Artikelilmiahs
Menampilkan 41.961-41.980 dari 48.852 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 41961 | 45263 | L1B020001 | PERENDAMAN EKSTRAK DAUN SIRIH TERHADAP NILAI KELULUSHIDUPAN DAN PROFIL DARAH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) | Penggunaan ekstrak daun sirih sebagai bahan pengobatan alami. Pengobatan dapat dilakukan dengn metode perendaman. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui perendaman ekstrak daun sirih terhadap kelulushidupan dan profil darah ikan nila. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 4 perlakuan ( kontrol, 400 ppm, 600 ppm, 800 ppm). Parameter penelitian yaitu kelulushidupan dan profil darah ikan nila yang meliputi hemoglobin, hematokrit, glukosa darah, diferensiasi leukosit dan kualitas air. Setelah dilakukan pemeliharaan selama 5 hari, hasil penelitian menunjukan bahwa nilai kelulushidupan ikan nila berkisar 40-80%. Nilai profil darah meliputi nilai haemoglobin, hematokrit dan glukosa darah berturut turut pada kisaran 7- 8.1 g/dL, 20.85 - 23.85 % dan 47 - 104.5 mg/dL. Nilai persetase differensiasi leukosit yang meliputi nilai monosit, limfosit dan polimorfonuklear berturut-turut 16.5 – 23.5 %, 54 – 61.4% dan 18-23.5%. Suhu pada kolam pemeliharaan yaitu 26-27oC, pH yaitu 6-8 dan Oksigen Terlarut (DO) yaitu 3,4-3,9. Kualitas air kolam pemeliharaan ikan nila masih dalam kisaran normal. | The use of betel leaf extract as a natural medicinal ingredient. Treatment can be done using the soaking method. The aim of this research is to determine the effect of immersion in betel leaf extract on the survival and blood profile of tilapia fish. This research used an experimental method with 4 treatments (control, 400 ppm, 600 ppm, 800 ppm). The research parameters are the survival and blood profile of tilapia which includes hemoglobin, hematocrit, blood glucose, leukocyte differentiation and water quality. After maintenance for 5 days, the research results showed that the survival rate of tilapia fish ranged from 40-80%. Blood profile values include hemoglobin, hematocrit and blood glucose values respectively in the range of 7-8.1 g/dL, 20.85 - 23.85% and 47 - 104.5 mg/dL. The percentage values of leukocyte differentiation which include monocyte, lymphocyte and polymorphonuclear values are 16.5 – 23.5%, 54 – 61.4% and 18-23.5%, respectively. The temperature in the maintenance pond is 26-27oC, pH is 6-8 and Dissolved Oxygen (DO) is 3.4-3.9. The water quality of the tilapia rearing pond is still within the normal range. | |
| 41962 | 45268 | H1D020039 | Implementasi Metode Forward Chaining dan Certainty Factor pada Sistem Pakar Berbasis Bot Telegram untuk Identifikasi HIV/AIDS | Acquired Immuno-Deficiency Syndrome (AIDS) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang menyerang sistem kekebalan tubuh, menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, termasuk Kabupaten Purbalingga. Penyebaran HIV/AIDS sering kali terjadi karena kurangnya pengetahuan tentang gejala serta pencegahannya, penanganan yang terlambat dapat memperparah kondisi hingga menyebabkan kematian. Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga melakukan screening HIV/AIDS secara konvensional yang tidak efisien, sehingga diperlukan solusi yang meningkatkan aksesibilitas dan akurasi diagnosis. Penelitian ini menerapkan sistem pakar berbasis bot telegram yang menggabungkan metode forward chaining dan certainty factor. Meskipun forward chaining efektif dalam mengikuti alur sistematis untuk identifikasi penyakit, metode ini tidak dapat memperkirakan persentase kemungkinan penyakit. Oleh karena itu, dikombinasikan dengan metode certainty factor yang mengukur tingkat keyakinan terhadap diagnosis, sehingga sistem pakar ini menjadi lebih akurat dan adaptif. Dengan demikian, sistem ini dapat membantu mengenali gejala HIV/AIDS lebih dini, memungkinkan penanganan segera, dan berkontribusi dalam mengurangi penyebaran HIV/AIDS. | Acquired Immuno-Deficiency Syndrome (AIDS) is a disease caused by the Human Immunodeficiency Virus (HIV), which attacks the immune system and poses a serious health issue in Indonesia, including Purbalingga Regency. The spread of HIV/AIDS often occurs due to a lack of knowledge about its symptoms and prevention, with delayed treatment worsening the condition and potentially leading to death. The Health Office of Purbalingga Regency conducts conventional HIV/AIDS screenings, which are inefficient, thus necessitating a solution that enhances accessibility and diagnostic accuracy. This study implements an expert system based on a Telegram bot, combining the forward chaining and certainty factor methods. While forward chaining is effective in systematically identifying diseases, it cannot estimate the likelihood of the disease. Therefore, it is combined with the certainty factor method, which measures the confidence level of the diagnosis, making the expert system more accurate and adaptive. Consequently, this system can help recognize HIV/AIDS symptoms earlier, allow for prompt treatment, and contribute to reducing the spread of HIV/AIDS. | |
| 41963 | 45273 | E1A020109 | WANRESTASI DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA SPEEDBOAT SECARA LISAN (Studi Putusan Pengadilan Negeri Tarakan Nomor 34/Pdt.G/2022/PN.Tar) | Penelitian ini dilaksanakan terhadap Putusan Pengadilan Nomor 34/Pdt.G/PN.Pwt mengenai sengketa perjanjian sewa menyewa speedboat yang dilakukan secara lisan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam menentukan keabsahan perjanjian sewa menyewa speedboat yang dilakukan secara lisan dan perlindungan hukum kepaa Penggugat atas wanprestasi perjanjian sewa menyewa speedboat secara lisan berdasarkan studi Putusan Pengadilan Negeri Tarakan Nomor 34/Pdt.G/2022/PN. Tar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber dan jenis data yang dipakai dalam penelitian ini ialah data sekunder, meliputi bahan hukum primer dan sekunder. Penyajian data dalam penelitian ini disajikan dalam bentuk teks naratif dan data yang diperoleh dianalisis dengan metode normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh hasil bahwa Majelis Hakim sebelum mempertimbangkan sahnya perjanjian, terlebih dulu mempertimbangkan terkait pengakuan para pihak sebagaimana Pasal 1925 KUH Perdata, pengakuan sangat penting sebab perjanjian dalam kasus ini berupa perjanjian lisan. Pertimbangan Majelis hakim terkait sahnya perjanjian mengacu Pasal 1320 dan Pasal 1338 ayat (3) KUH Perdata. Majelis Hakim tidak menguraikan secara konkrit unsur Pasal 1320 KUH Perdata, namun Penulis menganalis bahwa unsur sudah terpenuhi sehingga perjanjian sah. Penulis sepakat dengan pertimbangan Hakim yang juga menilai sahnya Perjanjian berdasarkan Pasal 1338 ayat (3) KUH Perdata perjanjian dilaksanakan dengan itikad baik. Sebelum mengetahui bagaimana perlindungan hukum kepada Penggugat atas wanprestasi perlu dinilai terlebih dahulu ada atau tidak wanprestasi. Majelis Hakim menyatakan Tergugat melakukan wanprestasi sebab tidak membayar sewa, namun tidak menyatakan letak salah Tergugat secara konkrit. Berdasarkan hasil analisis Penulis, bahwa telah terjadi wanprestasi, sebab sudah memenuhi unsur-unsur wanprestasi. Perlindungan hukum bagi Penggugat baik preventif dan represifnya mengacu pada Pasal 1243 dan Pasal 1246 KUH Perdata.. | This research was conducted on Court Decision Number 34/Pdt.G/PN.Pwt concerning a dispute over an oral speedboat rental agreement. The purpose of the research is to analyze the validity requirements of oral speedboat rental agreements and the legal protection against