hasil kali kartesian. Matriks Laplace dari graf hasil kali kartesian dapat diperoleh dengan dua cara yaitu dari definisi matriks Laplace dengan menggunakan matriks ketetanggaan dan dengan menggunakan hasil kali kronecker yaitu menjumlahkan hasil kali kronecker matriks Laplace dari masing-masing graf dengan matriks identitas dari graf lainnya. | A graph G is defined as an ordered set of pairs (V, E), with V(G) is a non-empty set of elements, called vertices, and E(G) is a set of edges which connecting a pair of vertices. Either operation on graph is the cartesian product. Laplace matrix from cartesian product of graph can be obtained in two ways: from the definition of the Laplace matrix with adjacent matrix, and with kronecker product of matrix, that is sum of the Kronecker product of Laplace matrix of each graph with the identity matrix of another graph. | |
| 10835 | 3640 | H1A007050 | TINGKAT TEORI PERHITUNGAN AB INITIO UNTUK INTERAKSI KOBALT(III) – AIR | ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk menentukan tingkat teori perhitungan ab initio terbaik untuk interaksi Kobalt(III)-Air. Hasil penelitian diharapkan mampu merekomendasi jenis simulasi dinamika molekular yang dapat digunakan untuk mempelajari ion Co3+ dalam larutan. Penelitian dilakukan dengan cara menghitung energi interaksi kompleks 1 ion Co3+ dengan 1 hingga 6 molekul air (metode water-cluster). Tingkat teori perhitungan ab initio yang diseleksi meliputi Hartree-Fock (HF), 2nd order Møller-Plesset (MP2) dan Coupled-Cluster (CCSD). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa tingkat teori perhitungan yang terbaik untuk untuk simulasi dinamika molekuler yang berbasis pada konsep Quantum Mechanical Charge Field (QMCF)adalah tingkat teori Hartree-Fock (HF). | The research was conducted to determine ab initio theory level for Cobalt(III)-water interaction. The resultis expected to recommend the type of molecular dynamics simulations that can beused to study Co3+ion in aqueous solution. The research was done by calculation of the Co3+-n watercomplex with n = 1 to 6 watermolecules(water-cluster method). Level theory of ab initio calculations that were selected include Hartree-Fock(HF), 2nd order Møller-Plesset (MP2) and Coupled-Cluster (CCSD). The results showed that the best level theoryof ab initiocalculationsformoleculardynamics simulations with Quantum Mechanical Charge Field (QMCF) concept is Hartree-Fock (HF) level theory. | |
| 10836 | 3756 | G1F008080 | Efek Kardioprotektif Kombinasi Curcuma xanthorriza, Curcuma domestica, dan Zingiber officinale Terhadap Tikus yang Diinduksi Doksorubisin | Doksorubisin merupakan agen antikanker yang biasa digunakan namun, memiliki efek samping berupa kardiotoksik. Tanaman C. xanthorriza, Z. Offinale dan C. domestica, mempunyai potensi untuk mencegah terjadinya efek kardiotoksik yang disebabkan oleh penggunaan doksorubisin. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati efek kardioprotektif kombinasi C. xanthorriza, C. domestica, dan Z. offinale pada tikus yang diinduksi doksorubisin berdasarkan parameter histopatologi jantung dan kadar Creatine Kinase Isoenzyme MB (CKMB) darah. Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium yaitu dilakukan pada 28 hewan uji tikus jantan galur Wistar yang diinduksi doksorubisin dengan pemberian ekstrak etanol 96% kombinasi C. xanthorriza, C. domestica, dan Z. offinale. Tikus jantan galur Wistar dibagi menjadi empat kelompok. Kelompok 1 diberi NaCl 1ml/hari i.p, Kelompok 2 diberi doksorubisin 5 mg/kg BB i.p pada hari 1, 5, 9, 13, kelompok 3 diberi doksorubisin 5 mg/kg BB i.p + ekstrak 250 mg/kgBB/hari p.o selama 14 hari, kelompok 4 diberi doksorubisin 5 mg/kg BB i.p + ekstrak 500 mg/kgBB/hari p.o selama 14 hari. Seluruh hewan diambil darahnya dan dikorbankan untuk diambil organ jantung pada hari ke-15. Nilai CKMB dievaluasi untuk melihat kerusakan sel otot jantung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa doksorubisin dapat meningkatkan kadar CKMB dan ekstrak kombinasi C. xanthorriza, C. domestica, dan Z. Offinale dapat menurunkan kadar CKMB setelah 13 hari perlakuan. Gambaran histopatologi dengan pewarnaan H&E menunjukkan bahwa organ jantung dalam keadaan normal tidak ada kerusakan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi C. xanthorriza, C. domestica, dan Z. officinale memiliki efek proteksi terhadap kerusakan jantung yang disebabkan oleh doksorubisin dengan ditunjukkan penurunan nilai CKMB. | Doksorubisin is a commonly used anticancer agents, however, has its largest side effects in the form of kardiotoksik. Plants of c. xanthorriza, z. Offinale and c. domestica, have the potential to prevent the occurrence of kardiotoksik effects caused by the use of doksorubisin. This research aims to observe the effect of combination of kardioprotektif c. xanthorriza, c. domestica, and z. offinale in mice induced doksorubisin parameter based