Artikelilmiahs

Menampilkan 42.821-42.840 dari 48.836 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
4282146194K1C017053BIODISTRIBUSI RADIOFARMAKA TC99M SESTAMIBI PADA PENCITRAAN TOTAL BODI PASIEN KANKER TIROID DI RSPAD GATOT SOEBROTO Evaluasi pasien kanker tiroid salah satunya dilakukan dengan pencitraan total bodi menggunakan radiofarmaka Tc99m sestamibi. Dua besaran fisika yang dipantau adalah cacah radiasi menghasilkan biodistribusi radiofarmaka dan aktivitas Tc99m sestamibi menghasilkan akumulasi radiofarmaka. Kalibrasi radiofarmaka Tc99m sestamibi sebanyak 1 mCi dilakukan dengan dicacah 10 kali dan rata-ratanya digunakan sebagai rujukan menentukan dosis radiasi sisa dalam tubuh pasien. 10 pasien dimasukkan Tc99m sestamibi dengan dosis radiasi tertentu atas intruksi dokter. Pencitraan total bodi dilakukan menggunakan kamera gamma setelah 15 menit dan 120 menit pasca dimasukkannya Tc99m sestamibi ke tubuh pasien untuk mendapatkan cacah radiasi dan aktivitas radiofarmaka dalam tubuh pasien menggunakan teknik ROI pada bagian kepala-leher; dada-perut; dan panggul-tungkai bawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biodistribusi radiofarmaka Tc99m sestamibi pada 10 pasien tertinggi pada pasien nomor 1 dengan penangkapan radioaktivitas yang menigkat pada tiroid dan dada; serta masih tampak gambaran residu/sisa jaringan kanker tiroid disertai metastasis di dada, sedangkan terendah pada pasien nomor 4 dengan penangkapan radioaktivitas yang normal dan tidak tampak gambaran residu/sisa jaringan kanker tiroid. Aktivitas radiofarmaka Tc99m sestamibi lebih banyak terakumulasi pada tubuh bagian anterior/depan karena beberapa organ lebih banyak terletak pada tubuh bagian depan.Evaluation of thyroid cancer patients is done by total body imaging using the radiopharmaceutical Tc99m sestamibi. The two physical quantities monitored are radiation enumeration resulting in radiopharmaceutical biodistribution and Tc99m sestamibi activity resulting in radiopharmaceutical accumulation. Calibration of Tc99m sestamibi radiopharmaceutical of 1 mCi was performed by chopping 10 times and the average was used as a reference to determine the residual radiation dose in the patient's body. 10 patients were injected with Tc99m sestamibi with a certain radiation dose on the doctor's instruction. Total body imaging was performed using a gamma camera after 15 minutes and 120 minutes after the insertion of Tc99m sestamibi into the patient's body to obtain radiation counts and radiopharmaceutical activity in the patient's body using the ROI technique in the head-neck; chest-stomach; and pelvis-lower limbs. The results showed that the biodistribution of Tc99m sestamibi radiopharmaceuticals in 10 patients was highest in patient number 1 with increased radioactivity capture in the thyroid and chest; and there was still a picture of thyroid cancer tissue residues / remnants accompanied by metastases in the chest, while the lowest in patient number 4 with normal radioactivity capture and no visible picture of thyroid cancer tissue residues / remnants. The activity of Tc99m sestamibi radiopharmaceuticals accumulates more in the anterior / frontal body because some organs are more located in the frontal body.
4282246195C1C017082PENGARUH PROFITABILITAS, DIVIDEND PAYOUT RATIO, LEVERAGE, DAN LIKUIDITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN YANG TERGABUNG DALAM INDEKS LQ 45Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, dividend payout ratio, leverage, dan likuiditas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan LQ 45 tahun 2021-2023. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ 45 tahun 2021- 2023. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan terdapat 14 perusahaan yang dapat dijadikan sampel dengan 3 tahun periode penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa: (1) profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. (2) dividend payout ratio tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. (3) leverage berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. (4) likuiditas tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen.This study aims to analyze the impact of profitability, dividend payout ratio, leverage, and liquidity on the firm value of firms listed in the LQ 45 index during the period 2021-2023. The population for this research includes firms that were part of the LQ 45 index between 2021 and 2023. The sample was selected using purposive sampling, resulting in a total of 14 firms being chosen for the study, with a three-year research period. The findings of the study indicate that: (1) profitability has a positive effect on firm value, (2) the dividend payout ratio does not affect firm value, (3) leverage has a positive effect on firm value, and (4) liquidity does not influence dividend policy.
4282346196C1A019119I.Project (Usaha dalam Bidang Kretivitas)I.Project merupakan usaha dibidang kreatifitas yang sudah dibangun sejak tahun 2021. Latar belakang berdirinya usaha ini yaitu keinginan penulis dan juga melihat peluang pasar yang sangat tinggi terhadap permintaan dekorasi dan juga buket untuk setiap momentnya. I.Project bergerak dibidang jasa Dekorasi, Buket, Seserahan, dan juga Mahar. Kondisi awal usaha ini sangat sulit dimana target pasar yang belum terpenuhi sehingga membuat usaha ini sempat terhenti. Namun, setelah berjalannya waktu usaha ini akhirnya terus berjalan dan sampai menemukan pasaran yang tepat.
I.Project is a business in the field of creativity that has been established since 2021. The background to the establishment of this business is the author's desire and also seeing a very high market opportunity for the demand for decoration and bouquets for every moment. I.Project is engaged in the field of Decoration, Bouquet, Gift, and Mahar services. The initial conditions of this business were very difficult where the target market had not been met, so this business had to stop. However, after some time, this business finally continued to run and found the right market.
The main marketing of this business is through social media such as Instagram, Whatsapp, Facebook, and TikTok. besides that, it is also through word of mouth which is trusted by the surrounding community. In addition to making sales, I.Project has also held several workshops to improve the skills of the community, especially young people, and also to introduce I.Project. The purpose of this entrepreneurial activity is to implement the knowledge received during college into the world of work, in addition to being able to lead a team with the soft skills they have, and also achieve optimal turnover. After running for approximately 3.5 years, this business has been able to have 2 branches, 10 employees and freelancers. The turnover generated by the I.Project business has always increased from time to time.
