Artikelilmiahs
Menampilkan 42.081-42.100 dari 48.852 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 42081 | 45449 | D1A018036 | PENGARUH PUPUK FESES SAPI PERAH DIPERKAYA JENIS DAN DOSIS PUPUK BUATAN TERHADAP KADAR PROTEIN KASAR DAN LEMAK KASAR TIGA JENIS RUMPUT PENNISETUM | Penelitian dilaksanakan pada tanggal 19 Maret – 11 Oktober 2021, di Experimental Farm, Lahan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) Desa Limpakuwus, Kecamatan Baturraden, Banyumas dan Laboratorium Agrostologi, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula yang terbaik antara jenis dan dosis pupuk anorganik dengan feses sapi perah terhadap kandungan protein kasar dan lemak kasar rumput pennisetum. Materi penelitian yang digunakan adalah 3 jenis rumput pennisetum berupa Rumput Gajah, Rumput Raja dan Rumput Gajah Mini sebanyak 486 stek, feses sapi perah 3 kg/m², pupuk urea, NPK dan ZA dengan dosis 100, 200, 300/kg/ha/defoliasi. Metode yang digunakan adalah experimental menggunakan Split plot design dengan dasar Rancangan Acak Kelompok dengan 27 perlakuan dan 3 ulangan. Peubah yang diamati yaitu kadar protein kasar dan lemak kasar. Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa dosis pupuk dan jenis rumput berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar protein kasar tiga jenis rumput. Jenis rumput berpengaruh nyata (P<0,05) antara jenis rumput, jenis dan dosis pada kadar lemak kasar tiga jenis rumput. Penelitian menunjukkan bahwa pupuk ZA memberikan produktivitas dan kadar protein kasar tertinggi pada Rumput Gajah Mini. Pupuk feses sapi perah dengan kombinasi pupuk anorganik memengaruhi kadar protein kasar rumput secara seragam. Pupuk NPK dan ZA pada dosis 200-300 kg/ha terbukti efisien, dengan interaksi pupuk meningkatkan kadar protein kasar dan menurunkan lemak kasar. Pupuk ZA dan Rumput Gajah Mini menghasilkan hasil terbaik dalam hal produktivitas. | The research was conducted from March 19 to October 11, 2021, at the Experimental Farm, BUMDES (Village-Owned Enterprise) Field, Limpakuwus Village, Baturraden District, Banyumas and Agrostology Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Universitas Jenderal Soedirman. This study aims to determine the best formula between the type and dose of inorganic fertilizer with dairy cow feces on the crude protein and crude fat content of pennisetum grass. The research materials used were 3 types of pennisetum grass in the form of Elephant Grass, King Grass and Mini Elephant Grass as many as 486 cuttings, 3 kg/m² of dairy cow feces, urea, NPK and ZA fertilizers at doses of 100, 200, 300/kg/ha/defoliation. The method used was experimental using Split plot design on the basis of Randomized Group Design with 27 treatments and 3 replications. The observed variables were crude protein and crude fat content. The results of the analysis of variance showed that the dose of fertilizer and the type of grass had a very significant effect (P < 0.01) on the crude protein content of three types of grass. Grass type had a significant effect (P<0.05) between grass type, type and dose on crude fat content of three types of grass. The study showed that ZA fertilizer gave the highest productivity and crude protein content in Mini Elephant Grass. Dairy feces fertilizer with a combination of inorganic fertilizers affected the crude protein content of grass uniformly. NPK and ZA fertilizers at doses of 200-300 kg/ha proved efficient, with the fertilizer interaction increasing the crude protein content of the grass. ZA fertilizer and Mini Gajah Grass produced the best results in terms of productivity. | |
| 42082 | 45450 | E1A019188 | KAJIAN PERTANGGUNGJAWABAN INDIVIDU ATAS KEJAHATAN PERANG OLEH BOSCO NTAGANDA DALAM KONFLIK BERSENJATA DI ITURI, KONGO 2002 - 2003 MENURUT HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL | Hukum humaniter internasional telah mengatur batasan-batasan yang jelas dalam melaksanakan perang sehingga kehadirannya dimaksudkan untuk mencegah berbagai penderitaan yang tidak perlu dalam konflik bersenjata. Penelitian ini mengkaji kejahatan perang yang dilakukan oleh Bosco Ntaganda selama konflik bersenjata di Ituri pada tahun 2002-2003 serta pertanggungjawabannya. Kejahatan perang yang dilakukan oleh Bosco Ntaganda antara lain mencakup pembunuhan yang disengaja, penggunaan anak-anak sebagai tentara, perbudakan, pemerkosaan, penyerangan penduduk sipil yang melanggar ketentuan hukum internasional. Pelanggaraan terhadap suatu aturan pasti membutuhkan tindakan penegakan yang salah satunya menyebabkan pertanggungjawaban. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaturan mengenai kejahatan perang menurut hukum humaniter internasional dan juga untuk mengetahui pertanggungjawaban individu atas pelanggaran yang dilakukan oleh Bosco Ntaganda dalam konflik Ituri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dan metode pendekatan perundang-undangan serta pendekatan kasus, sumber data yang digunakan data sekunder, dan data yang diperoleh disajikan dengan metode yuridis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejahatan perang secara formal diatur dalam Pasal 8 Statuta Roma 1998. Tindak pidana kejahatan perang merupakan pelanggaran berat atas Konvensi Jenewa 1949 yang melahirkan tanggung jawab individual. Bosco Ntaganda sebagai aktor kunci dalam konflik Ituri terlibat dalam kejahatan perang selama konflik berlangsung dan didakwa atas sembilan klasifikasi kejahatan perang sebagaimana diatur dalam Pasal 8 Statuta Roma. Adapun pertanggungjawaban individu sebagai indirect co-perpetrator diberikan kepada Bosco Ntaganda atas dasar konsep yang berkembang dalam Pasal 25 Statuta Roma 1998. | International humanitarian law has set clear limits on the conduct of war, and its presence is intended to prevent unnecessary suffering in armed conflict. This research examines the war crimes committed by Bosco Ntaganda during the armed conflict in Ituri in 2002-2003. War crimes committed by Bosco Ntaganda included intentional killing, use of children as soldiers, enslavement, rape, and attacks on civilians that violate international law. Violation of a rule definitely requires enforcement action, one of which causes liability. This research aims to determine the regulation of war crimes according to international humanitarian law and also to determine individual responsibility for violations committed by Bosco Ntaganda in the Ituri conflict. This research uses normative juridical research methods and statutory approach methods and case approaches, the data sources used is secondary data, and the data obtained are presented with qualitative juridical methods. The research results showed that war crimes are violations of international humanitarian law, especially the 1949 Geneva Conventions which create individual responsibility. War crimes are formally regulated in Article 8 of the Rome Statute which applies to both international armed conflicts and non-international armed conflicts. Bosco Ntaganda as a key actor in the Ituri conflict was involved in war crimes during the conflict, therefore individual responsibility as an indirect co-perpetrator is assigned to Bosco Ntaganda on the basis of the concept developed in Article 25 of the 1998 Rome Statute. | |
