Artikelilmiahs
Menampilkan 39.941-39.960 dari 48.906 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 39941 | 44539 | J0A020031 | Making a Digital Art Booklet in English at Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas | Laporan berjudul “Pembuatan Buku Seni Digital Berbahasa Inggris di Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas” ini berdasarkan pelatihan kerja yang telah dilaksanakan di Dinporabudpar Kabupaten Banyumas pada tanggal 05 Juni 2023 – 05 Juli 2023. Dinporabudpar merupakan lembaga pemerintah yang membawahi beberapa bidang dan salah satunya bidang kebudayaan. Tujuan dari pelatihan kerja ini adalah membuat booklet seni digital Banyumas dalam bahasa Inggris, memperkenalkan kesenian Banyumas kepada masyarakat tidak hanya masyarakat lokal tetapi juga wisatawan mancanegara serta menjelaskan kesenian tersebut dalam bentuk tulisan dan gambar agar pembaca dapat memahami buklet tersebut dengan lebih baik dan akan tertarik ketika membacanya. Ada tiga metode yang digunakan dalam melaksanakan pelatihan kerja ini yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara. Observasi dilakukan pada minggu pertama dengan cara survei di kantor Dinporabudpar untuk mendapatkan data valid tentang kesenian di Banyumas. Dokumentasi dilakukan dengan mengumpulkan data dari Dinporabudpar hingga menuliskan definisi kesenian yang ada dan mengumpulkan gambar-gambar tentang kesenian di Banyumas untuk isi buku. Wawancara dilakukan dengan mengajukan beberapa pertanyaan tentang kesenian Banyumas kepada staf di Dinporabudpar dan salah satu pelaku kesenian dalam kegiatan seni pertunjukan wayang kulit. Produk yang dihasilkan dari pelaksanaan pelatihan kerja ini adalah buku seni digital Banyumas berbahasa Inggris. Ada beberapa tahapan dalam proses pembuatan booklet digital, yaitu analisis kebutuhan, identifikasi dan pengumpulan data, proses perancangan booklet, pengubahan desain booklet menjadi e-booklet, pengujian ebooklet, dan pengumpulan hasil e-booklet. Dalam proses pembuatan booklet digital terdapat kendala yaitu penerjemahan teks deskriptif ke dalam bahasa Inggris dan proses editing karena keterbatasan aplikasi pendukung dan perangkat. Dengan berkonsultasi kepada pembimbing, bantuan dari karyawan Diporabudpar dan kakak penulis, kendala tersebut dapat teratasi. | This report entitled “Making a Digital Art Booklet in English at Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas” and is based on the job training carried out at Dinporabudpar Kabupaten Banyumas from June 05th,2023 – July 05th,2023. Dinporabudpar is a government instituition that oversees several fields and one of them is the field of culture. The purposes of the job training are to make Banyumas digital arts booklet in English, to introduce Banyumas arts to the public, not only local people but also foreign tourists and to explain these arts in the form of writing and pictures so that readers can understand the booklet better and will be interested when reading it. There are three methods used in carrying out this job training, namely observation, documentation and interview. Observation was conducted in the first week by surveying at the Dinporabudpar office to obtain valid data about arts in Banyumas. Documentation was done by collecting data from Dinporabudpar to writing definitions of existing arts and collecting pictures about arts in Banyumas for the contents of the booklet. Interview was done by asking several questions about Banyumas arts with staff at Dinporabudpar and one of the artistic actors in arts activities shadow puppet performances. The product resulted from implementation of this job training is a Banyumas digital art booklet in English. There are several steps in the process of making digital booklet, namely needs analysis, data identification and collection, booklet design process, changing the booklet design into an e-booklet, e-booklet testing, and collecting e-booklet results. There were obstacles in the process of producing digital booklet, namely translating descriptive text into English and editing process due to limitations in supporting applications and device. By consulting with supervisor, help from Dinporabudpar staff and author brother, these obstacles can be resolved. | |
| 39942 | 42309 | D1A019094 | PENGARUH KOMBINASI TEMULAWAK DAN BRATAWALI TERHADAP KADAR HDL, LDL, DAN TOTAL KOLESTEROL DARAH BROILER | Penelitian mengenai penambahan bahan tanaman herbal dalam ransum merupakan salah satu usaha dalam menggantikan penggunaan antibiotic growth promotor yang penggunaanya telah dilarang karena dapat meninggalkan residu antibiotic dalam produk peternakan. Penambahan kombinasi temulawak dan bratawali dalam pakan broiler diharapkan mampu memberikan pengaruh terhadap kadar lipid darah. High density lipoprotein, low density lipoprotein, dan total kolesterol merupakan komponen lipid dalam darah yang kadarnya sangat mempengaruhi kesehatan. Analisis data dengan uji Anova menunjukan penambahan kombinasi temulawak dan bratawali memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar komponen lipid namun berdasarkan uji lanjut tukey dalam perbandingannya dengan perlakuan kontrol negatif belum memberikan hasil yang berarti | Research on the addition of herbal plant ingredients in broiler diet is one of the attempts to replace the use of antibiotic growth promoters whose use has been banned because that can leave antibiotic residues in livestock products. The addition of a combination of temulawak and bratawali to the broiler diet is supposed to have an effect on blood lipid levels. High-density lipoprotein, low-density lipoprotein, and total cholesterol are lipid components in the blood whose levels greatly affect health. Data analysis with the Anova test showed that the addition of a combination of temulawak and bratawali had a significant effect on lipid component levels, but based on further trials tukey in comparison with negative control treatment has not given meaningful results. | |
| 39943 | 44540 | K1A017061 | PEMBUATAN ELEKTRODA PASTAKARBON ARANG AKTIF TERMODIFIKASI SEBAGAI BIOSENSOR DIABETES MELLITUS | Kasus diabetes melitus semakin meningkat, sehingga perlu dilakukan tindakan pencegahan, salah satunya dengan uji glukosa darah. Pengujian ini pada umumnya menggunakan biosensor, yang dalam perkembangannya selalu ditingkatkan baik kinerjanya maupun efisiensi dan efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi arang aktif dari tempurung kelapa elektroda pasta karbon biosensor glukosa. Penelitian ini dilakukan melalui serangkaian metode yaitu pembuatan pasta karbon arang aktif, pembuatan nano partikel, pembuatan komposit arang aktif/nano partikel, pembuatan elektroda pasta karbon dan pengujiannya untuk biosensor glukosa. Hasil penelitian ini menungjukkan kondisi optimum komposisi elektroda pasta karbon yaitu arang aktif dengan minyak parafin sebesar 1:1,8. Penambahan nano partikel paling optimal 12% (b/b) dalam pembuatan elektroda pasta karbon tersebut. Hasil optimalisasi pengujian menunjukkan pH buffer optimal pada pH 7,5 dan konsentrasi buffer sebesar 100mM. pengujian bisosensor untuk analisis glukosa menunjukkan respon linier pada konsentrasi 10-40mM dengan persamaan garis y=1,19x+543,16 dengan limit deteksi terhitung sebesar 4,07 mM dan limit kuantifikasi sebesar 13,57 mM. | Diabetes mellitus case in the world are increasing, so it is necessary to take preventive care such as blood glucose test. Blood glucose measurement generally uses biosensors, which in its development are always being improved both in terms of performance and efficiency and effectiveness. This study aims to determine the potential of activated charcoal from coconut shell electrodes for glucose biosensor carbon paste. This research was conducted through a series of methods, including activated charcoal carbon paste preparation, nickel ferrite nanoparticles preparation, activated charcoal/nanoparticle composites preparation, carbon paste electrodes preparation glucose biosensors. The results of this study indicated that the optimum condition for the composition of carbon paste electrodes was activated charcoal with paraffin oil of 1:1.8. The optimal addition of nanoparticles was 12% (w/w) for of the carbon paste electrodes. The results of the optimization test showed that the optimal buffer pH was at pH 7.5 and a buffer concentration of 100mM. Biosensor for glucose preparation determination showed a linear response at concentrations of 10-40mM with the line equation y=1.19x+543.16 with a calculated detection limit of 4.07 mM and a limit of quantification 13.57 mM. | |