4282446389K1A020050Sintesis Nanopartikel Seng Oksida (ZnO) Menggunakan Ekstrak Metanol Daun Kamboja Putih (Plumeria alba L.) Serta Uji Antibakteri Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coliRiset nanoteknologi berkembang pesat, terutama nanopartikel seperti seng oksida (ZnO) yang disintesis menggunakan tumbuhan sebagai agen biosintesis. Penelitian ini mengeksplorasi sintesis nanopartikel ZnO menggunakan ekstrak metanol dari daun kamboja putih (Plumeria alba L.) dan mengevaluasi aktivitas antibakterinya terhadap bakteri patogen S. aureus dan E. coli. Proses yang dilakukan antara lain ekstraksi dan fraksinasi daun kamboja putih, sintesis dan karakterisasi nanopartikel ZnO, serta uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri S. aureus dan E. coli. Hasil rendemen ekstrak metanol sebesar 10,13%, fraksi n-heksana sebesar 3,60%, fraksi etil asetat sebesar 4,43%, dan fraksi residu sebesar 2,10%. Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak dan fraksi dengan diameter tertinggi dimiliki ekstrak metanol sebesar 9,08 mm untuk bakteri S. aureus dan 14,75 mm untuk bakteri E. coli. Hasil uji fitokimia ekstrak metanol mengandung senyawa polifenol, flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid. Hasil sintesis nanopartikel yang memiliki aktivitas optimum dalam menghambat pertumbuhan bakteri yaitu sediaan Np-ZnO 0,15 M P. alba. Berdasarkan penelitian, Np-ZnO 0,15 M P. alba mampu menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus dan E. coli.Nanotechnology research is rapidly advancing, particularly in the area of nanoparticles such as zinc oxide (ZnO) synthesized using plants as biosynthesis agents. This study explores the synthesis of ZnO nanoparticles using methanol extract from frangipani leaves (Plumeria alba L.) and evaluates their antibacterial activity against the pathogenic bacteria S. aureus and E. coli. The processes involved include extraction and fractionation of frangipani leaves, synthesis and characterization of ZnO nanoparticles, and antibacterial activity testing against S. aureus and E. coli. The yield of the methanol extract was 10,13%, the n-hexane fraction was 3,60%, the ethyl acetate fraction was 4,43%, and the residue fraction was 2,10%. The antibacterial activity test results showed that the highest inhibition diameter for the methanol extract was 9,08 mm against S. aureus and 14,75 mm against E. coli. Phytochemical analysis of the methanol extract revealed the presence of phenolic compounds, flavonoids, saponins, tannins, and steroids. The synthesized nanoparticles exhibited optimum antibacterial activity with the NpZnO 0,15 M from P. alba being most effective in inhibiting bacterial growth. Based on the study, Np-ZnO 0.15 M from P. alba is capable of inhibiting the growth of both S. aureus and E. coli.
4282546025K1C019056MODIFIKASI SERBUK HIDROKSIAPATIT CANGKANG KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) DENGAN PENAMBAHAN POLIETILEN GLIKOL (PEG 4000) SEBAGAI APLIKASI BIOMATERIALHidroksiapatit (HAp) merupakan salah satu bahan biomaterial yang digunakan untuk implant tulang dan pengganti jaringan tubuh. Sintesis hidroksiapatit dalam penelitian ini berbahan cangkang kerang darah (Anadara Granosa) menggunakan metode presipitasi selama 48 jam dengan prekursor Ca(OH)2 dan H3PO4. Polietilen glikol merupakan polimer yang bertujuan meningkatkan sifat mekanik dari hidroksiapatit. Karakterisasi untuk menentukan struktur morfologi dan kandungan unsur dilakukan uji Karekterisasi Scanning Electron Microscopy Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDX). Pengujian SEM-EDX pada serbuk hidroksiapatit cangkang kerang darah menunjukan struktur morfologi bentuk partikel seperti butiran kecil dan lebih homogen dengan rasio Ca/P sebesar 1,45. Sampel serbuk hidroksiapatit dengan penambahan PEG menunjukan struktur lebih rapat dengan partikel yang beraglomerasi dengan rasio Ca/P sebesar 1,54. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa serbuk hidroksiapatit dengan metode presipitasi dapat digunakan mengikat jaringan tulang manusia sehingga cocok dijadikan salah satu biomaterial pengganti tulang manusia.
Kata kunci: Hidroksiapatit , Presipitasi , PEG 4000, SEM-EDX.
Hydroxyapatite (HAp) is a biomaterial used for bone implants and body tissue replacement. The synthesis of hydroxyapatite in this study was made from blood cockle shells (Anadara Granosa) using the precipitation method for 48 hours with Ca(OH)2 and H3PO4 precursors. Polyethylene glycol is a polymer that aims to improve the mechanical properties of hydroxyapatite. Characterization to determine the morphological structure and element content was carried out by the Scanning Electron Microscopy Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDX) Characterization test. SEM-EDX testing on hydroxyapatite powder from blood cockle shells shows that the morphological structure of the particles is like small grains and is more homogeneous with a Ca/P ratio of 1.45. The hydroxyapatite powder sample with the addition of PEG showed a denser structure with agglomerated particles with a Ca/P ratio of 1.54. The results of the research can be concluded that hydroxyapatite powder using the precipitation method can be used to bind human bone tissue so that it is suitable as a biomaterial to replace human bone.
Key words: Hydroxyapatite, Precipitation, PEG 4000, SEM-EDX.
4282646198H1A017023RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMBUATAN NOMOR POKOK WAJIB PAJAK DAERAH (NPWPD) DI BADAN PENDAPATAN DAERAH (BAPENDA) KABUPATEN KARAWANGPembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD) oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang masih manual. Karena itu akan dibuat secara digitalisasi dengan membuat sistem informasi untuk mempermudah pembuatan dan melacak proses pembuatannya.