| 42083 | 45444 | J0B018036 | PENGENALAN KAWASAN WISATA MELALUI VIRTUAL TOUR VIDEO BERBAHASA MANDARIN DI DINPARBUD KABUPATEN PURWOREJO | Laporan praktik kerja ini berjudul “Pengenalan Kawasan Wisata Melalui Virtual Tour Video Berbahasa Mandarin Di DINPARBUD Kabupaten Purworejo”. Kegiatan praktik kerja ini dilaksanakan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, pada tanggal 18 Januari hingga 09 April 2021. Latar belakang dari praktik kerja ini adalah perlu adanya promosi untuk memperkenalkan kawasan wisata yang ada di Purworejo kepada wisatawan asing. Tujuan dilaksanakannya praktik kerja ini adalah untuk menghasilkan virtual tour video sebagai strategi promosi dalam memperkenalkan kawasan wisata Kabupaten Purworejo agar meningkatkan kungjungan wisatawan. Pada tahap pengumpulan data, penulis menggunakan tiga metode yaitu, metode observasi, metode studi pustaka dan metode jelajah internet. Pada kegiatan praktik kerja ini, penulis menggunakan satu metode penerjemahan yaitu, metode komunikatif. Penulis menggunkana metode komunikatif dalam menerjemahkan naskah virtual tour video berbahasa Mandarin, karena dengan menggunakan metode tersebut hasil terjemahan lebih mudah dipahami. Serta dalam membuat virtual tour video penulis menggunakan teknik voice over agar video tour yang dihasilkan lebih hidup dan pendengar merasa seolah-olah sedang dijelaskan secara langsung. Hasil praktik kerja adalah virtual tour video dengan takarir bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia. | This internship report is entitled "Introduction to Tourist Areas Through Mandarin Virtual Tour Videos at DINPARBUD Purworejo Regency". This internship activity was carried out at the Purworejo Regency Tourism and Culture Office, from January 18 to April 9, 2021. The background of this internship is the need for promotion to introduce tourist areas in Purworejo to foreign tourists. The purpose of this internship is to produce a virtual tour video as a promotional strategy in introducing tourist areas in Purworejo Regency in order to increase tourist visits. At the data collection stage, the author used three methods, namely the observation method, the literature study method and the internet browsing method. In this internship activity, the author used one translation method, namely the communicative method. The author uses the communicative method in translating the Mandarin virtual tour video script, because by using this method the translation results are easier to understand. Also in making the virtual tour video, the author uses the voice over technique so that the resulting video tour is more lively and the listener feels as if they are being explained directly. The result of the work practice is a virtual tour video with subtitles in Mandarin and Indonesian. | |
| 42084 | 45445 | A1D020055 | Pengaruh Berbagai Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh 2,4 Dimetil Amina terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai konsentrasi ZPT 2,4-DMA dan menetapkan konsentrasi terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non-Faktorial dengan lima tingkat taraf perlakuan 2,4-DMA yaitu 3,0 ppm, 2,25 ppm, 1,5 ppm, 0,5 ppm, dan 0 ppm (kontrol). Variabel yang diamati terdiri dari tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun, kehijauan daun, bobot tongkol per petak, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol berkelobot, panjang tongkol tanpa kelobot, diameter tongkol berkelobot, dan diameter tongkol tanpa kelobot. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F, selanjutnya diuji dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada tingkat kesalahan 5%. Berdasarkan hasil penelitian aplikasi ZPT 2,4-DMA dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Konsentrasi ZPT yang paling baik adalah 3 ppm karena mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun, dan hasil tanaman. | This research aimed to examine the concentration of 2,4-DMA and determine the best concentration for the growth and yield of sweet corn plants. The design used was a non-factorial randomized block design (RBD) with five levels of treatment consisting of 3.0 ppm, 2.25 ppm, 1.5 ppm, 0.5 ppm 2, and 0 ppm (control). The observed variables consisted of plant height, number of leaves, diameter of stem, leaf area, greenness of leaves, weight of cobs per plot, weight of cobs with husks, weight of cobs without husks, length of husked cobs, length of cobs without husks, diameter of husked cobs, and diameter of cobs without husks. The data obtained were analyzed using the F test, followed by the Duncan Multiple Range Test (DMRT) at an error rate of 5%. The study showed that application of 2,4-DMA was able to increase plant growth and yield of the sweetcorn plant. The best concentration of 2,4-DMA was 3 ppm, due to increased plant height, number of leaves, leaf area, and yield. | |
| 42085 | 45446 | A1D020039 | Pengaruh Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh 2,4-Dimetil Amina terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Daun (Allium fistulosum L.) | Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi 2,4- Dimetil Amina sebagai zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun dan mengetahui konsentrasi 2,4-Dimetil Amina yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun. Penelitian ini dilakukan di Desa Pasir Kulon, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman mulai bulan Agustus 2023 sampai dengan Januari 2024. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial 5 konsentrasi dan 5 ulangan, konsentrasi masing-masing perlakuan yaitu 3,00 ppm; 2,25 ppm; 1,50 ppm; 0,75 ppm dan 0 (kontrol). Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis menggunakan uji F pada taraf kesalahan 5%. Apabila hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi 2,4-DMA berpengaruh positif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun. Aplikasi ZPT 2,4-DMA dengan konsentrasi 2,25 ppm menghasilkan rerata tinggi tanaman tertinggi yaitu 53,03 cm, jumlah anakan 10,16 batang, jumlah daun 61,82 helai, bobot basah 216 g, bobot kering 15,27g, diameter batang 0,61 cm, kerapatan stomata 105 /mm², panjang akar 14,52 cm, volume akar 7,20 ml. Konsentrasi 3,00 ppm menghasilkan rerata lebar bukaan stomata tertinggi 8,75 µm dan taraf kontrol menghasilkan rerata tertinggi pada kehijauan daun 64,14 unit. | The research aimed to study effect of concentration of 2,4-Dimethyl Amine as a growth and yield of spring onion plants and knowing the best concentration of 2,4- Dimethyl Amine to increase the growth and yield of spring onion plants. This research was conducted in Pasir Kulon Village, Karanglewas District, Banyumas Regency and the Agronomy and Horticulture Laboratory of the Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University from August 2023 to January 2024. The design used was a nonfactorial Randomized Block Design (RBD) of 5 concentrations and 5 repeats, the concentrations of each treatment were 3,00 ppm; 2,25 ppm; 1,50 ppm; 0,75 ppm and 0 (control). The data obtained from the results of the study were analyzed using the F test at an error level of 5%. If the results of the analysis show a real effect, then proceed with the DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) test at the error level of 5%. The results showed that the application of 2,4-DMA had a positive effect on the growth and yield of spring onion plants. The application of PGR 2,4-DMA with a concentration of 2,25 ppm resulted in the highest average plant height of 53,03 cm, number of saplings 10,16 stems, number of leaves 61,82 strands, wet weight 216g, dry weight 15,27 g, stem diameter 0,61 cm, stomata density 105/mm², root length 14,52 cm, root volume 7,20 ml. A concentration of 3,00 ppm yielded the highest average stomata opening width of 8,75µm and the control grade yielded the highest mean leaf greenness of 64,14 units. | |
