Artikelilmiahs

Menampilkan 6.981-7.000 dari 48.874 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
69817563E1A009099Perlindungan Hak Asasi Manusia Terhadap Narapidana Wanita di Lembaga Pemasyarakatan Kota TangerangNarapidana wanita adalah bagian dari komunitas suatu negara. Sebagai manusia, mereka mempunyai hak yang wajib di hormati dan di hargai oleh negara, pemerintah, hukum dan semua orang untuk perlindungan dan martabat manusia. Untuk tujuan tersebut, permasalahan yang diajukan dalam studi ini adalah, apakah perlindungan hak asasi manusia terhadap narapidana wanita di lembaga pemasyarakatan kota Tangerang sesuai dengan UU No. 39 tahun 1999 tentang hak asasi manusia. Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif dengan didukung oleh penelitian lapangan dalam bentuk wawancara dengan informan. Hasil penelitian, selama ini jika ada narapidana wanita yang hamil, dan melahirkan beserta anak yang baru lahir tetap berada dalam satu ruangan dengan narapidana wanita lainnya. Tidak disediakan ruangan khusus untuk narapidana wanita yang hamil, melahirkan dan menyusui. Selanjutnya, dapat dilihat bahwa implementasi dari pelayanan kesehatan kepada narapidana wanita belum berjalan dengan baik dan optimal karena tenaga kesehatan belum mencukupi; dana kesehatan masih belum mencukupi; dan sarana dan prasarana masih sangat terbatas. Sehingga perlindungan hak kesehatan terhadap narapidana wanita di lembaga pemasyarakatan Tangerang masih belum berjalan dengan maksimal. Dalam upaya untuk melindungi hak kesehatan narapidana wanita, pemerintah mempunyai tugas dan wewenang untuk menyejahterahkan narapidana wanita dan mempunyai kewajiban untuk menghormati, melindungi dan memenuhi hak-hak tersebut. Salah satu bentuk implementasi adalah tanggung jawab untuk menyediakan anggaran dana dan kebutuhan kesehatan untuk narapidana wanita. Perlindungan hak kesehatan adalah hak setiap narapidana wanita dan semua orang untuk meningkatkan derajat kesehatan yang optimal.Woman prisoners are the part of the community of nation. As a human, she has statutory rights to be respected and be esteemed by the state, government, law and everyone for the respect and protection of human dignity. For that purpose, the problem presented in the present study is, Is the Legal protection oh human rights in correctional institution for woman in Tangerang suitable with UU No. 39 year 1999 about human rights. The research was conducted at the correctional institution for woman class II A Tangerang city using judicial normative research supported by a field research in the form of interviews with competent respondent. The result of the study, the author concludes that a state correctional facility is insufficient. During this time, if there are woman prisoners who are pregnant and giving birth alongwith born child to remain in one room with other prisoners. There is no specifically room for woman prisoners who are pregnant, giving birth dan breastfeeding. Next, is seen that implementation of health services to woman prisoners have not been perfoming well and optimally because the health workers have not fulfill proportionally; also the facilies and infrastructures is still very limited. So, legal protection of woman prisoners health rights at correctional institution for woman class II A Tangerang has not been implemented maximally. In an effort to protect of health right of woman prisoners as human rights, government has duty and authority for the welfare of woman prisoners and have obligation to respect, protect and fulfill those rights. One of the implementation is the responsibility of provide budget to health development and health needed for woman prisoners. The protection of health rights is the right of woman prisoners for everyone to increase the degree of optimal health.
69828157G1F009059PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava) TERHADAP LEUKOSIT DAN LIMFOSIT PADA TIKUS YANG DIINDUKSI COMPLETE FREUND’S ADJUVANT Jambu Biji (Psidium guajava) merupakan salah satu tanaman herbal yang telah terbukti sebagai antioksidan dan antiinflamasi sehingga berpotensi dikembangkan sebagai antiartritis. Migrasi sel-sel leukosit dari peredaran darah menuju jaringan sinovium serta keberadaan limfosit yang teraktivasi antigen diduga berperan dalam proses inflamasi dan kelainan autoimun pada rheumatoid arthritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun P. guajava terhadap leukosit dan limfosit pada tikus SD jantan yang diinduksi complete freund’s adjuvant (CFA).
Tikus SD jantan dibagi menjadi 5 kelompok dan terdiri dari 10 ekor tikus. Kelompok I merupakan kontrol atritis yang diberi perlakuan induksi CFA. Kelompok II merupakan kelompok yang diberi perlakuan deksametason dengan dosis 3 mg/kg BB i.p setiap 2 hari sekali. Kelompok III-V merupakan kelompok perlakuan ekstrak etanol daun P. guajava dengan dosis sebesar 250 mg/kg BB, 500 mg/kg BB dan 750 mg/kg BB. Setiap kelompok diinduksi dengan CFA secara intradermal sebanyak 0,2 ml pada hari ke-1 dan 0,1 ml CFA (1 mg/ml) pada hari ke-5. Ekstrak diberikan pada hari ke 14-28 setelah induksi CFA. Pengambilan darah untuk penghitungan jumlah leukosit dilakukan sebelum dan setelah perlakuan ekstrak etanol, yaitu pada hari ke-13 dan 29, sedangkan pengambilan jaringan untuk pengamatan limfosit per 100 leukosit pada hari ke-29.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun P. Guajava memiliki pengaruh terhadap penurunan jumlah leukosit dalam darah dan jumlah limfosit pada jaringan tikus yang diinduksi complete freud’s adjuvant (CFA). Dosis efektif menurunkan jumlah leukosit dalam darah dan jumlah limfosit pada jaringan adalah ekstrak etanol daun P.guajava dosis 750mg/kgBB.
Psidum guajava is one of herbal plants which have been proven as an antioxidant and anti-inflammatory. Migration of leukocytes from blood circulation to synovium joints and the existence of lymphocyte activated antigens was assumed involves in inflammatory process and autoimmune disorder in rheumatoid arthritis. The aims of this study were to determine the effect of extract ethanol of P.guajava leaves in rats againts leukocyte and lymphocytes induced by Complete Freund’s Adjuvant.
This study used rats were divided into 5 groups (n=10). Group I (arthritis control), which induced CFA only. Group II (dexamethason control), which induced dexamethason 3 mg/kgBB twice a day. Group III-V which induced CFA followed by the ethanol extract of P.guajava leaves was administered each dose 250, 500, 750mg/kgBB po. Induction CFA (1 mg/ml) 0,2 ml intradermal performed on 1st day and 0,1 ml on day 5th, and then the P. guajava extract was given on 14th until 28th day. Adoption blood to determined total leukocytes count were did pre and post, on days 13th and 29th while adoption joint for observations of histological were did on 29th day.
Result of this study showed that the extract of P.guajava leaves has activity by decreased total leukocytes and lymphocytes in rats induced Complete Freund’s Adjuvant. The best dose to decreased leukocytes and lymphocytes is extract of leaves of P.guajava is 750 mg/kgBB.

