Artikelilmiahs
Menampilkan 18.561-18.580 dari 50.060 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 18561 | 21828 | H1F013017 | STUDI GEOLOGI DAN INDIKASI KETERDAPATAN GAS BIOGENIK BERDASARKAN HASIL PENAFSIRAN REKAMAN STRATA BOX DI DELTA MUSI, DAERAH SUNGSANG, KECAMATAN BANYUASIN II, KABUPATEN BANYUASIN, PROVINSI SUMATERA SELATAN | Peningkatan permintaan energi akibat bertambahnya jumlah penduduk tidak seimbang dengan jumlah cadangan yang ada, pemanfaatan sumber energi baru yang murah, efisien, ramah lingkungan dan mudah diolah berupa gas biogenik menjadi salah satu alternatif dalam mengatasi defisit akan bahan bakar fosil. Delta Musi daerah Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan sebagai salah satu daerah yang berpotensi keterdapatan dari gas biogenik. Metode yang dilakukan yaitu pemetaan karakteristik pantai, pengambilan contoh sedimen permukaan laut, perekaman seismik strata box, pemboran tangan di daratan, pemboran inti, analisis bakteri metanogenik dan Total Organic Carbon (TOC), pengamatan gas dilapangan. Kondisi morfologi berupa dataran yang dipengaruhi pasang surut pada kawasan delta bertipe fluvial – tide dominated delta yang ditumbuhi bakau berjenis Rhizopora dan Avicennia dan ditumbuhi nipah yang menjadi tempat ideal untuk terbentuk dan menjaga eksistensi gas biogenik pada lapisan sedimen. Hasil analisis rekaman seismik strata box menunjukkan terdapat kantong – kantong gas pada lapisan sedimen runtunan A pada wilayah timur laut dan runtunan B pada wilayah utara-selatan-barat daerah penelitian. Hasil deskripsi data bor inti menujukkan keberadaan material organik melimpah berupa cangkang kerang, Foraminifera, gambut, dan kayu berbentuk fragmen hingga lembaran yang mengindikasikan keberadaan potensi batuan induk gas biogenik. Keberadaan gas biogenik didukung dengan keberadaan bakteri metanogen berupa Methanobacterium bryantii, Methanoplanus endosimbiosus dan Methanobacterium ivanovii berjumlah 3,2 x 104 - 1,0 x 105 (CFU/gram) dan juga hasil analisis Total Organic Carbon (TOC) pada kedua data pemboran inti menunjukkan keberadaan Detrovitrinite (Humodetrinite) berkisar 2,6 % - 14 % bernilai good – excellent source rock. Hasil rekaman seismik strata box diperkuat dengan data pemboran inti dan analisis TOC menunjukkan keberadaan source rock berupa lanau muda, lanau tua, sisipan lempung, dan lempung tua, reservoir pada lapisan lanau muda dan seal pada lapisan lumpur dan lempung. Dari lubang bor gelembung gas dapat diamati dan dilakukan uji nyala api, sehingga gas tersebut layak digunakan sebagai deposit energi alternatif. | Increasing energy demand due to the increasing population is not balanced with the amount of available reserves, the utilization of new energy sources are cheap, efficient, environmental friendly and easy to process in the form of biogenic gas to be an alternative in overcoming the deficit of fossil fuels. Delta Musi of Sungsang District, Banyuasin II Subdistrict, Banyuasin Regency, South Sumatera as one of the potentially areas of biogenic gas existence. The applied methods were mapping of coastal characteristics, took samples of sea surface sediments, strata box seismic recording, hand drilling on land, core drilling, analyzed the existence of methanogenic bacterias and Total Organic Carbon (TOC), gas field observation. The morphological conditions in the form of plain area, influenced by tidal process in delta areas which classified as fluvial - tide dominated delta type and overgrown mostly by mangroves of Rhizopora and Avicennia and nipah as grown to become the ideal places to form and maintain the existence of biogenic gas in the sediment layers. The result of strata box seismic recording analysis showed that there were gas pockets in the sediment layer A in the northeast region and in the sedimen layer B in the north-south-west region of the research area. The result of the description of core drill data showed the presence of abundant organic materials in the form of shells, Foraminifera, peat, and fragmented woods up to sheets indicating potential source rocks of biogenic gas. The presence of biogenic gas is supported by the presence of methanogenic bacterias such as Methanobacterium bryantii, Methanoplanus endosimbiosus and Methanobacterium ivanovii in the amount of 3.2 x 104 - 1.0 x 105 (CFU/gram) and also the Total Organic Carbon (TOC) analysis results in both core drilling data showed the presence of Detrovitrinite (Humodetrinite) ranges from 2.6% - 14% which is categorized as good - excellent source rock. Structural seismic tape recordings reinforced with core drilling data and TOC analysis showed the existence of source rock in the form of young silts, old silts, clays inset, and old clays, reservoirs in young silt layers and seals or cap rock in layers of muds and clays. From the drill holes gas bubbles can be observed and tested flame, so the gas in the research areas are suitable for use as an alternative energy deposits. | |
| 18562 | 21829 | A1C012040 | Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Petani Penangkar Benih Kedelai Di Desa Sindangkasih, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. | Perbenihan kedelai nasional masih menjumpai beberapa permasalahan, salah satunya yaitu rendahnya ketersediaan benih kedelai unggul bersertifikat, sehingga perlu dilakukan pembinaan usaha penangkaran benih unggul bersertifikat pada gabungan kelompok tani (Gapoktan). Gapoktan Tani Sejahtera merupakan salah satu pelaku usaha penangkaran benih kedelai bersertifikat, namun peningkatan produktivitas petani penangkar cenderung lambat dari tahun ke tahun. Produktivitas dapat menjadi gambaran kinerja petani menjalankan usahataninya. Produktivitas dapat dipengaruhi oleh faktor lama berusahatani, harga benih, dan intensitas pembinaan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis pengaruh faktor pengalaman petani, harga benih kedelai, dan intensitas pembinaan kelompok tani terhadap kinerja petani penangkar benih kedelai. 2) Mengetahui nilai rentabilitas ekonomi usahatani penangkar benih kedelai Di Desa Sindangkasih, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. Pengambilan data dilaksanakan di Desa Sindangkasih Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka pada bulan Februari hingga Mei 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Penentuan responden dilakukan dengan metode sensus dengan jumlah responden sebanyak 46 petani. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan rentabilitas ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pengalaman petani, dan intesitas pembinaan yang dilakukan kelompok tani berpengaruh terhadap kinerja petani benih kedelai di Desa Sindangkasih Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. 2) Petani penangkar benih kedelai mampu mengelola modal usahatani secara efisien, karena nilai rentabilitas ekonomibenih kedelaiadalah sebesar 39,62%, lebih besar dari suku bunga bank BRI yang berlaku tahun 2016 yaitu sebesar 12,75 % per tahun atau 3,18 % per musim tanam. | Soybean seed breeding in Indonesia is still facing some problems; one of them is the lack of certified soybean seed stock. To increase the stock of soybean seed in order to meet its needs, it is essential to scout certified seed breeder on farmer group. Farmer group union Tani Sejahtera is a group which performs certified soybean seed breeding, yet its productivity is still low measured in year after year. Productivity can represent breeder performances on doing soybean breeding business. Productivity can be affected by factors such as breeders experience, the selling price of soybean seed, and coaching intensity. This research aims to: 1) analyze factors that affect the performance of the soybean seed breeder, 2) find out the profitability of soybean seed breeding at Sindangkasih Village, Majalengka Subdistrict, Majalengka. The research was carried out at Sindangkasih village, Majalengka sub-district, Majalengka, during February 2017 to May 2017. The research method used in this study is survey method. Respondents were determined by census method with the total number of respondents as many as 46 breeders. Analysis method used in this study is multiple linear regression analysis, and profitability analysis. The results showed that: 1) breeders experience and coaching intensity are affecting breeders performance. 2) Soybean seed breeder is capable of managing the soybean seed breeding capital efficiently because the profitability rate of soybean breeding is 39.62%, higher than the interest rate of BRI bank on 2016 which is 12.75% per year or 3.18 % for one planting season. | |