Pembuatan sistem informasi ini terdiri dari kebutuhan pengguna, kebutuhan sistem, alur kerja sistem, tampilan sistem dan hasil uji sistem. Pembuatan sistem informasi harus dapat memenuhi kebutuhan antara lain menyediakan pendaftaran akun, mampu menerima unggahan yang diajukan, mampu menampilkan proses pembuatan hingga selesai, mampu menyediakan bagian pengecekan, mampu menyediakan bagian persetujuan
Pada akhirnya sistem mampu mampu membuat pengajuan pembuatan NPWPD dilakukan secara online, mampu memantau proses pembuatan NPWPD hingga selesai, mampu memenuhi kebutuhan pengguna untuk membuat NPWPD
The issuance of Regional Taxpayer Identification Numbers (NPWPD) by the Regional Revenue Agency (Bapenda) of Karawang Regency is still done manually. Therefore, it will be digitized by creating an information system to facilitate the creation and tracking of the creation process.
The creation of this information system consists of user needs, system requirements, system workflow, system display, and system test results. The creation of the information system must be able to meet the needs, including providing account registration, being able to receive submitted uploads, being able to display the creation process until completion, being able to provide a checking section, being able to provide an approval section.
In the end, the system is able to make the application for the issuance of NPWPD done online, able to monitor the process of making NPWPD until completion, able to meet the needs of users to make NPWPD.
4282746200C1B017035ORGANIZATIONAL LIFE CYCLE CRISIS: MENURUNNYA DAYA TARIK DAN REGENERASI PADA ORGANISASI Penelitian ini bertujuan untuk memahami penyebab dan dampak krisis regenerasi dalam organisasi mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman, serta mengeksplorasi strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan 10 partisipan dari berbagai latar belakang untuk mendapatkan wawasan yang komprehensif tentang fenomena ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan demografi mempengaruhi komposisi dan preferensi anggota organisasi, yang jika tidak direspon dengan baik, akan menyulitkan dalam menarik anggota baru. Selain itu, komunikasi yang buruk antara manajemen dan anggota menjadi hambatan dalam penyampaian visi organisasi, mengakibatkan rendahnya keterlibatan dan kepuasan anggota.
Perubahan di pasar kerja juga berdampak negatif pada upaya menarik dan mempertahankan anggota, dengan banyak mahasiswa lebih memilih magang atau pekerjaan paruh waktu daripada berpartisipasi dalam organisasi kampus. Kegagalan dalam mengembangkan strategi Sumber Daya Manusia yang efektif juga turut mengurangi daya tarik organisasi. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi manajemen organisasi kampus untuk merancang strategi yang lebih responsif terhadap perubahan demografi dan preferensi mahasiswa, meningkatkan komunikasi, serta mengembangkan program pengembangan anggota yang komprehensif. Dengan demikian, organisasi dapat menciptakan lingkungan yang mendukung dan memastikan keberlanjutan organisasi di masa depan.
Kata Kunci : Organizational Life Cycle Crisis, Daya Tarik dan Regenerasi.
Abstract
This study aims to understand the causes and impacts of the regeneration crisis within student organizations at the Faculty of Economics and Business, Jenderal Soedirman University, and to explore strategies that can be used to address this issue. Using a qualitative approach, this research involved in-depth interviews with 10 participants from various backgrounds to gain comprehensive insights into this phenomenon. The findings indicate that demographic changes significantly affect the composition and preferences of organization members, which, if not addressed properly, will make it difficult to attract new members. Additionally, poor communication between management and members hinders the conveyance of the organization's vision, resulting in low member engagement and satisfaction.
Changes in the job market also negatively impact efforts to attract and retain members, with many students opting for internships or part-time jobs over participation in campus organizations. The failure to develop effective Human Resources (HR) strategies further diminishes the attractiveness of the organization. This study provides important implications for campus organization management to design strategies that are more responsive to demographic changes and student preferences, improve communication, and develop comprehensive member development programs. By doing so, organizations can create a supportive environment and ensure their sustainability in the future.
Keywoard: Organizational Life Cycle Crisis, Attractiveness, and Regeneration.
4282846032I1C020087Analisis Perbedaan Ekspektasi Masyarakat Banyumas terhadap Keinginan untuk Menggunakan TelefarmasiTelefarmasi merupakan pelayanan kefarmasian oleh apoteker melalui penggunaan teknologi telekomunikasi dan sistem informasi kepada pasien. Penggunaan telefarmasi masih rendah di Indonesia, sehingga perlu dilihat ekspektasi mengenai penggunaan telefarmasi di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan ekspektasi Masyarakat Banyumas terhadap keinginan untuk menggunakan telefarmasi. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan metode pengambilan sampel secara accidental sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 106 responden yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data menggunakan self administered questionnaire kepada masyarakat yang datang ke apotek yang berada di Kecamatan Kembaran dan Sokaraja. Pemilihan kecamatan tersebut karena kedua daerah tersebut merupakan daerah perdesaan yang terletak di luar Purwokerto dan saling berdekatan. Analisis pada penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney untuk melihat perbedaan ekspektasi masyarakat Banyumas terhadap keinginan untuk menggunakan telefarmasi. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 106 responden (100%) memiliki tingkat ekspektasi yang tinggi terhadap telefarmasi. Sebanyak 74 responden (69,81%) memiliki keinginan untuk menggunakan telefarmasi dan sebanyak 32 responden (30,19%) tidak ingin menggunakan telefarmasi. Analisis statistik menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara ekspektasi masyarakat Banyumas terhadap keinginan untuk menggunakan telefarmasi dengan p-value sebesar 0,961. Seluruh responden memiliki tingkat ekspektasi yang tinggi terhadap telefarmasi dan sebagian besar responden ingin menggunakan telefarmasi. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara ekspektasi masyarakat dengan keinginan untuk menggunakan telefarmasiTelepharmacy is a pharmaceutical service by pharmacists through the use of telecommunications technology and information systems to patients. The use of telepharmacy is still low in Indonesia, so it is necessary to see the expectations regarding willingness to use of telepharmacy in the community. The purpose of this study was to determine the differences in expectations of the Banyumas Community regarding willingness to use telepharmacy. This study is a cross-sectional study with an accidental sampling method. The number of respondents in this study was 106 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. Data collection used self-administered questionnaire to people who came to pharmacies in Kembaran and Sokaraja Districts. The reason for choosing these sub-districts is because both areas are rural areas located outside Purwokerto and are close to each other. The analysis in this study used the Mann-Whitney test to see the differences in Banyumas people's expectations regarding willingness to use telepharmacy. The results showed that 106 respondents (100%) had a high level of expectation towards telepharmacy. 74 respondents (69.81%) had willingness to use telepharmacy and 32 respondents (30.19%) did not want to use telepharmacy. Statistical analysis showed that there was no significant difference between Banyumas community expectations towards the desire to use telepharmacy with a p-value of 0.961. All respondents have a high level of expectation towards telepharmacy and most respondents had willingness to use telepharmacy. There is no significant difference between public expectation and willingness to use telepharmacy.
