Artikelilmiahs

Menampilkan 43.281-43.300 dari 48.831 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
4328146656J1E020005THE EFFECTIVENESS OF USING TEXT-RELATED PICTURES TO IMPROVE STUDENTS' READING COMPREHENSIONPenelitian ini berawal dari adanya permasalahan pemahaman membaca siswa dan kurangnya penyediaan media pembelajaran di sekolah. Atas dasar permasalahan tersebut, penelitian bertujuan untuk membuktikan keefektifan gambar yang terkait dengan teks untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa pada kelas tujuh di MTs Ma’arif NU 1 Patikraja. Gambar yang terkait dengan teks adalah salah satu media yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa. Beberapa tujuan dari penelitian ini antara lain: (1) untuk mengetahui pengaruh signifikan gambar yang terkait dengan teks dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa; (2) untuk mengetahui implementasi gambar yang terkait dengan teks; (3) untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap implementasi gambar yang terkait dengan teks. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental. Siswa kelas tujuh di MTs Ma’arif NU 1 Patikraja menjadi populasi dalam penelitian ini. Dua kelas digunakan dalam penelitian ini, yaitu kelas tujuh-A digunakan sebagai kelompok eksperimen, sedangkan kelas tujuh-D digunakan sebagai kelompok kontrol. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan melalui tes, lembar observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil tes rata-rata pre-test dari kelompok eksperimen adalah 68.53, sementara rata-rata post-test adalah 77.60 dengan selisih antara nilai rata-rata pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen adalah 9.07. Sedangkan hasil pre-test dari kelompok kontrol adalah 57.60 dan post-test adalah 58.93 dengan selisih antara nilai rata-rata pre-test dan post-test pada kelompok kontrol adalah 1.33. Selain itu, nilai signifikan adalah 0.000 < 0.05, yang berarti bahwa penggunaan gambar yang terkait dengan teks efektif signifikan untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa. Hasil dari kuesioner yang diisi oleh kelompok eksperimen untuk mendukung temuan penelitian menunjukkan bahwa 97% siswa sangat setuju bahwa implementasi gambar yang terkait dengan teks membantu mereka dalam meningkatkan pemahaman membaca. Dapat disimpulkan bahwa gambar yang terkait dengan teks berpengaruh signifikan untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa, gambar yang terkait dengan teks juga diterapkan dengan baik dalam pembelajaran, dan siswa juga sangat setuju bahwa gambar yang terkait dengan teks berguna untuk meningkatkan pemahaman membaca mereka.This research arose from the problem of students’ reading comprehension and the lack of learning media in school. Based on these issues, the researcher aimed to prove the effectiveness of text-related pictures in improving the reading comprehension of seventh-grade students at MTs Ma’arif NU 1 Patikraja. Text-related pictures are one of the media that can be applied to improving students’ reading comprehension. The purposes of this research are: (1) to find out the significant effect of text-related pictures to improve students’ reading comprehension; (2) to figure out the implementation of text-related pictures; (3) to investigate students’ responses towards the implementation of text-related pictures. This study used a quantitative method with a quasi-experimental design. Students in seventh grade at MTs Ma’arif NU 1 Patikraja were the population in this study. There were two classes as the sample of this research. Seventh-A were used as the experimental group, while seventh-D were used as the control group. In this research, the data were collected through tests, observation, and questionnaire. The results of this research indicate that in the results of the tests, the average of the pre-test of the experimental group was 68.53, while the average of the post-test was 77.60 with the difference between pre-test and post-test mean scores was 9.07. The results of the pre-test of the control group were 57.60 and the post-test was 58.93 with the difference between pre-test and post-test mean scores was 1.33. Furthermore, the resulted significant value was 0.000 < 0.05, which means that text-related pictures was significantly effective in improving students’ reading comprehension. The results of a questionnaire filled out by the experimental group to support the finding showed that 97% of students strongly agreed that the implementation of text-related pictures helped them to improve reading comprehension. It can be concluded that text-related pictures had a significant and positive effects on the students' reading comprehension, text-related pictures was successfully implemented, and students were strongly agreed that text-related pictures were useful to improve their reading comprehension.
4328246657I1D020006FORMULASI ES KRIM SINBIOTIK SUSU KAMBING UBI UNGU TERONG BELANDA: FISIK, NILAI GIZI, SENSORIDiabetes Melitus tipe 2 pemicunya stress oksidatif. Produk pangan antioksidan menjadi alternatif penanganan diabetes. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh proporsi susu kambing:ekstrak ubi ungu, pure terong belanda, dan interaksinya terhadap melting rate, vitamin C, protein total, sensori es krim Sumburonda. Formula terbaik diuji pH, gula reduksi, total BAL.Penelitian menggunakan RAK dengan perlakuan proporsi susu kambing:ekstrak ubi ungu (90:10, 80:20, 70:30) dan pure terong belanda (10%, 20%, 30%). Melting rate diukur menggunakan stopwatch, vitamin C titrasi iodium, protein total metode Kjehdal, pH menggunakan pH meter, gula reduksi metode Nelson-somogyi, total BAL metode TPC, sensori menggunakan skoring. Data dianalisis Anova, dilanjutkan DMRT jika terdapat signifikansi. Formula terbaik menggunakan indeks efektivitas. Proporsi susu kambing:ekstrak ubi ungu meningkatkan protein total dan beberapa parameter sensori (p<0,05). Pure terong belanda meningkatkan vitamin C, protein total, beberapa parameter sensori (p<0,05). Interaksinya meningkatkan vitamin C, protein total, seluruh parameter sensori (p<0,05). Formula terbaik adalah A3B3 mengandung vitamin C 98,27 mg, protein total 14,93 g, pH 3,9, gula reduksi 5,3 g, total BAL 1,1 x 109 CFU/mL, warna 4,09; aroma 3,49; tekstur 2,95; rasa 1,84; keseluruhan 3,33. Es krim Sumburonda berpotensi menjadi selingan fungsional bagi penderita diabetes.Type 2 diabetes mellitus triggered by oxidative stress. Antioxidant food products are alternative for treating diabetes. The aim of research was to determine the effect of the proportion of goat's milk: purple sweet potato extract, tamarillo puree, and their interaction on melting rate, vitamin C, total protein, sensory properties of Sumburonda ice cream. The best formula is tested for pH, reducing sugar, total LAB.The research used RAK with proportion of goat's milk: purple sweet potato extract (90:10, 80:20, 70:30), tamarillo puree (10%, 20%, 30%). Melting rate was measured using stopwatch, vitamin C iodine titration, total protein the Kjehdal, pH using pH meter, reducing sugar Nelson-somogyi, total LAB TPC, sensory using scoring. Data were analyzed by Anova, followed by DMRT if there was significance. The best formula uses effectiveness index.
The proportion of goat's milk: purple sweet potato extract increased total protein as well as several sensory parameters (p<0.05). The percentage of tamarillo puree increased vitamin C, total protein, and several sensory parameters (p<0.05). The interaction increased vitamin C, total protein, and all sensory parameters (p<0.05). The best formula is made from A3B3 which contains vitamin C 98.27 mg, total protein 14.93 g, pH 3.9, reducing sugar 5.3 g, total BAL 1.1 x 109 CFU/mL, color 4.09; aroma 3.49; texture 2.95; taste 1.84; 3.33 overall. Sumburonda synbiotic yoghurt ice cream has potential to be a functional snack for diabetes sufferers.