| 18563 | 21830 | A1H013004 | UJI PERFORMANSI ALAT PENGERING TIPE ROTARY MANUAL PADA PROSES PENGERINGAN KULIT MANGGIS (Gracinia mangostana L.) | Manggis (Garcinia mangostana L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura Indonesia yaitu sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropik yang di yakini berasal dari Kepulauan Nusantara. Manggis dapat tumbuh mencapai 7 hingga 25 m. Manggis merupakan salah satu buah unik yang memiliki keunggulan pada kulitnya. Mesin pengering tipe rotary manual adalah mesin yang dapat digunakan untuk menyangrai berbagai komoditas salah satunya adalah kulit manggis. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis performansi mesin pengering tipe rotary manual dengan pengeringan kulit manggis meliputi kapasitas optimum, efesiensi termal, waktu pemanasan silinder, waktu pengeringan dan daya putar silinder. Variabel yang diukur pada penelitian adalah suhu, massa kulit manggis, waktu yang dibutuhkan, massa bahan bakar, massa, diameter, dan jumlah rpm tuas pemutar. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu eksperimen laboratorium melalui uji performansi alat pengering rotary manual dengan bahan bakar gas LPG 3kg. Hasil penelitian menunjukkan kecepatan perubahan kadar air dipengaruhi oleh banyaknya bahan yang dikeringkan, kapasitas optimum mesin pengering adalah 0,47kg/jam, efisiensi termal maksimum 17,71% sedangkan daya yang dibutuhkan untuk memutar silinder tanpa beban adalah 3,85 watt dan daya yang dibutuhkan untuk memutar silinder dengan kapasitas optimum adalah 19,2 watt. | Mangosteen (Garcinia mangostana L.) is one of Indonesia’s horticultural commodities which is a kind of perennial green tree from tropical region believed to come from Nusantara Archipelago. Mangosteen can grow from 7 to 25 m. Mangosteen is a unique fruit that has an advantage on its skin. Manual rotary type dryer machine is a machine that can be used to roast a variety of commodities, one of which is the skin of mangosteen. The purpose of this research is to analyze the performance of manual rotary type dryers with drying of mangosteen skin including optimum capacity, thermal efficiency, cylinder heating time, drying time and cylinder rotation. The variables measured in the study were temperature, masses of mangosteen skin, time required, fuel mass, mass, diameter, and number of rotation lever rpm. The method used in this research is laboratory experiment through performance test of manual rotary dryer with 3kg LPG gas fuel. The result showed that the rate of change in water content was influenced by the amount of drying material, the optimum capacity of the drying machine was 0.47kg/h, the maximum thermal efficiency of 17.71%, with rpm 37, while the power required to rotate the cylinder without load was 3.85 watt and the required power To rotate the cylinder with the optimum capacity is 19.2 watt. | |
| 18564 | 21832 | G1B013032 | Analisis Kebutuhan Pendidikan Kesehatan Reproduksi bagi Mahasiswa Unsoed di Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIK-M) Aksiologi | Latar Belakang: Kurangnya kewaspadaan remaja terhadap masalah perilaku seksual juga dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja, untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan adanya pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja. Oleh karena itu dibutuhkan analisis kebutuhan pendidikan kesehatan reproduksi bagi mahasiswa, agar program tersebut sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Metodologi: Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subyek penelitian terdiri dari enam informan utama mahasiswa usia 15-24 tahun yang mengetahui adanya PIK-M Aksiologi dan informan pendukung tiga pengurus PIK-M Aksiologi, satu Pembina dan satu DPPKBP3A. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan model Miles dan Hurberman, Hasil Penelitian: Pemahaman informan utama tentang kesehatan reproduksi yaitu mencakup proses dan fungsi reproduksi. Manfaat mengetahui kesehatan reproduksi yang dirasakan informan utama, yaitu jadi lebih mengetahui mengenai organ reproduksi serta permasalahan-permasalahannya, sehingga bisa membentengi diri dan bisa merawat kesehatan reproduksinya serta bisa memberikan edukasi kepada yang lain. Menurut informan utama permasalahan kesehatan reproduksi remaja yaitu seksualitas, HIV/AIDS, dan Napza dengan faktor-faktor pendorongnya dilihat dari aspek spiritual, sosial, keluarga, pendidikan, pengetahuan, ekonomi, budaya dan kontrol diri. Sumber informasi kesehatan reproduksi informan utama adalah internet, materi kuliah dan diskusi. Pencegahan perilaku berisiko dengan memperhatikan aspek spiritual, sosial, kontrol keluarga, kontrol diri dan pengembangan diri dengan mencari kegiatan yang positif. Sarana yang paling sering digunakan oleh informan utama adalah gadget (hp dan laptop). Metode yang dibutuhkan adalah diskusi dan seminar. Materi yang dibutuhkan adalah seksualitas. Media yang dibutuhkan adalah media sosial (Instagram, OA Line, Youtube, Blog), audio visual (film pendek), dan leaflet. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan reproduksi yang dibutuhkan informan utama yaitu, menggunakan metode diskusi dan seminar, dengan materi seksualitas dan melalui media sosial (Instagram, OA Line, Youtube, Blog), audio visual (film pendek), dan leaflet. | Background: Lack of adolescent vigilance against sexual behavior problems also due to have lack of knowledge about adolescent reproductive health, to overcome the problem it is needed reproduction health education for adolescents. Therefore, it is needed an analysis of health education for students, so the program is suited with the students’ needs. Methods: This research was qualitative using descriptive approach. The Subjects of research were six main students, 15-24 years old who know PIK-M Aksiologi, suppoting informants, three board of PIK-M Aksiologi, one adviser and one from DPPKBP3A. The techniques of collecting data use deep interviews. Data analysis use Miles and Hurberman model. Results: The main informant’s understanding of repductive health is reproductive processes and reproductive functions . The benefits of knowing reproductive health that is felt by main informant, is knowing more detail about the reproductive organs and the problems, so she/he can keep her/himself and can care for reproductive health and can educate to others. According to the main informants, the problem of adolescent reproductive health is sexuality, HIV/AIDS, and Drugs with stimulating factors, which can be seen by the spiritual, social, family, education, knowledge, economy, culture and self control aspect. The primary sources of reproductive health information are internet, lecture and discussion. Prevention of risky behavior pay attention to spiritual, social, family control, self control and self development by seeking positive activities. The means that most often used by informants are gadget (hp and laptop). The required methods are discussion and seminars. The required material is sexuality. The required media are social media (Instagram, OA Line, Youtube, Blog), audio visual (short movie) and leaflet. Conclusion: Reproductive health education is needed by informants, using discussion and seminar methods, with sexual material and through social media (Instagram, OA Line, Youtube, Blog), audio visual (short movie) and leaflet. | |
