Artikelilmiahs

Menampilkan 41.941-41.960 dari 48.852 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
4194145247F1B020068PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI PERUSAHAAN MYEDUSOLVE JAKARTA SELATANPengembangan SDM merupakan proses perencanaan pendidikan, pelatihan dan pengelolaan tenaga kerja atau pegawai sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang membantu penyelesaian tugas kerja dengan lebih optimal. Meskipun MyEduSolve telah melaksanakan pengembangan SDM, masih ditemui beberapa permasalahan seperti pelatihan dalam bentuk webinar yang tidak lagi dilaksanakan, tidak semua pegawai mengikuti sertifikasi internasional dua kali dalam setahun, hal tersebut disebabkan karena kurang maksimalnya pelaksanaan pengembangan SDM di perusahaan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengembangan sumber daya manusia di Perusahaan MyEduSolve Jakarta Selatan (Soekidjo Notoatmodjo, 2003). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan pengembagan SDM di Perusahaan MyEduSolve sudah berjalan dengan baik meskipun dalam pelaksanaannya masih belum maksimal. Perlu dilakukan perbaikan pada sub aspek pendidikan dan pelatihan serta pengelolaan.Human Resource Development (HRD) is a process involving the planning of education, training, and workforce management to enhance the skills and abilities that aid in more optimal task performance. Despite MyEduSolve's efforts in HRD, several issues remain, such as the discontinuation of webinar-based training and not all employees obtaining international certification twice a year. These issues stem from the suboptimal implementation of HRD within the company. This study aims to investigate and analyze HRD practices at MyEduSolve in South Jakarta (Soekidjo Notoatmodjo, 2003). The research employs a descriptive qualitative method, gathering data through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that while HRD at MyEduSolve is generally effective, its execution is not yet fully optimized. Improvements are necessary in the areas of education, training, and management.
4194245244C1I017046ANALYSIS THE EFFECT OF CASHLESS PAYMENT AND MENTAL ACCOUNTING ON STUDENT’S FINANCIAL BEHAVIORPenelitian ini merupakan penelitian survei yang dilakukan pada mahasiswa akuntansi yang berkuliah di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Purwokerto. Penelitian ini mengambil judul “Analysis the Effect of Cashless Payment and Mental Accounting on Student’s Financial Behavior”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cashless payments dan mental accounting terhadap perilaku manajemen keuangan mahasiswa akuntansi UNSOED.
Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa akuntansi S1 UNSOED yang telah atau sedang menyelesaikan mata kuliah pengantar akuntansi. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 90 responden. Purposive sampling method digunakan dalam penentuan responden.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan uji hipotesis menunjukkan bahwa: (1) Pembayaran digital (cashless) berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan mahasiswa UNSOED, dan (2) Mental accounting berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan mahasiswa UNSOED.
Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu dalam upaya menerapkan mental accounting, mahasiswa masih menggunakan cara yang sangat sederhana untuk pencatatan dan penegelompokkan keuangan mereka, seperti tulis tangan atau menggunakan metode amplop terpisah. Dari hal ini diharapkan bahwa mahasiswa untuk mulai menggunakan alat atau aplikasi secara digital untuk memonitor aktivitas keuangan mereka secara efektif. Selain itu, seperti yang ditunjukkan pada penelitian ini, akan sangat bermanfaat bagi mereka untuk mempertimbangkan pemahaman mereka tentang prinsip-prinsip akuntansi, baik dalam projek acara yang sedang mereka lakukan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
This research is a survey research on accounting students studying at Jenderal Soedirman University (UNSOED), Purwokerto. This research takes the title "Analysis the Effect of Cashless Payment and Mental Accounting on Student's Financial Behaviour". The purpose of this study was to determine the effect of cashless payments and mental accounting on the financial management behaviour of UNSOED accounting students.
The population in this study were all UNSOED undergraduate accounting students who had completed or were completing the introductory accounting course. The number of respondents taken in this study were 90 respondents. Purposive sampling method is used in determining respondents.
Based on the results of research and data analysis using hypothesis testing, it shows that: (1) Digital payment (cashless) has a significant positive effect on the financial management behaviour of UNSOED students, and (2) Mental accounting has a significant positive effect on the financial management behaviour of UNSOED students.
The implication of the above conclusion is that in an effort to implement mental accounting, students still use a very simple way to record and categorise their finances, such as handwriting or using the separate envelope method. From this it is expected that students to start using digital tools or applications to effectively monitor their financial activities. In addition, as shown in this study, it would be beneficial for them to consider their understanding of accounting principles, both in their current event project and in their daily lives.
4194345249I1D019080Hubungan Pengetahuan, Sikap, Perilaku Konsumsi Jajanan, Tingkat Kecukupan Energi dan Lemak dengan Status Gizi (Studi pada Siswa SMP N 1 Sokaraja)Latar Belakang: Pengetahuan, sikap, perilaku pemilihan jajanan, tingkat
kecukupan energi dan lemak berpengaruh terhadap status gizi pada remaja.
Metode: Teknik pengambilan sampel menggunakan metode cluster sampling
didapatkan sebanyak 84 responden. Data diperoleh dari pengisian kuesioner
pengetahuan, sikap, perilaku konsumsi jajanan dan asupan makan menggunakan
food recall 2x24 jam, serta pengukuran antropometri. Analisis data menggunakan
uji Chi-Square. Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan hasil uji Chi-Square
responden yaitu Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan konsumsi jajanan
(p=0,723), sikap konsumsi jajanan (p=0,213), perilaku konsumsi jajanan (p=0,116)
dengan status gizi. Terdapat hubungan antara tingkat kecukupan energi (p=0,000)
dan tingkat kecukupan lemak (p=0,043) dengan status gizi. Kesimpulan: Tidak
terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, perilaku konsumsi jajanan dengan
status gizi. Terdapat hubungan antara tingkat kecukupan energi dan lemak dengan status gizi.
Kata Kunci: pengetahuan, perilaku, sikap konsumsi jajanan, tingkat kecukupan
energi, tingkat kecukupan lemak.
Background: Knowledge, attitude, snack selection behavior, energy and fat
adequacy levels affect nutritional status in adolescents. Method: The sampling
technique used the cluster sampling method obtained 84 respondents. Data were
obtained from filling out questionnaires on knowledge, attitudes, snack
consumption behavior and food intake using 2x24 hour food recall, as well as
anthropometric measurements. Data analysis used the Chi-Square test. Results:
This study showed the results of the Chi-Square test respondents There was no
relationship between knowledge of snack consumption (p=0.723), attitude of snack
consumption (p=0.213), behavior of snack consumption (p=0.116) with nutritional
status. There was an association between energy adequacy (p=0.000) and fat
adequacy (p=0.043) with nutritional status. Conclusion: There was no relationship
between knowledge, attitude, and behavior of snack consumption with nutritional
status. There was a relationship between the level of energy and fat adequacy with nutritional status.
Keywords: knowledge, behavior, attitude of snack consumption, energy adequacy
level, fat adequacy level.
