Artikelilmiahs
Menampilkan 45.701-45.720 dari 48.749 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 45701 | 49070 | D1A021186 | PENGARUH PENAMBAHAN WHEY PROTEIN ISOLATE DENGAN PERSENTASE BERAGAM TERHADAP TINGKAT KEASAMAN DAN INDEKS WARNA GREEK YOGURT DARI BERBAGAI JENIS SUSU | Penelitian yang berjudul “Pengaruh Penambahan Whey Protein Isolate dengan Persentase Beragam terhadap Tingkat Keasaman dan Indeks Warna Greek Yogurt dari Berbagai Jenis Susu” telah dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian dilakukan dengan tujuan mengkaji pengaruh penambahan whey protein isolate dengan persentase yang beragam terhadap total asam tertitrasi (TAT), pH, dan warna pada greek yogurt dari berbagai jenis susu. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah susu sapi segar, susu kambing segar, whey protein isolate (WPI) Puro, starter kering yogourmet. Materi penelitian tersebut diteliti dengan metode rancangan acak lengkap faktorial. Faktor pertama dalam penelitian ini adalah 5 jenis persentase whey protein isolate (WPI), yakni 0%; 1,5%; 3%; 4,5%; dan 6%. Faktor kedua dalam penelitian ini adalah 3 jenis susu, yakni susu sapi, susu kombinasi, dan susu kambing. Penelitian diulang sebanyak 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pertama dalam penelitian ini (persentase WPI) memiliki pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap total asam tertitrasi (TAT) dan pH, serta tidak memiliki pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap warna. Kesimpulan pada penelitian ini adalah total asam tertitrasi (TAT) mengalami peningkatan, sedangkan pH mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya persentase WPI yang ditambahkan. Penambahan WPI yang optimal berada pada persentase 4,5%. Indeks warna pada greek yogurt tidak berpengaruh seiring dengan meningkatnya persentase WPI yang ditambahkan. | The research entitled “The Effect of Adding Whey Protein Isolate with Various Percentages on Acidity Levels and Color Index of Greek Yogurt from Various Types of Milk” was conducted at the Animal Product Technology Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Soedirman University. This study aimed to examine the effect of adding whey protein isolate with various percentages on total titrable acidity (TTA), pH, and color in Greek yogurt from various types of milk. The materials used in this study were fresh cow's milk, fresh goat's milk, Puro whey protein isolate (WPI), and dry starter yogourmet. The research materials were studied using a completely randomized factorial design method. The first factor consisted of five levels of whey protein isolate (WPI) percentage, namely 0%; 1,5%; 3%; 4,5%; and 6%. The second factor in this study was 3 types of milk, namely cow's milk, combination milk, and goat's milk. The study was repeated 4 times. The results showed that the first factor (percentage of WPI) had a very significant effect (P<0.01) on total titratable acidity (TTA) and pH, and had no significant effect (P>0.05) on color. The conclusion of this research was that total titratable acidity (TTA) increased, while pH decreased along with the increasing percentage of whey protein isolate added. The optimal addition of whey protein isolate is at a percentage of 4.5%. The color index of greek yogurt was not affected by the increasing percentage of added WPI. | |
| 45702 | 49071 | D1A021206 | Hubungan jumlah ternak pendidikan peternak dan lama beternak dengan penerapan protokol kesehatan oleh peternak anggota KSU karya nughara di Kabupaten Kuningan | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Jumlah ternak, pendidikan peternak, dan lama beternak dengan penerapan protokol kesehatan di usaha ternak Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Penelitian dilakukan secara survey, data diperoleh melalui wawancara dan observasi. Sasaran penelitian ini adalah pengurus koperasi, peternak sapi perah yang menjadi anggota aktif Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Nugraha Jaya. Pengambilan responden dalam penelitian dilakukan menggunakan teknik stratified random sampling, dan sampel dari setiap kelompok diambil secara acak menggunakan metode simple random sampling. Jumlah responden ditentukan dengan rumus Slovin dengan tingkat toleransi kesalahan (margin of error) sebesar 10% dan diperoleh jumlah responden yang diperlukan sebanyak 90 orang dari total 900 anggota koperasi. Analisis data menggunakan Analisis deskriptif dan Analisis Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas peternak sapi perah yang menjadi anggota di KSU Nugraha Jaya berada diumur 31-45 tahun dengan jumlah 29 orang (32,2%). Mayoritas jumlah ternak yang dimiliki oleh peternak berada pada kategori sedikit (1-5 ST) yaitu sebanyak 43 peternak (47,7%), dengan rata-rata kepemilikan 6,40 ST. Tingkat pendidikan peternak sapi perah pada kategori 1-6 tahun sebanyak 45 peternak (50%). Lama beternak pada peternakan sapi perah adalah pada kategori 11-25 tahun sebanyak 44 peternak (48,8%), dengan rata-rata 18,63 tahun. Mayoritas peternak mendapatkan skor dalam penerapan protokol kesehatan di kategori cukup sebanyak 72 orang (80%) dengan rata-rata skor 75,27. Lama beternak tidak berhubungan dengan penerapan protokol kesehatan di usaha ternak sapi perah Kabupaten Kuningan. Sedangkan, pendidikan peternak dan jumlah ternak berhubungan dengan penerapan protokol kesehatan di usaha ternak sapi perah Kabupaten Kuningan. | This study aims to determine the relationship between the number of livestock, education of farmers, and length of time breeding with the application of health protocols in livestock businesses in Kuningan Regency, West Java. The research was conducted by survey, data were obtained through interviews and observations. The targets of this study were cooperative administrators, dairy farmers who were active members of the Karya Nugraha Jaya Multipurpose Cooperative (KSU). Respondents in the study were taken using stratified random sampling technique, and samples from each group were taken randomly using simple random sampling method. The number of respondents was determined using the Slovin formula with a margin of error of 10% and obtained the required number of respondents as many as 90 people from a total of 900 cooperative members. Data analysis used descriptive analysis and Spearman Rank Correlation Analysis. The results showed that the majority of dairy farmers who are members of KSU Nugraha Jaya are 31-45 years old with 29 people (32.2%). The majority of the number of livestock owned by farmers is in the small category (1-5 ST) as many as 43 farmers (47.7%), with an average ownership of 6.40 ST. The education level of dairy farmers in the 1-6 year category was 45 farmers (50%). The length of farming on dairy farms was in the 11-25 years category as many as 44 farmers (48.8%), with an average of 18.63 years. The majority of farmers scored the application of health protocols in the sufficient category as many as 72 people (80%) with an average score of 75.27. Length of farming is not associated with the application of health protocols in dairy cattle businesses in Kuningan Regency. Whereas, farmer education and number of livestock were associated with the application of health protocols in dairy cattle businesses in Kuningan Regency. | |