| 18565 | 21669 | A1H013054 | PENGARUH JUMLAH PERLINTASAN TRAKTOR RODA EMPAT TERHADAP PEMADATAN TANAH | Potensi pemadatan tanah di Kabupaten Banjarnegara meningkat seiring bertambahnya penggunaan traktor roda empat. Namun, kajian hubungan penggunaan traktor roda empat terhadap jumlah lintasan sangat terbatas. Tujuan dari penelitian adalah untuk 1) Mengetahui pengaruh perbedaan jumlah lintasan traktor roda empat terhadap pemadatan tanah dan 2) Mengetahui perbedaan nilai bulk density, porositas, dan konduktivitas hidrolik yang disebabkan oleh lintasan traktor roda empat. Penelitian dilakukan pada lahan kering di Balai Benih dan Palawija Kecamatan Purwonegoro Kabupaten Banjarnegara dengan jenis tanah Latosol. Perlakuan terdiri atas jumlah lintasan (0, 3, 5 dan 7) dengan variabel yang diteliti antara lain bulk density, porositas dan konduktivitas hidrolik. Sampel tanah tak terganggu diambil menggunakan ring sampler (100 cm³) dengan kedalaman 0-10, 10-20, dan 20-30 cm. Sampel tanah terganggu untuk penentuan kadar bahan organik tanah di laboratorium. Data dianalisis secara statistik menggunakan Anova. Hasil penelitian menunjukan nilai bulk density meningkat sejalan dengan penambahan jumlah lintasan dibandingkan dengan kontrol (data awal), nilainya pada 0, 3, 5 dan 7 lintasan bertambah masing-masing 5,57%, 8,02%, 9,82%, dan 10,48%. Untuk nilai porositas bertambah kecil, masing-masing 1,90%, 4,25%, 5,39%, dan 5,94% lebih kecil dibandingkan kontrol. Nilai konduktivitas hidrolik menunjukan trend yang sama dengan porositas dimana nilai pada keempat perlakuan masing-masing 12,04%, 16,86%, 19,27%, dan 24,09% lebih kecil dibanding kontrol. Hasil analisis statistik menunjukan hanya nilai bulk density pada perlakuan 7 perlintasan kedalaman 20-30 cm berbeda nyata dengan perlakuan tanpa perlintasan. Untuk porositas dan konduktivitas hidrolik menunjukan hasil tidak berbeda nyata pada perlakuan yang diamati. | Potential of soil compaction in Kabupaten Banjarnegara increases with the increasing use of four-wheeled tractors. However, the study of the relationship of the use of tractor to the number of trajectory trajectory is very limited. The objectives of the study were to 1) to determine the effect of different tractor trajectories on soil compaction and 2) to know the differences in the value of bulk density, porosity, and hydraulic conductivity caused by the tractor trajectory. The research was conducted on dry land at Balai Benih and Palawija Purwonegoro District, Banjarnegara District with Latosol soil type. The treatments consisted of the number of paths (0, 3, 5 and 7) with the variables studied were bulk density, porosity and hydraulic conductivity. Undisturbed soil samples were taken using a sampler ring (100 cm³) with a depth of 0-10, 10-20, 20-30 cm. whereas soil samples are disturbed for determination of soil organic matter content in the laboratory. Data were analyzed statistically using Anova. The results showed that the value of bulk density increased in line with the addition of the number of paths compared with the control (preliminary data), the values at 0, 3, 5 and 7 trajectories increased respectively 5.57%, 8.02%, 9.82%, and 10.48%. For the porosity value is smaller, respectively 1.90%, 4.25%, 5.39%, and 5.94% smaller than the control. The hydraulic conductivity value shows the same trend with the porosity where the values of the four treatments are 12.04%, 16.86%, 19.27%, and 24.09% smaller than the control. The result of statistical analysis showed that only bulk density value on the 7-inch crossing treatment was 20-30 cm significantly different from the non-cross treatment. For hydraulic porosity and conductivity the results showed no significant difference in the observed treatment. | |
| 18566 | 21835 | A1H013060 | Pembuatan Bioetanol Dari Pelepah Nipah Dengan Hidrolisis Menggunakan Enzim Selulase Dari Rumen Kambing Dan Fermentasi Menggunakan Saccharomyces Cerevisiae | Salah satu sumber energi alternatif yang mulai dipertimbangkan manfaatnya dan ramah lingkungan adalah bioetanol. Bioetanol berasal dari sumber nabati terbarukan. Sumber nabati yang dapat dijadikan bahan baku bioetanol adalah bahan-bahan nabati yang dapat mengalami proses fermentasi untuk menghasilkan alkohol (etanol). Pelepah nipah merupakan salah satu limbah pertanian yang berpotensi dikembangkan karena mengandung selulosa 42,22% yang dapat dijadikan sumber energi karbon dalam pembuatan bioetanol. Salah satu sumber enzim yang murah dan dapat dimanfaatkan dengan mudah untuk proses hidrolisis adalah enzim dari cairan rumen kambing. Rumen kambing mengandung berbagai jenis mikroba pembantu pencernaan, zat perangsang pertumbuhan dan enzim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari teknik produksi bioetanol dari bahan baku pelepah nipah, dengan menggunakan enzim selulase dari rumen kambing pada proses hidrolisis dan mengetahui konsentrasi mikroba Saccharomyces cerevisiae terhadap waktu fermentasi untuk menghasilkan kadar bioetanol yang maksimum. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakukan konsentrasi enzim 10 ml (v/v) dengan lama fermentasi 96 jam menggunakan Perlakuan konsentrasi S. cerevisiae 25 % (v/v) menghasilkan gula reduksi paling tinggi sebesar 0,784% (m/v) sedangkan perlakuan waktu fermentasi dan konsentrasi mikroba Saccharomyces cerevisiae yang diberikan tidak berpengaruh nyata terhadap kadar gula reduksi maupun kandungan bioetanol. | One use of alternative energy sources that are considered useful and environmentally friendly is bioethanol. Bioethanol made of renewable vegetable sources. Vegetable sources that can be used as bioethanol raw materials are vegetable materials that can undergo a process of fermentation to produce alcohol (ethanol). Nypa Fructians Wurmb Bleach is one of agricultural waste that has potential to be developed because it contains 42,22% cellulose which can be used as carbon energy source in making bioethanol. One source of cheap enzymes and can be used easily for the process of hydrolysis is the enzyme of goat rumen fluid. Rumen goat contains various types of microbial aids digestion, growth stimulants and enzymes. The aim of this research is and to study the bioethanol production technique from nipah bark raw material, using cellulase enzyme from rumen goat in hydraulic process and to know Sacharomyces cerevisiae microbial concentration on fermentation time to produce maximum bioethanol content. The results of this study showed that 10 ml (v/v) enzyme concentration with 96 hours of fermentation time was applied. The treatment of S. cerevisiae concentration of 25% (v/v) resulted in the highest reducing sugar 0,784% (m / v) while the fermentation time treatment and the concentration of Saccharomyces cerevisiae given no significant effect on reducing sugar content and bioethanol content. | |
| 18567 | 21836 | A1H012027 | UJI PERFORMANSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO MENGGUNAKAN KINCIR MODIFIKASI TIPE BREASTSHOT DENGAN SISTEM TRANSMISI RANTAI DAN RODA GIGI | Mikrohidro merupakan sebuah alat yang digunakan dalam sistem pembangkit listrik tenaga air skala kecil. Mikrohidro berfungsi merubah energi kinetik air menjadi energi mekanik berupa putaran poros. Putaran poros tersebut kemudian digunakan untuk beberapa hal sesuai dengan kebutuhan seperti memutar dinamo atau generator untuk menghasilkan listrik. Potensi debit air yang ada di desa Gandatapa kecamatan Sumbang yaitu berkisar antara 0,008 m3/s. Oleh karena itu pada penelitian ini dibuat sebuah prototipe mikrohidro yang bisa memanfaatkan energi air secara optimal dengan desain yang minimalis dan mampu berputar pada kecepatan air yang rendah. Tujuan penelitian ini yaitu membuat prototipe mikrohidro menggunakan kincir modifikasi tipe breastshot yang dapat memanfaatkan energi air dan mengetahui kinerja dari prototipe tersebut. Rancangan percobaan pada pembuatan mikrohidro menggunakan kincir modifikasi tipe breastshot menggunakan pendekatan rancangan struktural dan fungsional. Rancangan struktural meliputi pemilihan ide dan pembuatan desain alat yang akan dibuat. Rancangan fungsional dilakukan untuk mengetahui fungsi dan kinerja pada tiap-tiap bagian mikrohidro, meliputi kincir