breaches of oral rental agreements based on a study of the District Court of Tarakan Decision Number 34/Pdt.G/2022/PN. Tar. The research method used in this study is normative juridical with descriptive analytical research specifications. The sources and types of data used in this research are secondary data, including primary and secondary legal materials. The data presentation in this research is in the form of narrative text, and the data obtained is analyzed using qualitative normative methods. Based on the results of the research and discussion, it was found that before considering the validity of the agreement, the panel of judges first considered the acknowledgment of the parties as stated in Article 1925 of the Civil Code. Acknowledgment is very important because the agreement in this case is an oral agreement. The panel of judges' consideration of the validity of the agreement refers to Article 1320 and Article 1338 paragraph (3) of the Civil Code. The panel of judges did not explicitly outline the elements of Article 1320 of the Civil Code, but the author analyzes that the elements have been met, making the agreement valid. The author agrees with the judges' consideration, which also assesses the validity of the agreement based on Article 1338 paragraph (3) of the Civil Code, stating that the agreement was executed in good faith. Before determining the legal protection for the plaintiff in the event of a breach of contract, it is necessary to first assess whether there was a breach of contract. The panel of judges stated that the defendant committed a breach of contract by failing to pay rent, but did not specify the exact fault of the defendant. Based on the author's analysis, a breach of contract has occurred, as the elements of a breach of contract have been met. Legal protection for the plaintiff, both preventive and repressive, refers to Article 1243 and Article 1246 of the Civil Code.. | |
| 41964 | 45275 | E1B019001 | AKIBAT HUKUM WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN PEMBIAYAAN DENGAN JAMINAN FIDUSIA (STUDI PUTUSAN NOMOR 22/Pdt.G/2022/PN Mad) | Penelitian ini dilaksanakan terhadap Putusan Pengadilan Nomor 22/Pdt.G/2022/PN Mad mengenai wanprestasi yang dilakukan debitur dalam Perjanjian Pembiayaan dengan Jaminan Fidusia dengan kerugian yang dialami kreditur sebesar Rp444.198.193. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim yang menyebutkan debitur terbukti wanprestasi dan mementukan akibat hukum debitur wanprestasi dalam memutus perkara Nomor 22/Pdt.G/2022/PN Mad, serta penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data dilakukan studi perpustakaan dan literatur rivew. Penyajian data dalam penelitian ini dilakukan secara sistematis dalam bentuk teks naratif dan analisis data dilakukan secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa Putusan Nomor 22/Pdt.G/2022/PN Mad, dapat diperoleh 2 (dua) kesimpulan yang pertama dalam pertimbangan hukum hakim, majelis hakim telah memutuskan debitur wanprestasi, karena kewajiban pembayaran angsuran debitur kepada kreditur tidak pernah diselesaikan, kemudian debitur melaksanakan prestasi tetapi tidak seperti yang diperjanjikan, kemudian meskipun kreditur telah diberikan Surat pemberitahuan, Surat teguran, Surat peringan dan juga Surat somasi sampai 3 (tiga) kali, namun debitur tetap mengabaikannya. Oleh hal tersebut, maka berasalan hukum menyatakan debitur wanprestasi. Kesimpulan kedua akibat hukum debitur wanprestasi yaitu telah mengakibatkan kerugian pada kreditur dan pembatalan perjanjian, maka debitur dapat dituntut ganti rugi dan kreditur dapat mendapatkan ganti rugi dengan mengeksekusi objek fidusia secara langsung dengan berlandaskan sertifikat fidusia, namun dalam pertimbangan hukum hakim yang mengacu pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 menolak hal tersebut lalu mengantikannya dengan menjatuhkan hukuman untuk debitur diharuskan menganti kerugian berupa uang, namun kreditur masih bisa melakukan mengajukan permohonan eksekusi objek perjanjian setelah adanya putusan pengadilan jika debitur tetap tidak membayar ganti kerugian uang. | This research was conducted on Court Decision Number 22/Pdt.G/2022/PN Mad regarding the debtor's default in the Financing Agreement with Fiduciary Guarantee with losses suffered by the creditor amounting to IDR 444,198,193. The purpose of this research is to analyze the legal considerations of the judge who stated that the debtor was proven to be in default and determine the legal consequences of the debtor's default in case Number 22/Pdt.G/2022/PN Mad, and this research uses a normative juridical approach method with descriptive analytical research specifications. The data source in this research is secondary data which includes primary legal materials, secondary legal materials, tertiary legal materials. The method of data collection is library study and literature review. Data presentation in this research is done systematically in the form of narrative text and data analysis is done normatively qualitative. Based on the results of research and discussion, it shows that Decision Number 22/Pdt.G/2022/PN Mad, 2 (two) conclusions can be obtained, first in the judge's legal considerations, the panel of judges has decided that the debtor is in default, because the debtor's installment payment obligations to the creditor have never been completed, then the debtor performs the performance but not as promised, then even though the creditor has been given a notification letter, warning letter, lightening letter and also a summons up to 3 (three) times, the debtor still ignores it. By this, it is reasonable for the law to declare the debtor in default. The second conclusion is that the legal consequences of the debtor's default, namely that it has caused losses to the creditor and the cancellation of the agreement, the debtor can be sued for compensation and the creditor can get compensation by executing the fiduciary object directly based on the fiduciary certificate, but in the legal considerations of the judges referring to the Constitutional Court Decision Number 18 / PUU-XVII / 2019 rejected this and replaced it by imposing a penalty for the debtor to be required to compensate for losses in the form of money, but the creditor can still apply for the execution of the object of the agreement after a court decision if the debtor still does not pay monetary compensation. | |
| 41965 | 45276 | K1C020054 | IDENTIFIKASI STRUKTUR GEOLOGI BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS SECOND VERTICAL DERIVATIVE (SVD) BERDASARKAN DATA GRAVITASI DAERAH CIMANDIRI (SEGMEN RADJAMANDALA) | Tektonik pulau jawa dipengaruhi oleh gerak konvergen antara Lempeng Sunda dengan Lempeng Indo-Australia. Sehingga perlu diadakannya penelitian untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan dengan menggunakan metode gravitasi sebagai survei awal untuk keperluan mitigasi, di wilayah sekitar sesar Cimandiri segmen Radjamandala yang berada di Jawa Barat, yang merupakan daerah pertemuan lempeng Sunda dengan Indo-Australia. Daerah ini beberapa kali menderita bencana, khususnya bencana alam gempa bumi. Metode gravitasi dapat digunakan untuk mengidentifikasi sesar dengan menggunakan analisis derivative berupa Second Vertikal Derivative (SVD) untuk mengetahui jenis sesar yaitu sesar mendatar, sesar naik atau sesar turun. Keberadaan struktur sesar diintegrasikan dengan hasil pemodelan bawah permukaan secara dua dimensi. Pada penelitian ini, struktur geologi bawah permukaan disekitar daerah sesar Cimandiri