| 39944 | 42405 | A1D019153 | INDUKSI MUTASI DENGAN KOLKISIN PADA KENTANG (Solanum tuberosum L.) VARIETAS TEDJO MZ SECARA IN VITRO | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui induksi mutasi dengan kolkisin pada kentang (Solanum tuberosum L.) varietas Tedjo MZ secara in vitro. Percobaan yang digunakan yaitu menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri atas 1 perlakuan yakni konsentrasi kolkisin (K) dengan 4 taraf yaitu K0 (0 ppm), K1 (20 ppm), K2 (40 ppm), dan K3 (60 ppm) serta setiap taraf perlakuan diulang 3 kali. Satu unit ulangan terdiri dari 5 botol kultur dengan 2 planlet. Variabel yang diamati yaitu persentase hidup planlet normal, tinggi planlet, bobot planlet, waktu muncul tunas, jumlah tunas aksilar, waktu muncul akar, jumlah akar, panjang akar, jumlah buku, jumlah daun, luas daun, deskripsi warna daun, dan deskripsi warna batang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan oneway ANOVA dan apabila berbeda nyata dilakukan uji Least Significant Difference (LSD) pada taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian tentang induksi mutasi dengan kolkisin pada kentang varietas Tedjo MZ secara in vitro, didapatkan bahwa: 1) Konsentrasi kolkisin berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan planlet kentang varietas Tedjo MZ secara in vitro. Konsentrasi kolkisin yang diberikan mempercepat waktu muncul akar, menurunkan jumlah hidup planlet normal, memberikan pengaruh dengan jumlah yang beragam pada jumlah tunas aksilar, jumlah akar, jumlah buku, jumlah daun, warna daun, dan warna batang, 2) Konsentrasi kolkisin 20 ppm memberikan pengaruh yang baik terhadap persentase planlet hidup planlet normal, jumlah tunas aksilar, jumlah akar, jumlah buku, jumlah daun, warna daun, dan warna batang, sedangkan konsentrasi kolkisin 40 ppm memberikan pengaruh yang sangat baik terhadap waktu muncul akar. | This research aims to determine the induction of mutations with colchicine in potatoes (Solanum tuberosum L.) of the Tedjo MZ variety in vitro. The experiment used was a non-factorial randomized block design (RAK) method consisting of 1 treatment, namely colchicine (K) concentration with four levels, namely K0 (0 ppm), K1 (20 ppm), K2 (40 ppm), and K3 ( 60 ppm) and each treatment level was repeated three times. One replication unit consists of 5 culture bottles with two plantlets. The variables observed were the percentage of normal plantlet life, plantlet height, plantlet weight, shoot emergence time, number of axillary shoots, root emergence time, number of roots, root length, number of nodes, number of leaves, leaf area, description of leaf color, and description of stem color. The data obtained were analyzed using one-way ANOVA, and if they were significantly different, a Least Significant Difference (LSD) test was carried out at the 5% level. Based on the results of research on mutation induction with colchicine in the Tedjo MZ potato variety in vitro, it was found that: 1) Colchicine concentration affected the growth and development of plantlets of the Tedjo MZ potato variety in vitro. The concentration of colchicine given accelerates the time for roots to emerge, reduces the number of normal plantlet life, and has varying amounts of influence on the number of axillary shoots, number of roots, number of nodes, number of leaves, leaf color, and stem color, 2) Colchicine concentration of 20 ppm has an effect which was good for the percentage of live plantlets of normal plantlets, number of axillary shoots, number of roots, number of nodes, number of leaves, leaf color and stem color, while the colchicine concentration of 40 ppm had an excellent influence on the time of root emergence. | |
| 39945 | 44801 | G1B020018 | Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Aktivitas Swamedikasi Nyeri Gigi di Wilayah Perkotaan Kabupaten Banyumas | Swamedikasi merupakan suatu praktik pengobatan mandiri yang dilakukan oleh seorang individu tanpa bantuan dari dokter, tenaga medis, atau profesional pada bidangnya. Swamedikasi biasa dilakukan oleh masyarakat karena swamedikasi merupakan salah satu cara tercepat dan termudah untuk mengatasi rasa nyeri yang muncul secara tiba-tiba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap aktivitas swamedikasi nyeri gigi di wilayah perkotaan Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode observasional secara cross sectional study. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah warga di wilayah perkotaan Kabupaten Banyumas yang berusia > 18 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 110 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square untuk analisis bivariat yang kemudian dilanjutkan dengan uji korelasi Pearson dan uji regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor usia dan tingkat pendidikan dengan aktivitas swamedikasi nyeri gigi di wilayah perkotaan Kabupaten Banyumas dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor jenis kelamin, pekerjaan, pendapatan, jarak ke pelayanan kesehatan gigi dan mulut terdekat, dan kemudahan mendapatkan obat dengan aktivitas swamedikasi nyeri gigi di wilayah perkotaan Kabupaten Banyumas. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh faktor usia dan tingkat pendidikan dengan aktivitas swamedikasi nyeri gigi di wilayah perkotaan Kabupaten Banyumas dengan faktor yang paling berpengaruh adalah tingkat pendidikan. | Self-medication is an independent medical practice carried out by an individual without assistance from doctors, medical personnel or professionals in their field. Self-medication is commonly practiced by people because self-medication is one of the quickest and easiest ways to deal with pain that appears suddenly. This research was aimed to determine the factors that influence dental pain self-medication activities in the urban area of Banyumas Regency. This research was a quantitative research with observational methods using a cross sectional study. The data collection technique was carried out using a questionnaire. The population in this study were residents in the urban area of Banyumas Regency who were > 18 years old. The sampling technique used purposive sampling technique with a total of 110 respondents. Data analysis was carried out using the chi square test for bivariate analysis which was then followed by a correlation test using Pearson correlation and a binary logistic regression test for multivariate analysis. The results of the study showed that there was a significant relationship between the factors age and level of education and dental pain self-medication activities in the urban area of Banyumas Regency and there was no significant relationship between the factors gender, employment, income, distance to the nearest dental and oral health services, and medicine accessibility with toothache self-medication activities in the urban area of Banyumas Regency. The conclusion of this research is that there is an influence of the factors age and level of education and dental pain self-medication activities in the urban area of Banyumas Regency with the most influential factor being the level of education. | |