breastshot, as, roda gila (flywheel), dinamo, pipa penstock, dan rangka penyangga. Pada tahap uji coba meliputi spesifikasi alat dan uji kinerja prototipe mikrohidro meliputi debit aliran air (Q), putaran turbin (rpm), putaran flywheel (rpm), putaran dinamo (rpm), tegangan (v), arus (I) dan daya (watt) listrik. Hasil penelitian menunjukan putaran turbin bekerja secara optimal dan flywheel yang berfungsi sebagai pemberat dan penstabil putaran bekerja dengan baik sehingga menghasilkan putaran dinamo yang cukup konstan . Debit aliran terbesar yaitu 6,1 x 10-3, menghasilkan putaran turbin sebesar 179,9 rpm, putaran flywheel terbesar yaitu 371,3 rpm, putaran dinamo sebesar 637,5 rpm, tegangan yang tercipta sebesar 3,08 volt, arus sebesar 0,08 ampere dan daya listrik yang dihasilkan sebesar 0,24 watt. | Microhydro is a tool used in small-scale hydroelectric systems. Microhydro function to change the kinetic energy of water into mechanical energy in the form of rotation of the shaft. The rotation of the shaft is then used for several things according to need such as rotating the dynamo or generator to generate electricity. Potential water discharge in the village Gandatapa Sumbang district that is between 0.008 m3 / s. Therefore, in this research, a micro-hydro prototype can be utilized with optimal water energy with minimalist design and able to spin at low water speed. The purpose of this research is to make prototype mikrohidro using modification wheel of breastshot type which can utilize water energy and know the performance of the prototype. The experimental design of microhydro-making using a breastshot modification wheel using a structural and functional design approach. The structural design includes the selection of ideas and the design of the tools to be made. Functional design is performed to determine the function and performance of each microhydro section, including the motorshot wheel, axle, flywheel, dynamo, penstock pipe, and buffer frame. In the testing phase include equipment specifications and microhydro prototype performance tests including water flow discharge (Q), turbine rotation (rpm), flywheel rotation (rpm), rotation dynamo (rpm), voltage (v), current (I) and power ( watt) electricity. The results showed that the turbine rotation works optimally and the flywheel functioned as a ballast and the rotary stabilizer worked well to produce a fairly constant rotation of the dynamo. The largest flow discharge is 6.1 x 10-3, producing 179.9 rpm turbine rotation, the largest flywheel rotation is 371.3 rpm, the rotation of the dynamo of 637.5 rpm, the voltage created by 3.08 volts, the current of 0 , 08 amperes and power generated at 0.24 watts. | |
| 18568 | 21833 | A1C013020 | Analisis Komparatif Usahatani Padi pada Sistem Tanam Jajar Legowo dan Konvensional di Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas | Padi merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang memiliki peran untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Kecenderugan masyarakat untuk menjadikan beras sebagai bahan pangan pokok masih tinggi, namun tidak seimbang dengan produksi padi yang tersedia. Pemerintah berupaya meningkatkan produktivitas padi melalui penerapan teknologi sistem tanam jajar legowo. Teknologi sistem tanam jajar legowo yaitu sistem tanam yang memberikan jarak yang lebih lebar antar tanaman, sehingga dapat meningkatkan produktivitas 15 hingga 30 persen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan (1) biaya usahatani, produktivitas padi, dan pendapatan usahatani padi pada sistem tanam jajar legowo dan sistem tanam konvensional. (2) R/C usahatani padi pada sistem tanam jajar legowo dan sistem tanam konvensional. Penelitian ini dilakukan di Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas pada tanggal 20 November sampai 20 Desember 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Pengambilan data dilakukan dengan observasi dan teknik wawancara dengan menggunakan kuisioner dengan cara simple random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis produktivitas, analisis biaya, penerimaan dan pendapatan, nilai R/C usahatani dan analisis uji beda. Hasil penelitian menunjukkan pada sistem tanam jajar legowo tipe 5:1 biaya yang dikeluarkan sebesar Rp.13.678.905, produktivitas padi sebesar 6,120 ton/ha dan pendapatan sebesar Rp.7.741.095. Sistem tanam jajar legowo tipe 6:1 biaya yang dikeluarkan sebesar Rp.12.993.954, produktivitas sebesar 5,622 ton/ha dan pendapatan sebesar Rp.6.683.046. Sistem tanam konvensional biaya yang dikeluarkan sebesar Rp.12.130.301, produktivitas sebesar 4,867 ton/ha dan pendapatan sebesar Rp.4.904.199. Nilai R/C menunjukkan pada sistem tanam jajar legowo tipe 5:1 sebesar 1,60, sistem tanam jajar legowo tipe 6:1 sebesar 1,54 dan sistem tanam konvensional sebesar 1,42. Berdasarkan hasil uji beda (t-test) menunjukkan produksi, peneriman dan pendapatan usahatani padi pada sistem tanam jajar legowo dan sistem tanam konvensional mengalami perbedaan. Kata kunci : sistem tanam jajar legowo, sistem tanam konvensional, produktivitas, pendapatan | Rice is one of the food crops that has a role to support national food security. The tendency of people to consume rice is still high, but it is not balanced with avaible ric production. The government seeks to improve rice productivity through the application of jajar legowo method ( row planting system technology). Jajar legowo is the planting system that provides wider distance between plants. This study aims to determine and compare (1) the cost of farming, rice productivity, and income of rice farming on jajar legowo planting system and conventional planting system. (2) the R/C of rice farming in jajar legowo planting system and conventional planting system. This research was conducted in Pliken Village, Kembaran Sub-district, Banyumas Regency on November 20th until December 20th , 2017. The research method that is used is survey. The data were collected by observation and interview technique which is using questionnaire by simple random sampling method. Data were analyzed by using productivity analysis, cost analysis, revenue and income, farm efficiency analysis and different test analysis. The results showed that, the high cost of rice farming with jajar legowo system type 5:1 is amount Rp.13.678.905, rice productivity is 6,120 tons/ha and the income is Rp.7.741.095. Moreover jajar legowo system type 6:1 is amount Rp.12.993.954, rice productivity is 5,622 tons/ha and the income is Rp.6.683.046. Meanwhile conventional planting is amount Rp.12.130.301, rice productivity is 4,867 tons/ha and the income is Rp.4.904.199. The R/C value showed jajar legowo system type 5:1 is 1,60, jajar legowo type system 6:1 is R/C value is 1,54 and conventional R/C value is 1,42. Based on different test result (t-test) showed that there is a difference rice productivity and rice farming income between jajar legowo and conventional system. Keywords: legowo row planting system, conventional planting system, productivity, income | |