segmen Radjamandala telah terdefinisikan melalui analisis SVD menggunakan data satelit Topex. Analisis SVD dilakukan pada 2 lintasan, dan menunjukkan bahwa didaerah sesar Cimandiri segmen Radjamandala terdapat sesar atau patahan dengan jenis patahan mendatar (Strike Slip Fault). Batuan yang menyusun disekitar wilayah sesar Cimandiri segmen Radjamandala diketahui melalui pemodelan 2D, yaitu tersusun atas 3 lapisan batuan dalam kedalaman 19 Km. Pada lapisan atas dengan kedalaman 0-7 Km tersusun dari batu gamping yang memiliki densitas sebesar 2.55 g/cc. Lapisan tengah dengan kedalaman 7-13 Km tersusun dari batu lempung yang memiliki densitas 2.22 g/cc. Sedangkan lapisan bawah dengan kedalaman 13-19 Km tersusun dari batu pasir yang memiliki densitas sebesar 2.35 g/cc. | The tectonics of the island of Java are influenced by convergent movement between the Sunda Plate and the Indo-Australian Plate. The existence of tectonic processes causes many fault structures to be produced and areas that are prone to earthquakes are usually located near collision zones between plates and are in areas where there are active faults. So it is necessary to conduct research to identify subsurface structures using the gravity method as an initial survey for mitigation purposes, in the area around the Cimandiri fault in the Radjamandala segment in West Java, which is the area where the Sunda and Indo-Australian plates meet. This area has suffered several disasters, especially natural disasters, earthquakes. The gravity method can be used to identify faults by using derivative analysis in the form of Second Vertical Derivative (SVD) to determine the type of fault, namely horizontal faults, upward faults or downward faults. The existence of fault structures is integrated with the results of two-dimensional subsurface modeling. In this research, the subsurface geological structure around the Cimandiri fault area in the Radjamandala segment has been defined through SVD analysis using Topex satellite data. SVD analysis was carried out on 2 tracks, and showed that in the Cimandiri fault area of the Radjamandala segment there are faults or faults with a horizontal type of fault (Strike Slip Fault). The rocks that form around the Cimandiri fault area in the Radjamandala segment are known through 2D modeling, namely they are composed of 3 rock layers at a depth of 19 km. The upper layer with a depth of 0-7 km is composed of limestone which has a density of 2.55 g/cc. The middle layer with a depth of 7-13 km is composed of clay rock which has a density of 2.22 g/cc. Meanwhile, the bottom layer with a depth of 13-19 km is composed of sandstone which has a density of 2.35 g/cc. | |
| 41966 | 45280 | F1D020072 | POLITIK LINGKUNGAN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH KABUPATEN BANYUMAS | Kabupaten Banyumas menunjukkan komitmen yang kuat melalui politik lingkungan dalam pengelolaan sampah dengan akses dan kontrol lewat sistem TPST yang berkelanjutan dan efektif untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, dan pelestarian lingkungan. Penulisan ini mengkaji bagaimana politik lingkungan dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas sebagai studi kasus dalam konteks pembangunan perkotaan berkelanjutan. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan pendekatan studi kasus, melibatkan observasi dan wawancara dengan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Banyumas berhasil mengintegrasikan pengelolaan sampah melalui pendekatan yang komprehensif, termasuk pendirian Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) dan aplikasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Temuan ini memberikan gambaran tentang aspek politik dapat mendukung praktek pengelolaan sampah yang berkelanjutan. | Banyumas Regency shows a strong commitment to environmental politics in waste management with access and control through a sustainable and effective TPST system to balance economic growth, social justice, and environmental preservation. This writing examines environmental politics in waste management in Banyumas Regency as a case study in the context of sustainable urban development. Qualitative research methods were used with a case study approach, involving observation and interviews with relevant stakeholders. The research results show that Banyumas Regency has succeeded in integrating environmental politics into waste management through a comprehensive approach, including establishing an Integrated Waste Management Site (TPST) and applying technology to increase efficiency and community participation in waste management. These findings provide an overview of how environmental political structures can support sustainable waste management practices. Keywords: Access, Control, Waste Managemen | |
| 41967 | 45281 | F1D020009 | Kelahiran Konflik Buruh Transportasi Online Go-jek Dengan Perusahaan PT Go-jek | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lahirnya konflik industri transportasi online gojek dengan perusahaan pt gojek. Hubungan antara buruh/pekerja gojek dengan perusahaan pt gojek yang terjadi pada saat menentukan UMK tidak menemui kesepakatan atau jalan buntu. Beragam aksi dan mogok kerja yang dilakukan oleh buruh menurut teori kemakmuran umum, aksi atau demontrasi yang dilakukan merupakan bentuk perjuangan buruh driver gojek untuk meningkatkan upah dan menuntut untuk diangkat menjadi karyawan tetap merupakan hal yang baik untuk buruh dan gojek agar bisa mendorong dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Untuk bisa bertahan agar tetap bekerja dan memperoleh upah. Beberapa permasalahan dalam lahirnya konflik antara buruh dengan perusahaan yang akan dikaji adalah; Bagaimana proses lahirnya konflik? Siapa saja pihak-pihak yang terlibat?. Permasalahan dalam penelitian ini di analisis menggunakan analisis kualitatif dan dijelaskan secara deskriptif dalam penelisannya. Hasil studi ini menunjukkan konflik ini lahir karena ada tiga pihak yang terlibat di dalam hubungan industrial diantaranya pengusaha (pemilik modal), buruh, dan pemerintah. Ketiganya merupakan atau komponen besar yang saling terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Ketiganya ini saling bergantung perusahaan yang memberikan modal, buruh yang menjalan proses produksi, dan pemerintah atau Negara berperan melindungi dan mensejahterakan buruh yang dinaungi oleh Kemenhub dan Kementerian Ketenagakerjaan namun yang terjadi pada konflik gojek ini Negara tidak berbuat banyak/tidak merespon/tidak menjalankan tugas sesuai pasal. Kesimpulannya tiga kekuatan besar yang terlibat dalam proses produksi salah satunya yang tidak menjalankan tugasnya ialah pemerintah/Negara. Posisi buruh di sini akan selalu dirugikan dengan banyaknya jumlah penduduk di Indonesia akan selalu ada yang mau dengan tarif Rp 3000. | This study aims to analyze the emergence of conflict between the online transportation industry Gojek and the company PT Gojek. The relationship between Gojek workers/laborers and the company PT Gojek that occurred when determining the UMK did not reach an agreement or a dead end. Various actions and strikes carried out by workers according to the general prosperity theory, the actions or demonstrations carried out are a form of struggle for Gojek driver workers to increase wages and demand to be appointed as permanent employees is a good thing for workers and Gojek in order to encourage and increase economic growth. To be able to survive in order to continue working and getting wages. Some of the problems in the emergence of conflict between