Artikelilmiahs
Menampilkan 42.921-42.940 dari 48.839 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 42921 | 46291 | E1A020040 | KETEPATAN PENERAPAN KETENTUAN PEMBUNUHAN BIASA DAN PENGANIAYAAN YANG MENYEBABKAN KEMATIAN DALAM PERKARA TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN (Studi Putusan Nomor:108/Pid.B/2023/PN Pwt) | Kejahatan terhadap nyawa dan tubuh berupa pembunuhan maupun penganiayaan yang marak terjadi di negara Indonesia ini, kejahatan pembunuhan ataupun penganiayaan tersebut dapat terjadi karena didasari oleh berbagai motif kejahatan. Salah satu perkara kejahatan terhadap nyawa manusia adalah Putusan Nomor: 108/Pid.B/2023/PN Pwt, terdakwa melakukan penganiayaan kepada korban karena didasari perasaan cemburu dan perbuatan Terdakwa mengakibatkan kematian pada Korban. Terdakwa dijatuhi pidana penjara selama 20 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dakwaan penuntut umum sudah tepat memenuhi syarat materiil serta ketentuan pembunuhan biasa dan penganiayaan yang menyebabkan kematian dan menganalisis terkait pertimbangan hukum hakim yang menjatuhkan putusan pembunuhan biasa kepada Terdakwa. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang- undangan dan kasus. Spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah data sekunder dengan bahan primer, sekunder, dan tersier yang dilakukan dengan studi kepustakaan. Bahan hukum disajikan dalam bentuk uraian yang kemudian dianalisis menggunakan metode normatif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah mengetahui bahwa dakwaan penuntut umum tidak memenuhi syarat materiil dan berdasarkan barang bukti serta fakta-fakta di persidangan mengenai pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan pada Pasal 338 KUHP kurang tepat. | Crimes against life and body in the form of murder and persecution are rampant in Indonesia, the crime of murder or persecution can occur because it is based on various criminal motives. One of the cases of crimes against human life is Decision Number: 108/Pid.B/2023/PN Pwt, where the defendant committed maltreatment against the victim due to feelings of jealousy and the defendant's actions resulted in the death of the victim. The defendant was sentenced to 20 years imprisonment. The purpose of this research is to find out whether the public prosecutor's indictment was correct in fulfilling the material requirements as well as the provisions of ordinary murder and maltreatment causing death and to analyze the legal considerations of the judge who sentenced the defendant to ordinary murder. This research uses normative juridical methods with statutory and case approach methods. Analytical descriptive research specifications. The source of legal material used is secondary data with primary, secondary, and tertiary materials conducted by literature study. Legal materials are presented in the form of descriptions which are then analyzed using qualitative normative methods. The results of this study are to find out that the prosecutor's indictment does not meet the material requirements and based on the evidence and facts at trial regarding the legal considerations of the judge in handing down a verdict on Article 338 of the Criminal Code is less precise. | |
| 42922 | 46292 | I1A019014 | DETERMINAN TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA ANGGOTA PROLANIS DI PUSKESMAS PACITAN | Latar Belakang: Pada tahun 2021, jumlah penderita hipertensi di Puskesmas Pacitan sebanyak 1737 penderita dengan prevalensi 5,036%. Hipertensi yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner, diabetes, gagal ginjal, dan kebutaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan perilaku pencegahan komplikasi hipertensi pada anggota Prolanis di Puskesmas Pacitan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner kepada 62 responden. Sampel dipilih menggunakan metode simple random sampling dengan populasi peserta Prolanis Puskesmas Pacitan. Analisis data yang dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi square, dan multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil: Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan terdapat pengaruh persepsi isyarat untuk bertindak (p-value 0,004) dengan nilai Exp (B) atau OR sebesar 0,029. Sedangkan persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, persepsi manfaat, persepsi hambatan tidak berpengaruh terhadap perilaku pencegahan hipertensi di Puskesmas Pacitan. Kesimpulan: Persepsi kerentanan merupakan variabel yang paling mempengaruhi perilaku pencegahan hipertensi di Puskesmas Pacitan dengan nilai p-value sebesar 0,012. Kata Kunci: Hipertensi, Prolanis, Perilaku Sehat, Health Belief Model | Background: In 2021, the number of hypertension sufferers at the Pacitan Health Center was 1737 sufferers with a prevalence of 5.036%. Hypertension that is not treated properly can cause complications such as stroke, coronary heart disease, diabetes, kidney failure and blindness. The purpose of this study was to determine the determinants of hypertension complication prevention behavior among Prolanis members at the Pacitan Health Center. Method: This study used a quantitative method with a cross-sectional design conducted by interviewing using a questionnaire to 62 respondents. The sample was selected using the simple random sampling method with a population of Pacitan Health Center Prolanis participants. Data analysis carried out was univariate, bivariate with the chi square test, and multivariate with the logistic regression test. Results: Based on the test results, it showed that there was an influence of the perception of cues to act (p-value 0.004) with an Exp (B) or OR value of 0.029. Meanwhile, perceptions of vulnerability, perceptions of severity, perceptions of benefits, perceptions of obstacles did not affect hypertension prevention behavior at the Pacitan Health Center. Conclusion: Perception of vulnerability is the variable that most influences hypertension prevention behavior in Pacitan Health Center with a p-value of 0.012. Keywords: Hypertension, Prolanis, Health Behavior, Health Belief Model | |
| 42923 | 46295 | H1D019014 | GAME EDUKASI BERBASIS ANDROID “MATH RUNNER” MENGGUNAKAN UNITY UNTUK MELATIH KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA DAN KETANGKANGSAN BERPIKIR SERTA EVALUASI PEMBELAJARAN UNTUK TINGKAT SEKOLAH DASAR | Matematika merupakan pembelajarn yang sangat penting di era globalisasi ini. Namun, banyak siswa di Indonesia masih menghadapi kesulitan dalam mempelajarinya. Oleh karena itu, diperlukan metode yang kreatif dan menyenangkan untuk meningkatkan kemampuan Matematika siswa. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah dengan mengembangkan game edukasi berbasis Android.Penelitian ini juga menggunakan metode pengembangan Game Development Life Cycle (GDLC) yang terdiri dari enam tahap, yaitu inisiasi, pra- produksi, produksi, testing, beta, dan distribusi atau perilisan. Game edukasi ini dirancang menggunakan bahasa pemrograman C# dan game engine Unity.Terdapat 3 menu utama dalam game ini yaitu menu Play, Quiz dan Setting. Hasil pengujian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa game ini layak digunakan sebagai media pembelajaran siswa. Hsil dari pengujian UAT menunjukkan angka 84,16%, yang berada dalam kategori "Sangat Baik”. | Mathematics is very important learning in this era of globalization. However, many students in Indonesia still face difficulties in learning it. Therefore, creative and fun methods are needed to improve students' Mathematics skills. One approach that can be applied is to develop Android-based educational gamesThis research also employs the Game Development Life Cycle (GDLC) method, which consists of six stages: initiation, pre-production, production, testing, beta, and distribution or release. This educational game is designed using the C# programming language and the Unity game engine.The game features three main menus: Play, Quiz, and Settings. The results of testing in this study indicate that the game is suitable for use as a learning medium for students. The User Acceptance Testing (UAT) results show a score of 84.16%, which falls into the "Very Good" category | |