4194445250C1C020015Pengaruh Pelatihan, Iklim Organisasi, dan Locus of Control Terhadap Kinerja Auditor di Kantor Akuntan PublikPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pelatihan, iklim organisasi, dan locus of control terhadap kinerja auditor di Kantor Akuntan Publik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik Wilayah Jakarta Selatan. Sampel ditentukan dan dihitung menggunakan rumus Lemeshow dengan jumlah minimal 96 responden. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan IBM SPSS Statistics v26, data yang digunakan dalam penelitian ini seluruhnya dikatakan valid, reliabel, terdistribusi normal, tidak terjadi gejala multikolinearitas, dan tidak terjadi heteroskedastisitas. Nilai Ajusted R Square yang diperoleh sebesar 0,728. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pelatihan berpengaruh positif terhadap kinerja auditor, (2) Iklim organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja auditor, (3) Locus of control berpengaruh positif terhadap kinerja auditor. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi akademisi untuk pengajaran dan penelitian, bagi auditor untuk meningkatkan kinerja melalui pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi mereka, dan bagi Kantor Akuntan Publik untuk mengembangkan program pelatihan dan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan profesional. Keseluruhan temuan ini membantu dalam merancang kebijakan dan praktik manajemen yang dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan auditor, yang pada akhirnya meningkatkan reputasi dan keberhasilan jangka panjang organisasi.This study aims to find out and analyze the influence of training, organizational climate, and locus of control on auditor performance in Public Accounting Firms. This research is a quantitative research using a survey method. The population in this study is all auditors who work at the Public Accounting Firm in the South Jakarta Region. The sample was determined and calculated using the Lemeshow formula with a minimum number of 96 respondents. Based on the results of data analysis using IBM SPSS Statistics v26, the data used in this study are all said to be valid, reliable, normally distributed, no symptoms of multicollinearity, and no heteroscedasticity. The Ajusted R Square value obtained was 0.728. The results of the study show that: (1) Training has a positive effect on auditor performance, (2) Organizational climate has a positive effect on auditor performance, (3) Locus of control has a positive effect on auditor performance. The research provides valuable insights for academics for teaching and research, for auditors to improve performance through a better understanding of the factors that affect them, and for Public Accounting Firms to develop training programs and create a work environment that supports professional development. The overall findings help in designing management policies and practices that can support the growth and development of auditors, ultimately improving the organization's reputation and long-term success.
4194544725E1A020086PERUBAHAN STATUS KAWIN MENJADI BELUM KAWIN DALAM KARTU TANDA PENDUDUK (KTP) PASCA PERKAWINAN YANG TIDAK DICATAT (Tinjauan Yuridis Penetapan Pengadilan Negeri Tondano Nomor : 492/Pdt.P/2023/PN.Tnn)Sahnya suatu perkawinan selain harus dilaksanakan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, juga harus dicatatkan. Sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Perkawinan. Status perkawinan seseorang dalam KTP akan berakibat kepada hak dan kewajiban hukum yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme penerbitan KTP dan hilangnya status kewarganegaraan, menganalisis dasar pertimbangan hukum hakim Pengadilan Negeri Tondano Nomor: 492/Pdt.P/2023/PN.Tnn dalam mengabulkan permohonan perubahan status kawin menjadi belum kawin dalam KTP, serta menganalisis akibat hukum perubahan status kawin menjadi belum kawin dalam KTP. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Metode pengumpulan data yaitu studi kepustakaan. Metode penyajian data yaitu teks deskriptif dan metode analisis data yang digunakan yaitu normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mekanisme penerbitan KTP dibedakan bagi penduduk WNI dan WNA. Sebagaimana diatur dalam Pasal 15 dan Pasal 16 Perpres No. 96 Tahun 2018. Bagi WNI yaitu telah berumur 17 (tujuh belas) tahun atau telah kawin atau pernah kawin secara sah dan melampirkan KK. Bagi WNA yaitu melampirkan dokumen Izin Tinggal Tetap (ITAP). WNI dapat dinyatakan hilang status kewarganegaraannya oleh Presiden atas permohonannya sendiri, sebagaimana Pasal 23 huruf c Undang-Undang Kewarganegaraan. Dasar pertimbangan hukum hakim didasarkan pada 3 pertimbangan yaitu Pasal 2 ayat (2) Undang – Undang Perkawinan namun tidak tepat, lalu Pasal 4 ayat (1) Permendagri No. 74 Tahun 2015 namun kurang tepat, serta Pasal 52 ayat (1) Undang-Undang Administrasi Kependudukan namun tidak tepat. Akibat hukum perubahan status kawin menjadi belum kawin dalam KTP secara administratif berakibat pada akta kelahiran anak yang menyebutkan nama ibunya saja, sebagaimana Pasal 48 ayat (1) Permendagri No. 108 Tahun 2019. Namun secara agama, anak yang dilahirkan tetaplah anak sah sebagai akibat perkawinan yang sah, sebagaimana Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Perkawinan. Berdasarkan Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Perlindungan Anak menyatakan bahwa setiap anak berhak untuk mengetahui orang tuanya, dibesarkan, dan diasuh oleh orang tuanya sendiri.
The validity of a marriage, in addition to being conducted according to the respective religion and belief, must also be registered. This is regulated under Article 2 paragraphs (1) and (2) of the Marriage Law. The marital status of an individual on their Indonesian Identity Card (KTP) will have implications for their new legal rights and obligations. This study aims to understand the mechanism of issuing KTP and the loss of citizenship status, analyze the legal considerations of the District Court of Tondano Judges in Decision No. 492/Pdt.P/2023/PN.Tnn in granting the application for the change of marital status from married to unmarried on the KTP, and analyze the legal consequences of changing marital status from married to unmarried on the KTP. This research employs a normative juridical approach with a descriptive analytical research specification. The data sources used are secondary data. Data collection methods through literature study, and the obtained data is presented in descriptive text with normative qualitative data analysis methods.
Based on the research results and discussion, the mechanism for issuing KTP is differentiated for WNI and WNA, as stipulated Articles 15 and 16 of Perpres No. 96 of 2018. For WNI, the criteria are being at least 17 years old, being or having been legally married, and attaching a KK. For WNA, it requires attaching a Permanent Stay Permit (ITAP) document. WNI may lose their citizenship status by the President upon their own request, as stipulated in Article 23 letter c of the Indonesian Citizenship Law. The legal considerations of the judges were based on three considerations, Article 2 paragraph (2) of the Marriage Law, although not entirely accurate, Article 4 paragraph (1) of Permendagri No. 74 of 2015, although less accurate, and Article 52 paragraph (1) of the Population Administration Law, although not accurate. The administrative legal consequences of changing marital status from married to unmarried on the KTP will affect the child’s birth certificate, mentioning only the mother’s name, as stipulated in Article 48 paragraph (1) of Permendagri No. 108 of 2019. However, according to religion, a child born remains a legitimate child as a result of a legitimate marriage, as stipulated in Article 2 paragraph (1) of the Marriage Law. Based on Article 7 paragraph (1) of the Child Protection Law, it is stated that every child has the right to know their parents, to be raised, and to be cared for by their own parents.