| 18569 | 21838 | D1E013233 | PENGGUNAAN EKSTRAK BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L) UNTUK TEAT DIPPING SAPI PERAH TERHADAP WAKTU REDUKTASE DAN TINGKAT KEASAMAN SUSU | Penelitian yang berjudul “Penggunaan Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia. L.) untuk Teat Dipping Sapi Perah terhadap Waktu Reduktase dan Tingkat Keasaman Susu” ini betujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia L) yang paling optimal untuk teat dipping sapi perah terhadap waktu reduktase dan tingkat keasaman susu. Materi yang digunakan adalah 24 ekor sapi perah, aquades, buah mengkudu, seperangkat alat untuk pengamatan waktu reduktase dan tingkat keasaman susu. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan kemudian dilanjutkan dengan uji Orthogonal Polynomial.Perlakuan yang digunakan adalah P0 (teat dipping dengan aquades sebanyak 100 ml), P1 (teat dipping dengan ekstrak buah mengkudu 10% b/v), P2 (teat dipping dengan ekstak buah mengkudu 20% b/v), P3 (teat dipping dengan ekstrak buah mengkudu 30% b/v). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teat dipping dengan perlakuan P0, P1, P2 dan P3 tidak berpengaruh sangat nyata terhadap waktu reduktase, namun berpengaruh sangat nyata terhadap tingkat keasaman susu (P < 0,01). Uji lanjut Othogonal Polynomial pada tingkat keasaman susu menunjukkan bahwa teat tipping dengan ekstrak buah mengkudu (Morinda citifolia L) sampai dengan konsentrasi 20% b/v dapat menurunkan keasaman susu. Kesimpulannya adalah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai persentase penggunaan ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia, L.) sebagai teat dipping pada sapi perah terhadap waktu reduktase dan tingkat keasaman susu yang paling tepat. | This research, entitled “The Effect of Noni Fruit (Morinda citrifolia L) Water Extract for Dairy Cow Teat Dipping on Reductase Time and Milk Acidity Level”, aims to determine the most optimal use of noni fruit (Morinda citrifolia L) extract for teat dipping of dairy cow that effect reductase time and milk acidity level. The research material were 24 dairy cows, aquades, noni fruit and devices to measurereductase time and milk acidity levelof the milk. The method was completely randomized design with 4 treatment consisting of P0 (teat dipping with 100 ml aquades), P1 (teat dipping with 10% w/v of noni fuit extract), P2 (teat dipping with 20% w/v of noni fruit extract) and P3 (teat dipping with 30% w/v of noni fruit extract), each of it was replicated 6 times and continued with orthogonal polynomial test. The result shows that the four treatment of teat dipping did not significantly affect the time of reductase, but had a very significant effect on the acidity of milk significantly effective (P < 0,01). The orthogonal polynomial test result shows that teat dipping with the extract of noni fruit (Morinda citrifolia L) until 20% w/v of the extract can reduce milk acidity level. Conclusions, further research is needed about the percentage of extract of noni fruit (Morinda citrifolia, L.) as a dipping on dairy cow to reductase time and the most appropriate level of acidity of milk | |
| 18570 | 22031 | H1A014024 | PENURUNAN KADAR ZAT WARNA DARI LIMBAH BATIK SOKARAJA MENGGUNAKAN MEMBRAN SELULOSA ASETAT DARI NIRA KELAPA | Salah satu masalah yang dihadapi oleh industri batik adalah pencemaran perairan karena pemakaian pewarna tekstil. Teknologi yang dapat digunakan untuk mengolah limbah cair industri batik adalah membran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penurunan kadar zat warna dari limbah batik menggunakan membran selulosa asetat dari nira kelapa serta untuk mengetahui nilai fluks dan rejeksi dari membran tersebut. Membran tersebut menggunakan cara filtrasi untuk menurunkan kadar zat warna batik. Penurunan kadar zat warna pada limbah cair batik adalah 26,32%. Fluks air dan limbah cair batik dari membran selulosa asetat berbahan dasar nira kelapa berturut-turut adalah 53,505 L/(m².jam) dan 16,816 L/(m².jam). Nilai rejeksi dari limbah cair batik sebesar 26,32%. | One of the problems faced by the batik industry is water pollution due to the use of textile dyes. The technology that can be used to treat wastewater of batik industry is membrane. This study was conducted to determine the dyestuff degradation of batik waste using cellulose acetate membrane from coconut palm and to know the value of flux and rejection of the membrane. The membrane uses a filtration method to decrease the dye content of batik. The decrease of dyestuff in batik liquid waste was 26,32%. Water flux and batik liquid waste from cellulose acetate membrane based on coconut palm are 53,505 L/(m².jam) and 16,816 L/(m².jam). The rejection of batik liquid waste is 26,32%. | |
| 18571 | 21840 | D1E014045 | Pengaruh Konsentrasi Larutan Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca normalis) terhadap Haugh Unit Indeks Putih dan Kuning Telur Ayam Arab | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji konsentrasi larutan kulit pisang kepok (Musa paradisiaca normalis) yang paling baik sebagai pelapis telur ayam Arab untuk mempertahankan kualitas telur dengan indikator Haugh unit, indeks putih telur dan indeks kuning telur. Materi yang digunakan adalah telur ayam Arab umur 1 hari sebanyak 90 butir. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan konsentrasi larutan kulit pisang kepok yaitu P1=20%, P2=30%, P3=40% larutan kulit pisang kepok dan diulang 6 kali. Metode analisis yang digunakan adalah analisis variansi dan uji orthogonal polinomial. Hasil analisis menunjukkan Haugh Unit telur ayam Arab P1, P2 dan P3 masing-masing 60,63 ± 3,08, 68,43 ± 3,55 dan 70,56 ± 1,99. Hasil analisis menunjukkan indeks putih telur ayam Arab P1, P2 dan P3 masing-masing 0,021 ± 0,0033, 0,028 ± 0,0047 dan 0,032 ± 0,0014. Hasil analisis menunjukkan kuning telur ayam Arab P1, P2 dan P3 masing-masing 0,237 ± 0,017, 0,273 ± 0,031, 0,304 ± 0,026. Hasil analisis variansi penggunaan konsentrasi larutan kulit pisang kepok berpengaruh sangat nyata (P< 0,01) terhadap Haugh Unit telur ayam Arab dengan persamaan masing-masing Y= 0,4963X + 51,647 r = 0,80, berpengaruh sangat nyata (P< 0,01) terhadap indeks putih telur ayam Arab dengan persamaan masing-masing Y=0,0005X +0,0111 r = 0,80 dan berpengaruh sangat nyata (P< 0,01) terhadap indeks kuning telur ayam Arab dengan persamaan masing-masing Y=0,0033X +0,1714 r = 0,76. Kesimpulan: Larutan kulit pisang kepok sebanyak 40% paling baik untuk mempertahankan kualitas telur yang disimpan selama 30 hari pada temperatur ruang. | The aim of this research is to investiged the best concentration of banana peel solution tocoating of Arabian chicken egg with Haugh Unit, albumen and yolk index indicator. The material was used 90 Arabian chicken egg. The research was done by experiment method. The design of the research was Completely Randomized Design (RAL) with three treatments consist of 20% (P1), 30% (P2) and 40% (P3) concentration of banana peel solution with six replicated.Data were analyzed with variance analysis and orthogonal polynomial test. The average of egg Haugh Unit for P1, P2, and P3 were 60,63 ± 3,08, 68,43 ± 3,55 and 70,56 ± 1,99, The average of egg albumen index for P1, P2, and P3 were 0,021 ± 0,0033, 0,028 ± 0,0047 and 0,032 ± 0,0014, The average of egg yolk index for P1, P2, and P3 were 0,237 ± 0,017, 0,273 ± 0,031 and 0,304 ± 0,026 respectively. Analysis variance showed that different concentration banana peel solution very significant effect (P< 0,01) on Haugh of Arabian chicken egg with the equation Y= 0,4963X + 51,647 r = 0,80, very significant effect (P< 0,01) on albumen index of Arabian chicken egg with the equation Y=0,0005X + 0,0111 r = 0,80, very significant effect (P< 0,01) on yolk index ex of Arabian chicken egg with the equation Y = 0,0033X + 0,1714 r = 0,76 respectively. Conclusion: banana peel solution with concentration 40% is the best concentration to maintain the quality of eggs stored for 30 days in room temperature. | |