| 42924 | 46293 | C1G020011 | THE INFLUENCE OF INFLATION, INTEREST RATES, EXCHANGE RATES, AND MONEY SUPPLY ON STOCK PRICES OF THE INFOBANK15 INDEX FOR THE PERIOD 2013 - 2023 | Salah satu aspek penting dalam teori makroekonomi adalah pandangan bahwa sistem pasar bebas tidak dapat mewujudkan stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi yang mantap. Negara sering dihadapkan pada masalah seperti pengangguran, kenaikan harga, dan pertumbuhan ekonomi yang tidak stabil, yang merupakan bagian dari masalah makroekonomi yang mempengaruhi kesejahteraan ekonomi secara keseluruhan. Dalam konteks ini, pasar modal memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi melalui peningkatan kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dengan dinamika pasar dan sebagai sumber alternatif pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jangka panjang dan jangka pendek faktor-faktor makroekonomi yaitu inflasi, suku bunga, dan nilai tukar terhadap kinerja saham bank pada indeks INFOBANK15 di Indonesia selama periode Januari 2013-Desember 2023. Metode pada penelitian ini merupaka jenis penelitian kuantitatif dengan menggunaka data sekunder, dan di uji dengan model ARDL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergerakan harga saham di pasar modal sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi makro tersebut. (1) Inflasi berpengaruh negatif terhadap harga saham dan tidak memiliki pengaruh jangka panjang. (2) Suku bunga memiliki dampak negatif terhadap harga saham dan tidak memiliki pengaruh jangka pendek maupun jangka panjang. (3) Nilai tukar berdampak negatif pada harga saham dan memiliki pengaruh jangka pendek dan tidak memiliki pengaruh jangka panjang. (4) Jumlah uang beredar memiliki pengaruh positif pada harga saham dan memiliki pengaruh jangka panjang. Implikasi dari hasil penelitian tersebut adalah pemerintah dan otoritas moneter perlu memprioritaskan kebijakan yang menjaga inflasi tetap stabil dan rendah untuk mendukung stabilitas pasar modal yang pada akhirnya dapat menarik lebih banyak investasi, bank sentral harus berhati-hati dalam menaikkan suku bunga, karena suku bunga yang lebih tinggi dapat berdampak buruk terhadap pasar saham dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi, Kebijakan seperti mengelola cadangan mata uang asing atau campur tangan di pasar valuta asing yang dimaksudkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar harus diperhitungkan oleh pemerintah dan otoritas moneter, bank sentral harus mengadopsi kebijakan moneter yang proaktif dan seimbang. Tujuannya adalah untuk menstabilkan ekonomi dan pasar keuangan sambil mengelola inflasi agar tidak menjadi berlebihan ketika likuiditas meningkat | One important aspect of macroeconomic theory is the view that the free market system cannot realize price stability and steady economic growth. Countries are often faced with problems such as unemployment, rising prices, and unstable economic growth, which are part of the macroeconomic problems that affect overall economic welfare. In this context, the capital market has an important role in maintaining economic stability through increasing the ability of companies to adapt to market dynamics and as an alternative source of financing. This study aims to analyze the long-run and short-run effects of macroeconomic factors, namely inflation, interest rates, and exchange rates on the performance of bank stocks in the INFOBANK15 index in Indonesia during the period January 2013-December 2023. The method in this study is a type of quantitative research using secondary data, and tested with the ARDL model. The results show that stock price movements in the capital market are strongly influenced by these macroeconomic factors. (1) Inflation has a negative effect on stock prices and has no long-run effect. (2) Interest rates have a negative impact on stock prices and have no short-run or long-run influence. (3) The exchange rate has a negative impact on stock prices and has a short-run effect and has no long-run effect. (4) Money supply has a positive effect on stock prices and has a long-run effect. The implications of the research results are that the government and monetary authorities need to prioritize policies that keep inflation stable and low to support capital market stability which in turn can attract more investment, the central bank must be careful in raising interest rates, because higher interest rates can adversely affect the stock market and potentially disrupt economic stability, Policies such as managing foreign currency reserves or intervening in the foreign exchange market intended to maintain exchange rate stability must be taken into account by the government and monetary authorities, the central bank must adopt a proactive and balanced monetary policy. The aim is to stabilize the economy and financial markets while managing inflation from becoming excessive when liquidity increases. | |
| 42925 | 46294 | K1B020015 | IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI JUMLAH KASUS HIV DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2021 MENGGUNAKAN MODEL GEOGRAPHICALLY WEIGHTED NEGATIVE BINOMIAL REGRESSION | Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang dan menginfeksi sel darah putih sehingga menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh manusia. Pada tahun 2021, jumlah kasus baru HIV di Provinsi Jawa Barat mencapai 5.337 kasus, sehingga secara nasional menduduki urutan kedua tertinggi setelah Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan analisis pendahuluan, data jumlah kasus baru HIV di Provinsi Jawa Barat merupakan data cacah yang mengalami overdispersi dan terdapat efek spasial. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran umum penyebaran HIV, menentukan model, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh signifikan menggunakan model Geographically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR). Hasil penelitian menunjukkan jumlah kasus baru HIV tertinggi terdapat di Kabupaten Bogor dan terendah di Kabupaten Pangandaran, sebarannya relatif berkelompok antar wilayah yang memiliki karakteristik serupa. Pemodelan dengan GWNBR menghasilkan 8 kelompok berdasarkan kesamaan variabel yang signifikan pada masing-masing kabupaten/kota. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan secara global adalah kepadatan penduduk dan persentase penduduk usia 25–49 tahun. | Human Immunodeficiency Virus (HIV) is a virus that attacks and infects white blood cells, causing a decrease in the human immune system. In 2021, the number of new HIV cases in West Java Province reached 5.337 cases, making it the second highest nationally after East Java Province. Based on preliminary analysis, the data on the number of new HIV cases in West Java Province is count data with overdispersion and spatial effects. The purpose of this research is to determine the general description of the spread of HIV, determine the model, and identify factors that have a significant effect using the Geographically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR) model. The results showed that the highest number of new HIV cases was in Bogor regency and the lowest in Pangandaran regency, and the distribution was relatively clustered between areas with similar characteristics. Modeling with GWNBR resulted in 8 groups based on the similarity of significant variables in each regency/city. The globally significant factors were population density and percentage of population aged 25–49 years. | |