| 42086 | 45447 | D1A019048 | HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN UPAYA PETERNAK SAPI POTONG UNTUK MENCEGAH LUMPY SKIN DISEASE (LSD) DI KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini berjudul “Hubungan Pendidikan dan Tingkat Pengetahuan dengan Upaya Peternak Sapi Potong untuk Mencegah Lumpy Skin Disease (LSD) di Kabupaten Banyumas” telah dilaksanakan pada tanggal 19 Maret sampai 25 Maret 2024. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji hubungan pendidikan dan tingkat pengetahuan dengan upaya peternak sapi potong untuk mencegah LSD di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian adalah wawancara, observasi, dan in-depth-interview. Sasaran penelitian ini adalah peternak yang ternaknya terkena LSD di Kabupaten Banyumas. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive sampling yaitu di Kabupaten Banyumas dan diambil kecamatan yang paling banyak terkena LSD. Kecamatan Sumbang, Kecamatan Kalibagor, dan Kecamatan Cilongok. Sehingga jumlah responden yang didapat adalah 70 peternak diantaranya 38 peternak dari Kecamatan Sumbang, 19 peternak dari Kecamatan Kalibagor, dan 13 peternak dari Kecamatan Cilongok. Variabel yang diamati adalah pendidikan peternak, tingkat pengetahuan peternak, dan upaya pencegahan LSD oleh peternak. Analisis data menggunakan Analisis deskriptif dan Analisis Korelasi Rank Spearmen. Hasil analisis data Korelasi Rank Spearmen bahwa hubungan tingkat pendidikan peternak dengan upaya pencegahan peternak sapi potong di Kabupaten Banyumas terhadap LSD memiliki hubungan yang sangat lemah (0,25), sedangkan tingkat pengetahuan peternak dengan upaya pencegahan peternak sapi potong di Kabupaten Banyumas terhadap LSD memiliki hubungan yang sangat kuat (0,70). | This research entitled "The Relationship between Education and Level of Knowledge and the Efforts of Beef Cattle Farmers to Prevent Lumpy Skin Disease (LSD) in Banyumas Regency" was carried out from 19 March to 25 March 2024. The aim of this research was to examine the relationship between education and the level of knowledge with the efforts of breeders beef cattle to prevent LSD in Banyumas Regency. Research methods are interviews, observation, and in-depth interviews. The target of this research is breeders whose livestock are affected by LSD in Banyumas Regency. Determining the research location was carried out using purposive sampling, namely in Banyumas Regency and the sub-district that was most affected by LSD was taken. Sumbang District, Kalibagor District, and Cilongok District. So the number of respondents obtained was 70 breeders including 38 breeders from Sumbang District, 19 breeders from Kalibagor District, and 13 breeders from Cilongok District. The variables observed were breeder education, breeder knowledge level, and LSD prevention efforts by breeders. Data analysis uses descriptive analysis and Spearmen Rank Correlation Analysis. The results of the Spearmen Rank Correlation data analysis show that the relationship between breeder education level and efforts to prevent beef cattle breeders in Banyumas Regency against LSD has a very weak relationship (0.25), while the level of knowledge of breeders with efforts to prevent beef cattle breeders in Banyumas Regency against LSD has a relationship. which is very strong (0.70). | |
| 42087 | 45448 | A1D020006 | Pengaruh Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh 2,4 Dimetil Amina Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT) 2,4-Dimetil amina (DMA) yang efektif untuk meningkatkan produksi tanaman pakcoy serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan maupun hasil tanaman pakcoy. Penelitian ini dilakukan di Desa Pasir Kulon, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Laboratorium Perlindungan Tanaman dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman mulai bulan Agustus hingga Desember 2023. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial 5 ulangan yang terdiri atas 5 taraf konsentrasi yaitu 3,00 ppm; 2,25 ppm; 1,50 ppm; 0,75 ppm; dan 0 ppm. Data yang diperoleh dari hasil penelitian di analisis uji F dan apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum aplikasi ZPT 2,4-DMA berpengaruh positif terhadap pertumbuhan dan hasil serta karakter fisiologis tanaman pakcoy. Konsentrasi terbaik yaitu 3,00 ppm memberikan pengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun, jumlah daun, bobot tanaman segar dan kering, serta bobot tajuk segar dan kering. Akan tetapi, kehijauan dan kadar klorofil daun, kerapatan dan bukaan stomata, volume akar, serta bobot akar segar dan kering tidak menunjukkan pengaruh nyata. Tidak ada gejala fitotoksisitas pada tanaman yang diaplikasikan ZPT 2,4-DMA. | The research aimed to determine the concentration of plant growth regulator (PGR) 2,4-Dimethyl amine (DMA) that is effective for increasing pakcoy crop production and its effect on the growth and yield of pakcoy crops. This research was conducted in Pasir Kulon Village, Karanglewas District, Banyumas Regency, Central Java, Plant Protection Laboratory and Agronomy and Horticulture Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University from August to December 2023. The experimental design used was a randomized block design (RBD) with five replications consisting of five level of PGR 2,4DMA concentration treatments of 3.00 ppm, 2.25 ppm, 1.50 ppm, 0.75 ppm; and 0 ppm, respectivily. The data were analyzed using the F test analysis, andi f the result of the analysis has a real effect the DMRT (Duncan’t Multiple Range Test) test is continued at an error level of 5%. The result showed that in general the application of PGR 2,4-DMA had a positive effect on the growth and yield as well as the physiological character of pakcoy crop. The best concentration of 3.00 ppm has a very noticeable effect on plant height, leaf area, number of leaves, weight of fresh and dried plants, and weight of fresh and dried headers. However, leaf greenness and chlorophyll levels, stomatal density and opening, root volume, and weight of fresh and dried roots showed no noticeable effect. There were no symptoms of phytotoxicity in plants to which PGR 2,4-DMA was applied. | |
| 42088 | 45452 | F1A020106 | SIAPAKAH AKU (Persepsi Diri Gay dalam Lingkungan Sosial Heteroseksual di Purwokerto) | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi laki-laki gay di Purwokerto terhadap norma hukum, agama, hubungan heteroseksual, dan dampak persekusi masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Terdapat dua informan utama yakni A dan T yang ditentukan melalui snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan partisipan laki-laki gay di Purwokerto. Dilengkapi dengan observasi partisipatif untuk mendapatkan data yang lebih komprehensif tentang interaksi sosial dan kondisi sehari-hari partisipan. Adapun teknik analisis data yang dilakukan bedasarkan Miles & Huberman mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan menunjukkan bahwa meskipun komunitas gay di Purwokerto merasa terpinggirkan oleh norma hukum dan agama, mereka berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial heteroseksual di sekitar mereka. Data juga menunjukkan adanya diskriminasi dan persekusi yang berdampak negatif pada kesehatan mental dan sosial laki-laki gay. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa laki-laki gay di Purwokerto mengalami tekanan sosial yang kuat akibat norma hukum dan agama yang dominan. | This study aims to describe the perceptions of gay men in Purwokerto regarding legal norms, religion, heterosexual relationships, and the impact of societal persecution. The research method used is qualitative, with a phenomenological approach, conducted through in-depth interviews with gay male participants in Purwokerto. The study is supplemented by participatory observation to gather more comprehensive data on the participants' social interactions and daily conditions. Relevant journal references related to the research topic are also utilized to support the analysis. The data analysis technique follows the Miles & Huberman framework, starting from data collection, data reduction, data display, to verification. The main findings indicate that although the gay community in Purwokerto feels marginalized by legal and religious norms, they strive to adapt to the heterosexual social environment around them. The data also reveal discrimination and persecution that negatively impact the mental and social health of gay men. The conclusion of this study is that gay men in Purwokerto experience significant social pressure due to the dominant legal and religious norms. | |
