Artikelilmiahs

Menampilkan 39.901-39.920 dari 48.907 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3990142274B1A019003Identifikasi Jenis Kelamin Ikan Tawes, Barbonymus gonionotus (Bleeker, 1850) pada Ukuran Benih, Juvenil, dan Dewasa Berdasarkan Karakter MorfologiIkan tawes, Barbonymus gonionotus (Bleeker, 1850) adalah ikan air tawar yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Ikan tawes tidak memiliki karakter dimorfisme seksual, sehingga dapat dilakukan pengamatan karakter seksual sekunder melalui karakterisasi performa morfologi, meristik, dan truss morphometrics dapat digunakan untuk mengidentifikasi jenis kelamin ikan. Akan tetapi, ekspresi karakter morfometrik dan meristik pada ikan berpotensi mengalami perubahan akibat pengaruh faktor lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) apakah performa morfologi, truss morphometics, dan meristik dapat digunakan untuk melakukan identifikasi jenis kelamin ikan tawes pada ukuran benih, juvenil, dan dewasa; (2) mengetahui karakter pembeda jenis kelamin ikan tawes pada ukuran benih, juvenil, dan dewasa; (3) mengetahui apakah terdapat perbedaan karakter morfologi antara ikan tawes jantan dan betina pada ukuran benih, juvenil, dan dewasa. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling. Sampel ikan tawes ukuran benih (5,6-7 cm), juvenil (12-16 cm), dan dewasa (17,5-23 cm) diambil dari kolam budi daya milik petani ikan di Kelurahan Sumampir. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa karakter meristik yang dapat digunakan sebagai pembeda jenis kelamin ikan tawes juvenil adalah jumlah sisik linea lateralis. Karakter truss morphometrics ikan betina ukuran benih memiliki jarak A1 yang lebih pendek dibandingkan dengan ikan jantan dan A5 pada ikan betina lebih panjang daripada jantan. Ikan tawes betina ukuran juvenil memiliki jarak truss A1, A6, B4, B6, B8, C3, C4, C6, dan D3 yang lebih besar daripada jantan. Ikan tawes betina ukuran dewasa memiliki jarak truss A1, A3, dan A4 yang lebih besar daripada jantan. Semua karakter meristik berbeda pada ketiga ukuran ikan tawes kecuali pada karakter jari-jari sirip dorsal dan anal. Karakter truss yang menunjukkan perbedaan pada ketiga kelompok ukuran adalah semua karakter truss kecuali D5.Java barb, Barbonymus gonionotus (Bleeker, 1850) is a freshwater fish that is widely cultivated in Indonesia. Tawes fish do not have sexual dimorphism character, so it can be observed secondary sexual character through morphological performance characterization, meristik, and truss morphometrics can be used to identify the sex of fish. However, the expression of morphometric and meristic characters in fish has the potential to change due to the influence of environmental factors. The purpose of this study was to determine (1) whether the morphological performance, truss morphometics, and meristik can be used to identify the sex of tawes fish on the size of seed, juvenile, and adult; (2) determine the distinguishing character of the sex of tawes fish on the size of seed, juvenile, and adult; (3) determine whether there are differences in morphological characters between male and female tawes fish on the size of seed, juvenile, and adult. The research method used is a survey with sampling techniques in the form of purposive sampling. Tawes fish samples of seed size (5.6-7 cm), juveniles (12-16 cm), and adults (17.5-23 cm) were taken from fish farming ponds owned by fish farmers in Sumampir Village. The results showed that the meristic character that can be used as a sex differentiator of juvenile tawes fish is the number of scales linea lateralis. Truss morphometrics character female fish seed size has a shorter A1 distance compared to male fish and A5 in female fish is longer than male. Juvenile size female tawes fish have A1, A6, B4, B6, B8, C3, C4, C6, and D3 Truss distances larger than males. Adult-sized female tawes fish have A1, A3, and A4 truss distances that are larger than males. All meristic characters differ in all three sizes of tawes except for the dorsal and anal fin radius characters. Truss characters that show differences in the three size groups are all truss characters except D5.
3990242275D1A019034TINGKAT KEPUASAN PETERNAK PADA USAHA PETERNAKAN
SAPI POTONG DI KABUPATEN BANYUMAS
Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan, lama beternak, dan jumlah ternak terhadap tingkat kepuasan peternak pada usaha peternakan sapi potong di Kabupaten Banyumas berdasarkan pendapatan dan akses informasi. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei. Penentuan jumlah sampel responden menggunakan rumus slovin dengan margin of error 10% dengan total responden sebanyak 81 orang. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi logistik. Hasil analisis deskriptif menunjukkan sebagian besar peternak telah menempuh pendidikan tamat sekolah dasar (55,55%), lama beternak < 10 tahun (50,61%), dan jumlah ternak < 5 ekor (74,07%). Tingkat kepuasan peternak pada kategori tidak puas (72,83%) dan puas (27,16%). Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa tingkat pendidikan (0,006) berpengaruh nyata terhadap tingkat kepuasan peternak, sedangkan lama beternak (0,131) dan jumlah ternak (0,599) tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat kepuasan peternak.The study aimed to analyze the effect of education, length of farming, and number of livestock on the satisfaction level of beef cattle farmers in Banyumas Regency based on income and access to information. The research was conducted using the survey method. The sample size was determined using the Slovin formula with a margin of error of 10% with a total of 81 respondents. Data analysis used descriptive analysis and logistic regression analysis. The results of descriptive analysis showed that most farmers had completed primary school (55.55%), farming duration <10 years (50.61%), and number of livestock <5 heads (74.07%). Farmers' satisfaction level was in the dissatisfied (72.83%) and satisfied (27.16%) categories. The results of logistic regression analysis showed that the level of education (0.006) had a significant effect on the level of satisfaction of farmers, while the length of farming (0.131) and the number of livestock (0.599) had no significant effect on the level of satisfaction of farmers.
3990342278L1A019013Studi Pendugaan Pencemaran Organik Waduk Penjalin Berdasarkan Indeks Saprobik dan Trophic State Index (TSI) FitoplanktonWaduk penjalin merupakan waduk yang berada di Kabupaten Brebes. Pemanfaatan waduk penjalin oleh warga sekitar dapat mempengaruhi kualitas air waduk. Perubahan kualitas perairan dapat ditinjau dari kelimpahan dan komposisi fitoplankton karena fitoplankton dapat dijadikan sebagai bioindikator untuk mengevaluasi kualitas dan tingkat pencemaran suatu perairan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui nilai kelimpahan, keanekaragaman, dan dominansi fitoplankton serta mengetahui tingkat pencemaran organik berdasarkan indeks saprobik dan trophic state index (TSI) fitoplankton. Pengambilan sampel dilakukan pada 9 stasiun yang dilakukan pada bulan Desember 2022. Kelimpahan fitoplankton di Waduk Penjalin yang paling melimpah adalah dari divisi Dinophyta. Indeks keanekaragaman fitoplankton berkisar antara 0,70 – 1,40 dengan rata – rata 1,17 yang tergolong keanekaragaman sedang. Indeks dominansi fitoplankton berkisar antara 0,32 – 0,66 dengan rata – rata 0,42 yang tergolong dominansi sedang. Nilai indeks saprobik -0,2 – 0,7 dengan kategori tercemar sedang. Sedangkan nilai Trophic State Index yaitu -0,9 – 0 dengan kategori tercemar sedang hingga berat. Dengan demikian pencemaran di Waduk Penjalin tergolong pencemaran sedang hingga berat yang menunjukan bahwa Waduk Penjalin perlu diadanya pemantauan kualitas air secara berkala supaya Waduk Penjalin masih dapat untuk tempat hidup yang baik bagi organisme.Penjalin Reservoir is a reservoir in Brebes Regency. The use of the Penjalin reservoir by local residents can affect the quality of the reservoir water. Changes in water quality can be seen from the abundance and composition of phytoplankton because phytoplankton can be used as a bioindicator to evaluate the quality and level of pollution in waters. This research was conducted with the aim of determining the abundance, diversity and dominance of phytoplankton as well as determining the level of organic pollution based on the saprobic index and trophic state index (TSI) of phytoplankton. Sampling was carried out at 9 stations in December 2022. The most abundant phytoplankton in Penjalin Reservoir is from the Dinophyta division. The phytoplankton diversity index ranges from 0.70 – 1.40 with an average of 1.17 which is classified as medium diversity. The phytoplankton dominance index ranges from 0.32 – 0.66 with an average of 0.42 which is classified as moderate dominance. The saprobic index value is -0.2 – 0.7 with the moderately polluted category. Meanwhile, the Trophic State Index value is -0.9 – 0 with the moderate to heavily polluted category. Thus, the pollution in the Penjalin Reservoir is classified as moderate to heavy pollution, which shows that the Penjalin Reservoir needs regular water quality monitoring so that the Penjalin Reservoir can still be a good place to live for organisms.