4194645254H1B020039DETEKSI BANJIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI SERAYU MENGGUNAKAN MODEL HIDROLOGI SWAT BERBASIS DATA CURAH HUJAN TRMMPenelitian ini berfokus pada pengembangan metodologi deteksi banjir di DAS Serayu dengan menggunakan model hidrologi Soil and Water Assessment Tool (SWAT) bersama dengan data curah hujan satelit Tropical Rainfall Measurement Mission (TRMM). DAS Serayu, yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia, menghadapi tantangan yang semakin besar terkait dengan variabilitas iklim dan aktivitas antropogenik, sehingga memerlukan sistem deteksi banjir yang kuat untuk pengelolaan sumber daya air yang efektif. Model SWAT, yang dikenal karena kemampuannya dalam mensimulasikan proses hidrologi yang kompleks, akan diterapkan untuk menangkap dinamika rumit daerah aliran sungai. Pada saat yang sama, data curah hujan satelit TRMM, yang terkenal dengan resolusi temporal dan spasialnya yang tinggi, akan diintegrasikan untuk meningkatkan presisi masukan curah hujan. Tujuan dari penelitian ini adalah (i) untuk mengetahui cara kerja model SWAT untuk melakukan permodelan hidrologi pada DAS Serayu; (ii) untuk Mengetahui perbandingan data simulasi dan observasi debit aliran dalam proses Kalibrasi Model SWAT.
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif menggunakan data sekunder. Data yang digunakan adalah data digital elevation model (DEM), data land use and land cover (LULC), data jenis tanah, dan data iklim yang berupa data suhu, curah hujan, kelembaban, radiasi matahari, dan kecepatan angin. Pemodelan hidrologi dilakukan menggunakan model SWAT dengan tahapan-tahapan yaitu deliniasi DAS, pembentukan HRU, penggabungan HRU dengan data iklim, simulasi SWAT, dan kalibrasi dan validasi. Dalam melakukan pendekatan ¬scenario-neutral digunakan program Rstudio.
Hasil dari penelitian ini adalah mendapatkan hasil pemodelan hidrologi DAS Serayu dengan nilai R2 0.44 dan nash-sutcliffe 0.43. Hasil analisis sensitivitas DAS menunjukan bulan yang memiliki petensi banjir di DAS Serayu tertinggi yaitu pada bulan Januari – Mei.
This research focuses on developing a flood detection methodology in the Serayu Watershed using the Soil and Water Assessment Tool (SWAT) hydrological model and Tropical Rainfall Measurement Mission (TRMM) satellite rainfall data. The Serayu Watershed, located in Central Java, Indonesia, faces increasing challenges related to climate variability and anthropogenic activities, necessitating a robust flood detection system for effective water resource management. The SWAT model, known for its ability to simulate complex hydrological processes, will be applied to capture the intricate dynamics of the watershed. Simultaneously, TRMM satellite rainfall data, renowned for its high temporal and spatial resolution, will be integrated to enhance the accuracy of rainfall input. The objectives of this research are (i) to understand how the SWAT model operates for hydrological modeling in the Serayu Watershed; (ii) to compare the simulated and observed flow data in the SWAT Model Calibration process.
This research employs a quantitative research method using secondary data. The data used include digital elevation model (DEM) data, land use and land cover (LULC) data, soil type data, and climate data such as temperature, rainfall, humidity, solar radiation, and wind speed. Hydrological modeling uses the SWAT model through stages such as watershed delineation, HRU formation, HRU integration with climate data, SWAT simulation, and calibration and validation. The scenario-neutral approach is applied using the Rstudio program.
The results of this research include obtaining hydrological modeling results of the Serayu Watershed with an R² value of 0.44 and a Nash-Sutcliffe efficiency of 0.43. Sensitivity analysis of the watershed indicates that the highest flood potential in the Serayu Watershed occurs from January to May.
4194745257D1A020183PENGARUH SUPLEMENTASI TEPUNG FITOGENIK TERHADAP BOBOT ALBUMEN, BOBOT
YOLK, RASIO YOLK DAN ALBUMEN AYAM NIAGA PETELUR
Penelitian “Pengaruh Suplementasi Tepung Fitogenik Terhadap Bobot Albumen,
Bobot Yolk, Rasio Yolk dan Albumen Ayam Niaga Petelur” telah dilaksanakan pada 10 Juli -
3 September 2023, bertempat di Eksperimental Farm dan dan Laboratorium Produksi
Ternak Unggas, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi tepung fitogenik pada
pakan terhadap bobot albumen, bobot yolk, dan rasio yolk : albumen ayam niaga petelur.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap yang terdiri dari 5
perlakuan dan 5 kali ulangan, sehingga terdapat 25 unit percobaan. Setiap unit percobaan
terdiri atas 4 ekor ayam niaga petelur. Materi penelitian yang digunakan dalam penelitian
ini adalah ayam niaga petelur strain Hyline Brown sebanyak 100 ekor berumur 50 minggu.
Perlakuan yang diberikan adalah penambahan fitogenik yang terdiri atas P0 : Pakan basal,
P1 : Pakan basal + 2 % tepung bawang putih, P2 : Pakan basal + 2 % tepung sambilto, P3 :
Pakan basal + 2 % tepung jahe dan P4 : Pakan basal + 2 % campuran tepung bawang putih,
sambiloto dan jahe. Peubah yang diukur meliputi bobot albumen, bobot yolk, dan rasio yolk
: albumen. Analisis data menggunakan analisis variansi (ANAVA). Hasil rataan bobot
albumen yaitu 37,71 ± 1,42g sampai dengan 40,41 ± 1,34g, bobot yolk 15, 95 ± 0,45g sampai
dengan 16,45 ± 0,73g dan rasio yolk : albumen yaitu 0,40 ± 0,02% sampai dengan 0,41 ±
0,01%. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa suplementasi fitogenik berpengaruh
tidak nyata (P > 0,05) terhadap bobot albumen, bobot yolk, dan rasio yolk : albumen.
Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa suplementasi fitogenik belum mampu
meningkatkan bobot albumen, bobot yolk, dan rasio yolk : albumen.
The research "The Effect of Phytogenic Flour Supplementation on Albumen Weight,
Yolk Weight, Yolk Ratio and Albumen of Laying Commercial Chickens" was carried out on 10
July - 3 September 2023, at the Experimental Farm and Poultry Production Laboratory,
Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Soedirman University, Purwokerto . The research
aims to determine the effect of phytogenic flour supplementation in feed on albumen
weight, yolk weight, and the yolk : albumen ratio of laying commercial chickens. The
research design used was a completely randomized design consisting of 5 treatments and 5
replications, so there were 25 experimental units. Each experimental unit consists of 4
commercial laying hens. The research material used in this research was 100 Hyline Brown
laying commercial chickens aged 50 weeks. The treatment given was the addition of
phytogenics consisting of P0: basal feed, P1: basal feed + 2% garlic flour, P2: basal feed + 2% bitter flour, P3: basal feed + 2% ginger flour and P4: basal feed + 2% mixture of garlic flour,
bitter and ginger. The variables measured include albumen weight, yolk weight, and yolk :
albumen ratio. Data analysis uses analysis of variance (ANOVA). The average albumen
weight was 37.71 ± 1.42g to 40.41 ± 1.34g, yolk weight was 15.95 ± 0.45g to 16.45 ± 0.73g
and the yolk : albumen ratio was 0.40 ± 0.02% to 0.41 ± 0.01%. The results of variance
analysis showed that phytogenic supplementation had no significant effect (P > 0.05) on
albumen weight, yolk weight, and yolk : albumen ratio. This research can be concluded that
phytogenic supplementation has not been able to increase albumen weight, yolk weight,
and yolk : albumen ratio.
