Home
Login.
Artikelilmiahs
47274
Update
SAFITRI
NIM
Judul Artikel
DETERMINAN MINAT PEMANFAATAN PELAYANAN SKRINING THALASSEMIA DI DESA REMPOAH KECAMATAN BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Cakupan pemanfaatan pelayanan skrining thalassemia di Desa Rempoah Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas masih rendah meskipun telah dibuat peraturan tentang anjuran skrining. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan yang memengaruhi minat pemanfaatan pelayanan skrining thalassemia di desa tersebut. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Data dianalisis secara univariat, kemudian dilanjutkan analisis bivariate dengan uji chi-squre, dan yang terakhir data diuji secara multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil Penelitian: Terdapat dua variabel yang berpengaruh terhadap minat pemanfaatan pelayanan skrining thalassemia di Desa Rempoah Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas, yaitu jenis kelamin (nilai p = 0,015) dan sikap (nilai p = 0,000). Variabel umur, pendidikan, persepsi dan lokasi pelayanan tidak berpengaruh dalam penelitian ini karena memiliki nilai p lebih dari 0,005. Kesimpulan: Variabel yang paling berpengaruh dalam penelitian ini adalah variabel jenis kelamin, dengan nilai odds ratio sebesar 3,606. Perempuan 3,606 kali lebih berminat memanfaatkan pelayanan skrining thalassemia dibandingkan laki-laki. Kata kunci: Thalassemia, Skrining, Pemanfaatan Pelayanan
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: The coverage of thalassemia screening services utilization in Rempoah Village, Baturraden Subdistrict, Banyumas Regency, remains low despite the establishment of regulations encouraging screening. This study aims to identify the determinants influencing interest in utilizing thalassemia screening services in the village. Methodology: This research employed a quantitative approach with a cross-sectional study design. Data were analyzed univariately, followed by bivariate analysis using the chi-square test, and finally, multivariate analysis was conducted using multiple logistic regression. Research Results: Two variables significantly influenced interest in utilizing thalassemia screening services in Rempoah Village, Baturraden Subdistrict, Banyumas Regency: gender (pvalue = 0.015) and attitude (p-value = 0.000). Variables such as age, education, perception, and service location did not significantly influence the outcome, as their p-values exceeded 0.005. Conclusion: The most influential variable in this study was gender, with an odds ratio of 3.606. Women were 3.606 times more likely to show interest in utilizing thalassemia screening services compared to men. Keywords: Thalassemia, Screening, Service Utilization
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save