Home
Login.
Artikelilmiahs
45260
Update
EKA WAHYU NUR AGUSTIN
NIM
Judul Artikel
PREDIKSI BENCANA BANJIR PADA DAS SERAYU AKIBAT PERUBAHAN IKLIM MENGGUNAKAN MODEL SHETRAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perubahan iklim merupakan salah satu masalah kebijakan publik yang memberikan dampak terhadap manusia dan lingkungan sehingga perlu diperhatikan cara mengatasinya. Perubahan iklim dapat berupa kekeringan, banjir, kebakaran hutan, dan longsor yang dapat menyebabkan terjadinya bencana alam. Perubahan iklim yang ekstrim berpengaruh pada prediksi cuaca kedepannya. Oleh karena itu, untuk menganalisis perubahan iklim dilakukan analisis dengan menggunakan scenario-neutral dan pemodelan SHETRAN untuk memprediksi terjadinya banjir. Tujuan dari penelitian ini adalah (i) untuk mengetahui analisis pendekatan scenario-neutral; (ii) mengetahui cara memprediksi banjir menggunakan model SHETRAN; (iii) mengetahui perbandingan antara data lapangan dengan data hasil simulasi SHETRAN. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data spasial dan data hidrologi yang merupakan data sekunder. Data yang digunakan seperti data peta DAS, data tanah, data hujan, data DEM, dan data tata guna lahan. Hasil pendekatan scenario-neutral terdapat 130 skenario yang diambil dari data 01 Januari 1980 hingga 31 Desember 2018. Hasil dari penelitian ini didapatkan hasil perbandingan data lapangan dengan data hasil simulasi SHETRAN kurang akurat dengan nilai terendah 0.5 m dan nilai tertinggi 5 m. Hasil simulasi SHETRAN juga mendeteksi tidak terjadi genangan atau banjir.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Climate change is one of the public policy issues that has an impact on humans and the environment so it is necessary to pay attention to how to overcome it. Climate change can be in the form of droughts, floods, forest fires, and landslides that can cause natural disasters. Extreme climate change affects future weather predictions. Therefore, to analyze climate change, an analysis is carried out using scenario-neutral and SHETRAN modeling to predict flooding. The objectives of this research are (i) to know the scenario-neutral approach analysis; (ii) to know how to predict floods using the SHETRAN model; (iii) to know the comparison between field data and SHETRAN simulation data. This research was conducted using spatial data and hydrological data which are secondary data. Data used such as watershed map data, soil data, rainfall data, DEM data, and land use data. The results of the scenario-neutral approach are 130 scenarios taken data from Januari 01, 1980 to December 31, 2018. The result of this study obtained the result of comparison of field data with data from SHETRAN simulation result are less accurate with the lowest value 0.5 m and the highest value of 5 m. SHETRAN simulation results also detect no inundation or flooding.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save