4194845290E1B020023IMPLEMENTATION OF PUSAT PEMBELAJARAN KELUARGA (PUSPAGA) PROGRAMS AND SERVICE IN REALIZING COMMUNITY WELFARE
(Study at Social Office of Women’s Empowerment and Chlid Protection Banjar Patroman City)
Upaya pemerintah dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan dibentuknya kebijakan peningkatan kualitas keluarga melalui program dan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA). PUSPAGA adalah unit layanan preventif dan promotif sebagai tempat pembelajaran untuk meningkatkan kualitas kehidupan menuju keluarga sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis implementasi serta faktor-faktor yang cenderung berpengaruh terhadap implementasi program dan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DINSOSP3A) Kota Banjar Patroman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Penelitian ini berlokasi di DINSOSP3A Kota Banjar Patroman dengan informan yang terlibat dalam PUSPAGA sebanyak 3 (tiga) orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi program dan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat telah berjalan dengan baik, hal ini dilihat dari baiknya program promosi, baiknya program fasilitasi, baiknya program layanan dan baiknya evaluasi program PUSPAGA. Terdapat faktor pendukung dan penghambat dalam penelitian ini. Faktor pendukung diantaranya tersedianya aturan dan pedoman PUSPAGA, baiknya program promosi, fasilitasi dan layanan PUSPAGA, baiknya pendampingan bagi masyarakat, adanya sinergitas antara DINSOSP3A, tim PUSPAGA, mitra dan koordinator desa. Faktor penghambat diantaranya kurangnya sumber daya manusia, tidak ada aplikasi, kurangnya anggaran, kurang nya sarana dan prasarana. Government efforts in dealing with cases of violence against women and children with the establishment of family quality improvement policies through Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) programs and services. PUSPAGA is a preventive and promotive service unit as a place of learning to improve the quality of life towards a prosperous family. This study aims to examine and analyze the implementation and factors that tend to influence the implementation of Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) programs and services in realizing community welfare at Social Service for Women's Empowerment and Child Protection Banjar Patroman City. This research is a qualitative research with an empirical juridical approach. This research is located at Social Service for Women's Empowerment and Child Protection Banjar Patroman City with informants involved in PUSPAGA as many as 3 (three) people. The results showed that the implementation of Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) programs and services in realizing community welfare has been going well, this can be seen from the existence of promotion programs, facilitation programs, services and evaluation of the PUSPAGA program. There are supporting and inhibiting factors in this research. Supporting factors include the availability of PUSPAGA rules and guidelines, good PUSPAGA promotion, facilitation and service programs, good assistance for the community, synergy between DINSOSP3A, PUSPAGA team, partners and village coordinators. The inhibiting factors include lack of human resources, no application, lack of budget, lack of facilities and infrastructure.
4194945256D1A020030PENGARUH SUPLEMENTASI FITOGENIK PADA AYAM NIAGA PETELUR TERHADAP JUMLAH
LEUKOSIT DAN DIFERENSIAL LEUKOSIT
Penelitian “Pengaruh Suplementasi Fitogenik Pada Ayam Niaga Petelur terhadap Jumlah Leukosit dan Diferensial Leukosit” telah dilaksanakan pada 10 Juli - 3 September 2023, bertempat di Eksperimental Farm, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto dan Laboratorium Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi fitogenik pada pakan terhadap jumlah leukosit dan diferensial leukosit ayam niaga petelur. Materi penelitian adalah ayam niaga petelur strain Hyline Brown sebanyak 100 ekor berumur 50 minggu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 kali ulangan, sehingga terdapat 25 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri atas 4 ekor ayam niaga petelur. Perlakuan yang diberikan adalah penambahan fitogenik yang terdiri atas P0 : Pakan basal, P1 : Pakan basal + 2 % tepung bawang putih, P2 : Pakan basal + 2 % tepung sambilto, P3 : Pakan basal + 2 % tepung jahe dan P4 : Pakan basal + 2 % campuran tepung bawang putih, sambiloto dan jahe. Peubah yang diukur meliputi jumlah leukosit dan diferensial leukosit. Analisis data menggunakan analisis variansi (ANAVA). Hasil rataan jumlah leukosit yaitu 12,9 ± 1,83 x 103/µl sampai dengan 16,43 ± 4,68 x 103/µl. Hasil rataan heterofil yaitu 36,6 ± 3,78 % sampai dengan 45,4 ± 7,36 %. Hasil rataan eosinofil yaitu 6 ± 2 % sampai dengan 8,4 ± 3,28 %. Hasil rataan basofil yaitu 1 ± 1,22% sampai dengan 2 ± 0,70 %. Hasil rataan limfosit yaitu 44,6 ± 4,77 % sampai dengan 52± 3,08 %. Hasil rataan monosit yaitu 1,8 ± 0,83 % sampai dengan 3,2 ± 1,30 %. Rataan jumlah leukosit dan diferensial leukosit yang didapat pada penelitian ini masih dalam kisaran normal. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa suplementasi fitogenik berpengaruh tidak nyata (P > 0,05) terhadap jumlah leukosit dan diferensial leukosit. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa suplementasi fitogenik dapat mempertahankan status fisiologi dan kesehatan ayam berdasarkan jumlah leukosit dan diferensial leukosit.The research "The Effect of Phytogenic Supplementation in Laying Commercial
Chickens on the Number of Leukocytes and Differential Leukocytes" was carried out on 10
July - 3 September 2023, at the Experimental Farm, Faculty of Animal Science, Jenderal
Soedirman University, Purwokerto and the Clinical Pathology Laboratory, Faculty of
Veterinary Medicine, Gadjah University Mada, Yogyakarta. The research aims to determine
the effect of phytogenic supplementation in feed on the number of leukocytes and leukocyte
differential in laying commercial chickens. The research material was 100 Hyline Brown
laying commercial chickens aged 50 weeks. The research design used was a completely randomized design consisting of 5 treatments and 5 replications, so there were 25
experimental units. Each experimental unit consists of 4 commercial laying hens. The
treatment given was the addition of phytogenics consisting of P0: basal feed, P1: basal feed
+ 2% garlic flour, P2: basal feed + 2% bitter flour, P3: basal feed + 2% ginger flour and P4:
basal feed + 2% mixture of garlic flour, bitter and ginger. The variables measured include
the number of leukocytes and leukocyte differential. Data analysis uses analysis of variance
(ANOVA). The average leukocyte count was 12.9 ± 1.83 x 103/µl to 16.43 ± 4.68 x 103/µl.