workers and companies that will be studied are; How did the conflict arise? Who are the parties involved? The problems in this study were analyzed using qualitative analysis and explained descriptively in the research. The results of this study show that this conflict arose because there were three parties involved in industrial relations, including employers (capital owners), workers, and the government. All three are or large components that are directly or indirectly involved. These three are interdependent, the company that provides capital, the workers who carry out the production process, and the government or state plays a role in protecting and prospering workers who are covered by the Ministry of Transportation and the Ministry of Manpower, but what happened in this Gojek conflict was that the state did not do much/did not respond/did not carry out its duties according to the article. In conclusion, the three major forces involved in the production process, one of which is not carrying out its duties, is the government/state. The position of workers here will always be disadvantaged with the large population in Indonesia, there will always be those who want a rate of Rp 3000. | |
| 41968 | 45282 | A1A018014 | Analisis Nilai Tambah Gula Semut Varian Rasa di Koperasi Semedo Manise Sejahtera Desa Semedo Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas | Desa Semedo merupakan salah satu desa dengan jumlah perajin gula tersertifikasi organik terbesar di Kabupaten Banyumas. Tingginya angka perajin yang melakukan pengolahan nira kelapa menjadi gula semut dengan standar internasional dan tersertifikasi organik menjadikan Koperasi Semedo Manise mulai mendorong perajin setempat untuk mengembangkan dan melakukan inovasi produk guna meningkatkan nilai tambah dengan produk utama gula kelapa organik sehingga dapat memberikan keuntungan yang lebih tinggi dan memberikan dampak positif pada perekonomian keluarga perajin. Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Mengetahui proses pembuatan gula semut. 2). Menghitung besarnya keuntungan dari usaha pengolahan nira kelapa menjadi gula semut di Koperasi Semedo Manise. 3). Menghitung besarnya nilai tambah dari usaha pengolahan nira kelapa menjadi gula semut di Koperasi Semedo Manise. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive didasarkan atas pertimbangan karakteristik yang ditetapkan terhadap elemen target yang disesuaikan dengan tujuan atau masalah penelitian. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder dengan metode pengambilan data melalui wawancara, observasi dan pencatatan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis nilai tambah untuk mengetahui besaran nilai tambah dari produk gula semut, analisis biaya produksi untuk mengetahui besaran biaya yang dikeluarkan saat proses produksi gula semut, analisis penerimaan untuk mengetahui besaran penerimaan dari produksi gula semut serta analisis keuntungan untuk mengetahui besaran keuntungan yang di dapatkan dari produksi gula semut. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pengolahan gula kelapa murni menjadi gula rasa melalui beberapa tahapan yaitu pembelian bahan baku, penghalusan bahan rempah, pemasakan gula, penjemuran, pengovenan, dan pengemasan. 2). Biaya total gula jahe sebesar Rp1.923.781,00, gula rempah Rp1.582.181,00, gula empon Rp1.681.031,00, gula sirsak Rp583.031,00. 3). Nilai tambah gula jahe sebesar Rp73.266,48 /Kg, gula rempah sebesar Rp113.737,07 /Kg, gula empon sebesar Rp112.250,61 /Kg dan gula sirsak sebesar Rp53.632,66/Kg dengan rata-rata rasio nilai tambah pada kategori tinggi. | Semedo Village is one of the villages with the largest number of organic certified sugar craftsmen in Banyumas Regency. The high number of craftsmen who process coconut sap into ant sugar with international standards and organic certification has made the Semedo Manise Cooperative begin to encourage local craftsmen to develop and innovate products to increase added value with the main product of organic coconut sugar so that it can provide higher profits and provide positive impact on the economy of craftsmen's families. This research aims to: 1). Know the process of making ant sugar. 2). Calculating the amount of profit from the business of processing coconut sap into ant sugar at the Semedo Manise Cooperative. 3). Calculating the amount of added value from the business of processing coconut sap into ant sugar at the Semedo Manise Cooperative. This research was conducted using the case study method. Determining the research location is carried out purposively based on consideration of the characteristics for the target elements which adapted to the research objectives or problem. The type of data used in this research is primary data and secondary data with data collection methods through interviews, observation and recording. Data analysis was carried out using added value analysis to determine the amount of added value from ant sugar products, production cost analysis to determine the amount of costs incurred during the ant sugar production process, revenue analysis to determine the amount of revenue from ant sugar production and profit analysis to determine the amount of profit. which is obtained from ant sugar production. The research results show: 1). The processing of sap into pure coconut sugar goes through several stages, namely purchasing raw materials in the form of coconut sap, fire preparation, filtering, cooking the sap, crushing, sieving and packaging with total working hours is 5 hours. 2). The total cost of pure coconut sugar is IDR 3,602,777.78, ginger sugar IDR 1,923,781.00, spiced sugar IDR 1,582,181.00, empon sugar IDR 1,681,031.00, soursop sugar IDR 583,031.00. 3). The added value of processing coconut sap into pure sugar is Rp. 659.68 /Kg, ginger sugar is Rp. 73,266.48 /Kg, spice sugar is Rp. 113,737.07 /Kg, empon sugar is Rp. amounting to IDR 53,632.66/Kg with an average value added ratio in the high category. | |
| 41969 | 45283 | C1H020004 | THE INFLUENCE OF PROACTIVE PERSONALITY ON EMPLOYEE PERFORMANCE MEDIATED BY TRANSFER OF TRAINING | Karyawan UMKM sangat penting dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Pelatihan yang baik memberikan keterampilan baru, sementara sikap proaktif mendorong inisiatif dan inovasi, yang berkontribusi pada daya saing UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap karyawan UMKM di Kabupaten Banyumas, berfokus pada Proactive Personality, Transfer of Training, dan Kinerja Karyawan. Dengan 49 responden yang telah mengikuti pelatihan minimal dua kali, analisis regresi linear dan sobel test menunjukkan bahwa: (1) Proactive Personality memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan, (2) Proactive Personality memiliki pengaruh positif terhadap Transfer of Training, (3) Transfer of Training memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja karyawan, (4) Transfer of Training memediasi hubungan Proactive Personality terhadap Kinerja Karyawan,Implikasinya, pemilik UMKM harus memperhatikan karakteristik personal karyawan, mengadakan pelatihan terintegrasi, dan mengembangkan disiplin kerja untuk meningkatkan kinerja. Pelatihan yang tidak hanya fokus pada keterampilan teknis tetapi juga pada karakter proaktif dapat berdampak positif pada kinerja dan pencapaian tujuan UMKM. | MSME employees are very important in increasing productivity and efficiency. Good training provides new skills, while proactive attitudes encourage initiative and innovation, which contribute to the competitiveness of MSMEs. This study uses a quantitative approach with a survey of MSME employees in Banyumas Regency, focusing on Proactive Personality, Transfer of Training, and Employee Performance. With 49 respondents who have attended training at least twice, linear regression analysis and Sobel test show that: (1) Proactive Personality has a positive influence on Employee Performance, (2) Proactive Personality has a positive influence on Transfer of Training, (3) Transfer of Training has a positive influence on Employee Performance, (4) Transfer of Training mediates the relationship between Proactive Personality and Employee Performance, The implication is that MSME owners must pay attention to employee personal characteristics, conduct integrated training, and develop work discipline to improve performance. Training that not only focuses on technical skills but also on proactive character can have a positive impact on MSME performance and goal achievement. | |