4328346660H1A018054Analisis Kualitas Jaringan Provider XL 4G LTE Menggunakan Aplikasi G-NetTrack Di Kelurahan Karangpucung Kecamatan Purwokerto SelatanMelaksanakan penelitian Drive Test dan Speed Test pada provider jaringan seluler di suatu wilayah merupakan kegiatan untuk pembuktian realisasi spesifikasi provider yang telah dijanjikan dan untuk mengetahui akses layanannya di wilayah yang diuji. Menggunakan aplikasi ponsel yang bernama G-NetTrack dan SpeedTest sebagai apliasi dasar umtuk pengujian kekuatan sinyal dan kecepatan internet di suatu wilayah. Maka akan didapatkan rincian hasil data yang dibutuhkan untuk menentukan kualitas layanan QoS (Quality of Service) pada pelayanan yang disediakan provider. Menggunakan acuan pengukuran versi TIPHON (Telecommunications and Internet Protocol Harmonization Over Network) sebagai tolak ukur untuk parameter QoS.
Tujuan penelitian ini untuk pembuktian dan untuk mengetahui nilai rata-rata dari tiap komponen ujinya provider XL. Di wilayah penulis yaitu di Kelurahan Karangpucung Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas bahwa dalam penelitian ini, keunggulan provider XL ini dapat dirasakan di daerah penulis seperti di kota-kota lain atau terdapat kekurangan di wilayah penulis. Maka dari itu, untuk pembuktian hal tersebut penulis melakukan penelitian ini.
Hasil dari analisis penulis berupa perbandingan pengujian dari minggu pertama dan kedua. Pada minggu ke-1 untuk keseluruhan rata-rata nilai parameter RSRP, RSSI, RSRQ, SNR secara berurutan yaitu -86,5 dBm, -87 dBm, -11,3 dB, 0 dB dengan 716 titik. Pada minggu ke-2 untuk keseluruhan rata-rata nilai parameter secara berurutan yaitu -84,8 dBm, -85,4 dBm, -11,8 dB, 0,1 dB dengan 724 titik. Untuk drive test semuanya bagus kecuali pada parameter SNR yang mengalami stagnan diangka 0 (nol). Kemudian untuk speed test semuanya bernilai bagus yaitu pada minggu ke-1 untuk keseluruhan rata-rata nilai pada parameter latency, jitter, packet loss, download dan upload secara berurutan yaitu 36,9 ms, 74,5 ms, 0%, 15,4 Mbps, 25,4 Mbps. Lalu Pada minggu ke-2 untuk keseluruhan rata-rata nilai pada parameter berurutan yaitu 42,1 ms, 75 ms, 0%, 13,9 Mbps, 22,4 Mbps. Tetapi pada komponen download dan upload nilainya lebih besar upload yaitu dengan rata-rata 14,7 Mbps dan 23,95 Mbps yang dapat disebabkan pengujian dilakukan pada jam sibuk. Keseluruhan semuanya masih terbilang bagus, walaupun ada beberapa titik uji yang bernilai rendah seperti di Perumahan Karangpucung Permai bernilai 5,25 Mbps disebabkan faktor lingkungan sekitar.
Carrying out Drive Test and Speed Test research on cellular network providers in an area is an activity to prove the realization of the promised provider specifications and to find out access to its services in the tested area. Using a cellphone application called G-NetTrack and SpeedTest as a basic application for testing signal strength and internet speed in an area. Then the detailed data results needed to determine the quality of service QoS(Quality of Service) in the services provided by the provider will be obtained. Using the measurement reference version of TIPHON (Telecommunications and Internet Protocol Harmonization Over Network) as a benchmark for QoS parameters.
The purpose of this research is to prove and to determine the average value of each test component of the XL provider. In the author's area, namely in Karangpucung Village, South Purwokerto Subdistrict, Banyumas Regency, that in this study, the advantages of this XL provider can be felt in the author's area as in other cities or there are shortcomings in the author's area. Therefore, to prove this, the author conducted this research.
The results of the author's analysis are in the form of test comparisons from the first and second weeks. In week 1 for the overall average parameter values RSRP, RSSI, RSRQ, SNR in sequence are -86.5 dBm, -87 dBm, -11.3 dB, 0 dB with 716 points. In week 2 for the overall average parameter values in order at -84.8 dBm, -85.4 dBm, -11.8 dB, 0.1 dB with 724 points. For the drive test everything is good except for the SNR component which stagnates at 0 (zero). Then for the speed test everything is good value, namely in week 1 for the overall average value on the parameters of latency, jitter, packet loss, download and upload in order are 36.9 ms, 74.5 ms, 0%, 15.4 Mbps, 25.4 Mbps. Then in week 2 for the overall average value on sequential parameters is 42.1 ms, 75 ms, 0%, 13.9 Mbps, 22.4 Mbps. but in the download and upload components the value is greater than uploads, namely with an average of 14.7 Mbps and 23.95 Mbps which can be caused by testing conducted during peak hours. Overall everything is still fairly good, although there are several low-value test points such as in Karangpucung Permai Housing worth 5,25 Mbps due to environmental factors.
4328446661F1F020013Implementasi Resilience and Inclusion Spanyol Dalam Kerangka European Agenda for Tourism 2030Spanyol merupakan salah satu negara yang paling banyak dikunjungi di
dunia, yang kemudian menjadikan sektor pariwisata memegang peran penting
dalam perekonomian dan pembangunan sosial di Spanyol. Ketika terjadinya
penyebaran virus covid-19, produk domestik bruto Spanyol mengalami penurunan
hingga 150 miliar EUR dalam bentuk pemasukan sektor pariwisata, hal ini tambah
buruh dikarenakan 445 ribu orang telah kehilangan pekerjaan di sektor pariwisata
pada tahun 2020. Untuk itu, Spanyol memiliki tujuan untuk melakukan
transformasi dan modernisasi pada sektor pariwisata yang berguna untuk
meningkatkan daya saing dan ketahanannya. Di sisi lain menurut National Statistics
Institute (Instituto Nacional de Estadística) terdapat sebanyak 4,8 juta orang dengan
beberapa tingkat disabilitas di Spanyol pada tahun 2020, selain itu, Spanyol juga
menyadari bahwa pentingnya keberlanjutan dalam pariwisata untuk tetap menjaga
kelestarian lokasi wisata, dan menghormati penduduk lokal. Untuk itu Spanyol
berupaya dalam mengimplementasikan resilience and inclusion, yang merupakan
bagian lingkup prioritas dalam kerangka European Agenda for Tourism 2030.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tingkat kepatuhan
Spanyol dalam mengimplementasikan lingkup prioritas resilience and inclusion.
Penelitian ini menggunaan metode kualitatif, dan sumber data yang digunakan
adalah melalui sumber data sekunder. Penelitian ini juga menggunakan teori
kepatuhan yang dikemukakan oleh Robert B. Mitchell, melalui tiga indikator yaitu,
outputs, outcomes, dan impacts, dan kemudian akan diukur ke dalam empat jenis
kepatuhan yaitu treaty-induced compliance, coincidental compliance, good faith
non-compliance, dan intentional compliance. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
bahwa, Spanyol hanya memenuhi indikatior outputs, dan outcomes, dan belum
memenuhi indikator impacts, sehingga diukur dari empat jenis tingkat kepatuhan,
Spanyol berada dalam tingkat good faith non-compliance.