| 45703 | 49072 | D1A021114 | HUBUNGAN LAMA MENJADI ANGGOTA DAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PETERNAK SAPI PERAH ANGGOTA KOPERASI SERBA USAHA (KSU) KARYA NUGRAHA JAYA KABUPATEN KUNINGAN | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa rata-rata lama peternak sapi perah menjadi anggota koperasi, mengetahui bagaimana kualitas pelayanan koperasi, mengetahui tingkat kepuasan peternak sapi perah dan mengetahui hubungan lama menjadi anggota dan kualitas pelayanan koperasi dengan tingkat kepuasan peternak sapi perah anggota Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Nugraha Jaya. Penelitian menggunakan metode survei. Sasaran penelitian adalah peternak sapi perah anggota aktif Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Nugraha Jaya, jumlah responden ditentukan menggunakan rumus slovin margin of error 10% sehingga didapatkan 90 responden. Responden dikelompokan (stratified random sampling) berdasarkan lama menjadi anggota koperasi lalu dipilih secara acak (simple random sampling). Analisis data menggunakan analisis deskripif dan korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota koperasi rata-rata telah bergabung selama 14 tahun. Kualitas pelayanan Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Nugraha Jaya dinilai “Sangat Baik” dan tingkat kepuasan anggota dalam kategori“Sangat Puas”. Hasil analisis korelasi rank spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan cukup kuat antara lama menjadi anggota dengan tingkat kepuasan, sedangkan hubungan kuat antara kualitas pelayanan dengan tingkat kepuasan peternak sapi perah anggota Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Nugraha Jaya. | This study aims to determine the average length of time dairy farmers have been members of the cooperative, to determine the quality of cooperative services, to determine the level of satisfaction of dairy farmers and to determine the relationship between length of membership and quality of cooperative services with the level of satisfaction of dairy farmers who are members of the Karya Nugraha Jaya Multipurpose Cooperative (KSU). The study used a survey method. The target of the study were dairy farmers who were active members of the Karya Nugraha Jaya Multipurpose Cooperative (KSU). The number of respondents was determined using the Slovin formula with a margin of error of 10%, resulting in 90 respondents. Respondents were grouped (stratified random sampling) based on length of membership and then randomly selected (simple random sampling). Data analysis used descriptive analysis and Spearman rank correlation. The results showed that cooperative members had been members for an average of 14 years. The quality of service of the Karya Nugraha Jaya Multipurpose Cooperative (KSU) was assessed as "Very Good" and the level of member satisfaction was in the "Very Satisfied" category. The results of the Spearman rank correlation analysis show that there is a fairly strong relationship between the length of membership and the level of satisfaction, while there is a strong relationship between the quality of service and the level of satisfaction of dairy farmers who are members of the Karya Nugraha Jaya Multipurpose Cooperative (KSU). | |
| 45704 | 49076 | F1C021025 | Konstruksi Realitas Berita Isu Revisi Undang-Undang Pilkada (Analisis Framing Media Daring Tempo.co dan Kompas.com pada Agustus 2024) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian yang dilakukan Tempo.co dan Kompas.com dalam menuliskan berita isu revisi UU Pilkada yang banyak menuai kontroversi. Metode analisis data yang dipakai dalam penelitian ini yakni analisis framing model Robert N. Entman yang melihat framing berita dari pemberian definisi, penjelasan, evaluasi, dan rekomendasi, dipadukan dengan Teori Konstruksi Sosial untuk mengungkap seleksi dan penonjolan isu yang dilakukan oleh jurnalis Tempo.co dan Kompas.com dalam memberitakan peristiwa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media hampir serupa dalam membingkai isu Revisi UU Pilkada. Baik Tempo.co dan Kompas.com secara garis besar membingkai isu ini sebagai sarat muatan politik dan pelanggaran hukum sebab tindakan DPR dinilai terburu-buru seakan-akan didorong oleh kepentingan jangka pendek dari kelompok tertentu. Bedanya, jurnalis Tempo.co menyoroti isu revisi UU Pilkada lebih kepada konflik vertikal antara DPR RI dengan masyarakat Indonesia, sedangkan jurnalis Kompas.com memahami realitas isu revisi UU Pilkada sebagai konflik elit politik antara fraksi PDI-P dan koalisi parpol yang mengusung satu paslon dalam Pilkada Jakarta 2024. | This study analyzes the news framing conducted by Tempo.co and Kompas.com in reporting on the controversial revision of the Regional Head Election Law (UU Pilkada). Using Robert N. Entman’s framing analysis model—which focuses on problem definition, causal interpretation, moral evaluation, and treatment recommendation—combined with Social Construction Theory, this research aims to uncover how journalists at both outlets selected and emphasized particular aspects of the issue. The findings indicate that both Tempo.co and Kompas.com similarly framed the revision as politically charged and legally problematic, portraying the House of Representatives (DPR) as acting hastily, driven by the short-term interests of specific political groups. However, differences emerge in the angle of coverage: Tempo.co tends to frame the issue as a vertical conflict between the DPR and the public, while Kompas.com frames it as an elite political conflict between the PDI-P faction and a coalition of parties supporting a single candidate in the 2024 Jakarta regional election. | |
| 45705 | 49078 | A1D019162 | KARAKTERISASI MORFOLOGI DAN ANALISIS KEKERABATAN GENOTIPE UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) HASIL PERSILANGAN TERKONTROL ANTAR TIGA TETUA | Ubi jalar adalah alternatif karbohidrat selain nasi yang diminati masyarakat karena rasanya yang manis. Kandungan antosianin tertinggi terdapat pada ubi jalar ungu, namun rasanya yang kurang manis menyebabkan ubi jalar ungu kurang diminati konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan klon ubi jalar yang memliki kandungan antosianin tinggi dilihat dari warna ungu pada umbi dan rasanya manis. Upaya yang dilakukan adalah dengan mmelakukan perislangan terkontrol antar tiga varietas tetua yaitu Ubi Cilembu, Ubi Ayamurasaki, dan Ubi Lokal Banyumas. Hasil keturunan F1 dikarakterisasi secara kualitatif menggunakan panduan UPOV ubi jalar (2010). Data hasil karakterisasi morfologi berupa angka yang menunjukan karakter masing-masing parameter morfologi berdasarkan panduan UPOV (2010) diinput ke software MVSP untuk dianalisis dan menjadi pohon filogenetik. Variabel pengamatan terdiri dari pewarnaan pada bagian batang, pewarnaan dan bentuk daun, serta warna dan bentuk umbi/akar. Hasil penelitian menunjukan 7 aksesi yang paling memenuhi kriteria yang diinginkan oleh peneliti, yaitu genotipe 41, 45, 55, 63, 70, 72, dan 76. Umbi ketujuh genotipe tersebut memiliki warna ungu sebagai salah satu tanda yang mudah dikenali untuk mengetahui tingginya kadar antosianin. | Sweet potato is an alternative carbohydrate besides rice that is popular with the public because of its sweet taste. The highest anthocyanin content is found in purple sweet potato, but its less sweet taste makes purple sweet potato less popular with consumers. This study aims to obtain sweet potato clones that have high anthocyanin content as seen from the purple color of the tubers and its sweet taste. The efforts made were to conduct controlled crosses between three parent varieties, namely Cilembu Sweet Potato, Ayamurasaki Sweet Potato, and Banyumas Local Sweet Potato. The F1 genotypes were characterized qualitatively using the UPOV sweet potato guide (2010). Morphological characterization data in the form of numbers indicating the character of each morphological parameter based on the UPOV guide (2010) were inputted into the MVSP software for analysis and became a phylogenetic tree. Observation variables consisted of stem coloring, leaf coloring and shape, and tuber/root color and shape. The results of the study showed that 7 accessions best met the criteria desired by the researcher, namely genotypes 41, 45, 55, 63, 70, 72, and 76. The tubers of the seven genotypes had a purple color as one of the easily recognizable signs to determine the high levels of anthocyanin. | |
