Home
Login.
Artikelilmiahs
3867
Update
RETNO AMBARWATI
NIM
Judul Artikel
KELIMPAHAN CHRYSOPHYTA PADA MEDIA BUDIDAYA IKAN NILA YANG DIBERI PAKAN FERMENTASI DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG KULIT UBI KAYU DAN PROBIOTIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)
oo.co.id ABSTRAK Chrysophyta disebut juga alga kuning keemasan karena pigmen dominan terdiri dari karotin dan xantofil yang berwarna kuning. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kekayaan jenis Chrysophyta dan mengetahui kelimpahan Chrysophyta pada media budidaya ikan nila yang diberi pakan fermentasi dengan penambahan tepung kulit ubi kayu dan probiotik. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah dengan metode eksperimen dengan 4 perlakuan yaitu penggunaan pakan fermentasi dengan penambahan tepung kulit ubi kayu (0%, 25%, 50%, dan 75% ) dan probiotik pada media budidaya ikan nila. Masing-masing perlakuan diulang 4 kali. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 6 kali dengan interval waktu 2 minggu. Parameter yang diamati meliputi parameter utama yaitu jumlah spesies dan jumlah individu Chrysophyta serta parameter pendukung yaitu suhu air, pH, TDS, TSS, NO3, NO2, BOD5, DO, fosfat total. Data kekayaan jenis dan kelimpahan Chrysophyta dianalisis menggunakan analisis Cluster yang didasarkan pada koefisien kesamaan Bray-Curtis. Analisis dilanjutkan dengan analisis Similarity Persentages (SIMPER) untuk mengetahui kontribusi spesies terhadap nilai kesamaan dalam tiap kelompok maupun nilai ketidaksamaan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekayaan spesies yang didapatkan di media budidaya ikan nila yang diberi pakan fermentasi dengan penambahan tepung kulit ubi kayu dan probiotik terdiri dari 20 spesies termasuk dalam satu kelas yaitu kelas Bacillariophyceae. Kelimpahan Chrysophyta yang didapatkan berkisar antara 5160 ind/l-13292 ind/l. Analisis cluster menunjukkan bahwa Chrysophyta antar perlakuan mempunyai tingkat kesamaan cukup tinggi (>50%) berkisar antara 65,56%-83,99%. Kontribusi spesies yang memberikan kontribusi nilai similaritas paling tinggi yaitu Diatoma vulgare (49,80%), Navicula brachysira (70,50%) dan Navicula platystoma (82%).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Chrysophyta is also known as golden-yellow algae because of the dominant pigment are composed of carotene and xanthophyll which is yellow. This study aims to determine species richness and abundance of Chrysophyta in the tilapia sp. culture media which was fed with the addition of cassava peel flour and probiotic. The method applied in this study was the experimental method with 4 treatments, i.e.: the use of fermented feed with the addition of cassava peel flour (0%, 25%, 50%, and 75%) and probiotic in tilapia culture media. Each treatment was repeated 4 times. Sampling was carried out 6 times at intervals of 2 weeks. The observed parameters were the main parameters, i.e.: the number of Chrysophyta species and individuals; and supporting parameters, i.e.: water temperature, pH, TDS, TSS, NO3, NO2, BOD5, DO, and total of phosphate. Species richness and abundance of Chrysophyta data were analyzed using cluster analysis based on Bray-Curtis similarity coefficient. The analysis continued with Similarity Percentages (SIMPER) analysis to determine the contribution of species to the similarity index in each group or to dissimilarity index amongst groups. The results showed that the species richness found in the tilapia media culture which was fed with the addition of cassava peel flour and probiotic consist of 20 species belonging to a class namely Bacillariophyceae. Abundance of Chrysophyta which is obtained ranged from 5.160-13.292 individuals/liter. The cluster analysis showed that Chrysophyta amongst treatments have a quite high similarity level (> 50%) ranged between 65.56% -83.99%. Contributions of species which contribute the highest similarity index are Diatoma vulgare (49.80%), Navicula brachysira (70.50%) and Navicula platystoma (82%).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save