Spain is among the most visited countries in the world, positioning the
tourism sector as a critical contributor to its economic performance and social
development. The outbreak of the COVID-19 pandemic significantly impacted
Spain’s economy, with a recorded decline of approximately 150 billion EUR in
tourism-related revenues. This downturn was exacerbated by the loss of
employment for 445,000 individuals in the tourism sector in 2020. To address these
challenges, Spain has prioritized the transformation and modernization of its
tourism sector to enhance its competitiveness and resilience in the face of future
disruptions. Furthermore, data from the National Statistics Institute (Instituto
Nacional de Estadística) in 2020 reveals that approximately 4.8 million individuals
in Spain live with varying degrees of disability. Recognizing the importance of
sustainability in tourism, Spain has also emphasized the need to preserve tourist
destinations and respect local communities. In alignment with these objectives,
Spain has made efforts to implement resilience and inclusion, a key priority area
within the framework of the European Agenda for Tourism 2030. This study aims to
evaluate the extent of Spain’s compliance with implementing the priority area of
resilience and inclusion. The research adopts a qualitative approach, relying on
secondary data sources. Compliance is analyzed using the theoretical framework
proposed by Robert B. Mitchell, which measures compliance through three key
indicators: outputs, outcomes, and impacts. These indicators are further assessed
against four compliance categories: treaty-induced compliance, coincidental
compliance, good faith non-compliance, and intentional compliance. The findings
of this study indicate that Spain has demonstrated compliance with the outputs and
outcomes indicators but has not yet achieved the impacts indicator. Consequently,
based on the four compliance categories, Spain’s level of compliance is classified
as good faith non-compliance, reflecting a genuine commitment to the principles of
the European Agenda for Tourism 2030 despite challenges in achieving long-term
impacts.
4328546662F1A021078Pertukaran Kecantikan dan Status Sosial Serta Pergeseran Makna Pada Fenomena Trophy Wife : Analisis Semiotika Pada Unggahan YouTube Podcast Sobat Konglo
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena pertukaran kecantikan dan status sosial dalam konteks istilah "trophy wife", dengan fokus pada analisis semiotika terhadap unggahan YouTube dari podcast "Sobat Konglo". Istilah "trophy wife" merupakan istilah untuk istri yang dipandang sebagai simbol status sosial dan keberhasilan pria, sering kali dikaitkan dengan kecantikan fisik yang menarik. Melalui pendekatan semiotika, penelitian ini akan menganalisis bagaimana konsep kecantikan dan status sosial direpresentasikan dan dikonstruksi dalam media digital seperti podcast, serta berusaha menjabarkan bagaimana kecantikan dapat ditukarkan dengan sebuah status sosial melalui pernikahan. Selain itu terdapat pergeseran makna terhadap istilah “trophy wife” yang bukan lagi hanya sebuah pertukaran sosial dalam pernikahan lebih dari pada itu trophy wife harus merepresentasikan seorang istri yang sempurna. Penelitian ini menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes digunakan untuk mengidentifikasi tanda-tanda (signs) yang digunakan dalam presentasi "trophy wife" dalam podcast tersebut, termasuk dalam percakapan, narasi, dan visualisasi yang disajikan. Hasil dari penelitian ini juga menunjukan bagaimana konstruksi sosial dan norma-norma gender tercermin dalam representasi "trophy wife" yang dipresentasikan di media sosial, serta dampaknya terhadap persepsi masyarakat terhadap peran dan nilai perempuan dalam hubungan dan kehidupan sosial secara lebih luas. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan wawasan mendalam terhadap fenomena "trophy wife" dalam konteks lokal, tetapi juga menawarkan kontribusi terhadap pemahaman kita tentang bagaimana media sosial mereproduksi dan mempengaruhi konstruksi sosial tentang kecantikan, status, dan gender.
Kata kunci: kecantikan, pertukaran, status sosial, trophy wife.
This research aims to examine the phenomenon of beauty exchange and social status in the context of the term “trophy wife”, with a focus on semiotic analysis of YouTube uploads from the “Sobat Konglo” podcast. The term “trophy wife” is a term for a wife who is seen as a symbol of social status and male success, often associated with attractive physical beauty. Through a semiotic approach, this research will analyze how the concepts of beauty and social status are represented and constructed in digital media such as podcasts, and try to explain how beauty can be exchanged for a social status through marriage. In addition, there is a shift in meaning towards the term “trophy wife” which is no longer just a social exchange in marriage, more than that a trophy wife must represent a perfect wife.  This research uses Roland Barthes' semiotic analysis method to identify the signs used in the presentation of “trophy wife” in the podcast, including in the conversation, narration, and visualization presented. The results of this study also show how social construction and gender norms are reflected in the representation of the “trophy wife” presented on social media, as well as its impact on society's perception of the role and value of women in relationships and social life more broadly. As such, this research not only provides deep insight into the “trophy wife” phenomenon in a local context, but also offers a contribution to our understanding of how social media reproduces and influences social constructions of beauty, status and gender.
Keywords: Keywords: beauty, exchange, social status, trophy wife.
4328646663J0A021031Creating an E-booklet on Banyumas Traditional Dance as a Smart Branding Strategy of Dinas Komunikasi dan Informatika BanyumasLaporan praktek kerja ini disusun berdasarkan praktik kerja yang dilaksanakan pada tanggal 17 Juli – 1 September 2023 di Dinas Komunikasi dan Informatika Banyumas (Dinkominfo). Institusi pemerintah tersebut dipilih karena sesuai dengan tema yang dipilih oleh penulis yaitu tarian tradisional Banyumas sebagai salah satu strategi smart branding kabupaten Banyumas. Kabupaten ini dipilih sebagai kota pintar oleh SGAC (Smart Green ASEAN City) karena Banyumas telah memanfaatkan teknologi untuk mengelola sampah dan mengubahnya menjadi uang. Ketika Banyumas terpilih sebagai kota pintar, institusi pemerintah mengadakan perayaan budaya dan mengundang delegasi dari Smart Green ASEAN Cities (SGAC) yang mewakili berbagai negara. Oleh karena itu, Dinkominfo berperan dalam meningkatkan branding Banyumas sebagai kota pintar. Sementara itu, pembuatan booklet dalam bahasa Inggris diperlukan sebagai jembatan untuk meningkatkan media promosi tarian tradisional Banyumas di tingkat global. Tujuan laporan ini adalah untuk menjelaskan pelaksanaan praktik kerja, penulisan booklet, menjelaskan tarian tradisional banyumas pada booklet, dan proses pembuatan booklet.
Dalam pembuatan e-booklet ini, terdapat tiga metode yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode observasi dilakukan dengan mengunjungi Rumah Lengger di Banyumas untuk mengetahui informasi mengenai tarian tradisional Banyumas. Sementara itu, wawancara dilakukan dengan mengajukan beberapa pertanyaan mengenai tarian tradisional Banyumas. Selain itu, metode dokumentasi yang dikumpulkan oleh penulis antara lain foto dan video tarian tradisional. E-booklet tarian tradisional Banyumas ini berisi tentang tarian ebeg dan lengger.
Hasil produk dari laporan kerja praktek ini adalah e-booklet. Ada enam tahapan dalam pembuatan e-booklet yaitu, ilustrasi, teks, tipografi, warna, ukuran, dan tata letak. Tahapan-tahapan ini sangat penting untuk menciptakan desain e-booklet yang diinginkan. Kemudian e-booklet tersebut diupload di website Dinkominfo Banyumas.
This job training report is prepared based on the job training carried out on July 17 to September 1, 2023, at the Departement of Communication and Informatics Banyumas or Dinas Komunikasi dan Informatika Banyumas (Dinkominfo). The government institution was chosen because it aligns with the theme was selected regarding traditional Banyumas dance as one of the smart branding strategies for the Banyumas regency. The regency was chosen as a smart city by SGAC (Smart Green ASEAN City) because Banyumas has utilized technology to manage garbage and turn it into money. When Banyumas was selected as a smart city, the government institution organized a cultural celebration and invited delegates from the Smart Green ASEAN Cities (SGAC) representing various countries. Therefore, Dinkominfo has a role in improving Banyumas’ branding as a smart city.