| 41970 | 45284 | F1D020028 | POLITISASI AGAMA DALAM KAMPANYE ANIS-MUHAIMIN PADA PEMILU PRESIDEN TAHUN 2024 | Politik identitas merupakan penggunaan identitas oleh aktor politik untuk memobilisasi massa yang memiliki kesamaan identitas demi mencapai suatu tujuan politik. Dalam konteks Pemilu, politik identitas dapat digunakan untuk meraih dukungan dan memobilisasi massa yang memiliki kesamaan identitas dengan kandidat. Salah satu bentuk dari politik identitas adalah politisasi agama. Pada Pemilu 2024, pasangan Anis-Muhaimin dianggap membawa identitas agama mereka untuk mencari dukungan. Hal tersebut bisa dikategorikan sebagai politisasi agama. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis bentuk politisasi agama yang dilakukan oleh Anis-Muhaimin pada saat kampanye menggunakan teori dari Bowo Sugiarto tentang politisasi agama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Anis-Muhaimin terbukti melakukan praktik politisasi agama berupa penggunaan simbol agama, narasi agama, dan identitas agama. Contoh politisasi agama yang dilakukan oleh Anis-Muhaimin yaitu penggunaan pakaian religius dalam berkampanye, penyebutan nama “Gus” pada Muhaimin dalam kegiatan kampanye, pengutipan ayat-ayat Al-Quran dalam kampanye, menghadiri acara pengajian, dukungan dari kelompok Islam (NU dan FPI), serta adanya Ijtima Ulama yang mendukung mereka untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden | Identity politics is the use of identity by political actors to mobilize masses who share the same identity in order to achieve a political goal. In the context of elections, identity politics can be used to gain support and mobilize masses who share the same identity as the candidate. One form of identity politics is the politicization of religion. In the 2024 Election, the Anis-Muhaimin pair were considered to have brought their religious identity to seek support. This can be categorized as the politicization of religion. This study aims to analyze the form of politicization of religion carried out by Anis-Muhaimin during the campaign using Bowo Sugiarto's theory of the politicization of religion. This study uses a descriptive qualitative research method, with library research data collection techniques. The results of this study indicate that Anis-Muhaimin were proven to have carried out the practice of politicizing religion in the form of using religious symbols, religious narratives, and religious identity. Examples of politicization of religion carried out by Anis-Muhaimin include the use of religious clothing during the campaign, the use of the name "Gus" for Muhaimin during the campaign, the citation of verses from the Quran during the campaign, attending religious study events, support from Islamic groups (NU and FPI), and the existence of the Ulama Ijtima which supports them to become President and Vice President. | |
| 41971 | 45286 | C1I020001 | THE EFFECT OF EMPLOYEE WELFARE, FINANCIAL COMPENSATION, LEADERSHIP STYLE AND JOB SATISFACTION ON PERFORMANCE IN FACTORY EMPLOYEES IN CIKARANG | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesejahteraan karyawan, kompensasi finansial, gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pabrik di kota Cikarang. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan pabrik bonafide dan non bonafide di Cikarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh dari hasil pengisian kuesioner. Jumlah responden yang diperoleh sebanyak 384 responden. Hasil penelitian dengan menggunakan IBM SPSS menunjukkan bahwa: (1) kesejahteraan karyawan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan (2) kompensasi finansial berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan; (3) gaya kepemimpinan berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan; (4) kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. | This research to determine the influence of employee welfare, financial compensation, leadership style and job satisfaction on the performance of factory employees in the city of Cikarang. The population in this study were bonafide and non-bonafide factory companies in Cikarang. This research uses quantitative methods and the sampling technique use purposive sampling. Data was obtained from the results of filling out the questionnaire. The number of respondents obtained was 384 respondents. The results of the study using IBM SPSS show that: (1) employee welfare has a positive effect on employee performance (2) financial compensation has a negative effect on employee performance; (3) leadership style has a negative effect on employee performance; (4) job satisfaction has a positive and significant effect on employee performance. | |
| 41972 | 45287 | C1A020096 | Pengaruh Investasi Asing Langsung, Investasi Dalam Negeri, Tenaga Kerja, dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jawa Tengah | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari investasi asing langsung, investasi dalam negeri, tenaga kerja, dan pendapatan asli daerah terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Tengah tahun 2018-2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif kuantitatif dengan desain eksplanatif. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data sekunder dengan metode analisis estimasi regresi data panel dengan fixed effect model. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa (1) Secara bersama-sama Investasi Asing Langsung, Investasi Dalam Negeri, Tenaga Kerja, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten/Kota berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi, (2) Investasi Asing Langsung secara parsial berpengaruh positif terhadap Pertumbuhan Ekonomi, (3) Investasi Dalam Negeri secara parsial berpengaruh positif terhadap Pertumbuhan Ekonomi, (4) Tenaga Kerja secara parsial berpengaruh positif terhadap Pertumbuhan Ekonomi, (5) Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara parsial tidak berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi. | This study aims to analyze the influence of foreign direct investment, domestic investment, labor, and local income on economic growth in Central Java Province in 2018-2022. This research is a quantitative descriptive research with an explanatory design. This study uses secondary data collection with a panel data regression estimation analysis method with a fixed effect model. The results of this study were obtained that (1) Together, Foreign Direct Investment, Domestic Investment, Labor, and Regional Original Income (PAD) of Regencies/Cities have an effect on Economic Growth, (2) Foreign Direct Investment partially has a positive effect on Economic Growth, (3) Domestic Investment has a partial positive effect on Economic Growth, (4) Labor has a partial positive effect on Economic Growth, (5) Regional Original Revenue (PAD) partially has no effect on Economic Growth. | |