69838158F1B006037PELEMBAGAAN PUSAT PELATIHAN PERTANIAN DAN PERDESAAN SWADAYA
(Studi Kasus P4S Sinar Mutiara Kelurahan Panjatan Kecamatan Karanganyar Di Kabupaten Kebumen)
Penelitian ini berjudul “Pelembagaan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (Studi Kasus P4S Sinar Mutiara Kelurahan Panjatan Kecamatan Karanganyar di Kabupaten Kebumen)”. Perumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana pelembagaan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Sinar Mutiara di Kabupaten Kebumen. Peneliti memfokuskan pada model universum pelembagaan dari Milton J. Esman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di P4S Sinar Mutiara Kelurahan Panjatan. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisisi data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis interaktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa P4S Sinar Mutiara di Kabupaten Kebumen cukup berhasil dilembagakan. Proses pelembagaan dapat dilihat dari aspek variabel lembaga yang dapat berjalan baik. Hal itu kemudian juga didukung dengan aspek variabel kaitan yang secara umum berhubungan dengan cukup baik. Adapun penemuan dalam penelitian ini adalah masih kurangnya kemampuan lembaga dalam pengarsipan kegiatan serta kurang maksimalnya komunikasi lembaga dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kebumen.
This study, entitled "Institutionalization of Agriculture Training and Rural Self-Help Center ( Case Studies of P4S Sinar Mutiara in Panjatan Village Karanganyar Subdistrict Kebumen Regency)".Formulation of the problem in this research is how the institutionalization Agricultural and Rural Organization Center ( P4S ) Sinar Mutiara in Kebumen . Researcher's focus on the institutionalization of the model universe Milton J. Esman . The method used in this research is descriptive qualitative research methods to the study site at P4S Sinar Mutiara Kelurahan Panjatan. Informant selection techniques using purposive sampling technique . Methods analisisi data in this study using the interactive analysis .
The results showed that P4S Sinar Mutiara in Kebumen quite successfully institutionalized . The process of institutionalization can be seen from the aspect variables that can run either institution . It was later also supported by aspects of the link variables that are generally associated with good enough . The findings in this study is still a lack of institutional capacity in archiving maximal activity and communications agency with the Department of Agriculture and Animal Husbandry Kebumen .
69848159D1E010108PENGARUH PENAMBAHAN GULA KELAPA DAN KONSENTRASI STARTER TERHADAP TOTAL BAKTERI ASAM LAKTAT, YEAST, DAN KADAR AIR YOGHURT PROBIOTIK SUSU KAMBINGPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan gula kelapa dan konsentrasi starter pada pembuatan yoghurt probiotik susu kambing ditinjau dari total bakteri asam laktat (BAL), yeast, dan kadar air. Materi penelitian yang digunakan adalah 15 liter susu kambing, 90 gram gula kelapa, kultur bakteri Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus rhamnosus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial 3 x 3 dengan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diterapkan yaitu penambahan gula (1%, 3%, dan 5%) dan konsentrasi starter (5%, 10%, dan 15%) dengan peubah yang diukur yaitu total BAL (cfu/ml), total yeast (cfu/ml), dan kadar air (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan gula kelapa memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap total BAL dengan respon linear melalui persamaan garis Y = 9,58 + 0,16 X. Perlakuan penambahan gula kelapa juga berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar air dengan memberikan respon linear melalui persamaan garis Y = 81,36 + 0,80 X. Sementara itu, penggunaan level konsentrasi starter dan interaksi antara penambahan gula kelapa dan konsentrasi starter menghasilkan total BAL, yeast, dan kadar air yoghurt probiotik yang relatif sama. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penggunaan gula kelapa 5% dan konsentrasi starter 5% direkomendasikan untuk membuat yoghurt probiotik susu kambing ditinjau dari total BAL, yeast, dan kadar air.This research aimed to study the effects of palm sugar addition and starter concentration on probiotic yoghurt manufacturing of goat’s milk viewed from total of lactic acid bacteria (LAB), yeast, and moisture. Research materials were 15 liters goat’s milk, 90 grams palm sugar, culture of Lactobacillus plantarum and Lactobacillus rhamnosus. Research method used was an experimental method using a Completely Randomized Design 3 x 3 factorial with 3 replicates. The treatments were palm sugar addition (1%, 3%, and 5%) and starter concentration (5%, 10%, and 15%) with variable measured total of LAB (cfu/ml), total of yeast (cfu/ml), and moisture (%). The result of research showed that the addition of palm sugar gave significant effect on total of LAB with linear respond through line equality Y = 9,58 + 0,16 X. The treatments also affected on moisture significanly with linear respond through line equality Y = 81,36 + 0,80 X. While, the use of starter concentration level and interaction between the addition of palm sugar and starter concentration resulted total of LAB, yeast, and moisture of yoghurt probiotic which were similiar. The conclusion of this study was the use of 5% palm sugar and 5% starter concentration recommended to make probiotic yoghurt of goat’s milk viewed from total of LAB, yeast, and moisture.
698510220H1C010021PERANCANGAN SISTEM PEMISAH BARANG BERDASARKAN WARNA BENDA BERBASIS SCADA PADA KONVEYOR MITSUBISHI MELSEC FX-2N 32MRPerkembangan teknologi di bidang Industri saat ini sudah semakin berkembang. Penggunaan PLC (Programable Logic Controller) banyak diterapkan di Industri. Pada Industri yang menyeleksi barang berdasarkan warna diperlukan suatu peralatan yang handal untuk mengurangi kesalahan produksi salah satunya yaitu dengan menggunakan PLC sebagai unit untuk mengontrol proses produksi itu. Sistem konveyor Mitsubishi MELSEC FX-2N 32MR merupakan suatu peralatan yang dapat menyeleksi benda berdasarkan warna Merah, Hijau dan Biru dengan menggunakan sensor warna TCS3200 yang dibaca frekuensinya oleh Arduino dan pengendalinya yaitu PLC Mitsubishi. Konveyor dapat memisahkan benda dengan baik tetapi masih terdapat error yang terjadi karena berbagai faktor seperti kondisi ruangan, cahaya, suhu. Hasil pembacaan sensor warna dengan nilai RGB ideal untuk warna Merah adalah R: 69,4 G: 183,4 dan B: 11,2 untuk warna Hijau nilai RGB ideal adalah R: 78,6, G: 189,4 dan B: 31,8 lalu untuk warna Biru RGB ideal adalah R; 96,6, G: 185,8 B: 23, masih terjadi error pemisahan warna secara keseluruhan 7,54%. Untuk memudahkan dalam proses seleksi benda diperlukan sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) melalui tampilan HMI (Human Machine Interface) yang berperan untuk start/stop proses, melihat posisi dan status benda.Technological developments in the field of industry is now growing . The use of PLC ( Programmable Logic Controller ) are widely applied in industry . In the industry who select items based on the color needed a reliable equipment to reduce production errors one of which is by using the PLC as a unit to control the production process . Mitsubishi MELSEC FX-2N 32MR conveyor system is an equipment that can select objects by color Red, Green and Blue color TCS3200 using sensors that read frequency by controlling the Arduino and is PLC Mitsubishi . Conveyors can separate the good thing but still there are errors that occur due to various factors such as the condition of the room , light , temperature . The results of sensor readings ideal color with RGB values for red color is R : 69.4 G : 183.4 and B : 11.2 for the green color is the ideal RGB values R : 78.6 , G : 189.4 and B : 31 , 8 and ideal for Blue color RGB is R ; 96.6 , G : 185.8 B : 23 , still going on overall color separation error of 7.54 % . To facilitate the selection process required objects SCADA system ( Supervisory Control and Data Acquisition ) via the display HMI ( Human Machine Interface ) whose role is to start / stop the process , see the position and status of the object.