| 42089 | 45453 | F1A020088 | HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TENTANG PERSONAL BRANDING CAPRES DI MEDIA SOSIAL DENGAN PERILAKU POLITIK PEMILIH PEMULA | Gen Z menjadi pemilih pemula dalam Pilpres 2024. Gen Z melihat personal branding capres sebagai bahan pertimbangan dalam memilih kandidat yang tepat. Capres memanfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye untuk membangun personal branding. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana hubungan antara persepsi tentang personal branding capres di media sosial dengan perilaku politik pemilih pemula. Penelitian ini menggunakan metode peneltian kuantitatif deskriptif melalui uji korelasi tau kendall. Data primer diperoleh melalui metode survei dan kuesioner. Responden pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman angkatan 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara persepsi tentang personal branding (x) dengan perilaku politik pemilih pemula (y) memiliki hubungan signifikan pada taraf 95%. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi terhadap personal branding berkorelasi positif dengan perilaku politik pemilih pemula. Gen Z dalam hal ini mahasiswa melihat bahwa personal branding capres menjadi bahan pertimbangan mereka dalam menentukan calon presiden pada Pilpres 2024 | Gen Z becomes a first-time voter in the 2024 Presidential Election. Gen Z sees the personal branding of presidential candidates as a consideration in choosing the right candidate. Presidential candidates use social media as a campaign tool to build personal branding. This study aims to explain the relationship between perceptions of presidential candidates' personal branding on social media and the political behavior of first-time voters. This study uses a descriptive quantitative research method through the Kendall correlation test. Primary data was obtained through survey and questionnaire methods. Respondents in this study were students of the Faculty of Social and Political Sciences, 2 Jenderal Soedirman University, class of 2020. The results of the study showed that the relationship between perceptions of personal branding (x) and the political behavior of first-time voters (y) had a significant relationship at the 95% level. This shows that perceptions of personal branding are positively correlated with the political behavior of first-time voters. Gen Z, in this case students, saw that the personal branding of presidential candidates was a consideration in determining presidential candidates in the 2024 Presidential Election. | |
| 42090 | 45451 | F1A020019 | Representasi Kritik Sosial Pada Lagu 'Gossip Jalanan' Karya Slank (2004) | Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi kritik sosial yang disampaikan dalam lirik lagu ‘Gossip Jalanan’ karya Slank. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis hermenuetika Hans George Gadamer. Bahan penelitian ini adalah lirik lagu ‘Gossip Jalanan’ karya Slank (2004). Teori yang digunakan adalah teori tindakan komunikatif milik Habermas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lagu ‘Gossip Jalanan’ karya Slank menciptakan sebuah komunikasi yang bebas tekanan dengan lirik-lirik yang tajam yang memberi gambaran bahwa media linguistik memiliki peran penting dalam Tindakan komunikatif. Slank dalam lagu ‘Gossip Jalanan’ dengan berani menggunakan istilah ‘Mafia’ pada setiap bait lagu dengan tujuan kritik yang bebas distorsi seperti Mafia Judi, Mafia Narkoba, Mafia Pemilu, Mafia Selangkangan, Mafia Senayan dan Mafia Pemilu yang dinterpretasikan sebagai tanggapan atas tindakan yang menyimpang dari tugas dan tanggung jawabnya | The purpose of this study is to find out the representation of social criticism conveyed in the lyrics of the song 'Gossip Jalanan' by Slank. The method used is qualitative descriptive with the hermeneutic analysis method of Hans George Gadamer. The material for this research is the lyrics of the song 'Gossip Street' by Slank (2004). The theory used is Habermas's theory of communicative action. The results of this study show that the song 'Gossip Jalanan' by Slank creates a pressure-free communication with sharp lyrics that give an idea that linguistic media has an important role in communicative actions. Slank in the song 'Street Gossip' boldly uses the term 'Mafia' in each verse of the song with the aim of distortion-free criticism such as the Gambling Mafia, the Drug Mafia, the Election Mafia, the Crotch Mafia, the Senayan Mafia and the Election Mafia which are interpreted as a response to actions that deviate from their duties and responsibilities. | |
| 42091 | 45454 | E1A018128 | PEMBUKTIAN TERBALIK DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI ASABRI (Studi Kasus Putusan Nomor 7/Pid.Sus-TPK/2022/PN Jkt.Pst) | Tindak Pidana korupsi dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa (Extra Ordinary Crime) yang mana dalam praktiknya tindakan tersebut dilakukan secara sistematik dan meluas, sehingga berakibat merugikan keuangan negara, turunnya moral, etika, nilai-nilai keadilan serta dapat melemahkan kepastian hukum. Pembuktian dalam kasus korupsi menggunakan sistem pembuktian terbalik. sistem pembuktian terbalik merupakan sistem dimana beban pembuktian berada berada pada terdakwa. Penelitian ini mengkaji mengenai penerapan beban pembuktian terbalik dalam kasus korupsi yang terjadi pada PT ASABRI. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penelitian kepustakaan. Data yang didiperoleh disajikan dalam bentuk uraian dan menggunakan metode analisis normatif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembuktian dengan nomor register perkara Nomor 7/Pid.Sus-TPK/2022/PN Jkt.Pst. telah diupayakan melalui alat bukti yang diajukan Penuntut Umum. Adapun kekuatan pembuktian Penuntut Umum telah memenuhi setiap unsur-unsur pada Pasal 2 (1) UU Tindak Pidana Korupsi. Setiap alat bukti yang diajukan Penuntut Umum telah memenuhi ketentuan dalam Pasal 185 sampai dengan Pasal 189 KUHAP. | Criminal offences of corruption are classified as Extra Ordinary Crimes, in which in practice such acts are carried out systematically and extensively, resulting in damage to the state's finances, the decline of morality, ethics, the values of justice and can undermine legal certainty. Proofing in cases of corruption uses the reverse evidence system. The shifting burden of proof system is a system in which the burden of proof lies with the accused. This study examines the application of the reverse burden of proof in cases of corruption that occurred in PT ASABRI. The method used is a method of normative jurisprudence approach with specifications of descriptive research. The method of data collection is carried out with library research. The data obtained is presented in the form of descriptions and using methods of qualitative normative analysis. The results of this study show that proof with the register number of the case No. 7/Pid.Sus-TPK/2022/PN Jkt.Pst. has been sought through the means of proof submitted by the Prosecutor General. As to the proof force of the Prosecution General has fulfilled every element in Article 2 (1) of the Criminal Procedure of Corruption Act. | |