Meanwhile, creating an English e-booklet is needed as a bridge to improve the promotional media of traditional Banyumas dances at the global level. The purpose of this report is to explain the implementation of job training, writing an e-booklet, explaining traditional Banyumas dances in an e-booklet, and the process of making an e-booklet. In making the e-booklet, there are three methods comprising observation, interview and documentation. The observation method was done by visiting Rumah Lengger Banyumas to find out the information about Banyumas traditional dance. Then, some interviews were conducted by asking several questions to the coordinator of Rumah Lengger, Mr. Sirwan, and the Maestro of Lengger dance, Mr. Rianto, about Banyumas traditional dances. Furthermore, the documentation method was collected including photos and videos of traditional dances. The e-booklet on Banyumas traditional dances contains ebeg and lengger dances.
The product of this job training report is an e-booklet. There are six stages of creating the e-booklet namely, illustration, text, typography, color, size, and layout. These stages are essential for creating the desired e-booklet design. Then the e-booklet is uploaded on the website of Dinkominfo Banyumas.
4328746664J0B021010Penerjemahan Isi Konten Pemasaran Pada Media Sosial WeChat Dari Bahasa Indonesia Ke Dalam Bahasa Mandarin Di PT Kawasan Industri KendalLaporan praktik kerja ini berjudul “Penerjemahan Isi Konten Pemasaran Pada Media Sosial WeChat Dari Bahasa Indonesia Ke Dalam Bahasa Mandarin Di PT Kawasan Industri Kendal”. Kegiatan Praktik kerja dilaksanakan pada 16 Oktober 2023 hingga 4 Maret 2024 di PT Kawasan Industri Kendal (KIK). Tujuan praktik kerja ini yaitu menerjemahkan isi konten pemasaran untuk media sosial WeChat dengan menggunakan metode penerjemahan komunikatif, sehingga pesan pemasaran dapat diterima dengan baik kepada penutur bahasa Mandarin. Latar belakang dari laporan praktik kerja ini yaitu terdapat investor China yang tertarik pada PT KIK, sehingga PT KIK berupaya untuk menarik lebih banyak investor yang berasal dari China dengan membuat konten pada aplikasi WeChat. Namun upaya tersebut terkendala oleh kurangnya karyawan dengan kemampuan berbahasa Mandarin. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode wawancara, jelajah internet, dan studi pustaka. Pada kegiatan penerjemahan, penulis menggunakan metode penerjemahan komunikatif, karena metode ini sangat memperhatikan isi pesan, baik dalam aspek kebahasaan maupun aspek isinya, sehingga dengan menggunakan metode tersebut hasil terjemahan dari konten dapat tersampaikan dengan baik kepada para penutur bahasa Mandarin. Hasil dari praktik kerja ini yaitu terjemahan isi konten yang kemudian diunggah di akun media sosial WeChat PT KIK. The report for this internship is titled “Translation of Marketing Content on WeChat Social Media from Indonesian into Mandarin at PT Kawasan Industri Kendal.” The internship was conducted from October 16, 2023, to March 4, 2024, at PT Kawasan Industri Kendal (KIK). The purpose of this internship was to translate marketing content for the WeChat social media platform using the communicative translation method, ensuring that the marketing messages are effectively conveyed to Mandarin speakers. The background of this report lies in the presence of Chinese investors interested in PT KIK. To attract more investors from China, PT KIK has started creating content on the WeChat application. However, this effort faced challenges due to a lack of employees with Mandarin language proficiency. The data collection methods used in this internship included interviews, internet research, and literature studies. During the translation process, the writer employed the communicative translation method, which focuses on delivering the message accurately, considering both linguistic and content aspects. This method ensures that the translated content is well-received by Mandarin speakers.The result of this internship was the translation of marketing content, which was subsequently uploaded to PT KIK's WeChat social media account.
4328846666J0B021041PEMBUATAN BUKLET INFORMASI UMUM DAN LAYANAN DALAM BAHASA MANDARIN DAN INDONESIA DI PT KAWASAN INDUSTRI KENDAL (KIK)Laporan praktik kerja lapangan ini berjudul “Pembuatan buklet informasi umum dan layanan dalam bahasa Mandarin dan Indonesia di PT Kawasan Industri Kendal (KIK)”. Kegiatan praktik kerja lapangan dilaksanakan di PT KIK, pada 16 Oktober 2023 hingga 04 Maret 2024. Latar belakang penulis dalam membuat buklet informasi berbahasa Mandarin dan Indonesia karena belum tersedianya media informasi yang mempresentasikan informasi umum dan layanan untuk investor dalam negri maupun China. Hal ini menimbulkan kendala bagi PT KIK selaku pengelola kawasan industri dengan perusahaan yang berbentuk joint venture. Tujuan dilaksanakannya praktik kerja lapangan ini adalah untuk menghasilkan buklet informasi yang berisi informasi umum, dan layanan yang tersedia di PT KIK dalam dua bahasa Mandarin dan Indonesia, sehingga dapat memudahkan Penanam Modal Asing (PMA) maupun lokal mendapatkan informasi terkait PT KIK. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh penulis yaitu metode wawancara, metode jelajah internet, metode studi pustaka dan metode observasi. Dalam proses penerjemahan, penulis menggunakan metode penerjemahan komunikatif. Alasan penulis menggunakan metode penerjemahan komunikatif karena metode ini berpihak pada Bahasa Sasaran (BSa) yang lebih menyesuaikan dengan BSa dari Bahasa Sumber (BSu) sehingga lebih mudah dipahami isi teks yang akan disampaikan oleh penulis. Hasil dari praktik kerja ini adalah buklet informasi dalam bahasa Mandarin dan Indonesia di PT KIK. Dari Praktik kerja lapangan (PKL) ini penulis membuat buklet informasi sehingga kendala informasi antara PT KIK dan investor dalam hubungan bisnis dapat terhubung dengan baik.his report is titled "Development of a General Information and Services Brochure in Mandarin and Indonesian at PT Kawasan Industri Kendal (KIK)." The internship was carried out at PT KIK from October 16, 2023, to March 4, 2024. The author was motivated to create this bilingual brochure due to the lack of media that effectively presents general information and services for both domestic and Chinese investors. This communication gap has posed challenges for PT KIK, which manages the industrial park as a joint venture company.

The main objective of this internship was to develop a brochure containing general information and available services at PT KIK in both Mandarin and Indonesian. The brochure aims to facilitate access to relevant information for both foreign (PMA) and local investors. The data collection methods used in this project included interviews, internet research, literature review, and direct observation. In the translation process, the author employed the communicative translation method. This method was chosen because it focuses on adapting the source language (SL) to the target language (TL), ensuring the information is more easily understood by the intended audience.

The outcome of this project is the creation of a bilingual information brochure (in Mandarin and Indonesian) for PT KIK. Through this internship, the author has successfully addressed the communication gap between PT KIK and potential investors, thus facilitating smoother business interactions.
4328946665J0A021001BROADCASTING AN ENGLISH PODCAST ON RRI’S PROGRAM “CERIWIS”Laporan praktik kerja yang berjudul "Broadcasting An English Podcast On RRI’s Program 'Ceriwis'" disusun untuk memberikan informasi mendetail mengenai proses magang yang dilakukan di RRI Purwokerto, difokuskan pada pengembangan dan produksi podcast berbahasa Inggris. Magang ini memberikan pengalaman mendalam di bidang penyiaran, khususnya dalam program podcast CERIWIS.
Proyek ini melewati beberapa tahapan, dimulai dengan pra-produksi yang mencakup perencanaan konsep podcast, pengembangan alur cerita, dan mendapatkan persetujuan dari pembimbing. Tahap produksi dilaksanakan di studio podcast dengan bantuan tim TMB, di mana proses rekaman berjalan lancar dengan adanya percakapan spontan antara pembawa acara dan tamu yang menambah aliran alami pada podcast tersebut. Tahap pasca-produksi mencakup pengeditan audio dan video, penambahan subtitle, efek khusus, serta pengenalan berupa flyer yang berisi informasi tentang topik, pembawa acara, dan narasumber podcast.