3990442279K1C019025Simulasi Penentuan Spektrum dan Jejak Partikel Sinar-X Serta Penentuan Dosis Radiasi Menggunakan Program PHITSSimulasi Penentuan Spektrum dan Jejak Partikel Sinar-X Serta Penentuan Dosis Radiasi Menggunakan Program PHITSSinar-X merupakan gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang yang sangat pendek, sehingga memilik daya tembus yang tinggi. Sinar-X sering digunakan dalam dunia medis salah satunya yaitu radiodiagnosis. Meskipun begitu, perlu adanya upaya proteksi untuk terhindar dari resiko. Salah satu faktor penting dalam mengelola sinar-X yang baik adalah dosis radiasi aman yang tidak melebihi batas standar BAPETEN yang dapat ditentukan berdasarkan arus dan tegangannya. Pada kesempatan kali ini, dilakukan studi untuk menentukan variasi arus dan tegangan yang menghasilkan dosis radiasi yang aman dengan metode simulasi menggunakan program PHITS dengan melakukan visualisasi model mencakup seperti kepala dan badan pesawat sinar-X, meja, absorber, dan phantom air. Kemudian menentukan spektrum sinar-X untuk mengetahui pola sinar-X karakteristik dan sinar-X Bremsstrahlung serta menentukan jejak sinar-X untuk mengetahui interaksi foton mulai dari sumber sampai ke phantom air dengan tujuan untuk memastikan bahwa simulasi berjalan sesuai rencana dengan menggunakan besaran fisis tally track. Penentuan variasi tegangan dan arus dilakukan dengan menggunakan tally track yang dikonversi menjadi dosis radiasi menggunakan koefisien konversi dosis untuk foton sinar-X sehingga diperoleh variasi tegangan dan arus yang menghasilkan dosis dibawah batas aman yaitu sebesar 90 kV-50 mA, 80 kV-80 mA, 80 kV-70 mA, 80 kV-60 mA, 80 kV-50 mA, 70 kV-80 mA, 70 kV-70 mA, 70 kV-60 mA, 70 kV-50 mA, 60 kV-80 mA, 60 kV-70 mA, 60 kV-60 mA, dan 60 kV-50 mA.X-rays are electromagnetic waves with a very short wavelength, so they have high penetrating power. X-rays are often used in the medical world, one of which is radiodiagnosis. Even so, there needs to be protective measures to avoid risks. One of the important factors in managing good X-rays is a safe radiation dose that does not exceed BAPETEN standard limits which can be determined based on the current and voltage. On this occasion, a study was carried out to determine current and voltage variations that produce a safe radiation dose using a simulation method using the PHITS program by visualizing models including the X-ray head and fuselage, table, absorber and water phantom. Then determine the X-ray spectrum to determine the characteristic X-ray pattern and Bremsstrahlung X-rays and determine the X-ray trace to determine the interaction of photons from the source to the water phantom with the aim of ensuring that the simulation goes according to plan using physical quantities tally track . Determination of voltage and current variations is carried out using a tally track which is converted into radiation dose using the dose conversion coefficient for X-ray photons so that voltage and current variations are obtained which produce doses below the safe limit, namely 90 kV-50 mA, 80 kV-80 mA, 80 kV-70 mA, 80 kV-60 mA, 80 kV-50 mA, 70 kV-80 mA, 70 kV-70 mA, 70 kV-60 mA, 70 kV-50 mA, 60 kV-80 mA, 60 kV -70 mA, 60 kV-60 mA, and 60 kV-50 mA.
3990544535J1C018059Analisis Agresivitas Kelompok Tekkadan dalam Serial Anime Kidou Senshi Gundamu: Tekketsu no OrufenzuPenelitian ini berjudul Analisis Agresivitas Kelompok Tekkadan dalam Serial Anime
Kidou Senshi Gundamu: Tekketsu no Orufenzu. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan perilaku agresivitas yang dilakukan oleh kelompok Tekkadan dalam
serial anime Kidou Senshi Gundamu: Tekketsu no Orufenzu. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori agresivitas dari Leonardo Berkowitz. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak catat. Data penelitian berupa kata, frasa, dan gambar perilaku tokoh yang menunjukkan perilaku agresif. Sumber data pada penelitian ini adalah anime Kidou Senshi Gundamu: Tekketsu no Orufenzu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 12 data terdiri atas: 4 perilaku agresivitas fisik, 4 perilaku agresivitas verbal, 3 sikap dan perilaku mengancam, dan 1 reaksi emosional yang eksplosif. Berdasarkan hasil analisis terhadap seluruh data, dapat disimpulkan bahwa perilaku agresif yang banyak muncul pada sumber data adalah agresivitas fisik dan agresivitas verbal dikarenakan anime tersebut menceritakan tentang peperangan.
The entitle of this research is Analysis of Tekkadan Group Aggressiveness in the
Anime Series Kidou Senshi Gundamu: Tekketsu no Orufenzu. This study aims to
describe the aggressiveness behavior carried out by the Tekkadan group in the
anime series Kidou Senshi Gundamu: Tekketsu no Orufenzu. The theory used in
this research is Leonardo Berkowitz's theory of aggressiveness. The research
method used is descriptive qualitative with the data collection technique of simak
catat. Research data in the form of words, phrases, and images of character
behavior that shows aggressive behavior. The data source in this research is the
anime Kidou Senshi Gundamu: Tekketsu no Orufenzu. The results of this study
indicate that there are 12 data consisting of: 4 physical aggressiveness behaviors,
4 verbal aggressiveness behaviors, 3 threatening attitudes and behaviors, and 1
explosive emotional reaction. Based on the results of the analysis of all data, it can
be concluded that the aggressive behavior that appears a lot in the data source is
physical aggressiveness and verbal aggressiveness because the anime tells about
warfare.