| 42092 | 45455 | L1B020015 | PENAMBAHAN FERMENTASI LARUTAN HERBAL PADA PAKAN UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN IKAN NILA (Oreochromis sp.) | Budidaya ikan nila semakin berkembang, dimana produksi ikan nila meningkat dari tahun ke tahun. Suatu upaya dalam meningkatkan produksi ikan dapat dilakukan dengan menambahkan bahan herbal pada pakan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan fermentasi larutan herbal terhadap pertumbuhan, kelulushidupan, efisiensi pakan, dan rasio konversi pakan ikan nila. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – April 2024 di UPTD BIAT Purbalingga. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 dosis 50 mL/kg, P2 dosis 75 mL/kg dan P3 dosis 100 mL/kg. Ikan dipelihara dengan padat tebar 30 ekor/m3 yang dipelihara selama 40 hari dengan rata-rata panjang 7,22 cm dan rata-rata berat 5,94 g. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA di uji lanjut BNT. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, SGR, SR, EP, FCR dan kualitas air. Hasil dari penelitian menunjukkan penambahan larutan herbal fermentasi memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan panjang mutlak dan FCR (P<0,05), tapi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan berat mutlak, SGR, SR dan EP (P>0,05). Kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran yang mendukung untuk pertumbuhan ikan nila, yaitu suhu berkisar antara 28,3ºC – 31,9 ºC, oksigen terlarut 6,0–6,4 mg/L, pH berkisar 7,2–7,6 dan amonia berkisar 0,90–0,69 mg/L. | Tilapia cultivation is increasingly developing, where tilapia production increases from year to year. An effort to increase fish production can be done by adding herbal ingredients to the feed. The aim of the research was to determine the effect of adding fermented herbal solutions to the growth, survival, feed efficiency and feed conversion ratio of tilapia. The research was carried out in March – April 2024 at UPTD BIAT Purbalingga. The research used a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 3 replications, namely P0 (control), P1 with a dose of 50 mL/kg, P2 with a dose of 75 mL/kg and P3 with a dose of 100 mL/kg. Fish were reared at a stocking density of 30 fish/m3 and kept for 40 days with an average length of 7.22 cm and an average weight of 5.94 g. The data obtained were analyzed using ANOVA in the BNT follow-up test. The parameters observed included absolute weight growth, SGR, SR, EP, FCR and water quality. The results of the study showed that the addition of fermented herbal solution had a significant effect on growth in absolute length and FCR (P<0.05), but did not have a significant effect on growth in absolute weight, SGR, SR and EP (P>0.05). Water quality during the research was in a range that supported the growth of tilapia, namely temperature ranging from 28.3ºC – 31.9 ºC, dissolved oxygen 6.0–6.4 mg/L, pH ranging from 7.2–7.6 and ammonia ranges from 0.90–0.69 mg/L. | |
| 42093 | 45456 | C1B019067 | PENGARUH SMART TECHNOLOGY, ARTIFICIAL INTELLIGENCE, ROBOTICS AND ALGORITHMS (STARA) AWARENESS DAN PEMBERITAAN PEMUTUSN HUBUNGAN KERJA (PHK) TERHADAP JOB INSECURITY PADA IGENERATION; PERAN JOB UNCERTAINTY SEBAGAI MEDIASI | Penelitian ini merupakan survei yang dilakukan pada mahasiswa tingkat akhir dan lulusan baru dari Universitas Jenderal Soedirman yang termasuk dalam golongan iGeneration atau yang berkelahiran antara tahun 1995-2012. Penelitian ini menggunakan studi kuantitatif terhadap 100 responden, sampel dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online dengan metode accidental sampling. Analisis penelitian menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) yang diolah dengan software SmartPLS 4.1 menunjukkan bahwa (1) STARA awareness tidak berpengaruh terhadap job insecurity melalui job uncertainty. Meski demikian, penelitian menunjukan bahwa STARA awareness berpengaruh positif terhadap job uncertainty dan job insecurity serta job uncertainty yang berpengaruh positif terhadap job insecurity. (2) Pemberitaan PHK berpengaruh positif terhadap job uncertainty dan job insecurity, yang mana hubungan pemberitaan PHK dengan job insecurity diperkuat melalui job uncertainty sebagai mediasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa peran pemberitaan PHK dan STARA awareness memiliki pengaruh yang besar pada job uncertainty, masing-masing dari variabel tersebut juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap job insecurity. Meskipun job uncertainty tidak memediasi hubungan antara STARA awareness dan job insecurity, job uncertainty memediasi secara parsial hubungan antara pemberitaan PHK dengan job insecurity. | The research conducted as a survey on final year students and fresh graduates from Jenderal Soedirman University who belong to the iGeneration, defined as individuals born between 1995-2012. This research employed a quantitative approach, with 100 respondents selected through online questionnaire distribution using accidental sampling method. The analysis of the research using Structural Equation Modeling (SEM) conducted with SmartPLS 4.1 software revealed the following key findings: (1) The study indicated the STARA awareness doesn’t have a direct impact on job insecurity through job uncertainty. However, the research demonstrated that STARA awareness has a positive impact on both job uncertainty and job insecurity. Additionally, job uncertainty was found to have a positive impact on job insecurity. (2) The research showed a positive impact of layoff news on both job uncertainty and job insecurity. Moreover, the relationship between layoff news and job insecurity was strengthened through job uncertainty as a mediator. The research finds that the roles of layoff news and STARA awareness have a big impact on job uncertainty, with each of these variables also significantly influencing job insecurity. Although job uncertainty does not mediate the relationship between STARA awareness and job insecurity, job uncertainty partially mediates the relationship between layoff news and job insecurity. | |
| 42094 | 45457 | A1A020009 | Tingkat Kepuasan Petani Terhadap Kualitas Pelayanan Koperasi LKM-A PUAP Subur di Kabupaten Purbalingga | Kepuasan anggota terhadap pelayanan LKM-A merupakan indikator keberhasilan dalam meningkatkan kesejahteraan anggota. Masalah yang muncul di Koperasi LKM-A PUAP Subur adalah terjadi penurunan jumlah anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kepuasan petani terhadap pelayanan koperasi. Metode studi kasus digunakan dengan menguraikan penjelasan secara terperinci dan mendalam mengenai petani anggota Koperasi LKM-A PUAP Subur di Kabupaten Purbalingga. Responden yaitu petani padi anggota Koperasi LKM-A PUAP Subur yang berjumlah 45 orang yang diambil secara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2024. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, observasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI), Importance Performance Analysis (IPA), dan analisis deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani berjenis kelamin laki-laki dengan usia lebih dari 60 tahun, tingkat pendidikan petani tergolong tinggi dengan rata-rata jumlah tanggungan yang dimiliki oleh petani sebanyak 3 sampai 4 orang. Hasil perhitungan CSI sebesar 80,30 persen menunujukkan bahwa petani merasa puas dengan layanan koperasi namun ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan berdasarkan perhitungan IPA, seperti penyelenggaraan RAT tepat waktu, pengurus dapat memberikan informasi yang jelas, dan pengurus senantiasa menjalin hubungan yang baik dengan anggota. | Member satisfaction with LKM-A services is an indicator of success in improving member welfare. The problem that emerged at the LKM-A PUAP Subur Cooperative was a decrease in the number of members. This research aims to determine the characteristics and satisfaction of farmers with cooperative services. The case study method was used to provide detailed and in-depth explanations regarding farmer members of the LKM-A PUAP Subur Cooperative in Purbalingga Regency. The respondents were 45 rice farmers members of the LKM-A PUAP Subur Cooperative, taken using simple random sampling. Data collection was carried out from May to June 2024. Data was collected through interviews, questionnaires, observations and literature studies. Data analysis was carried out using the Customer Satisfaction Index (CSI), Importance Performance Analysis (IPA), and description analysis. The results of the research show that the majority of farmers are male and over 60 years old, the education level of farmers is relatively high with the average number of dependents the farmers have of 3 to 4 people. The CSI calculation result of 80.30 percent shows that farmers are satisfied with cooperative services, but there are several aspects that need to be improved based on IPA calculations, such as holding RATs on time, management can provide clear information, and management always maintains good relationships with members. | |