The average heterophile results were 36.6 ± 3.78% to 45.4 ± 7.36%. The average eosinophil
result is 6 ± 2% to 8.4 ± 3.28%. The average results of basophils are 1 ± 1.22% to 2 ± 0.70%.
The average lymphocyte results were 44.6 ± 4.77% to 52 ± 3.08%. The average monocyte
yield was 1.8 ± 0.83% to 3.2 ± 1.30%. The average leukocyte count and leukocyte differential
obtained in this study were still within normal standart. The results of analysis of variance
showed that phytogenic supplementation had no significant effect (P > 0.05) on the number
of leukocytes and leukocyte differential. From this research can be concluded that
phytogenic supplementation can maintain the physiological and health status of chickens
based on the number of leukocytes and leukocyte differential.
4195045291L1B020023HUBUNGAN PANJANG DAN BERAT BENIH KERANG HOTATE (Mizuhopecten yessoensis) PADA FASE HON-BUNSAN DI TELUK FUNKA, HOKKAIDO, JEPANGBudidaya kerang hotate (Mizuhopecten yessoensis) menjadi komoditas unggulan di Jepang. Hon-bunsan memiliki peran penting dalam kegiatan pemilahan benih hotate dalam budidaya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan panjang dan berat benih hotate pada fase Hon-Bunsan. Sampel yang digunakan berjumlah 5 sampel dengan dua kali pengambilan pada dua bulan yang berbeda. Pengambilan pertama berjumlah 5 sampel pada bulan Agustus dan pengambilan kedua 5 sampel pada bulan September. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dan random sampling. Parameter yang diukur meliputi panjang cangkang dan berat benih kerang hotate. Hubungan panjang dan berat dianalisis dengan regresi linier. Hasil perhitungan hubungan panjang dan berat benih kerang hotate pada bulan Agustus dan September bersifat alometrik negatif (b<3) yaitu pertambahan panjang lebih dominan dibandingkan pertambahan berat benih kerang hotate.The cultivation of hotate mussels (Mizuhopecten yessoensis) is a leading commodity in Japan. Hon-bunsan plays an important role in hotate seed sorting activities in aquaculture. This study was conducted to determine the relationship between length and weight of hotate seeds in the Hon-Bunsan phase. The samples used amounted to 5 samples with two collections in two different months. The first collection amounted to 5 samples in August and the second collection of 5 samples in September. The research method used was observation and random sampling. Parameters measured included shell length and weight of hotate clam seeds. The relationship between length and weight was analyzed by linear regression. The results of the calculation of the relationship between length and weight of hotate clam seeds in August and September are negative allometric (b < 3), namely the increase in length is more dominant than the increase in weight of hotate clam seeds.
4195145292D1A020157PERBANDINGAN DAYA HIDUP DAN AVERAGE DAILY GROWTH (ADG) AYAM NIAGA PEDAGING PADA FASE STARTER LANTAI 1 DAN 2 DI KANDANG CLOSE HOUSED CV INDOGIGANTE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan daya hidup dan average daily grwoth (ADG) pada fase starter lantai 1 dan 2 kandang CV Indogigante yang berlokasi di Desa Sikapat, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dari tanggal 10 Oktober - 22 November 2023 dikandang CV Indogigante. Materi yang digunakan yaitu ayam dengan populasi 22.000 ekor lantai 1 dan 22.000 ekor lantai 2. Data diperoleh melalui survei dilapangan, data primer didapatkan dari recording dan data sekunder dari wawancara dengan kepala kendang serta pemilik. Data Primer yang telah didapatkan diuji menggunakan independent simple t-test. Analisis menggunakan uji t diperoleh hasil P<0,05 untuk perbandingan daya hidup dan P<0,05 untuk perbandingan adg. Dapat disimpulkan bahwa terjadi perbedaan nyata. Daya hidup lantai satu lebih rendah yaitu 96,998%dibandingkan 98,317% pada lantai dua dikarenakan kelembaban dan manajemen pemeliharaan pada lantai 2 yang baik. Terdapat juga perbedaan signifikan pada adg antara kedua lantai pada fase starter dari umur 8-21.

Kata kunci : ADG, Ayam niaga pedaging, closed house, daya hidup, Fase starter
This study aims to determine the difference in vitality and average daily grwoth (ADG) in the starting phase on the 1st and 2nd floors of CV Indogigante cages located in Sikapat Village, Sumbang District, Banyumas Regency, Central Java. The research was conducted from October 10 - November 22, 2023 at CV Indogigante. The material used is chickens with a population of 22000 on the 1st floor and 22,000 on the 2nd floor. Data was obtained through surveys in the field, primary data was obtained from recordings and secondary data from interviews with the head of the cage and the owner. The Primary Data that has been obtained is tested using an independent simple t-test. The analysis using the t-test obtained the results of P<0.05 for the comparison of vitality and P<0.05 for the comparison of adg. It can be concluded that there is a real difference. The viability of the first floor is lower at 96.998% compared to 98.317% on the second floor due to good humidity and maintenance management on the 2nd floor. There was also a significant difference in the adg between the two floors in the starter phase from the age of 8-21.Keywords : ADG, Broiler commercial chicken, closed house, Starter phase, vitality,
4195245315C1C020057Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Ukuran Perusahaan dan Dewan Komisaris Independen Terhadap Pengungkapan Laporan KeberlanjutanPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat kausalitas dengan menggunakan data sekunder.Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan, dan dewan komisaris independen terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan non keuangan yang terdaftar dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2022. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 41 perusahaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan menghasilkan 80 data observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Structural Equation Model Partial Least Square (SEM PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Profitabilitas berpengaruh positif terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan, (2) Likuiditas tidak berpengaruh positif terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan, (3) Ukuran perusahaan tidak berpengaruh positif terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan, dan (4) Proporsi dewan komisaris independen berpengaruh negatif terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan. This research is a quantitative research that is causal using secondary data. This study aims to test and analyze the influence of profitability, liquidity, company size, and independent board of commissioners on sustainability report disclosure. The research population is all non-financial companies listed in the LQ45 index on the Indonesia Stock Exchange for the 2021-2022 period. The sample in this study was 41 companies selected through purposive sampling techniques and produced 80 observation data. Data analysis in this study uses the Structural Equation Model Partial Least Square (SEM PLS). The results of this study show that: (1) Profitability has a positive effect on the disclosure of sustainability reports, (2) Liquidity does not have a positive effect on the disclosure of sustainability reports, (3) Company size does not have a positive effect on the disclosure of sustainability reports, and (4) The proportion of independent boards of commissioners has a negative effect on the disclosure of sustainability reports.