| 45706 | 49079 | C1A021011 | Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Kurs, dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Cadangan Devisa Indonesia Tahun 2009-2023 | Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Kurs, dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Cadangan Devisa Indonesia Tahun 2009-2023”. Pertumbuhan cadangan devisa yang cenderung menurun dan depresiasi rupiah yang sering terjadi dapat mengganggu stabilitas ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga, nilai tukar, dan pertumbuhan ekonomi terhadap cadangan devisa Indonesia selama periode 2009 hingga 2023. Pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL) yang memungkinkan pengujian hubungan jangka pendek maupun jangka panjang secara simultan dan parsial. Metode ini dipilih karena mampu menangani data time series dengan tingkat integrasi yang berbeda pada tingkat level dan first difference. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dalam jangka pendek maupun jangka panjang, berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap cadangan devisa. Suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cadangan devisa dalam jangka pendek dan jangka panjang. Kurs menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan dalam jangka pendek, dan positif signifikan dalam jangka panjang. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi secara konsisten berpengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Secara simultan inflasi, suku bunga, kurs, dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap cadangan devisa dengan koefisian determinasi sebesar 84,10%. Implikasi penelitian ini menunjukan bahwa pemerintah perlu memperkuat stabilitas ekonomi makro melalui langkah-langkah yang lebih terarah. Salah satu upaya penting adalah menjaga tingkat suku bunga yang kompetitif agar tetap menarik bagi investor asing, namun tidak membebani sektor riil. Stabilitas nilai tukar rupiah melalui intervensi yang tepat di pasar valuta asing, terutama saat terjadi volatilitas eksternal. Selain itu, upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan perlu difokuskan pada penguatan sektor produktif dan peningkatan daya saing ekspor, sehingga dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan cadangan devisa negara. | This study is titled "The Effect of Inflation, Interest Rates, Exchange Rates, and Economic Growth on Indonesia's Foreign Exchange Reserves in 2009-2023". This study aims to analyze the effect of inflation, interest rates, exchange rates, and economic growth on Indonesia's foreign exchange reserves in the period 2009-2023. This study uses a quantitative approach with the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) method which allows testing of short-term and long-term relationships simultaneously and partially. This method was chosen because it is able to handle time series data with different levels of integration at the level and first difference. The results of the study indicate that inflation in the short term and long term has a negative and insignificant effect on foreign exchange reserves. Interest rates have a negative and significant effect on foreign exchange reserves in the short term and long term. Exchange rates show a negative and significant effect in the short term, and a positive and significant effect in the long term. Meanwhile, economic growth consistently has a positive and significant effect on foreign exchange reserves in both the short and long term. Simultaneously, inflation, interest rates, exchange rates, and economic growth affect foreign exchange reserves with a coefficient of determination of 84.10%. The implications of this study suggest that the government needs to strengthen macroeconomic stability through more targeted measures. One key effort is to maintain a competitive interest rate to attract foreign investors without burdening the real sector. The stability of the rupiah exchange rate should be ensured through appropriate interventions in the foreign exchange market, especially during periods of external volatility. Furthermore, efforts to promote sustainable economic growth should focus on strengthening productive sectors and improving export competitiveness, so as to directly contribute to the increase in the country’s foreign exchange reserves. | |
| 45707 | 49075 | H1E021039 | PENYELESAIAN 3D BIN PACKING PROBLEM DENGAN MEMPERTIMBANGKAN ORIENTASI MENGGUNAKAN ALGORITMA HEURISTIK PADA NESTABLE CONTAINER | Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah 3D-Bin Packing Problem (3D-BPP) dengan mempertimbangkan 6 jenis orientasi pada nestable container. Penelitian ini menggunakan pendekatan algoritma heuristik yang memprioritaskan penempatan barang berdasarkan volume terbesar. Hasil simulasi menunjukkan bahwa algoritma tersebut berhasil memaksimalkan penggunaan ruang pada nestable container. Penelitian ini juga membandingkan efisiensi pengemasan antara berbagai jenis kontainer yang berbeda: small carton, nestable container, dan large carton. Algoritma ini mampu menangani berbagai ukuran container dan batasan yang digunakan dalam algoritma pengemasan mampu meningkatkan pemanfaatan ruang secara keseluruhan pada nestable container. | This study aims to solve the 3D-Bin Packing Problem (3D-BPP) by considering six types of orientations in nestable containers. This study uses a heuristic algorithm approach that prioritizes the placement of goods based on the largest volume. Simulation results show that the algorithm successfully maximizes space utilization in nestable containers. This study also compares the packaging efficiency between various types of containers: small cartons, nestable containers, and large cartons. The algorithm is capable of handling various container sizes, and the constraints used in the packaging algorithm enhance overall space utilization in nestable containers. | |