| 18572 | 21346 | H1F012064 | GEOLOGI DAN FASIES BATUAN KARBONAT DAERAH SIDOHARJO DAN SEKITARNYA, KECAMATAN TEPUS, KABUPATEN GUNUNG KIDUL, PROVINSI D.I. YOGYAKARTA | Studi penyebaran litofasies batugamping formasi wonosari ini berada di daerah Sidoharjo dan sekitarnya, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi D.I. Yogyakarta. Studi ini menggunakan metode analisis petrografi sayatan tipis batugamping untuk mengetahui mikrofasiesnya dengan mengacu kepada standard microfacies types (SMF) menurut Wilson (1975). Satuan geomorfologi daerah penelitian terdiri dari satuan perbukitan karst Giripanggung, satuan dataran karst Tepus, dan satuan lembah karst Purwodadi. Satuan geologi daerah penelitian terdiri dari Satuan Batugamping Klastik dan Satuan Batugamping Fragmental yang diindikasikan terbentuk pada miosen tengah-miosen akhir. Lingkungan pengendapan kedua satuan ini berada pada lingkungan restricted-marine - open-marine dan saling menjemari. Mikrofasies batugamping di daerah penelitian terdiri dari SMF 23: Non-laminated homogeneous micrite and microsparite without fossils, SMF 18: Bioclastic grainstones or packstones with abundant benthic foraminifera or calcareous green algae, dan SMF 10: Bioclastic packstones and grainstones with coated and abraded skeletal grains. Mikrofasies ini diinterpretasikan terendapkan pada Facies Zones (FZ) 8 : Restricted-marine platform (Platform interior-restricted/lagoon) dan Facies Zones (FZ) 7 : Open-marine platform (Platform interior-normal marine). Asosiasi litofasies batugamping di daerah penelitian terdiri dari Lower Mudstone, Wackestone, Lower Packstone, Upper Mudstone, dan Upper Packstone. | Study of limestone lithofacies distribution at Wonosari Formation in Sidoharjo Area and the surrounding, Tepus District, Gunung Kidul Regency, Special Region of Yogyakarta Province. This study using petrographic analysis method of limestone thin section to determine the microfacies by referring to standard microfacies types (SMF) by Wilson (1975). Geomorphology unit of research area consists of Kasrt hills unit of Giripanggung, Karst Plain unit of Tepus, and Purwodadi Valley unit. Geological unit of research area consists of Clastic limestone unit and fragmental limestones unit formed in Middle miocene-late Miocene. Depositional environments of these two units are in restricted marine environment - open-marine environment and interfingering each other. Limestones microfacies in the research area consist of SMF 23: Non-laminated homogeneous micrite and microsparite without fossils, SMF 18: Bioclastic grainstones or packstones with abundant benthic foraminifera or calcareous green algae, and SMF 10: Bioclastic packstones and grainstones with coated and abraded skeletal grains. These facies interpreted deposited on Facies Facies Zones (FZ) 8 : Restricted-marine platform (Platform interior-restricted/lagoon) dan Facies Zones (FZ) 7 : Open-marine platform (Platform interior-normal marine). Limestones lithofacies association of research area limestones are Lower Mudstone, Wackestone, Lower Packstone, Upper Mudstone, and Upper Packstone. | |
| 18573 | 22009 | F1K014023 | ANALISIS NILAI MORAL DALAM NOVEL MILEA KARYA PIDI BAIQ (TEORI RESEPSI SASTRA) | Penelitian ini berjudul “Analisis Nilai Moral dalam Novel Milea Karya Pidi Baiq”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Wujud nilai moral dalam novel Milea (2) Teknik penyampaian nilai moral dalam novel Milea (3) Unsur cerita yang digunakan sebagai sarana untuk mengungkapkan nilai moral dalam novel Milea. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah karya sastra yang berbentuk novel dengan judul Milea karya Pidi Baiq. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan analisis nilai moral dengan menggunakan teori resepsi sastra. Data dianalisis dengan teknik deskripsi kualitatif yaitu suatu prosedur penelitian dengan hasil sajian data deskriptif berupa kata-kata yang disusun dengan sistematis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut (1) Wujud nilai moral memiliki tiga jenis, yakni wujud nilai moral dalam hubungan manusia dengan Tuhannya, wujud nilai moral dalam hubungan manusia dengan diri sendiri dan wujud nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain. (2) Teknik penyampaian nilai moral dalam novel Milea karya Pidi Baiq yaitu dengan penyampaian nilai moral secara langsung dan bentuk penyampaian nilai moral secara tidak langsung. (3) Unsur cerita yang digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan nilai moral adalah penokohan. Hasil penelitian dari analisis nilai moral lebih dominan pada optimis, peduli sesama, menghargai orang lain, dan solidaritas pertemanan. | The research a titled "Analisis Nilai Moral dalam Novel Milea Karya Pidi Baiq". This study aims to describe (1) the moral value of the Novel Milea (2) the technique of moral values in the Novel Milea (3) The element of the story used as a means of expressing moral values in the novel Milea. This research is a qualitative descriptive study. The subject of this research is a literary work in the form of a novel with the title of Milea by Pidi Baiq. This research focused on issues related to moral value analysis using literary receptions theory. The data were analyzed by qualitative description technique that is a research procedure with the result of descriptive data presentation in the form of words arranged systematically.How to collect data is done by reading and writing techniques. The results of research show as follows (1) The form of moral values has three types, namely the form of moral values in human relationships with God, the form of moral values in human relationships with self and the form of moral values of human relationships with other humans. (2) The technique of conveying moral values in Pidi Baiq's Milea novel is by the direct delivery of moral values and the indirect form of moral delivery. (3) The story element used as a means to convey moral value is characterization. The results of the analysis of moral values are more dominant on optimism, caring for others, respect for others, and friendship solidarity. | |
| 18574 | 21499 | C1M014030 | UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN PADA SISWA SMP NEGERI 5 PURWOKERTO TAHUN AJARAN 2017/2018 | Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMP Negeri 5 Purwokerto. Penelitian ini mengambil judul “Upaya Peningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Penerapan Model Pembelajaran Time Token pada Siswa SMP Negeri 5 Purwokerto Tahun Ajaran 2017/2018.” Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk meningkatkan hasil belajar IPS melalui penerapan model pembelajaran Time Token pada siswa SMP Negeri 5 Purwokerto tahun ajaran 2017/2018. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas VIII D yang berjumlah 35 siswa dengan 20 siswa perempuan dan 15 siswa laki-laki. Pengambilan subjek pada penelitian ini menggunakan purposive sampling karena adanya pertimbangan tertentu yaitu rekomendasi guru kelas VIII SMP Negeri 5 Purwokerto dengan alasan kelas VIII D memiliki nilai ulangan harian yang rendah. Berdasarkan penelitian dan analisis data, menunjukkan bahwa: (1) Peningkatan ketuntasan belajar siswa ranah kognitif yang diperoleh melalui post test dari siklus I siswa yang tuntas KKM sebanyak 25 siswa dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 71,43% menjadi 28 siswa yang tuntas KKM dengan pesentase ketuntasan belajar sebesar 80,00% pada siklus II. (2) Peningkatan presentase siswa yang memperoleh nilai dengan kriteria minimal baik yang diperoleh melalui angket pada ranah afektif dari siklus I yang mendapat nilai kriteria minimal baik sebanyak 28 siswa dengan presentase sebesar 80,00% menjadi 30 siswa yang mendapat nilai kriteria minimal baik dengan presentase sebesar 85,71% pada siklus II. (3) Peningkatan presentase siswa yang memperoleh nilai dengan kriteria minimal baik yang diperoleh melalui angket psikomotorik dari siklus I yang mendapat nilai kriteria minimal baik sebanyak 24 siswa dengan presentase sebesar 68,57% menjadi 29 siswa yang mendapat nilai kriteria minimal baik dengan presentase sebesar 82,86% pada siklus II. Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu sekolah dapat memanfaatkan hasil penelitian sebagai bahan pertimbangan atau sumber informasi untuk meningkatkan mutu pendidikan yang terkait dengan hasil belajar siswa. Guru sebaiknya menerapkan model pembelajaran yang lebih variatif agar hasil belajar siswa tidak lagi rendah. Saat mengikuti proses pembelajaran siswa harus lebih aktif dan percaya diri dalam bertanya maupun mengungkapkan pendapatnya. | This research is a classroom action research conducted at SMP Negeri 5 Purwokerto. This research entitled "Efforts to Increase IPS Learning Outcomes through the Application of Time Token Learning Model to Junior High School Students 5 Purwokerto Academic Year 2017/2018." The purpose of this study is to improve the learning outcomes of IPS through the application of Time Token learning model in the students of SMP Negeri 5 Purwokerto academic year 2017/2018. Subjects in this study were class VIII D, which amounted to 35 students with 20 female students and 15 male students. Subject taking in this research using purposive sampling because of certain consideration that is recommendation of teacher of class VIII SMP Negeri 5 Purwokerto with reason of class VIII D has low daily recurrence value. Based on the research and data analysis, it shows that: (1) Improvement of students' learning mastery of cognitive domain obtained through post test from cycle I complete student of KKM as much as 25 students with percentage of learning mastery of 71,43% to 28 students who complete KKM with percentage learning mastery of 80.00% in cycle II. (2) Increase the percentage of students who scored with the minimum criteria obtained by questionnaire in the affective domain of cycle I that received a minimum criteria of either 28 students with a percentage of 80.00% to 30 students who received a minimum criterion value either with percentage equal to 85,71% in cycle II. (3) Increase the percentage of students who scored with the minimum criteria obtained by psychomotor questionnaire from cycle I that got the minimum criteria either as many as 24 students with a percentage of 68.57% to 29 students who got the minimum criteria either with a percentage of 82 , 86% in cycle II. The implication of the above conclusion is that schools can utilize the results of research as a consideration or source of information to improve the quality of education associated with student learning outcomes. Teachers should apply a more varied learning model so that student learning outcomes are no longer low. When following the learning process students should be more active and confident in asking and expressing his opinion. | |
| 18575 | 22032 | H1A014005 | PENGOLAHAN LIMBAH BATIK SOKARAJA MENGGUNAKAN MEMBRAN SELULOSA ASETAT DARI NIRA KELAPA UNTUK MENURUNKAN KADAR TIMBAL DAN KADMIUM | Penelitian mengenai pembuatan membran selulosa asetat dari nira kelapa untuk penurunan kadar logam berat Pb dan Cd telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik membran selulosa asetat nata de nira untuk diaplikasikan sebagai filter logam timbal (Pb) dan kadmium (Cd) dalam limbah batik. Membran dibuat dengan metode inversi fasa. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa membran selulosa asetat nata de nira mampu menurunkan kadar Pb dan Cd dengan koefisien rejeksi yang cukup tinggi. Kadar logam Pb yang sebelumnya memiliki konsentrasi sebesar 6,871 mg/L menjadi 0,103 mg/L dengan koefisien rejeksi sebesar 98,50% dan konsentrasi logam Cd dari 3,185 mg/L menjadi 0,103 mg/L dengan koefisien rejeksi sebesar 99,59%. | The preparation of cellulose acetate membranes from coconut sap for decreasing metal Pb and Cd of batik waste water had been studied. The purpose of this research is to know the characteristic of cellulose acetate membranes to be applied as the metal filter Plumbum (Pb) and Cadmium (Cd) in batik waste water. Membranes was made by phase inversion method. The results showed that cellulose acetate membrane was able to decrease Pb and Cd with high rejection coefficient. The concentration of metal Pb which previously had concentration of 6.871 mg/L to 0.103 mg/L with rejection coefficient 98.50% and Cd metal concentration from 3.185 mg/L to 0.103 mg/L with rejection coefficient 99.59%. | |
| 18576 | 21842 | E1A112063 | PERCERAIAN KARENA MURTAD (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan PA Salatiga Nomor: 0120/Pdt.G/2016/PA.Sal) | ABSTARAK Salah satu alasan yang dapat menyebabkan terjadinya perceraian adalah perselisihan terus menerus dan mengakibatkan ketidakharmonisan di dalam rumah tangga. Contoh kasus perceraian diakibatkan perselisihan terus menerus adalah Putusan PA Salatiga Nomor 120/Pdt.G/2016/PA.Sal. Perselisihan terus menerus dalam kasus ini diakibatkan karena salah satu pihak murtad. Murtad atau berpindah agama tidak dapat dijadikan alasan perceraian yang ditetapkan oleh undang-undang, namun menurut Pasal 116 KHI, murtad atau berpindah agama dapat dijadikan alasan perceraian jika diikuti percekcokan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian preskriptif analisis, sumber bahan hukum primer dan sekunder, teknik pengumpulan data studi kepustakaan dengan inventarisasi data, metode analisis data normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hukum hakim PA Salatiga pada putusan Nomor 120/Pdt.G/2016/PA.Sal dirasa kurang tepat. Hakim hanya mempertimbangkan dengan Fiqih, tidak menggunakan Pasal 116 huruf (f) dan (h) KHI. Kata kunci : Perceraian, Murtad | ABSTARAK One of the reasons that can lead to divorce is continuous disputes and resulting in disharmony within the household. Examples of cases of divorce due to continuous dispute is the Decision of PA Salatiga Number 120 / Pdt.G / 2016 / PA.Sal. Continued disputes in this case resulted from one of the apostates. Murtad or convert can not be used as divorce reasons established by law, but according to Article 116 KHI, apostasy or convert may be the reason for divorce if followed by a dispute. The research method used in this research is normative juridical approach, prescriptive research specification of analysis, primary and secondary law resources, data collection technique of library study with data inventory, normative qualitative data analysis method. The results showed that judicial consideration of PA Salatiga judge on the verdict Number 120 / Pdt.G / 2016 / PA.Sal felt less precise. The judge only considered with Fiqh, not using Article 116 (f) and (h) KHI. | |
| 18577 | 21844 | D1E011113 | Total Solid dan Berat Jenis Susu Kambing Saanen Pada Waktu Pemerahan Yang Berbeda Di BBPTU-HPT Baturraden | Penelitian yang berjudul “Total Solid dan Berat Jenis Susu Kambing Saanen Pada Waktu Pemerahan Yang Berbeda Di BBPTU-HPT Baturraden” telah dilaksanakan pada 15 Juni - 20 Juli 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui total solid dan berat jenis susu kambing Saanen pada pemerahan pagi dan sore dan mengkaji hubungan antara total solid dan berat jenisnya. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah susu segar hasil pemerahan pagi dan sore dari 114 ekor kambing Saanen, masing-masing sampel sebanyak 650 ml. Kemudian dilakukan pengujian dengan menggunakan mesin lactoscan Milk Analizer MCC50 yang bernomor seri 0403. Hasil penelitian menunjukan bahwa rataan total solid dan berat jenis pagi dan sore hari adalah total solid 8,43% & 9,79%, berat jenis 1,0218 & 1,0195. Hasil “uji t” menunjukan bahwa rataan berat jenis dan total solid susu segar kambing Saanen berbeda nyata (P<0,05). Hubungan antara berat jenis dan total solid susu diformulasikan sebagai berikut Y = (-366.07) x + 382.73. Dapat disimpulkan bahwa total solid susu kambing Saanen pada pemerahan pagi lebih kecil dibanding sore hari, sedangkan berat jenis pada pagi lebih besar dibanding sore. Terdapat hubungan negatif antara total solid dan berat jenis susu kambing saanen. | The research entitled "Total Solid and Specific Goat Milk Weight at Different Dispersion at BBPTU-HPT Baturraden" was conducted on 15 June to 20 July 2016. The purpose of this study was to determine the total solid and heavy type of Saanen goat milk in morning milking and afternoon and examine the relationship between total solid and its specific gravity. The material used in this research is fresh milk of morning and afternoon milking from 114 goats Saanen, each sample as much as 650 ml. Then tested by using lactoscan Milk Analizer MCC50 engine 0403 series. The results showed that the average total solid and morning and afternoon density are 8.43% & 9.79% solid, 1.0218 & 1, 0195. The result of "t test" shows that the mean and solid total weight of Saanen goat milk is significantly different (P <0.05). The relationship between specific gravity and total solid milk is formulated as follows Y = (-366.07) x + 382.73. It can be concluded that the total solid of Saanen goat milk in morning milking is smaller than afternoon, while the morning weight is bigger than afternoon. There is a negative relationship between the total solid and the specific gravity of goat milk. | |