4195345258E1A018090PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PELAKU USAHA PEMBELIAN KENDARAAN DENGAN PERJANJIAN MELALUI JAMINAN FIDUSIA (Studi Yuridis Putusan MA No. 1292 K/Pdt.Sus-BPSK/2021)Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sengketa konsumen antara PT Artha Asia Finance selaku Penggugat dengan Erfin Rafikana selaku Tergugat yang dilandasi iktikad tidak baik dalam pelaksanaan kewajiban yang dilakukan oleh Tergugat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlindungan hukum bagi Pelaku Usaha penjualan kendaraan microbus dan akibat hukum berdasarkan perjanjian melalui Jamina Fidusia. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk membahas lebih dalam penelitian ini dengan judul “Perlindungan Hukum Terhadap Pelaku Usaha Pembelian Kendaraan Dengan Perjanjian Melalui Jaminan Fidusia” berdasarkan putusan MA No. 1292 K/Pdt.Sus-BPSK/2021.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan. Penyajian data dalam penelitian ini dilakukan secara sistematis dalam bentuk teks naratif dan analisis data dilakukan secara normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian putusan MA Nomor 1292 K/Pdt.Sus-BPSK/2021, maka dapat disimpulkan bahwa pertama, Penggugat sudah mendapatkan perlindungan hukum sebagaimana terdapat dalam Pasal 45 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) berupa dikabulkannya gugatan dari Penggugat oleh Majelis Hakim dalam putusan MA Nomor 1292 K/Pdt.Sus-BPSK/2021. Kedua, akibat hukum dari putusan MA Nomor 1292 K/Pdt.Sus-BPSK/2021 adalah dikabulkannya permohonan kasasi Penggugat dan sahnya eksekusi objek jaminan fidusia milik Penggugat karena Tergugat melanggar Pasal 5 huruf c dan Pasal 6 huruf a Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) dan ketentuan Perjanjian dengan Jaminan Fidusia sebagaimana terdapat dalam Pasal 6 Perjanjian yang telah dibuat oleh Penggugat dan Tergugat.
This research is motivated by consumer disputes between PT Artha Asia Finance as the Plaintiff and Erfin Rafikana as the Defendant, which were based on bad faith in the execution of obligations by the Defendant. The purpose of this research is to determine the legal protection for business players in the sale of microbus vehicles and the legal consequences based on agreements through Fiduciary Guarantees. Therefore, the author is interested in delving deeper into this research with the title "Legal Protection for Business Players in Vehicle Purchase Agreements Through Fiduciary Guarantees" based on Supreme Court Decision No. 1292 K/Pdt.Sus-BPSK/2021.
The research method used in this study is normative juridical with a descriptive analytical research specification. The data sources used are primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. Data collection is done through literature review. Data presentation in this research is systematically presented in the form of narrative text, and data analysis is conducted in a normative qualitative manner.
Based on the results of the research on Supreme Court Decision No. 1292 K/Pdt.Sus-BPSK/2021, it can be concluded that, firstly, the Plaintiff has obtained legal protection as stipulated in Article 45 of Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection (UUPK) in the form of the Plaintiff's lawsuit being granted by the Panel of Judges in the Supreme Court Decision No. 1292 K/Pdt.Sus-BPSK/2021. Secondly, the legal consequence of Supreme Court Decision No. 1292 K/Pdt.Sus-BPSK/2021 is the execution of the fiduciary guarantee object owned by the Plaintiff because the Defendant violated Article 5 letter c and Article 6 letter a of Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection (UUPK) and the provisions of the Fiduciary Guarantee Agreement as stipulated in Article 6 of the agreement made by the Plaintiff and the Defendant.
4195445293C1L017050PENGARUH KESIAPAN BELAJAR, KETERAMPILAN MENGAJAR DOSEN, DAN FASILITAS BELAJAR ONLINE TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA PADA PEMBELAJARAN DARING DIMASA PANDEMI COVID-19Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kesiapan belajar, keterampilan mengajar dosen dan fasilitas belajar online terhadap kepuasan mahasiswa pada pembelajaran daring mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto.
Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto yang berjumlah 146 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Untuk menentukan ukuran sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin dengan hasil sebanyak 107 mahasiswa.
Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kesiapan belajar tidak berpengaruh terhadap kepuasan mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, 2) Keterampilan mengajar dosen berpengaruh positif terhadap mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, 3) Fasilitas belajar tidak berpengaruh terhadap kepuasan mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto.
Studi ini menghasilkan informasi mengenai keterampilan mengajar dosen. Di mana keterampilan mengajar dosen diperlukan untuk meningkatkan kepuasan mahasiswa selama mengikuti pembelajaran. Semakin baiknya keterampilan mengajar dosen maka semakin baik pula kepuasan mahasiswa, maka dari itu diperlukan kegiatan yang dapat meningkatkan keterampilan dosen dalam kegiatan mengajar di kelas. Hasil penelitian ini sejalan dengan Siti Haryati (2020) dan Emi Ratna Dewi (2021) yang menyebutkan bahwa keterampilan mengajar dosen berpengaruh positif terhadap kepuasan belajar mahasiswa.
Penelitian selanjutnya diharapkan untuk menambah variabel moderasi untuk mengetahui adanya kemungkinan variabel lain yang dapat memperkuat ataupun memperlemah hubungan korelasi antara kesiapan belajar, keterampilan mengajar dosen dan fasilitas belajar online terhadap kepuasan mahasiswa pada pembelajaran daring.
This research is a quantitative study with the aim of knowing and analyzing the influence of learning readiness, lecturer teaching skills and online learning facilities on student satisfaction with online learning for students in the Department of Economic Education, Faculty of Economics and Business, Jenderal Soedirman University, Purwokerto.
The population in this study were students from the Department of Economic Education, Faculty of Economics and Business, Jenderal Soedirman University, Purwokerto, totaling 146 students. The sampling technique in this research usessimple random sampling. To determine the sample size in this study, the Slovin formula was used with results of 107 students.
Based on the results of this research, it shows that: 1) Readiness to learn has no effect on student satisfaction in the Department of Economic Education, Faculty of Economics and Business, Jenderal Soedirman University, Purwokerto, 2) Teaching skills of lecturers have a positive effect on students in the Department of Economic Education, Faculty of Economics and Business, Jenderal Soedirman University, Purwokerto, 3 ) Learning facilities have no effect on student satisfaction at the Department of Economic Education, Faculty of Economics and Business, Jenderal Soedirman University, Purwokerto.
This study produces information regarding lecturers' teaching skills. Where lecturers' teaching skills are needed to increase student satisfaction during learning. The better the lecturer's teaching skills, the better the student satisfaction, therefore activities are needed that can improve the lecturer's skills in teaching activities in the classroom. The results of this study are in line with Siti Haryati (2020) and Emi Ratna Dewi (2021) who stated that lecturers' teaching skills have a positive effect on student learning satisfaction.
Future research is expected to add moderating variabels to determine the possibility of other variabels that can strengthen or weaken the correlation between learning readiness, lecturer teaching skills and online learning facilities on student satisfaction with online learning.
