Artikelilmiahs
Menampilkan 41.841-41.860 dari 48.858 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 41841 | 43858 | C1C019094 | PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL MEDIASI | Perusahaan memiliki tujuan jangka pendek yaitu memperoleh laba, namun perusahaan yang baik adalah perusahaan yang mampu memaksimalkan nilai perusahaannya sebagai tujuan jangka panjang perusahaan tersebut. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan menganalisis bukti empiris bahwa corporate social responsibility dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan sektor pertambangan dan profitabilitas mampu memediasi pengaruh corporate social responsibility dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan sektor pertambangan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia dan teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan sampel penelitian. Sampel penelitian berjumlah 48 perusahaan. Metode pengambilan data dengan mencari di situs web IDX dan situs web resmi perusahaan. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan aplikasi IBM SPSS 23 dan uji Sobel. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) corporate social responsibility berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, (2) ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, (3) profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, (4) corporate social responsibility tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, (5) ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, (6) profitabilitas mampu memediasi pengaruh corporate social responsibility terhadap nilai perusahaan, (7) profitabilitas mampu memediasi pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Implikasi penelitian ini adalah untuk bahan evaluasi bagi perusahaan sektor pertambangan dalam rangka meningkatkan nilai perusahaan. | Companies have short-term goals, namely making a profit, but a good company is a company that is able to maximize the value of its company as a long-term goal for the company. This research aims to determine and analyze empirical evidence that corporate social responsibility and company size have a positive and significant effect on the value of mining sector companies and profitability is able to mediate the influence of corporate social responsibility and company size on the value of mining sector companies. The population used in this research is mining sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange and purposive sampling technique was used to determine the research sample. The research sample consisted of 48 companies. This research approach uses a quantitative approach. The data analysis technique was carried out using multiple linear regression using the IBM SPSS 23 application and the Sobel test. The results of the analysis show that: (1) corporate social responsibility has a positive and significant effect on profitability, (2) company size has a positive and significant effect on profitability, (3) profitability has a positive and significant effect on company value, (4) corporate social responsibility has no effect significant to company value, (5) company size has a positive and significant effect on company value, (6) profitability is able to mediate the influence of corporate social responsibility on company value, (7) profitability is able to mediate the influence of company size on company value. The implication of this research is as evaluation material for mining sector companies in order to increase company value. | |
| 41842 | 43841 | A1G021009 | FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI TEMBAKAU DI KECAMATAN KEBASEN, KABUPATEN BANYUMAS | Kecamatan Kebasen merupakan salah satu kecamatan penghasil tembakau di Kabupaten Banyumas. Kendala yang dihadapi petani tembakau di Kecamatan Kebasen adalah berupa harga tembakau yang fluktuatif dan produktivitas yang rendah. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk: (1) Mengetahui pendapatan usahatani tembakau tembakau di Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas (2) Mengetahui faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi pendapatan usahatani tembakau meliputi: tingkat pendidikan, usia petani, pengalaman bertani, luas lahan, upah tenaga kerja, dan biaya sarana produksi di Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah Total Sampling untuk penentuan sampel petani dengan mendapatkan 34 petani. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cindaga Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive dengan pertimbangan bahwa lokasi tersebut merupakan bahwa daerah penelitian merupakan salah satu lokasi penghasil tembakau. Pengambilan data dilakukan dengan dua cara yaitu menggunakan data primer meliputi pengamatan dan wawancara serta data data sekunder meliputi studi kepustakaan, jurnal, buku dan arsip data lembaga terkait dengan penelitian ini. Metode analisis yang digunakan fungsi produksi Cobb Douglass UOP (Unit Output Price) untuk menganalisis faktor-faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani tembakau dan analisis usahatani untuk mengetahui biaya, penerimaan, dan pendapatan. Berdasarkan hasil dari analisis usahatani antara lain: (1) Pendapatan rata-rata luas lahan per 800 m2 usahatani tembakau di Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas adalah sebesar Rp1.908.529 dan pendapatan rata-rata luas lahan per 1 hektar sebesar Rp24.856.612. (2) Faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan usahatani tembakau di Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas adalah tingkat pendidikan, usia petani, pengalaman bertani, luas lahan, dan upah tenaga kerja. Hal ini menunjukkan bahwa tinggi rendahnya tingkat pendidikan, usia petani, pengalaman bertani, luas lahan, dan upah tenaga kerja berpengaruh terhadap tinggi rendahnya pendapatan usahatani tembakau, sedangkan harga bibit, harga pupuk, dan harga pestisida tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan usahatani tembakau. | Kebasen District is one of the tobacco producing sub-districts in Banyumas Regency. The obstacles faced by tobacco farmers in Kebasen District are fluctuating tobacco prices and low productivity. The objectives of this research include: (1) Knowing the income of tobacco tobacco farming in Kebasen District, Banyumas Regency (2) Knowing the socio-economic factors that influence tobacco farming income including: level of education, age of farmers, farming experience, land area, labor wages, and production facility costs in Kebasen District, Banyumas Regency. The research method used for sampling was Total Sampling for determining farmer samples by obtaining 34 farmers. This research was carried out in Cindaga Village, Kebasen District, Banyumas Regency. The choice of location was carried out purposively considering that the location was one of the tobacco producing locations. Data collection was carried out in two ways, namely using primary data including observations and interviews as well as secondary data data including literature studies, journals, books and archives of institutional data related to this research. The analysis method used by the Cobb Douglass UOP (Unit Output Price) production function to analyze production factors that have a real influence on tobacco farmers' income and farm analysis to determine costs, revenues and income. Based on the results of the farming analysis, among others: (1) The average income per 800 m2 of tobacco farming in Cindaga Village, Kebasen District, Banyumas Regency is IDR 1.908.529 and the average income per 1 hectare is IDR 24.856.612. (2) Factors that significantly influence tobacco farming income in Cindaga Village, Kebasen District, Banyumas Regency are education level, farmer age, farming experience, land area and labor wages. This shows that the high and low level of education, age of farmers, farming experience, land area and labor wages influence the high and low income of tobacco farming, while seed prices, fertilizer prices and pesticide prices do not significantly affect tobacco farming income. | |
