Artikel Ilmiah : H1C018018 a.n. EVI MELINASARI

Kembali Update Delete

NIMH1C018018
NamamhsEVI MELINASARI
Judul ArtikelGEOLOGI DAN ANALISIS MIKROTREMOR MENGGUNAKAN METODE
HVSR (HORIZONTAL-TO-VERTICAL SPECTRAL RATIO) DAN
INVERSI UNTUK MIKROZONASI KERENTANAN GEMPABUMI PADA
KAWASAN JALUR SESAR OPAK, YOGYAKARTA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) digunakan untuk kajian mikrozonasi yang bertujuan untuk menentukan parameter-parameter fisis seperti frekuensi dominan dan amplifikasi. Geomorfologi daerah penelitian terbagi menjadi tiga satuan yaitu Satuan Dataran Aluvial, Perbukitan Struktural bergelombang Kuat, dan Perbukitan Struktural Bergelombang Sedang. Stratigrafi daerah penelitian terdiri dari tiga satuan berurutan dari tua ke muda yaitu Satuan Breksi Piroklastik, Batugamping Terumbu, dan Endapan Aluvial. Struktur yang berkembang pada daerah penelitian berupa Sesar Turun Kajor Kulon dan Sesar Mendatar Kanan Dukuh. Berdasarkan korelasi dari tujuh parameter yang digunakan dalam penelitian menunjukkan tingkat risiko yang tinggi atau yang rentan terhadap goncangan gempabumi dan dapat menyebabkan kerusakan yang parah, berada di bagian barat daerah penelitian yang meliputi Dusun Portobayan, Pranti, Trukan, dan Butuh menunjukkan nilai kerentanan yang tinggi ketika terjadi gempabumi. Sementara itu, untuk kawasan Desa Selopamioro, Desa Seloharjo dan sebagian Desa Sriharjo memperlihatkan nilai kerentanan pada kisaran yang rendah dan sedang.
Abtrak (Bhs. Inggris)Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) is used for microzonation study which aims to determine physical parameters such as dominant frequency and amplification. The geomorphology of the study area is divided into three units, namely the Alluvial Plain Unit, Strong Wavy Structural Hills, and Medium Wavy Structural Hills. The stratigraphy of the study area consists of three sequential units from old to young, namely Pyroclastic Breccia Unit, Reef Limestone, and Alluvium Deposits. Structure that develops in the study area is the Kajor Kulon Right Slip Fault, and the Dukuh Right Slip Fault. Based on the correlation of the seven parameters used in the study, it shows a high level of risk or vulnerable to earthquake shaking and can cause severe damage, located in the western part of the study area which includes Portobayan Hamlet, Pranti, Trukan, and Butuh. Meanwhile, Selopamioro Village and parts of Sriharjo Village show vulnerability values in the low and medium ranges.
Kata kunciSesar Opak, Mikrotremor, HVSR, Mikrozonasi, Ketebalan Lapisan sedimen, PGA.
Pembimbing 1Dr. Ir. Asmoro Widagdo, S.T., M.T., IPM.
Pembimbing 2Dr. Ir. Eko Bayu Purwasatriya, S.T., M.Si., IPM.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman37
Tgl. Entri2023-11-22 18:41:22.122694
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.