| 45708 | 49080 | C1I021019 | THE EFFECT OF PROFITABILITY, LEVERAGE, DIVIDEND YIELD, AND SUSTAINABILITY REPORT ON STOCK RETURN OF CONSUMER NON-CYCLICALS COMPANIES IN 2021-2023 | Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis pengaruh faktor keuangan yaitu profitabilitas, leverage, dan dividend yield serta faktor non-keuangan seperti pelaporan keberlanjutan terhadap return saham perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di BEI selama periode 2021–2023. Sebanyak 27 perusahaan dipilih melalui teknik purposive sampling, sehingga total sampel pengamatan berjumlah 81. Data diolah menggunakan software EViews 13 dengan metode regresi data panel, dan model Fixed Effect (FEM) dipilih berdasarkan hasil uji Chow dan Hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan pelaporan keberlanjutan berpengaruh positif terhadap return saham, dividend yield berpengaruh negatif, sementara leverage tidak berpengaruh terhadap return saham. Temuan ini menekankan pentingnya kombinasi analisis keuangan dan ESG dalam pengambilan keputusan investasi serta perlunya kebijakan perusahaan yang transparan dan berorientasi pada keberlanjutan. | This study adopts a quantitative approach to examine the effect of financial factors such as profitability, leverage, and dividend yield, as well as the non-financial factor of sustainability reporting, on stock returns of Consumer Non-Cyclicals companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2021 to 2023 period. A total of 27 companies were selected through purposive sampling, resulting in 81 firm-year observations. The data were processed using EViews 13 and analyzed using panel data regression, with the Fixed Effect Model (FEM) chosen based on the results of the Chow and Hausman tests. The findings reveal that profitability and sustainability reporting have a positive impact on stock returns, while dividend yield has a negative impact. Leverage is found to have no effect on stock returns. These findings highlight the importance of integrating Environmental, Social, and Governance (ESG) considerations with traditional financial analysis in investment decision-making and underscore the need for transparent and responsible business practices. | |
| 45709 | 49081 | B1B021029 | Effect of Ethanol Extract Brown Oyster Mushroom (Pleurotus cystidiosus) Fruit Body Increasing GLP-1 Hormone Level in Streptozotocin Induced Diabetic Rat | Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin dan disfungsi sel β pankreas. Saat ini, perhatian semakin tertuju pada alternatif alami yang memiliki efek samping minimal, termasuk jamur obat. Jamur tiram cokelat (Pleurotus cystidiosus) diketahui memiliki berbagai sifat bioaktif, terutama potensi antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak etanol tubuh buah P. cystidiosus dalam meningkatkan kadar hormon glucagon-like peptide-1 (GLP-1) pada tikus diabetes yang diinduksi streptozotocin (STZ). Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental murni dengan 30 ekor tikus jantan yang dibagi ke dalam enam kelompok perlakuan berdasarkan variasi dosis ekstrak. Variabel bebas adalah dosis ekstrak, sedangkan variabel terikat utama adalah kadar hormon GLP-1, dengan parameter pendukung berupa berat badan tikus, kadar glukosa darah, profil senyawa bioaktif, serta karakter morfologi makroskopis dan mikroskopis jamur. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA (α = 0,05), dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan kadar GLP-1 antar kelompok perlakuan (ANOVA, p < 0,001), meskipun tidak semua perbandingan antar kelompok menunjukkan perbedaan nyata, mengindikasikan adanya efek marginal pada beberapa kelompok. Kadar GLP-1 tertinggi (149,978 ng/L) ditemukan pada kelompok T2 (dosis 500 mg/kg BB), yang juga menunjukkan perbaikan kadar glukosa darah dan peningkatan berat badan. Hasil ini menunjukkan bahwa dosis tersebut merupakan dosis optimum. Dengan demikian, ekstrak etanol P. cystidiosus berpotensi menjadi agen alami yang menjanjikan untuk mengatur kadar GLP-1 dan membantu pengelolaan diabetes. | Diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by elevated blood glucose levels due to impaired insulin secretion and pancreatic β-cell dysfunction. Increasing attention is being directed toward natural alternatives with minimal side effects, including medicinal mushrooms. The brown oyster mushroom (Pleurotus cystidiosus) possesses various bioactive properties, notably antidiabetic potential. This study aimed to evaluate the effectiveness of ethanol extract from P. cystidiosus fruit body in increasing glucagon-like peptide-1 (GLP-1) hormone levels in streptozotocin (STZ)-induced diabetic rats. A true experimental design was employed using 30 male rats divided into six groups receiving varying doses of the extract. The independent variable was the dosage of the extract, while the primary dependent variable was GLP-1 level, supported by measurements of body weight, blood glucose levels, bioactive compound profiles, and morphological features of the mushroom. The data were analyzed using ANOVA (α = 0.05), followed by Duncan’s Post Hoc test. Results showed a statistically significant difference in GLP-1 levels among treatment groups (ANOVA, p < 0.001), although not all pairwise comparisons were significant, indicating a marginal effect in some groups. The highest GLP-1 level (149.978 ng/L) was observed in Group T2 (500 mg/kg BW), suggesting it as the most effective dose. This group also showed improved blood glucose control and weight gain, further supporting the therapeutic potential of P. cystidiosus ethanol extract in diabetic treatment. The findings indicate that the mushroom extract may serve as a promising natural agent to modulate GLP-1 and aid in diabetes management. | |
| 45710 | 49082 | B1A021085 | KEANEKARAGAMAN DAN HUBUNGAN KEMIRIPAN PEPAYA (Carica papaya L.) BERDASARKAN KARAKTER MORFOLOGI DI KECAMATAN PAGUYANGAN, KABUPATEN BREBES | Pepaya (Carica papaya L.) merupakan buah tropis yang berasal dari Amerika dan telah menyebar luas ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Pepaya termasuk salah satu komoditas buah segar yang memiliki manfaat dan fungsi, serta kultivar yang sangat beragam. Keragaman pepaya dapat diketahui melalui karakter morfologi. Kecamatan Paguyangan merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Brebes dengan tingkat produksi buah pepaya yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman kultivar pepaya di Kecamatan Paguyangan, Brebes dan hubungan kemiripan antar kultivar berdasarkan karakter morfologinya. Penelitian dilakukan di Kecamatan Paguyangan dengan menggunakan metode survei dan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Variabel bebas yang diamati berupa keragaman tanaman pepaya. Variabel terikat berupa karakter morfologi tanaman pepaya. Parameter yang diamati meliputi karakteristik morfologi bagian batang, daun, bunga, buah, dan biji pepaya. Untuk mengetahui keanekaragaman kultivar pepaya dianalisis secara deskriptif, dan untuk mengetahui hubungan kemiripan kultivar pepaya berdasarkan karakter morfologi menggunakan metode UPGMA (Unweighted Pair Group Method with Arithmetic Mean) dengan software MEGA 11. Hasil penelitian di enam desa ditemukan 6 kultivar pepaya yaitu C. papaya ‘California’, C. papaya ‘Wulung’, C. papaya ‘Geyang’, C. papaya ‘Gantung’, C. papaya ‘Tanpa Biji’, dan C. papaya ‘Lokal’. Kultivar dengan hubungan kemiripan terdekat yaitu C. papaya ‘Wulung’ dan C. papaya ‘Tanpa Biji’ dengan indeks ketidakmiripan 0,263, sedangkan hubungan kemiripan terjauh yaitu C. papaya ‘California’ dan C. papaya ‘Geyang’ dengan indeks ketidakmiripan 0,658. | Papaya (Carica papaya L.) is a tropical fruit that originated in the Americas and has spread widely to various countries, including Indonesia. Papaya is a fresh fruit commodity with multiple uses and a wide diversity of cultivars. The diversity of papaya can be identified through its morphological characteristics. Paguyangan sub-district is one of the sub-districts in Brebes Regency with a high level of papaya fruit production. This study aims to assess the diversity of papaya cultivars in Paguyangan District, Brebes, and analyze their morphological similarities. The research was conducted in Paguyangan Subdistrict using survey method and purposive sampling technique. The independent variable observed was the diversity of papaya plants. The dependent variable was the morphological characteristics of papaya plants. Parameters observed include morphological characteristics of the stem, leaves, flowers, fruit, and seeds of papaya. The diversity of papaya cultivars was analyzed descriptively and to determine the relationship of similarity of papaya cultivars based on morphological characters using the UPGMA method (Unweighted Pair Group Method with Arithmetic Mean) with MEGA 11 software. The results of research in six villages found 6 papaya cultivars namely C. papaya 'California', C. papaya 'Wulung', C. papaya 'Geyang', C. papaya 'Gantung', C. papaya ‘Tanpa Biji’, and C. papaya 'Lokal'. Cultivars with the closest similarity relationship were C. papaya 'Wulung' and C. papaya 'Tanpa Biji' with a dissimilarity index of 0.263, while the farthest similarity relationship was C. papaya 'California' and C. papaya 'Geyang' with a dissimilarity index of 0.658. | |
