Home
Login.
Artikelilmiahs
21833
Update
BINTI AZIZAH
NIM
Judul Artikel
Analisis Komparatif Usahatani Padi pada Sistem Tanam Jajar Legowo dan Konvensional di Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Padi merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang memiliki peran untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Kecenderugan masyarakat untuk menjadikan beras sebagai bahan pangan pokok masih tinggi, namun tidak seimbang dengan produksi padi yang tersedia. Pemerintah berupaya meningkatkan produktivitas padi melalui penerapan teknologi sistem tanam jajar legowo. Teknologi sistem tanam jajar legowo yaitu sistem tanam yang memberikan jarak yang lebih lebar antar tanaman, sehingga dapat meningkatkan produktivitas 15 hingga 30 persen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan (1) biaya usahatani, produktivitas padi, dan pendapatan usahatani padi pada sistem tanam jajar legowo dan sistem tanam konvensional. (2) R/C usahatani padi pada sistem tanam jajar legowo dan sistem tanam konvensional. Penelitian ini dilakukan di Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas pada tanggal 20 November sampai 20 Desember 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Pengambilan data dilakukan dengan observasi dan teknik wawancara dengan menggunakan kuisioner dengan cara simple random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis produktivitas, analisis biaya, penerimaan dan pendapatan, nilai R/C usahatani dan analisis uji beda. Hasil penelitian menunjukkan pada sistem tanam jajar legowo tipe 5:1 biaya yang dikeluarkan sebesar Rp.13.678.905, produktivitas padi sebesar 6,120 ton/ha dan pendapatan sebesar Rp.7.741.095. Sistem tanam jajar legowo tipe 6:1 biaya yang dikeluarkan sebesar Rp.12.993.954, produktivitas sebesar 5,622 ton/ha dan pendapatan sebesar Rp.6.683.046. Sistem tanam konvensional biaya yang dikeluarkan sebesar Rp.12.130.301, produktivitas sebesar 4,867 ton/ha dan pendapatan sebesar Rp.4.904.199. Nilai R/C menunjukkan pada sistem tanam jajar legowo tipe 5:1 sebesar 1,60, sistem tanam jajar legowo tipe 6:1 sebesar 1,54 dan sistem tanam konvensional sebesar 1,42. Berdasarkan hasil uji beda (t-test) menunjukkan produksi, peneriman dan pendapatan usahatani padi pada sistem tanam jajar legowo dan sistem tanam konvensional mengalami perbedaan. Kata kunci : sistem tanam jajar legowo, sistem tanam konvensional, produktivitas, pendapatan
Abtrak (Bhs. Inggris)
Rice is one of the food crops that has a role to support national food security. The tendency of people to consume rice is still high, but it is not balanced with avaible ric production. The government seeks to improve rice productivity through the application of jajar legowo method ( row planting system technology). Jajar legowo is the planting system that provides wider distance between plants. This study aims to determine and compare (1) the cost of farming, rice productivity, and income of rice farming on jajar legowo planting system and conventional planting system. (2) the R/C of rice farming in jajar legowo planting system and conventional planting system. This research was conducted in Pliken Village, Kembaran Sub-district, Banyumas Regency on November 20th until December 20th , 2017. The research method that is used is survey. The data were collected by observation and interview technique which is using questionnaire by simple random sampling method. Data were analyzed by using productivity analysis, cost analysis, revenue and income, farm efficiency analysis and different test analysis. The results showed that, the high cost of rice farming with jajar legowo system type 5:1 is amount Rp.13.678.905, rice productivity is 6,120 tons/ha and the income is Rp.7.741.095. Moreover jajar legowo system type 6:1 is amount Rp.12.993.954, rice productivity is 5,622 tons/ha and the income is Rp.6.683.046. Meanwhile conventional planting is amount Rp.12.130.301, rice productivity is 4,867 tons/ha and the income is Rp.4.904.199. The R/C value showed jajar legowo system type 5:1 is 1,60, jajar legowo type system 6:1 is R/C value is 1,54 and conventional R/C value is 1,42. Based on different test result (t-test) showed that there is a difference rice productivity and rice farming income between jajar legowo and conventional system. Keywords: legowo row planting system, conventional planting system, productivity, income
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save