3990642332D1A019108PENGARUH JENIS DAN DOSIS PUPUK PADA TANAMAN RAMI PERIODE VEGETATIF TERHADAP BOBOT DAUN SEGAR SERTA IMBANGAN DAUN DAN BATANGPenelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian jenis dan dosis pupuk yang berbeda pada tanaman rami (Boehmeria NiveaL. Gaud) periode vegetatif adalah petak tanaman seluas 3m x 3m, 945 stek tanaman rami, pupuk kandang dari kotoran sapi sebanyak 300 ton/ha dan urea dan NPK masing-masing sebanyak 54 g/petak, 108 g/petak, dan 162 g/petak. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) pola searah dengan 7 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan terdiri dari P1: tanpa pemupukan; P2: Urea 75kg/ha; P3: Urea 150 kg/ha; P4: Urea 225kg/ha; P5: NPK 75kg/ha; P6: NPK 150 kg/ha; P7: NPK 225kg/ha. Rataan bobot daun segar tanaman rami (kg/petak) sebesar P1: 8.01±0.178, P2: 11.9±0.289,P3: 17.3±0.307,P4: 15.54±0.293,P5: 11.98±0.328, P6: 18.54±0.283, dan P7: 15.28±0.254 dan rataan imbangan daun dan batang sebesar P1: 0.95±0.025,P2: 0.83±0.112,P3: 0.72±0.024,P4: 1.32±0.031,P5: 0.99±0.02,P6: 0.84±0.023,dan P7: 0.83±0.018. Hasil uji BNJ menunjukkan pengaruh pupuk urea dan NPK berbagai dosis berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot daun segar serta imbangan daun dan batang. Pemberian NPK 150 kg/ha (P6) adalah pemberian terbaik terhadap bobot daun segar dan urea 225 kg/ha (P4) adalah pemberian terbaik terhadap imbangan daun dan batang.This research aims to determine the effect of applying different types and doses of fertilizers to ramie plants (Boehmeria NiveaL. Gaud) vegetative period planted in lowlands (100 meters above sea level) on fresh leaf weight and leaf and stems ratio. The material used in the research was a plant plot area of 3m x 3m, 945 cuttings of ramie plants, 300 tons/ha organic fertilizer from cow feces and 54 g/plot, 108 g/plot, and 162 g/plot of urea and NPK. The research was carried out experimentally with a completely randomized design (CRD) with 7 treatments and 5 replications. Treatment consisted of P1: without fertilization; P2: Urea 75kg/ha; P3: Urea 150 kg/ha; P4: Urea 225kg/ha; P5: NPK 75kg/ha; P6: NPK 150 kg/ha; P7: NPK 225kg/ha. The average weight of fresh leaves of ramie plants (kg/plot) is P1: 8.01±0.178,P2: 11.9±0.289,P3: 17.3±0.307,P4: 15.54±0.293,P5: 11.98±0.328, P6: 18.54±0.283, and P7: 15.28±0.254 and the average ratio of leaves and stems is P1: 0.95±0.025,P2: 0.83±0.112,P3: 0.72±0.024,P4: 1.32±0.031,P5: 0.99±0.02,P6: 0.84±0.023, and P7: 0.83 ± 0.018. The BNJ test results showed that various doses of urea and NPK fertilizer had a significant effect (P<0.05) on fresh leaf weight and leaf and stem ratio. NPK 150 kg/ha (P6) is the best application for fresh leaf weight and urea 225 kg/ha (P4) is the best for leaf and stem ratio.
3990742281J0B020028PEMBUATAN BROSUR PROMOSI PARIWISATA BERBAHASA MANDARIN UNTUK MENINGKATKAN MINAT KUNJUNGAN WISATAWAN TIONGKOK DI MUSEUM SENI
RUPA DAN KERAMIK JAKARTA
Laporan praktik kerja ini berjudul "Pembuatan Brosur Promosi Pariwisata
Berbahasa Mandarin Untuk Meningkatkan Minat Kunjungan Wisatawan
Tiongkok di Museum Seni Rupa Dan Keramik Jakarta".
Kegiatan praktik kerja dilaksanakan di Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta, pada tanggal 5 September 2022 hingga 28 Februari 2023. Tujuan dilaksanakannya praktik kerja
ini adalah menarik wisatawan Tiongkok untuk berkunjung melalui brosur yang disebarluaskan melalui media cetak. Hal ini dilatarbelakangi karena adanya kendala yaitu belum tersedianya brosur berbahasa Mandarin di Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta sehingga menyebabkan kurang tersebar luasnya informasi Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta. Metode pengumpulan informasi dan data yang digunakan adalah metode observasi, metode wawancara, pendekatan tinjauan pustaka dan metode jelajah internet. Pada proses penerjemahan, penulis menggunakan metode penerjemahan komunikatif dan
teknik deskripsi. Dengan menggunakan metode tersebut wisatawan Tiongkok diharapkan dapat menerima dan memahami informasi mengenai Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta dengan lebih mudah. Hasil dari laporan praktik kerja ini adalah tersedianya brosur promosi pariwisata berbahasa Mandarin di Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta untuk meningkatkan minat kunjungan wisatawan Tiongkok.
Kata Kunci: brosur, metode penerjemahan komunikatif Museum, pariwisata, promosi, teknik deskripsi
This article is entitled "Creating Tourism Promotion Brochures in Mandarin to Increase Interest in Visiting Chinese Tourists at the Jakarta Fine Arts and Ceramics Museum".
The purpose of this research is to produce tourism promotional brochures in Mandarin. This is due to an obstacle, namely the unavailability of Chinese language brochures at the Jakarta Fine Arts and Ceramics Museum, resulting in less widespread information about the Jakarta Fine Arts and Ceramics Museum. The authors need a data collection method to complete information about the investment potential and opportunities of Banyumas, the method used to collect data is observation, interview, literature study, and internet browsing. In the translation process, the authors use the communicative translation method. By using the communicative method, the translation results are adapted to the target language grammatically. Besides, the author also uses descriptive translation techniques in the translation process, so that Chinese tourists will more easily understand the contents of this promotional brochure. The results of this research are promotional brochures in Mandarin about the promotion of arts and culture to increase the interest of Chinese tourists in the Jakarta Fine Arts and Ceramics Museum.
Keywords: brochure, Museum communicative translation method, tourism, promotion, description techniques
3990842283B1A019016KOMPOSISI DAN KEPADATAN LALAT FILTH FLY PADA SEGMENTASI KOMERSIAL DI
KOTA PURWOKERTO
Lalat merupakan salah satu jenis serangga hama permukiman dan vektor penyakit yang kehadirannya mengganggu pada segmentasi komersial seperti restoran, cafe, hotel dan pusat perbelanjaan. Pada segmentasi komersial biasanya lalat banyak dijumpai di area tempat pembuangan sampah, dapur maupun daerah yang sering dikunjungi oleh manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi dan kelimpahan lalat filth fly pada segmentasi komersial di Kota Purwokerto.
Metode yang digunakan yaitu survey dengan teknik sampling secara purposive sampling. Lokasi sampling pada delapan segmentasi komersial yang beroperasi di Kota Purwokerto. Variabel yang diamati yaitu komposisi dan kepadatan lalat filth fly dengan parameter meliputi jenis lalat filth fly, kelimpahan serta indeks populasi lalat filth fly. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan sticky trap dan insect light trap, sedangkan untuk menghitung indeks populasi digunakan flygrill. Data dianalisis menggunakan indeks keragaman Shannon Wiener menggunakan software PAST 4 sedangkan data kepadatan dianalisis menggunakan indeks populasi.