| 42095 | 45458 | E1A018097 | PEMBUKTIAN DAN PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM PADA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT (Studi Kasus Putusan Nomor :9/Pid.Sus-Anak/2023/PN Tsm) | PEMBUKTIAN DAN PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM PADA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT (Studi Kasus Putusan Nomor :9/Pid.Sus-Anak/PN Tsm) Oleh : Fauziah Dewi Azqiawati E1A018097 ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan Tindak Pidana yang Mengakibatkan Luka Berat dalam kasus Putusan Nomor :9/Pid.Sus- Anak/2023/PN Tsm. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji isu hukum mengenai kesesuaian pembuktian dalam perkara penganiayaan yang mengakibatkan luka berat berdasarkan ketentuan Pasal 184 ayat (1) KUHAP serta pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana penjara berdasarkan ketentuan Pasal 183 KUHAP jo Pasal 90 KUHP. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif bersifat preskriptif. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan dan pengolahan bahan hukum dengan cara studi kepustakaan dokumen. Teknik analisis bahan hukum menggunakan metode normatif kualitatif dengan menggunakan pola berfikir deduktif. Hasil penelitin menunjukan bahwa pembuktian oleh penuntut umum dilakukan dengan menghadirkan alat bukti keterangan saksi, keterangan terdakwa, keterangan ahli, barang bukti, surat, dan petunjuk. Penilaian terhadap alat bukti yang dihadirkan dalam persidangan telah sesuai dengan ketentuan Pasal 184 KUHAP. Majelis hakim mengingat ketentuan Pasal 183 KUHAP, menjatuhkan pidana penjara yang telah terbukti secara sah dan meyakinkan berdasarkan alat-alat bukti yang sah dan keyakinan hakim sesuai dengan ketentuan Pasal 184 ayat (1) KUHAP serta memperhatikan ketentuan dalam Pasal 90 KUHP. | EVIDENCE AND LEGAL CONSIDERATIONS OF JUDGES IN THE CRIME OF MALTREATMENT RESULTING IN SERIOUS INJURY (Case Study of Decision Number :9/Pid.Sus-Child/PN Tsm) Arranged by : Fauziah Dewi Azqiawati E1A018097 ABSTRACT This research is motivated by the problem of Criminal Acts Causing Serious Injury in the case of Decision Number: 9/Pid.Sus-Anak/2023/PN Tsm. This study aims to examine legal issues regarding the suitability of evidence in the case of persecution resulting in serious injury based on the provisions of Article 184 paragraph (1) of the Criminal Procedure Code and the judge's consideration in imposing imprisonment based on the provisions of Article 183 of the Criminal Procedure Code jo Article 90 of the Criminal Code. The research method used is prescriptive normative legal research. The sources of legal materials used are primary, secondary, and tertiary legal materials. The method of collecting and processing legal materials by means of literature study documents. Legal material analysis techniques use qualitative normative methods using deductive thinking patterns. The results of the research show that proof by the public prosecutor is carried out by presenting evidence of witness testimony, defendant testimony, expert testimony, evidence, letters, and instructions. The assessment of the evidence presented in the trial was in accordance with the provisions of Article 184 of the Criminal Procedure Code. The panel of judges, considering the provisions of Article 183 of the Criminal Procedure Code, imposed a prison sentence that has been proven legally and convincingly based on valid evidence and the conviction of the judge in accordance with the provisions of Article 184 paragraph (1) of the Criminal Procedure Code and taking into account the provisions in Article 90 of the Criminal Code. | |
| 42096 | 45459 | E1A020236 | PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM DALAM MENENTUKAN KUALIFIKASI TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN BERAT DAN PENGANIAYAAN BIASA (Studi Kasus Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Purbalingga Nomor 134 /Pid.B/2023/PN Pbg) | Penganiayaan adalah tindakan sengaja untuk menyakiti orang lain secara fisik, emosional, atau psikologis. Penelitian ini menganalisis pertimbangan hakim dalam menentukan kualifikasi tindak pidana penganiayaan berat dan biasa serta dasar hukum dalam menjatuhkan sanksi pidana dalam Putusan Pengadilan Negeri Purbalingga Nomor 134/Pid.B/2023/PN Pbg, menggunakan pendekatan yuridis normatif dan metode deskriptif analisis dengan data sekunder dari putusan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, bahwa pertimbangan hukum hakim dalam menentukan kualifikasi tindak pidana penganiayaan berat dan penganiayaan biasa dalam Putusan Pengadilan Negeri Purbalingga Nomor 134/Pid.B/2023/PN Pbg, hakim menyimpulkan bahwa terdakwa bersalah melakukan penganiayaan biasa meskipun terdapat luka-luka pada korban, cedera yang dialami tidak cukup untuk memenuhi standar cedera berat yang mengakibatkan dampak serius atau permanen. Oleh karena itu, Majelis Hakim menganggap bahwa tindakan dan akibat dari penganiayaan yang dilakukan terdakwa lebih cocok dengan rumusan delik penganiayaan biasa sebagaimana diatur dalam Pasal 351 Ayat (1) KUHP. Dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap terdakwa dalam Putusan Pengadilan Negeri Purbalingga Nomor 134/Pid.B/2023/PN Pbg, yaitu: Hakim mempertimbangkan fakta hukum yang memenuhi unsur Pasal 351 Ayat (1) KUHP, mempertimbangkan bukti-bukti seperti keterangan saksi, visum et repertum, dan keterangan terdakwa sesuai Pasal 184 KUHAP. Selain itu, hakim mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan seperti luka yang dialami oleh korban di kepala, dan yang meringankan seperti pengakuan terdakwa, janji tidak mengulangi perbuatan, usia lanjut, status tuna rungu, dan tidak ada riwayat pidana sebelumnya. Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan menetapkan agar terdakwa tetap ditahan. | Assault is a deliberate act intended to harm others physically, emotionally, or psychologically. This study analyzes the judges' considerations in determining the qualification of severe and simple assault offenses, as well as the legal basis for imposing criminal sanctions in the Purbalingga District Court Decision No. 134/Pid.B/2023/PN Pbg, using a normative juridical approach and descriptive-analytical method with secondary data from the court decision. Based on the research and discussion, the judge's consideration in determining the qualification between severe assault and ordinary assault in Verdict No. 134/Pid.B/2023/PN Pbg of the District Court of Purbalingga concluded that the defendant was guilty of ordinary assault. Despite injuries to the victim, the judge found that these injuries were not severe enough to meet the standard of serious or permanent injury. Therefore, the Panel of Judges considered the actions and consequences of the defendant's assault more aligned with the provisions of ordinary assault as stipulated in Article 351 paragraph (1) of the Indonesian Penal Code (KUHP). The legal basis for the judge's imposition of criminal sanctions on the defendant includes consideration of legal facts meeting the elements of Article 351 paragraph (1) KUHP, and evidence such as witness testimonies, medical reports (visum et repertum), and statements from the defendant Jingun Rojiyanto Alias Jingun Bin Basroni in accordance with Article 184 of the Indonesian Criminal Procedure Code (KUHAP). Additionally, the judge considered aggravating circumstances, such as the head injury sustained by witness Solatun Saifudin, and mitigating circumstances, including the defendant's confession, pledge not to repeat the offense, advanced age, hearing impairment, and lack of prior criminal record. Consequently, the Panel of Judges sentenced the defendant to one year of imprisonment and ordered that the defendant remain in custody. | |