| 41843 | 43859 | H1B017035 | KAJIAN KAPASITAS SALURAN DRAINASE UNTUK PENGENDALIAN BANJIR JALAN SUPARJO RUSTAM KECAMATAN SOEKARAJA KABUPATEN BANYUMAS | Pertumbuhan penduduk di perkotaan akan meningkatkan kebutuhan infrastruktur, memicu penurunan lahan kosong dan mengurangi efisiensi drainase sehingga terjadinya banjir. Penelitian ini dilakukan pada jalan Suparjo Rustam, Kecamatan Soekaraja, Kabupaten Banyumas, yang sering mengalami banjir. Analisis kapasitas drainase dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan sistem drainae yang ada untuk mengatasi debit air hujan. Penelitian mendalam diharapkan dapat memberikan solusi untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi sistem drainase, mendukung pengelolaan air hujan berkelanjutan, dan mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut dengan menggunakan data hujan dari NASA Power dengan kala ulang rencana 2, 5, 10, 15 dan 20 tahun. Analisis hidrologi dihitung dengan menggunakan distribusi frekuensi normal, log normal, log pearson III dan gumbel. Selanjutnya, dipilih distribusi terbaik berdasarkan uji kecocokan chi-kuadrat dan smirnov-kolmogorov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi terbaik adalah distribusi log pearson III. Debit hujan dengan kala ulang 2 tahun mendapatkan debit sebesar 4,882x10-1 m3/detik, kala ulang 5 tahun mendapatkan debit sebesar 7,350x10-1 m3/detik, kala ulang 10 tahun sebesar 9,396x10-1 m3/detik, kala ulang 15 tahun sebesar 1,034 m3/detik, dan kala ulang 20 tahun sebesar 1,138 m3/detik. Hasil analisis kapasitas saluran eksisting pada jalan menunjukkan kurangnya daya tampung saluran sehingga dapat terjadinya banjir, sehingga perlu dilakukan evaluasi saluran dengan mengubah ukuran saluran menjadi kedalaman 1 m, dengan tinggi jagaan 0,71 m dan lebar 1,75 m, dengan daya tampung Qhidrolika sebesar 4,935 x 10-1m3/detik untuk debit hujan kala ulang 2 tahun. | The urban population growth will increase the demand for infrastructure, triggering a decline in vacant land and reducing drainage efficiency, leading to floods. This study was conducted on Suparjo Rustam Road, Soekaraja District, Banyumas Regency, which often experiences flooding. Drainage capacity analysis was performed to evaluate the existing drainage system's ability to handle rainfall runoff. In-depth research is expected to provide solutions to enhance the capacity and efficiency of the drainage system, support sustainable rainwater management, and reduce flood risk in the area using rainfall data from NASA Power with return periods of 2, 5, 10, 15, and 20 years. Hydrological analysis was calculated using normal frequency distributions, log normal, log Pearson III, and Gumbel distributions. Subsequently, the best distribution was selected based on chi-square and Smirnov-Kolmogorov goodness-of-fit tests. The research results indicate that the best frequency distribution is the log Pearson III distribution. Rainfall discharge with a 2-year return period yields a discharge of 4.882x10-1 m3/second, a 5-year return period yields a discharge of 7.350x10-1 m3/second, a 10-year return period yields a discharge of 9.396x10-1 m3/second, a 15-year return period yields a discharge of 1.034 m3/second, and a 20-year return period yields a discharge of 1.138 m3/second.. The analysis of the existing channel capacity on the road indicates insufficient channel capacity, leading to potential flooding, thus requiring channel evaluation by modifying the channel dimensions to a depth of 1 m, guard height of 0,71 m and width of 1,75 m, with a hydraulic capacity Qhydrology of 4.935 x 10-1 m3/second for a 2-year return period rainfall discharge | |
| 41844 | 43860 | C1G019039 | Analysis Customer Interest in Purchasing Digital Accounts Through X | Penelitian ini menyelidiki pengaruh nilai dan signifikansi harga, kualitas layanan, kemudahan transaksi, dan loyalitas merek terhadap minat konsumen untuk membeli akun digital di platform media sosial X. Data yang digunakan adalah data primer, dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 mahasiswa yang diambil secara purposif berusia 18-24 tahun di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (angkatan 2018-2022). Analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS 16.0 mengungkapkan bahwa: (1) nilai yang dirasakan (harga) berdampak negatif dan signifikan terhadap minat; sedangkan (2) kualitas layanan dan (3) loyalitas merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat. Namun, (4) kemudahan transaksi berpengaruh negatif terhadap minat. Variabel-variabel ini menjelaskan 61,8 persen dari minat pembelian akun digital, sedangkan 38 persen sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dalam hal elastisitas, loyalitas merek menunjukkan nilai elastisitas tertinggi di atas satu, sementara nilai yang dirasakan, kualitas layanan, dan kemudahan transaksi memiliki efek inelastis di bawah satu. Studi ini menyimpulkan bahwa harga yang murah saja tidak cukup untuk mendorong minat, tanpa melengkapinya dengan kualitas layanan yang baik, kenyamanan bertransaksi, dan ketersediaan berbagai pilihan akun digital. Fasilitasi pelanggan yang efisien dan variasi produk dapat meningkatkan minat konsumen untuk membeli akun digital. | This research investigates the influence of perceived value (price), service quality, ease of transaction, and brand loyalty on consumer interest in purchasing digital accounts on social media platform X. Primary data was collected via questionnaire from 100 purposively sampled students aged 18-24 at the Faculty of Economics and Business (batches 2018-2022). Multiple linear regression analysis using SPSS 16.0 revealed that (1) perceived value (price) negatively and significantly impacts interest, while (2) service quality and (3) brand loyalty positively and significantly influence interest. However, (4) ease of transaction negatively affects interest. These variables explain 61.8 per cent of the interest in purchasing digital accounts, while the remaining 38 per cent is influenced by other factors. In terms of elasticity, brand loyalty exhibited the highest elasticity value above one, whereas perceived value, service quality, and transaction convenience had inelastic effects below one. The study concludes that low pricing alone is insufficient to drive interest without complementing it with good service quality, transaction convenience, and availability of various digital account options. Efficient customer facilitation and product variety can increase consumer interest in purchasing digital accounts. | |
| 41845 | 43861 | C1A020031 | Pengaruh Konsumsi Energi, Food Loss and Waste, Sektor Industri, dan Sektor Agrikultur terhadap Emisi Karbon di Indonesia Tahun 2001-2019 | Emisi Karbon didefinisikan pada pelepasan gas karbon dioksida dan gas-gas lainnya ke atmosfer. Faktor utama penyebab emisi karbon adalah aktivitas manusia yang diteliti dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah variabel konsumsi energi, food loss and waste, sektor industri, dan sektor agrikultur berpengaruh terhadap emisi karbon dalam jangka pendek dan jangka panjang. Teknik analisis yang digunakan adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa dalam variabel konsumsi energi berpengaruh positif signifikan pada jangka pendek jangka panjang, variabel food loss and waste dalam jangka pendek dan jangka panjang berpengaruh positif signifikan, variabel sektor industri berpengaruh positif tidak signifikan pada jangka pendek dan jangka panjang, variabel sektor agrikultur berpengaruh positif tidak signifikan pada jangka pendek dan jangka panjang. Implikasi penelitian ini yaitu menurunkan angka emisi karbon Indonesia melalui penurunan penggunaan sumber energi fosil, penerapan kebijakan rantai pasok makanan guna mengurangi dan mengelola food loss and waste, menerapkan praktik kebijakan dan investasi teknologi ramah lingkungan pada sektor industri dan sektor agrikultur. | Carbon emissions are defined as the release of carbon dioxide gas and other gases into the atmosphere. The main factor causing carbon emissions is human activity, which is examined in this research. The aim of this research is to analyze whether the variables energy consumption, food loss and waste, industrial sector, and agricultural sector have an effect on carbon emissions in the short and long term. The analysis technique used is Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Based on the results of the analysis, the results show that the energy consumption variable has a significant positive effect in the short and long term, the food loss and waste variable in the short and long term has a significant positive effect, industrial sector variable has an insignificant positive effect in the short and long term, and the agricultural sector variable has a positive insignificant effect in the short and long term. The implications of this research are reducing Indonesia's carbon emissions through reducing the use of fossil energy sources, implementing food supply chain policies to reduce and manage food loss and waste, implementing policy practices, and investing in environmentally friendly technology in the industrial and agricultural sectors. | |