4282946201C2A022011Penyebaran Penyerapan Tenaga Kerja Terdidik, Terlatih, Tidak Terdidik Dan Tidak Terlatih Di Indonesia: Pendekatan Generalized Method Of MomentIndonesia merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar di Asia Tenggara. Jumlah penduduk ini harus memiliki pekerjaan yang layak sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 27 ayat 2. Penyerapan tenaga kerja merupakan hal penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi luar negeri, investasi dalam negeri, pengeluaran pemerintah, industri, dan pariwisata terhadap penyerapan tenaga kerja terdidik, terlatih, tidak terdidik dan tidak terlatih, serta menganalisis efek jangka pendek dan jangka panjang dari investasi luar negeri, investasi dalam negeri, pengeluaran pemerintah, industri, dan pariwisata terhadap penyerapan tenaga kerja terdidik, terlatih, tidak terdidik dan tidak terlatih.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menganalisis menggunakan angka. Wilayah cakupan peenelitian ini adalah Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari badan pusat statistik. penelitian ini menggunakan data panel yang merupakan gabungan dari data perprovinsi di Indonesia pada periode 2009-2022. Metode penelitian yang digunakan adalah Generalized Method of Moment (GMM).
Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Investasi luar negeri, investasi dalam negeri, dan industri berpengaruh positif signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja terdidik dan terlatih, sedangkan investasi dalam negeri dan industri berpengaruh negatif signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja terdidik dan tidak terlatih, serta investasi luar negeri tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja terdidik, terlatih, tidak terdidik dan tidak terlatih. Pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja terdidik, terlatih, tidak terdidik dan tidak terlatih. Pariwisata berpengaruh positif signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih, serta tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih. (2) Investasi luar negeri, investasi dalam negeri, dan industri dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja terdidik dan terlatih pada jangka pendek serta jangka panjang di Indonesia. Pariwisata dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih pada jangka pendek dan jangka panjang di Indonesia.
Pemerintah indonesia harus menjamin akses pendidikan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat sehingga menjadi tenaga kerja terdidik dan terlatih. Pemerintah dapat meningkatkan iklim investasi dan terus mempromosikan sektor pariwisata, sehingga tercipta lapangan pekerjaan baru yang dapat diisi oleh tenaga kerja indonesia sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.
Indonesia is the country with the largest population in Southeast Asia. This population must have decent jobs in accordance with the 1945 Constitution, Article 27 paragraph 2. Absorption of labor is important to ensure that people get jobs. This study aims to analyze the effect of foreign investment, domestic investment, government spending, industry, and tourism on the absorption of educated, trained, uneducated and untrained labor, as well as to analyze the short-term and long-term effects of foreign investment, domestic investment, government spending, industry, and tourism on the absorption of educated, trained, uneducated and untrained labor.
This research is a quantitative study that analyzes using numbers. The scope of this research is Indonesia. This study uses secondary data sourced from the central statistics agency. This study uses panel data which is a combination of provincial data in Indonesia for the period 2009-2022. The research method used is the Generalized Method of Moment (GMM).
The results of the analysis show that (1) Foreign investment, domestic investment, and industry have a significant positive effect on the absorption of educated and trained workers, while domestic investment and industry have a significant negative effect on the absorption of educated and unskilled workers, and foreign investment does not affect the absorption of educated, trained, unskilled and unskilled workers. Government spending does not affect the absorption of educated, trained, unskilled and unskilled workers. Tourism has a significant positive effect on the absorption of unskilled and unskilled workers, and does not affect the absorption of unskilled and unskilled workers. (2) Foreign investment, domestic investment, and industry can increase the absorption of educated and trained workers in the short and long term in Indonesia. Tourism can increase the absorption of unskilled and unskilled workers in the short and long term in Indonesia.
The Indonesian government must ensure that access to education can be felt by all people so that they become educated and trained workers. The government can improve the investment climate and continue to promote the tourism sector, so that new jobs are created that can be filled by Indonesian workers according to the required qualifications
4283046204C1B017116PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Pada Pegawai Pengadilan Agama Purwokerto)Penelitian berjudul “Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Motivasi Sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Pegawai Pengadilan Agama Purwokerto)”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel mediasi di Pengadilan Agama Purwokerto.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan seluruh Pegawai Negeri Sipil di Pengadilan Agama Purwokerto sebagai subjek penelitian. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup aspek kinerja, lingkungan kerja, disiplin kerja, dan motivasi kerja. Teknik analisis data dilakukan menggunakan software SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Motivasi mampu memediasi pengaruh lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai secara signifikan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya lingkungan kerja yang kondusif, disiplin kerja yang baik, serta motivasi yang tinggi untuk meningkatkan kinerja pegawai di Pengadilan Agama Purwokerto. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi instansi pemerintah dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui peningkatan kualitas lingkungan kerja, disiplin kerja, dan motivasi.
The study, titled "The Impact of Working Environment and Working Discipline on Officer Performance with Motivation as Intervening Variable," aims to analyze the impact of work environment and work discipline on staff performance with motivation as a mediation variable in the Purwokerto Religious Court.
The study employs a quantitative methodology, focusing on the entire Civil State Officer population in the Purwokerto Religious Court as its subject. Primary data is collected through a questionnaire that covers performance aspects, work environment, work discipline, and motivation. Data analysis techniques are performed using SPSS software.
The research findings show that the working environment and work discipline have a positive and significant influence on employees' performance. Furthermore, motivation has a positive and significant impact on employee performance. Motivation is able to significantly mediate the influence of the work environment and working discipline on staff performance. Thus, the study affirms the importance of a conducive working environment, excellent work discipline, as well as high motivation to improve the performance of staff at the Purwokerto Religious Court. These findings are expected to serve as a benchmark for government agencies in improving staff performance through improved work environment quality, work discipline, and motivation.