Hasil penelitian didapatkan jenis lalat filth fly yang terdapat pada segmentasi komersial di Kota Purwokerto terdiri dari lalat hijau (Lucilia. sericata), lalat rumah (Musca. domestica) dan lalat daging (Sarcophaga haemorrhoidalis). Komposisi dan kepadatan lalat filth fly pada segmentasi komersial di Kota Purwokerto didapatkan nilai rata-rata jumlah lalat filth fly yang terperangkap diketahui bahwa M. domestica memiliki rerata tertinggi. Indeks keragaman tergolong sedang, indeks dominansi tergolong tinggi dan indeks kemerataan tergolong tinggi pada segmentasi komersial di Kota Purwokerto yang dianalisis menggunakan software PAST 4. Indeks populasi tertinggi terdapat pada lokasi Pasar H sedangkan Pusat Perbelanjaan A, Hotel B, Hotel C, Pasar F tergolong sedang dan Hotel D, Hotel E, dan Pasar G tergolong rendah.
Flies are one type of residential insect pests and disease vectors whose presence is disturbing in commercial segments such as restaurants, cafes, hotels and shopping centers. In commercial segmentation, flies are usually found in garbage disposal areas, kitchens and areas frequented by humans. The purpose of this study was to determine the composition and abundance of filth fly in commercial segmentation in Purwokerto City.
The method used was survey with purposive sampling technique. Sampling locations in eight commercial segmentations operating in Purwokerto City. The variables observed were the composition and density of filth fly with parameters including the type of filth fly, abundance and population index of filth fly. Sampling was done using sticky trap and insect light trap, while to calculate the population index, flygrill was used. Data were analyzed using Shannon Wiener diversity index using PAST 4 software while density data were analyzed using population index.
The results showed that the types of filth fly found in commercial segmentation in Purwokerto City consisted of green fly (Lucilia sericata), house fly (Musca domestica) and meat fly (Sarcophaga haemorrhoidalis). The composition and density of filth flies in the commercial segmentation in Purwokerto City obtained the average value of the number of filth flies trapped known that M. domestica has the highest average. The diversity index was medium, the dominance index was high and the evenness index was high in the commercial segmentation in Purwokerto City analyzed using PAST 4 software. The highest population index was found in Market H location while Shopping Center A, Hotel B, Hotel C, Market F were medium and Hotel D, Hotel E, and Market G were low.
3990942284A1F019069Pendugaan Umur Simpan Pie Carica dengan Metode Akselerasi Berdasarkan Pendekatan Kadar Air KritisPenelitian ini bertujuan untuk menduga umur simpan produk pie carica dengan menggunakan dua kemasan berbeda yaitu plastik Polypropylene dan aluminium foil dengan metode akselerasi berdasarkan pendekatan kadar air kritis. Pie carica merupakan inovasi dari buah carica yang berasal dari daerah Dataran Tinggi Dieng dan belum diketahui umur simpannya. Umur simpan produk merupakan salah satu informasi yang wajib dicantumkan oleh produsen pada kemasan produk pangan. Oleh karena itu diperlukan suatu cara yang cepat, mudah, dan dengan akurasi yang tinggi yaitu dengan menggunakan pendekatan kadar air kritis. Variabel yang diamati meliputi kadar air awal produk, kadar ari kritis, kadar air kesetimbangan, kemiringan kurva sorpsi isotermis, permeabilitas uap air kemasan, luas permukaan kemasan, berat produk yang dikemas (g padatan), dan tekanan uap air jenuh (mmHg). Data yang diperoleh dihitung dengan menggunakan aplikasi ms. Excel kemudian data tersebut dimasukkan ke dalam persamaan model Bell dan Labuza. Hasil penelitian menunjukkan umur simpan pie carica pada RH 75% dengan kemasan alumunium foil adalah 48 hari dan dengan kemasan plastik polipropilena adalah 27 hari. Umur simpan carica pie pada RH 80% dengan kemasan alumunium foil adalah 44 hari dan dengan kemasan plastik polipropilen adalah 25 hari. Umur simpan carica pie pada RH 85% dengan kemasan alumunium foil adalah 41 hari dan dengan kemasan plastik polipropilena adalah 23 hari.This research aims to estimate the shelf life of Carica Pie products using two different packages, namely polypropylene plastic and aluminium foil with an accelerated method based on the critical water content approach. Carica Pie is an innovation from carica fruit which comes from the Dieng Plateu area and its shelf life is not yet known. Product shelf life is one of the pieces of information that manufacturers must include on food product packaging. Therefore, a method is needed that is fast, easy, and close to the actual shelf life, namely by using a critical water content approach. The variables observed include the initial water content of the product (g H2O/g solids), critical water content (g H2O/g solids), equilibrium water content (g H2O/g solids), slope of the isothermic sorption curve, vapor permeability constant bottled water (g/m2.day.mmHg), packaged surface area (m2), dry weight of packaged product (g solids), saturated water vapor pressure (mmHg). The data obtained is calculated using the Ms. Excel application then put the data into the Bell and Labuza model equations. The results showed that the shelf life of pie carica at 75% RH with aluminium foil packaging is 48 days and with polypropylene plastic packaging is 27 days. The shelf life of carica pie at RH 80% with aluminium foil packaging is 44 days and with polypropylene plastic packaging is 25 days. The shelf life of carica pie at 85% RH with aluminium foil packaging is 41 day and with polypropylene plastic packaging is 23 day.
3991042285C1A020068Analisis Faktor yang Mempengaruhi Ketahanan Pangan di Sepuluh Provinsi Penghasil Padi Tertinggi di IndonesiaPenelitian ini menganalisis faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan di sepuluh provinsi penghasil padi tertinggi di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh PDRB per kapita, harga beras, migrasi masuk, dan luas panen padi terhadap ketahanan pangan di sepuluh provinsi penghasil padi tertinggi di Indonesia tahun 2022 dengan menggunakan proksi rasio ketersediaan beras. Penelitian ini dilakukan menggunakan analisis data panel dengan model yang terpilih model fixed effect. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa secara bersama-sama variabel PDRB per kapita, harga beras, migrasi masuk, dan luas panen padi berpengaruh signifikan terhadap rasio ketersediaan beras. Secara parsial variabel PDRB per kapita berpengaruh negatif dan signifikan terhadap rasio ketersediaan beras, variabel harga beras berpengaruh negatif dan signifikan terhadap rasio ketersediaan beras, variabel migrasi masuk tidak signifikan terhadap rasio ketersediaan beras, dan variabel luas panen berpengaruh positif dan signifikan terhadap rasio ketersediaan beras. Implikasi dari kesimpulan dalam penelitian ini, yaitu diperlukan upaya pemerintah dalam menumbuhkan kesadaran diversifikasi bahan pangan, menggencarkan kebijakan kebijakan ceilling price guna melindungi konsumen dan floor price untuk produsen atau petani, serta mengoptimalkan lahan pertanian padi, dan mendukung perlindungan lahan pertanian guna meningkatkan produktivitas padi.This study analyzes factors affecting food security in the ten highest rice-producing provinces in Indonesia. The purpose of this study is to analyze the effect of GDP per capita, rice prices, in-migration, and rice harvest area on food security in the ten highest rice-producing provinces in Indonesia in 2022 using a proxy rice availability ratio. This research was conducted using panel data analysis with a selected fixed effect model. Based on the results of research and data analysis, it was concluded that together the GDP variability per capita, rice prices, in-migration, and rice harvest area have a significant effect on the rice availability ratio. Partially, the GDP per capita variable has a negative and significant effect on the rice availability ratio, the rice price variable has a negative and significant effect on the rice availability ratio, the in-migration variable is not significant on the rice availability ratio, and the harvest area variable has a positive and significant effect on the rice availability ratio. The implication of the conclusions in this study is that government efforts are needed to foster awareness of food diversification, intensify price policy to protect consumers and producers or farmers, as well as optimize rice agricultural land, and support agricultural land protection to increase rice productivity.