698612925H1B011028METODE FUZZY TIME SERIES CHEN UNTUK PERAMALAN DATA TIME SERIESABSTRAK. Pada penelitian ini dikaji metode fuzzy time series Chen yang merupakan penyederhanaan metode fuzzy time series yang dikemukakan oleh Song dan Chissom. Metode Chen terdiri dari delapan langkah, yaitu pendefinisian semesta pembicaraan, pembagian semesta pembicaraan menjadi beberapa subinterval dengan panjang yang sama dengan metode berbasis rata-rata, pendefinisian himpunan fuzzy, fuzzifikasi, pembentukan relasi logika fuzzy yang dibatasi oleh time invariant fuzzy time series orde pertama, pembentukan grup relasi logika fuzzy, dan deffuzifikasi yang menggunakan penetapan titik ¼, ½, dan ¾ dari subinterval untuk mengetahui banyaknya peningkatan atau penurunan data pada periode berikutnya. Pada penelitian ini, telah disusun kode program metode Chen menggunakan macro excel untuk memudahkan proses komputasi. Selanjutnya, aplikasi penggunaan program diilustrasikan pada data jumlah penumpang pesawat di Amerika Serikat pada Januari 1995 – Agustus 2000. Berdasarkan kriteria ketepatan peramalan MSD baik untuk data in sample maupun out sample, diperoleh bahwa metode Chen memberikan hasil MSD yang lebih kecil dibanding metode time series konvensional (SARIMA).ABSTRACT. This research presents fuzzy time series Chen method which is a simplification of fuzzy time series method introduced by Song and Chissom. The Chen method has eight steps, define the universe of discourse, partition the universe of discourse into equally length subintervals based on average method, define fuzzy sets, fuzzification, establish fuzzy logical relationships limited by first orde time invariant fuzzy time series, establish fuzzy logical relationship groups, and deffuzification using ¼, ½, and ¾ fixed point of subintervals to know the increase or decrease amount of the next observation. In this research, program code of macro excel for Chen method is composed to make an easier counting process. Time series data of plane passanger in USA on January 1995 – August 2000 is used to illustrate the Chen method. Forecasting accuracy criteria MSD for in sample and out sample data shows that Chen method gives a fewer value than conventional time series method called SARIMA.
69878137E1A010199PENYELESAIAN PERKARA DI LUAR PENGADILAN TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU PENGANIAYAAN YANG MENGAKIBATKAN KEMATIAN ORANG LAIN ( Studi Kasus di Kelurahan Banyurip Ageng Pekalongan Selatan )Anak yang berhadapan dengan hukum akhir - akhir ini menjadi salah satu masalah yang sering muncul di permukaan, banyak kasus anak di bawah umur yang melakukan tindak kejahatan dari kategori ringan sampai kategori berat, beberapa faktor eksternal dinilai menjadi pengaruh utama terhadap kejiwaan seorang anak yang melakukan suatu pelanggaran hukum.
Mediasi penal merupakan salah satu bentuk alternatif penyelesaian perkara di luar pengadilan yang berorientasi pada keadilan restorative lebih memperhatikan kepentingan anak yang berhadapan dengan hukum baik sebagai korban maupun sebagai pelaku suatu tindak kejahatan.
Di Kota Pekalongan tepatnya di RT 01 RW 04 Kelurahan Banyurip Ageng Kecamatan Pekalongan Selatan terdapat sebuah kasus anak berhadapan dengan hukum yang diselesaikan dengan proses penyelesaian di luar pengadilan oleh pihak Kepolisian Kota Pekalongan yaitu kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian orang lain.
Tujuan penelitian ini untuk meneliti tentang jalannya proses penyelesaian perkara di luar pengadilan terhadap anak sebagai pelaku penganiayaan yang mengakibatkan kematian yang terjadi di RT 01 RW 04 Kelurahan Banyurip Ageng, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan serta faktor yang mendorong pihak Kepolisian untuk menyelesaikan perkara di luar pengadilan terhadap anak sebagai pelaku penganiayaan yang mengakibatkan kematian yang terjadi di RT 01 RW 04 Kelurahan Banyurip Ageng Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan.
Metode penelitian yang digunakan adalah: deskriptif - analisis, dengan metode pendekatan yuridis sosiologis, yakni penelitian yang dilakukan dengan pendekatan yang menekankan pada pencarian - pencarian, keajegan - keajegan atau empirical regularitis karena mengkonstruksi hukum sebagai refleksi kehidupan masyarakat di dalam praktek.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat di ambil kesimpulan bahwa penyelesaian perkara di luar pengadilan yang di lakukan oleh pihak Kepolisian Kota Pekalongan terhadap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian orang lain yang dilakukan oleh anak di RT 01 RW 04 Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan merupakan suatu bentuk dari salah satu tugas pokok dari Kepolisian yaitu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menggunakan kewenangan diskresi yang dimiliki dan menghasilkan suatu kesepakatan bersama antara para pihak yang berperkara.


Children in conflict with the law end - the end to be one of the problems that often appear on the surface , many cases of minors who commit crimes from the category of mild to severe category , several external factors judged to be a major influence on the psyche of a child who did a violation of the law .
Penal mediation is a form of alternative settlement out of court oriented restorative justice more attention to the interests of children in conflict with the law both as victims and as perpetrators of a crime .
In Pekalongan precisely in RT 01 RW 04 Sub Banyurip Ageng Southern District of Pekalongan there is a case of children in conflict with the law are resolved by the settlement out of court by the police Pekalongan ie cases of abuse that caused the death of another person .
The purpose of this study was to examine the course of the process of settling disputes out of court as the perpetrator of child maltreatment resulting in death occurred in RT 01 RW 04 Sub Banyurip Ageng , Southern District of Pekalongan , Pekalongan and the factors that encourage the Police to resolve the matter out of court against children as perpetrators of the abuses that led to the deaths that occurred in RT 01 RW 04 Sub Banyurip Ageng Southern District of Pekalongan Pekalongan .
The method used is : descriptive - analysis , with sociological juridical approach , ie research conducted with an approach that emphasizes the search - search , constancy - or empirical regularity regularitis for constructing the law as a reflection of people's lives in practice .