| 42926 | 47153 | C1A021032 | Determinan Kemiskinan 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015-2023 | Kemiskinan masih menjadi permasalahan yang sulit diatasi di berbagai negara karena dianggap dapat menghambat kemajuan ekonomi suatu negara. Salah satu Provinsi dengan kemiskinan tertinggi kedua di Pulau Jawa adalah Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Penelitian ini menggunakan variabel independen yaitu PDRB per kapita, IPM, Pengangguran, Rasio Ketergantungan, dan COVID-19 terhadap variabel dependen kemiskinan di 35 Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diambil dari Badan Pusat Statistik Indonesia dan Badan Pusat Statistik Jawa Tengah. Data yang diambil berupa data tahun 2015-2023 dari 35 Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian menggunakan analisis regresi data panel yang melalui beberapa uji seperti Uji Chow dan Uji hausman. Model terbaik yang terpilih yaitu Fixed Effect Model (FEM). Teknik pengolahan data menggunakan data panel dengan bantuan software Eviews 10. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) PDRB per kapita dan IPM berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan (2) Pengangguran tidak berpengaruh terhadap kemiskinan (3) Rasio ketergantungan berpengaruh positif signifikan terhadap kemiskinan. | Poverty is still a problem that is difficult to overcome in various countries because it is considered to hinder the economic progress of a country. One of the provinces with the second highest poverty rate in Java is Central Java. This study aims to analyze the importance of the influence of each independent variable on the dependent variable. This study uses independent variables, namely GRDP per capita, HDI, Unemployment, Dependency Ratio, and COVID-19 on the dependent variable of poverty in 35 districts / cities of Central Java Province. This type of research is quantitative research using secondary data taken from the Central Statistics Agency of Indonesia and the Central Java Statistics Agency. The data taken is data from 2015-2023 from 35 districts / cities of Central Java Province. The research method uses panel data regression analysis through several tests such as the Chow Test and the Hausman Test. The best model chosen is the Fixed Effect Model (FEM). Data processing techniques using panel data with the help of Eviews 10 software. Based on the results of the study, it is known that (1) GRDP per capita and HDI have a significant negative effect on poverty (2) Unemployment has no effect on poverty (3) Dependency ratio has a significant positive effect on poverty. | |
| 42927 | 47274 | I1A021056 | DETERMINAN MINAT PEMANFAATAN PELAYANAN SKRINING THALASSEMIA DI DESA REMPOAH KECAMATAN BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS | Latar Belakang: Cakupan pemanfaatan pelayanan skrining thalassemia di Desa Rempoah Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas masih rendah meskipun telah dibuat peraturan tentang anjuran skrining. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan yang memengaruhi minat pemanfaatan pelayanan skrining thalassemia di desa tersebut. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Data dianalisis secara univariat, kemudian dilanjutkan analisis bivariate dengan uji chi-squre, dan yang terakhir data diuji secara multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil Penelitian: Terdapat dua variabel yang berpengaruh terhadap minat pemanfaatan pelayanan skrining thalassemia di Desa Rempoah Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas, yaitu jenis kelamin (nilai p = 0,015) dan sikap (nilai p = 0,000). Variabel umur, pendidikan, persepsi dan lokasi pelayanan tidak berpengaruh dalam penelitian ini karena memiliki nilai p lebih dari 0,005. Kesimpulan: Variabel yang paling berpengaruh dalam penelitian ini adalah variabel jenis kelamin, dengan nilai odds ratio sebesar 3,606. Perempuan 3,606 kali lebih berminat memanfaatkan pelayanan skrining thalassemia dibandingkan laki-laki. Kata kunci: Thalassemia, Skrining, Pemanfaatan Pelayanan | Background: The coverage of thalassemia screening services utilization in Rempoah Village, Baturraden Subdistrict, Banyumas Regency, remains low despite the establishment of regulations encouraging screening. This study aims to identify the determinants influencing interest in utilizing thalassemia screening services in the village. Methodology: This research employed a quantitative approach with a cross-sectional study design. Data were analyzed univariately, followed by bivariate analysis using the chi-square test, and finally, multivariate analysis was conducted using multiple logistic regression. Research Results: Two variables significantly influenced interest in utilizing thalassemia screening services in Rempoah Village, Baturraden Subdistrict, Banyumas Regency: gender (pvalue = 0.015) and attitude (p-value = 0.000). Variables such as age, education, perception, and service location did not significantly influence the outcome, as their p-values exceeded 0.005. Conclusion: The most influential variable in this study was gender, with an odds ratio of 3.606. Women were 3.606 times more likely to show interest in utilizing thalassemia screening services compared to men. Keywords: Thalassemia, Screening, Service Utilization | |
| 42928 | 46288 | K1B020059 | Autoregressive Model dan Spatial Error Model dan Aplikasinya Melalui Pendekatan Matriks Pembobot Contiguity | Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kemiskinan di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dan untuk menentukan model regresi spasial terbaik untuk memodelkan kemiskinan di Jawa Tengah tahun 2023. Regresi spasial digunakan dengan mempertimbangkan efek lokasi untuk memodelkan hubungan antara variabel dependen dan variabel independen. Variabel dependen yang digunakan adalah persentase penduduk miskin sedangkan variabel independennya adalah pengeluaran perkapita, upah minimum kabupaten/kota, jumlah penduduk, kepadatan penduduk, dan produk domestik regional bruto. Model regresi spasial terbaik ditentukan berdasarkan nilai Akaike’s information criterion (AIC) terkecil. Hasil analisis menunjukkan bahwa model regresi spasial terbaik adalah spatial error model (SEM) dengan queen contiguity. Variabel independen yang berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan adalah jumlah penduduk dan upah minimum kabupaten/kota. | The study is to identify factors that have a significant effect to the poverty in 35 districts/cities in Central Java and to obtain the best spatial regression model for modelling poverty in Central Java in 2023. The Spatial regression is used to considers the effect of location for modelling the relationship between dependent variables and independent variables. The dependent variable is the percentage of poor people while the independent variables are per capita expenditure, district/city minimum wage, population, population density, and gross regional domestic product. The best spatial regression model is obtained using the smallest Akaike’s information criterion (AIC) value. The analysis results show that the best spatial regression model is spatial error model (SEM) with queen contiguity. The independent variables that significantly affect are population and district/city minimum wage. | |