3991142286D1A019089KONSUMSI AIR MINUM, FREKUENSI NAFAS DAN SUHU REKTAL DOMBA PRIANGAN YANG DIBERI PAKAN Indigofera sp. BENTUK HAY DENGAN TAMBAHAN PROBIOTIKDAVID DWI FEBRIYAN. Skripsi dengan judul “KONSUMSI AIR MINUM, FREKUENSI NAFAS DAN SUHU REKTAL DOMBA PRIANGAN YANG DIBERI PAKAN Indigofera sp. BENTUK HAY DENGAN TAMBAHAN PROBIOTIK” bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian Indigofera sp. bentuk hay yang ditambah probiotik terhadap konsumsi air minum, frekuensi nafas, dan suhu rektal domba Priangan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga Agustus 2023, bertempat di Kafilah Farm Desa Karangklesem, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental Rancangan Bujur Sangkar Latin dengan 3 periode dengan 3 perlakuan dan 9 kali ulangan (jumlah hari), serta menggunakan 3 ekor domba Priangan jantan. Perlakuan yang diberikan yaitu A = 20% kangkung kering : 30% konsentrat : 50% Indigofera sp. bentuk hay tanpa probiotik, B = A + probiotik 2% dari BK ransum, C = A + probiotik 4% dari BK ransum. Pemberian air minum secara ad libitum terukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan konsumsi air minum untuk A, B, dan C masing-masing 3,83 + 2,91 l/ekor/hari, 3,2 + 1,86 l/ekor/hari, 3,3 + 1,86 l/ekor/hari. Rataan frekuensi nafas untuk A, B, dan C masing-masing 47,6 + 8,32 kali/menit, 45,3 + 5,50 kali/menit, 40,6 + 5,13 kali/menit. Rataan suhu rektal untuk A, B, dan C masing-masing 38,73 + 0,11 0C, 38,60 + 0,10 0C, 38,63 + 0,11 0C. Berdasarkan hasil analisis variansi menunjukkan bahwa pemberian Indigofera sp. bentuk hay dengan tambahan probiotikmemberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi air minum, frekuensi nafas, dan suhu rektal domba Priangan. Pemberian probiotik sampai pada level 4% dari BK ransum tidak memberikan pengaruh nyata terhadap konumsi air minum, frekensi nafas dan suhu rektal domba Priangan, akan tetapi menunjukkan trend yang menurun pada frekuensi nafas domba walau tidak sampai pada kondisi normal. Penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian probiotik sampai pada level 4% dari BK ransum memberikan respon yang relatif sama terhadap konumsi air minum, frekensi nafas dan suhu rektal domba Priangan.DAVID DWI FEBRIYAN. Thesis with the title "DRINKING WATER CONSUMPTION, RESPIRATORY FREQUENCY AND RECTAL TEMPERATURE OF PRIANGAN SHEEP FOODED WITH Indigofera sp. HAY-SHAPED WITH PROBIOTIC ADDITIVES" aims to examine the effect of giving Indigofera sp. hay-shaped added with probiotics on drinking water consumption, respiratory frequency, and rectal temperature of Priangan sheep. The research was conducted from June to August 2023, at Kafilah Farm, Karangklesem Village, South Purwokerto District, Banyumas Regency. The research was conducted using the experimental method of Latin Square Design with 3 periods with 3 treatments and 9 replications (number of days), and using 3 male Priangan sheep. The treatments given were A = 20% dried kale: 30% concentrate: 50% Indigofera sp. hay-shaped without probiotics, B = A + probiotics 2% of ration BK, C = A + probiotics 4% of ration BK. Drinking water was provided ad libitum and measured. The results showed that the average drinking water consumption for A, B, and C were 3.83 + 2.91 l/head/day, 3.2 + 1.86 l/head/day, 3.3 + 1.86 l/head/day, respectively. Mean respiratory frequency for A, B, and C were 47.6 + 8.32 times/minute, 45.3 + 5.50 times/minute, 40.6 + 5.13 times/minute respectively. The mean rectal temperature for A, B, and C were 38.73 + 0.11 0C, 38.60 + 0.10 0C, 38.63 + 0.11 0C, respectively. Based on the results of the analysis of variance showed that the provision of Indigofera sp. hay-shaped with additional probiotics gave a different effect not significantly (P>0.05) on drinking water consumption, respiratory frequency, and rectal temperature of Priangan sheep. The provision of probiotics up to the level of 4% of the ration BK did not have a significant effect on drinking water consumption, respiratory frequency and rectal temperature of Priangan sheep, but showed a downward trend in the frequency of sheep respiratory although not up to normal conditions. The study can be concluded that the provision of probiotics up to the level of 4% of the ration BK provides a relatively similar response to drinking water consumption, respiratory frequency and rectal temperature of Priangan sheep.
3991242280J0B020011Pembuatan Buklet Berbahasa Mandarin Di Museum Sonobudoyo Yogyakarta Dengan Metode Komunikatif

Laporan praktik kerja ini berjudul "Pembuatan Buklet Berbahasa Mandarin di Museum Sonobudoyo Yogyakarta dengan Metode Penerjemahan Komunikatif". Kegiatan praktik kerja dilaksanakan selama enam bulan yaitu pada tanggal 1 Oktober 2022 hingga 31 Maret 2023 di Museum Sonobudoyo Yogyakarta. Tujuan dilaksanakannya praktik kerja ini adalah untuk membuat buklet berbahasa Mandarin pada Museum Sonobudoyo Yogyakarta dengan desain menarik yang memudahkan pengunjung berbahasa Mandarin dalam memperoleh informasi museum. Dengan belum tersedianya buklet yang dibutuhkan oleh pengunjung berbahasa Mandarin dalam mendapatkan informasi tentang museum, maka hal ini melatarbelakangi pembuatan buklet berbahasa mandarin Museum Sonobudoyo Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis yaitu metode observasi, wawancara, studi pustaka, dan metode jelajah internet. Pada kegiatan praktik kerja, penulis menggunakan metode penerjemahan komunikatif karena metode ini menekankan pengalihan pesan dan sangat memperhatikan isi pesan, baik dalam aspek kebahasaan maupun aspek isinya, sehingga dengan menggunakan metode tersebut hasil terjemahan dalam buklet dapat tersampaikan dan mudah dipahami oleh pengunjung berbahasa Mandarin. Penulis juga menggunakan teknik deskripsi untuk menerjemahkan istilah-istilah budaya yang ditemukan. Hasil dari kegiatan praktik kerja ini adalah buklet cetak yang diletakkan di tempat pengecekan tiket pengunjung sehingga akan langsung diberikan kepada wisatawan berbahasa Mandarin yang mengunjungi Museum Sonobudoyo. Harapan dengan adanya buklet berbahasa Mandarin ini yaitu dapat meningkatkan pelayanan di Museum Sonobudoyo Yogyakarta untuk memberikan kemudahan bagi pengunjung berbahasa Mandarin dalam mendapatkan informasi Museum Sonobudoyo Yogyakarta. This work practice report is entitled "Making Chinese Booklets at Sonobudoyo Museum Yogyakarta with Communicative Translation Method". The work practice activities were carried out for six months from October 1, 2022 to March 31, 2023 at Sonobudoyo Museum Yogyakarta. The purpose of this work practice is to create a Chinese booklet at the Sonobudoyo Yogyakarta Museum with an attractive design that makes it easier for Chinese-speaking visitors to obtain museum information. With the unavailability of booklets needed by Chinese-speaking visitors in obtaining information about the museum, this is the background for making a Chinese booklet at Sonobudoyo Yogyakarta Museum. The data collection methods used by the author are observation, interview, literature study, and internet browsing methods. In the practical work, the author used the communicative translation method because this method emphasizes the transfer of messages and pays great attention to the content of the message, both in linguistic aspects and content aspects, so that by using this method the translation results in the booklet can be conveyed and easily understood by Chinese-speaking visitors. The author also used the description technique to translate the cultural terms found. The result of this work practice activity is a printed booklet that is placed at the visitor ticket checkpoint so that it will be given directly to Mandarin-speaking tourists.