| 45711 | 49083 | C2C023059 | PENGARUH KONTEN PEMASARAN DIGITAL TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN DENGAN KETERLIBATAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI, PRODUK PENCARIAN DAN PRODUK PENGALAMAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI PADA KONSUMEN DI MEDIA SOSIAL TIKTOK INDONESIA) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mediasi keterlibatan konsumen terhadap hubungan kausal nilai informatif dan nilai hedonik terhadap minat beli konsumen dimoderasi oleh tipe produk (produk pencarian vs produk pengalaman) pada platform TikTok. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada penggunakan TikTok di seluruh wilayah Indonesia. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling, ddengan 212 pengguna TikTok yang dibagi menjadi produk penacrain sejumlah 108 sampel atau produk pengalaman 104 sampel. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan menggunakan Structural Equation Model SmartPLS. Hasil Penelitian dan analisis menggunakan SEM SmartPLS menunjukkan bahwa: (1) nilai informatif berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan konsumen, (2) nilai hedonik berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan konsumen, (3) tipe produk (produk pencarian vs produk pengalaman) memoderasi hubungan nilai informatif terhadap keterlibatan konsumen, (4) tipe produk (produk pencarian vs produk pengalaman) memoderasi hubungan nilai hedonik terhadap keterlibatan konsumen, (5) nilai informatif berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen, (6) nilai hedonik berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen, (7) keterlibatan konsumen berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen, (8) keterlibatan konsumen memediasi hubungan nilai informatif terhadap minat beli konsumen, (9) keterlibatan konsumen memediasi hubungan nilai informatif terhadap minat beli konsumen. Guna meningkatkan keterlibatan konsummen dan minat beli kosumen, penjual di TikTok dapat meningkat konten yang bernilai bagi konsumen sebagai upaya untuk meningkatkan keterlibatan konsumen terhadap konten pemasaran digital dan minat beli konsumen. Kata kunci: Nilai Informatif, Nilai Hedonik Keterlibatan Konsumen, Tipe Produk, Produk Pencarian, Produk Pengalaman | This study aims to analyze the mediating effect of consumer engagement on the causal relationship between informational value and hedonic value on purchase intention, moderated by product type (search goods vs. experience goods) on the TikTok platform. This research employs a quantitative approach using a survey method by distributing questionnaires to TikTok users across various regions in Indonesia. The sampling technique used is purposive sampling, involving 212 TikTok users, with 108 categorized under search goods and 104 under experience goods. The collected data were analyzed descriptively and further examined using the Structural Equation Modeling (SEM) approach with SmartPLS. The results and analysis using SEM SmartPLS reveal that: (1) informational value has a significant effect on consumer engagement, (2) hedonic value significantly influences consumer engagement, (3) product type (search vs. experience goods) moderates the relationship between informational value and consumer engagement, (4) product type (search vs. experience goods) moderates the relationship between hedonic value and consumer engagement, (5) informational value significantly affects consumer purchase intention, (6) hedonic value significantly affects consumer purchase intention, (7) consumer engagement significantly influences purchase intention, (8) consumer engagement mediates the relationship between informational value and purchase intention, and (9) consumer engagement mediates the relationship between hedonic value and purchase intention. To enhance consumer engagement and purchase intention, sellers on TikTok are encouraged to create content that provides valuable information and enjoyable experiences for consumers, as an effort to increase engagement with digital marketing content and drive purchase decisions. | |
| 45712 | 49084 | C1B019029 | Analisis Pengaruh Kecerdasan Emosional, Lingkungan Kerja Terhadap Innovative Behaviour Dimediasi Kepuasan Kerja | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan lingkungan kerja terhadap innovative behaviour dengan dimediasi oleh kepuasan kerja pada UMKM Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling dan Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data dari 120 responden. Berdasarkan hasil penelitian yang dianalisis dengan menggunakan SmartPLS menunjukkan bahwa: (1) Kecerdasan Emosional berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja. (2) Lingkungan Kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja. (3) Kecerdasan Emosional berpengaruh positif signifikan terhadap Innovatiive Behaviour. (4) Lingkungan Kerja berpengaruh positif signifikan terhadap Innovative Behaviour. (5) Kepuasan Kerja berpengaruh positif signifikan terhadap Innovative Behaviour (6) Kepuasan Kerja dapat memediasi penuh hubungan Kecerdasan Emosional terhadap Innovative Behaviour. (7) Kepuasan Kerja dapat memediasi hubungan Lingkungan kerja terhadap Innovative Behaviour. | This study aims to determine the effect of emotional intelligence, work environment on innovative work behavior mediated by job satisfaction on SMEs in Purwokerto Banyumas Regency. This research using a Purposive Sampling method and Questionnaire methods were used to collect data from 120 respondents. Based on the results of the research that being analyzed using SmartPLS, it shows that: (1) emotional intelligence has a significant positive effect on job satisfaction. (2) work environment has a significant positive effect on job satisfaction. (3) emotional intelligence has a significant positive effect on innovative work behavior. (4) work environment has a significant positive effect on innovative work behavior. (5) job satisfaction has a significant positive effect on innovative work behavior (6) Job satisfaction can fully mediate the relationship between emotional intelligence and innovative work behavior. (7) job satisfaction can fully mediate the relationship between the work environment and innovative work behavior. | |