| 39946 | 44761 | G1B020022 | Pengaruh Pemberian Topikal Gel Ekstrak Etanol Daun Carica (Carica pubescens) terhadap Re-epitelisasi dan Penurunan Ukuran Luka pada Proses Penyembuhan Luka Insisi Gingiva (Studi In vivo pada Tikus Galur Wistar) | Luka insisi merupakan luka akibat benda tajam yang ditandai dengan terputusnya pembuluh darah kapiler pada jaringan. Luka akan sembuh melalui proses penyembuhan yang terdiri dari fase inflamasi, proliferasi, dan remodeling. Fase proliferasi meliputi terjadinya re-epitelisasi sebagai respon akibat adanya kerusakan jaringan. Re-epitelisasi akan membangun kembali jaringan yang rusak menyebabkan terjadinya penurunan ukuran luka hingga luka tertutup sempurna. Ekstrak etanol daun carica (Carica pubescens) diketahui mengandung zat aktif seperti, flavonoid, saponin, tanin dan triterpenoid yang dapat mempengaruhi proses penyembuhan luka. Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun carica terhadap re-epitelisasi dan penurunan ukuran luka pada proses penyembuhan luka insisi gingiva. Penelitian ini terbagi menjadi 5 kelompok perlakuan, yaitu P1 (gel ekstrak etanol daun carica 3%), P2 (gel ekstrak etanol daun carica 6%), P3 (gel ekstrak etanol daun carica 12%), KP (Aloclair® Plus Gel), dan KN (gel tanpa ekstrak). Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dengan Post-Hoc LSD. Analisis statistik menunjukkan hasil terdapat perbedaan signifikan (p≤0,05) antara seluruh kelompok dengan kontrol negatif gel tanpa ekstrak. Gel ekstrak konsentrasi 6% tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan kontrol positif Aloclair® Plus Gel. Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh ekstrak etanol daun carica terhadap re-epitelisasi dan penurunan ukuran luka. | Incised wound is a wound caused by a sharp object, characterized by the severance of capillary blood vessels in the tissue. The wound heals through a healing process consisting of inflammation, proliferation, and remodeling phases. The proliferation phase includes re-epithelialization as a response to tissue damage. Re-epithelialization rebuilds the damaged tissue leading to a decrease in wound size until the wound is completely closed. Ethanol extract of Carica leaf (Carica pubescens) is known to contain active compounds such as flavonoids, saponins, tannins, and triterpenoids that can influence the wound healing process. The aimed of this study was to determine the effect of ethanol extract of Carica leaf on re-epithelialization and reduction in wound size in the healing process of gingival incision wounds. This study was divided into 5 treatment groups: P1 (3% ethanol extract of Carica leaf gel), P2 (6% ethanol extract of Carica leaf gel), P3 (12% ethanol extract of Carica leaf gel), KP (Aloclair® Plus Gel), and KN (gel without extract). Data was analyzed using ANOVA test with Post-Hoc LSD. Statistical analysis showed significant differences (p≤0.05) between all groups and the negative control group of gel without extract. The 6% concentration extract gel showed no significant difference compared to the positive control, Aloclair® Plus Gel. The conclusion of this study is ethanol extract of Carica leaf have effect on re-epithelialization and reduction in wound size. | |
| 39947 | 42511 | H1C018018 | GEOLOGI DAN ANALISIS MIKROTREMOR MENGGUNAKAN METODE HVSR (HORIZONTAL-TO-VERTICAL SPECTRAL RATIO) DAN INVERSI UNTUK MIKROZONASI KERENTANAN GEMPABUMI PADA KAWASAN JALUR SESAR OPAK, YOGYAKARTA | Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) digunakan untuk kajian mikrozonasi yang bertujuan untuk menentukan parameter-parameter fisis seperti frekuensi dominan dan amplifikasi. Geomorfologi daerah penelitian terbagi menjadi tiga satuan yaitu Satuan Dataran Aluvial, Perbukitan Struktural bergelombang Kuat, dan Perbukitan Struktural Bergelombang Sedang. Stratigrafi daerah penelitian terdiri dari tiga satuan berurutan dari tua ke muda yaitu Satuan Breksi Piroklastik, Batugamping Terumbu, dan Endapan Aluvial. Struktur yang berkembang pada daerah penelitian berupa Sesar Turun Kajor Kulon dan Sesar Mendatar Kanan Dukuh. Berdasarkan korelasi dari tujuh parameter yang digunakan dalam penelitian menunjukkan tingkat risiko yang tinggi atau yang rentan terhadap goncangan gempabumi dan dapat menyebabkan kerusakan yang parah, berada di bagian barat daerah penelitian yang meliputi Dusun Portobayan, Pranti, Trukan, dan Butuh menunjukkan nilai kerentanan yang tinggi ketika terjadi gempabumi. Sementara itu, untuk kawasan Desa Selopamioro, Desa Seloharjo dan sebagian Desa Sriharjo memperlihatkan nilai kerentanan pada kisaran yang rendah dan sedang. | Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) is used for microzonation study which aims to determine physical parameters such as dominant frequency and amplification. The geomorphology of the study area is divided into three units, namely the Alluvial Plain Unit, Strong Wavy Structural Hills, and Medium Wavy Structural Hills. The stratigraphy of the study area consists of three sequential units from old to young, namely Pyroclastic Breccia Unit, Reef Limestone, and Alluvium Deposits. Structure that develops in the study area is the Kajor Kulon Right Slip Fault, and the Dukuh Right Slip Fault. Based on the correlation of the seven parameters used in the study, it shows a high level of risk or vulnerable to earthquake shaking and can cause severe damage, located in the western part of the study area which includes Portobayan Hamlet, Pranti, Trukan, and Butuh. Meanwhile, Selopamioro Village and parts of Sriharjo Village show vulnerability values in the low and medium ranges. | |
| 39948 | 42313 | D1A019167 | PENGARUH PENYUNTIKAN HORMON PG 600® TERHADAP ONSET DAN LAMA BERAHI DOMBA SAKUB | Penelitian yang berjudul “Pengaruh Penyuntikan Hormon PG 600® Terhadap Onset dan Lama Berahi Domba Sakub” bertujuan untuk mengetahui pengaruh hormon PG 600® terhadap onset dan lama berahi domba Sakub. Penyuntikan hormon PG 600® diharapkan mampu meningkatkan jumlah folikel kemudian mengalami superovulasi sehingga meningkatkan efisiensi reproduksi ternak. Materi penelitian menggunakan domba Sakub sebanyak 2 ekor pejantan dan 21 ekor betina dengan paritas 2 dan 3, bobot 35-50 kg, dan berumur 2-3 tahun. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental dengan perlakuan P1 = yaitu double injeksi hormon PGF2α masing-masing sebanyak 1,5 ml dengan selang waktu 11 hari. P2 = double injeksi hormon PGF2α masing-masing sebanyak 1,5 ml dengan selang waktu 11 hari + hormon PG 600® sebanyak 2,5 ml pada hari ke 9 setelah penyuntikan PGF2α yang pertama. Peubah yang diamati yaitu onset dan lama berahi domba Sakub. Data diuji masing-masing menggunakan uji t student unequal. Hasil analisis statistik ternyata menunjukkan bahwa perlakuan menghasilkan perbedaan yang tidak nyata (P>0,05) terhadap onset domba Sakub masing masing adalah 16,51 ± 0,09 dan 16,49 ± 0,43 jam, namun berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap lama berahi domba Sakub masing masing 33,89 ± 0,39 dan 34,50 ± 0,75 jam. Disimpulkan bahwa untuk memacu berahi cukup menggunakan PGF2α tanpa PG 600® kecuali untuk memperpanjang masa berahi | The research entitled "The Effect of Injecting the PG 600® Hormone on the Onset and Duration of Oestrus in Sakub Sheep" aims to determine the effect of the hormone PG 600® on the onset and duration of oestrus in Sakub sheep. It is hoped that the induction of the PG 600® hormone at a predetermined time interval will increase the follicles and then experience superovulation thereby increasing the reproductive efficiency of livestock. The research material used 2 male Sakub sheep and 21 females with parity 2 and 3, weighing 35-50 kg, and 2-3 years old. The research method used was experimental with treatment P1 = double injection of the PGF2α hormone, 1.5 ml each with an interval of 11 days. P2 = double injection of 1.5 ml of PGF2α hormone each with an interval of 11 days + 2.5 ml of PG 600®hormone on day 9 after the first PGF2α injection. The variables observed were the onset and duration of estrus in Sakub sheep. Each data was tested using the unequal student t test. The results of statistical analysis showed that treatment resulted in no significant difference (P>0,05) in the onset of Sakub sheep which were 16,51 ± 0,09 and 16,49 ± 0,43 hours, respectively. However, they had a significant effect (P<0,05) on the duration of estrus in Sakub sheep, which were 33,89 ± 0,39 and 34,50 ± 0,75 hours, respectively. The conclusion was that PGF2α was sufficient to induce oestrus without PG 600®, except to extend the duration of heat. | |