3991342555F1A019110Strategi Belajar Mahasiswa Pekerja Paruh Waktu dalam Mengikuti Perkuliahan OfflineArtikel hasil penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi belajar, kendala serta solusi yang dihadapi mahasiswa semester awal yang bekerja paruh waktu dalam mengikuti perkuliahan offline. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi fenomenologi. Lokasi penelitian ini di Kota Purwokerto. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data diperoleh melalui data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian dianalisis menggunakan analisis interaktif menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi belajar mahasiswa semester awal yang bekerja paruh waktu dalam mengikuti perkuliahan offline adalah dengan memanfaatkan waktu luang pada saat bekerja dan setelah pulang bekerja serta membaca ulang materi saat mau ujian. kendala yang dihadapi mahasiswa bekerja paruh waktu yaitu kelelahan fisik, kurangnya waktu untuk beristirahat, tidak dapat mengikuti organisasi di kampus dan benturan waktu antara shift kerja dengan jadwal perkuliahan offline. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya solusi dari mahasiswa semester awal yang bekerja yaitu memilih jenis pekerjaan paruh waktu yang jam kerjanya bisa diatur sendiri atau dengan bertukaran shift kerja dengan karyawan lainnya, komunikasi yang baik dengan atasan, tidak memaksakan kondisi fisik, dan mengikuti seminar online serta kepanitiaan untuk mengumpulkan kredit poin.The article resulting from this research aims to analyze learning strategies, obstacles and solutions faced by first semester students who work part time while attending offline lectures. This research uses qualitative research methods with phenomenological studies. The location of this research is Purwokerto City. Data collection techniques use interviews, observation and documentation. Data sources were obtained through primary data and secondary data. The results of the research were analyzed using interactive analysis according to Miles and Huberman. The results of this research show that the learning strategy for early semester students who work part-time in taking offline lectures is to use their free time at work and after work and re-read the material when taking exams. The obstacles faced by students working part time are physical fatigue, lack of time to rest, not being able to take part in organizations on campus and time conflicts between work shifts and offline lecture schedules. The results of this research also show that there is a solution for first semester students who work, namely choosing a type of part-time job where the working hours can be arranged independently or by exchanging work shifts with other employees, good communication with superiors, not forcing physical conditions, and attending online seminars and committee to collect credit points.
3991442288C2C021005
PERAN SISTEM INFORMASI APOTEK SEBAGAI MEDIATOR
PADA HUBUNGAN KEHADIRAN APOTEKER DAN BUDAYA KERJA TERHADAP MUTU PELAYANAN KEFARMASIAN APOTEK DI WILAYAH KABUPATEN BANJARNEGARA

Mutu menjadi konsen utama yang perlu diawasi dalam pelayanan kefarmasian. Kehadiran apoteker yang optimal dan budaya kerja yang mendukung memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan mutu Sistem Informasi Apotek (SIA), yang pada akhirnya menghasilkan mutu pelayanan kefarmasian yang baik. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kehadiran apoteker dan budaya kerja terhadap mutu pelayanan kefarmasian yang dimediasi oleh Sistem Informasi Apotek di apotek di wilayah kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini menguji hipotesis terkait Sistem Informasi Apotek, Budaya kerja, kehadiran Apoteker, Pengelolaan obat, dan mutu pelayanan kefarmasian di Apotek. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini telah dilakukan di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada periode waktu 1 Juli 2023 sampai dengan 1 Agustus 2023. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Apoteker dalam wilayah Kabupaten Banjarnegara. Sampel didapatkan melalui cara non-probability sampling. Hasil Penelitian ini, seluruh hipotesis berpengaruh positif. Sistem Informasi Apotek memediasi hubungan antara kehadiran apoteker dan mutu pelayanan kefarmasian. SIA memediasi hubungan antara budaya kerja dan mutu pelayanan kefarmasian.


Quality is the main concern that needs to be monitored in pharmaceutical services. The optimal presence of pharmacists and a supportive work culture have a significant impact in improving the quality of the Pharmacy Information System (PIS), which ultimately results in good quality pharmaceutical services. The aim of this research is to determine the influence of the presence of a pharmacist and work culture on the quality of pharmaceutical services mediated by the Pharmacy Information System in pharmacies in the Banjarnegara district area. This research tests hypotheses related to Pharmacy Information Systems, workplace culture, pharmacist presence, drug management, and the quality of pharmaceutical services in pharmacies. The research method uses a quantitative approach. This research was conducted in Banjarnegara Regency, Central Java, in the period 1 July 2023 to 1 August 2023. The population in this research were all pharmacists in the Banjarnegara Regency area. The sample was obtained through non-probability sampling. The results of this research show that all hypotheses have a positive effect. The Pharmacy Information System mediates the relationship between the presence of a pharmacist and the quality of pharmaceutical services. SIA mediates the relationship between work culture and quality of pharmaceutical services.


3991542289E1A018238PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG HAK DESAIN INDUSTRI BERDASARKAN UU NOMOR 31 TAHUN 2000 TENTANG DESAIN INDUSTRI TERHADAP PUTUSAN NOMOR : 104 K/Pdt.Sus-HKI/2020Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam Hak Perlindungan Desain Industri yang ditiru oleh pelaku usaha lain. Kasus dalam Putusan Nomor 104 K/ Pdt.Sus-HKI/2020 ini adalah sengketa antara Felix Demin pemilik desain industri ECOSFERA ROOM dengan I Putu Arich Supra. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengalisis mengenai perlindungan desain industri yang melindungi sebuah desain industri yang telah ditiru dan melanggar Pasal 9 ayat (1) dan Pasal 46 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 Tentang Desain Industri.
Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari studi kepustakaan berupa bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Data disajikan dalam bentuk teks naratif dan metode analisis data yang digunakan adalah normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Majelis Hakim dalam Putusan Mahkamah Agung belum memberi perlindungan kepada Penggugat yaitu pemegang hak desain industri ECOSFERA ROOM yang desain industrinya telah ditiru oleh Tergugat. Majelis hakim menggangap bahwa tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh Tergugat sehingga tergugat masih tetap bisa menggunakan Desain Industri tersebut.
This research is motivated by problems in Industrial Design Protection Rights that are imitated by other business actors. The case in Decision Number 104 K/Pdt.Sus-HKI/2020 is a dispute between Felix Demin, the owner of the ECOSFERA ROOM industrial design and I Putu Arich Supra. The purpose of this study is to analyze the protection of industrial designs that protect an industrial design that has been imitated and violates Article 9 paragraph (1) and Article 46 paragraph (1) of Law Number 31 of 2000 concerning Industrial Design.
This research is a normative juridical research. The data source used is secondary data obtained from literature study in the form of primary, secondary and tertiary legal materials. The data is presented in the form of narrative text and the data analysis method used is normative qualitative.