| 41846 | 43864 | C1B020010 | PENGARUH PROACTIVE PERSONALITY DAN CAREER CALLING TERHADAP KINERJA KARYAWAN BUMDESA MELALUI JOB CRAFTING SEBAGAI VARIABEL MEDIASI | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh proactive personality dan career calling terhadap kinerja karyawan dan menentukan peran job crafting sebagai variabel mediasi dalam hubungan proactive personality dan career calling terhadap kinerja karyawan menggunakan pendektan kuantitatif dengan populasi penelitian adalah seluruh karyawan BUMDesa di Kecamatan Sokaraja yang berjumlah 51 karyawan. Teknik pengambilan sampel mengguakan sampel jenuh yang seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data yang didapat dianalisis mnggunakan uji regresi analisis linear berganda mlalui IBM SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa: 1) proactive personalty berpengaruh posistif terhadap kinerja karyawan, 2) career calling tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, 3) job crafting berpengaruh terhadap kinerja karyawan, 4) proactive personalty berpengaruh posistif terhadap jb crafting, 5) career calling berpengaruh posistif terhadap job crafting, 6) job crafting memediasi hubungan proactive personality terhadap kinerja karyawan, 7) career calling memediasi hubungan proactive personality terhadap kinerja karyawan. Implikasi yang dapat diterapkan berdasarkan simpulan diatas Pihak BUMDesa diharapkan lebih terbuka, tidak hanya menerapkan sistem top-down didalam managerial BUMDesa, sehingga memberi ruang karyawan untuk melakukan job crafting lebih banyak. | This study aims to analyze the effect of proactive personality and career calling on employee performance and determine the role of job crafting as a mediating variable in the relationship between proactive personality and career calling on employee performance using a quantitative approach with the research population is all employees of BUMDesa in Sokaraja District totaling 51 employees. The sampling technique uses saturated samples where the entire population is used as a research sample. The data obtained was analyzed using multiple linear analysis regression tests through IBM SPSS 25. Based on the results of data analysis, it was found that: 1) proactive personality has a positive effect on employee performance, 2) career calling has no effect on employee performance, 3) job crafting has an effect on employee performance, 4) proactive personality has a positive effect on job crafting, 5) career calling has a positive effect on job crafting, 6) job crafting mediates the relationship between proactive personality and employee performance, 7) career calling mediates the relationship between proactive personality and employee performance. Implications that can be applied based on the above conclusions BUMDesa parties are expected to be more open, not only implementing a topdown system in BUMDesa managerial, so as to give employees room to do more job crafting | |
| 41847 | 43865 | C1B020037 | PENGARUH KONFLIK PERAN DAN STRES KERJA PADA KINERJA KARYAWAN UMKM DI KABUPATEN BANYUMAS DENGAN BURNOUT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING | Peran yang dijalankan karyawan dan kesejahteraan psikologis karyawan sangat penting diperhatikan oleh organisasi. Perusahaan besar pun dapat mengalami kebangkrutan karena kurang memperhatikan hal tersebut, maka dari itu UMKM yang ingin berkembang harus memperhatikan kondisi dari tiap karyawannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel konflik peran dan stress kerja dimediasi burnout pada kinerja karyawan. Responden penelitian ini adalah para Karyawan UMKM yaitu Karyawan UMKM di Kabupaten Banyumas dengan metode simple random sampling diambil sebanyak 96 sampel. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan SEM IBM SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) konflik peran tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja (2) Stres kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja (3) Burnout berpengaruh signifikan terhadap kinerja (4) Konflik peran berpengaruh signifikan terhadap burnout (5) Stres kerja berpengaruh signifikan terhadap burnout (6) Burnout tidak mampu memediasi pengaruh antara konflik peran dan kinerja (7) Burnout mediasi pengaruh antara stres kerja dan kinerja | The roles played by employees and the psychological well-being of employees are very important for organizations to pay attention to. Even large companies can experience bankruptcy due to lack of attention to this, therefore MSMEs that want to develop must pay attention to the conditions of each of their employees. The purpose of this study was to determine the effect of role conflict variables and work stress mediated by burnout on employee performance. Respondents of this study were MSME employees, namely MSME employees in Banyumas Regency with a simple random sampling method, 96 samples were taken. Based on the results of research and data analysis using SEM IBM SPSS 25. The results of this study indicate that: (1) role conflict does not significantly affect performance (2) work stress does not significantly affect performance (3) Burnout has a significant effect on performance (4) role conflict has a significant effect on burnout (5) work stress has a significant effect on burnout (6) Burnout is unable to mediate the influence between role conflict and performance (7) Burnout mediates the influence between work stress and performance. | |
| 41848 | 43866 | C1G019020 | THE EFFECT OF INTEREST RATE, FISCAL DEFICIT, EXCHANGE RATE, AND INFLATION ON INDONESIA'S FOREIGN EXCHANGE RESERVES IN 2005-2022 | Cadangan devisa menjadi indikator kuat atau lemahnya perekonomian suatu negara dan merupakan permasalahan yang sangat penting karena besarnya cadangan devisa suatu negara mampu menunjang stabilitas perekonomian nasional serta mampu menunjang perekonomian nasional. Semakin banyak devisa yang dimiliki oleh pemerintah dan penduduk suatu negara maka semakin besar kemampuan negara tersebut melakukan transaksi ekonomi dan keuangan internasional, maka makin kuat pula mata uang. Beberapa faktor yang mempengaruhi cadangan devisa diantaranya yaitu, suku bunga, defisit fiskal, nilai tukar, dan inflasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suku bunga, defisit fiskal, nilai tukar dan inflasi berpengaruh terhadap cadangan devisa dalam jangka panjang dan pendek. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, dengan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL) menggunakan data variabel suku bunga, defisit fiskal, nilai tukar, dan inflasi secara tahunan mulai tahun 2005 sampai dengan tahun 2022. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan menggunakan metode ARDL maka diperoleh hasil bahwa, suku bunga berpengaruh positif pada jangka pendek dan negatif signifikan pada jangka panjang, defisit fiskal berpengaruh positif dalam jangka pendek dan negatif signifikan pada jangka panjang, nilai tukar berpengaruh negatif signifikan dalam jangka pendek dan berpengaruh positif signifikan dalam jangka panjang, dan inflasi berpengaruh positif signifikan dalam jangka pendek dan pengaruh negatif signifikan dalam jangka panjang terhadap cadangan devisa. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah kestabilan suku bunga mempengaruhi keputusan investor asing dalam berinvestasi dalam negeri sehingga pemerintah diharapkan dapat menjaga kesetabilan suku bunga dengan menekan tingkat belanja pemerintah, defisit fiskal perlu diminimalisir pemerintah dengan cara meningkatkan devisa dan tabungan pemerintah, menjaga kestabilan nilai tukar, pemerintah diharapkan menjalankan kebijakan moneter kontraktif dalam mengatasi kenaikan inflasi sehingga cadangan devisa tidak terganggu. | Foreign exchange reserves are an indicator of the strength or weakness of a country's economy and are a very important problem because the amount of a country's foreign exchange reserves is able to support national economic stability and is able to support the national economy. The more foreign exchange owned by the government and population of a country, the greater the country's ability to conduct international economic and financial transactions, and the stronger the currency. Several factors that affect foreign exchange reserves include interest rates, fiscal deficits, exchange rates, and inflation. This study aims to determine the effect ofinterest rates, fiscal deficits, exchange rates, and inflation affect foreign exchange reserves in the long and short run. This research is quantitative. The type of data used is secondary data, with the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) method using variable data on interest rates, fiscal deficits, exchange rates, and inflation on an annual from 2005 to 2022. Based on the results of the analysis that has been carried out using the ARDL method, it is found that interest rates have a positive effect in the short run and a negative significant in the long run, fiscal deficits have a positive effect in the short run and negative significant in the long run, exchange rates have a significant negative effect in the short run and have a significan positive effect in the long run, and inflation has a significant positive effect in the short run and negative influence significant in the long run to foreign exchange reserves. The implication of the results of this study is that interest rate stability affects the decision of foreign investors to invest domestically so the government is expected to maintain interest rate stability by suppressing government spending, fiscal deficits need to be minimized by the government by increasing foreign exchange and government savings, maintaining exchange rate stability, the government is expected to carry out contractionary monetary policy in overcoming rising inflation so that foreign exchange reserves is not disturbed. | |
