Home
Login.
Artikelilmiahs
21835
Update
IRMA ALFIATI NURHASANAH
NIM
Judul Artikel
Pembuatan Bioetanol Dari Pelepah Nipah Dengan Hidrolisis Menggunakan Enzim Selulase Dari Rumen Kambing Dan Fermentasi Menggunakan Saccharomyces Cerevisiae
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Salah satu sumber energi alternatif yang mulai dipertimbangkan manfaatnya dan ramah lingkungan adalah bioetanol. Bioetanol berasal dari sumber nabati terbarukan. Sumber nabati yang dapat dijadikan bahan baku bioetanol adalah bahan-bahan nabati yang dapat mengalami proses fermentasi untuk menghasilkan alkohol (etanol). Pelepah nipah merupakan salah satu limbah pertanian yang berpotensi dikembangkan karena mengandung selulosa 42,22% yang dapat dijadikan sumber energi karbon dalam pembuatan bioetanol. Salah satu sumber enzim yang murah dan dapat dimanfaatkan dengan mudah untuk proses hidrolisis adalah enzim dari cairan rumen kambing. Rumen kambing mengandung berbagai jenis mikroba pembantu pencernaan, zat perangsang pertumbuhan dan enzim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari teknik produksi bioetanol dari bahan baku pelepah nipah, dengan menggunakan enzim selulase dari rumen kambing pada proses hidrolisis dan mengetahui konsentrasi mikroba Saccharomyces cerevisiae terhadap waktu fermentasi untuk menghasilkan kadar bioetanol yang maksimum. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakukan konsentrasi enzim 10 ml (v/v) dengan lama fermentasi 96 jam menggunakan Perlakuan konsentrasi S. cerevisiae 25 % (v/v) menghasilkan gula reduksi paling tinggi sebesar 0,784% (m/v) sedangkan perlakuan waktu fermentasi dan konsentrasi mikroba Saccharomyces cerevisiae yang diberikan tidak berpengaruh nyata terhadap kadar gula reduksi maupun kandungan bioetanol.
Abtrak (Bhs. Inggris)
One use of alternative energy sources that are considered useful and environmentally friendly is bioethanol. Bioethanol made of renewable vegetable sources. Vegetable sources that can be used as bioethanol raw materials are vegetable materials that can undergo a process of fermentation to produce alcohol (ethanol). Nypa Fructians Wurmb Bleach is one of agricultural waste that has potential to be developed because it contains 42,22% cellulose which can be used as carbon energy source in making bioethanol. One source of cheap enzymes and can be used easily for the process of hydrolysis is the enzyme of goat rumen fluid. Rumen goat contains various types of microbial aids digestion, growth stimulants and enzymes. The aim of this research is and to study the bioethanol production technique from nipah bark raw material, using cellulase enzyme from rumen goat in hydraulic process and to know Sacharomyces cerevisiae microbial concentration on fermentation time to produce maximum bioethanol content. The results of this study showed that 10 ml (v/v) enzyme concentration with 96 hours of fermentation time was applied. The treatment of S. cerevisiae concentration of 25% (v/v) resulted in the highest reducing sugar 0,784% (m / v) while the fermentation time treatment and the concentration of Saccharomyces cerevisiae given no significant effect on reducing sugar content and bioethanol content.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save