Based on the research results , the conclusion that can be taken out of court settlement will be undertaken by the police Pekalongan against abuse case that led to the death of another person committed by children in RT 01 RW 04 District of South Pekalongan Pekalongan is a form of one Police are the main tasks of maintaining public order and safety by using discretionary authority owned and produced an agreement between the litigants.
69888160C1K010022THE MARKET REACTION TO DIVIDEND ANNOUNCEMENTABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji reaksi pasar terhadap pengumuman deviden. Populasi penelitian pada studi ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX dari 2009-2012). Sampel dari studi ini dipilih penggunakan metode purposive sampling, penelitian ini menggunakan 105 perusahaan yaitu 52 sampel perusahaan yang memiliki penurunan deviden dan 53 perusahaan yang memiliki kenaikan deviden. Studi ini menggunakan metode Event Study. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa: (1) terdapat pengaruh negatif terhadap return saham pada perusahaan yang melakukan penurunan pembayaran deviden yang ditandai dengan adanya abnormal negatif disekitar tanggal pengumuman deviden; (2) berpengaruh positif terhadap return saham pada perusahaan yang melakukan kenaikan pembayaran deviden yang ditantai dengan adanya abnormal positif disekitar tanggal pengumuman deviden; (3) Investor lebih sensitif terhadap pengumuman penurunan dividen pada perusahaan yang memiliki tingkat hutang rendah dibandingkan perusahaan yang memiliki tingkat hutang tinggi; (4) Investor lebih sensitif terhadap pengumuman kenaikan dividen pada perusahaan yang memiliki tingkat hutang rendah dibandingkan perusahaan yang memiliki tingkat hutang tinggi.
ABSTRACT
The aim of this research was to examine the market reactions to dividend announcement. The research population of this study was companies listed in the Indonesia Stock Exchange (IDX during 2009-2012. The sample of the study was chosen by using purposive sampling method, this research used 105 companies as sample 52 companies having decrease dividend and 53 having increase dividend. The study used event study as the method. The result of this research indicated that: (1) there is abnormal negative return around the announcement date of the dividend on the company that does the decrease the dividend payment. (2) there is a positive abnormal return around the announcement date of dividend on the company that does the increase in dividend payments. (3) Investors are more sensitive to dividend decrease on the announcement that the company has a low debt levels compared to companies that have high debt levels. (4) Investors are less sensitive to the announcement of a dividend increase on companies that have low debt levels compared to companies that have high debt levels.
69898161C1C010003PENGARUH PENERAPAN TARIF PAJAK PP NOMOR 46 TAHUN 2013 DAN PENGHAPUSAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DAN PENERIMAAN PAJAK PADA SEKTOR USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH
(Studi Empiris Pada UMKM di Wilayah Kabupaten Banyumas)
Pajak dikenakan kepada semua badan usaha termasuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah namun rendahnya tingkat kepatuhan pajak sangat ironis jika dibandingkan dengan tingginya tingkat pertumbuhan unit usaha di Indonesia, oleh karena itu terbitnya PP Nomor 46 Tahun 2013 adalah karena potensi penerimaan pajak dari sektor UMKM belum tergali secara maksimal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan tarif pajak PP Nomor 46 Tahun 2013 dan penghapusan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak dan penerimaan pajak pada sektor UMKM Kabupaten Banyumas.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh antar variabel digunakan uji t dan uji f. berdasarkan hasil uji t dan uji f diperoleh bahwa nilai t hitung lebih besar dari t tabel dan nilai f hitung lebih besar dari f tabel maka hipotesis penelitian ini diterima.
Berdasarkan hasil analisis data, dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan tarif pajak PP Nomor 46 Tahun 2013 dan penghapusan sanksi pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dan penerimaan pajak pada sektor UMKM Kabupaten Banyumas.
Taxes levied on all business entities including Small and Medium Enterprises (SMEs), but the low level of tax compliance is very ironic when compare to the high rate of growth of business units in Indonesia. Therefore, the issuance of Government Regulations Number 46 Year 2013 is due to the potential tax revenue from SMEs sector.
This research aims to determine the effect of implementation of tax rate Government Regulations Number 46 Year 2013 and the abolition of tax penalties toward tax compliance and tax revenue is SMEs sector at Banyumas Regencies.
This research is a quantitative research using survey method. This is used to determine whether or not there is influence between variables using t test and f test. Based on the results of t test and f test was obtained that t statistic is greater than t table and calculate the value of f statistic is greater than f table then the hypothesis research is accepted.
Based on the results of data analysis, it can be concluded that the application of tax rate Government Regulations Number 46 Year 2013 and the abolition of tax penalties significantly affect on tax compliance and tax revenue in SMEs sector at Banyumas Regencies.
69908162C1B010020PENGARUH CELEBRITY ENDORSEMENT TERHADAP EKUITAS MEREK DENGAN KREDIBILITAS MEREK SEBAGAI
VARIABEL MEDIASI








ABSTRAK

Penelitian ini berjudul " Pengaruh dukungan selebriti terhadap ekuitas merek , dengan kredibilitas merek sebagai variabel mediasi " . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dukungan selebriti terhadap ekuitas merek , dengan kredibilitas merek sebagai variabel mediasi dalam produk kosmetik wardah . Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa fakultas ekonomi universitas Jenderal Soedirman dan tarbiyah jurusan STAIN purwokerto yang menggunakan produk kosmetik wardah . Penelitian ini , metode yang digunakan yaitu convinience sampling untuk memilih 100 responden . Teknik analisis yang digunakan analisis regresi mediasi dengan langkah metode kausal . Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan selebriti berpengaruh positif terhadap ekuitas merek , pengaruh positif dukungan selebriti terhadap kredibilitas merek , pengaruh positif kredibilitas merek terhadap ekuitas merek , dan kredibilitas merek memediasi hubungan antara dukungan selebriti terhadap ekuitas merek .

ABSTRACT

The research is title “effect of celebrity endorsement toward brand equity ,with brand credibility as a mediating variable”. The aim of this study is to analyze the effect of celebrity endorsement toward brand equity,with brand credibility as a mediating variable in wardah cosmetic product. The population in this research were students faculty economic of jenderal soedirman university and tarbiyah majors of STAIN purwokerto who use a cosmetic product wardah. This research, method used that is convinience sampling to choose 100 respondent. The analysis technique used mediation regression analysis with causal step method. The result show that celebrity endorsement positive influence on brand equity,celebrity endorsement positive influence toward brand credibility, brand credibility positive influence toward brand equity ,and brand credibility mediate the relationship between celebrity endorsement toward brand equity.