Meskipun menghadapi berbagai kendala di setiap tahap, seperti kesulitan penentuan jadwal dan masalah dengan videografi, proyek ini berhasil diselesaikan. Tujuan proyek ini adalah untuk berkontribusi pada daftar konten RRI Purwokerto, dengan target audiens muda melalui percakapan ringan yang relevan. Magang ini juga memberikan wawasan berharga tentang tantangan serta potensi solusi untuk RRI Purwokerto, terutama dalam upaya memperbanyak konten yang variatif dan menjangkau audiens yang lebih luas.
The job training report entitled "Broadcasting An English Podcast On RRI’s Program “Ceriwis”" is designed to provide detailed information of the internship process carried out at RRI Purwokerto, specifically focusing on the development and production of an English-language podcast. The internship offered in-depth experience in the broadcasting field, particularly with the CERIWIS podcast.
This project went through several stages, starting with pre-production, which involved planning the podcast concept, developing the storyline, and securing approval from the supervisors. The production stage took place in the podcast studio with the assistance of the TMB team, and the recording itself featured smooth conversations between the host and speaker, including impromptu discussions that added a natural flow to the podcast. The post-production phase included editing the audio and video, adding subtitles, special effects, and a flyer introduction that presented information about the podcast’s topic, host, and speaker.
Despite facing various obstacles during each stage, such as scheduling conflicts and issues with videography, the project was successfully completed. The purpose of the project was to contribute to RRI Purwokerto’s content library, targeting young audiences with relatable and lighthearted conversations. The internship also provided valuable insights into the challenges and potential improvements for RRI Purwokerto, particularly in diversifying its content and engaging a wider audience.
4329046732G1A021017HUBUNGAN ANTARA HASIL PENILAIAN ALGORITMA STROKE GAJAH MADA DENGAN JENIS STROKE BERDASARKAN HASIL CT-SCAN KEPALA NON KONTRAS DI RST WIJAYAKUSUMA PURWOKERTOLatar Belakang: Stroke merupakan kondisi defisit neurologis yang sering menimbulkan dampak serius dan memerlukan diagnosis cepat dan akurat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hasil penilaian algoritma stroke Gajah Mada dan jenis stroke yang terdeteksi melalui CT-scan kepala non kontras di RST Wijayakusuma Purwokerto. Metodologi: Metode penelitian menggunakan pendekatan observasional dengan mengumpulkan data dari 32 pasien dengan gejala stroke akut dari bulan Juni hingga Juli 2024. Data dikumpulkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan hasil CT-scan kepala non kontras. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa stroke iskemik merupakan jenis stroke yang paling dominan, dengan 84,4% kasus berdasarkan CT-scan kepala non kontras. Algoritma stroke Gajah Mada juga mengidentifikasi mayoritas kasus sebagai stroke iskemik dengan 59,4% kasus. Analisis bivariat menggunakan uji Fisher Exact Test menunjukkan p-value sebesar 0,006, menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penilaian algoritma stroke Gajah Mada dengan hasil CT-scan. Kesimpulan: Algoritma stroke Gajah Mada terbukti efektif dalam membedakan jenis stroke. Penelitian ini mendukung penggunaan algoritma sebagai alat bantu diagnosis klinis dalam penanganan stroke.
Background: Stroke is a neurological deficit condition that often results in serious consequences dan requires rapid dan accurate diagnosis. Objective: This study aims to determine the relationship between the results of the Gajah Mada Stroke Algorithm assessment dan the type of stroke detected through non-contrast head CT scans at RST Wijayakusuma Purwokerto. Methodology: The research employed an observational approach, collecting data from 32 patients presenting with acute stroke symptoms from June to July 2024. Data were gathered through patient anamnesis, physical examinations, dan non-contrast head CT-scan results. Results: The findings indicate that ischemic stroke is the most prevalent type, accounting for 84.4% of cases based on non-contrast head CT scans. The Gajah Mada Stroke Algorithm also identified the majority of cases as ischemic stroke, with 59.4% of cases. Bivariate analysis using Fisher's Exact Test revealed a p-value of 0.006, demonstrating a significant relationship between the Gajah Mada Stroke Algorithm assessment dan CT-scan results. Conclusion: The Gajah Mada Stroke Algorithm has proven effeCTive in distinguishing between types of stroke. This study supports the use of the algorithm as a clinical diagnostic tool in stroke management.

Keywords: Gajah Mada Stroke Algorithm, non-contrast head CT-scan, hemorrhagic stroke, ischemic stroke
4329146606J0B021035PENERJEMAHAN DOKUMEN EKSPOR DARI BAHASA INDONESIA KE DALAM BAHASA MANDARIN DI PT DEMEI INTERNATIONAL INDONESIALaporan praktik kerja ini berjudul “Penerjemahan Dokumen Ekspor Dari Bahasa Indonesia Ke Dalam Bahasa Mandarin Di PT Demei International Indonesia”. Kegiatan praktik kerja dilaksanakan di PT Demei International Indonesia, pada tanggal 13 September 2023 sampai dengan tanggal 12 Februari 2024. Tujuan dilaksanakannya praktik kerja ini adalah untuk menghasilkan terjemahan dokumen ekspor berbahasa Mandarin di PT Demei International Indonesia. Latar belakang kegiatan praktik kerja ini adalah tidak adanya dokumen ekspor dalam bahasa Mandarin sehingga menghambat komunikasi bisnis di dalam PT Demei International Indonesia dengan PMA dan tenaga kerja yang berasal dari China. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode wawancara, observasi, jelajah internet, dan metode studi pustaka. Pada kegiatan praktik kerja, penulis menggunakan metode penerjemahan komunikatif dan teknik penerjemahan deskripsi karena hasil terjemahan memastikan bahwa makna dan nuansa yang terkandung dalam teks sumber dapat disampaikan dengan efektif dari bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran. Hasil dari praktik kerja ini adalah hasil terjemahan dokumen ekspor berbahasa Mandarin pada PT Demei International Indonesia dalam bentuk PDF dan cetak yang digunakan untuk membantu PMA dan pekerja yang berasal dari China untuk memahami deskripsi barang ekspor, harga barang, standar kualitas, dan aturan-aturan dalam ekspor yang ada di Indonesia. This internship report is titled "Translation of Export Documents from Indonesian to Mandarin at PT Demei International Indonesia." The internship took place at PT Demei International Indonesia, from September 13, 2023, to February 12, 2024. The purpose of this internship is to produce Mandarin-language export document translations at PT Demei International Indonesia. The background of this internship activity is the absence of export documents in Mandarin, which hinders business communication between PT Demei International Indonesia and its joint ventures and employees from China. The data collection methods used include interviews, observations, internet browsing, and literature study. During the internship, the author applied communicative translation methods and the descriptive translation technique to ensure that the meaning and nuances in the source text are effectively conveyed from the source language to the target language. The outcome of this internship is the translated Mandarin-language export documents in PDF and printed formats, which are used to assist joint ventures and workers from China in understanding the descriptions of exported goods, pricing, quality standards, and the export regulations in Indonesia.
4329246667J0A021039Creating English Informational Video about Deportation in the Immigration Office Class I TPI CilacapPraktek kerja magang dilakukan selama tiga bulan di kantor Imigrasi Cilacap dari tanggal 18 september 2023 hingga 18 desember 2023. Tujuan utama dari praktek kerja magang ini adalah untuk membuat video informasi mengenai deportasi menggunakan subtitle bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pemahaman bagi orang asing yang mengetahui regulasi deportasi. Pembuatan video informasi merupakan sebuah proses yang melibatkan beberapa tahapan, yaitu Pra Produksi, Produksi, dan Pasca Produksi.