| 39949 | 42314 | K1C019057 | Analisis Variasi a-Value dan b-Value dengan Metode Maximum Likelihood Sebagai Indikator Potensi Gempabumi di Wilayah Sulawesi dan Sekitarnya | Wilayah Sulawesi dan sekitarnya secara geologis terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik yaitu lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik. Batas pertemuan lempeng ini merupakan lokasi sumber gempabumi tektonik merusak yang berasal dari zona subduksi dan sesar. Penelitian tentang seismisitas di wilayah Sulawesi dan sekitarnya ini bertujuan untuk menentukan parameter seismik (nilai a) dan parameter tektonik (nilai b) wilayah Sulawesi dan sekitarnya berdasarkan konstanta Guttenberg-Richter. Selain itu juga menentukan nilai indeks seismisitas, periode ulang, probabilitas gempabumi, dan aktivitas seismik wilayah tersebut. Hasil data gempabumi yang diperoleh akan dipetakan untuk mengetahui persebaran gempabumi di wilayah tersebut. Parameter-parameter tersebut dihitung menggunakan metode Maximum Likelihood. Data yang digunakan merupakan data gempabumi dari 1 Januari 1907 – 31 Desember 2022, dengan magnitudo ≥ 4,0 Mw dan kedalaman ≤ 700 km. Data gempabumi tersebut didapatkan dari situs resmi USGS. Daerah penelitian dibatasi oleh koordinat 2°08’-3°15’ LU dan 170°17’-180°56’ BT, yang kemudian di bagi menjadi 6 wilayah agar diperoleh hasil yang lebih akurat. Berdasarkan hasil penelitian ini, wilayah Sulawesi dan sekitarnya termasuk wilayah yang beraktivitas seismik tinggi. Sebaran nilai a pada 6 wilayah menunjukkan nilai 8,71-12,9, sedangkan nilai b berkisar 1,28-1,92. Wilayah dengan nilai a dan b tertinggi diperoleh pada wilayah Sulawesi Tengah dengan kejadian gempabumi dengan magnitudo 5,3 Mw. Indeks seismisitas untuk gempabumi tersebut adalah 0,09, sedangkan periode ulang gempabumi tersebut sebesar 11,77 tahun. | The Sulawesi region and its surroundings are geologically located at the confluence of three tectonic plates, namely the Eurasian plate, the Indo-Australian plate and the Pacific plate. The boundary where these plates meet is the location of the source of damaging tectonic earthquakes originating from subduction zones and faults. This research on seismicity in the Sulawesi region and its surroundings aims to determine the seismic parameters (value a) and tectonic parameters (value b) of the Sulawesi region and its surroundings based on the Guttenberg-Richter constant. Apart from that, it also determines the seismicity index value, return period, earthquake probability and seismic activity in the area. The results of the earthquake data obtained will be mapped to determine the distribution of earthquakes in the area. These parameters are calculated using the Maximum Likelihood method. The data used is earthquake data from 1 January 1907 – 31 December 2022, with a magnitude ≥ 4.0 Mw and a depth ≤ 700 km. The earthquake data was obtained from the official USGS website. The research area is limited by the coordinates 2°08'-3°15' N and 170°17'-180°56' E, which are then divided into 6 regions to obtain more accurate results. Based on the results of this research, the Sulawesi region and its surroundings are areas with high seismic activity. The distribution of a values in 6 regions shows a value of 8.71-12.9, while the b value ranges from 1.28-1.92. The area with the highest a and b values was obtained in the Central Sulawesi region with an earthquake with a magnitude of 5.3 Mw. The seismicity index for this earthquake was 0.09, while the return period for the earthquake was 11.77 years. | |
| 39950 | 44802 | K1A020012 | Ekstraksi, Pemurnian Parsial, dan Karakterisasi Enzim Urease dari Biji Kedelai Hitam (Glycinesoja (L.) Merril) | Urease merupakan enzim yang berperan penting sebagai katalis hidrolisis urea menjadi amoniak (NH3) dan karbon dioksida (CO2). Urease telah banyak digunakan untuk mendeteksi kadar urea dalam darah atau urin. Enzim urease telah diisolasi dari kacang-kacangan atau polong-polongan, salah satu jenis kacang-kacangan atau polong-polongan yang berpotensi sebagai sumber urease adalah biji kedelai hitam. Tujuan penelitian ini adalah melakukan ekstraksi, fraksinasi, dan karakterisasi enzim urease dari biji kedelai hitam. Biji kedelai hitam diekstraksi dan diperoleh ekstrak kasar enzim urease. Ekstrak kasar enzim difraksinasi menggunakan amonium sulfat dengan perbedaan tingkat kejenuhan (15, 30, 45, 60%). Fraksi yang memiliki aktivitas spesifik tertinggi dikarakterisasi meliputi suhu inkubasi, pH, volume enzim, waktu penyimpanan pada suhu 4 oC, dan karakterisasi berat molekul dengan SDS-PAGE. Uji aktivias enzim urease ini menggunakan metode Nessler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas spesifik tertinggi diperoleh pada fraksi dengan tingkat kejenuhan amonium sulfat 60% (F60) dan tingkat kemurnian 3,5 kali dibandingkan ekstrak kasarnya. Hasil karakterisasi F60 menunjukkan bahwa aktivitas optimum diperoleh pada suhu inkubasi 35 oC dan pH 7, aktivitas urease pada suhu 4 oC masih stabil sampai penyimpanan hari ke 5 dengan nilai aktivitas sisa 58%, dan terdapat empat polipeptida pada F60 dengan berat molekul 10, 23, 32, dan 81 kDa. | Urease is an enzyme that plays an important role as a catalyst for the hydrolysis of urea into ammonia (NH3) and carbon dioxide (CO2). Urease has been widely used to detect urea levels in blood or urine. The urease enzyme has been isolated from beans or legumes, one type of beans or legumes that has the potential as a source of urease is black soybean seeds. The purpose of this study was to extract, fractionate, and characterise the urease enzyme from black soybean seeds. Black soybean seeds were extracted and crude extract of urease enzyme was obtained. The enzyme crude extract was fractionated using ammonium sulphate with different levels of saturation (15, 30, 45, 60%). Fractions with the highest specific activity were characterised including incubation temperature, pH, enzyme volume, storage time at 4 oC, and molecular weight characterisation by SDS-PAGE. This urease enzyme activity test used the Nessler method. The results showed that the highest specific activity was obtained in the fraction with 60% ammonium sulphate saturation level (F60) and a purity level of 3.5 times compared to the crude extract. The characterisation results of F60 showed that the optimum activity was obtained at an incubation temperature of 35 oC and pH 7, urease activity at 4 oC was still stable until day 5 storage with a residual activity value of 58%, and there were four polypeptides in F60 with molecular weights of 10, 23, 32, and 81 kDa. | |
| 39951 | 42316 | A1A019053 | Faktor-Faktor Bauran Pemasaran 7P yang Dipertimbangkan Konsumen dalam Keputusan Pembelian Sayuran Organik di Kota Purwokerto Kabupaten Banyumas | Sayuran organik merupakan salah satu produk dari pertanian organik yang memiliki kandungan lebih baik dibandingkan sayuran non organik. Semakin banyaknya produk sayuran organik di pasaran, membuat produsen harus bersaing untuk menarik konsumen. Salah satu faktor yang bisa diterapkan oleh pelaku usaha adalah penetapan bauran pemasaran. Penelitian ini memiliki tujuan untuk 1) mengetahui karakteristik konsumen, 2) mengetahui faktor bauran pemasaran yang dipertimbangkan konsumen, dan 3) mengetahui variabel yang paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini dilaksanakan di tiga pasar swalayan di Purwokerto antara lain: Hanna Meatshop,Seassons, dan toko onIine Mamamoons pada bulan September 2023. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan 100 responden. Kriteria responden minimal berusia 17 tahun sampai 65 tahun dan rutin membeli sayuran organik minimal dua kali dalam sebulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) karakteristik konsumen sayuran organik di Kota Purwokerto mayoritas berjenis kelamin perempuan, berusia 26-35 tahun, pendidikan terakhir S1/Sederajat, bekerja sebagai pegawai swasta dengan penghasilan per bulan sebesar Rp3.000.001-Rp5.000.000. Mayoritas responden memiliki jumlah keluarga sebanyak empat orang, rata-rata melakukan lebih dari lima kali pembelian dalam sebulan, dan alasan mereka mengonsumsi karena faktor manfaat bagi kesehatan. 2) Faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam keputusan pembelian sayuran organik di Kota Purwokerto terdiri dari faktor tempat/distribusi, faktor promosi, faktor harga, faktor proses, faktor partisipan, faktor produk, dan faktor bukti fisik. 3) Faktor paling dominan yang dipertimbangkan konsumen berdasarkan eigenvalue tertinggi yaitu faktor tempat atau distribusi. | Organic vegetables are one of the products from organic farming which contain better ingredients than non-organic vegetables. The increasing number of organic vegetable products on the market means producers have to compete to attract consumers. One factor that can be applied by business actors is determining the marketing mix. This research aims to 1) find out the characteristics of consumers, 2) find out the marketing mix factors that consumers consider, and 3) find out the variables that most influence purchasing decisions. This research was conducted in three supermarkets in Purwokerto, including: Hanna Meatshop, Seassons, and online store Mamamoons in September 2023. The research method used a survey method with 100 respondents. The criteria for respondents to be at least 17 years to 65 years and regularly buy organic vegetables at least twice a month. The research results show that 1) the characteristics of organic vegetable consumers in Purwokerto City are predominantly female, aged 26-35 years, with a bachelor's degree or equivalent, working as private employees with a monthly income of IDR 3,000,001-IDR 5,000,000. The majority of respondents have a family of four people, on average make more than five purchases a month, and the reason they consume is because of the health benefits. 2) The factors considered in the decision to purchase organic vegetables in Purwokerto City consist of place/distribution factors, promotion factors, price factors, process factors, participant factors, product factors and physical evidence factors. 3) The most dominant factor considered by consumers namely the place or distribution factor. | |
