Home
Login.
Artikelilmiahs
42318
Update
RIF'QOH JULIANDIKA PUTRA PRATAMA
NIM
Judul Artikel
Analisis Tingkat Kesiapan Smart City Dalam Dimensi Smart Living (Studi Kasus Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Indramayu memenangkan penghargaan dalam pelaksanaan konsep smart city khususnya dalam dimensi smart living berkebalikan dengan salah satu indikator smart city yakni perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam hal penetrasi internet yang didominasi oleh kelompok pendidikan menengah sedangkan masyarakat Kabupaten Indramayu lebih banyak pada kelompok masyarakat yang hanya mengenyam pendidikan dasar. Fakta ini menjadi dasar untuk tujuan penelitian ini yakni mengukur tingkat kesiapan Kabupaten Indramayu dalam pengembangan konsep smart city terutama dalam dimensi smart living. Penelitian ini hanya berfokus pada dimensi smart living dan dilakukan di kabupaten yang cenderung termasuk perkotaan berkembang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner kepada 118 responden dan 10 Organisasi Perangkat Daerah. Penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Indramayu sudah cukup siap dalam menjalankan konsep smart city dalam dimensi smart living. Pengembangan program konkret dan inisiatif dari pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah, sektor swasta, lembaga non-pemerintah, dan masyarakat yang berfokus pada peningkatan mobilitas, layanan kesehatan dan harmoni masyarakat menjadi poin penting penunjang kesiapan Kabupaten Indramayu.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The success of the Indramayu Regency Government in winning awards for implementing the smart city concept, particularly in the dimension of smart living, contrasts with one of the smart city indicators, which is the development of information and communication technology with internet penetration dominated by the secondary education group, while the majority of the population in Indramayu Regency has only received primary education. This fact serves as the basis for the objective of this research, which is to measure the readiness of Indramayu Regency in developing the smart city concept, especially in the dimension of smart living. This research focuses solely on the smart living dimension and is conducted in a region that is considered a developing urban area. The study employs a quantitative method with a descriptive analysis approach. Data collection uses purposive sampling techniques, distributing questionnaires to 118 respondents and 10 Regional Apparatus Organizations. The research indicates that Indramayu Regency is reasonably prepared to implement the smart city concept in the smart living dimension. Concrete program development and initiatives from local government, apparatus organizations, the private sector, non-governmental institutions, and the community focusing on improving mobility, healthcare services, and societal harmony are crucial supporting points for Indramayu Regency's readiness.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save