| 42929 | 46297 | F1F019027 | UPAYA ORGANISASI KERJA SAMA ISLAM (OKI) DALAM MENANGANI KRISIS HUMANITER YAMAN TAHUN 2017-2021 | Krisis humaniter adalah fenomena kondisi kemanusiaan yang buruk di suatu wilayah yang merugikan umat manusia baik secara materiil atau imateriil. Alasan penulis memilih untuk meneliti krisis humaniter Yaman adalah Krisis Humaniter Yaman merupakan krisis yang belum menemukan kesepakatan damai hingga saat ini. Penelitian yang akan penulis teliti adalah peran Organisasi Kerja sama Islam (OKI) dalam menangani krisis Yaman dengan menggunakan pendekatan teori peran organisasi internasional yang dikemukakan oleh Andre Pariera, yakni meneliti peran OKI sebagai inisiator, fasilitator, mediator, rekonsiliator, dan determinator dalam menangani krisis humaniter Yaman dengan rentang waktu 2017-2021. peran OKI sebagai determinator merupakan peran yang dominan OKI lakukan terlepas dari banyaknya kekurangan pada OKI dalam menjalankan peran tersebut. Sebagai determinator OKI menetapkan keputusan mengenai pembahasan penanganan dalam masalah krisis Humaniter Yaman. Peran yang kurang dilakukan OKI adalah peran sebagai mediator karena absen nya OKI dalam upaya pembicaraan perdamaian Yaman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan memaparkan peran dari OKI dalam krisis humaniter Yaman mulai dari tahun 2017 hingga 2021. penelitian dilakukan dengan metode riset kualitatif dengan pengumpulan data bersumber pada data sekunder yang berupa buku, publikasi ilmiah, dokumen, maupun sumber media cetak atau elektrik. | Humanitarian crisis is a phenomenon that degenerating the humanitarian conditions in a certain region that harms humanity both materially and immaterially. The author chose to research the Yemeni humanitarian crisis that is because the Yemeni humanitarian crisis is a crisis that chronically worsening and even does not had any meaningful peace resolution until now. The research that the author will examine the role of the Organisation of Islamic Cooperation (OIC) in dealing with the Yemen Humanitarian crisis using the approach of the theory of the role of international organizations cited in Andre Pariera’s work, that seeking the role of the OIC as an initiator, facilitator, mediator, reconciler, and determinant role during in charge to the Yemeni humanitarian crisis in 2017-2021. OIC maximize the role of determinant due to resolve the Yemen humanitarian crisis, in the other case, the OIC could not act as a mediator to resolve the yemen humanitarian crisis. This research uses a descriptive method by explaining the role of the OIC in the Yemeni humanitarian crisis from 2017 to 2021. The research was conducted using a qualitative research method with data collection sourced from secondary data in the form of books, scientific publications, documents, as well as print or electronic media sources. | |
| 42930 | 46298 | D1A020050 | PENGARUH MEDIUM GRADIEN PUTIH TELUR DAN LAMA INKUBASI TERHADAP MOTILITAS DAN ABNORMALITAS SPERMATOZOA HASIL SEPARASI SEKS KAMBING PERANAKAN ETAWAH | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh medium gradien putih telur dan perbedaan lama inkubasi terhadap motilitas dan abnormalitas spermatozoa kambing Peranakan Etawah. Materi yang digunakan yaitu semen dari 2 ekor pejantan kambing Peranakan Etawah, NaCl fisiologis, medium putih telur, dan eosin-negrosin. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2x3 dengan ulangan sebanyak 3 kali dan terdiri dari dua faktor yaitu faktor gradien 10:30 dan 20:40 serta lama inkubasi 30, 45, dan 60 menit. Data penelitian yang telah diperoleh dianalisis variansi dan dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara medium putih telur dan perbedaan lama inkubasi terhadap motilitas (P>0,05), namun setiap faktor memberikan pengaruhnya masing- masing. Terdapat interaksi antara medium putih telur dan perbedaan lama inkubasi terhadap abnormalitas. Beradasarkan faktor gradien putih telur pada fraksi atas didapatkan nilai motilitas spermatozoa 67,08 ± 24,33% – 75,91 ± 11,7%, dan pada fraksi bawah nilai motilitas 62,3 ± 27,26% – 69,65 ± 11,87%. Nilai motilitas berdasarkan faktor lama inkubasi pada fraksi atas yaitu 66,14 ± 22,37% - 77,29 ± 4,35%, dan fraksi bawah yaitu 59,64 ± 24,5% - 72,60 ± 2,82%. Berdasarkan faktor gradien dan lama inkubasi didapatkan hasil nilai abnormalitas fraksi atas yaitu 11,67 ± 1,53% - 20 ± 2,00%, dan pada fraksi bawah yaitu 6,78 ± 1,12% - 11,85 ± 1,51%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah motilitas spermatozoa kambing Peranakan Etawah hasil separasi seks terbaik pada gradien 10:30 dengan lama inkubasi 45 menit dan abnormalitas spermatozoa hasil separasi seks terbaik pada gradien 10:30 dengan lama inkubasi 45 menit. | This study aims to determine the effect of white egg gradient medium and differences in incubation time on the motility and abnormalities of spermatozoa in Etawah Peranakan goats. The materials used were semen from 2 male Etawah crossbreed goats, white egg medium, physiological NaCl, and eosin-negrosin. This research was carried out using a Randomized Block Design (RAK) with a 2x3 factorial pattern with 3 replications and consisting of two factors, namely gradient factors of 10:30 and 20:40 and incubation times of 30, 45 and 60 minutes. The research data that was obtained was analyzed for variance and further tested by Duncan's Multiple Range Test (DMRT). The results showed that there was no interaction between egg white medium and differences in incubation time on motility (P>0.05), but each factor had its own influence. There was an interaction between egg white medium and differences in incubation time on abnormality. Based on the egg white gradient factor in the upper fraction, the sperm motility value was 67.08 ± 24.33% - 75.91 ± 11.7%, and in the lower fraction the motility value was 62.3 ± 27.26% - 69.65 ± 11.87%. The motility value based on the incubation time factor in the upper fraction was 66.14 ± 22.37% - 77.29 ± 4.35%, and the lower fraction was 59.64 ± 24.5% - 72.60 ± 2.82%. Based on the gradient factor and incubation time, the abnormality value of the upper fraction was 11.67 ± 1.53% - 20 ± 2.00%, and the lower fraction was 6.78 ± 1.12% - 11.85 ± 1.51%. The conclusion of this study is that the motility of Etawah crossbred goat spermatozoa from the best sex separation results in a gradient of 10:30 with an incubation time of 45 minutes and the abnormality of spermatozoa from the best sex separation results in a gradient of 10:30 with an incubation time of 45 minutes. | |
