Artikel Ilmiah : C1A021011 a.n. KEN AYU WULANDARI

Kembali Update Delete

NIMC1A021011
NamamhsKEN AYU WULANDARI
Judul ArtikelPengaruh Inflasi, Suku Bunga, Kurs, dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Cadangan Devisa Indonesia Tahun 2009-2023
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Kurs, dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Cadangan Devisa Indonesia Tahun 2009-2023”. Pertumbuhan cadangan devisa yang cenderung menurun dan depresiasi rupiah yang sering terjadi dapat mengganggu stabilitas ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga, nilai tukar, dan pertumbuhan ekonomi terhadap cadangan devisa Indonesia selama periode 2009 hingga 2023.
Pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL) yang memungkinkan pengujian hubungan jangka pendek maupun jangka panjang secara simultan dan parsial. Metode ini dipilih karena mampu menangani data time series dengan tingkat integrasi yang berbeda pada tingkat level dan first difference.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dalam jangka pendek maupun jangka panjang, berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap cadangan devisa. Suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cadangan devisa dalam jangka pendek dan jangka panjang. Kurs menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan dalam jangka pendek, dan positif signifikan dalam jangka panjang. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi secara konsisten berpengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Secara simultan inflasi, suku bunga, kurs, dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap cadangan devisa dengan koefisian determinasi sebesar 84,10%.
Implikasi penelitian ini menunjukan bahwa pemerintah perlu memperkuat stabilitas ekonomi makro melalui langkah-langkah yang lebih terarah. Salah satu upaya penting adalah menjaga tingkat suku bunga yang kompetitif agar tetap menarik bagi investor asing, namun tidak membebani sektor riil. Stabilitas nilai tukar rupiah melalui intervensi yang tepat di pasar valuta asing, terutama saat terjadi volatilitas eksternal. Selain itu, upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan perlu difokuskan pada penguatan sektor produktif dan peningkatan daya saing ekspor, sehingga dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan cadangan devisa negara.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study is titled "The Effect of Inflation, Interest Rates, Exchange Rates, and Economic Growth on Indonesia's Foreign Exchange Reserves in 2009-2023". This study aims to analyze the effect of inflation, interest rates, exchange rates, and economic growth on Indonesia's foreign exchange reserves in the period 2009-2023.
This study uses a quantitative approach with the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) method which allows testing of short-term and long-term relationships simultaneously and partially. This method was chosen because it is able to handle time series data with different levels of integration at the level and first difference.
The results of the study indicate that inflation in the short term and long term has a negative and insignificant effect on foreign exchange reserves. Interest rates have a negative and significant effect on foreign exchange reserves in the short term and long term. Exchange rates show a negative and significant effect in the short term, and a positive and significant effect in the long term. Meanwhile, economic growth consistently has a positive and significant effect on foreign exchange reserves in both the short and long term. Simultaneously, inflation, interest rates, exchange rates, and economic growth affect foreign exchange reserves with a coefficient of determination of 84.10%.
The implications of this study suggest that the government needs to strengthen macroeconomic stability through more targeted measures. One key effort is to maintain a competitive interest rate to attract foreign investors without burdening the real sector. The stability of the rupiah exchange rate should be ensured through appropriate interventions in the foreign exchange market, especially during periods of external volatility. Furthermore, efforts to promote sustainable economic growth should focus on strengthening productive sectors and improving export competitiveness, so as to directly contribute to the increase in the country’s foreign exchange reserves.
Kata kunci: cadangan devisa, Inflasi, suku bunga, kurs, pertumbuhan ekonomi, ardl
Pembimbing 1Dra.Dijan Rahajuni, M.Si
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman124
Tgl. Entri2025-07-15 09:16:23.618602
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.