| 41849 | 43867 | G1A020081 | HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KEPATUHAN TERAPI NUTRISI MEDIS DENGAN PENGENDALIAN GLUKOSA DARAH: Studi Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Kecamatan Sumbang, Banyumas | Latar belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit dengan tatalaksana kompleks untuk mengendalikan kadar glukosa agar tetap normal, salah satunya melalui terapi nutrisi medis. Penanganan penyakit ini memerlukan pengetahuan, sikap, dan kepatuhan agar glukosa tetap terkendali. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pengetahuan, sikap, dan kepatuhan terapi nutrisi medis dengan pengendalian glukosa darah penderita diabetes melitus tipe 2 di Kecamatan Sumbang, Banyumas. Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional yang dilakukan dengan kuesioner kepada 126 sampel. Hasil: Berdasarkan uji Chi-Square pada pengetahuan diperoleh p 0,757, sikap diperoleh p 0,6, dan kepatuhan diperoleh p 0,771. Dari hasil tersebut nilai p > 0,05 yang berarti tidak ditemukan hubungan bermakna dengan variabel-variabel yang diuji. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, dan kepatuhan terapi nutrisi medis dengan pengendalian glukosa pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Kecamatan Sumbang, Banyumas. | Background: Diabetes mellitus (DM) is a disease with complex management to control glucose levels to remain normal, one of which is through medical nutrition therapy. Handling this disease requires knowledge, attitude and compliance so that glucose remains under control. Objective: This study aims to examine the relationship between knowledge, attitudes and compliance with medical nutritional therapy on controlling blood glucose in people with type 2 diabetes mellitus in Sumbang District, Banyumas. Method: The research used a cross sectional design which was carried out with questionnaires to 126 samples. Results: Based on the Chi-Square test, knowledge obtained was p 0.757, attitude obtained was p 0.6, and compliance obtained was p 0.771. From these results, the p value is > 0.05, which means that no significant relationship was found with the variables tested. Conclusion: There is no relationship between knowledge, attitudes and compliance with medical nutritional therapy on glucose control in people with type 2 diabetes mellitus in Sumbang District, Banyumas. | |
| 41850 | 43868 | F1A020058 | Peran Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak dalam Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak | Setiap anak seharusnya mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal tanpa diskriminasi. Sebagai upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak, Pemerintah Kabupaten Purbalingga melaksanakan Kabupaten Layak Anak untuk menyediakan ruang aman bagi tumbuh dan kembang anak. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran DINSOSDALDUKBP3A Kabupaten Purbalingga dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak kluster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, serta kendala yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi; pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data interaktif dari Miles dan Huberman. DINSOSDALDUKKBP3A sebagai salah satu Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Purbalingga telah berperan aktif mengupayakan pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui beberapa cara, seperti melakukan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak di sekolah dan masyarakat; membentuk Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak; membentuk Desa Layak Anak, membentuk Desa safe4C; serta membentuk Tim Pusat Pelayanan Terpadu Harapan (hapus kekerasan anak dan perempuan); mendampingi anak korban kekerasan untuk mendapatkan layanan hukum; serta menyediakan layanan pengasuhan alternatif, seperti LKSA bagi anak korban kekerasan. Namun, dalam pelaksanaannya DINSOSDALDUKKBP3A Purbalingga mengalami sejumlah kendala, seperti keterbatasan pendanaan dan sumber daya manusia, kendala dari masyarakat, dan kendala teknis lapangan lainnya. | Every child should have the opportunity to grow and develop optimally without discrimination. As an effort to fulfill children's rights and protect children, the Purbalingga Regency Government is implementing a Child Friendly District to provide a safe space for children's growth and development. The aim of this research is to describe the role of DINSOSDALDUKBP3A Purbalingga Regency in fulfilling the special rights and protection of children in the family environment and alternative care cluster, as well as the obstacles faced. The research method used in this research is a descriptive qualitative method. Data collection techniques through interviews, observation and documentation; selecting informants using purposive sampling technique. Data were analyzed using interactive data analysis techniques from Miles and Huberman. The results of the research show that DINSOSDALDUKKBP3A as one of the Child Friendly District Task Forces in Purbalingga Regency has played an active role in efforts to fulfill children's rights and protect them through several methods, such as conducting outreach on the prevention of violence against children in schools and the community; establishing a Women-Friendly and Child-Care Village; forming Child Friendly Villages, and forming safe4C Villages; as well as forming the Harapan Integrated Service Center Team (eliminating violence against children and women); accompanying child victims of violence to obtain legal services; as well as providing alternative care services, such as LKSA and safe homes for children who are victims of violence. However, in its implementation DINSOSDALDUKKBP3A Purbalingga experienced a number of obstacles, such as limited funding and human resources, obstacles from the community, and other field technical obstacles. | |
| 41851 | 45096 | J1B017039 | Kajian Sastra Bandingan Tema dan Motif dalam Novel Amba Karya Laksmi Pamuntjak dan Epos Kitab Mahabharata Karya C.Rajagopalachari | Penelitan ini berjudul “Kajian Sastra Bandingan: Tema dan Motif dalam Novel Amba Karya Lakmi Pamuntjak dan Epos Kitab Mahabharata karya C.Rajagopalachari”. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan tema dan motif dari dua karya yaitu, novel Amba dan Epos Kitab Mahabharata menggunakan sastra bandingan yang berfokus pada tema dan motif yang meliputi (1) buah pikiran, (2) gambaran perwatakan, (3) alur, (4) latar, dan (5) ungkapan Melalui metode deskriptif komparatif yang dilakukan dalam penelitian ini akan menghasilkan persamaan dan perbedaan antara kedua karya sastra. Hasil penelitian yang telah dilakukan dari kedua karya yaitu terdapat adanya persamaan dan perbedaan dari aspek tema dan motif. Penelitian ini dilakukan secara tekstual dan fokus mengkaji unsur intrinsiknya. Perbandingan antara karya sastra masing-masing memunculkan titik temu atau benang merah dalam cerita. Temuan dari penelitian ini yaitu, novel Amba adalah karya baru yang lahir dari karya lama berjudul Epos Kitab Mahabharata, dan pengaruhnya ditemukan pada tema dan motif karya sastra. | This research is entitled "A Comparative Literature Study: Themes and Motives in the Novel Amba by Lakmi Pamuntjak and the Epic of the Mahabharata by C.Rajagopalachari". The purpose of this study is to describe the themes and motifs of the two works, namely, the novel Amba and the Epic of the Mahabharata using comparative literature that focuses on themes and motifs which include (1) thoughts, (2) characterization, (3) plot, (4) setting, and (5) expression Through the comparative descriptive method carried out in this research will produce similarities and differences between the two literary works. The results of the research that has been carried out from both works are that there are similarities and differences from the aspects of themes and motifs. This research is conducted textually and focuses on examining its intrinsic elements. The differences between the literary works each bring up common points or common threads in the story. The findings of this study are that the novel Amba is a new work born from an old work entitled the Mahabharata Epic, and its influence is found in the themes and motifs of literary works. | |