| 42931 | 46299 | L1B020078 | Hubungan Panjang Berat Kerang Hotate (Mizuhopecten yessoensis) Periode Mimizuri di Perairan Teluk Funka, Hokkaido, Jepang | Kerang Hotate (Mizuhopecten yessoensis) atau yang dikenal dengan nama Hotategai, menjadi komoditas unggulan kerang laut di Jepang karena kualitasnya yang baik dan produktivitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang berat kerang serta mengetahui faktor kondisi pertumbuhan kerang Hotate di perairan Teluk Funka Toyako Hokkaido Jepang. Metode penelitian menggunakan metode observasi dengan teknik random sampling yang dilakukan pada bulan Agustus – September 2023 di Teluk Funka Hokkaido, Jepang. Hasil penelitian pengukuran hubungan panjang dan berat kerang Hotate (Mizuhopecten yessoensis) memiliki nilai konstanta b<3 yang berarti allometrik negatif yaitu pertumbuhan panjang lebih dominan daripada pertumbuhan berat. Faktor kondisi yang diperoleh dalam penelitian ini adalah 1,01±0,14 pada Bulan Agustus dan 1,12±0,10 pada Bulan September. Kerang Hotate tersebut termasuk kategori pipih. | Hotate Clams (Mizuhopecten yessoensis) or known as Hotategai, are a leading sea shell commodity in Japan because of their good quality and high productivity. This study aims to determine the relationship between length and weight of clams and to determine the growth condition factors of Hotate clams in the waters of Funka Bay Toyako Hokkaido Japan. The research method uses an observation method with a random sampling technique which was carried out in August - September 2023 in Funka Bay Hokkaido, Japan. The results of the study measuring the relationship between length and weight of Hotate clams (Mizuhopecten yessoensis) have a constant value of b <3 which means negative allometric, namely length growth is more dominant than weight growth. The condition factors obtained in this study were 1.01 ± 0.14 in August and 1.12 ± 0.10 in September. The Hotate clams are included in the flat category. | |
| 42932 | 46300 | H1E020005 | USULAN MITIGASI RISIKO PADA AKTIVITAS RANTAI PASOK MENGGUNAKAN METODE SUPLLY CHAIN OPERATION REFERENCE DAN HOUSE OF RISK (STUDI KASUS : PT. WATUSALAM TEXTILE) | Di Tengah era perkembangan industri yang pesat ini, industri manufaktur mengalami dampak yang cukup signifikan, terutama terkait dengan teknologi yang digunakan untuk mengubah bahan baku menjadi produk jadi. Persaingan yang ketat dan dinamis antar perusahaan menuntut kemampuan untuk memenuhi permintaan pelanggan secara efisien. PT Watussalam Textile merupakan perusahaan yang bergerak di bidang tekstil, menghadapi tantangan akibat permintaan kain yang berfluktuasi sehingga menyebabkan kelebihan persediaan dan ketidakpastian waktu pengiriman bahan baku dan pengiriman produk, sehingga menyulitkan perusahaan untuk memenuhi semua permintaan pelanggan. Untuk mengidentifikasi risiko-risiko dalam rantai pasok, digunakan metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) yang bertujuan sebagai parameter efektivitas proses bisnis dalam menghadapi risiko. Selanjutnya, pendekatan House of Risk (HOR) digunakan untuk menganalisis potensi risiko pada proses produksi, mengevaluasi tingkat probabilitas dan dampak dari risiko-risiko tersebut, serta memberikan saran pengambilan keputusan yang bertujuan untuk meminimalisir kerugian. Penelitian ini mengungkapkan 21 kejadian risiko dan 22 agen risiko yang mempengaruhi rantai pasok dan berhasil memberikan 7 rekomendasi untuk mengatasi agen risiko yang paling diprioritaskan. | In the midst of this era of rapid industrial development, the manufacturing industry is experiencing a significant impact, especially related to the technology used to convert raw materials into finished products. Tight and dynamic competition between companies demands the ability to meet customer demand efficiently. PT Watussalam Textile is a company engaged in textiles, facing challenges due to fluctuating demand for fabrics that cause excess inventory and uncertainty in the delivery time of raw materials and product delivery, making it difficult for the company to meet all customer requests. To identify risks in the supply chain, the Supply Chain Operation Reference (SCOR) method is used, which aims to parameterize the effectiveness of business processes in dealing with risks. Furthermore, the House of Risk (HOR) approach was used to analyze potential risks in the production process, evaluate the level of probability and impact of these risks, and provide decision-making suggestions aimed at minimizing losses. This research revealed 21 risk events and 22 risk agents affecting the supply chain and successfully provided 7 recommendations to address the most prioritized risk agents. | |
| 42933 | 46296 | H1D020075 | IMPLEMENTASI PROTOTIPE APLIKASI PELAPORAN LAYANAN SARANA KAMPUS UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN DENGAN FITUR VERSIONING DAN PUSH NOTIFICATION MENGGUNAKAN FRAMEWORK FLUTTER | Penyampaian aspirasi dan laporan di lingkungan kampus merupakan aspek krusial dalam mendukung peningkatan kualitas layanan dan fasilitas kampus. Universitas Jenderal Soedirman sebelumnya telah menggunakan platform web berbasis SIDAMAS (Sistem Informasi Pengaduan dan Aspirasi Masyarakat) untuk memfasilitasi pengaduan laporan. Namun, platform ini masih memiliki kekurangan, terutama dalam hal aksesibilitas dan pemberitahuan secara real-time. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penulis mengembangkan aplikasi pelaporan layanan prasarana kampus berbasis mobile menggunakan framework Flutter. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan pengiriman laporan dengan integrasi fitur push notification, yang memastikan admin menerima notifikasi segera ketika laporan baru masuk, serta fitur versioning yang memastikan aplikasi selalu terbaru. Flutter dipilih karena merupakan framework cross-platform yang memungkinkan aplikasi berjalan dengan mulus di berbagai sistem operasi, seperti Android dan iOS. Fitur push notification memastikan laporan tidak terlewatkan dan dapat segera ditindaklanjuti, sementara versioning menghindari kendala akibat penggunaan versi aplikasi yang sudah lama. Dengan pengembangan ini, diharapkan efisiensi penyampaian laporan dan aspirasi di lingkungan kampus Universitas Jenderal Soedirman dapat meningkat. Aplikasi ini diusulkan sebagai solusi inovatif untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kampus melalui pemanfaatan teknologi mobile yang lebih modern, efisien, dan responsif. | The submission of aspirations and reports within the campus environment is a crucial aspect to support the improvement of campus services and facilities. Universitas Jenderal Soedirman previously used a web-based platform called SIDAMAS (Sistem Informasi Pengaduan dan Aspirasi Masyarakat) to facilitate report submissions. However, this platform still has limitations, particularly in terms of accessibility and real-time notifications. To address these challenges, the author developed a mobile-based campus facility reporting application using the Flutter framework. This application is designed to facilitate the submission of reports by integrating push notifications, ensuring that the admin receives immediate notifications when new reports are submitted, and versioning features to keep the application always up-to-date. Flutter was chosen because it is a cross-platform framework that enables the application to run smoothly on various operating systems such as Android and iOS. The push notification feature ensures that reports are not missed and can be promptly acted upon, while versioning avoids issues caused by the use of outdated application versions. With this development, it is expected that the efficiency of reporting and expressing aspirations within the Universitas Jenderal Soedirman campus environment will improve. This application is proposed as an innovative solution to enhance campus service quality through the use of more modern, efficient, and responsive mobile technology. | |