| 45713 | 49085 | C2C023051 | Pengaruh Environmental Concerns Dan Eco Literacy Terhadap Willingness To Pay More Produk The Body Shop Dimediasi Oleh Attitude Towards Green Products | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepedulian lingkungan dan literasi ekologi terhadap kesediaan membayar lebih (willingness to pay more) terhadap produk ramah lingkungan, dengan sikap terhadap produk ramah lingkungan sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan pada konsumen The Body Shop di Jawa Tengah dan Yogyakarta menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 150 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan dan literasi ekologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap terhadap produk ramah lingkungan. Namun, keduanya tidak berpengaruh langsung terhadap kesediaan membayar lebih. Sikap terhadap produk ramah lingkungan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kesediaan membayar lebih, tetapi tidak berperan sebagai mediator yang signifikan karena hubungan langsung tidak terpenuhi. Temuan ini memperluas penerapan Theory of Planned Behavior (TPB) dalam konteks konsumsi hijau dan menegaskan pentingnya sikap sebagai penghubung antara pengetahuan dan perilaku. Implikasi praktisnya menekankan pentingnya edukasi yang emosional dan strategi komunikasi yang membentuk persepsi positif terhadap produk hijau. | This study aims to analyze the influence of environmental concern and ecological literacy on consumers’ willingness to pay more for environmentally friendly products, with attitude toward green products as a mediating variable. The research was conducted on The Body Shop consumers in Central Java and Yogyakarta using a quantitative approach through a survey of 150 respondents selected by purposive sampling. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS software. The results show that environmental concern and ecological literacy have a positive and significant effect on attitudes toward green products. However, both variables do not directly influence the willingness to pay more. Attitude toward green products has a positive and significant effect on willingness to pay more, but does not function as a significant mediator due to unmet mediation requirements. These findings extend the application of the Theory of Planned Behavior (TPB) in the green consumption context and highlight the role of attitude as a psychological bridge between knowledge and purchasing behavior. The practical implication emphasizes the importance of emotional education and communication strategies that build positive consumer perceptions toward green products. | |
| 45714 | 49086 | D1A021096 | Pengaruh Celup Puting (Teat Dipping) Iodin 1% terhadap Reduktase dan pH Susu Segar di Kecamatan Sumbang | Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji reduktase dan pH pada susu mastitis sebelum dan sesudah diberi perlakuan celup puting iodin 1%. Penelitian dilakukan di Kecamatan Sumbang dengan sampel sebanyak 21 sapi setelah penghitungan dengan metode Slovin yang terdiri dari kelompok ternak Lembu Sejati, Tirto Margo Utomo dan Tirto Margo Mukti. Perlakuan pada penelitian adalah pemberian celup puting menggunakan iodin 1% setiap setelah pemerahan. Celup puting iodin 1% dilakukan selama 7 hari. Pengujian yang dilakukan adalah uji reduktase dan pengukuran pH. Hasil kelompok Lembu Sejati, rataan uji reduktase sebelum dan setelah celup puting adalah 2,2 jam dan 3,4 jam, dan hasil uji pH sebelum dan setelah celup puting adalah 6,8 dan 6,7. Hasil kelompok Tirto Margo Mukti, rataan uji reduktase sebelum dan setelah celup puting adalah 2 jam dan 3 jam, dan hasil uji pH sebelum dan setelah celup puting adalah 6,8 dan 6,6. Hasil kelompok Tirto Margo Utomo, rataan uji reduktase sebelum dan setelah celup puting adalah 2 jam dan 4,8 jam, dan hasil uji pH sebelum celup puting dan setelah adalah 7 dan 6,7. Hasil uji t reduktase berpengaruh sangat nyata dengan nilai sebesar 0,001 sehingga (P<0,05). Hasil analisis uji t pH berpengaruh sangat nyata dengan nilai sebesar 0,003 sehingga (P<0,05). Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan data, kesimpulan yang dapat diambil adalah perlakuan celup puting iodin 1% selama 7 hari dapat memperpanjang masa simpan uji reduktase dan menurunkan pH dalam kisaran normal SNI 2011. | The purpose of the study was to assess reductase and pH in mastitis milk before and after being treated with 1% iodine teat dip. The study was conducted in the Sumbang Subdistrict with a sample of 21 cows after calculation with the Slovin method consisting of Lembu Sejati, Tirto Margo Utomo and Tirto Margo Mukti farming groups. The treatment in the study was teat dipping using 1% iodine. Teat dip was performed for 7 days. The tests carried out were MBRT and pH. The results for the Lembu Sejati group, the average reductase test before and after teat dipping were 2.2 hours and 3.4 hours, and the pH test results before and after teat dipping were 6.8 and 6.7. For Tirto Margo Mukti group results, the average reductase test before and after teat dipping were 2 hours and 3 hours, and the pH test results before and after teat dipping were 6.8 and 6.6. For Tirto Margo Utomo group results, the average reductase test before and after teat dipping were 2 hours and 4.8 hours, and the pH test results before and after teat dipping were 7 and 6.7. The results of the reductase t test had a very significant effect with a value of 0.001 so that (P <0.05). The results of the pH t test analysis had a very significant effect with a value of 0.003 so that (P <0.05). Based on the results of data analysis and discussion, the conclusion that can be drawn is the treatment of 1% iodine nipple dip for 7 days can extend the shelf life of the reductase test and reduce the pH within the normal range of the 2011 SNI. | |
| 45715 | 49087 | H1A021003 | Rancang Bangun dan Analisis Antena Mikrostrip Hexagonal Patch Fractal Koch Snowflake untuk Aplikasi Multi Band GNSS | Perkembangan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) mendorong kebutuhan akan antena multiband yang kompak dan mampu bekerja pada beberapa frekuensi sekaligus. Penelitian ini merancang antena mikrostrip dengan patch berbentuk hexagonal yang dimodifikasi menggunakan struktur fractal Koch snowflake. Desain dibuat menggunakan perangkat lunak CST Studio Suite 2024, melalui proses simulasi dan optimasi. Antena ditargetkan dapat beroperasi pada frekuensi L5 (1.176 GHz), L2 (1.227 GHz), dan L1 (1.575 GHz). Hasil simulasi menunjukkan bahwa antena berhasil bekerja pada ketiga frekuensi tersebut dengan nilai return loss sebesar –11,95 dB (L5), –13,59 dB (L2), dan –11,76 dB (L1). VSWR yang dihasilkan berada di bawah 2 untuk seluruh frekuensi. Bandwidth antena 230 MHz dan 185 MHz yang sudah mencakup sinyal dari GPS, Galileo, BeiDou, dan GLONASS. Dimensi akhir antena adalah 50 × 58 mm untuk patch dan 70 × 80 mm untuk groundplane, menggunakan substrat FR-4 setebal 1.6 mm. Gain maksimum yang diperoleh adalah 3,063 dBi, dan pola radiasi bersifat semi-omnidirectional. | The advancement of Global Navigation Satellite System (GNSS) technology has driven the need for compact multiband antennas capable of operating at multiple frequencies. This research presents the design of a microstrip antenna with a hexagonal patch modified using the Koch snowflake fractal pattern. The design process was carried out using CST Studio Suite 2024 through simulation and optimization stages. The antenna was targeted to operate at L5 (1.176 GHz), L2 (1.227 GHz), and L1 (1.575 GHz) frequencies. Simulation results show that the antenna successfully operates at these frequencies with return loss values of –11.95 dB (L5), –13.59 dB (L2), and –11.76 dB (L1). The VSWR values are all below 2 across the bands. The antenna achieves wide bandwidths of 230 MHz and 185 MHz, sufficient to cover signals from GPS, Galileo, BeiDou, and GLONASS. The final dimensions of the antenna are 50 × 58 mm for the patch and 70 × 80 mm for the ground plane, using an FR-4 substrate with a thickness of 1.6 mm. The maximum gain achieved is 3.063 dBi, and the radiation pattern is semi- omnidirectional. | |