69918163C1B010051PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DALAM MENINGKATKAN LOYALITAS PELANGGAN (Studi Pada Mahasiswa Pengguna Produk Merek Garnier di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman)Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas produk, harga, dan citra merek terhadap kepuasan pelanggan serta untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepuasan terhadap loyalitas pelanggan. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 100 responden. Purposive sampling method digunakan untuk menentukan responden. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan analisis regresi berganda dan analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa kualitas produk, harga, dan citra merek berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. Dan kepuasan berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan.The purpose of this research was to analyze the influence of product quality, price, and brand image to customer satisfaction and impact on customer loyalty. The population in this study are all student on Economic and Business Faculty of Jenderal Soedirman University. By using purposive sampling, this research used 100 student as the sample. Using multiple regression analysis and simple regression analysis. The result show that product quality, price, and brand image has positive influence to customer satisfaction. And customer satisfaction has positive influence to customer loyalty.
699210222G1A010089Pengaruh Paparan Kadmium (Cd) terhadap Estimasi Laju Filtrasi Glomerulus pada Petani Tanaman Hias di BaturadenKadmium (Cd) adalah sebuah senyawa polutan yang berasal dari industri maupun lingkungan. Paparan kadmium dapat menyebabkan akumulasi kadmium di dalam ginjal sebesar 50% dari dosis yang masuk. Jika paparan kadmium terus berlanjut, disfungsi tubular akan semakin berkembang dan menyebabkan kerusakan glomerulus disertai dengan penurunan laju filtrasi glomerulus (GFR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek paparan kadmium terhadap estimasi laju filtrasi glomerulus petani tanaman hias di Baturaden. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel adalah 40 orang petani tanaman hias. Data penelitian bersumber dari wawancara serta pemeriksaan laboratorium sampel darah dan urin. Analisis data yang digunakan adalah uji Fisher. Hasil uji Fisher menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paparan kadmium terhadap estimasi laju filtrasi glomerulus dengan nilai p=0,411. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat pengaruh paparan kadmium terhadap estimasi laju filtrasi glomerulus pada petani tanaman hias di Baturaden.Cadmium (Cd) is a pollutant that is emited from industry and processed from environment. When someone exposed to cadmium, approximately 50% of the accumulated dose is stored in the kidneys. Chronic cadmium exposure causes glomerular damage, leading to albuminuria and a progressive decline in glomerular filtration rate (GFR). The objective of this study was to determine the effects of cadmium exposure on estimated glomerular filtration rate in ornamental plant growers in Baturaden. This is an observational analytic study with cross sectional design. The number of respondents were 40. Research data were sourced from interviews and laboratory examination of urine and blood samples. Statistical analysis used was bivariate Fisher test. The result of Fisher test showed there was no over-all association between cadmium exposure and estimated glomerular filtration rate with p=0,411. This study result shows that there was no effect of cadmium exposure on estimated glomerular filtration rate in ornamental plant growers in Baturaden.
69938164C1B010090ANALISIS PENGARUH FOLLOWERSHIP STYLE TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN LOCUS OF CONTROL SEBAGAI VARIABEL MODERASI DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA CILACAPABSTRAKSI

Penelitian ini berjudul “Analisis pengaruh followership style terhadap kinerja karyawan dengan locus of control sebagai variabel moderasi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap”.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh gaya kepengikutan atau followership style menurut teori Kelley (1992) dalam Bjugstad et al (2006)., terhadap kinerja karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap dengan mengambil variabel Locus of Control sebagai variabel pemoderasi. Penelitian ini menggunakan tiga variabel penelitian, yaitu variabel independen, variabel dependen dan variabel moderasi. Variabel independen pada penelitian ini adalah gaya kepengikutan menurut teori Kelley (1992) yang dijabarkan menjadi lima gaya kepengikutan yaitu, alienated, passive, conformist, exemplary, dan pragmatist. Variabel dependen pada penelitian ini adalah kinerja karyawan. Jenis data pada penelitian ini adalah data primer berupa sampel data persepsi para karyawan dan kepala seksi yang terdiri dari 68 karyawan dari 10 seksi yang terdapat pada KPP Pratama Cilacap yang kemudian dipilih secara acak sebagai responden atas pertanyaan yang terdapat dalam kuisioner. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisis Regresi Berganda menggunakan program SPSS 19 for Windows.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan regresi berganda, diperoleh hasil: (1) Variabel alienated followership tidak mempunyai pengaruh terhadap kinerja karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (2) Variabel passive followership mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, dan (3) Variabel conformist followership mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (4) Variabel pragmatist followership tidak mempunyai pengaruh terhadap kinerja karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (5) Variabel exemplary followership mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (6) Locus of control tidak memoderasi pengaruh alienated followership terhadap kinerja karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (7) Locus of control memoderasi pengaruh passive followership terhadap kinerja karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (8) Locus of control tidak memoderasi pengaruh conformist followership terhadap kinerja karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (9) Locus of control tidak pengaruh pragmatist followership terhadap kinerja karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (10) Locus of control memoderasi pengaruh exemplary followership terhadap kinerja karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap.
ABSTRACT

The research entitled “Analyses The Effect of Followership Style towards Employee Performance with Locus of Control as moderating variable in Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap”, has a purpose to analyzing the effect of followership style theory by Kelley (1992) in Bjugstad et al (2006)., towards employee performance in Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap with used locus of control as moderating variable. This research used three research variables, they are independent variable, dependent variable, and moderating variable. The independent variable in this research was followership style theory by Kelley (1992) that consist of alienated, passive, conformist, pragmatist, and exemplary followership style. The dependent variable in this research was employee performance of Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap. The type of data in this research was primary data that consist of sample data perception of 68 employees and supervisors of 10 divisions in Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap that was choose randomly as respondent to answer the questions on quetionaire. This research used multiple regression analyses method using SPSS 19 for windows application program.
Based on the result of this research, we can concluded : (1) alienated followership style doesn’t have any significant effect toward employee performance of Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (2) passive followership style does have any significant effect towards employee performance of Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (3) conformist followership style does have any significant effect towards employee performance of Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (4) pragmatist followership style doesn’t have any significant effect toward employee performance of Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (5) exemplary followership style does have any significant effect towards employee performance of Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (6) locus of control doesn’t have any moderating effect towards the relationship of alienated followership style to employee performance in Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (7) locus of control does have any moderating effect towards the relationship of passive followership style to employee performance in Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (8) locus of control doesn’t have any moderating effect towards the relationship of conformist followership style to employee performance in Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (9) locus of control doesn’t have any moderating effect towards the relationship of pragmatist followership style to employee performance in Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap, (10) locus of control does have any moderating effect towards the relationship of exemplary followership style to employee performance in Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap.
69948166C1A010043PERBANDINGAN EFISIENSI EKONOMIS USAHA TERNAK KAMBING DENGAN PAKAN KONVENSIONAL DAN PAKAN FERMENTASI DI DESA GUMELAR KECAMATAN GUMELAR KABUPATEN BANYUMASPenelitian ini berjudul “Perbandingan Efisiensi Ekonomis Usaha Ternak Kambing dengan Pakan Konvensional dan Pakan Fermentasi di Desa Gumelar Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas”.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat keuntungan dan tingkat efisiensi antara usaha ternak kambing dengan pakan konvensional dan pakan fermentasi.