| 39952 | 42312 | L1A019056 | Inventarisasi Rumput Laut Hijau di Pantai Karapyak dan Skrining Potensinya sebagai Antibakteri | Potensi antibakteri dapat ditemukan pada rumput laut hijau karena kandungan senyawa bioaktifnya yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik morfologi, potensi antibakteri, dan kandungan fitokimia chlorophyta yang diperoleh dari Pantai Karapyak terhadap bakteri Escherichia coli. Identifikasi morfologi dan anatomi berdasarkan warna, thallus, dan tipe percabangan dilakukan menggunakan mikroskop. Metabolit sekunder diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol dengan perbandingan 1:30 b/v. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode disc diffusion (Kirby-bauer) dengan konsentrasi ekstrak 10 mg/ml. Skrining fitokimia dilakukan secara kualitatif dengan indikator perubahan warna. Hasil identifikasi morfologi menunjukkan spesies yang ditemukan di Pantai Karapyak meliputi Cladophora catenata, Ulva lactuca, dan Chaetomorpha crassa. Hasil uji antibakteri menunjukkan ketiga ekstrak chlorophyta menunjukan aktivitas antibakteri yang bersifat bakteriostatik lemah terhadap bakteri E. coli. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ketiga ekstrak chlorophyta mengandung senyawa alkaloid, steroid, dan saponin. | The green seaweed exhibited significant antibacterial potential attributed to its rich content of bioactive compounds. This study aimed to assess the morphological characteristics, antibacterial potential, and phytochemical composition of chlorophyta collected from Karapyak Beach against Escherichia coli bacteria. Microscopic analysis was employed for morphological and anatomical identification based on color, thallus, and branching type. Secondary metabolites were extracted through maceration using methanol in a ratio of 1:30 w/v. The disc diffusion method (Kirby-Bauer) was utilized for the antibacterial activity test with an extract concentration of 10 mg/mL. Qualitative phytochemical screening was conducted using color change indicators. Morphological identification results revealed the presence of Cladophora catenata, Ulva lactuca, and Chaetomorpha crassa species on Karapyak Beach. The antibacterial tests indicated weak bacteriostatic activity of the three chlorophyta extracts against E. coli bacteria. Phytochemical screening identified alkaloids, steroids, and saponins in the chlorophyta extracts. | |
| 39953 | 42318 | C1A019046 | Analisis Tingkat Kesiapan Smart City Dalam Dimensi Smart Living (Studi Kasus Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu) | Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Indramayu memenangkan penghargaan dalam pelaksanaan konsep smart city khususnya dalam dimensi smart living berkebalikan dengan salah satu indikator smart city yakni perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam hal penetrasi internet yang didominasi oleh kelompok pendidikan menengah sedangkan masyarakat Kabupaten Indramayu lebih banyak pada kelompok masyarakat yang hanya mengenyam pendidikan dasar. Fakta ini menjadi dasar untuk tujuan penelitian ini yakni mengukur tingkat kesiapan Kabupaten Indramayu dalam pengembangan konsep smart city terutama dalam dimensi smart living. Penelitian ini hanya berfokus pada dimensi smart living dan dilakukan di kabupaten yang cenderung termasuk perkotaan berkembang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner kepada 118 responden dan 10 Organisasi Perangkat Daerah. Penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Indramayu sudah cukup siap dalam menjalankan konsep smart city dalam dimensi smart living. Pengembangan program konkret dan inisiatif dari pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah, sektor swasta, lembaga non-pemerintah, dan masyarakat yang berfokus pada peningkatan mobilitas, layanan kesehatan dan harmoni masyarakat menjadi poin penting penunjang kesiapan Kabupaten Indramayu. | The success of the Indramayu Regency Government in winning awards for implementing the smart city concept, particularly in the dimension of smart living, contrasts with one of the smart city indicators, which is the development of information and communication technology with internet penetration dominated by the secondary education group, while the majority of the population in Indramayu Regency has only received primary education. This fact serves as the basis for the objective of this research, which is to measure the readiness of Indramayu Regency in developing the smart city concept, especially in the dimension of smart living. This research focuses solely on the smart living dimension and is conducted in a region that is considered a developing urban area. The study employs a quantitative method with a descriptive analysis approach. Data collection uses purposive sampling techniques, distributing questionnaires to 118 respondents and 10 Regional Apparatus Organizations. The research indicates that Indramayu Regency is reasonably prepared to implement the smart city concept in the smart living dimension. Concrete program development and initiatives from local government, apparatus organizations, the private sector, non-governmental institutions, and the community focusing on improving mobility, healthcare services, and societal harmony are crucial supporting points for Indramayu Regency's readiness. | |
| 39954 | 44541 | C1C020084 | Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Dana Bagi Hasil, Dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Terhadap Belanja Modal (Studi Kasus Pada Kabupaten Dan Kota Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017-2021) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh: (1) Pendapatan Asli Daerah terhadap Belanaja Modal. (2) Dana Alokasi Umum terhadap Belanja Modal. (3) Dana Alokasi Khusus terhadap Belanja Modal. (4) Dana Bagi Hasil terhadap Belanja Modal. (5) Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran terhadap Belanja Modal. Populasi penelitian ini adalah seluruh pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah tahun 2017-2021.Dasar penelitian menggunakan teori agensi. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah tahun 2017-2021. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini memiliki 175 sampel khususnya pada 35 kabupaten/kota. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis data menggunakan analisis model sutruktrual dengan bantuan software SPSS versi 25, menunjukkan bahwa: kemampuan manajerial dan modal intelektual berpengaruh terhadap profitabilitas; Pendapatan Asli Daerah berpengaruh posittif dan signifikan terhadap Belanja Modal, Dana Alokasi Umum berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja Modal, Dana Alokasi Khusus berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja Modal, Dana Bagi Hasil berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja Modal sementara Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Belanja Modal. | The results aims to determine the influence of: (1) Regional Original Income on Capital Expenditures. (2) General Allocation Funds for Capital Expenditures. (3) Special Allocation Funds for Capital Expenditures. (4) Profit Sharing Funds for Capital Expenditures. (5) Excess Budget Financing Remaining for Capital Expenditures. The population of this research is all district/city governments in Central Java Province in 2017-2021. The basis of the research uses agency theory. The type of data used is secondary data in the form of reports on the realization of Regional Revenue and Expenditure Budgets in 35 districts/cities in Central Java Province for 2017-2021. Samples were taken using the purposive sampling method. This research has 175 samples, especially in 35 districts/cities. Based on the results of testing and data analysis using structural model analysis with the help of SPSS version 25 software, it shows that: managerial ability and intellectual capital influence profitability; Regional Original Income has a positive and significant effect on Capital Expenditures, General Allocation Funds have a positive and significant effect on Capital Expenditures, Special Allocation Funds have a positive and significant effect on Capital Expenditures, Profit Sharing Funds have a positive and significant effect on Capital Expenditures while Remaining Budget Financing has a negative effect and significant to Capital Expenditures. | |