| 41852 | 43869 | E1A020150 | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PRODUK MIE KEDALUWARSA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi Putusan Nomor 74/Pid.Sus/2023/PN.Krg) | Hukum Perlindungan konsumen telah mengatur secara detail mengenai hak dan kewajiban bagi konsumen dan pelaku usaha yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Salah satu contoh kasus yakni adanya pelaku usaha yang memperdagangkan produk mie kedaluwarsa hasil kemas ulang tanpa memasang label produk sehingga merugikan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum dan tanggung jawab pelaku usaha terhadap konsumen produk mie kedaluwarsa berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier yang diperoleh dengan studi kepustakaan. Data yang diperoleh disajikan dengan teks naratif dan dianalisis menggunakan metode analisis data normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan Putusan Nomor 74/Pid.Sus2023/Pn.Krg dapat disimpulkan bahwa konsumen telah mendapatkan perlindungan hukum secara adil dengan dijatuhkanya hukuman bagi pelaku usaha berdasarkan ketentuan Pasal 8 ayat (1) huruf i dan Pasal 8 ayat (3) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan Konsumen. Putusan ini memberikan upaya perlindungan hukum terhadap konsumen produk mie kedaluwarsa atas hak konsumen yang terdapat dalam Pasal 4 huruf a dan c Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan Konsumen, terhadap tanggung jawab pelaku usaha telah terpenuhi dengan dijatuhkannya pidana penjara selama 4 bulan 15 hari dan dibebankan membayar biaya perkara sebesar Rp. 2.000,00 (dua ribu rupiah) dengan barang bukti mie kedaluwarsa dirampas untuk dimusnahkan. | The Consumer Protection Law regulates in detail the rights and obligations of consumers and business actors as stated in Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. One example of a case is that there are business actors who trade repackaged expired noodles product without placing product labels, thereby causing harm to consumers. This research aims to determine the legal protection and responsibility of business actors towards consumers of expired noodle products based on Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. This research uses a normative juridical approach with analytical descriptive research specifications. The type of data used in this research is secondary data consisting of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials obtained by literature study. The data obtained is presented in narrative text and analyzed using qualitative normative data analysis methods. Based on the results of research and discussion of Decision Number 74/Pid.Sus2023/Pn.Krg, it can be concluded that consumers have received fair legal protection by imposing penalties on business actors based on the provisions of Article 8 paragraph (1) letter i and Article 8 paragraph (3) of the Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. This decision provides legal protection efforts for consumers of expired noodle products regarding consumer rights contained in Article 4 letters a and c of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, the responsibility of business actors has been fulfilled by imposing a prison sentence of 4 months and 15 days and charged with paying court fees of Rp. 2,000.00 (two thousand rupiah) with evidence of expired noodles being confiscated for destruction. | |
| 41853 | 43870 | C1A019076 | ANALISIS POLA KONSUMSI MAHASISWA PENERIMA BANTUAN KARTU JAKARTA MAHASISWA UNGGUL PURWOKERTO | Indonsia sedang menghadapi masyarakat ekonomi asean sehingga penting untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul. Pendidikan salah satu cara untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Mahalnya biaya pendidikan menyebabkan banyak siswa yang hanya mengenyam pendidikan sampai bangku menengah atas. Padahal perguruan tinggi merupakan tempat dimana siswa mendapatkan ilmu yang lebih professional sesuai dengan minat dan kemampuannya. Program KJMU hadir untuk menyelesaikan masalah tersebut, program ini memberikan bantuan kepada siswa yang tidak mampu namun memiliki potensi akademik baik sehingga dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi.Bantuan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi mahasiswa selama menempuh pendidikan sampai selesai. Perlu sikap yang bijak dalam mengelola bantuan tersebut agar bantuan tersebut dapat memenuhi seluruh kebutuhan konsumsi mahasiswa KJMU.Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pola konsumsi mahasiswa penerima bantuan KJMU. Analisis tersebut dilihat dari pengaruh pendapatan, gaya hidup, literasi keuangan serta lingkungan sosial terhadap pola konsumsi mahasiswa penerima bantuan KJMU. Tujuan lainnya yaitu untuk melihat apakah ada perbedaan pola konsumsi mahasiswa penerima bantuan KJMU di Purwokerto. Populasi dalam penelitian merupakan mahasiswa penerima bantuan KJMU Universitas Jenderal Soedirman dan UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 64 mahasiswa. Jumlah tersebut diperoleh menggunakan metode taro yamane dengan pendekatan proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara berdasarkan kuesioner terhadap responden. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu Regresi Logistik, dan Uji Mann Whitney Test.Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan regrsi logistik dapat dilihat bahwa pendapatan, literasi keuangan dan lingkungan sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap pola konsumsi mahasiswa penerima bantuan KJMU. Gaya hidup tidak memiliki pengaruh terhadap pola konsumsi mahasiswa penerima bantuan KJMU. Berdasarkan tabulasi dan Uji Mann Whitney dapat dilihat bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara mahasiswa penerima bantuan KJMU Universitas Jenderal Soedirman dan UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto. Implikasi penelitian dalam penelitian ini adalah program KJMU sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi. Bantuan tersebut dapat digunakan untuk biaya pendidikan, dan konsumsi makanan bergizi. Gaya hidup perlu dibatasi agar terhindar dari perilaku konsumtif. Perencanaan keuangan sangat penting agar tidak terjadi pemborosan pengeluaran, serta pemilihan lingkungan pertemanan yang positif agar terhindar dari perilaku konsumtif. | Indonesia is facing the ASEAN economic community so it is important to prepare superior human resources. Education is one way to prepare superior human resources. The high cost of education means that many students only receive education up to high school. In fact, college is a place where students gain more professional knowledge according to their interests and abilities. The KJMU program is here to solve this problem, this program provides assistance to students who are unable but have good academic potential so they can continue to higher education. This assistance can be used to meet students' consumption needs while studying until completion. A wise attitude is needed in managing this assistance so that it can meet all the consumption needs of KJMU students. The aim of this research is to analyze the consumption patterns of students receiving KJMU assistance. This analysis looks at the influence of income, lifestyle, financial literacy and social environment on the consumption patterns of students receiving KJMU assistance. Another aim is to see whether there are differences in the consumption patterns of students receiving KJMU assistance in Purwokerto. The population in the study were students who received KJMU aid from Jenderal Soedirman University and UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto. The number of respondents taken in this research was 64 students. This number was obtained using the taroyamane method with a proportional random sampling approach. The data collection technique used was interviews based on questionnaires with respondents. Based on the results of research and data analysis using logistic regression, it can be seen that income, financial literacy and social environment have a significant influence on the consumption patterns of students receiving KJMU assistance. The aid lifestyle has no influence on the consumption patterns of KJMU recipient students. Based on tabulation and the Mann Whitney Test, it can be seen that there is no significant difference between students receiving KJMU aid from Jenderal Soedirman University and UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto. The research implication in this study is that the KJMU program is very beneficial for students in pursuing higher education. This assistance can be used for education costs and consumption of nutritious food. Lifestyle needs to be limited to avoid consumer behavior. Financial planning is very important to avoid wasteful spending, as well as choosing a positive circle of friends to avoid consumer behavior. | |