Jumlah populasi sebanyak 24 peternak dengan sistem pakan konvensional dan 8 peternak dengan sistem pakan fermentasi. Semua peternak di wawancarai. Metode analisis data yang digunakan adalah R/C ratio dan tabulasi.
Luas kandang di standarisasi menjadi 100m2, usaha ternak kambing dengan sistem pakan fermentasi lebih menguntungkan dibandingkan dengan usaha ternak kambing dengan sistem pakan konvensional. Berdasarkan nilai R/C ratio sistem pakan fermentasi memiliki efisiensi lebih tinggi dibandingkan dengan sistem pakan konvensional, maka, usaha ternak kambing yang menggunakan sistem pakan fermentasi lebih menguntungkan dan efisien dibandingkan dengan sistem pakan konvensional di Desa Gumelar Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas.
Penelitian ini menunjukan bahwa peternak konvensional harus terlibat dalam percobaan pakan fermentasi untuk memotivasi peternak kemudian mengubah menjadi sistem pakan fermentasi.

This research is titled “Comparative Analysis of Economic Efficiency of Goat Farming with Conventional Feed and Fermentation Feed in Gumelar Village Banyumas Regency”. The objectives of this research is to compare the profit level and efficiency level between conventional feed and fermentation feed.
The population consist of 24 farmers with conventional feed system and 8 farmers with fermentation feed system, all are interviewed. Data were analyzed using R/C ratio and tabulation.
Being standardized into 100 square meter goat shed, goat farming with fermentation feed system is more profitable than goat farming with conventional feed system. R/C analysis shows that fermentation feed system has higher efficiency than conventional feed system. So, goat farming with fermentation feed system more profitable and more efficient than goat farming with conventional feed system in Gumelar Village Banyumas Regency.
The research implies that conventional farmers should be involved in experimenting fermented feed in order to motivate then to convert.
69957579F1C009027PERAN FASILITATOR MASYARAKAT DALAM PROGRAM
PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT
( PAMSIMAS)
DI DESA KEDUNGBENDA KECAMATAN KEMANGKON KABUPATEN
PURBALINGGA
Penelitian ini berjudul “Peran Fasilitator Masyarakat Dalam Program
Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di
Desa Kedungbenda Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga)”
menjadi hal yang penting untuk diteliti. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
peran fasilitator masyarakat dalam pemicuan pada Program PAMSIMAS
(Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) di Desa Kedungbenda
Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga serta hambatan apa saja yang
dihadapi oleh fasilitator masyarakat saat melaksanakan perannya.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan studi deskriptif.
Informan penelitian ini adalah fasilitator masyarakat yang dipilih dengan
menggunakan purposive sampling (sampel bertujuan) dengan teknik
pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data
dilakukan dengan menggunakan analisis interaktif yaitu dengan reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan sedangkan untuk kepentingan
keabsahan data digunakan triangulasi sumber.
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa peran fasilitator masyarakat di
Desa Kedungbenda antara lain: melakukan pendekatan persuasif tidak hanya
kepada tokoh masyarakat tetapi masyarakat secara personal juga, memperbanyak
natural leader untuk mensosialisasikan Program PAMSIMAS, dan memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) untuk pembangunan jamban.
Hambatan yang ditemui fasilitator masyarakat dalam menjalankan perannya adalah belum adanya kesadaran dari masyarakat tentang pentingnya sanitasi. Kesadaran masyarakat muncul saat akan dilaksanakan pemicuan saja, setelah pemicuan selesai, masyarakat kembali pada perilaku lama yaitu melakukan BAB sembarangan ditempat semula.
This research have titled “Public Services Role in Drink Water Supplying and Sanitation by Society (PAMSIMAS) in Kedungbenda Village Kemangkon Subdistrict Purbalingga Regency”, being an important thing to do the research to get to know about the role about public services in triggering to PAMSIMAS program (Drink Water Supplying and Sanitation by Society in Kedungbenda Village, Kemangkon Subdistrict Purbalingga Regency with all the noises that faced by to do a role.
Qualitative method in descriptive study being a method that used in this reserach. The informant is the public services that had been choosen with purposive sampling with data gathering method is interview, observation and documentation. Interactive analysis is being used to do the data analysis, with data reduction, data display and the data conclusion and to do the validity data the triangulation of sourcing is being used.
From the result of this research that can be taking the conclusion that public services role in Kedungbenda Regency is persuasive approach not only to public figures but also a personal community, multiply the natural leader to socialize PAMSIMAS program, and take advantage of Natural Resources (SDA) for the construction of latrines.
Obstacles encountered in carrying out its role of public services is the lack of public awareness about the importance of sanitation. Public awareness will arise when implemented triggers, after triggers completion, the community back on old behaviors that did the original place of defecation.
69968167C1A010102ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL
USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG
DI KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS

Penelitian ini berjudul “Analisis Kelayakan Finansial Usaha Penggemukan Sapi Potong di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas”. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan November sampai Desember 2013. Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah tingkat kelayakan finansial usaha penggemukan sapi potong di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas?”. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kelayakan finansial usaha penggemukan sapi potong di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas berdasarkan kriteria investasi NPV, IRR, B/C ratio, dan Payback Period.
Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode survei. Pengumpulan data diakukan dengan menggunakan kuesioner (daftar pertanyaan) dan observasi untuk menggali data penerimaan dan pengeluaran yang dianalisis dengan menggunakan perhitungan kriteria investasi pada usaha penggemukan sapi potong di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Penentuan lokasi penelitian dan responden yang dijadikan sampel menggunakan teknik purposive sampling.
Berdasarkan hasil analisis finansial, usaha penggemukan sapi potong di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas secara umum layak dan menguntungkan semua kelompok ternak, hal ini dikarenakan nilai NPV positif (lebih besar dari nol), Net B/C lebih besar dari satu, nilai IRR lebih besar dari tingkat suku bunga yang berlaku, yaitu 14 persen, dan waktu pengembalian investasi dari masing – masing kelompok rata – rata adalah 2 tahun.
Untuk mengembangkan usaha penggemukan sapi potong di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas, kelompok – kelompok ternak sebaiknya perlu meningkatkan pola manajemen yang baik, dimulai dari pemilihan sapi bakalan dan pemberian pakan yang berkualitas, sampai dengan menentukan harga jual sapi potong secara tepat dan jelas agar dapat memperoleh keuntungan yang besar.
This research entitled “Financial Feasibility Analysis of Feedlot Business in Sumbang District Banyumas Regency”. Research was done in November untill December 2013. Problems examined in this research is “How the level of financial feasibility fattening beef cattle in Sumbang Sub-district Banyumas District?”. The research was purposed to observed financial feasibility of feedlot business based on Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost ratio (Net B/C), and Payback period.
The Research was conducted using survey method. Data was collected using questionnaires to obtain data of income and production cost. The collected data from Sumbang Sub-district Banyumas District was analyzed using investment criteria. Location of research and respondents were selected using purposive sampling.