| 39955 | 42317 | E1A019291 | Pembatalan Perkawinan karena Pemalsuan Identitas Akte Cerai | Pembatalan perkawinan merupakan tindakan pengadilan berupa putusan yang menyatakan perkawinan yang dilakukan itu dinyatakan tidak sah. Pembatalan perkawinan dapat dilakukan apabila dalam melaksanakan perkawinan tidak memenuhi syarat sahnya perkawinan sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan serta Kompilasi Hukum Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perkara pembatalan perkawinan karena pemalsuan identitas akte cerai, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan permohonan pembatalan perkawinan karena pemalsuan identitas akte cerai pada Putusan Pengadilan Agama Kabupaten Malang dalam Putusan Nomor: 2447/Pdt.G/2022/PA.Kab.Mlg dan akibat hukum dari dikabulkannya permohonan pembatalan perkawinan berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan jo. Kompilasi Hukum Islam. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa majelis hakim dalam mengabulkan permohonan pembatalan perkawinan karena pemalsuan identitas akte cerai dengan mendasarkan pada Pasal 8 huruf (c) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan dan Pasal 70 Kompilasi Hukum Islam. Menurut peneliti, dalam perkara tersebut terdapat fakta hukum bahwa perkawinan Termohon I dilaksanakan atas dasar pemalsuan identitas akte cerai sehingga perkawinan dibatalkan karena masuk dalam kategori penipuan, hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 27 Ayat 2 UU No. 1 Tahun 1974 jo Pasal 72 Ayat 2 Kompilasi Hukum Islam. Akibat hukum yang ditimbulkan yaitu berakibat terhadap para pihak yaitu antara Termohon I dan Termohon II dianggap tidak pernah melakukan perkawinan atau perkawinan tidak pernah ada, sehingga status mereka kembali seperti semula layaknya sebelum mereka melakukan perkawinan tersebut, hal ini sesuai ketentuan Pasal 28 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan jo. Pasal 74 ayat (2) Kompilasi Hukum Islam. | An annulment of a marriage is a court action in the form of a decision stating that the marriage carried out is declared invalid. Cancellation of a marriage can be carried out if the marriage does not fulfill the requirements for the validity of the marriage as regulated in Law Number 1 of 1974 concerning Marriage and the Compilation of Islamic Law. This research was motivated by the existence of a marriage annulment case due to a marital relationship, as in the case that occurred at the Malang Regency Religious Court in Decision Number: 2447/Pdt.G/2022/PA.Kab.Mlg. The purpose of this study is to understand the legal considerations of judges in This study aims to determine the legal considerations of judges in granting requests for annulment of marriage due to coercion and threats in the Ruling of the Religious Court of Malang Number: 2447/Pdt.G/2022/PA.Kab.Mlg and the legal consequences of the request for annulment of marriage being granted based on Law Number 1 1974 concerning Marriage jo. Islamic Law Compilation. This study uses a normative juridical approach with analytical descriptive research specifications. The data source used is secondary data obtained from literature studies. The data obtained is presented in the form of narrative text using qualitative normative analysis methods. The results of the research and discussion show that the panel of judges granted the request for annulment of marriage due to a marital relationship based on Article 8 letter (c) of Law Number 1 of 1974 concerning marriage and Article 70 of the Compilation of Islamic Law. According to researchers, in this case there is a legal fact that the marriage of Respondent I was carried out on the basis of falsifying identity so that the marriage was annulled because it fell into the category of fraud, this is in accordance with the provisions of Article 27 Paragraph 2 of Law no. 1 of 1974 in conjunction with Article 72 Paragraph 2 Compilation of Islamic Law. The legal consequences that arise are those that affect the parties namely that Respondent I and Respondent II are deemed to have never had a marriage or that the marriage never existed, so that their status returns to what it was before they had the marriage, p. This is in accordance with the provisions of Article 28 of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage jo. Article 74 paragraph (2) Compilation of Islamic Law. | |
| 39956 | 42319 | E1A019012 | TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN TERHADAP KORBAN KECELAKAAN AKIBAT PERBUATAN MELAWAN HUKUM PEKERJA (Studi Putusan Nomor 308/Pdt.G/2020/PN.Jkt.Pst) | Skripsi ini mengenai perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh orang lain, kasus ini berawal dari Tergugat II sedang melakukan perintah pekerjaan dari Tergugat I yang merupakan majikan, menabrak kendaraan sedan dinas Polri No.pol 12789-VII yang mengakibatkan korban jiwa meninggal dunia. Kejadian tersebut menimbulkan kerugian secara materiil dan immateril kepada Penggugat. Penelitian ini bertujuan menganalisa pertimbangan hukum hakim dalam mengkualifisir perbuatan melawan hukum yang dilakuan oleh pekerja/sopir dan tanggung jawab perusahaan terhadap korban kecelakaan akibat perbuatan melawan hukum pekerja dalam putusan Nomor 308/Pdt.G/2020/Pn.Jkt.Pst. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus. Spesifikasi penelitian Deskriptif Analitis.Data bersumber dari data primer, sekunder, tersier. Metode pengumpulan data dengan studi kepustakaan, menggunakan metode analisis yuridis kualitatif. Majelis Hakim dalam putusan pengadilan negeri Jakarta Pusat Nomor 308/Pdt.G/2020/PN.Jkt.Pst, hanya menyebutkan bahwa perbuatan Tergugat II merupakan perbuatan melawan hukum, tidak mengkualifisir perbuatan dengan kriteria perbuatan melawan hukum, perbuatan Tergugat II (Sopir) karena kelalaiannya menabrak suami Penggugat hingga meninggal dunia. Menurut penulis kriteria perbuatan melawan hukum yang terpenuhi adalah melanggar hak subyektif orang lain yaitu hak atas jiwa dan tubuh, selain itu bertentangan juga dengan kewajiban hukum si pembuat yaitu melanggar pasal 310 ayat (1) Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Tanggung jawab perusahaan terhadap korban kecelakaan akibat perbuatan melawan hukum pekerja berdasarkan unsur dalam pasal 1367 ayat (3) KUH Perdata, Majelis Hakim mengabulkan berupa penggantian dalam bentuk uang terhadap berkurangnya kekayaan karena adanya perbuatan melawan hukum sebesar Rp386.107.478,00. atas kerugian materiil yang dialami. | This research was about a wrongful act committed by another person, this case started from Defendant II while carrying out a work of order by Defendant I, who was the boss that crashed a police official vehicle sedan No.Pol 12789-VII, resulting in the death of the victim. The incident caused material and immaterial losses to the plaintiff. This research aims to analyze the legal considerations of judges in qualifying unlawful act that committed by workers/drivers and the company's responsibility to casualty due to illegal acts of workers in Decision Number 308/Pdt.G/2020/Pn.Jkt.Pst. This research used a normative legal approach method with a statute approach and a case approach. Sources of data obtained from primary, secondary and tertiary data. The Data collection methods of this research was used a qualitative juridical analysis methods with literature studies. The Panel of Judges in the Central Jakarta District Court Decision No. 308/Pdt.G/2020/PN.Jkt.Pst, stated that the actions of defendant II was unlawful, it does not qualify as an unlawful acts and the actions of defendant II (driver) due to his negligence hit the plaintiff's husband to death. According to the author, the criteria for unlawful acts that are fulfilled are violating the subjective rights of others, namely the rights to life and body, besides that it is also contrary to the legal obligations of the perpetrator, namely violating Article 310 paragraph (1) of Law No. 22 of 2009 concerning Road Traffic and Transportation. The company's responsibility to accident victims due to unlawful acts of workers based on Article 1367 paragraph (3) of the Civil Code, the panel of judges granted the compensation in form of money for the reduction of wealth due to unlawful acts with the amount of compesation was Rp386.107.478,00. for material losses suffered. | |