4195545316A1D020099PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR KOTORAN
KELINCI TERHADAP FISIOLOGI TIGA VARIETAS KUBIS
BUNGA (Brassica oleracea var. Botrytis)
Kubis bunga merupakan tanaman sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi namun
produksinya terus menurun beberapa tahun terakhir. Peningkatan hasil tanaman kubis
bunga dapat dilakukan dengan pemberian pupuk organik cair dan penggunaan varietas
yang unggul. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan kombinasi terbaik antara
konsentrasi POC kotoran kelinci dan tiga varietas unggul. Penelitian dilaksanakan di Desa
Banjarsari Wetan, dengan rancangan percobaan rancangan acak lengkap 2 faktor. Faktor
pertama, konsentrasi 0 mL/L (K0), 150 mL/L (K1), dan 300 mL/L (K2). Faktor kedua,
Varietas Pm 126 (V1), Larissa (V2), dan Bima 45 (V3). Berdasarkan hasil penelitian
konsentrasi POC kotoran kelinci berbeda nyata terhadap variabel kehijauan daun,
kerapatan stomata, laju pertumbuhan tanaman (LPT), dan laju asimilasi bersih.
Penggunaan tiga varietas berbeda berpengaruh nyata terhadap semua variabel. Terdapat
interaksi antara konsentrasi POC dengan penggunaan tiga varietas berbeda LPT.
Cabbage is a vegetable crop that has high economic value but its production has
continued to decline in recent years. Increasing the yield of flower cabbage can be done
by applying liquid organic fertilizer and using superior varieties. The research aimed to
get the best combination between the concentration of rabbit manure POC and three
superior varieties. The research was conducted in Banjarsari Wetan Village, with a 2-
factor completely randomized design experiment design. The first factor, concentration
of 0 mL/L (K0), 150 mL/L (K1), and 300 mL/L (K2). The second factor, variety Pm 126
(V1), Larissa (V2), and Bima 45 (V3). Based on the results of the study, the concentration
of rabbit manure POC was significantly different on the variables of leaf greenness,
stomatal density, plant growth rate (LPT), and net assimilation rate. The use of three
different varieties significantly affects all variables. There is an interaction between the
concentration of POC and the use of three different varieties of LPT.
4195645259K1B019010INDEKS DETOUR DAN SPEKTRUM DETOUR
DARI GRAF TRIANGULAR
Matriks detour dari suatu graf terhubung G dengan n titik adalah suatu matriks simetris yang berukuran n×n dengan elemen-elemennya (i,j) merupakan panjang lintasan terpanjang dari simpul i ke simpul j. Spektrum detour adalah kumpulan nilai eigen dan multiplisitasnya yang diperoleh dari matriks detour. Penentuan spektrum detour diawali dengan menentukan polinomial karakteristik dari graf triangular Tn dengan n>=3. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan spektrum detour dan indeks detour dari graf triangular Tn dengan n>=3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa polinomial karakteristik dari graf triangular Tn dengan n>=3 adalah a(Tn,y)=(y - ((n^2 - n)/2 - 1)^2 ) (y + ((n^2 - n)/2 - 1))^((n^2 - n)/2 - 1 ). Selanjutnya, diperoleh spektrum detour dari graf triangular Tn dengan n>=3, yaitu speccDD (Tn)=[(-((n^2 - n)/2 - 1),((n^2 - n)/2 - 1)^2) , (((n^2 - n)/2 - 1),1)]. Pada penelitian ini juga diperoleh indeks detour dari graf triangular dengan n>=3, yaitu w(Tn)=1/2 x ((n^2 - n)/2) x ((n^2 - n)/2 - 1)^2. The detour matrix of a connected graph G with n vertices is a symmetric n×n matrix where each element (i,j) represents the length of the longest path from vertex i to vertex j. The detour spectrum is the collection of eigenvalues and their multiplicities obtained from this matrix. Determining the detour spectrum begins with establishing the characteristic polynomial of the triangular graph Tn with n>=3. This study aims to determine both the detour spectrum and the detour index of the triangular graph Tn with n>=3. The research results indicate that the characteristic polynomial of the triangular graph Tn with n≥3 is given by a(Tn,y)=(y - ((n^2 - n)/2 - 1)^2 ) (y + ((n^2 - n)/2 - 1))^((n^2 - n)/2 - 1 ). Furthermore, the detour spectrum of the triangular graph Tn with n>=3 is represented as speccDD (Tn)=[(-((n^2 - n)/2 - 1),((n^2 - n)/2 - 1)^2) , (((n^2 - n)/2 - 1),1)]. Additionally, the detour index of the triangular graph Tn with n≥3 is given by w(Tn)=1/2 x ((n^2 - n)/2) x ((n^2 - n)/2 - 1)^2.
4195745260H1B019094PREDIKSI BENCANA BANJIR PADA DAS SERAYU AKIBAT PERUBAHAN IKLIM MENGGUNAKAN MODEL SHETRANPerubahan iklim merupakan salah satu masalah kebijakan publik yang memberikan dampak terhadap manusia dan lingkungan sehingga perlu diperhatikan cara mengatasinya. Perubahan iklim dapat berupa kekeringan, banjir, kebakaran hutan, dan longsor yang dapat menyebabkan terjadinya bencana alam. Perubahan iklim yang ekstrim berpengaruh pada prediksi cuaca kedepannya. Oleh karena itu, untuk menganalisis perubahan iklim dilakukan analisis dengan menggunakan scenario-neutral dan pemodelan SHETRAN untuk memprediksi terjadinya banjir. Tujuan dari penelitian ini adalah (i) untuk mengetahui analisis pendekatan scenario-neutral; (ii) mengetahui cara memprediksi banjir menggunakan model SHETRAN; (iii) mengetahui perbandingan antara data lapangan dengan data hasil simulasi SHETRAN. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data spasial dan data hidrologi yang merupakan data sekunder. Data yang digunakan seperti data peta DAS, data tanah, data hujan, data DEM, dan data tata guna lahan. Hasil pendekatan scenario-neutral terdapat 130 skenario yang diambil dari data 01 Januari 1980 hingga 31 Desember 2018. Hasil dari penelitian ini didapatkan hasil perbandingan data lapangan dengan data hasil simulasi SHETRAN kurang akurat dengan nilai terendah 0.5 m dan nilai tertinggi 5 m. Hasil simulasi SHETRAN juga mendeteksi tidak terjadi genangan atau banjir.Climate change is one of the public policy issues that has an impact on humans and the environment so it is necessary to pay attention to how to overcome it. Climate change can be in the form of droughts, floods, forest fires, and landslides that can cause natural disasters. Extreme climate change affects future weather predictions. Therefore, to analyze climate change, an analysis is carried out using scenario-neutral and SHETRAN modeling to predict flooding. The objectives of this research are (i) to know the scenario-neutral approach analysis; (ii) to know how to predict floods using the SHETRAN model; (iii) to know the comparison between field data and SHETRAN simulation data. This research was conducted using spatial data and hydrological data which are secondary data. Data used such as watershed map data, soil data, rainfall data, DEM data, and land use data. The results of the scenario-neutral approach are 130 scenarios taken data from Januari 01, 1980 to December 31, 2018. The result of this study obtained the result of comparison of field data with data from SHETRAN simulation result are less accurate with the lowest value 0.5 m and the highest value of 5 m. SHETRAN simulation results also detect no inundation or flooding.
