Home
Login.
Artikelilmiahs
7563
Update
NESIA PRATIWI
NIM
Judul Artikel
Perlindungan Hak Asasi Manusia Terhadap Narapidana Wanita di Lembaga Pemasyarakatan Kota Tangerang
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Narapidana wanita adalah bagian dari komunitas suatu negara. Sebagai manusia, mereka mempunyai hak yang wajib di hormati dan di hargai oleh negara, pemerintah, hukum dan semua orang untuk perlindungan dan martabat manusia. Untuk tujuan tersebut, permasalahan yang diajukan dalam studi ini adalah, apakah perlindungan hak asasi manusia terhadap narapidana wanita di lembaga pemasyarakatan kota Tangerang sesuai dengan UU No. 39 tahun 1999 tentang hak asasi manusia. Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif dengan didukung oleh penelitian lapangan dalam bentuk wawancara dengan informan. Hasil penelitian, selama ini jika ada narapidana wanita yang hamil, dan melahirkan beserta anak yang baru lahir tetap berada dalam satu ruangan dengan narapidana wanita lainnya. Tidak disediakan ruangan khusus untuk narapidana wanita yang hamil, melahirkan dan menyusui. Selanjutnya, dapat dilihat bahwa implementasi dari pelayanan kesehatan kepada narapidana wanita belum berjalan dengan baik dan optimal karena tenaga kesehatan belum mencukupi; dana kesehatan masih belum mencukupi; dan sarana dan prasarana masih sangat terbatas. Sehingga perlindungan hak kesehatan terhadap narapidana wanita di lembaga pemasyarakatan Tangerang masih belum berjalan dengan maksimal. Dalam upaya untuk melindungi hak kesehatan narapidana wanita, pemerintah mempunyai tugas dan wewenang untuk menyejahterahkan narapidana wanita dan mempunyai kewajiban untuk menghormati, melindungi dan memenuhi hak-hak tersebut. Salah satu bentuk implementasi adalah tanggung jawab untuk menyediakan anggaran dana dan kebutuhan kesehatan untuk narapidana wanita. Perlindungan hak kesehatan adalah hak setiap narapidana wanita dan semua orang untuk meningkatkan derajat kesehatan yang optimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Woman prisoners are the part of the community of nation. As a human, she has statutory rights to be respected and be esteemed by the state, government, law and everyone for the respect and protection of human dignity. For that purpose, the problem presented in the present study is, Is the Legal protection oh human rights in correctional institution for woman in Tangerang suitable with UU No. 39 year 1999 about human rights. The research was conducted at the correctional institution for woman class II A Tangerang city using judicial normative research supported by a field research in the form of interviews with competent respondent. The result of the study, the author concludes that a state correctional facility is insufficient. During this time, if there are woman prisoners who are pregnant and giving birth alongwith born child to remain in one room with other prisoners. There is no specifically room for woman prisoners who are pregnant, giving birth dan breastfeeding. Next, is seen that implementation of health services to woman prisoners have not been perfoming well and optimally because the health workers have not fulfill proportionally; also the facilies and infrastructures is still very limited. So, legal protection of woman prisoners health rights at correctional institution for woman class II A Tangerang has not been implemented maximally. In an effort to protect of health right of woman prisoners as human rights, government has duty and authority for the welfare of woman prisoners and have obligation to respect, protect and fulfill those rights. One of the implementation is the responsibility of provide budget to health development and health needed for woman prisoners. The protection of health rights is the right of woman prisoners for everyone to increase the degree of optimal health.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save