| 39957 | 42320 | A1A019089 | MOTIVASI PETANI DALAM BERUSAHATANI PADI ORGANIK (STUDI KASUS DI DESA DAWUHAN, KALISUBE DAN WATUAGUNG KABUPATEN BANYUMAS) | Padi merupakan tanaman yang termasuk komoditas pertanian yang penting untuk kebutuhan pangan pokok, komoditas ekonomis, dan komoditas strategis yang menjadi kekuatan dalam ketahanan pangan nasional. Komoditas padi perlu diberikan perhatian serta penanganan pengembangan yang lebih baik dan inovatif agar ketahanan pangan di Indonesia terjaga. Padi organik merupakan salah satu inovasi pada pertanian organik dan merupakan tanaman padi yang tidak menggunakan bahan-bahan kimia dan pupuk yang bersifat meracuni lingkungan. Desa Dawuhan, Kalisube, dan Watuagung termasuk desa di Kabupaten Banyumas yang saat ini mengembangkan pertanian padi organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) karakteristik petani yang berusahatani padi organik di Desa Dawuhan, Kalisube, dan Watuagung Kabupaten Banyumas, 2) tingkat motivasi petani dalam berusahatani padi organik di Desa Dawuhan, Kalisube, dan Watuagung Kabupaten Banyumas, 3) faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam berusahatani padi organik. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive). Penentuan sampel dalam penelitian dilakukan dengan sampling jenuh atau secara sensus dimana terdapat anggota populasi sebanyak 33 petani semuanya dijadikan sampel. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan 1) karakteristik petani didominasi oleh petani dengan usia 46-60 tahun dengan pendidikan terakhir Sekolah Dasar, memiliki jumlah tanggungan keluarga sebanyak dua orang dengan luas lahan garapan rata-rata 0,08 sampai dengan 0,14 ha dan mayoritas petani responden memiliki lama berusahatani selama 10 tahun, 2) tingkat motivasi petani dalam berusahatani berada pada kategori tinggi berdasarkan rata-rata nilai dari aspek mengorbankan waktu, aspek teknis, aspek sosial, dan aspek ekonomi, 3) faktor internal memberikan pengaruh yang lemah dan faktor eksternal memberikan pengaruh yang kuat terhadap motivasi petani secara parsial. Petani menyatakan bahwa usia, pendidikan terakhir, luas lahan, dan lama berusahatani tidak menjadi hal yang mendasari petani untuk beralih padi usahatani padi organik. Petani menilai adanya peluang pasar dengan peminat yang tinggi, pendampingan dari lembaga pertanian dan mudahnya akses informasi menjadikan alasan petani beralih pada usahatani padi organik. | Rice is a crop that includes agricultural commodities that are important for basic food needs, economic commodities, and strategic commodities that are a strength in national food security. Rice commodities need to be given attention as well as better and innovative development treatments so that food security in Indonesia is maintained. Organic rice is one of the innovations in organic agriculture and is a rice plant that does not use chemicals and fertilizers that are poisonous to the environment. Dawuhan, Kalisube, and Watuagung villages are among the villages in Banyumas Regency that are currently developing organic rice farming. This study aims to determine 1) the characteristics of farmers who cultivate organic rice in Dawuhan, Kalisube, and Watuagung Villages of Banyumas Regency, 2) the level of motivation of farmers in cultivating organic rice in Dawuhan, Kalisube, and Watuagung Villages of Banyumas Regency, 3) factors that influence farmers' motivation in cultivating organic rice. The method used was the case study method. Location selection was done intentionally (purposive). Determination of the sample in the study conducted by saturated sampling or by census where there are members of the population as many as 33 farmers are all sampled. Data analysis methods used are descriptive analysis and path analysis (path analysis). The results of this study indicate 1) farmer characteristics are dominated by farmers with advanced age with the last education of elementary school, have a number of family dependents as many as two people with an average cultivated land area of 0.08 to 0.14 ha and the majority of respondent farmers have farming experience for 10 years, 2) the level of motivation of farmers in farming is in the high category based on the average value of the aspects of sacrificing time, technical aspects, social aspects, and economic aspects, 3) internal factors provide a weak influence and external factors provide a strong influence on the motivation of farmers partially. Farmers stated that age, latest education, land area, and farming experience are not the things that underlie farmers to switch organic rice farming. Farmers assess the existence of market opportunities with high demand, assistance from agricultural institutions and easy access to information make the reason farmers switch to organic rice farming. | |
| 39958 | 42204 | F1D020025 | PEREMPUAN DALAM HIMPITAN SEKSTORSI: Wacana Ancaman Kekerasan Seksual terhadap Kaum Perempuan oleh Narapidana di Akun Twitter @PartaiSocmed | Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan wacana ancaman kekerasan seksual yang dilakukan oleh narapidana dan diunggah di twitter @PartaiSocmed yang menempatkan perempuan dalam himpitan sekstorsi. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan analisis wacana kritis dari Norman Fairclough yang melibatkan penggunan metdoologi linguistik untuk mengungkap cara-cara di mana teks-teks dapat digunakan untuk mempertahankan atau mengubah struktur sosial yang ada, serta bagaimana teks-teks tersebut dapat mempengaruhi pola pikir dan tindakan individu dan masyarakat dan dibingkai dalam perspektif pascastrukturalis yang menggali pemahaman yang lebih dalam mengenai pernyataan yang dikaji dan melihatnya sebagai hasil dari konstruksi sosial yang kompleks, yang dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk kepentingan politik, nilai-nilai, norma sosial, dan perspektif yang beragam serta paradigma konstruktivisme, penelitian tersebut mengungkapkan bahwa ancaman kekerasan seksual oleh narapidana di media sosial tersebut menjadikan perempuan sebagai korban dan sekaligus subjek yang patut disalahkan. Himpitan sekstorsi yang dialami perempuan dalam kasus ini ditandai dengan anggapan perempuan sebagai korban sekaligus penyebab dari tindak kejahatan yang mereka alami adalah karena dianggap lalai atau ceroboh dengan data pribadi mereka yang tersebar secara tidak konsensual di ruang digital. Dari thread (utas) yang berisikan bukti foto dan video yang diunggah oleh akun @PartaiSocmed, terlihat adanya wacana ancaman tindak kekerasan seksual oleh narapidana laki-laki. Hal ini diungkapkan melalui dimensi wacana dan analisis wacana dari dialog yang merespon thread tersebut. Dengan demikian, twitter sebagai media sosial bukan hanya menjadi alat penyebaran ancaman kekerasan seksual tetapi juga menjadi media untuk memahami bagaimana praktik ancaman tersebut memposisikan kaum perempuan dalam himpitan sekstorsi. | This article aims to explain the discourse on threats of sexual violence carried out by prisoners and uploaded on Twitter @PartaiSocmed which places women in the grip of sextortion. By using qualitative methods and Norman Fairclough's critical discourse analysis approach which involves the use of linguistic methodology to reveal the ways in which texts can be used to maintain or change existing social structures, as well as how