Artikel Ilmiah : J0A020031 a.n. CANDRAKANTHI ZALFA DEWANI
| NIM | J0A020031 |
|---|---|
| Namamhs | CANDRAKANTHI ZALFA DEWANI |
| Judul Artikel | Making a Digital Art Booklet in English at Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Laporan berjudul “Pembuatan Buku Seni Digital Berbahasa Inggris di Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas” ini berdasarkan pelatihan kerja yang telah dilaksanakan di Dinporabudpar Kabupaten Banyumas pada tanggal 05 Juni 2023 – 05 Juli 2023. Dinporabudpar merupakan lembaga pemerintah yang membawahi beberapa bidang dan salah satunya bidang kebudayaan. Tujuan dari pelatihan kerja ini adalah membuat booklet seni digital Banyumas dalam bahasa Inggris, memperkenalkan kesenian Banyumas kepada masyarakat tidak hanya masyarakat lokal tetapi juga wisatawan mancanegara serta menjelaskan kesenian tersebut dalam bentuk tulisan dan gambar agar pembaca dapat memahami buklet tersebut dengan lebih baik dan akan tertarik ketika membacanya. Ada tiga metode yang digunakan dalam melaksanakan pelatihan kerja ini yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara. Observasi dilakukan pada minggu pertama dengan cara survei di kantor Dinporabudpar untuk mendapatkan data valid tentang kesenian di Banyumas. Dokumentasi dilakukan dengan mengumpulkan data dari Dinporabudpar hingga menuliskan definisi kesenian yang ada dan mengumpulkan gambar-gambar tentang kesenian di Banyumas untuk isi buku. Wawancara dilakukan dengan mengajukan beberapa pertanyaan tentang kesenian Banyumas kepada staf di Dinporabudpar dan salah satu pelaku kesenian dalam kegiatan seni pertunjukan wayang kulit. Produk yang dihasilkan dari pelaksanaan pelatihan kerja ini adalah buku seni digital Banyumas berbahasa Inggris. Ada beberapa tahapan dalam proses pembuatan booklet digital, yaitu analisis kebutuhan, identifikasi dan pengumpulan data, proses perancangan booklet, pengubahan desain booklet menjadi e-booklet, pengujian ebooklet, dan pengumpulan hasil e-booklet. Dalam proses pembuatan booklet digital terdapat kendala yaitu penerjemahan teks deskriptif ke dalam bahasa Inggris dan proses editing karena keterbatasan aplikasi pendukung dan perangkat. Dengan berkonsultasi kepada pembimbing, bantuan dari karyawan Diporabudpar dan kakak penulis, kendala tersebut dapat teratasi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This report entitled “Making a Digital Art Booklet in English at Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas” and is based on the job training carried out at Dinporabudpar Kabupaten Banyumas from June 05th,2023 – July 05th,2023. Dinporabudpar is a government instituition that oversees several fields and one of them is the field of culture. The purposes of the job training are to make Banyumas digital arts booklet in English, to introduce Banyumas arts to the public, not only local people but also foreign tourists and to explain these arts in the form of writing and pictures so that readers can understand the booklet better and will be interested when reading it. There are three methods used in carrying out this job training, namely observation, documentation and interview. Observation was conducted in the first week by surveying at the Dinporabudpar office to obtain valid data about arts in Banyumas. Documentation was done by collecting data from Dinporabudpar to writing definitions of existing arts and collecting pictures about arts in Banyumas for the contents of the booklet. Interview was done by asking several questions about Banyumas arts with staff at Dinporabudpar and one of the artistic actors in arts activities shadow puppet performances. The product resulted from implementation of this job training is a Banyumas digital art booklet in English. There are several steps in the process of making digital booklet, namely needs analysis, data identification and collection, booklet design process, changing the booklet design into an e-booklet, e-booklet testing, and collecting e-booklet results. There were obstacles in the process of producing digital booklet, namely translating descriptive text into English and editing process due to limitations in supporting applications and device. By consulting with supervisor, help from Dinporabudpar staff and author brother, these obstacles can be resolved. |
| Kata kunci | |
| Pembimbing 1 | Kristianto Setiawan, S.S., M.A |
| Pembimbing 2 | Lely Tri Wijayanti, S.S., M.A |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 44 |
| Tgl. Entri | 2024-05-27 11:38:21.65639 |