| 42934 | 46301 | C1I021018 | Analysis of The Factors Influencing Village Independence in Banyumas Regency | ABSTRAK: Kemandirian desa sangat penting untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang demokratis di tingkat lokal, mengembangkan infrastruktur, dan memperkuat perekonomian lokal. Faktor keuangan mempunyai peranan yang cukup besar dalam menentukan tingkat kemandirian suatu desa. Penelitian ini fokus pada desa di Kabupaten Banyumas dan bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian desa, khususnya mengkaji dampak Pendapatan Asli Desa, Alokasi Dana Desa, dan Penyaluran Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, yang melibatkan pengujian hipotesis dengan menguji hubungan antar variabel. Purposive sampling digunakan untuk memilih sampel dari Desa-Desa di Kabupaten Banyumas pada tahun 2021 hingga 2023. Analisis data menggunakan Analisis Regresi yang memanfaatkan teknik analisis canggih yang difasilitasi oleh Eviews 12. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Desa mempunyai pengaruh positif. terhadap kemandirian desa, padahal Alokasi Dana Desa dan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah mempunyai dampak negatif. Hasil tersebut menunjukkan perlunya peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan sumber daya desa dan Pendapatan Asli Desa untuk mengurangi ketergantungan pada dana transfer pemerintah dan meningkatkan tingkat kemandirian desa di Kabupaten Banyumas. | ABSTRACT: Village independence is crucial for fostering democratic governance at the local level, developing infrastructure, and strengthening the local economy. Financial factors play a significant role in determining the level of independence in a village. This study focused on villages in Banyumas Regency and aimed to analyze the factors influencing village independence, specifically examining the impacts of Village Original Income, Allocation of Village Funds, and Distribution of Local Tax and Local Levies. The methodology employed in this study is a quantitative approach, which involves testing hypothesis by examining the relationships between variables. Purposive sampling was used to select the sample from Villages in Banyumas Regency from 2021 to 2023. The data was analyzed using Regression Analysis, which leverages sophisticated analytical techniques facilitated by Eviews 12. The findings of this study indicate that Village Original Income has a positive influence on village independence, whereas the Allocation of Village Funds and Distribution of Local Tax and Levies have negative impacts. These results suggest that there is a need to enhance transparency and accountability in the management of village resources and Village Original Income to reduce dependency on government transfer funds and increase the level of village independence in Banyumas Regency. | |
| 42935 | 46302 | H1D019053 | Analisis Sentimen Terhadap Penggunaan Video Assistant Referee Dalam Sepak Bola Di X Menggunakan Algoritma Naïve Bayes | Sepak bola sangat populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, dengan 77% penduduknya berminat terhadap olahraga ini. Banyak pengguna media sosial X (sebelumnya Twitter) mengutarakan opini tentang berbagai aspek sepak bola, termasuk klub, pemain, pelatih, dan keputusan Video Assistant Referee (VAR) yang sering menjadi kontroversial belakangan ini. Analisis sentimen digunakan untuk mengklasifikasikan tweet di X terkait VAR bersifat positif atau negatif. Model ini menggunakan metode TF-IDF untuk memberikan bobot pada kata dalam tweet, dan klasifikasi dilakukan dengan metode Naïve Bayes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi analisis sentimen pengguna X terhadap VAR memiliki akurasi 80%, precision 72%, recall 32% dan F1-Score 44%. Dataset terdiri dari 2203 tweet, dengan 1.762 (80%) sebagai data training dan 440 (20%) sebagai data testing. Aplikasi ini memiliki dua tampilan, yaitu landing page dan admin page, dan mampu mengklasifikasikan tweet dengan dua jenis input teks dan CSV. | Football is top-rated worldwide, including in Indonesia, where 77% of the population is interested in the sport. Many users of the social media platform X (formerly Twitter) express their opinions on various aspects of football, including clubs, players, coaches, and the recently controversial decisions of the Video Assistant Referee (VAR). Sentiment analysis is used to classify tweets on X related to VAR as positive or negative. This model employs the TF-IDF method to weigh the words in tweets, with classification performed using the Naïve Bayes method. The research results show that the sentiment analysis application for X users regarding VAR achieves an accuracy of 80%, precision of 72%, recall of 32%, and an F1-Score of 44%. The dataset comprises 2203 tweets, with 1,762 (80%) used for training and 440 (20%) for testing. This application features two interfaces, a landing page, and an admin page, and can classify tweet data with two types of input text and CSV. | |
| 42936 | 46303 | E1A020037 | URGENSI PENANGGULANGAN PROSTITUSI SEBAGAI TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DI INDONESIA MELALUI UPAYA PENAL | Perempuan dan anak adalah kelompok yang paling rentan dalam sosial kemasyarakatan yang cenderung menjadi korban prostitusi. Prostitusi merupakan salah satu bentuk tindak pidana perdagangan orang. Perdagangan orang merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia dan termasuk kejahatan yang luar biasa, terorganisir, serta lintas negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanggulangan prostitusi sebagai tindak pidana perdagangan orang di Indonesia melalui upaya penal serta untuk mengetahui perumusan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang untuk tujuan eksploitasi seksual. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan dan konseptual serta spesifikasi penelitian deskriptif-analitis. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa formulasi perbuatan yang diatur dalam KUHP dan UU TPPO memiliki kesamaan dalam hal substansi tindak pidananya, yaitu sama-sama menjerat pelaku yang berperan sebagai perantara atau mucikari dalam eksploitasi manusia. Namun, terdapat perbedaan dalam konstruksi bobot sanksi pidananya. KUHP memberikan ancaman pidana dengan sistem alternatif, yang memungkinkan hakim memilih antara pidana penjara atau denda. Sementara itu, UU TPPO menerapkan ancaman sanksi kumulatif, di mana pelaku dapat dijerat dengan pidana penjara dan denda sekaligus. Perumusan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang dalam UU TPPO dirumuskan dengan pola memperberat bobot ancaman pidana (stafmaat). Peningkatan bobot ancaman sanksi pidana tersebut bertujuan untuk memberikan penjeraan yang lebih optimal kepada pelaku tindak pidana perdagangan orang. | Women and children are the most vulnerable groups in society who tend to be victims of prostitution. Prostitution is a form of trafficking in persons. Trafficking in persons is a violation of human rights and includes extraordinary, organized, and transnational crimes. This study aims to determine the prevention of prostitution as a criminal act of trafficking in persons in Indonesia through penal efforts and to determine the formulation of criminal sanctions against perpetrators of criminal acts of trafficking in persons for the purpose of sexual exploitation. This research is a normative juridical research with statutory and conceptual approach methods and descriptive-analytical research specifications. The results obtained from this research can be concluded that the formulation of acts regulated in the Criminal Code and the TPPO Law have similarities in terms of the substance of the criminal offense, namely both ensnare perpetrators who act as intermediaries or pimps in human exploitation. However, there are differences in the construction of the weight of criminal sanctions. The Criminal Code provides alternative criminal sanctions, allowing judges to choose between imprisonment or fines. Meanwhile, the TPPO Law applies cumulative sanctions, where the perpetrators can be charged with imprisonment and fines at the same time. The formulation of criminal sanctions against perpetrators of trafficking in persons in the TPPO Law is formulated with a pattern of aggravating the weight of criminal threats (stafmaat). The increase in the weight of criminal sanctions aims to provide more optimal deterrence to perpetrators of trafficking in persons. | |
| 42937 | 46324 | E1A020044 | PEMBATALAN LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN ATAS DASAR PENETAPAN NILAI LIMIT SEBAGAI PERBUATAN MELAWAN HUKUM (Studi Putusan Nomor 54/Pdt.G/2021/Pal) | Permasalahan dalam mengeksekusi objek hak tanggungan yang diakibatkan oleh debitur wanprestasi ialah penetapan nilai limit lelang. Jika nilai atau harga limit yang ditetapkan terlalu rendah, ini dapat menjadi dasar gugatan perbuatan melawan hukum. Pembatalan lelang dalam lelang yang telah terjadi akan mengakibatkan batal atau tidak sah lelang eksekusi hak tanggungan. Penelitian terhadap Putusan Nomor 54/Pdt.G/2021/PN Pal bertujuan untuk mengetahui mengenai pertimbangan hakim dalam mengabulkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap penentuan nilai limit lelang hak tanggungan serta mengetahui akibat hukum terhadap pembatalan lelang hak tanggungan atas dasar penentuan nilai limit lelang sebagai perbuatan melawan hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Yuridis Normatif, dengan spesifikasi penelitian preskriptif, dan sumber datanya adalah sekunder. Berdasarkan hasil penelitian pada Putusan Nomor 54/Pdt.G/2021/PN Pal, bahwa pertimbangan hakim dalam mengabulkan gugatan perbuatan melawan hukum dalam pembatalan eksekusi hak tanggungan atas dasar penentuan nilai limit lelang sudah tepat. Pelaksanaan lelang yang telah terjadi dan sudah ditemukan pembeli, ditemukan adanya substansi yang dilanggar dalam hal ini perbuatan melawan hukum dengan menurunkan nilai limit jauh dari harga pasar, maka lelang yang telah terjadi tersebut mengakibatkan batal demi hukum. | The problem in executing a mortgage object caused by a defaulted debtor is the determination of the auction limit value. If the value or limit price set is too low, this can be the basis for a tort lawsuit. Cancellation of the auction in the auction that has occurred will result in canceling or invalidating the auction of the execution of the mortgage. Research on Determination Number 54/Pdt.G/2021/PN Pal aims to find out about the judge's consideration in granting a tort claim against the determination of the limit value of the mortgage auction and to find out the legal consequences of canceling the mortgage auction on the basis of determining the auction limit value as a tort. This research uses the Normative Juridical research method, with prescriptive research specifications, and the data source is secondary. Based on the results of research on determination Number 54/Pdt.G/2021/PN Pal, that the judge's consideration in granting a tort claim in canceling the execution of a mortgage on the basis of determining the auction limit value is correct. The implementation of the auction that has occurred and the buyer has been found, there is a substance that has been violated in this case an unlawful act by lowering the limit value far from the market price, so the auction that has occurred results in null and void. | |
| 42938 | 46390 | B1A020061 | Aktivitas Protease dan Amilase Ikan Gabus Hias (Channa asiatica) pada Ukuran Tubuh dan Organ Digesti Berbeda | Channa asiatica merupakan ikan gabus hias berasal dari China yang hidup di air tawar dan termasuk ikan karnivora. Pakan yang dikonsumi didigesti di sepanjang saluran pencernaan yang melibatkan aktivitas enzim, yaitu protease dan amilase. Aktivitas protease dan amilase dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya ukuran tubuh dan organ digesti yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan aktivitas protease dan amilase ikan C. asiatica antar ukuran tubuh, antar organ digesti dan interaksi antara ukuran tubuh dengan organ digesti dan mengetahui aktivitas protease dan amilase yang lebih tinggi di antara ukuran tubuh dan organ digesti berbeda pada ikan C. asiatica. Metode dalam penelitian ini menggunakan eksperimental dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 3x4 Data dianalisis dengan two-ways ANOVA dan analisis lanjut Duncan. Hasil penelitian aktivitas protease C. asiatica menunjukkan perbedaan antar ukuran tubuh, organ digesti, maupun interaksi keduanya (P<0,05). Semakin besar ukuran tubuh ikan, maka akan semakin tinggi aktivitas proteasenya. Aktivitas protease di pilorik kaeka dan usus lebih tinggi daripada di hepatopankreas dan lambung. Hasil interaksi ukuran tubuh dan organ digesti juga menunjukkan bahwa pilorik kaeka dan usus ikan ukuran 100 g memiliki aktivitas protease tertinggi. Aktivitas amilase tidak berbeda secara signifikan antar ukuran tubuh (P>0,05), namun antar organ digesti maupun interaksi keduanya ada perbedaan (P<0,05). Aktivitas amilase di lambung dan usus lebih tinggi daripada organ digesti lainnya. Hasil interaksi ukuran tubuh dan organ digesti yang menunjukkan bahwa lambung ikan berukuran 2,5 g memiliki aktivitas amilase tertinggi. | Channa asiatica, a decorative snakehead fish native to China, inhabits freshwater environments and is carnivorous. The food consumed by this species is digested along the digestive tract through enzymatic activities involving protease and amylase. The activities of these enzymes are influenced by factors such as body size and variations in digestive organs. This study aimed to assess differences in protease and amylase activities in C. asiatica across various body sizes, digestive organs, and the interaction between body size and digestive organs. Additionally, it aimed to determine the enzyme activity that is highest across different body sizes and digestive organs in C. asiatica.The study employed an experimental method using a Completely Randomized Design (CRD) with a 3x4 factorial design. Data were analyzed using two-way ANOVA followed by Duncan's post hoc test. The results showed that protease activity in C. asiatica varied significantly with body size, digestive organ, and their interaction (P<0.05). Larger body sizes were associated with higher protease activity. Protease activity was higher in the pyloric caeca and intestines compared to the hepatopancreas and stomach. Interaction between body size and digestive organ further indicated that the pyloric caeca and intestines of fish weighing 100 g exhibited the highest protease activity. Amylase activity did not differ significantly across body sizes (P>0.05); however, there were significant differences across digestive organs and in the interaction between body size and organ (P<0.05). Amylase activity was higher in the stomach and intestines compared to other digestive organs, with the interaction showing that the stomach of fish weighing 2.5 g had the highest amylase activity. | |
