| NIM | B1B021029 |
| Namamhs | ARIE SATRIA |
| Judul Artikel | Effect of Ethanol Extract Brown Oyster Mushroom (Pleurotus cystidiosus) Fruit Body Increasing GLP-1 Hormone Level in Streptozotocin Induced Diabetic Rat |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin dan disfungsi sel β pankreas. Saat ini, perhatian semakin tertuju pada alternatif alami yang memiliki efek samping minimal, termasuk jamur obat. Jamur tiram cokelat (Pleurotus cystidiosus) diketahui memiliki berbagai sifat bioaktif, terutama potensi antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak etanol tubuh buah P. cystidiosus dalam meningkatkan kadar hormon glucagon-like peptide-1 (GLP-1) pada tikus diabetes yang diinduksi streptozotocin (STZ). Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental murni dengan 30 ekor tikus jantan yang dibagi ke dalam enam kelompok perlakuan berdasarkan variasi dosis ekstrak. Variabel bebas adalah dosis ekstrak, sedangkan variabel terikat utama adalah kadar hormon GLP-1, dengan parameter pendukung berupa berat badan tikus, kadar glukosa darah, profil senyawa bioaktif, serta karakter morfologi makroskopis dan mikroskopis jamur. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA (α = 0,05), dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan kadar GLP-1 antar kelompok perlakuan (ANOVA, p < 0,001), meskipun tidak semua perbandingan antar kelompok menunjukkan perbedaan nyata, mengindikasikan adanya efek marginal pada beberapa kelompok. Kadar GLP-1 tertinggi (149,978 ng/L) ditemukan pada kelompok T2 (dosis 500 mg/kg BB), yang juga menunjukkan perbaikan kadar glukosa darah dan peningkatan berat badan. Hasil ini menunjukkan bahwa dosis tersebut merupakan dosis optimum. Dengan demikian, ekstrak etanol P. cystidiosus berpotensi menjadi agen alami yang menjanjikan untuk mengatur kadar GLP-1 dan membantu pengelolaan diabetes. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by elevated blood glucose levels due to impaired insulin secretion and pancreatic β-cell dysfunction. Increasing attention is being directed toward natural alternatives with minimal side effects, including medicinal mushrooms. The brown oyster mushroom (Pleurotus cystidiosus) possesses various bioactive properties, notably antidiabetic potential. This study aimed to evaluate the effectiveness of ethanol extract from P. cystidiosus fruit body in increasing glucagon-like peptide-1 (GLP-1) hormone levels in streptozotocin (STZ)-induced diabetic rats. A true experimental design was employed using 30 male rats divided into six groups receiving varying doses of the extract. The independent variable was the dosage of the extract, while the primary dependent variable was GLP-1 level, supported by measurements of body weight, blood glucose levels, bioactive compound profiles, and morphological features of the mushroom. The data were analyzed using ANOVA (α = 0.05), followed by Duncan’s Post Hoc test. Results showed a statistically significant difference in GLP-1 levels among treatment groups (ANOVA, p < 0.001), although not all pairwise comparisons were significant, indicating a marginal effect in some groups. The highest GLP-1 level (149.978 ng/L) was observed in Group T2 (500 mg/kg BW), suggesting it as the most effective dose. This group also showed improved blood glucose control and weight gain, further supporting the therapeutic potential of P. cystidiosus ethanol extract in diabetic treatment. The findings indicate that the mushroom extract may serve as a promising natural agent to modulate GLP-1 and aid in diabetes management. |
| Kata kunci | Anti Diabetes, Diabetes Melitus, Hyperglycemia, Pleurotus cystidiosus, Medicinal Mushroom |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Hernayanti, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Prof. Dr. Nuniek Ina Ratnaningtyas, M.S. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2025-07-15 10:35:15.903697 |
|---|