Based on the results of the study, it shows that the Panel of Judges in the Supreme Court Decision has not provided protection to the Plaintiff, namely the holder of the ECOSFERA ROOM industrial design rights whose industrial design has been copied by the Defendant. The panel of judges considered that there was no violation committed by the Defendant so that the defendant could still use the Industrial Design.
3991642546A1C019086ANALISIS VARIASI JENIS MULSA DAN DOSIS PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP SIFAT FISIK TANAH, PERTUMBUHAN, DAN HASIL TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans Poir)Kangkung darat adalah sayuran yang banyak diminati oleh masyarakat karena harganya yang terjangkau dan kaya akan kandungan gizi, sehingga mempunyai permintaan pasar yang tinggi. Diperlukan upaya peningkatan produksi kangkung darat dengan memanfaatkan lahan nonproduktif untuk budidaya dengan mempertimbangkan faktor lingkungan terutama kualitas tanah. Perbaikan kualitas tanah dapat dilakukan dengan pemberian mulsa dan pupuk kandang ayam. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis pengaruh variasi jenis mulsa terhadap sifat fisik tanah, pertumbuhan, dan hasil tanaman kangkung darat; 2) menganalisis pengaruh dosis pupuk kandang ayam terhadap sifat fisik tanah, pertumbuhan, dan hasil tanaman kangkung darat; dan 3) menganalisis pengaruh interaksi variasi jenis mulsa dan dosis pupuk kandang ayam terhadap sifat fisik tanah, pertumbuhan, dan hasil tanaman kangkung darat. Analisis data yang digunakan adalah uji Anova (Analysis of Variance) dan uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan jenis mulsa memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar air tanah (kedalaman 10–20 cm dan 30–20 cm), bulk density (kedalaman 20–30 cm), tinggi tanaman (7, 14, dam 21 HST), jumlah daun (7, 14, dam 21 HST), dan berat basah tanaman kangkung darat. Perlakuan dosis pupuk kandang ayam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (7, 14, dan 21 HST), jumlah daun (21 HST), dan berat basah tanaman. Interaksi perlakuan jenis mulsa dan dosis pupuk kandang ayam berpengaruh nyata terhadap jumlah daun (7, 14, dan 21 HST), tinggi tanaman (7, 14, dan 21 HST), dan berat basah tanaman.Land kale is a vegetable that is in great demand by the public because of its affordable price and rich nutritional content, so it has a high market demand. Efforts are needed to increase the production of land kale by utilizing nonproductive land for cultivation by considering environmental factors, especially soil quality. Improving soil quality can be done by applying mulch and chicken manure. This study aims to 1) analyze the effect of variations in mulch types on soil physical properties, growth, and yield of land kale plants; 2) analyze the effect of doses of chicken manure on soil physical properties, growth, and yield of land kale plants; and 3) analyze the interaction effect of variations in mulch types and doses of chicken manure on soil physical properties, growth, and yield of land kale plants. Data analysis used was Anova (Analysis of Variance) test and DMRT (Duncan Multiple Range Test) 5% further test. The results showed that the mulch type treatment gave a significant effect on soil moisture content (depth of 10-20 cm and 30-20 cm), bulk density (depth of 20-30 cm), plant height (7, 14, and 21 HST), number of leaves (7, 14, and 21 HST), and wet weight of land kale plants. The treatment of chicken manure dose significantly affected plant height (7, 14, and 21 HST), number of leaves (21 HST), and plant wet weight. The interaction of mulch type and chicken manure dose treatment significantly affected the number of leaves (7, 14, and 21 HST), plant height (7, 14, and 21 HST), and plant wet weight.
3991742548F1F019009Analisis Implementasi Program Kampung Iklim (ProKlim) Melalui Green Politics di Dusun Sukadamai Desa Pasir Wetan Kabupaten Banyumas Tahun 2022Adanya sebuah program lingkungan di Indonesia yang bernama Program Kampung Iklim, sangat berpengaruh dalam mewujudkan tujuan utama Indonesia yang telah berpartisipasi dalam United Nation Framework Convention of Climate Change (UNFCCC) yang menghasilkan sebuah perjanjian bernama Paris Agreement dan menghasilkan sebuah dokumen yang memuat komitmen negara dalam mengurangi emisi serta menyesuaikan diri dengan dampak iklim berupa Nationally Determined Contribution atau NDC. Penelitian ini dianalisis menggunakan Green Politics Theory untuk mengetahui bagaimana implementasi Program Kampung Iklim (ProKlim) melalui green politics di Dusun Sukadamai Desa Pasir Wetan Kabupaten Banyumas Tahun 2022.
Penelitian ini menggunakan mix method dengan pendekatan studi literatur, wawancara dan pengisian kuisioner oleh responden. Berdasarkan data-data yang diperoleh, hasil dari penelitian ini menunjukkan Program Kampung Iklim relatif berhasil dilaksanakan di Dusun Sukadamai, Desa Pasir Wetan, Kabupaten Banyumas dengan konsisten melaksanakan 3 kegiatan utama pada Program Kampung Iklim yaitu kegiatan Adaptasi; kegiatan Mitigasi; dan Kelembagaan. Sehingga secara tidak langsung, masyarakat Dusun Sukadamai telah mampu menanamkan 10 poin utama yang mendasari Green Politics yaitu antara lain, ecology responsibility, grassroots democracy, feminism and gender equality, focus on the future and sustainability, social justice and equal opportunity, non-violence, decentralization, communication-based and just economy, respect for diversiry, serta Personal and global responsibility. Meskipun masyarakat masih cukup awam dengan teori-teori yang mendasari terbentuknya Program Kampung Iklim, namun dengan adanya langkah aksi, masyarakat dengan sendirinya akan memahami teori-teori tersebut.
The existence of an environmental program in Indonesai called Program Kampung Iklim (ProKlim) has a significant impact in achieving Indonesia’s primary goals as it has participated in United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC). This participation resulted in an agreement known as the Paris Agreement, along with a document outlining the country's commitments to reduce emissions and adapt to climate impacts through Nationally Determined Contributions (NDC). This research analyzes the implementation of Program Kampung Iklim using Green Politics Theory to understand how it is carried out through green politics in the Sukadamai hamlet of Pasir Wetan Village, Banyumas Regency, in the year 2022.
The study employs a mixed-methods approach, incorporating literature review, interviews, and questionnaire responses from participants. Based on the obtained data, the research results indicate that the Climate Village Program has been relatively successful in Sukadamai hamlet, Pasir Wetan Village, Banyumas Regency. The program consistently implements three main activities: Adaptation, Mitigation, and Institutional. Consequently, the Sukadamai community has indirectly embraced the 10 key principles underlying Green Politics. These principles include ecology responsibility, grassroots democracy, feminism and gender equality, focus on the future and sustainability, social justice and equal opportunity, non-violence, decentralization, communication-based and just economy, respect for diversity, and personal and global responsibility. Despite the community's limited familiarity with the theories underlying the formation of the Climate Village Program, the implementation of action steps allows the community to intuitively comprehend these theories.