Sebelum dipublikasikan di media sosial kantor Imigrasi Cilacap, video informasi tersebut melalui proses review dan revisi. Tujuan dari proses ini adalah untuk memastikan bahwa video tersebut akurat dan layak untuk disebarluaskan kepada
publik.
Dalam melaksanakan kerja praktek, digunakan tiga metode, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan beberapa bulan sebelum dimulainya penempatan, wawancara dengan bagian intelijen Kantor Imigrasi
Cilacap, dan dokumentasi untuk menunjukkan proses dan hasil kerja penempatan di Kantor Imigrasi Cilacap.
Adapun beberapa tantangan yang dihadapi dalam memproduksi video informasi karena kondisi kantor yang selalu ramai dan banyak nya pertemuan dengan kepala sub divisi yang harus penulis lakukan. Solusi yang diberikan antara
lain menunggu waktu yang pas saat kantor benar-benar sepi dan melakukan janji temu terlebih dahulu. Pelatihan di tempat kerja mengungkapkan bahwa kantor imigrasi Cilacap tidak memiliki video informasi mengenai deportasi dalam bahasa
Inggris, yang merupakan sebenarnya dibutuhkan karena banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh orang asing.
The internship was carried out for three months at the Cilacap Immigration Office from 18 September 2023 to 18 December 2023. The main purpose of this internship is to create an information video about deportation with English and Indonesian subtitles. This is to make it easier for foreigners to understand the deportation regulations. Making an information video is a process that involves several stages, namely pre-production, production and post-production. Before being published on Cilacap's social media, the information video went through a review and revision process. The purpose of this process is to ensure that the video is accurate and suitable for public dissemination.
In carrying out the practical work, three methods were used, namely observation, interviews and documentation. Observations were made several months before the start of the placement, interviews with the intelligence section of the Cilacap Immigration Office, and documentation to show the process and results of placement work at the Cilacap Immigration Office.
Some of the challenges faced were producing the information videos, having a crowded office and attending many meetings with the head of the department. Solutions included waiting for the right time when the office was quiet and making
appointments in advance. On-the-job training revealed that the Cilacap Immigration Office did not have an information video on deportation in English, which was actually needed due to the many questions asked by foreigners.
4329346668J0A021033Creating Bilingual Copywriting in
Instagram for SME (Small and Medium Enterprise) Jahe Jempol of Desa Wisata Nusantara
Penulis menyelesaikan praktik kerja selama tiga bulan di Dewisnu Jahe Jempol antara 24 September hingga 24 Desember. Penulis ditugaskan untuk membuat konten copywriting yang diupload pada aplikasi instagram dengan menggunakan dua bahasa yaitu bahsa indonesia dan bahasa inggris. Tujuan dari pembuatan konten copywriting ini adalah untuk mempromosikan produk Jahe Jempol agar bisa menaikkan jumlah penjualan sekaligus menjangkau konsumen lebih luas lagi.
Proses pembuatan konten copywriting ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu memahami produk, menulis headline yang menarik, dan mendukung headline dengan referensi yang menarik. Tahap pertama adalah memahami produk, penulis mengumpulkan informasi detail mengenai Jahe Jempol, Tahap kedua adalah menulis headline yang menarik, mengulas detail mengenai Jahe Jempol dan menulis beberapa informasi yang akan ditekankan untuk memilih headline terbaik. Tahap ketiga adalah mendukung judul dengan referensi yang menarik.
Penulis membantu membimbing staff Jahe Jempol untuk memanfaatkan teknologi khususnya Instagram, membantu dalam proses produksi, membantu dalam memasarkan produk kepada teman-teman dan orang-orang yang ada di lingkungan penulis. Penulis membuat copywriting yang bertujuan untuk mengiklankan produk desain yang kreatif, mendorong audience untuk berinteraksi dengan postingan tersebut. Copywriting ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa keterkaitan di antara para audience
The writer completed a three-month job training at Dewisnu Jahe Jempol between September 24 and December 24. The writer was responsible for creating copywriting content to be uploaded to the Instagram application using two languages, specifically Indonesian and English. The purpose of creating this copywriting content is to promote Jahe Jempol products to increase the number of sales, as well as to reach a wider range of consumers.
The copywriting content process is divided into three stages: understanding the product, write a catchy headline, and support headlines with an interesting reference. The first stage is to understand the product, the writer collects detailed information about Jahe Jempol, The second stage is to write a catchy headline, reviews the details about Jahe Jempol and write some information that will be emphasised to choose the best headline. The third stage is to support the headline with interesting references.
The writer helps to guide Jahe Jempol staff to use technology, especially Instagram, help in the production process, help to market products to friends and people in the writer's surroundings. The writer creates copywriting that aim to promote creative design products, and encourage the audience to interact with the posts. This copywriting aims to create a sense of connection among audience.
4329446669J1B020046Analsis Nilai Humanisme Pada Tokoh Utama
Dalam Novel Pulang Karya Tere Liye
Latar belakang penelitian ini yaitu adanya sudut pandang berbeda dari tokoh Bujang sebagai orang dengan aktifitas dalam dunia hitam, yang digambarkan oleh Tere Liye pada novel Pulang. Untuk itu, judul penelitian ini adalah “Nilai Humanisme Tokoh Bujang dalam Novel Pulang Karya Tere Liye”. Tujuan dari penelitian ini yaitu, menganalisis nilai-nilai humanisme dalam tokoh Bujang. Sosiologi sastra digunakan sebagai pendekatan, serta teori nilai humanisme Hardiman digunakan sebagai acuan pada penelitian ini. Teknik baca dan catat digunakan pada penelitian ini sebagai cara untuk mengumpulkan data. Data yang digunakan adalah teks yang mengandung relevansi dengan rumusan masalah. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat nilai-nilai humanisme dalam tokoh Bujang, yaitu menghargai pendapat orang lain, kerja sama, rela berkorban, peduli terhadap orang lain, tolong-menolong, dan solidaritas.This research is based on the different perspectives surrounding the character Bujang, who is involved in the criminal underworld, as portrayed by Tere Liye in the novel Pulang. For this reason, the title of this research is "The Humanistic Values of the Character Bujang in Tere Liye’s Novel Pulang". The aims of this research are analyzing the humanist values of the Bujang character. Literary sociology is used as an approach, and Hardiman's theory of humanist values is used as a reference in this research. Reading and note-taking techniques were used in this research as a way to collect data. The data used is text that contains relevance to the problem formulation. The data was then analyzed using descriptive data analysis techniques. The results of this research show that there are Hardiman’s humanist values in the character Bujang, namely respecting other people's opinions, cooperation, willingness to make sacrifices, caring for other people, helping each other, and solidarity.
4329546670F1B019116Manajemen Sekolah Adiwiyata dalam Mewujudkan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di SMP Negeri 1 Kemangkon, Kabupaten PurbalinggaPenelitian ini dilatarbelakangi oleh Program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 52 Tahun 2019 tentang Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 53 Tahun 2019 tentang Penghargaan Adiwiyata. Salah satu daerah yang melaksanakan Program Gerakan PBLHS dalam pengelolaan Sekolah Adiwiyata yaitu Kabupaten Purbalingga. SMP Negeri 1 Kemangkon adalah sekolah yang pertama kali berhasil menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri di Kabupaten Purbalingga. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mendeskripsikan Manajemen Sekolah Adiwiyata dalam Mewujudkan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di SMP Negeri 1 Kemangkon, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan fungsi manajemen dari G. R Terry. Metode Penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Sekolah Adiwiyata di SMP Negeri 1 Kemangkon sudah baik sesuai dengan fungsi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Tetapi dalam aspek penggerakan yang meliputi kebijakan berwawasan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan harus lebih ditingkatkan dan dikembangkan sehingga perilaku peduli dan berbudaya lingkungan hidup warga SMP Negeri 1 Kemangkon dapat meningkat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, dari aspek pengawasan masih kurang baik karena pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup tidak dilakukan secara rutin.