| 41973 | 45289 | J1B020030 | KLASIFIKASI TINDAKAN SOSIAL TOKOH SETADEWA DALAM NOVEL BURUNG-BURUNG MANYAR KARYA Y.B. MANGUNWIJAYA (BERDASARKAN PERSPEKTIF MAX WEBER) | Penelitian ini berawal dari permasalahan dalam novel Burung-Burung Manyar karya Y.B. Mangunwijaya. Permasalahan tersebut berupa rasionalitas dalam tindakan sosial dari tokoh utama dalam novel Burung-Burung Manyar karya Y.B. Mangunwijaya yang memberikan sudut pandang lain mengenai perjuangan revolusi bangsa Indonesia. Atas hal itu, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan bentukbentuk tindakan sosial tokoh utama serta latar belakang dan sebab tindakan sosial tersebut. Penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial berdasarkan perspektif Max Weber yang mengacu pada rasionalitas individu. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik baca catat dan studi pustaka. Data tersebut dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bentuk-bentuk tindakan sosial tokoh utama yang masuk ke dalam 4 klasifikasi, antara lain (1) Rasionalitas instrumental seperti melawan Jepang dan kolaboratornya, memihak Belanda, dan mengabdi pada kemanusiaan dan kejujuran (2) Rasionalitas nilai seperti hidup yang bebas, tidak berbasa-basi, tidak menjilat Jepang, merasionalisasi kemerdekaan sebagai nilai dalam diri manusia, dan menolak bermental terjajah (3) Tindakan afektif berupa kebencian dan dendam, merasa bersalah dan malu, dan emosional (4) Tindakan tradisional berupa mengikuti ajaran orang tua dan mengikuti tradisi setempat. Bentuk tindakan sosial tersebut didasarkan pada rasionalitas yang dimiliki tokoh utama dalam menyikapi revolusi kemerdekaan bangsa Indonesia. Pendasaran tersebut disebabkan oleh ketidaksiapan bangsa Indonesia untuk kemerdekaan yang sejati. Maka dari itu, revolusi dan kemerdekaan disikapi oleh tokoh utama dalam novel Burung-Burung Manyar sebagai nilai yang harus tertanam dalam diri manusia dan bukan terikat pada slogan nasion tertentu saja. | This research starts from the problems in the novel Burung-Burung Manyar by Y.B. Mangunwijaya. The problem is the rationality in the social actions of the main character in the novel, which provides another perspective on the Indonesian revolutionary struggle. For this reason, this research aims to formulate the forms of social action of the main character as well as the background and causes of his social action. This research is based on Max Weber's perspective of social action theory, which refers to an individual's rationality. The data in this study were obtained using the technique of reading and note-taking and researching the literature. The data were analyzed using qualitative descriptive analysis method with the sociological approach of literature. The research found forms of social action of the main character that fall into 4 classifications, including; (1) Instrumental rationality such as fighting Japan and its collaborators, siding with the Dutch, and serving humanity and honesty; (2) Value rationality such as living a free life, not blabbing, not sucking up to Japan, rationalizing independence as a value in humans, and refusing to have a colonized mentality; (3) Affective actions in the form of hatred and resentment, feeling guilty and ashamed, and emotional; (4) Traditional actions in the form of following the teachings of parents and following local traditions. The form of social action is based on the rationality of the main character towards the Indonesian independence revolution. The rationale is caused by the Indonesian nation's unpreparedness for true independence. Therefore, the revolution and independence are addressed by the main character as the first value that must be embedded in humans and not tied to the slogan of a particular nation. | |
| 41974 | 45295 | D1A020005 | PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK LACSACPRO TERHADAP KETEBALAN KERABANG DAN SPECIFIC GRAVITY TELUR ITIK TEGAL YANG DIPELIHARA SECARA TERKURUNG | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian probiotik Lacsacpro terhadap ketebalan kerabang dan specific gravity telur itik Tegal yang dipelihara secara terkurung. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 216 butir telur yang berasal dari Itik Tegal umur produksi sebanyak 540 ekor yang dipelihara secara terkurung dalam 18 petak kandang. Pakan yang diberikan terdiri dari ikan segar, dedak, nasi aking, dan konsentrat. Kandungan nutrisinya adalah Protein Kasar 18,91%, lemak 5,02%, dan serat 8,91%. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan, yaitu L1 = Lacsacpro dengan komposisi starter Lactobacillus casei (65 ml) + Saccharomyces cerevisiae (15 gram), L2 = Lacsacpro dengan komposisi starter Lactobacillus casei (135 ml) + Saccharomyces cerevisiae (10 gram), L3 = Lacsacpro dengan komposisi starter Lactobacillus casei (195 ml) + Saccharomyces cerevisiae (5 gram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik Lacsacpro terhadap ketebalan kerabang dan Specific gravity telur itik Tegal yang dipelihara secara terkurung berpengaruh tidak nyata (P>0,05), dengan nilai ketebalan kerabang rata-rata 0,359 ± 0,011 dan nilai specific gravity rata-rata 1,090 ± 0,006. Kesimpulan Pemberian probiotik Lacsacpro L1, L2, dan L3 dalam pakan memberikan dampak yang relatif sama terhadap ketebalan kerabang dan specific gravity telur itik Tegal yang dipelihara secara terkurung. | This study aims to determine the effect of Lacsacpro probiotic administration on shell thickness and specific gravity of Tegal duck eggs that were kept intensively. The materials used in this study was 216 eggs from 540 Tegal ducks at production age which were kept in 18 cages. The feed provided consisted of fresh fish, bran, aking rice, and concentrate. The nutritional content were 18,91% crude protein, 5,02% fat, and 8,91% fiber. The study was conducted using a Complete Randomized Design (CRD) with 3 treatments and 6 repeats. The treatment were, L1 = Lacsacpro with starter composition Lactobacillus casei (65 ml) + Saccharomyces cerevisiae (15 grams), L2 = Lacsacpro with starter composition Lactobacillus casei (135 ml) + Saccharomyces cerevisiae (10 grams), L3 = Lacsacpro with starter composition Lactobacillus casei (195 ml) + Saccharomyces cerevisiae (5 grams). The results showed that the administration of Lacsacpro probiotics on shell thickness and specific gravity of Tegal duck eggs that were kept intensively had no significant effect (P>0.05), with an average shell thickness value of 0.359 ± 0.011 mm and an average specific gravity value of 1.090 ± 0.006. Conclusion was that the administration of Lacsacpro probiotics L1, L2, and L3 in feed has a relatively similar impact on the shell thickness and specific gravity of Tegal duck eggs that were kept intensively. | |