| 41854 | 43871 | C1G019015 | FACTORS AFFECTING ANGKRINGAN OPERATING INCOME IN NORTH PURWOKERTO DISTRICT | Penelitian ini meneliti tentang pengaruh modal, varia menu, lama usaha, jam kerja, dan financial technology atau fintech terhadap pendapatan angkringan di Kecamatan Purwokerto Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel modal, varia menu, lama usaha, jam kerja, dan financial technology atau fintech terhadap pendapatan angkringan di Kecamatan Purwokerto Utara. Penelitian ini menggunakan data primer yang di peroleh dari wawancara dengan pemberian kusioner, jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah angkringan yang berada di Kecamatan Purwokerto Utara yaitu sebanyak 38 angkringan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu sampl jenuh yang dimana semua populasi diambil sebagai sampel. Teknik analisi data pada penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan e-views 12.0 Hasil penelitian ini menunjukan bahwa modal tidak berpengaruh terhadap pendapatan angkringan, varian menu tidak berpengaruh terhadap pendapatan angkringan, lama usaha berpengaruh positif dan sigifikan terhadap pendapatan angkringan, jam kerja berpengaruh negative dan signifikan terhadap pendapatan angkringan, financial technology atau fintech tidak berpengaruh terhadap pendapatan angkringan. Modal,varian menu, lama usaha, jam kerja, dan financial technology atau fintech secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pendapatan angkringan. Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu terkait dengan lama usaha para pemilik angkringan perlu konsisten dalam hal kegiata usaha dengan memperkuat strategi seperti mempromosikan keberlanjutan usaha mereka dalam materi pemasaran, meningkatkan layanan pelanggan, atau mengembangkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Jam kerja para pemilik angkringan perlu manajemen waktu yang efektif dan perlu untuk mengevaluasi keefektifan jam operasional. | This research examines the influence of capital, menu variations, length of business, working hours, and financial technology or fintech on angkringan income in North Purwokerto District. This research aims to analyze the influence of capital variables, menu variations, length of business, working hours, and financial technology or fintech on angkringan income in North Purwokerto District.This research uses primary data obtained from interviews by giving questionnaires, this type of research is descriptive quantitative. The sample in this study was angkringan located in North Purwokerto District, namely 38 angkringan. The sampling technique used is saturated sampling where all populations are taken as samples. The data analysis technique in this study used multiple linear regression using e-views 12.0.The results of this research show that capital has no effect on angkringan income, menu variants have no effect on angkringan income, length of business has a positive and significant effect on angkringan income, working hours have a negative and significant effect on angkringan income, financial technology or fintech has no effect on angkringan income. Capital, menu variants, length of business, working hours, and financial technology or fintech together have a significant influence on angkringan income.The implication of the conclusion above is related to the length of business that angkringan owners need to be consistent in terms of business activities by strengthening strategies such as promoting the sustainability of their business in marketing materials, improving customer service, or developing innovations that suit market needs. Angkringan owners' working hours require effective time management and it is necessary to evaluate the effectiveness of operational hours. | |
| 41855 | 43872 | J1A019052 | PRAGMATICS ANALYSIS OF DIRECTIVE SPEECH ACTS FOUND IN 911 : LONE STAR SEASON 2 TV SERIES. | Tindak tutur direktif dimaksudkan untuk memaksa pendengar bertindak dengan cara tertentu, menahan diri dari tindakan tertentu, atau tidak melakukan apa-apa, dan dapat ditemukan dalam serial film terutama dalam serial yang berlatar belakang lingkungan perkantoran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Tindak Tutur Direktif yang Ditemukan dalam Serial TV 911 : Lone Star musim ke-2. Metode pragmatik digunakan untuk menganalisis struktur tindak tutur dan jenis-jenis tindak tutur direktif yang terdapat dalam serial TV 911 : Lone Star musim ke-2. Serial TV 911 : Lone Star musim ke-2 menjadi subjek data penelitian ini, sedangkan datumnya adalah tuturan-tuturan yang mengandung struktur tindak tutur dan jenis-jenis tindak tutur direktif. Metode deskriptif-kualitatif digunakan untuk melakukan penelitian ini. Untuk menentukan sampel, total sampling dipilih. Reduksi data, visualisasi data, dan penarikan kesimpulan adalah langkah-langkah dalam proses analisis data. Teori Searle digunakan dalam pendekatan ini untuk menganalisis struktur tindak tutur dan jenis-jenis tindak tutur direktif. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa setiap jenis struktur tindak tutur ditemukan dalam serial TV 911 Lone Star musim ke-2, dan peneliti menemukan keempat jenis tindak tutur direktif dalam serial TV 911 : Lone Star musim ke-2. Kesimpulannya, struktur tindak tutur yang dominan yang dapat ditemukan dari data adalah tindak lokusi, sedangkan jenis tindak tutur direktif yang dominan adalah memerintah. | Directive speech acts are intended to force the listener to act in a specific way, refrain from a specific act, or do nothing, and can be found in movie series, particularly in series that have an office’s environment background. This study is aimed to analysis the Directive Speech Acts Found In 911 : Lone Star Season 2 TV Series. A pragmatics method was used to analyze structure of speech acts and the types of directive speech acts found in 911 : Lone Star Season 2 TV Series. 911 : Lone Star Season 2 TV Series serve as the subject matter of this research's data, while the datum are the utterances which contained structure of speech acts and directive Speech Acts. The descriptive-qualitative method was used to perform the research. To determine the sample, total sampling was chosen. Data reduction, data visualization, and conclusion drawing were all steps in the data analysis process. Searle’s theory is used in this approach to analyze the structure of speech acts and the types of directive speech acts. The findings of this research demonstrate that every type of the structure of speech acts were found in 911 : Lone Star season 2 TV series, and the researcher finds all 4 types of directive speech acts in 911 : Lone Star season 2 TV series. To sum up, the dominant structure of speech act that can be found from the data is Locutionary act, while the dominant type of directive speech acts is to Orders. | |