Kata Kunci: Manajemen, Program Gerakan PBLHS, Sekolah Adiwiyata
This research was motivated by the Program of the Ministry of Environment and Forestry with the stipulation of Regulation of the Minister of Environment and Forestry Number 52 of 2019 concerning the Movement for Environmental Care and Culture in Schools (PBLHS) and Regulation of the Minister of Environment and Forestry Number 53 of 2019 concerning the Adiwiyata Award. One of the areas implementing the PBLHS Movement Program in managing the Adiwiyata School is Purbalingga Regency. SMP Negeri 1 Kemangkon is the first school that succeeded in becoming an Independent Adiwiyata School in Purbalingga Regency. The aim of this research is to analyze and describe the Management of the Adiwiyata School in Creating a School that Cares and has an Environmental Culture at SMP Negeri 1 Kemangkon, Purbalingga Regency. This research uses the management function of G. R Terry. The research method used is a descriptive qualitative method. The research results show that the management of the Adiwiyata School at SMP Negeri 1 Kemangkon is good in accordance with the functions of planning, organizing, mobilizing and supervising. However, the mobilization aspect which includes environmentally friendly policies, environmentally based curriculum, participatory environmental activities, and management of environmentally friendly supporting facilities must be further improved and developed so that the environmentally caring and cultured behavior of the residents of SMP Negeri 1 Kemangkon can increase and can be applied in everyday life. -day. Apart from that, the supervision aspect is still not good because the supervision carried out by the Environmental Service is not carried out routinely

Keywords: Management, PBLHS Movement Program, Adiwiyata School
4329646671I1D020032FORMULASI ES KRIM YOGHURT SINBIOTIK SUSU KAMBING UBI JALAR UNGU TERONG BELANDA SEBAGAI SELINGAN DIABETES MELITUSEs krim yoghurt sinbiotik merupakan salah satu pangan fungsional yang dapat dijadikan sebagai makanan selingan diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proporsi susu kambing :ekstrak ubi jalar ungu dengan penambahan pure terong belanda terhadap overrun, kadar lemak, aktivitas antioksidan, dan mutu hedonik es krim yoghurt sinbiotik Sumburonda. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok 2 faktor, yaitu proporsi susu kambing:ekstrak ubi jalar ungu dan penambahan pure terong belanda. Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah overrun, kadar lemak, aktivitas antioksidan, dan mutu hedonik. Analisis data overrun, kadar lemak, dan aktivitas antioksidan menggunakan uji ANOVA dan uji Friedman untuk parameter mutu hedonik. Dilanjutkan uji DMRT jika terdapat hasil yang signifikan. Proporsi susu kambing:ekstrak ubi jalar ungu berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan (p<0,01), dan mutu hedonik warna (p<0,05). Penambahan pure terong belanda berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan (p<0,05), mutu hedonik warna (p<0,05), dan rasa (p<0,05). Interaksi kedua perlakuan berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan (p<0,01), mutu hedonik warna (p<0,01), aroma (p<0,01), rasa (p<0,01), dan tekstur (p<0,01). Formula es krim yoghurt sinbiotik terbaik terbuat dari proporsi susu kambing:ubi jalar ungu (70:30) dengan penambahan pure terong belanda 30% dengan kandungan lemak 3,23%, aktivitas antioksidan 92,88%, overrun 1,23%, berwarna ungu, aroma tidak prengus, rasa cukup asam, dan tekstur lembut. Synbiotic yoghurt ice cream is one of the functional foods that can be used as a snack for diabetes mellitus. This study aims to determine the effect of the proportion of goat milk:purple sweet potato extract with the addition of tamarillo puree on overrun, fat content, antioxidant activity, and hedonic quality of synbiotic yoghurt ice cream. This study used a randomized block design with 2 factors, the proportion of goat milk:purple sweet potato extract and the addition of tamarillo puree. The parameters measured in this study were overrun, fat content, antioxidant activity, and hedonic quality. The proportion of goat milk:purple sweet potato extract affects antioxidant activity (p<0.01), and color hedonic quality (p<0,05). The addition of tamarillo puree affected antioxidant activity, color hedonic quality, and taste (p<0.05). The interaction of the two treatments affected antioxidant activity, color hedonic quality, aroma taste, and texture (p<0.01). The best synbiotic yoghurt ice cream formula is made from the proportion of goat milk:purple sweet potato (70:30) with the addition of 30% tamarillo puree with 3.23% fat content, 92.88% antioxidant activity, 1.23% overrun, purple color, no goaty aroma, moderately sour taste, and soft texture.
4329746672J1A018024Category Shift Of Noun Phrases Translation
In The Frozen 2 (2019) Movie And Their Readability
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pergeseran kategori frasa nomina subtitle bahasa Inggris ke bahasa Indonesia pada film Frozen 2 (2019) berdasarkan teori Catford (1965) tentang pergeseran kategori dan mendeskripsikan tingkat keterbacaannya berdasarkan Nababan, Nuraeni, dan Sumardiono (2012 ) tentang penilaian kualitas terjemahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah 158 frase nomina yang mengandung pergeseran kategori. Untuk menjawab pertanyaan penelitian, digunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik total sampling. Berdasarkan analisis, terdapat 158 total data frase nomina yang mengandung pergeseran kategori. Terdapat 97 (61,39%) total data pergeseran struktur, 50 (31,64%) total data pergeseran intra-sistem, 7 (4,43%) total data pergeseran unit, dan 4 (2,54%) total data pergeseran kelas. Pada penilaian kualitas aspek pergeseran kategori, terdapat 146 data (92,4%) yang berkategori keterbacaan tinggi, 12 data (7,6%) memiliki keterbacaan sedang, dan 0 data (0%) memiliki keterbacaan rendah. Oleh karena itu, semua jenis pergeseran kategori pada frasa kata benda dalam film Frozen 2 sangat memengaruhi keterbacaan subtitle bahasa target.This research aims to identify the category shift of noun phrases of English into Indonesian subtitles in the Frozen 2 (2019) movie based on Catford’s theory (1965) about category shift and describing their level of readability based on Nababan, Nuraeni, and Sumardiono (2012) about translation quality assessment. This research used a descriptive qualitative method. The data of this research is 158 noun phrases containing category shift. In order to answer the research questions, the descriptive qualitative method and the technique of total sampling are applied. Based on the analysis, there are 158 total data of noun phrase containing category shift. There are 97 (61.39%) total data of structure shift, 50 (31.64%) total data of intra-system shift, 7 (4.43%) total data of unit shift, and 4 (2.54%) total data of class shift. In the quality assessment of the category shift aspects, there were 146 data (92.4%) categorized as high readability, 12 data (7.6%) were medium readability, and 0 data (0%) were low readability. Therefore, all types of category shifts in noun phrases in the Frozen 2 movie greatly affect the readability of the target language subtitles.