3991842287J0B020008PENERJEMAHAN INFORMASI BENDA KOLEKSI DI MUSEUM BATIK YOGYAKARTA KE DALAM BAHASA MANDARIN DENGAN METODE KOMUNIKATIFLaporan praktik kerja ini berjudul “Penerjemahan Informasi Benda Koleksi Di Museum Batik Yogyakarta Ke Dalam Bahasa Mandarin Dengan Metode Komunikatif”. Kegiatan praktik kerja dilaksanakan dari tanggal 1 bulan Oktober 2022 sampai dengan 31 Maret 2023 di Museum Batik Yogyakarta. Hal yang melatarbelakangi praktik kerja ini adalah adanya pengunjung berbahasa Mandarin namun pegawai di Museum Yogyakarta tidak dapat berbahasa Mandarin dan belum tersedianya informasi benda koleksi dalam bahasa Mandarin. Tujuan praktik kerja ini adalah menghasilkan terjemahan informasi benda koleksi berbahasa Mandarin di Museum Batik Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan ada empat metode, yaitu metode observasi, metode wawancara, metode studi pustaka, dan metode jelajah internet. Pada proses penerjemahan, penulis menggunakan metode penerjemahan komunikatif dan teknik deskripsi untuk menerjemahkan informasi benda koleksi yang ada di Museum Batik Yogyakarta. Hasil dari praktik kerja ini adalah informasi benda koleksi Museum Batik Yogyakarta berbahasa Mandarin berupa dokumen pdf yang dapat diakses dengan memindai QR code yang ditempel dipintu masuk Museum Batik Yogyakarta dan dokumen cetak yang diletakkan di bagian administrasi. Dengan adanya informasi benda koleksi berbahasa Mandarin ini diharapkan pengunjung berbahasa Mandarin dapat lebih mudah memahami informasi benda koleksi di Museum Batik Yogyakarta.This work practice report is entitled "Penerjemahan Informasi Benda Koleksi Di Museum Batik Yogyakarta Ke Dalam Bahasa Mandarin Dengan Metode Komunikatif". The work practice activities were carried out from October 1, 2022 to March 31, 2023 at the Yogyakarta Batik Museum. The background of this work practice is that there are Mandarin-speaking visitors but employees at the Yogyakarta Museum cannot speak Mandarin and the unavailability of collection object information in Mandarin. The purpose of this work practice is to produce Chinese translation of collection object information at the Yogyakarta Batik Museum. There are four data collection methods used, namely observation method, interview method, literature study method, and internet browsing method. In the translation process, the writer uses the communicative translation method and description technique to translate the information of collectible objects in Yogyakarta Batik Museum. The result of this work practice is the information on the Chinese collection of Yogyakarta Batik Museum in the form of pdf documents that can be accessed by scanning the QR code attached to the entrance of Yogyakarta Batik Museum and printed documents placed in the administration section. With this Chinese collection information, it is hoped that Chinese-speaking visitors can more easily understand the collection information at the Yogyakarta Batik Museum.
3991942290E1A018078PENERAPAN PASAL 19 UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1999 TENTANG LARANGAN PRAKTIK MONOPOLI DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT TERHADAP PRAKTEK DISKRIMINASI TERKAIT DENGAN KERJA SAMA PENJUALAN KAPASITAS KARGO DALAM JASA PENGANGKUTAN BARANG
(STUDI PUTUSAN KPPU NOMOR: 07/KPPU-I/2020)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktek diskriminasi penjualan kapasitas kargo dalam jasa pengangkutan barang di Bandara Hang Nadim Batam yang dilakukan oleh PT. Lion Mentari (Terlapor I), PT. Batik Air Indonesia (Terlapor II), PT Wings Abadi (Terlapor III), dan PT Lion Express (Terlapor IV), praktek diskriminasi tersebut melanggar ketentuan Pasal 19 huruf d Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Pasal 19 huruf d Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 dan akibat hukum pada Putusan KPPU Nomor : 07/KPPU-I/2020.
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analistis. Sumber data yang digunakan merupakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Data tersebut kemudian diolah serta dianalisis menggunakan metode normatif kualitatif dan disajikan dalam bentuk teks naratif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa Putusan KPPU Nomor : 07/KPPU-I/2020 telah sesuai dengan ketentuan Pasal 19 huruf d Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 serta akibat hukum yang timbul dari praktek diskriminasi penjualan kapasitas kargo dalam jasa pengangkutan barang di Bandara Hang Nadim Batam adalah penerapan sanksi administrasi terhadap Terlapor I, Terlapor II dan Terlapor IV masing-masing membayar denda sejumlah Rp.1.000.000.000 (satu miliar).
This research was motivated by the practice of bid rigging, the practice of discrimination in the sale of cargo capacity in goods transportation services at Hang Nadim Airport, Batam, carried out by PT. Lion Mentari (Reported I), PT. Batik Air Indonesia (Reported II), PT Wings Abadi (Reported III), and PT Lion Express (Reported IV), this discriminatory practice violates the provisions of Article 19 letter d of Law Number 5 of 1999 concerning Prohibition Monopoly Practices and Unfair Business Competition. The aim of this research is to determine the application of Article 19 letter d of Law Number 5 of 1999 and the legal consequences of KPPU Decision Number: 07/KPPU-I/2020.
This study uses a normative juridical approach with descriptive analytical research specifications. Sources of data used are secondary data consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials collected through library research. The data is then processed and analyzed using qualitative normative methods and presented in the form of narrative text
Based on the results of research and discussion, it can be concluded that KPPU Decision Number: 07/KPPU-I/2020 is in accordance with the provisions of Article 19 letter d of Law Number 5 of 1999 as well as the legal consequences arising from the practice of discrimination in the sale of cargo capacity in goods transportation services At Hang Nadim Airport, Batam, administrative sanctions were imposed on Reported Party I, Reported Party II and Reported Party IV, each of whom paid a fine of IDR 1,000,000,000 (one billion).
3992042291J0B020026Pembuatan Buklet Wisata Budaya Kota Yogyakarta Berbahasa Mandarin Menggunakan Metode Komunikatif di Dinas Pariwisata Kota YogyakartaLaporan praktik kerja ini berjudul “Pembuatan Buklet Wisata Budaya Kota Yogyakarta Berbahasa Mandarin Menggunakan Metode Komunikatif di Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta”. Kegiatan ini dilaksanakan di Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta pada bulan Oktober 2022 sampai Maret 2023. Praktik kerja ini bertujuan untuk menghasilkan dokumen berupa buklet wisata budaya berbahasa Mandarin yang mudah dipahami oleh wisatawan mancanegara khususnya wisatawan Tiongkok. Latar belakang dari praktik kerja ini karena belum tersedia buklet wisata budaya dalam bahasa Mandarin. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan metode wawancara, observasi, studi pustaka, dan jelajah internet. Metode penerjemahan yang digunakan penulis yaitu metode komunikatif, karena metode ini menekankan isi atau pesan informasi dan mengutamakan keberterimaan BSa. Hasil dari kegiatan ini yaitu buklet wisata budaya dalam bahasa Mandarin yang akan dijadikan dokumen cetak guna meningkatkan pelayanan Tourist Information Center di Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta agar dapat disebarluaskan kepada wisatawan mancanegara khususnya wisatawan Tiongkok. This work practice report is entitled "Making Cultural Tourism Booklets of Yogyakarta City in Chinese Using Communicative Methods at the Yogyakarta City Tourism Office". This activity was carried out at the Yogyakarta City Tourism Office from October 2022 to March 2023. This work practice aims to produce documents in the form of Chinese cultural tourism booklets that are easily understood by foreign tourists, especially Chinese tourists. The background of this work practice is because there is no cultural tourism booklet in Mandarin. The methods used in collecting data are interview, observation, literature study, and internet browsing. The translation method used by the writer is the communicative method, because this method emphasizes the content or message of information and prioritizes the acceptability of BSa. The result of this activity is a cultural tourism booklet in Mandarin that will be used as a printed document to improve Tourist Information Center services at the Yogyakarta City Tourism Office so that it can be disseminated to foreign tourists, especially Chinese tourists.