| 45716 | 49091 | B1B020015 | THE LEVELS OF WELFARE AND RELEASE READINESS OF PRIMATES AT BALAI BESAR KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM RIAU | Hutan hujan tropis Indonesia dihuni oleh 59 spesies dari 11 marga Primata. Namun, pada periode 2023-2024, status konservasi primata menurut daftar merah IUCN menunjukkan bahwa lebih dari separuh spesies primata terancam. Konservasi diperlukan secara in situ dan ex situ untuk melindungi populasi. Tingkat kesejahteraan hewan yang memadai diperlukan untuk melaksanakan konservasi Ex-situ. Ada lima prinsip kesejahteraan hewan yang harus dipenuhi oleh para pihak konservasi, yaitu (1) bebas dari rasa lapar, (2) bebas dari suhu dan ketidaknyamanan fisik, (3) bebas dari rasa sakit dan cedera, (4) bebas dari rasa takut, tertekan dan penderitaan, dan (5) bebas untuk berperilaku normal. Dalam program konservasi ex-situ, hewan yang telah melalui masa perawatan dan penangkaran akan dilepaskan, sehingga hewan perlu dinilai kesiapannya. Pengujian veteriner dan pengujian perilaku harus dipertimbangkan sebelum melepaskan hewan. Penelitian ini dilakukan selama dua bulan. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dan wawancara menggunakan kuesioner, serta pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling dan focal animal sampling. Pengumpulan data dilakukan di PPS PKR Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Arsasi Riau dengan objek penelitian Primata yaitu Siamang (Symphalangus syndactylus), Owa Tangkas (Hylobates agilis), dan Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis). Data penelitian tingkat kesejahteraan dan kesiapan pelepasan dianalisis secara deskriptif, kemudian hasilnya dibandingkan antar individu. Tingkat kesejahteraan Primata di BBKSDA Riau menunjukkan bahwa Symphalangus syndactylus memiliki skor total rata-rata 86,75 dengan klasifikasi kesejahteraan Sangat Baik, Hylobates agilis memiliki skor total rata-rata 81,76 dengan klasifikasi kesejahteraan Sangat Baik, dan Macaca fascicularis memiliki skor total rata-rata 78,97 dengan klasifikasi kesejahteraan Baik. Skor kesejahteraan tertinggi dilakukan oleh Micky, dan skor terendah dilakukan oleh Bino. Primata di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau belum memenuhi kriteria perilaku untuk dilepasliarkan. Semua individu primata, kecuali Gori dan Ivan, hanya memiliki tingkat kesiapan lepasliarkan sebesar 25%, jauh di bawah ambang batas yang dipersyaratkan, yaitu 70%, untuk satwa liar. | The Indonesia Tropical rain forests are inhabited by 59 species of 11 genera of Primates. However, in the 2023-2024 period, the conservation status of primates according to the IUCN red list showed that more than half of primate species are threatened. Conservation is needed in situ and ex situ to protect populations. An adequate level of animal welfare is required to implement Ex-situ conservation. There are five principles of animal welfare that must be fulfilled by conservation parties, namely (1) free of hunger, (2) free of temperature and physical discomfort, (3) free of pain and injury, (4) free of fear, distress and suffering, and (5) free to behave normally. In an ex-situ conservation program, animals that have been through a period of care and captivity will be released, so animals need to be assessed for readiness. Veterinary testing and behavioral testing must be considered before releasing animals. This research was conducted for two months. This research was conducted by survey and interview methods using questionnaires, and data collection using purposive sampling and focal animal sampling methods. Data collection was carried out at PPS PKR Arsasi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau with the object of Primate research are Siamang (Symphalangus syndactylus), Agile Gibbon (Hylobates agilis), and Long-tailed macaque (Macaca fascicularis). Welfare-level research data and release readiness were analyzed descriptively, and then the results were compared between individuals. The welfare level of Primates at BBKSDA Riau show that Symphalangus syndactylus has an average total score of 86.75 with a welfare classification of Very good, Hylobates agilis has an average total score of 81.76 with a welfare classification of Very good, and Macaca fascicularis has an average total score of 78.97 with a welfare classification of Good. The highest welfare score performed by Micky, and the lowest score performed by Bino. Primates at Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau have not yet met the behavioral criteria for release. All primate individuals except Gori and Ivan only have 25% release readiness, far below the required threshold of 70% for the wild | |
| 45717 | 49088 | K1C020050 | PEMODELAN INVERSI STRUKTUR INTRUSI MAGMA DI DESA CIHONJE UNTUK MENGKAJI FENOMENA ALTERASI HIDROTERMAL MENGGUNAKAN METODE MAGNETIK (Studi Kasus : Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar, Banyumas) | Pemodelan inversi struktur intrusi magma menggunakan metode magnetik telah dilakukan di Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan memetakan sebaran nilai anomali medan magnet yang terukur pada daerah penelitian. Hasil dari penelitian ini model 3D dan interpretasi struktur bawah permukaan bawah tanah yang terbentuk intrusi magma. Akusisi data dilakukan menggunakan Proton Precession Magnetometers (PPM) pada area seluas 1000 x 1000 m2 dengan jarak antar titik kurang lebih 50 meter. Data yang didapatkan merupakan data anomali medan magnetik total yang harus dikoreksi dan reduksi datanya hingga data anomali medan magnetik reduksi ke ekuator, lalu dimodelkan. Nilai anomali medan magnetik reduksi ke ekuator berkisar -600 nT hingga 550 nT. Pemodelan menggunakan software ZondGM3D dan didapatkan intrusi batuan beku andesit-basaltik pada nilai kontras suseptibilitas 0,0134 - 0,0159 dengan ditunjukkan warna merah dan jingga. Keberadaan intrusi batuan beku tersebut merupakan tanda terjadinya alterasi hidrotermal. Hasil dari terjadi alterasi hidrotermal terdapat mineral yang terbentuk, salah satu contohnya pyrite. | Inversion modeling of magma intrusion structure using magnetic method has been conducted in Cihonje Village, Gumelar District, Banyumas Regency. This research aims to map the distribution of magnetic field anomaly values measured in the research area. The result of this research is a 3D model and interpretation of subsurface structures formed by magma intrusion. Data acquisition was carried out using Proton Precession Magnetometers (PPM) in an area of 1000 x 1000 m2 with a distance of approximately 50 meters between points. The data obtained is total magnetic field anomaly data that must be corrected and reduced to the equator, then modeled. The value of the reduced magnetic field anomaly to the equator ranges from -600 nT to 550 nT. Modeling using ZondGM3D software and obtained andesitic-basaltic igneous intrusion at a susceptibility value of 0.0146 - 0.01586 shown in red and orange. The presence of the igneous intrusion is a sign of hydrothermal alteration. As a result of hydrothermal alteration there are minerals formed, one example is pyrite. | |