4283146203D1A020175PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN D3 TERHADAP KETEBALAN KERABANG DAN HAUGH
UNIT TELUR AYAM ARAB
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian vitamin D3 terhadap
Ketebalan Kerabang dan Haugh Unit Telur ayam Arab. Penelitian ini dilaksanakan pada
tanggal 1 Juni sampai 30 September 2023 di Ketapang Farm Sokaraja dan Laboratorium
Produksi Ternak Unggas, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.
Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 kali ulangan, setiap unit kandang berisi dua ekor ayam Arab.
Perlakuan yang berpengaruh dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Perlakuan yang
diberikan yaitu
P0 = pakan kontrol,
P1 = pakan disuplementasi vitamin D3 900 IU/kg pakan,
P2 = pakan disuplementasi vitamin D3 1350 IU/kg pakan,
P3 = pakan disuplementasi vitamin D3 1800 IU/kg pakan,
P4 = pakan disuplementasi vitamin D3 2250 IU/kg pakan, dan
P5 = pakan disuplementasi vitamin D3 2700 IU/kg pakan.
Hasil ketebalan kerabang dan haugh unit secara berturut-turut yaitu P0 0,40±0,03 mm dan
85,37±13,09, P1 0,39±0,02 mm dan 85,48±12,56, P2 0,39±0,04 mm dan 78,73±1,78, P3
0,38±0,02 mm dan 85,83±12,42, P4 0,39±0,02 mm dan 77,70±1,96, dan P5 0,40±0,05 dan
92,35±14,55. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa suplementasi vitamin D3 ke dalam
pakan ayam Arab berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap ketebalan kerabang dan
haugh unit ayam Arab. Suplementasi vitamin D3 dengan dosis 900 IU sampai dengan 2700
IU menghasilkan ketebalan kerabang dan haugh unit yang relatif sama.
This study aims to examine the effect of giving vitamin D3 on the Thickness of the
Shell and Haugh Unit of Arabian Chicken Eggs. This research was carried out from 1 June to
30 September 2023 at Ketapang Farm Sokaraja and Poultry Production Laboratory, Faculty
of Animal Husbandry, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The research was carried
out using an experimental method using a Completely Randomized Design (CRD) with 6
treatments and 4 replications, each cage unit containing two Arabian chickens. The effective
treatment is continued with the Honestly Significant Difference Test (BNJ). The treatments
given were
P0 = control feed,
P1 = feed supplemented with vitamin D3 900 IU/kg feed,
P2 = feed supplemented with vitamin D3 1350 IU/kg feed,
P3 = feed supplemented with vitamin D3 1800 IU/kg feed,
P4 = feed supplemented with vitamin D3 2250 IU/kg feed, and
P5 = feed supplemented with vitamin D3 2700 IU/kg feed.
The results of shell thickness and haugh unit respectively were P0 0.40 ± 0.03 mm and 85.37
± 13.09, P1 0.39 ± 0.02 mm and 85.48 ± 12.56, P2 0, 39 ± 0.04 mm and 78.73 ± 1.78, P3 0.38
± 0.02 mm and 85.83 ± 12.42, P4 0.39 ± 0.02 mm and 77.70 ± 1.96 , and P5 0.40 ± 0.05 and
92.35 ± 14.55. The results of analysis of variance showed that vitamin D3 supplementation
into Arabian chicken feed had no significant effect (P>0.05) on shell thickness and haugh
unit of Arabian chickens. Vitamin D3 supplementation at a dose of 900 IU to 2700 IU
produces relatively similar shell thickness and haugh units.
4283246081E1A017151PENGATURAN KEANEKARAGAMAN HAYATI DI LUAR YURISDIKSI NASIONAL MENURUT BIODIVERSITY ON BEYOND NATIONAL JURISDICTION AGREEMENT DAN KEPENTINGAN INDONESIA DI DALAMNYAKeanekaragaman hayati laut yang bersumber dari sumber daya genetik, memiliki potensi ekonomi yang besar, yang letaknya berada di luar yurisdiksi nasional. Keanekaragaman hayati laut di luar yurisdiksi nasional sudah diatur dalam instrumen hukum internasional baru yaitu, perjanjian Biodiversity on Beyond National Jurisdiction (Perjanjian BBNJ 2023). Wilayah laut Indonesia yang luas dan letaknya yang berbatasan dengan wilayah laut di luar yurisdiksi nasional, menjadikan Indonesia mempunyai kepentingan di dalam pengaturan tentang keanekaragaman hayati di luar yurisdiksi nasional.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan mengenai keanekaragaman hayati di luar yurisdiksi nasional dalam perjanjian BBNJ dan untuk menganalisis kepentingan Indonesia berkaitan dengan perjanjian BBNJ. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan analitis. Semua data dalam penelitian ini berasal dari data sekunder, yang disusun secara sistematis dan dianalisis dengan metode normatif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan, bahwa perjanjian BBNJ mengatur konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan keanekaragaman hayati laut di luar yurisdiksi nasional, yang belum diatur dalam Konvensi Hukum Laut 1982 dan Konvensi Keanekaragaman Hayati 1992. Perjanjian BBNJ merupakan perjanjian multilateral, dihasilkan oleh Intergovernmental Conference on Marine Biodiversity of Areas Beyond National Jurisdiction yang diselenggarakan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2023. Perjanjian ini terbuka untuk ditandatangani oleh semua negara dan organisasi integrasi ekonomi regional. Perjanjian ini memuat empat isu penting, yaitu pertama tentang sumber daya genetik kelautan dan pembagian manfaat yang adil dan merata, kedua tentang perangkat pengelolaan berbasis wilayah termasuk kawasan lindung laut, ketiga tentang penilaian dampak lingkungan, dan keempat tentang pengembangan kapasitas dan transfer teknologi kelautan. Indonesia memiliki kepentingan berkaitan dengan perjanjian tersebut, melihat wilayah Indonesia yang berbatasan dengan wilayah di luar yurisdiksi nasional, yurisdiksi yang tumpang tindih pada landas kontinen Indonesia yang diperluas dengan perairan di atasnya yang merupakan laut lepas, serta transfer teknologi dan akses sumber daya genetik.