Based on the results of the financial analysis, feedlot business in Sumbang District Banyumas Regency generally feasible and beneficial to all groups, this is because Net Present Value (NPV) is positive (NPV > 0), Net Benefit Cost ratio is more than one, IRR value is greater than interest rate applicable, which is 14 percent, and return on investment of each group average is 2 years.
To develop fattening beef cattle in the Sumbang District Banyumas Regency, the groups of cattle should have to improve the pattern of good management, starting from the selection of feeder cattle and feed quality to determine the selling price of beef cattle that can generate huge profits.

69978168C1A010013ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN KE LAHAN NON PERTANIAN DI CIAYUMAJAKUNING TAHUN 2003-2012Penelitian ini berjudul “ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN KE LAHAN NON PERTANIAN DI CIAYUMAJAKUNING TAHUN 2003-2013”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, jumlah industri, luas lahan perumahan, dan PDRB sektor pertanian terhadap alih fungsi lahan pertanian di Ciayumajakuning tahun 2003-2012, untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap alih fungsi lahan pertanian di Ciayumajakuning tahun 2003-2012, dan untuk memprediksikan hasil produksi padi akibat adanya alih fungsi lahan pertanian di Ciayumajakuning di tahun selanjutnya. Penelitian ini menggunakkan alat analisis regresi linier berganda data panel, elastisitas, dan trend linier.
Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda data paneldari tahun 2003-2012 jumlah industri dan luas lahan perumahan berpengaruh signifikan terhadap alih fungsi lahan pertanian, sedangkan jumlah penduduk dan PDRB sektor pertanian tidak berpengaruh signfikan terhadap alih fungsi lahan pertanian di Ciayumajakuning periode tahun 2003-2012. Hal ini dikarenakan jumlah penduduk yang bertambah tidak mencerminkan kebutuhan lahan untuk tempat tinggal sehingga tidak terjadi alih fungsi lahan pertanian dan PDRB sektor pertanian hanya memperlihatkan peningkatan atau penurunan dari kegiatan pertanian saja sehingga tidak menyebabkan alih fungsi lahan. Jumlah industri merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap terhadap alih fungsi lahan pertanian di Ciayumajakuning periode tahun 2003-2012. Produksi padi pada tahun selanjutnya akan mengalami kecenderungan penurunan yang disebabkan oleh adanya alih fungsi lahan.
Implikasi dari penelitian ini adalah Pemerintah daerah khususnya wilayah Ciayumajakuning hendaknya menindaklanjuti dari adanya dampak dari alih fungsi lahan pertanian. Meningkatnya alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan industri dan lahan perumahan berakibat pada menurunnya sektor pertanian di Ciayumajakuning. Dengan adanya alih fungsi lahan pada saat ini belum memberikan dampak yang serius terhadap kerawanan pangan, akan tetapi ini bisa menjadi masalah yang serius terhadap ketahan pangan jika semakin banyak alih fungsi lahan ke sektor non pertanian. Industrialisasi yang tinggi diharapkan tidak menyebabkan adanya alih fungsi lahan pertanian namun dapat membantu sektor pertanian dalam mengolah hasil pertanian sehingga memiliki nilai tambah yang tinggi. Hal ini sesuai dengan Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Majalengka yang merupakan daerah industri. BAPEDA dan Dinas Pertanian di Ciayumajakuning hendaknya membuat kebijakan dengan menempatkan beberapa wilayah yang sesuai sebagai daerah pertanian sebagai daerah yang dilarang untuk beralih fungsi menjadi lahan pertanian sehingga alih fungsi lahan pertanian tidak akan terjadi. Selain itu, Dinas Pertanian di Ciayumajakuning perlu memberikan penyuluhan pola pertanian yang lebih baik agar meningkatkan hasil produksi padi.
This research entitled “Agriculture Land Conversion into Non Agriculture in Ciayumajakuning Year 2003-2013”. The purpose of this research is to analyze the influence of population, industry amount, housing land area, and GRDP of agriculture sector on agriculture land conversion in Ciayumajakuning year 2003-2013, and to predict paddy production result due to agriculture land conversion in Ciayumajakuning in the coming year. This research using analysis tool of panel data, elasticity, and linear trend multiple linear regression
Based on the analysis result of data panel multiple linear regression from 2003-2012 the amount of industry and housing land area influencing significantly on agriculture land conversion, while population and GRDP of agriculture sector didn’t significantly influence agriculture land conversion in Ciayumajakuning period of 2003-2012. This was caused by the increasing population didn’t reflect the needs of land for residence thus agriculture land conversion didn’t happen and GRDP of agriculture sector only shows the increase or decrease from agriculture activity only thus didn’t cause land conversion. The amount of industry was the most influencing variable on agriculture land conversion in Ciayumajakuning period of 2003-2012. Paddy production in the next yeaar will tend to decrease which caused by land conversion.
The implication of this result is that Local government in particular of Ciayumajakuning area supposed to follow up the impact of agriculture land conversion. The increase of agriculture land conversion into industry and housing land affecting in the decrease of agriculture sector in Ciayumajakuning. There is no serious threat on agriculture land conversion on food insecurity but it could be a serious problem on food security if more agriculture land converted into non agriculture land. High industrialization expected not to cause agriculture land conversion but to help agriculture sector to process agriculture product in order to give high value added. This according to Cirebon and Majalengka Regency which are industry places. BAPEDA andDepartment of Agriculture of Ciayumajakuning supposed to make policy by placing some areas which appropriate as agriculture area as forbidden area to be converted into non agriculture area thus land conversion will not happen. Other than that, the government of Ciayumajakuning needs to give counseling on a better agriculture pattern to increase paddy production result.
699810223B1J010052PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH CENDAWAN PADA TANAMAN TERUNG (Solanum melongena L.) DI DESA KALIGIRI KECAMATAN SIRAMPOG
KABUPATEN BREBES
Terung (S. melongena L.) merupakan tanaman dari Asia Tenggara dan ditemukan lebih dari 4000 tahun lalu. Tanaman ini termasuk salah satu jenis tanaman dari family Solanaceae yang sangat populer di kalangan masyarakat dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Salah satu daerah yang membudidayakan tanaman terung adalah Desa Kaligiri di Kecamatan Sirampog, Brebes. Produksi terung di Brebes tiap tahunnya mengalami penurunan, hal ini dikarenakan adanya penyakit yang disebabkan oleh cendawan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis penyakit yang disebabkan oleh cendawan pada tanaman terung, mengetahui cendawan penyebab penyakit, penyakit cendawan yang paling banyak muncul dan persentase penyakit yang disebabkan oleh cendawan di pertanaman rakyat daerah Sirampog. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2014 dengan menggunakan metode survei dan pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling secara diagonal pada tiga lokasi berbeda. Sampel tanaman sakit kemudian diidentifikasi menggunakan buku Plant Disease Handbook, kemudian dideskripsikan sesuai dengan gejala dan tanda penyakitnya. Identifikasi cendawan penyebab penyakit menggunakan buku identifikasi Ilustrated Genera of Imperfect Fungi.