| 18578 | 21843 | C1K013026 | THE EFFECT OF SERVICE QUALITY, RESTAURANT ENVIRONMENT, AND PERCEIVED VALUE ON CUSTOMER SATISFACTION AND CUSTOMER LOYALTY (Study on Red Chili Restaurant’s Customers in Purwokerto) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, lingkungan restauran, nilai yang dirasakan terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan di Restauran Red Chili, Purwokerto. Sampel dalam penelitian ini terdapat 102 responden yang telah menggunakan produk dan layanan di Restoran Red Chili, Purwokerto. Data dianalisis menggunakan analisis regresi untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, lingkungan restoran, nilai yang dirasakan memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. Kemudian, kepuasan pelanggan juga memiliki pengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan, dan menyarankan kepada manajer Red Chili untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pengunjung. | The purpose this study to identify and analyze the effect of service quality, environment of restaurant and perceived value on customer satisfaction and customer loyalty in Red Chili Restaurant, Purwokerto. The sample in this study there were 102 respondents who have used product and service in Red Chili Restaurant, Purwokerto. Data was analyzed using regression analysis to test the research hypothesis. These results indicate that the service quality, environment of restaurant and perceived value have a positive effect on customer satisfaction. Then customer satisfaction also has a positive effect on customer loyalty, and suggested to the manager to further enhance the service quality to the visitors. | |
| 18579 | 21841 | C1K013048 | The Influence of Cultural Intelligence on Cross-Cultural Adjustment and Academic Performance in The Nationally Diverse Academic Setting: An Empirical Study on International Students within Teikyo University, Hachioji Campus, Japan | Tujuan utama dari penelitian ini ialah untuk menganalisa pengaruh dari kecerdasan budaya (CQ) terhadap penyesuaian antar-budaya (CCA) dan performa akademik dalam lingkungan pendidikan global. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa internasional Teikyo University, Hachioji Campus, Jepang. Penelitian mengenai CQ dan CCA telah secara terus-menerus dilaksanakan dalam konteks SDM Internasional dimana CQ dan CCA para ekspatriat dapat mempengaruhi performa kerja mereka. Namun, penelitian sejenis yang dilaksanakan dalam konteks pendidikan global sangatlah sedikit pada saat ini. Padahal, mahasiswa internasional tidaklah berbeda dengan ekspatriat dimana mereka juga sering dihadapkan dengan tantangan mengenai penyesuaian hidup di negara lain baik penyesuaian secara umum, sosial, maupun akademik. Penelitian ini dilaksanakan pada September sampai dengan November 2017 di Teikyo University, Hachioji Campus, Jepang. Melalui kuisioner sebagai data primer, penelitian ini memperoleh total 70 responden yang merupakan mahasiswa internasional di Teikyo University Hachioji Campus yang telah menyelesaikan paling tidak satu semester. Berdasarkan pengujian hipotesis, hasil dari penelitian ini adalah: (1) CQ memiliki pengaruh positif terhadap CCA. (2) CQ memiliki pengaruh positif terhadap performa akademik. (3) CCA memiliki pengaruh positif terhadap performa akademik. (4) CCA memediasi hubungan antara CQ dan performa akademik. Kecerdasan budaya (CQ) sangat dibutuhkan tidak hanya bagi mahasiswa internasional tetapi juga setiap pihak yang terlibat dalam pendidikan global, seperti pengajar dan sekolah. Maka dari itu, pengembangan kemampuan ini membutuhkan pemahaman dan kerjasama seluruh pihak untuk senantiasa membentuk diskusi dan pelatihan mengenai keragaman budaya yang semakin diperlukan pada zaman ini. | The main purpose of this study is to analyze the influence of Cultural Intelligence (CQ) on Cross-Cultural Adjustment (CCA) and academic performance in the nationally diverse academic setting. This is an empirical study conducted on international students within Teikyo University, Hachioji Campus, Japan. The study about CQ and CCA has been continuously performed in the context of International Human Resource Management (IHRM) where expatriates’ CQ and CCA can influence their job performance. However, the same study conducted in the context of global education is currently very limited whereas international students are often facing significant challenge to endure the problem of general, social, and academic adjustment in the host country. This study was conducted on September to November 2017 at the Hachioji Campus of Teikyo University, Japan. By using questionnaires as primary data, this study obtained 70 respondents whose characteristics are international students studying in their second semester and above at Teikyo University Hachioji Campus. According to the hypotheses testing, the results of this study are as follow: (1) Cultural Intelligence (CQ) has positive influence towards Cross-Cultural Adjustment (CCA). (2) CQ has positive influence towards academic performance. (3) CCA has positive influence towards academic performance. (4) CCA mediates the relationship between CQ and academic performance. Cultural Intelligence (CQ) is needed by not only international students but also every party involved in global education such as teachers and schools. Therefore, the enhancement of this ability required an understanding and cooperation to persistently build discussion and initiation about cultural diversity that is becoming more necessary in today’s world. | |
| 18580 | 21846 | H1C013052 | PERANCANGAN PROTOTIPE GENERATOR MAGNET PERMANEN FLUKS RADIAL SATU FASA RANGKAI SERI TEGANGAN 220V | Pemanfaatan energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sangat terbuka lebar, namun pembangunan PLTA memiliki kendala seperti harus memerlukan ketinggian jatuh air atau head tinggi untuk beroperasi dan biaya pembangunan yang mahal. Solusi dari permasalahan tersebut adalah Pembangkit Listrik Tenaga Piko Hidro (PLTPH), yang dapat bekerja pada head rendah dan memiliki biaya pembangunan yang lebih murah. Komponen utama pada suatu pembangkit listrik salah satunya adalah generator. Pada penelitian ini akan dirancang suatu desain generator yang dapat bekerja pada head rendah dan putaran rendah. Generator magnet permanen dipilih karena tidak memerlukan arus eksitasi dari luar sehingga menghemat biaya pembangkitan. Dengan ukuran yang sama, jenis kawat penghantar dan jenis magnet menjadi penentu besar tegangan dan daya keluaran. Desain generator akan dibuat dalam 2 Dimensi (2D) menggunakan software AutoCad. Hasil yang diharapkan dari perancangan ini adalah desain dengan tegangan keluaran total 220V dengan frekuensi 50Hz. Karena jenis generator yang didesain bergantung pada celah udara, maka dilakukan pula analisis menggunakan software FEMM terhadap desain untuk mengetahui hubungan fluks celah udara dengan tegangan keluaran pada generator. | The utilization of renewable energy such as Hydroelectric Power Plant (HPP) is widely open, but to build a HPP have some constraints such as it need high water elevation or high-head to work and it has expensive development costs. The solution of this problem was Pico-Hydroelectric Power Plant (PHPP) that can be work on low-head and have much cheaper development costs. One of the main components in a power plant is a generator. This study will design a generator that requires just low-head and low-speed to work. Permanent magnet generator is selected for not requiring current-excitationfrom the outside that will make generating costs cheaper. With the same size of generator, the type of conduction wire and magnet become the determinant of output-voltage and output-power. The design of generator will be made in 2 dimensional form (2D) using AutoCad software. The expected results of this design was generator that have a total output-voltage 220V with 50Hz frequency. Becausethis kind of generator depends on the air-gap, so the design will be analyzed using FEMM software to know the relation of air-gap flux with the output of generator. |