| 41975 | 45297 | K1B020009 | Regresi Poisson Pada Kasus Overdispersi Dalam Pemodelan Kasus Penyakit Tuberkulosis di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021 | Regresi Poisson merupakan analisis regresi nonlinear distribusi Poisson yang berhubungan dengan variabel respon bertipe diskrit (count) dan satu atau lebih variabel prediktor. Pada regresi ini diasumsikan nilai mean dan variansi dari variabel respon bernilai sama atau equidispersi. Namun pada praktiknya sering ditemui data diskrit dengan variansi lebih besar dibanding mean. Kondisi seperti ini disebut overdispersi. Pada regresi Poisson masalah overdispersi dapat diatasi dengan pendekatan model regresi quasi-Poisson dan Generalized Poisson Regression (GPR). Penelitian ini menggunakan model regresi quasi-Poisson dan GPR untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh pada pemodelan kasus penyakit tuberkulosis (TBC) di Provinsi Jawa Tengah tahun 2021. Hal ini karena kedua model tersebut dapat digunakan dalam data yang mengalami overdispersi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data jumlah kasus TBC di Provinsi Jawa Tengah tahun 2021 mengalami overdispersi. Pemodelan data jumlah kasus TBC di Provinsi Jawa Tengah tahun 2021 dengan model GPR lebih baik dibandingkan model quasi-Poisson dikarenakan untuk nilai AIC dan BIC dari model GPR lebih kecil dibandingkan model quasi-Poisson. Berdasarkan hasil analisis diperoleh variabel prediktor yang berpengaruh terhadap jumlah kasus TBC adalah jumlah kasus baru penyakit HIV/AIDS, jumlah puskesmas dan rumah sakit, kepadatan penduduk, presentase penduduk laki-laki usia 15 - 64 tahun, dan jumlah perawat. | Poisson regression is a nonlinear regression analysis based on the Poisson distribution, which is associated with a discrete type (count) response variable and predictor variables. In this regression, it is assumed that the mean and variance of the response variable are equal, it is called equidispersion. However, sometime variance is greater than the mean, it is known as overdispersion. If overdispersion problem is occured the quasi-Poisson regression model and Generalized Poisson Regression (GPR) are used. This study employs quasi-Poisson and GPR regression models to analyze the factors influencing the modeling of tuberculosis (TB) cases in Central Java Province in 2021. The results show that the data on the number of TB cases in Central Java Province in 2021 exhibit overdispersion. Modeling the data on the number of TB cases in Central Java Province in 2021 using the GPR model is more effective than using the quasi-Poisson model because the AIC and BIC value of the GPR model is lower than that of the quasi-Poisson model. The analysis indicates that the predictor variables influencing the number of TB cases are the number of new HIV/AIDS cases, the number of health centers and hospitals, population density, the percentage of the male population aged 15-64 years, and the number of nurses. | |
| 41976 | 45299 | K1A020047 | Sintesis dan Karakterisasi Quinary Multilogam Layered Double Hydroxide dan Kompositnya dengan Ion Keggin Polioksometalat untuk Aplikasi Penyerapan Gas CO2 | Sintesis Quinary Layered Double Hydroxide (LDH) berbasis multilogam (CoCuMnNi/Al dan CoCuMnNi/Fe) serta kompositnya dengan ion Keggin polioksometalat (POMs) telah berhasil disintesis menggunakan metode kopresipitasi dan hidrotermal. Material hasil sintesis akan digunakan sebagai adsorben untuk aplikasi penyerapan gas CO₂. Karakteristik material hasil sintesis akan dikarakterisasi menggunakan analisis XRD, FTIR, BET, FESEM-EDS, dan TPD CO2. Hasil XRD menunjukkan peningkatan jarak antar lapisan pada LDH CoCuMnNi/Al dan CoCuMnNi/Fe setelah interaksi dengan senyawa polioksometalat. Analisis FTIR mengkonfirmasi keberhasilan interkalasi dengan menunjukkan vibrasi spesifik senyawa LDH dan polioksometalat pada LDH CoCuMnNi/Al dan CoCuMnNi/Fe. Hasil analisa FESEM menunjukkan perubahan morfologi permukaan, sementara analisis EDS mengungkap distribusi unsur yang seragam. Analisis BET menunjukkan bahwa LDH CoCuMnNi/Fe yang terinterkalasi memiliki luas permukaan yang lebih besar, sementara LDH CoCuMnNi/Al yang terinterkalasi memiliki diameter pori yang lebih besar. Namun, hasil TPD-CO₂ mengindikasikan bahwa kapasitas adsorpsi CO₂ pada LDH CoCuMnNi/Al dan CoCuMnNi/Fe yaitu sebesar 8,9174 mmol/g dan 5,6336 mmol/g yang mana lebih besar pasca interaksi dengan ion keggin polioksometalat. | The synthesis of quinary Layered Double Hydroxide (LDH) based on multimetal (CoCuMnNi/Al and CoCuMnNi/Fe) and its composite with Keggin polyoxometalate (POMs) ions has been successfully achieved using coprecipitation and hydrothermal methods. The synthesized materials will be used as adsorbents for CO₂ gas adsorption applications. The characteristics of the synthesized materials will be analyzed using XRD, FTIR, BET, FESEM-EDS, and TPD CO₂ analyses. XRD results show an increase in the interlayer distance of CoCuMnNi/Al and CoCuMnNi/Fe LDH after interaction with polyoxometalate compounds. FTIR analysis confirms the successful intercalation by showing specific vibrations of the LDH and polyoxometalate compounds in CoCuMnNi/Al and CoCuMnNi/Fe LDH. FESEM images show changes in surface morphology, while EDS analysis reveals a uniform distribution of elements. BET analysis indicates that intercalated CoCuMnNi/Fe LDH has a larger surface area, while intercalated CoCuMnNi/Al LDH has a larger pore diameter. However, TPD-CO₂ results indicate that the CO₂ adsorption capacity of CoCuMnNi/Al and CoCuMnNi/Fe LDH, at 8.917382183 mmol/g and 5.633568574 mmol/g respectively, is greater after interaction with Keggin polyoxometalate ions. | |
| 41977 | 45301 | C1I020019 | THE INFLUENCE OF FINANCIAL LITERACY, FINANCIAL TECHNOLOGY, LEVEL EDUCATION ON FINANCIAL MANAGEMENT BEHAVIOR ON MICRO ENTERPRISES IN BANYUMAS REGENCY | Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh literasi keuangan, teknologi finansial, dan tingkat pendidikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu berupa kuesioner yang disebarkan kepada pelaku usaha mikro di Kabupaten Banyumas. Jumlah sampel yang dianalisis dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 sampel. Sampel dipilih menggunakan metode Convenience Sampling dengan kriteria tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif terhadap perilaku pengelolaan keuangan usaha mikro di Kabupaten Banyumas. Financial technology berpengaruh positif terhadap perilaku pengelolaan keuangan usaha mikro di Kabupaten Banyumas. Tingkat Pendidikan tidak berpengaruh terhadap perilaku pengelolaan keuangan usaha mikro di Kabupaten Banyumas. | The purpose of this study is to examine the influence of financial literacy, financial technology, and education level on financial management behavior. The data used in this study is primary data, namely in the form of a questionnaire distributed to micro businesses in Banyumas Regency. The number of samples analyzed in this study is as many as 100 samples. The sample was selected using the Convenience Sampling method with certain criteria that had been set beforehand. The analysis technique used is multiple linear regression analysis. The results of the study show that financial literacy has a positive effect on the financial management behavior of micro businesses in Banyumas Regency. Financial technology has a positive effect on the financial management behavior of micro businesses in Banyumas Regency. Level Education have no effect on the financial management behavior of micro businesses in Banyumas Regency. | |