these texts can influence patterns of thought and action individuals and society and framed in a poststructuralist perspective that explores a deeper understanding of the statements studied and sees them as the result of complex social construction, which is influenced by a number of factors, including political interests, values, social norms, and diverse perspectives as well as constructivist paradigm, this research reveals that threats of sexual violence by prisoners on social media make women both victims and subjects who are to blame. The crush of sextortion experienced by women in this case is characterized by the perception of women as victims and the cause of the crime they experienced was because they were considered negligent or careless with their personal data which was spread non-consensually in the digital space. From the thread containing photo and video evidence uploaded by the @PartaiSocmed account, it can be seen that there is talk of threats of sexual violence by male prisoners. This is expressed through discourse dimensions and discourse analysis of the dialogue responding to the thread. Thus, Twitter as a social media is not only a tool for spreading threats of sexual violence but also a medium for understanding how the practice of these threats positions women in the crush of sextortion. | |
| 39959 | 44542 | C1C020013 | Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Etis Auditor Di Indonesia dengan Kesadaran Etis Sebagai Moderasi | Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan data primer dengan populasi penelitian Auditor Kantor Akuntan Publik di Indonesia. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 90 Auditor yang berasal dari 34 Kantor Akuntan Publik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan analisi regresi linear berganda dan moderated regression analysis (MRA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kecerdasan emosional berpengaruh positif terhadap perilaku etis Auditor. (2) Komitmen profesi berpengaruh positif terhadap perilaku etis Auditor. (3) Equity sensitivity tidak berpengaruh terhadap perilaku etis Auditor. (4) Kesadaran etis memperkuat pengaruh kecerdasan emosional terhadap perilaku etis Auitor. (5) Kesadaran etis tidak memoderasi pengaruh komitmen profesi terhadap perilaku etis Auditor. (6) Kesadaran etis tidak memoderasi pegaruh equity sensitivity terhadap perilaku etis Auditor. Implikasi dari kesimpulan penelitian ini adalah diharapkan dapat meningkatkan perilaku etis melalui pemahaman serta penyempurnaan kode etik profesi. Selain itu membantu Auditor untuk berperan aktif dalam meningkatkan kinerja dan akreditas profesi serta dukungan Kantor Akuntan Publik memiliki dampak positif terhadap pemahaman seta penerapan standar kode etik dan standar professional auditor | This research is a study using primary data with a research population of Public Accounting Firms Auditor’s in Indonesia. The sample in this research was 90 Auditor’s from 34 Public Accounting Firms. The sampling technique used was random sampling. Data analysis in this study used multiple linear regression and moderated regression analysis (MRA). The results of this research show that: (1) Emotional intelligence has a positive effect on Auditor’s ethical behaviour. (2) Professional commitment has a positive effect on Auditor’s ethical behaviour. (3) Equity sensitivity has no effect on Auditor’s ethical behaviour. (4) Ethical awareness strengthens the influence of emotional intelligence on Auditor’s ethical behaviour. (5) Ethical awareness does not moderate the influence of professional commitment on Auditor’s ethical behaviour. (6) Ethical awareness does not moderate the influence of equity sensitivity on Auditor’s ethical behaviour. The implication of this research conclusion is that it is hoped that it can improve ethical behaviour through understanding and improving the professional code of ethics. Apart from that, helping auditor’s to play an active role in improving performance and professional accreditation, as well as the support of the Public Accounting Firms which has a positive impact on the understanding and application of ethical code standard’s and auditor professional standard’s | |
| 39960 | 42315 | F2C021025 | Strategi Consumer Promotion PT. Surya Madistrindo (Subsidiary Of PT. Gudang Garam, Tbk) Area Office Purwokerto di Masa Pasca Pandemi Covid 19 | Di tengah situasi pandemi Covid 19, pemerintah membuat kebijakan yang mengharuskan masyarakat untuk melakukan kegiatannya di rumah dan menjaga jarak sosial (social distancing). Sekalipun saat ini situasi Covid memasuki masa transisi dari pandemi ke endemi, hal ini mengakibatkan penurunan di beberapa sektor usaha, salah satu yang terdampak adalah PT. Surya Madistrindo. PT. Surya Madistrindo adalah satu-satunya Direktorat Penjualan PT Gudang Garam Tbk yang secara legal merupakan satu-satunya penyalur (distributor) dari PT Gudang Garam Tbk. Kegiatan consumer promotion yang rutin dilakukan oleh PT. Surya Madistrindo salah satunya adalah event musik (Micro Event, MIDI Event, Small Event, Medium Event, Big Event, dan Special Event) yang melibatkan banyak khalayak tidak bisa diadakan selama pandemi, yang mana tujuan atau target aktivitas tersebut antara lain meningkatkan awareness, trial maupun membangun Imagery pada konsumen tentang produk Gudang Garam. Dengan dilonggarkannya aturan dari Pemerintah selama pandemi dan memasuki masa pasca pandemi perusahaan masih tetap waspada dalam menjalankan aktivitas marketing. Tujuan penulisan jurnal ini adalah untuk mendeskripsikan langkah strategi yang dilakukan PT. Surya Madistrindo Area Office Purwokerto dalam melakukan consumer promotion sehingga produk Gudang Garam akan tetap dikenal & dikonsumsi oleh khalayak berdasar segmentasinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus dengan pendekatan secara kualitatif. Ada beberapa langkah strategi yang dilakukan oleh PT Surya Madistrindo dalam melakukan consumer promotion, yang pertama adalah mengadakan bakti sosial dengan melibatkan komunitas. Yang kedua adalah penempatan unit promosi Gudang Garam, lalu yang ketiga adalah menambah alokasi pengadaan Media Luar Ruang (Outdoor), Yang keempat adalah menambah outlet investasi (Gudang Garam Strategic Partnership) dengan branding Gudang Garam di beberapa outlet retail, modern market serta di Horecatainment. Kemudian strategi yang terakhir adalah dengan memanfaatkan media sosial. | In the Covid 19 pandemic, the government made a policy requiring people to carry out their activities at home and maintain social distancing. Complaints when the Covid situation entered a transition period from pandemic to endemic resulted in a decline in several business sectors, one of which was practising PT. Surya Madistrindo. PT. Surya Madistrindo is the sole Sales Directorate of PT Gudang Garam Tbk, which legally is the exclusive distributor of PT Gudang Garam Tbk. Regular consumer promotion activities carried out by PT. Surya Madistrindo, one of which is a music event (Micro Event, MIDI Event, Small Event, Medium Event, Big Event, and Special Event) which involves a large audience cannot be held during a pandemic, where the purpose or target of these activities includes increasing awareness, trial as well as building an image for consumers about Gudang Garam products. With the relaxed regulations from the government during the pandemic and entering the post-pandemic period, companies are still vigilant in marketing activities. The purpose of writing this journal is to describe the strategic steps taken by PT. Surya Madistrindo Area Office Purwokerto conducts consumer promotion so that Gudang Garam products will still be known & consumed by audiences based on their segmentation. This study uses a case study research method with a qualitative approach. The strategic steps PT. Surya Madistrindo Area Office Purwokerto takes in conducting consumer promotions, the first of which is to hold social services involving the community. The second is the placement of the Gudang Garam promotion unit. Then the third is increasing the allocation for Outdoor Media (Outdoor) procurement. The fourth is adding investment outlets (Gudang Garam Strategic Partnership) with Gudang Garam branding in several retail outlets, modern markets, and Horecatainment. Then the last strategy is to take advantage of social media. |