| 42939 | 46304 | E1B018001 | Consumer Legal Protection For Consumers Who Are Harmed Due To Fraud by PT. GRAB TOKO INDONESIA Based on Law Number 8 of 1999 Concerning Consumer Protection (case study of decision number 465/Pid.Sus/2021/PN Jkt.Sel) | Masalah yang sering kali dihadapi oleh konsumen saat melakukan transaksi e-commerce terkait permasalahan barang yang dikirim tidak sesuai dengan yang dipesan, barang yang diterima kondisinya rusak. Adanya transaksi oleh konsumen yang mana maksudnya ialah proses terjadinya peralihan pemilikan atau penikmatan barang atau jasa dari penyedia barang atau penyelenggara jasa kepada konsumen. Penelitian ini menganalisis tentang bagaimana perlindungan hukum konsumen yang dirugikan terhadap putusan nomor 465/Pid.Sus/2021/PN Jkt Sel. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tergugat dalam kasus ini bersalah karena telah melakukan kebohongan yang menyesatkan dalam mempromosikan barang daganganya melalui website konsumen sehingga konsumen dalam hal ini dirugikan. Konsumen melakukan pelaporan Pidana dan terbukti secara sah dan meyakinkan bahwa terdakwa melanggar Pasal 28 ayat (1) Jo. Pasal 45A ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 19 tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik serta dalam hal mengenai bentuk pelanggaran yang dilakukan terdakwa jelas perbuatanya melanggar ketentuan Pasal 1457 KUHPerdata serta Pasal 4 huruf, b, c, dan h Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 Tentang perlindungan konsumen selain itu juga dalam ketentuan mengenai jual beli dan wanprestasi dalam KUHPerdata.Atas dinamika yang terjadi pada putusan No. 465/Pid.Sus/2021/PN Jkt.Sel. dapat dideskripsikan bahwa terdakwa dihukum dengan hukuman penjara selama 4 tahun dan denda sebesar Rp.800.000,- | Consumers often face issues in e-commerce transactions related to goods that are not as ordered or goods received in damaged condition. Transactions by consumers involve the transfer of ownership or enjoyment of goods or services from the provider to the consumer. This study analyzes the legal protection for consumers who have been harmed in the light of Decision Number 465/Pid.Sus/2021/PN Jkt Sel. The research uses a normative juridical method with legislative, case, and conceptual approaches. The findings reveal that the defendant in this case was guilty of misleading deception in promoting goods on a consumer website, thereby causing harm to consumers. The consumers filed a criminal complaint, and it was proven legally and convincingly that the accused violated Article 28(1) in conjunction with Article 45A(1) of Law No. 19 of 2016, which amended Law No. 11 of 2008 concerning Electronic Information and Transactions. Furthermore, the defendant's actions clearly violated Article 1457 of the Civil Code and Article 4(b), (c), and (h) of Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection, in addition to the provisions concerning sales and default under the Civil Code. Regarding the dynamics of Decision No. 465/Pid.Sus/2021/PN Jkt.sel, it is described that the defendant was sentenced to 4 years in prison and a fine of IDR 800,000. | |
| 42940 | 46305 | B1A020012 | Upaya Memacu Pembentukan Kantong pada Nepenthes mirabilis (Lour.) Druce secara In Vitro melalui Manipulasi Media dan Penambahan BAP | Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara formulasi media dan konsentrasi BAP pada pembentukan kantong N. mirabilis secara in vitro serta menentukan formulasi media dan konsentrasi BAP yang paling baik untuk memacu pembentukan kantong pada N. mirabilis secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola perlakuan faktorial. Faktor pertama adalah formulasi media yang terdiri atas Full-Strength MS, 3/4-Strength MS, 2/4-Strength MS, dan 1/4-Strength MS. Faktor kedua adalah konsentrasi BAP yang terdiri atas 0 μM; 0,5 μM; 1,0 μM; dan 1,5 μM. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) dengan probabilitas 5% dan 1% dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan dengan tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara formulasi media dan konsentrasi BAP berpengaruh terhadap pertambahan jumlah daun, jumlah kantong yang terbentuk, dan persentase daun yang membentuk kantong pada N. mirabilis dalam kultur in vitro. Sementara pertambahan jumlah tunas dipengaruhi oleh faktor mandiri formulasi media dan konsentrasi BAP yang digunakan. Media 1/4-Strength MS dengan penambahan 0,5 μM BAP merupakan media terbaik untuk memacu pembentukan kantong pada N. mirabilis dalam kultur in vitro. | This research has been conducted with a view to study the effect of the interaction between media formulation and BAP concentration on in vitro pitcher formation of N. mirabilis, as well as to determine the best media formulation and BAP concentration to induce in vitro pitcher formation of N. mirabilis. This study has been carried out experimentally using a completely randomized design on a factorial treatment pattern. The first factor was the media formulations, which consisted of: Full-Strength MS, 3/4-Strength MS, 2/4-Strength MS, and 1/4-Strength MS. The second factor was the BAP concentrations consisted of: 0 μM; 0,5 μM; 1,0 μM; and 1,5 μM. The data obtained were analyzed using an Analysis of Variance (ANOVA) at 5% and 1% probability levels, followed by Duncan's Multiple Range Test at a 5% error level. The results showed that the interaction between media formulation and BAP concentration controlled the increase in the number of leaves, number of pitchers, and the percentage of leaves forming pitchers of N. mirabilis. The number of shoots formed was determined by sole factor of media formulations and BAP concentrations. In addition, the pitcher emergence time was controlled by BAP concentration. The 1/4-Strength MS supplemented with 0,5 μM BAP was the best media for in vitro pitcher formation of N. mirabilis. The research results showed that the interaction between media formulations and BAP concentration controlled leaf formation, number of pitchers formed and the percentage of pitcher forming leaves. Meanwhile, shoot formation was controlled by sole media formulations and BAP concentrations used. A 1/4-Strength MS supplemented with 0,5 μM BAP resulted in the best pitcher formation of N. mirabilis in in vitro culture. |