| 41978 | 45302 | F1C019054 | Representasi Kesenjangan Sosial Dalam Film The Batman (Analisis Semiotika Roland Barthes) | Kesenjangan sosial adalah perbedaan atau disparitas yang signifikan dalam distribusi kekayaan, kekuasaan, dan akses terhadap sumber daya serta kesempatan di antara individu atau kelompok dalam suatu masyarakat. Isu sosial tersebut ternyata di representasikan dalam film berjudul The Batman dari 2022 yang disutradarai oleh Matt Reeves. Melalui penelitian ini, peneliti mengungkap representasi kesenjangan sosial dalam film The Batman. Penelitian ini menggunakan teori semiotika Roland Barthes untuk menganalisa representasi kesenjangan sosial di dalam film The Batman dengan menemukan denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tanda-tanda kesenjangan sosial ditunjukkan dalam narasi, audio, dan visual dalam film ini baik secara tersurat maupun sersirat. Kesenjangan sosial dalam film The Batman ditunjukkan dalam bentuk kontrasnya kualitas hidup masyarakat kaya dan miskin, ketidakadilan sosial, tingkat kriminalitas yang tinggi, kota yang kotor, rusak, dan penuh vandalisme, narkotika, kesenjangan gender, hingga kesenjangan ras. | Social inequality is a significant difference or disparity in the distribution of wealth, power, access to resources, and opportunities among individuals or groups within a society. This social issue is depicted in the 2022 film "The Batman," directed by Matt Reeves. Through this research, the researcher uncovers the representation of social inequality in "The Batman" film. This study employs Roland Barthes' semiotic theory to analyze the representation of social inequality in "The Batman," uncovering denotation, connotation, and myths. The findings reveal that signs of social inequality are portrayed in the narrative, audio, and visual elements of the film, both explicitly and implicitly. Social inequality in "The Batman" is depicted through the contrast of the quality of life between the affluent and the impoverished, social injustices, high crime rates, a city marred by dirt, decay, and vandalism, drug abuse, gender inequality, and racial disparities. | |
| 41979 | 45303 | I1E020055 | Deskripsi Asupan Energi, Zat Gizi Makro, dan Kecukupan Energi Pada Siswa Ektrakurikuer Bola Voli SMP Negeri 2 Pekuncen | Latar Belakang: Aspek-aspek penting yang perlu diperhatikan dalam program latihan tidak hanya aspek teknik dan fisik saja, namun asupan energi, zat gizi makro dan kecukupan energi harian pada atlet juga perlu diperhatikan. Terpenuhinya asupan energi, zat gizi makro, dan kecukupan energi harian akan membantu atlet tetap berada pada tingkat kesehatan yang optimal. Hal tersebut dapat mendukung pencapaian potensi serta prestasi atlet dalam bidang olahraga. Berdasarkan uraian masalah tersebut, peneliti ingin mendeskripsikan asupan energi, zat gizi makro, dan kecukupan energi siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SMP Negeri 2 Pekuncen. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa, dengan 10 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Hasil Penelitian: Berdasarkan analisis data Food Recall 24 Hours, diperoleh hasil asupan energi harian siswa ekstrakurikuler bola voli ± 2346.37 kkal. Konsumsi energi harian siswa laki-laki 1841 kkal dan perempuan 1285 kkal. Konsumsi lemak harian siswa laki-laki 69 gram dan perempuan 41 gram. Konsumsi protein harian siswa laki-laki sebanyak 78 gram dan perempuan 48 gram. Konsumsi karbohidrat harian siswa laki-laki sebanyak 219 gram dan perempuan 169 gram. Mengacu dari AKG Menteri Kesehatan RI Nomor 28 tahun 2019 untuk usia 13-15 tahun, secara keseluruhan asupan energi dan zat gizi makro siswa ekstrakurikuler bola voli SMP N 2 Pekuncen belum terpenuhi. Kesimpulan: Berdasarkan hasil Food Recall 24 Hours menggunakan acuan AKG Menteri Kesehatan RI Nomor 28 tahun 2019, kecukupan energi dan zat gizi makro pada siswa ekstrakurikuler bola voli SMP Negeri 2 Pekuncen belum terpenuhi. Kata Kunci: Energi, Zat Gizi Makro, Lemak, Karbohidrat, Protein. | Background: Important aspects that need to be considered in the training program are not only technical and physical aspects, but energy intake, macronutrients, and daily energy adequacy in athletes also need to be considered. Fulfillment of energy intake, macronutrients, and daily energy adequacy will help athletes maintain optimal health levels. This can support the achievement of athletes' potential and achievements in the field of sports. Based on the description of the problem, the researcher wants to describe the energy intake, macronutrients, and energy adequacy of students who participate in volleyball extracurricular activities at SMP Negeri 2 Pekuncen. Methodology: This study is an observational study using quantitative descriptive methods with a case study approach. Determination of the sample using the Total Sampling technique. The sample in this study amounted to 20 students, with 10 male students and 10 female students. Research Results: Based on the analysis of 24 Hours Food Recall data, the results of the daily energy intake of extracurricular volleyball students were ± 2346.37 kcal. Daily energy consumption of male students was 1841 kcal and female students 1285 kcal. Daily fat consumption of male students was 69 grams and female students 41 grams. Daily protein consumption of male students was 78 grams and female students 48 grams. Daily carbohydrate consumption of male students was 219 grams and female students 169 grams. Referring to the AKG of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 28 of 2019 for ages 13-15 years, overall the energy and macronutrient intake of extracurricular volleyball students at SMP N 2 Pekuncen has not been met. Conclusion: Based on the results of the 24 Hours Food Recall using the reference AKG of the Indonesian Minister of Health Number 28 of 2019, the adequacy of energy and macronutrients in extracurricular volleyball students at SMP Negeri 2 Pekuncen has not been met.. Keywords: Energy, Macro Nutrients, Fat, Carbohydrates, Protein. | |
| 41980 | 45308 | J1A020024 | A Stylistics Analysis of Figurative Language Found in Olivia Rodrigo’s GUTS | Penelitian ini mengkaji jenis dan fungsi majas yang terdapat pada album GUTS karya Olivia Rodrigo dengan menggunakan teori Perrine (1978). Penelitian ini menggunakan pendekatan stilistika dan termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif, karena data diperoleh dari lirik lagu yang kemudian diinterpretasikan jenis dan fungsinya. Peneliti menemukan 62 data dari 9 jenis majas yang muncul dalam lirik lagu GUTS dengan menggunakan teori Perrine (1978). Simile (29,03%), metafora (12,90%), personifikasi (6,45%), apostrofi (3,23%), ironi (11,29%), paradoks (12,90%), hiperbola (20,97%), metonimia (1,61%), dan alegori (1,61%). Fungsi majas juga dikaji dalam penelitian ini yaitu untuk menambah intensitas emosional (38,71%), menambah kesenangan imajinatif (37,10%), menambahkan citra tambahan (17,74%), dan menyampaikan banyak dengan kata yang singkat (6,45%). Penggunaan majas bertujuan untuk memungkinkan pendengar terhubung secara emosional dan memiliki gambaran imajinatif dengan lirik lagu. | This research examines the types and functions of figurative language found in Olivia Rodrigo's GUTS album using Perrine's (1978) theory. This research belongs to the study of stylistics and used descriptive qualitative analysis in which the data were taken from the song lyrics and interpreted the meaning and functions of the figurative language. The result reveals that 62 data from 9 types of figurative language appear in GUTS song lyrics based on Perrine (1978). Simile (29,03%), metaphor (12,90%), personification (6,45%), apostrophe (3,23%), irony (11,29%), paradox (12,90%), overstatement (20,97%), metonymy (1,61%), and allegory (1,61%). The functions of figurative language also appear in the research that found to add emotional intensity (38,71%), to afford imaginative pleasure (37,10%), to bring additional imagery (17,74%), and to say much in a brief compass (6,45%). The use of figurative language allows the listener to relate emotionally and provides a mental image to the song lyrics. |