Marine biodiversity originating from marine genetic resources has great economic potential which is located beyond national jurisdiction. Marine biodiversity beyond national jurisdiction has been regulated in a new international legal instrument, namely the Biodiversity on Beyond National Jurisdiction Agreement (2023 BBNJ Agreement). Indonesia's vast marine area and its location adjacent to marine areas beyond national jurisdiction make Indonesia have an interest in regulating biodiversity beyond national jurisdiction.
The aims of this research are to understand the regulation of biodiversity beyond national jurisdiction in the BBNJ Agreement and to analyze Indonesia's interests regarding the BBNJ Agreement. The type of research used in this research is normative juridical with statute and analytical approaches. All data in this research is taken from secondary data that served systematically and had been analyzed by qualitative normative methods.
The research results show that the BBNJ Agreement regulates the conservation and sustainable use of marine biodiversity beyond national jurisdiction which was not previously regulated in the 1982 United Nations Convention on the Law of the Sea and the 1992 Convention on Biological Diversity. The BBNJ Agreement is a multilateral agreement produced by the Intergovernmental Conference on Marine Biodiversity of Areas Beyond National Jurisdiction (IGC) held under the auspices of the United Nations (UN) in 2023. This agreement is open to be signed by all countries and regional economic integration organizations. This agreement contains four important issues, namely first on marine genetic resources including fair and equitable sharing of benefit, second on area-based management tools including marine protected areas, third on environmental impact assessments, and fourth on capacity-building and the transfer of marine technology. Indonesia has interests related to the agreement, considering that Indonesia's territory borders areas beyond national jurisdiction, overlapping jurisdictions on Indonesia's continental shelf which are extended with the waters above it which are the high seas, as well as technology transfer and access to genetic resources.
4283346202F2C020003ANALISIS KOMUNIKASI KELOMPOK VIRTUAL PADA GRUP LINE SQUARE WITHiKON.SQSelain menghadapi kondisi lingkungan dan rasa aman antar manusia, manusia sendiri juga perlu hidup dalam kelompok yang berbeda. Manusia memiliki dua keinginan yang melekat, yaitu keinginan untuk menyatu dengan lingkungan alam dan keinginan untuk mennyatu dengan manusia dengan tujuan mempermudah proses hidupnya. K-Pop merupakan fenomena budaya populer yang saat ini sedang ramai dibicarakan masyarakat Indonesia. Dengan konsep boy band dan girl band, K-POP digandrungi anak muda dan menjadi fenomena tersendiri dalam kehidupan bermasyarakat. Demam K-POP semacam ini ditandai dengan adanya fansclub atau fansite, dalam komunitas ini mereka hanya membahas group band atau artis K-POP yang mereka kagumi. Withikon.sq merupakan sebuah grup chat terbuka pada aplikasi Line. Grup ini dibuat untuk para fans musik pop Korea khususnya para penggemar boy group iKON. Dalam hal ini peneliti menggunakan metode penelitian analisis deskriptif yang menekankan pada komunikasi verbal dan non verbal serta analisis tema fantasi menurut Ernest Bormann. Berdasarkan penelitian dan observasi yang dilakukan oleh peneliti, komunikasi dan interaksi yang dapat dianalisis dengan komunikasi verbal dan non verbal serta tema fantasi, dalam grup Line Square Withikon.sq dapat disimpulkan bahwa sangat memungkinkan jika sekelompok orang yang tidak mengenal satu sama lain namun memiliki minat dan tujuan yang sama bisa berkomunikasi/interaksi dengan lancar bahkan bisa merasakan perasaan yang sama meskipun tidak bertemu langsung atau secara virtual. In addition to facing environmental conditions and security between humans, humans themselves also need to live in different groups. Human beings have two inherent desires, namely the desire to merge with the natural environment and the desire to be strong with humans with the aim of simplifying their life processes. K-Pop is a popular culture phenomenon that is currently being talked about by indonesian people. With the concept of boy band and girl band, K-POP is loved by young people and becomes a phenomenon in people's lives. This kind of K-POP fever is characterized by the presence of fansclubs or fansites, in this community they only discuss K-POP bands or artists that they admire. Withikon.sq is an open chat group on the Line app. This group is made for Korean pop music fans, especially fans of iKON boy group. In this case the researchers used descriptive analytical research methods that emphasized verbal and non verbal communication as well as fantasy theme analysis according to Ernest Bormann. Based on research and observations conducted by researchers, communication and interactions that can be analyzed with verbal and non verbal communication and fantasy themes, in the Group Line Square Withikon.sq it can be concluded that it is possible if a group of people who do not know each other but have the same interests and objectives can communicate / interact smoothly can even feel the same feeling even if they do not meet in person or virtually.
4283446210C1B017055ANALISIS PENGARUH PENINGKATAN PINJAMAN JANGKA PENDEK DAN PENANAMAN MODAL JANGKA PANJANG TERHADAP RISIKO PENURUNAN HARGA SAHAM
(Studi pada Perusahaan Sektor Keuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh dari pembiayaan jangka pendek dan penanaman modal jangka panjang (short-term debt for long-term investment), ukuran perusahaan (size), tingkat pembiayaan perusahaan (lev) dan profitabilitas perusahaan (ROA) terhadap risiko penurunan harga saham (stock price crash risk). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 6 perusahaan dengan jumlah sampel 30. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan pengumpulan study pustaka yang disertai dengan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan menggunakan EViews sebagai aplikasi untuk melakukan pengelolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan jangka pendek dan penanaman modal jangka panjang (SDFLI) berpengaruh terhadap risiko penurunan harga saham (stock price crash risk).This research is a type of quantitative research on financial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange with a data collection range from 2018-2022. This research is entitled "Analysis of the Effect of Increased Short-Term Debt and Long-Term Investment on the Stock Price Crash Risk (Study of Financial Sector Companies Listed on the Indonesian Stock Exchange)". The aim of this research is to determine the effect of short-term debt for long-term investment, company size (size), level of company debt (leverage) and company profitability (ROA) on the stock price crash risk. The population used in this research is financial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2022. The number of samples in this research was 6 companies with a sample size of 30. The data collection method used in this research is by collecting library studies accompanied by documentation. This research uses panel data regression analysis and uses EViews as an application for data processing. The research results show that short-term debt and long-term investment (SDFLI) influence the risk of stock price crash risk.