4329846673J0B021019PEMBUATAN BUKLET ISTILAH INDUSTRI GARMEN
BERBAHASA INDONESIA DAN BAHASA MANDARIN
DI PT SANSAN SAUDARATEX JAYA CIMAHI
Laporan praktik kerja lapangan ini berjudul "Pembuatan Buklet Istilah Industri Garmen Berbahasa Indonesia Dan Bahasa Mandarin Di PT Sansan Saudaratex Jaya Cimahi". Kegiatan praktik kerja lapangan dilaksanakan pada tanggal 4 September 2023 sampai dengan 4 Maret 2024. Kegiatan praktik kerja lapangan ini bertujuan untuk membuat buklet sebagai media dalam menjembatani komunikasi, khususnya antara pekerja lokal dengan tenaga kerja asing Tiongkok di bidang
garmen PT Sansan Saudaratex Jaya. Latar belakang kegiatan praktik kerja ini adalah belum tersedianya media komunikasi yang ada di PT Sansan Saudaratex Jaya, sehingga menimbulkan kendala komunikasi antara tenaga kerja asing dengan pekerja lokal. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara, observasi, simak dan jelajah internet. Pada kegiatan praktik kerja lapangan ini penulis menggunakan metode penerjemahan komunikatif dan teknik penerjemahan deskripsi. Selanjutnya, ada tiga tahapan dalam kegiatan laporan praktik kerja, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan hasil. Hasil dari praktik kerja yakni berupa buklet istilah industri garmen berbahasa Indonesia dan bahasa Mandarin. Harapan penulis, dengan adanya buklet istilah industri garmen ini bisa menjadi perantara yang memudahkan para pekerja dalam berkomunikasi dengan tenaga kerja asing Tiongkok di PT Sansan Saudaratex Jaya
This field work practice report is entitled "Making a Booklet of Garment Industry Terms in Indonesian and Mandarin at PT Sansan Saudaratex Jaya Cimahi". The field work practice activity was carried out on September 4, 2023 to March 4, 2024. This field work practice activity aims to create a booklet as a medium to bridge communication, especially between local workers and Chinese foreign workers in the garment sector at PT Sansan Saudaratex Jaya. The background to this work practice activity is the unavailability of communication media at PT Sansan Saudaratex Jaya, which causes communication obstacles between foreign workers and local workers. The data collection methods used by the author are interviews, observations, listening and browsing the internet. In this field work practice activity, the author uses the communicative translation method and descriptive translation techniques. Furthermore, there are three stages in the work practice report activity, namely the preparation stage, implementation, and evaluation and results. The results of the work practice are in the form of a booklet of garment industry terms in Indonesian and Mandarin. The author hopes that with this garment industry term booklet, it can be an intermediary that makes it easier for workers to communicate with Chinese foreign workers at PT Sansan Saudaratex Jaya.
4329946674J1B018035Makna Kultural dalam Tradisi Mendhem Ari-ari di Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas: Kajian EtnolinguistikABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai bentuk satuan lingual, makna leksikal, dan makna kultural dalam tradisi mendhem ari-ari di Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas dengan menggunakan pendekatan etnolinguistik. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode penelitian menggunakan metode simak dengan teknik dokumentasi dan metode cakap dengan teknik dasar pancing. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode padan intralingual dan ekstralingual yang diikuti dengan teknik dasar pilah unsur penentu (PUP) dan teknik lanjutan berupa teknik hubung banding menyamakan hal pokok (HBSP). Berdasarkan hasil analisis data, terdapat 24 leksikon dalam tradisi mendhem ari-ari di Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas, yang terdiri atas 21 leksikon perlengkapan dan 3 leksikon prosesi. Leksikon tersebut kemudian dianalisis dari segi bentuk satuan lingual dan makna leksikal untuk memperoleh makna kulturalnya. Dari 24 leksikon tersebut secara keseluruhan memiliki makna doa dan harapan baik untuk bayi yang baru lahir agar kelak memiliki kehidupan yang baik dan terhindar dari gangguan makhluk halus serta hal-hal negatif. Selain itu makna tradisi mendhem ari-ari juga sebagai bentuk penghormatan kepada anggota tubuh manusia yang terlepas atau mati, yaitu dengan cara dikuburkan atau dipendhem.
ABSTRACT
This study aims to describe the form of lingual units, lexical meanings, and cultural meanings in the tradition of mendhem ari-ari in Patikraja District, Banyumas Regency using an ethnolinguistic approach. This research includes qualitative descriptive research, with the research method using the Simak method with documentation techniques and the Cakap method with basic fishing techniques. The data analysis in this study used the intralingual and extralingual matching method followed by the basic technique of sorting the determinant elements (PUP) and the advanced technique in the form of the comparative relationship technique to equalize the main thing (HBSP). Based on the results of data analysis, there are 24 lexicons in the tradition of mendhem ari-ari in Patikraja District, Banyumas Regency, consisting of 21 equipment lexicons and 3 procession lexicons. The lexicon is then analyzed in terms of the form of lingual units and lexical meaning to obtain its cultural meaning. Of the 24 lexicons, as a whole, they have the meaning of prayers and good wishes for newborns so that they will have a good life in the future and avoid the interference of spirits and negative things. In addition, the meaning of the tradition of mendhem ari-ari is also a form of respect for human limbs that are detached or dead, namely by being buried or buried.
4330046742K1A020009Biosintesis Nanopartikel Seng oksida (Np-ZnO) dengan Ekstrak Metanol Daun Sirsak (Annona muricata) dan Uji Potensinya sebagai AntibakteriPenyakit infeksi merupakan masalah kesehatan serius yang mengancam kesehatan manusia. Salah satu penyakit infeksi bakteri yaitu infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes. Pemberian antibiotik topikal dapat dilakukan untuk menangani masalah tersebut, namun penggunaannya yang meluas dan tidak teratur menimbulkan masalah baru, salah satunya resistensi bakteri. Oleh karena itu, diperlukan sumber molekul bioaktif baru, yaitu nanopartikel seng oksida yang disintesis dengan ekstrak daun sirsak sebagai bioreduktor. Nanopartikel seng oksida memiliki aktivitas antibakteri dan tidak beracun bagi sel manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis nanopartikel seng oksida dengan ekstrak metanol daun sirsak (Annona muricata) sebagai bioreduktor. Tahap penelitian meliputi ekstraksi daun sirsak, uji fitokimia ekstrak daun sirsak, sintesis dan karakterisasi Np-ZnO, serta uji aktivitas antibakteri Np-ZnO terhadap bakteri S. aureus dan P. acnes. Hasil rendemen ekstrak metanol daun sirsak sebesar 14,8%. Ekstrak metanol daun sirsak mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid, dan terpenoid. Hasil sintesis Np-ZnO yang memiliki aktivitas antibakteri tertinggi adalah sediaan Np-ZnO 0,15 M dengan zona hambat sebesar 5,65 mm pada bakteri P. acnes dan 5,83 mm pada bakteri S. aureus.Infectious diseases are serious health problems that threaten human health. One of the bacterial infectious diseases is a skin caused by the bacteria Staphylococcus aureus and Propionibacterium acnes. Topical antibiotics can be used to treat these problems, but their widespread and irregular use creates new problems, one of which is bacterial resistance. Therefore, a new source of bioactive molecules is needed, namley zinc oxide nanoparticles synthesized with soursop leaf extract as a bioreductor. Zinc oxide nanoparticles have antibacterial activity and are non-toxic to human cells. This study aims to synthesize zinc oxide nanoparticles with soursop (Annona muricata) leaf methanol extract as a bioreductor. The research phase includes soursop leaf extraction, phytochemical test of soursop leaf extract, synthesis and characterization of Np-ZnO, and antibacterial activity test of Np-ZnO against S. aureus and P. acnes bacteria. The yield of soursop leaf methanol extract was 14.8%. Soursop leaf methanol extract contains alkaloid, flavonoid, tannin, saponin, steroid, and terpenoid compounds. The result of Np-ZnO synthesis that has the highest antibacterial activity is Np-ZnO 0.15 M preparation with an inhibition zone of 5.65 mm on P. acnes bacteria and 5.83 mm on S. aureus bacteria.