on histopathology of the heart and blood levels of CKMB. This research is conducted in the laboratory experiments of 28 animals tested rats Wistar strain male doksorubisin induced by administering the extract ethanol 96% combination c. xanthorriza, c. domestica, and z. offinale. Male Wistar strain rats were divided into four groups. Group 1 is given 1 ml NaCl/day i. p, group 2 is given doksorubisin 5 mg/kg i. p on day 1, 5, 9, 13, group 3 was given doksorubisin 5 mg/kg i. p extract 250 mg/day/kgBB p.o for 14 days, the Group was given 4 doksorubisin 5 mg/kg i. p extract 500 mg/day/kgBB p.o for 14 days. The animals were sacrificed and its blood taken to heart an organ taken on the 15th day. The value of CKMB evaluated to see damage to heart muscle cells. The result of this research shows that doksorubisin can increase the levels of CKMB and extract combination c. xanthorriza, c. domestica, and z. Offinale can lower the levels of CKMB after 14 days of treatment. Identification using color reagents indicates that organ the heart under normal circumstances there is no damage. The result of this research shows that the combination of c. xanthorriza, c. domestica, and z. officinale has the effect of protection against heart damage caused by doksorubisin with indicated a decrease in the value of CKMB. | |
| 10837 | 3774 | F1F007006 | THE IMPLEMENTATION OF RSBI (INTERNATIONAL STANDARDIZED PIONEERING SCHOOL) IN SCHOOL MANAGEMENT ASPECTS AT ELEMENTARY SCHOOL (A Study of SD Negeri 2 Tinggarjaya, Jatilawang) | ABSTRAK Penelitian ini menjelaskan tentang “The Implementation of RSBI (International Standardized Pioneering School) In School Management Aspect At Elementary School (A Study of SD Negeri 2 Tinggarjaya Jatilawang)”. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana SD Negeri 2 Tinggarjaya Jatilawang, menjalankan program RSBI berdasarkan standar manajemen, mengetahui masalah-masalah yang dihadapi oleh pihak sekolah pada standar manajemen setelah menjalankan program RSBI, serta mencari tahu persepsi dari kepala sekolah, guru-guru, dan para orang tua murid tentang program RSBI. Hasil dari observasi, kuesioner, dan studi dokumen menunjukan bahwa manajemen komponen-komponen sekolah di SD Negeri 2 Tinggarjaya, tidak sesuai dengan standar manajemen RSBI (belum diperkaya dengan standar manajemen dari negara-negara OECD atau negara-negara maju lainnya), bahkan belum memenuhi standar manajemen yang ditentukan oleh pemerintah. Masalah utama yang dihadapi oleh SD Negeri 2 Tinggarjaya dalam menjalankan program RSBI adalah kurang ikut sertanya pemerintah lokal untuk mengawasi dan medampingi SD Negeri 2 Tinggarjaya dalam menjalankan program RSBI; kurangnya dana; kualitas SDM yang tidak sesuai. Persepsi kepala sekolah, para guru, dan para orang tua murid tentang RSBI, mereka sangat mendukung pemerintah yang meluncurkan program RSBI. Meskipun sebagian besar dari orang tua masih menganggap bahwa RSBI adalah sekolah yang memiliki kelebihan dalam penggunaan bahasa asing, dan memiliki fasilitas yang lebih lengkap dibanding sekolah yang lain. | ABSTRACT This research was about “The Implementation of RSBI (International Standardized Pioneering School) In School Management Aspect At Elementary School (A Study of SD Negeri 2 Tinggarjaya Jatilawang)”. The purposes were to describe how SD Negeri 2 Tinggarjaya Jatilawang runs the RSBI program according to management standards, to find out problems encountered by the school after implementing RSBI at management standards, and to find out perceptions of the principal, teachers, and student parents of RSBI. The result of observation, questionnaire, and document study were: some school management components of SD Negeri 2 Tinggarjaya were not in accordance with the management standards of RSBI (did not enrich the foreign management standard of OECD or other developed country). Moreover, they did not meet management standard of the government. The main problem faced by SD Negeri 2 Tinggarjaya in running the program were lack of role of district/local government, lack of the fund, and inappropriate quality of human resource. The perception of principal, teachers, and student parents supported the government in running the program. Nevertheless, most student parents still assumed that RSBI was a school that had advantages in foreign languages, or having more complete facilities than other schools. | |