4195845264K1C020062ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN STASIUN SEISMIK DI SEKITAR SESAR OPAK TERHADAP PARAMETER SEISMISITAS MENGGUNAKAN METODE MAXIMUM LIKELIHOODDaerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas kegempaan yang cukup tinggi di Indonesia. Gempa bumi pada tanggal 27 Mei 2006, yang disebabkan oleh pergerakan Sesar Opak, menimbulkan kerugian yang signifikan dan menekankan pentingnya pemantauan gempa secara terus menerus. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menambah jumlah sensor seismik guna memantau daerah rawan gempa, termasuk DIY. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan stasiun seismik di sekitar Sesar Opak terhadap parameter seismisitas daerah tersebut. Data gempa dibagi menjadi dua katalog: Katalog I (Januari 2009 - September 2019) merupakan data sebelum penambahan stasiun seismik dan Katalog II (Januari 2009 - Desember 2023) merupakan data lengkap, mencakup setelah penambahan stasiun seismik. Setelah dilakukan declustering menggunakan Metode Declustering Reasenberg (1985), diperoleh 1892 event gempa untuk Katalog I dan 3561 event gempa untuk Katalog II. Terdapat peningkatan pengamatan rata-rata gempa bumi dari 14,7 event per bulan menjadi 19,8 event per bulan. Berdasarkan Metode Maximum likelihood, penambahan stasiun seismik dapat meningkatkan kelengkapan magnitudo katalog gempa bumi di sekitar Sesar Opak yang terlihat dari penurunan nilai Magnitude of completness (Mc). Namun, penambahan tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan b-value dan a-value. The Special Region of Yogyakarta (DIY) and its surrounding areas experience high seismic activity in Indonesia. The earthquake on May 27, 2006, triggered by the Opak Fault movement, caused significant damage, underscoring the need for continuous earthquake monitoring. The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) has increased seismic sensors to monitor earthquake-prone areas, including DIY. This study analyzes the impact of adding seismic stations around the Opak Fault on the region's seismicity parameters. The earthquake data are divided into two catalogs: Catalog I (January 2009 - September 2019), before the addition of seismic stations, and Catalog II (January 2009 - December 2023), including data after the addition. After declustering using the Reasenberg Method (1985), 1892 earthquake events were identified in Catalog I and 3561 in Catalog II. The average observed earthquakes increased from 14.7 to 19.8 events per month. Using the Maximum Likelihood Method, the addition of seismic stations improved the magnitude completeness of the earthquake catalog around the Opak Fault, indicated by a decrease in the Magnitude of Completeness (Mc). However, the addition did not significantly affect the b-value and a-value changes.
4195945266K1B019076Model Regresi Data Panel untuk Analisis Pengaruh Laju inflasi Kelompok Indeks Harga Konsumen Terhadap Laju Inflasi di Pulau Jawa Tahun 2022Inflasi merupakan salah satu fenomena ekonomi yang perlu diperhatikan oleh pemerintah dan masyarakat. Laju inflasi yang tinggi dan tidak stabil dapat menyebabkan berbagai permasalahan sosial ekonomi negara. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi inflasi di antaranya adalah Indeks Harga Konsumen (IHK). Terdapat sebelas kelompok barang dan jasa yang diamati dalam IHK. Pada penelitian ini, dibahas model regresi data panel terbaik untuk mengidentifikasi pengaruh laju inflasi sebelas kelompok barang dan jasa IHK terhadap laju inflasi di Pulau Jawa periode bulan April sampai Juni 2022. Terdapat tiga model dalam regresi data panel yaitu model common effects, fixed effects, dan random effects. Model regresi data panel terbaik diperoleh setelah melalui tiga uji, yaitu uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier. Pada penelitian ini, diperoleh model random effects sebagai model data panel terbaik dalam menganalisis pengaruh laju inflasi sebelas kelompok barang dan jasa IHK terhadap laju inflasi di Pulau Jawa bulan April sampai Juni 2022.Inflation is one of the economic phenomena that needs to be monitored by the government and society. A high and unstable inflation rates can lead to various social-economic problems in a country. One of the main factor affecting inflation is the Consumer Price Index (CPI), which observes eleven groups of goods and services. This research discuss about the best models of regression data panels to identify the effect of the inflation rate of eleven CPI goods and services on the inflation rate in Java Island from April to June 2022. There are three models in panel data regression; common effects model, fixed effects model, and random effects model. The best panel data regression model is obtained by three test, there are Chow test, Hausman test, and Lagrange Multiplier test. Of this research, the random effects model is selected as the best panel data model for analyzing the impact of the eleven CPI goods and services groups on the inflation rate in Java Island from April to June 2022.
4196045265C1C018018Pengaruh Profitabilitas, Pertumbuhan Perusahaan, Dan Biaya Operasional Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh profitabilitas, pertumbuhan perusahaan, dan biaya operasional terhadap pengungkapan corporate social responsibility. Populasi penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2022. Sampel penelitian ini sebanyak 17 perusahaan yang diperoleh menggunakan metode purposive sampling. Data penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh melalui laporan tahunan perusahaan, sehingga data yang diperoleh selama periode penelitian sebanyak 102 data penelitian.
Analisis data menggunakan regresi data panel, statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Pemilihan model regresi data panel melalui tiga uji, yaitu uji chow, uji hausman, dan uji langrange muptilier. Terdapat tiga jenis model regresi data panel, yaitu fixed effect model, common effect model, dan random effect model. Berdasarkan pengujian chow, hausman, dan langrage multiplier, model regresi yang sesuai adalah random effect model. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan E-views 10 menunjukkan bahwa: (1) Profitabilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan corporate social responsibility; (2) Pertumbuhan perusahaan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pengungkapan corporate social responsibility; (3) Biaya operasional berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengungkapan corporate social responsibility.
The purpose of this study is to determine and analyze the effect of profitability, company growth, and operational costs on corporate social responsibility disclosure. The population of this study is mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2017-2022 period. The sample of this study was 17 companies obtained using the purposive sampling method. This research data is secondary data obtained through the company's annual report, so that the data obtained during the research period is 102 research data.
Data analysis uses panel data regression, descriptive statistics, classical assumption tests, and hypothesis tests. The selection of the panel data regression model was carried out through three tests, namely the chow test, the hausman test, and the muptilier langrange test. There are three types of panel data regression models, namely fixed effect models, common effect models, and random effect models. Based on the testing of chow, hausman, and langrage multiplier, the appropriate regression model is the random effect model. Based on the results of research and data analysis using E-views 10, it is shown that: (1) Profitability has a positive and significant influence on corporate social responsibility disclosure; (2) The company's growth has a negative and insignificant effect on the disclosure of corporate social responsibility; (3) Operational costs have a positive and insignificant effect on corporate social responsibility disclosure.