| 42097 | 45460 | E1A020186 | PELINDUNGAN HUKUM PEKERJA MIGRAN INDONESIA PASCA TERBITNYA PERATURAN DAERAH KABUPTEN BANYUMAS NOMOR 8 TAHUN 2022 | Peningkatan jumlah pekerja tidak berimbang dengan jumlah pekerjaan yang tersedia, begitupun yang terjadi di Kabupaten Banyumas. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas pada tahun 2023 indeks Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Banyumas sebesar 6,05%. Oleh karena itu sebagian penduduk Kabupaten Banyumas memilih menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kabupaten Banyumas mengalami kenaikan jumlah PMI yang diberangkatkan secara signifikan dalam rentang tiga tahun terakhir. Upaya Pelindungan pemerintah Kabupaten Banyumas terhadap PMI diwujudkan dengan penerbitan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2022 tentang Pelindungan PMI. Penelitian ini berfokus pada bagaimana pengaturan pelindungan hukum PMI Kabupaten Banyumas setelah terbitnya Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2022 tentang Pelindungan PMI? Dan bagaimana penerapan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2022? Pada penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif analitis. Metode pendekatan perundang-undangan dan konseptual, dengan metode pengumpulan data berdasarkan studi kepustakaan dan wawancara, serta analisis data normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas telah memberikan pelindungan bagi PMI dengan menerbitkan Perda Nomor 8 Tahun 2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perubahan secara materiil maupun formil pada pengaturan peindungan PMI asal Kabupaten Banyumas. Akan tetapi terdapat ketidakcermatan pembuat undang-undang dalam peraturan daerah tersebut, sehingga diperlukan peninjauan kembali demi menciptakan kepastian hukum bagi masyarakat. Dalam hal penerapan Perda Nomor 8 Tahun 2022 terdapat perubahan peran para pihak yang terlibat dalam pelindungan PMI asal Kabupaten Banyumas. Selain itu terdapat pula kendala dalam penerapan peraturan daerah tersebut yaitu pada faktor hukumnya itu sendiri, faktor kesadaran masyarakat akan hukum, dan sarana prasarana dan fasilitas pendukung. | The increase in the number of workers is not equal with the number of jobs available, and this is also the case in Kabupaten Banyumas. Based on data from the Central Bureau of Statistics (BPS) of Kabupaten Banyumas, in 2023 the index of the Open Unemployment Rate (TPT) in Kabupaten Banyumas was 6.05%. Therefore, some residents of Kabupaten Banyumas chose to become Indonesian Migrant Workers (PMI). Banyumas Regency has experienced a significant increase in the number of migrant workers dispatched in the last three years. The Banyumas Regency government's effort to protect migrant workers is realized through the issuance of Regional Regulation Number 8 Year 2022 on the Protection of Migrant Workers. This research focuses on How was the regulation of legal protection of PMI in Banyumas Regency after the issuance of Local Regulation Number 8 Year 2022? and how is The Regulation Number 8 Year 2022 implemented? This research uses normative juridical method with prescriptive analytical research specification. Statutory and conceptual approaches, with data collection methods based on literature study and interviews, and qualitative normative data analysis. The results showed that the Banyumas Regency Government has provided protection for PMI by issuing Local Regulation Number 8 Year 2022. The results show that there are material and formal changes in the regulation of PMI protection from Banyumas Regency.However, there is an inattention of the lawmaker in the regulation, so a review is needed to create legal certainty for the community.In terms of the implementation of Local Regulation No. 8 Year 2022, there are changes in the roles of the parties involved in the protection of PMI from Banyumas Regency.In addition, there are also obstacles in the implementation of the regulation, namely the legal factor itself, the factor of public awareness of the law, and infrastructure and supporting facilities. | |
| 42098 | 45461 | F1D018009 | Perilaku Politik Primordialisme dalam Pemilihan Kepala Desa di Desa Cikaso Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji mengenai perilaku politik primordialisme masyarakat Sunda dan Jawa dalam Pemilihan Kepala Desa di Desa Cikaso Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis dan memberikan sumbangsi ilmu pengetahuan mengenai perilaku politik primordialisme. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yang digunakan yaitu etnografi. Sasaran penelitian diantaranya Pemerintah Desa, Kepala Desa, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, serta semua elemen masyarakat yang ada di Desa Cikaso Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis. Dalam pemilihan informan, penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Perilaku Politik Primordialisme dalam Pemilihan Kepala Desa di Desa Cikaso Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis secara kultur dan sosiologis terjadi karena berkaitan dengan adanya perbedaan di dalam masyarakat Desa Cikaso, yaitu terdapatnya dua golongan masyarakat yaitu masyarakat yang berbahasa dan beretnis sunda kemudian masyarakat yang berbahasa dan beretnis Jawa. Perilaku primordialisme dalam Pemilihan Kepala Desa di Desa Cikaso termasuk kedalam primordialisme dalam hal ini terbentuk atas dasar diskriminasi etnis yang terjadi di dalam lingkup masyarakat Desa Cikaso serta unsur-unsur seperti bahasa dan kekerabatan.Perbedaan ini menjadi sebuah pengaruh terhadap perilaku politik primordialisme dalam Pemilihan Kepala Desa di Desa Cikaso. Faktor lain seperti budaya, pendidikan, ekonomi, kehidupan sosial masyarakat juga menjadi pendorong adanya perilaku politik primordialisme di Desa Cikaso Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis. | This research aims to find out and examine the primordial political behavior of Sundanese and Javanese people in the Village Head Election in Cikaso Village, Banjaranyar District, Ciamis Regency and contribute to knowledge regarding primordial political behavior.Thisresearch uses qualitative research methods with the approach used, namely ethnography. The research targets include the Village Government, Village Head, Village Apparatus, Community Leaders, and all elements of society in Cikaso Village, Banjaranyar District, Ciamis Regency. In selecting informants, this research used a purposive sampling technique. The results of the research reveal that Primordial Political Behavior in the Election of Village Heads in Cikaso Village, Banjaranyar District, Ciamis Regency culturally and sociologically occurs because it is related to differences in the community of Cikaso Village, namely the existence of two groups of people, namely people who speak Sundanese and are ethnically Sundanese and then people who speak Sundanese. and ethnic Javanese. Primordialis behavior in the Village Head Election in Cikaso Village it is included in primordial, in this case it is formed on the basis of ethnic discrimination that occurs within the community of Cikaso Village as well as elements such as language and kinship. This difference has an influence on primordial political behavior in the Village Head Election in Cikaso Village. Other factors such as culture, education, economics, social life of the community are also the drivers of primordial political behavior in Cikaso Village, Banjaranyar District, Ciamis Regency. | |