| 41856 | 43873 | A1D017224 | RESPON PERTUMBUHAN SETEK BATANG ANGGUR (Vitis vinifera L.) TERHADAP KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) | Kendala dalam perbanyakan anggur secara vegetatif adalah waktu muncul tunas dan pembentukan akar yang lambat. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan pemberian zat pengatur tumbuh ekstrak daun kelor. Penelitian ini bertujuan mendapatkan konsentrasi zat pengatur tumbuh terbaik bagi pertumbuhan setek batang anggur, mendapatkan lama perendaman konsentrasi zat pengatur tumbuh terbaik bagi pertumbuhan setek batang anggur, dan mendapatkan konsentrasi dan lama perendaman terbaik bagi pertumbuhan setek batang anggur. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari hingga Mei 2021 di Desa Krasak, Kecamatan Teras, Boyolali dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok di dalam polybag yang terdiri atas dua faktor perlakuan, yaitu faktor konsentrasi ekstrak daun kelor (kontrol, 10 %, 20 %, 30 %) dan faktor lama perendaman (1 jam, 3 jam, 5 jam). Variabel yang diamati meliputi waktu inisiasi tunas, bobot tunas segar, bobot tunas kering, bobot akar segar, bobot akar kering, panjang tunas, volume akar, jumlah tunas, jumlah akar, dan presentase setek hidup. Data di analisis sidik ragam pada taraf 5%, apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan uji lanjut Duncan Multiple Range Test pada taraf kesalahan 5% dan analisis regresi untuk mengukur pengaruh perlakuan terhadap variabel pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak daun kelor 30% memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan setek batang anggur variabel waktu inisiasi tunas (8,44 hst), bobot tunas segar (3,70 g), bobot tunas kering (1,75 g), bobot akar segar (1,69 g), bobot akar kering (0,79 g), panjang tunas (25,73 cm), volume akar (1,44 ml), jumlah tunas (2,85 buah), dan jumlah akar (9,07 buah). Lama perendaman setek batang anggur dalam ekstrak daun kelor 1, 3, dan 5 jam belum dapat memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan setek batang anggur. Kombinasi antara konsentrasi ekstrak daun kelor dan lama perendaman setek dalam ekstrak daun kelor belum dapat memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan setek batang anggur. | An obstacle in vegetative propagation of grapes is the slow emergence of shoots and root formation. These problems can be overcome by giving growth regulators Moringa leaf extract. This research aims to get the best concentration of growth regulator for the growth of grape stem cuttings, get the best soaking time for the concentration of growth regulator for the growth of grape stem cuttings, and get the best concentration and soaking time for the growth of grape stem cuttings. This research was conducted from February to May 2021 in Krasak Village, Teras District, Boyolali and Agronomy and Horticulture Laboratory, Faculty of Agriculture, Universitas Jenderal Soedirman. This study used a Randomized Group Design in polybags consisting of two treatment factors, namely the moringa leaf extract concentration factor (control, 10%, 20%, 30%) and the immersion time factor (1 hour, 3 hours, 5 hours). Variables observed included shoot initiation time, fresh shoot weight, dry shoot weight, fresh root weight, dry root weight, shoot length, root volume, number of shoots, number of roots, and percentage of live cuttings. Data were analyzed by variance analysis at the 5% level, if there was a significant effect, followed by further Duncan Multiple Range Test at the 5% error level and regression analysis to measure the effect of treatment on the observation variables. The results showed that 30% moringa leaf extract concentration gave the best results on the growth of grape stem cuttings variable shoot initiation time (8,44 hst), fresh shoot weight (3,70 g), dry shoot weight (1,75 g), fresh root weight (1,69 g), dry root weight (0,79 g), shoot length (25,73 cm), root volume (1,44 ml), number of shoots (2,85 pieces), and number of roots (9,07 pieces). Soaking the grape stem cuttings in moringa leaf extract for 1, 3, and 5 hours did not give the best results on the growth of grape stem cuttings. The combination of the concentration of moringa leaf extract and the length of soaking the cuttings in moringa leaf extract has not been able to provide the best results on the growth of grape stem cuttings. | |
| 41857 | 43874 | J1A017044 | An Analysis of Female Gaze Through Character Development in Birds of Prey Movie | Penelitian ini berjudul “Analisis Pandangan Perempuan Melalui Pengembangan Karakter dalam Film Birds of Prey.” Penelitian ini menyelidiki transformasi film superhero, dengan penekanan khusus pada kemunculan karakter perempuan yang berpengaruh dan dampaknya terhadap norma-norma gender yang sudah terpancang. Penelitian ini juga meneliti peningkatan popularitas film superhero dan dampak sosialnya, menggarisbawahi perlunya menghadapi klise gender konvensional, dengan menggunakan film sebagai studi kasus penting untuk menyelidiki konsep tatapan perempuan dalam film superhero. Tinjauan literatur menggunakan teori film feminis, tatapan laki-laki, tatapan perempuan, pengembangan karakter, dan sinematografi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan film Birds of Prey sebagai sumber data utama, yang diperkaya dengan literatur terkait. Analisis yang didasarkan pada teori film feminis ini mencakup beberapa pemutaran film dan pengumpulan data yang terkonsentrasi. Temuan dari penelitian ini melibatkan pengembangan karakter Harley Quinn, Renee Montoya, Black Canary, dan Huntress dalam film Birds of Prey dan menunjukan bagaimana pengalaman, motivasi, dan transformasi karakter-karakter wanita ini digambarkan dalam film, menampilkan pertumbuhan dan perkembangan mereka di sepanjang film. Setiap karakter mengalami perubahan yang positif, bertransisi dari tantangan awal menuju pemberdayaan dan penemuan jati diri. Penelitian ini diakhiri dengan merangkum temuan-temuan dan memvalidasi kontribusi substansial dari evolusi karakter terhadap penggambaran tatapan perempuan. Penelitian ini mengusulkan lintasan penelitian di masa depan, termasuk pemanfaatan tatapan perempuan dalam meneliti penampilan karakter dan mode dalam film. | This research is entitled “An Analysis of Female Gaze Through Character Development in the Birds of Prey Movie.” It investigates the transformation of superhero movies, with a particular emphasis on the emergence of influential female characters and their effects on established gender norms. This research also scrutinizes the escalating popularity of superhero movies and their societal impact, underscoring the necessity to confront conventional gender clichés, taking movies as a pivotal case study to probe into the concept of the female gaze in superhero movies. The literature review utilizes feminist film theory, male gaze, female gaze, character development, and cinematography. The research method applied is qualitative research, with Birds of Prey movie serving as the primary data source, enriched by pertinent literature. The analysis, grounded in feminist film theory, is encompassing multiple screenings and concentrated data gathering. The findings of this research involve the character development of Harley Quinn, Renee Montoya, Black Canary, and Huntress in the Birds of Prey movie and show how the experiences, motivations, and transformations of these female characters are portrayed in the movie, showcasing their growth and development throughout the movie. Each character undergoes a positive change arc, transitioning from initial challenges to empowerment and self-discovery. This research concludes by encapsulating the findings and validating the substantial contribution of character evolution to the depiction of the female gaze. It proposes future research trajectories, including the utilization of the female gaze in scrutinizing character appearances and fashion in movies. | |
| 41858 | 43875 | C1L020012 | Pengaruh Pembelajaran Kewirausahaan Berbasis Project Based Learning dan Efikasi Diri Terhadap Minat Berwirausaha Siswa SMK Melalui Motivasi Berwirausaha | Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan terhadap siswa kelas XI dan XII Pemasaran SMK Negeri 1 Purwokerto. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh pembelajaran kewirausahaan berbasis project based learning, efikasi diri, dan motivasi berwirausaha terhadap minat berwirausaha serta pengaruh pembelajaran kewirausahaan berbasis project based learning dan efikasi diri terhadap minat berwirausaha siswa melalui motivasi berwirausaha. Penelitian ini dilakukan pada tahun ajaran 2023/2024 di SMK Negeri 1 Purwokerto. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan melakukan wawancara dan menggunakan kuesioner tertutup. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI dan XII Pemasaran SMK Negeri 1 Purwokerto tahun ajaran 2023/2024 sejumlah 211 siswa. Sampel yang digunakan berjumlah 139 siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling dan proportional stratified random sampling. Sedangkan, teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, uji-F, uji-t, dan Uji Sobel. Data kuesioner yang telah diperoleh ditransformasikan menjadi data interval menggunakan Method of Successive Intervals (MSI). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran kewirausahaan berbasis project based learning dan efikasi diri berpengaruh terhadap minat berwirausaha siswa melalui motivasi berwirausaha. Implikasi dari penelitian ini yaitu sekolah diharapkan dapat memfokuskan terlaksananya proses pembelajaran kewirausahaan dengan baik. Guru diharapkan dapat meningkatkan motivasi berwirausaha siswa sehingga minat berwirausaha siswa dapat meningkat. Siswa diharapkan untuk dapat mengembangkan efikasi diri dalam bereksplorasi pada dunia usaha agar menjadi lebih siap dan termotivasi untuk berminat dalam berwirausaha. | This research is quantitative research conducted on students of classes XI and XII Marketing at SMK Negeri 1 Purwokerto. The purpose of this research was to analyze the influence of project based learning on entrepreneurship, self efficacy and entrepreneurial motivation on entrepreneurial interest as well as the influence of project based learning on entrepreneurship and self efficacy on students entrepreneurial interest through entrepreneurial motivation. This research was conducted in the 2023/2024 academic year at SMK Negeri 1 Purwokerto. The data used in this research was obtained by conducting interviews and using a closed questionnaire. The population in this study were students in classes XI and XII Marketing at SMK Negeri 1 Purwokerto for the 2023/2024 academic year, a total of 211 students. The sample used was 139 students using purposive sampling and proportional stratified random sampling techniques. Meanwhile, the data analysis techniques used are validity test, reliability test, classical assumption test, multiple linear regression analysis, coefficient of determination test, F-test, t-test, and Sobel test. The questionnaire data that has been obtained is transformed into interval data using the Method of Successive Intervals (MSI). The results of this research indicate that entrepreneurial learning based on project based learning and self efficacy influence entrepreneurial interest in students through entrepreneurial motivation. The implication of this research is that schools are expected to be able to focus on implementing the entrepreneurial learning process well. Teachers are expected to increase students entrepreneurial motivation so that students interest in entrepreneurship can increase. Students are expected to be able to develop self-efficacy in exploring the business world so that they become better prepared and motivated to be interested in entrepreneurship. | |
| 41859 | 43876 | C1B020079 | PENGARUH KEPUASAN KERJA, OCB DAN LINGKUNGAN KERJA FISIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN UMKM DI BANYUMAS | Penelitian ini meneliti mengenai pengaruh kepuasan kerja, perilaku kewargaan organisasi, dan lingkungan kerja fisik terhadap Kinerja Karyawan UMKM. Objek penelitian ini merupakan Karyawan UMKM di Kabupaten Banyumas yang memenuhi kriteria yang sudah ditentukan. Penelitian ini menggunakan Teknik Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 sampel. Berdasarkan analisis, hasil penelitian menunjukan hasil sebagai berikut: (1) Kepuasan Kerja berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan UMKM; (2) Perilaku Kewargaan Organisasi berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan UMKM; (3) Lingkungan Kerja Fisik berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan UMKM; dan (4) Kepuasan Kerja, Perilaku Kewargaan Organisasi serta Lingkungan Kerja Fisik beperngaruh secara simultan ke arah positif terhadap Kinerja Karyawan UMKM. Implikasi pada penelitian ini adalah pelaku UMKM harus meningkatkan kepuasan kerja, perilaku kewargaan organisasi serta kondisi lingkungan kerja fisik sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan UMKM yang dihasilkan. | This study examines the effect of job satisfaction, organizational citizenship behavior, and physical work environment on MSME Employee Performance. The object of this research is MSME employees in Banyumas Regency who meet predetermined criteria. This study used purposive sampling technique with a sample size of 100 samples. Based on the analysis, the results showed the following results: (1) Job Satisfaction has a positive effect on MSME Employee Performance; (2) Organizational Citizenship Behavior has a positive effect on MSME Employee Performance; (3) Physical Work Environment has a positive effect on MSME Employee Performance; and (4) Job Satisfaction, Organizational Citizenship Behavior and Physical Work Environment simultaneously affect MSME Employee Performance in a positive direction. The implication of this research is that MSME actors must increase job satisfaction, organizational citizenship behavior and physical work environment conditions so as to improve the performance of MSME employees produced. | |
| 41860 | 43887 | A1F019035 | Optimasi Sifat Seduhan Teh Celup Rosela dengan Variasi Bobot Partikel dan Jenis Kantong Teh | Kelopak bunga rosela mengandung senyawa bioaktif seperti antosianin dan vitamin C yang memiliki fungsi sebagai antioksidan primer dan secara klinis dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Untuk meningkatkan sistem imun tubuh dapat dilakukan dengan mengonsumsi rosela dalam bentuk teh herbal. Terdapat beberapa aspek penting yang harus diperhatikan dalam pembuatan teh celup herbal, seperti bobot partikel teh dan jenis kantong teh yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimasi sifat seduhan teh celup rosela dengan variasi bobot partikel dan jenis kantong teh serta mengetahui karakter fisikokimia dan sensori seduhan teh celup rosela pada kondisi optimum. Penelitian dilakukan dengan metode optimasi Response Surface Methodology (RSM) menggunakan software Design Expert versi 13 dengan rancangan percobaan Optimal Custom Design. Faktor yang diteliti meliputi bobot partikel (gram) dan jenis kantong teh (kertas, nilon, kain non woven). Variabel respon yang diamati adalah kadar antosianin (mg/L). Variabel karakterisasi terdiri dari aktivitas antioksidan, kadar vitamin C, pH, warna dan pengujian sensori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seduhan teh celup rosela paling optimum adalah dengan variasi perlakuan bobot partikel sebanyak 3,82 gram menggunakan kantong teh jenis nilon. Karakteristik fisikokimia dari seduhan teh celup rosela pada kondisi optimum yaitu memiliki kadar antosianin (7,464±0,355 mg/L), aktivitas antioksidan (92,47%), kadar vitamin C (2,534 mg/g), pH (2,47) serta warna lightness (15,38) redness (-1,95) dan yellowness (3,46). Karakteristik sensori dari seduhan teh celup rosela pada kondisi optimum yaitu memiliki aroma yang khas rosela, rasa cenderung sangat asam, berwarna agak merah tua, menghasilkan aftertaste sepat dan kesukaan panelis terhadap produk adalah netral. | Roselle flower petals contain bioactive compounds such as anthocyanin and vitamin C which function as primary antioxidants and can clinically improve the body's immune system. To improve the body's immune system, you can consume roselle in the form of herbal tea. There are several important aspects that must be considered when making herbal tea bags, such as the weight of the tea particles and the type of tea bag used. This research aims to determine the optimization of the properties of steeping roselle tea bags with variations in particle weight and type of tea bag and to determine the physicochemical and sensory characteristics of steeping roselle tea bags under optimum conditions. The research was carried out using the Response Surface Methodology (RSM) optimization method using Design Expert version 13 software with an Optimal Custom Design experimental design. Factors studied include particle weight (grams) and type of tea bag (paper, nylon, non-woven fabric). The response variable observed was anthocyanin levels (mg/L). Characterization variables consist of antioxidant activity, vitamin C levels, pH, color and sensory testing. The results of the research showed that the most optimal steeping of roselle tea bags was by varying the particle weight treatment of 3.82 grams using nylon tea bags. The physicochemical characteristics of steeping roselle tea bags under optimum conditions are anthocyanin content (7.464 ± 0.355 mg/L), antioxidant activity (92.47%), vitamin C content (2.534 mg/g), pH (2.47) and color. lightness (15.38) redness (-1.95) and yellowness (3.46). The sensory characteristics of steeping roselle tea bags under optimum conditions are that they have a distinctive aroma of roselle, the taste tends to be very sour, the color is slightly dark red, produces an astringent aftertaste and the panelists' preference for the product is neutral. |