Home
Login.
Artikelilmiahs
21829
Update
RIZKY ASRI SUKMAHANINGTYAS
NIM
Judul Artikel
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Petani Penangkar Benih Kedelai Di Desa Sindangkasih, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perbenihan kedelai nasional masih menjumpai beberapa permasalahan, salah satunya yaitu rendahnya ketersediaan benih kedelai unggul bersertifikat, sehingga perlu dilakukan pembinaan usaha penangkaran benih unggul bersertifikat pada gabungan kelompok tani (Gapoktan). Gapoktan Tani Sejahtera merupakan salah satu pelaku usaha penangkaran benih kedelai bersertifikat, namun peningkatan produktivitas petani penangkar cenderung lambat dari tahun ke tahun. Produktivitas dapat menjadi gambaran kinerja petani menjalankan usahataninya. Produktivitas dapat dipengaruhi oleh faktor lama berusahatani, harga benih, dan intensitas pembinaan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis pengaruh faktor pengalaman petani, harga benih kedelai, dan intensitas pembinaan kelompok tani terhadap kinerja petani penangkar benih kedelai. 2) Mengetahui nilai rentabilitas ekonomi usahatani penangkar benih kedelai Di Desa Sindangkasih, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. Pengambilan data dilaksanakan di Desa Sindangkasih Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka pada bulan Februari hingga Mei 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Penentuan responden dilakukan dengan metode sensus dengan jumlah responden sebanyak 46 petani. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan rentabilitas ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pengalaman petani, dan intesitas pembinaan yang dilakukan kelompok tani berpengaruh terhadap kinerja petani benih kedelai di Desa Sindangkasih Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. 2) Petani penangkar benih kedelai mampu mengelola modal usahatani secara efisien, karena nilai rentabilitas ekonomibenih kedelaiadalah sebesar 39,62%, lebih besar dari suku bunga bank BRI yang berlaku tahun 2016 yaitu sebesar 12,75 % per tahun atau 3,18 % per musim tanam.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Soybean seed breeding in Indonesia is still facing some problems; one of them is the lack of certified soybean seed stock. To increase the stock of soybean seed in order to meet its needs, it is essential to scout certified seed breeder on farmer group. Farmer group union Tani Sejahtera is a group which performs certified soybean seed breeding, yet its productivity is still low measured in year after year. Productivity can represent breeder performances on doing soybean breeding business. Productivity can be affected by factors such as breeders experience, the selling price of soybean seed, and coaching intensity. This research aims to: 1) analyze factors that affect the performance of the soybean seed breeder, 2) find out the profitability of soybean seed breeding at Sindangkasih Village, Majalengka Subdistrict, Majalengka. The research was carried out at Sindangkasih village, Majalengka sub-district, Majalengka, during February 2017 to May 2017. The research method used in this study is survey method. Respondents were determined by census method with the total number of respondents as many as 46 breeders. Analysis method used in this study is multiple linear regression analysis, and profitability analysis. The results showed that: 1) breeders experience and coaching intensity are affecting breeders performance. 2) Soybean seed breeder is capable of managing the soybean seed breeding capital efficiently because the profitability rate of soybean breeding is 39.62%, higher than the interest rate of BRI bank on 2016 which is 12.75% per year or 3.18 % for one planting season.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save