| 42099 | 45462 | D1A020060 | PENGARUH PENGGUNAAN GRADIEN BOVINE SERUM ALBUMIN SEBAGAI MEDIUM SEPARASI SEKS DAN LAMA INKUBASI TERHADAP MOTILITAS DAN ABNORMALITAS SPERMATOZOA KAMBING PERANAKAN ETAWAH | Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan gradien bovine serum albumin sebagai medium separasi seks dan lama inkubasi terhadap motilitas dan abnormalitas spermatozoa kambing Peranakan Etawah. Materi penelitian yang digunakan yaitu 2 ekor pejantan kambing Peranakan Etawah, medium Bovine Serum Albumin (BSA), NaCl fisiologis, dan eosin-negrosin. Pakan tambahan yang digunakan yaitu tauge 250 gram/hari. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2 x 2 x 3 dengan ulangan sebanyak 3 kali dan menggunakan 3 faktor yaitu fraksi (F) terdiri dari dua level (atas dan bawah), faktor gradien (G) terdiri dari dua level (5:15% dan 10:20%) serta faktor lama inkubasi (T) terdiri dari tiga level (30, 45 dan 60 menit) sehingga di dapatkan 12 kombinasi perlakuan. Variabel yang diukur adalah motilitas dan abnormalitas spermatozoa setelah separasi seks. Data penelitian yang telah diperoleh dianalisis variansi dan menggunakan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara fraksi atas dan bawah, medium BSA dan perbedaan lama inkubasi terhadap motilitas dan abnormalitas (P > 0,05), namun setiap faktor memberikan pengaruhnya masing-masing. Berdasarkan faktor fraksi nilai motilitas dan abnormalitas masing-masing yaitu 66,05 – 70,13% dan 10,25 – 10,29%. Berdasarkan faktor gradien BSA didapatkan nilai motilitas dan abnormalitas sebesar 66,01 – 70,18% dan 10,20 – 11,34%. Nilai motilitas dan abnormalitas berdasarkan faktor lama inkubasi yaitu 64,25 – 71,45% dan 10,11 – 11,37%. Disimpulkan bahwa motilitas spermatozoa kambing Peranakan Etawah hasil separasi seks tertinggi pada fraksi atas (Spermatozoa X) perbandingan gradien 5:15 dengan lama inkubasi 45 menit yaitu 74,59 ± 1,52% dan abnormalitas spermatozoa kambing Peranakan Etawah hasil separasi seks terendah pada fraksi bawah (Spermatozoa Y) perbandingan gradien 10:20 dengan lama inkubasi 45 menit pada suhu 37°C yaitu 8,80 ± 0,96%. | This study aims to determine the effect of using bovine serum albumin gradient as a sex separation medium and incubation time on the motility and abnormality of Etawah crossbred goat spermatozoa. The research materials used were 2 male Etawah crossbreed goats, Bovine Serum Albumin (BSA) medium, physiological NaCl, and eosin-nigrosin. The additional feed used was bean sprouts 250 g/day. The research method used was a Randomized Block Design (RBD) factorial pattern 2 x 2 x 3 with 3 replications and using 3 factors, namely fraction (F) consisting of two levels (top and bottom), gradient factor (G) consisting of two levels (5:15% and 10:20%) and incubation time factor (T) consisting of three levels (30, 45 and 60 minutes) so that 12 treatment combinations were obtained. The variables measured were motility and spermatozoa abnormality after sex separation. The research data obtained were analyzed for variance and using the Duncan's Multiple Range Test (DMRT) further test. The results showed that there was no interaction between the upper and lower fractions, BSA medium and differences in incubation time on motility and abnormality (P> 0.05), but each factor had its own influence. Based on the fraction factor, the motility and abnormality values were 66.05 - 70.13% and 10.25 - 10.29%, respectively. Based on the BSA gradient factor, the motility and abnormality values were 66.01 - 70.18% and 10.20 - 11.34%. The motility and abnormality values based on the incubation time factor were 64.25 - 71.45% and 10.11 - 11.37%. The conclusion obtained from this study is that the highest motility of Etawah crossbred goat spermatozoa resulting from sex separation was in the upper fraction (Spermatozoa X) with a gradient ratio of 5:15 with an incubation period of 45 minutes, namely 74.59 ± 1.52% and the lowest abnormality of Etawah crossbred goat spermatozoa resulting from sex separation was in the lower fraction (Spermatozoa Y) with a gradient ratio of 10:20 with an incubation period of 45 minutes at a temperature of 37°C, namely 8.80 ± 0.96%. | |
| 42100 | 45463 | K1C020055 | VARIABILITAS RUANG DAN WAKTU UAP AIR TERINTEGRASI BERBASIS PENGAMATAN GNSS-RO COSMIC 2 | Uap air merupakan salah satu parameter cuaca yang berkaitan dengan dinamika atmosfer di wilayah tropis. Penelitian ini menginvestigasi variabilitas total kandungan uap air atmosfer di wilayah Benua Maritim Indonesia terhadap fenomena dinamika atmosfer tropis. Studi ini menggunakan data Integrated Water Vapour (IWV) hasil observasi COSMIC 2 GNSS Radio Occultation sepanjang periode tahun 2020–2023. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai rata-rata harian IWV bervariasi pada rentang 5 hingga 35 kg/m^2. Variasi nilai IWV terlihat berhubungan dengan beberapa fenomena dinamika atmosfer tropis, yakni gelombang Kelvin ekuatorial, MJO, monsun dan ENSO. Perambatan gelombang Kelvin ekuatorial dan MJO memicu fluktuasi nilai IWV dengan pola waktu 7–20 harian serta 36–90 harian. Aktivitas monsun pada bulan Desember-Januari-Februari (DJF) meningkatkan nilai IWV di wilayah Indonesia, sedangkan periode Juni-Juli-Agustus (JJA) menunjukkan nilai IWV yang lebih rendah. Saat fase El-Nino berlangsung, kondisi atmosfer Indonesia terdeteksi kering dengan anomali IWV berkisar antara 0 hingga –5 kg/m^2. Pada fase La Nina, atmosfer Indonesia menjadi lebih lembap dengan dengan anomali 1 – 6 kg/m^2. | Water vapour is a weather parameter associated with atmospheric dynamics in the tropical regions. This study examined the fluctuations of the total amount of water vapor in the atmosphere over Indonesian maritime continent related to the tropical dynamics phenomenon. Our study utilized the Integrated Water Vapor (IWV) over 2 km above mean sea level observed with COSMIC2 GNSS Radio Occultation from 2020 to 2023. The results demonstrated that the average daily IWV value fluctuates at range 5 and 35 kg/m^2. We found an intraseasonal IWV variations were associated with equatorial Kelvin waves propagation and the Madden-Julian Oscillation (MJO). We also showed an annual variation regarding monsoons, and an interannual fulctuation which related to the El Niño-Southern Oscillation (ENSO). Equatorial Kelvin waves and MJO induce variations in Integrated Water Vapour (IWV) values with periodicity of 7 – 20 days and 36 – 90 days. The monsoon season during December-January-February (DJF) led to a rise in Integrated Water Vapour (IWV) levels in Indonesian territory; on the other hand, the period of June-July-August (JJA) was associated with decreased IWV values. Indonesia had arid atmospheric conditions during the El-Nino phase, with reported anomalies in Integrated Water Vapour (IWV) ranging from 0 to –5 kg/m^2. During the La Nina phase, the atmosphere in Indonesia experienced increased humidity, with anomalies ranging from 1 to 6 kg/m^2. |