| 45718 | 49089 | H1B021064 | Analisis Kebutuhan Air untuk Obyek Wisata Air di Desa Gandoang Kecamatan Salem Kabupaten Brebes | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis neraca air di Desa Gandoang, yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan obyek wisata air berupa kolam renang. Analisis neraca air dilakukan dengan membandingkan debit masuk dan debit keluar. Debit masuk berasal dari debit andalan sungai, sedangkan debit keluar mencakup kebutuhan air domestik, kebutuhan irigasi, dan kebutuhan air untuk wisata. Debit sungai dihitung menggunakan metode F.J. Mock, yang diawali dengan penentuan luas Daerah Aliran Sungai (DAS) dan evapotranspirasi. Luas DAS diperoleh melalui delineasi menggunakan perangkat lunak HEC-HMS, sedangkan perhitungan poligon Thiessen dilakukan dengan bantuan QGIS. Evapotranspirasi dihitung menggunakan metode Thornthwaite, berdasarkan data suhu rata-rata bulanan dari Stasiun Klimatologi Malahayu. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa rata-rata evapotranspirasi bulanan sebesar 156 mm. Debit andalan bulanan yang dihasilkan dari metode Mock digunakan sebagai input (debit masuk) dalam perhitungan neraca air. Sementara itu, debit keluar meliputi: kebutuhan domestik sebesar 1,25 liter/detik, kebutuhan irigasi maksimum sebesar 8,153 liter/detik, dan kebutuhan air untuk wisata sebesar 12,023 liter/detik. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa neraca air di Desa Gandoang berada dalam kondisi surplus setiap bulannya. Dengan demikian, pembangunan obyek wisata air di desa tersebut dinyatakan layak untuk dilaksanakan. | This study aims to analyze the water balance in Gandoang Village, which is planned as the site for a water tourism development project in the form of a swimming pool. The water balance analysis was carried out by comparing the inflow and outflow discharges. The inflow is derived from the river’s dependable flow, while the outflow includes domestic water demand, irrigation needs, and water requirements for tourism purposes. The river discharge was calculated using the F.J. Mock method, which begins with determining the watershed area and evapotranspiration. The watershed area was delineated using HEC-HMS software, while the Thiessen polygon method was calculated with the help of QGIS. Evapotranspiration was estimated using the Thornthwaite method, based on monthly average temperature data from the Malahayu Climatology Station. The calculation results show that the average monthly evapotranspiration is 156 mm. The monthly dependable flow obtained from the Mock method was used as the inflow component in the water balance analysis. Meanwhile, the outflow components consist of domestic water demand of 1.25 liters/second, maximum irrigation demand of 8.153 liters/second, and water demand for tourism of 12.023 liters/second. The results indicate that the water balance in Gandoang Village is in a surplus condition throughout the year. Therefore, the development of the water tourism facility in the village is considered feasible. | |
| 45719 | 49090 | H1B021082 | Asesmen Jalur Transportasi Air di Laguna Segara Anakan | Laguna Segara Anakan yang terletak di perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah berperan penting sebagai jalur transportasi air antara Cilacap dan Pangandaran. Namun, tingginya tingkat sedimentasi menyebabkan pendangkalan yang signifikan sehingga berpotensi mengganggu kelayakan jalur transportasi air di wilayah tersebut. Penelitian ini mengevaluasi kelayakan jalur berdasarkan kedalaman dan lebar sungai serta dimensi kapal, menggunakan survei lapangan dan analisis standar navigasi. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar jalur masih layak dilalui kapal dengan draft maksimal 0,5 meter, lebar 3 meter, dan panjang 12,5 meter, meskipun di jalur Ujung Gagak–Majingklak terdapat titik-titik yang tidak memenuhi standar saat musim kemarau. Untuk itu, pengerukan rutin dan pemantauan berkala diperlukan guna menjaga kelancaran transportasi air di wilayah tersebut. | Segara Anakan Lagoon, located at the border between West Java and Central Java Provinces, plays a vital role as a water transportation route connecting Cilacap and Pangandaran. However, the high rate of sedimentation has led to significant shallowing, potentially disrupting the navigability of the waterway in this area. This study evaluates the feasibility of the water route based on river depth, width, and vessel dimensions, using field surveys and navigational standard analysis. The results indicate that most parts of the route remain navigable for vessels with a maximum draft of 0,5 meters, a width of 3 meters, and a length of 12,5 meters. Nevertheless, some segments along the Ujung Gagak–Majingklak route do not meet the required standards, particularly during the dry season. Therefore, regular dredging and continuous monitoring are necessary to ensure the sustainability of water transport in the region. | |
| 45720 | 49097 | C1L018014 | Pengaruh Altruisme, Efikasi Diri dan Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Menjadi Guru pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh altruisme, efikasi diri, dan lingkungan keluarga terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman. Permasalahan rendahnya minat mahasiswa terhadap profesi guru menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan, terutama dalam konteks regenerasi pendidik yang berkualitas. Altruisme sebagai dorongan untuk membantu orang lain, efikasi diri sebagai keyakinan individu terhadap kemampuan diri, dan lingkungan keluarga sebagai tempat pertama individu dibesarkan diyakini berperan penting dalam pembentukan minat karier. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 97 mahasiswa aktif yang telah menempuh mata kuliah Etika dan Profesi Keguruan. Instrumen penelitian divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi guru. Secara parsial, variabel lingkungan keluarga memiliki pengaruh yang paling dominan. Hasil ini mengindikasikan bahwa dukungan dan teladan dari keluarga memainkan peran penting dalam keputusan mahasiswa memilih profesi guru. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pendidikan tinggi untuk menumbuhkan minat terhadap profesi guru melalui pendekatan pembelajaran berbasis nilai dan penguatan karakter. | This research aims to analyze the influence of altruism, self-efficacy and family environment on interest in becoming a teacher among Economic Education students at Jenderal Soedirman University. The problem of low student interest in the teaching profession is a challenge in itself for the world of education, especially in the context of the regeneration of quality educators. Altruism as the urge to help others, self-efficacy as an individual's belief in one's own abilities, and the family environment as the first place an individual was raised are believed to play an important role in the formation of career interests. This research uses a quantitative approach with a survey method of 97 active students who have taken the Ethics and Teaching Profession course. The research instrument was validated and tested for reliability. The data analysis technique used is multiple linear regression. The research results show that these three variables simultaneously have a positive and significant effect on interest in becoming a teacher. Partially, family environmental variables have the most dominant influence. These results indicate that support and role models from the family play an important role in students' decisions to choose the teaching profession. This research contributes to the development of higher education strategies to foster interest in the teaching profession through a values-based learning approach and character strengthening. |