4283546205C2A022009ANALISIS PERSAMAAN SIMULTAN TINGKAT PENGANGGURAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI JAWA Penelitian ini menganalisis hubungan simultan antara tingkat pengangguran dan pertumbuhan di Pulau Jawa dari 2010-2022. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) tidak ada hubungan simultan secara dinamis antara variabel endogen dan eksogen (tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi); (2) pertumbuhan ekonomi dan DAU berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran; (2) DBH berpengaruh positif terhadap tingkat pengangguran; (3) DAK dan Investasi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran; (4) DAK, lain-lain pendapatan daerah yang sah, dan variabel dummy berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi; (5) Investasi, PAD dan IPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.; (6) tingkat pengangguran tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.This study analyzes the simultaneous relationship between unemployment rate and growth in Java Island from 2010-2022. The results of the analysis show that (1) there is no dynamic simultaneous relationship between endogenous and exogenous variables (unemployment rate and economic growth); (2) economic growth and DAU have a negative and significant effect on the unemployment rate; (2) DBH has a positive effect on the unemployment rate; (3) DAK and Investment do not have a significant effect on the unemployment rate; (4) DAK, other legitimate regional income, and dummy variables have a negative and significant effect on economic growth; (5) Investment, PAD and IPM have a positive and significant effect on economic growth; (6) the unemployment rate does not affect economic growth.
4283646206C1B017120PENGARUH BEBAN KERJA DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN BURNOUT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi pada Karyawan PT. Xtra Mendahulukan Layanan Tronik, Cilacap)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan pengaruh iklim organisasi terhadap kinerja karyawan, menganalisis pengaruh beban dan iklim organisasi terhadap burnout karyawan, menganalisis pengaruh burnout terhadap kinerja karyawan, menganalisis pengaruh burnout dalam memdiasi beban kerja terhadap kinerja karyawan, serta menganalisis pengaruh burnout memediasi hubungan iklim orgasisasi terhadap kinerja karyawan di PT. Xtra
Mendahulukan Layanan Tronik.
Penelitian ini menggunakan data primer yang dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan menggunakan variabel burnout sebagai variabel yang diduga memediasi variabel beban kerja dan iklim organisasi terhadap kinerja karyawan. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 40 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja karyawan, iklim organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Beban kerja berpengaruh positif signifikan terhadap burnout sedangkan iklim organisasi berpengaruh negatif signifikan terhadap burnout. Burnout berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja karyawan. Burnout juga memediasi pengaruh beban kerja dan iklim organisasi terhadap kinerja karyawan.
employee performance, analyze the effect of workload and organizational climate on employee burnout, analyze the effect of burnout on employee performance, analyze the effect of burnout in mediating workload on employee performance, and analyze the effect of burnout mediating the relationship between organizational climate and employee performance on PT. Xtra Mendahulukan Layanan Tronik. This study uses primary data analyzed using multiple linear regression using the burnout variable as a variable that is suspected of mediating the workload and organizational climate variables on employee performance. The sample used in this study was 40 people. The results showed that workload had a significant negative effect on employee performance, organizational climate had a significant positive effect on employee performance. Workload had a significant positive effect on burnout while organizational climate had a significant negative effect on burnout. Burnout had a significant negative effect on employee performance.
Burnout also mediates the effect of workload and organizational climate on employee performance.
4283746207C1B017001PERAN EMOSI POSITIF DALAM MEMEDIASI PENJUALAN KILAT, MOTIVASI BELANJA HEDONIS, KUALITAS WEB TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF PADA E-COMMERCE LAZADAPermasalahan utama yang dialami Lazada di dalam market e-commerce di Indonesia masih tertinggal dari sisi jumlah pengunjung di banding e-commerce lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran emosi positif dalam memediasi pengaruh penjualan kilat, motivasi belanja hedonis dan kualitas web terhadap pembelian impulsif pada e-commerce Lazada. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif pendekatan survey. Subjek penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja menggunakan e-commerce Lazada. sebanyak 96 responden. Metode pengumpulan data yang dipakai yakni dengan kuesioner. Data dalam penelitian ini dianalisis memakai pendekatan Structural Equation Modeling-Partial. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan kilat, motivasi belanja hedonis dan kualitas web berpengaruh positif terhadap emosi positif konsumen pada E-Commerce Lazada. Berikutnya, variabel emosi positif mampu memediasi pengaruh penjualan kilat, motivasi belanja hedonis, dan kualitas web terhadap pembelian impulsif konsumen pada E-Commerce LazadaThe main problem experienced by Lazada in the e-commerce market in Indonesia is still lagging behind in terms of the number of visitors compared to other e-commerce. The purpose of this study is to explain the role of positive emotions in mediating the influence of flash sales, hedonic shopping motivation and web quality on impulsive purchases on Lazada e-commerce. The research method used is a quantitative survey approach. The subjects of this study were consumers who shop using Lazada e-commerce. as many as 96 respondents. The data collection method used was a questionnaire. The data in this study were analyzed using the Structural Equation Modeling-Partial Least Square approach. Based on the results of the study, it shows that flash sales, hedonic shopping motivation and web quality have a positive effect on positive consumer emotions on Lazada E-Commerce. Furthermore, the positive emotion variable is able to mediate the influence of flash sales, hedonic shopping motivation, and web quality on consumer impulsive purchases on Lazada E-Commerce
4283846208C2A021010DAMPAK PENGELUARAN PEMERINTAH DAN UTANG PEMERINTAH DENGAN TINGKAT BUNGA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI TERHADAP INVESTASI SWASTA DI INDONESIAIndonesia dalam RPJMN 2020-2024 memiliki visi untuk mewujudkan Indonesia maju berdaulat dan mandiri. Presiden mengarahkan untuk mencapainya harus melalui transformasi ekonomi yang didukung oleh hilirisasi industri dengan memanfaatkan sumber daya manusia. Investasi dalam hal ini memainkan peran penting untuk mewujudkannya, sehingga perlu didorong keberadaannya salah satunya melalui percepatan belanja/pengeluaran pemerintah. Secara teoritis terdapat tiga pandangan yang berbeda terkait dampak pengeluaran pemerintah terhadap investasi swasta yaitu crowding-out, crowding-in dan pandangan Ricardian Equivalence.