Hasil penelitian di peroleh bahwa terdapat dua penyakit yang disebabkan oleh cendawan pada pertanaman terung di Desa Kaligiri Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes, yaitu antraknosa yang disebabkan oleh cendawan Colletotrichum sp. dan bercak daun yang disebabkan oleh cendawan Alternaria sp. Penyakit bercak daun merupakan penyakit yang paling banyak muncul. Persentase penyakit bercak daun sebesar 75,73% dan penyakit antraknosa sebesar 12,27%.
Eggplant (S. melongena L.) was a plant of Southeast Asia and found more than 4000 years ago. This plant was one kind of plant of the family Solanaceae are very popular among people and widely cultivated in Indonesia. One of the areas where growing eggplant is a Kaligiri village in the district Sirampog, Brebes. The production of eggplant on Brebes has decreased annually, because it is due to a disease which caused by a fungus.
This study aimed to determine the types of diseases caused by fungi on eggplant, knowed of fungi that caused disease, most fungus diseases appeared and the percentage of disease caused by the fungus in the crop public area Sirampog. This study was conducted in July-August 2014, using the survey methods and sampling was done with diagonally simple random sampling in three different locations. The samples of diseased’s plants was identified using of identification books “Plant Disease Handbook”, and then described according to the symptoms and signs of illness. Identification of causing disease’s fungi used identification’s book “Ilustrated Genera of Imperfect Fungi”.
The results of the research was obtained that there are two diseases caused by fungi in cropping eggplant in the Kaligiri Village District of Sirampog Brebes, that is anthracnose caused by the fungus Colletotrichum sp. and leaf spot’s caused by the fungus Alternaria sp. Leaf spot diseased was a most diseased’s appeared. Percentage of leaf spot’s diseased was 75.73% and anthracnose’s diseased was 12.27%.
699910224G1A010025PERSEPSI KELUARGA PASIEN
TERHADAP PENGGUNAAN VENTILATOR
PADA PASIEN MATI BATANG OTAK (MBO)
DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO
Latar Belakang. Konsep kematian mulai berkembang dari waktu ke waktu. The Conference of Medical Royal Colleges di Inggris tahun 1976, menyatakan bahwa kematian otak adalah hilangnya fungsi batang otak yang komplit dan irreversible. Di sebagian besar negara, baik negara maju ataupun negara berkembang, kriteria mati batang otak digunakan untuk menentukan hidup matinya seseorang, meskipun konsep ini juga kurang dipahami oleh sebagian keluarga pasien. Akibatnya sering terjadi kesalahpahaman antara pihak dokter dan keluarga pasien.
Tujuan. Mengeksplorasi persepsi keluarga pasien terhadap penggunaan ventilator pada pasien mati batang otak (MBO) di RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo Purwokerto.
Metodologi Penelitian. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode wawancara semi terstruktur. Informan merupakan keluarga dari pasien yang didiagnosis MBO dan menggunakan ventilator.
Hasil dan Pembahasan. Hasil penelitian ini menunjukkan kurangnya pengetahuan keluarga pasien mengenai MBO dan ventilator dan munculnya persepsi negatif terhadap penghentian penggunaan ventilator pada pasien MBO. Keluarga pasien dalam penelitian memiliki ekspektasi lebih terhadap kesembuhan pasien dan proses pengambilan keputusan dilakukan oleh keluarga terdekat pasien. Selain itu, proses perawatan pasien menimbulkan emosi negatif dan kurang puas terhadap pelayanan rumah sakit. Walaupun demikian keluarga pasien tetap memberikan kepercayaan kepada dokter.
Kesimpulan. Penelitian ini mengidentifikasi kurangnya pengetahuan dari keluarga pasien dan timbulnya persepsi negatif keluarga pasien terhadap penghentian penggunaan ventilator pada pasien MBO. Selain itu ditemukan beberapa masalah lain yang juga berkaitan dengan kurangnya komunikasi efektif antara tim medis (dokter dan pearawat) dengan pasien selama perawatan berlangsung.
Background. The concept of death begin to evolve over time. The Conference of Medical Royal Colleges in the UK in 1976, stated that brain death is a complete and irreversible loss of brain stem function. In most countries, whether developed or developing countries, the brain stem death criteria has been used to determine a person's life and death, although this concept has been poorly understoood by most families of patients. The result is often misunderstanding between the physician and the patient's family.
Purpose. To explore perceptions of patient's family on the use of ventilators in patients with brain stem death (BSD) in Prof. DR. Margono Soekarjo hospital.
Method. This qualitative study uses semi-structured interviews. Informants are family of patients who had been diagnosed with brain stem death (BSD) and had been on a ventilator.
Results and Discussion. The results of this study shows the lack of knowledge from patient's family about BSD and ventilator, the emergence of negative perception on discontinuation of ventilator used in BSD patients, families have more expectations on recovery of patients, the decision-making processes were carried out by patient's family of kin. Moreover, patient care resulted in negative emotions and patient’s family were less satisfied with hospital services. Nevertheless, patient's family still entrusted the doctor.
Conclusion. The study found a lack of knowledge from patient's family and the emergence of a negative perception from patient's family about discontinuation of ventilator in patients with BSD. The study also found the lack of effective communication between medical personnels (doctors and nurses) and patient’s family during patient care.
700010226B1J009013STRUKTUR POPULASI IKAN TAWES (Barbonumus gonionotus Bleeker) DI SUNGAI BANJARAN KABUPATEN BANYUMASPerubahan populasi tawes (Barbonymus gonionotus Bleeker, 1850) di Sungai Banjaran disebabkan oleh pencemaran air, ditandai dengan BOD5 (-1,2-7,2) dan COD (24-248). Populasi B. gonionotus, didominasi oleh Ikan berumur remaja (29 orang) dengan 60,66 mm. Oleh karena itu populasi ini tidak terdistribusi secara normal, dan memiliki pola pertumbuhan alometrik negatif (b = 2,61). Nilai eksploitasi B. gonionotus di Sungai Banjaran adalah (0,96) yang disebabkan oleh mortalitas penangkapan (4,90) dibandingkan dengan mortalitas alami (M = 0,16) per tahun. Oleh karena itu disarankan bahwa B. gonionotus harus tidak boleh ditangkap.The change of population Tawes (Barbonymus gonionotus Bleeker, 1850) in Banjaran River is caused by water pollution, is indicated by BOD5 (-1,2-7,2) and COD (24-248). The population of B. gonionotus, was dominated by juvenile (29 individuals) with 60,66 mm in length. Therefore this population was not distributed normaly. And It has negatively growth allometric pattern (b= 2,61). The exploitation value of B. gonionotus in Banjaran River was (0,96) that is causes more by fish yield (4,90) than natural mortality (M = 0,16) per year. Therefore it is recomendated that B. gonionotus should be not capture.