| 10838 | 3757 | G1F008045 | PENGARUH RASIO JUMLAH APOTEK DENGAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP PENDAPATAN APOTEK DI WILAYAH KABUPATEN BANYUMAS | Kesehatan merupakan hak asasi setiap manusia. Salah satu pelayanan kefarmasian yang mendukung pelayanan kesehatan adalah apotek. Keberadaan apotek harus merata agar kesehatan dapat terjamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio jumlah apotek dengan jumlah penduduk terhadap pendapatan apotek di wilayah kabupaten Banyumas. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi square dan korelasi spearman untuk mengetahui adakah pengaruh rasio jumlah apotek dan jumlah penduduk terhadap pendapatan apotek. Hasil menunjukkan ada pengaruh antara lama berdiri apotek terhadap pendapatan apotek, dengan nilai p<0,005 yang dianalisa menggunakan uji chi square. Rasio jumlah apotek dengan jumlah penduduk per lama berdiri dianalisis menggunakan uji korelasi spearman, dengan nilai p-value masing-masing kategori lebih besar dari 0,005, yaitu 0,087; 0,334; 0,147; 0,731 dan 0,058 untuk kategori <1 tahun; 1-3 tahun; >3-5 tahun; >5-10 tahun dan >10 tahun. Penelitian yang telah dilakukan, rasio jumlah apotek dengan jumlah penduduk tidak mempengaruhi pendapatan apotek, sedangkan yang paling mempengaruhi adalah lama berdiri apotek. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang berasal dari luar apotek yang terkadang tidak dapat dikontrol oleh apotek itu sendiri. | Health is one of the human rights. Pharmaceutical care that support health services was a pharmacy. The objective of this study was to determine the impact of number of pharmacy and resident ratio on pharmacy income in district Banyumas. The method that used to describe the general condition of a pharmacy was descriptive statistics. Bivariate analysis using chi square test and spearman 2 correlation was to determine is there any impact of number of pharmacy and resident ratio on pharmacy income in district Banyumas or not. Result showed there was a long exist pharmacy effect on pharmacy income. Ratio each year category is greater than 0.005, which is 0.087; 0.334; 0.147; 0.731 and 0.058 for the category of <1 years; 1-3 years; >3-5 years; >5-10 years and >10 years Research has been carried out, there was no impact of number of pharmacy and resident ratio on pharmacy income, while the most influence was its long existance. This can be caused by several factors coming from outside pharmacies that sometimes could not be controlled by the pharmacy itself. | |
| 10839 | 3881 | C1I006007 | PERAN PEMBERIAN KREDIT UMKM TERHADAP KESEJAHTERAAN PEDAGANG SAYURAN NASABAH BPR SURYA YUDHA CABANG PURWAREJA KLAMPOK KABUPATEN BANJARNEGARA | Untuk mengetahui tingkat pendapatan pedagang sayuran di pasar Purwareja Klampok sebelum dan sesudah pemberian krerdit UMKM oleh BPR Surya Yudha Cabang Purwareja Klampok. Untuk mengetahui tingkat kesejahteraan pedagang sayuran di Pasar Purwareja Klampok sebelum dan sesudah pemberian kredit UMKM oleh BPR Surya Yudha Cabang Purwareja Klampok | To determine the level of income trader Purwareja Klampok vegetables at the market before and after BPR krerdit SMEs by Surya Yudha Purwareja Klampok Branch. To determine the level of welfare of vegetable traders in the market before and after Purwareja Klampok SME lending by RB Surya Yudha Branch Purwareja Klampok | |
| 10840 | 3747 | G1F008089 | PENGARUH EDUKASI MENGENAI OSTEOPOROSIS TERHADAP PENGETAHUAN APOTEKER DI KABUPATEN BANYUMAS | Osteoporosis merupakan masalah kesehatan masyarakat yang memberikan dampak sosial maupun dampak ekonomi.Berdasarkan kompetensi yang dimiliki, apoteker dapat menjadi bagian dari solusi untuk masalah ini.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh edukasi mengenai osteoporosis dengan menggunakan modul terhadap pengetahuan apoteker di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan rancangan before dan after one group design.Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner.Jumlah sampel terdiri atas 63 Apoteker di Kabupaten Banyumas.Analisis data dilakukan secara deskriptif serta bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden sebelum diberikan edukasi (88%) memiliki pengetahuan yang kurang baik, sedangkan setelah diberikan edukasi mayoritas responden (68%) memiliki pengetahuan yang baik. Secara statistik terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan yaitu p < 0,0001. Edukasi mengenai osteoporosis dapat meningkatkan pengetahuan apoteker di Kabupaten banyumas. | Osteoporosis is a public health problem thatcaused social impact and economic impact. Based on their competence, the pharmacists can be a part of the solution for this problem. The purpose of this study was to determine the influence of education about osteoporosis used module into pharmacists’ knowledge in Banyumas. This study is usingbefore and after one group design. The method of data collection is using questionnaires. Number of samples consisted of 63 pharmacists in Banyumas. Data Analysiswas performed descriptively and bivariate by Wilcoxon test. The results of this study showed that the majority of respondents before being given education (88%) had a poor knowledge, whereas after administration of education most respondents (68%) had good knowledge. Statistically significant increases in knowledge ( p<0,0001).An education about osteoporosis can increase the knowledge of pharmacists in Banyumas regency. |