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dampak pengeluaran pemerintah dan utang pemerintah terhadap investasi swasta di Indonesia, dengan menambakan tingkat bunga sebagai mediasi dalam jangka pendek dan panjang. Penelitian ini menggunakan metode analisis autoregressive distributed lag (ARDL) dengan menganalisis data runtut waktu dari tahun 1990 sampai 2021 di Indonesia.
Penelitian ini memberikan hasil bahwa pengeluaran pemerintah untuk fungsi ekonomi dan infrastruktur dan fungsi pelayanan umum memberikan dampak crowding-in pada investasi swasta, sementara pengeluaran pemerintah untuk fungsi pendidikan, fungsi kesehatan dan utang pemerintah tidak/belum memberikan dampak apapun terhadap investasi swasta di Indonesia. Kemudian tingkat bunga tidak mampu memediasi hubungan pengaruh antara utang pemerintah dan investasi swasta di Indonesia.
Indonesa has a vision that stated in the RPJMN for 2020 – 2025 period to realize Indonesia became a developed, sovereign and independent country. The President intends to achieve this through economic transformation supported by downstream industry by utilizing human resources. Investment in this case plays an important role, so its existence needs to be encouraged, one of which is through accelerating government spending/expenditure. Theoretically there are three different views regarding the impact of government spending on private investment, crowding-out, crowding-in and ricardian equivalence.
This research aims to examine the impact of government spending and government debt on private investment in Indonesia, by adding the interest rate as a mediator in the short and long term. This research uses the autoregressive distributed lag (ARDL) analysis method by analyzing time series data from 1990 to 2021.
This research shows that government spending on economic and infrastructure and public service has a crowding-in impact on private investment, while government spending on education, health and government debt does not/has not had any impact on private investment in Indonesia. Then the interest rate is unable to mediate the relationship between government debt and private investment in Indonesia.
4283946209C1B017110ANALISI DAMPAK KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA KINERJA KARYAWAN DAN KOMPENSASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI ( Studi Pada Kantor BRI Cabang Purwokerto Kabupaten Banyumas )Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kepemimpinan partisipatif terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan, dengan kompensasi sebagai variabel mediasi, pada Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan partisipatif memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan serta kepuasan kerja. Selain itu, kepuasan kerja karyawan juga terbukti memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan kinerja. Kompensasi berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara kepemimpinan partisipatif dan kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan kepemimpinan partisipatif yang efektif dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan, yang pada gilirannya akan meningkatkan kinerja mereka. Lebih lanjut, pemberian kompensasi yang adil dan sesuai juga dapat memperkuat dampak positif dari kepemimpinan partisipatif terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar perusahaan lebih mengedepankan penerapan kepemimpinan partisipatif serta memberikan kompensasi yang adil dan sesuai kepada karyawan sebagai strategi untuk meningkatkan kinerja dan kepuasan kerja mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi literatur manajemen sumber daya manusia, khususnya dalam konteks kepemimpinan partisipatif di sektor perbankan.The study aims to analyze the impact of participatory leadership on employee satisfaction and performance, with compensation as a mediation variable, on the Purwokerto Branch Office of the People's Bank of Indonesia (BRI), Banyumas District. This research is based on the importance of human resources (HRM) as a major asset in an organization that affects the performance of the company. Participatory leadership, involving the entire team member in the decision-making process, is seen as an important factor that can affect employee job satisfaction and, ultimately, their performance. Research results show that participatory leadership has a positive and significant impact on employee performance as well as job satisfaction. In addition, employee satisfaction has also been shown to have a positive impact on improved performance. Compensation serves as a mediation variable that strengthens the relationship between participatory leadership and employee performance. These findings indicate that effective participatory leadership can increase employee satisfaction, which in turn will improve their performance. Furthermore, fair and adequate compensation can also strengthen the positive impact of participative leadership on employee performance. This research contributes to the human resource management literature, in the context of participatory leadership in the banking sector.
4284046213I1B020015EFEK TERAPI MUSIK BINAURAL BEATS TERHADAP
PENINGKATAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA KEPERAWATAN
Latar Belakang: Kualitas tidur yang buruk merupakan masalah umum di kalangan mahasiswa keperawatan yang dapat memengaruhi fisiologis dan psikologis. Terapi musik binaural beats dapat digunakan sebagai intervensi yang potensial untuk meningkatkan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek terapi musik binaural beats terhadap kualitas tidur mahasiswa keperawatan.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental yang melibatkan 34 mahasiswa pada kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi (17 partisipan) mendengarkan musik binaural beats sebelum tidur selama 30 menit setiap malam selama 4 hari, sedangkan kelompok kontrol (17 partisipan) mendengarkan audio murrotal Al Quran dengan durasi dan frekuensi yang sama. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kualitas tidur pada kedua kelompok intervensi dan kontrol dengan nilai p = 0,001. Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol dengan nilai p = 0,001, dimana kelompok yang mendengarkan musik binaural beats menunjukkan peningkatan kualitas tidur yang lebih besar dibandingkan kelompok yang mendengarkan murrotal Al Quran.
Kesimpulan: Terapi musik binaural beats signifikan dalam meningkatkan kualitas tidur pada mahasiswa keperawatan. Terapi ini dapat digunakan sebagai alternatif non-farmakologis untuk mengatasi masalah tidur di kalangan mahasiswa.
Background: Poor sleep quality is a common problem among nursing students that can affect both physiological and psychological well-being. Binaural beats music therapy can be used as a potential intervention to improve sleep quality. This study aims to evaluate the effect of binaural beats music therapy on the sleep quality of nursing students.
Methodology: This study used a quasi-experimental design involving 34 students in the intervention and control groups. The intervention group (17 participants) listened to binaural beats music before sleep for 30 minutes each night for 4 days, while the control group (17 participants) listened to Murrotal Al Quran audio with the same duration and frequency. Sleep quality was measured using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) before and after the intervention.
Results: The results showed a significant improvement in sleep quality in both the intervention and control groups with a p-value = 0.001. Furthermore, there was a significant difference between the intervention and control groups with a p-value = 0.001, where the group that listened to binaural beats music showed a greater improvement in sleep quality compared to the group that listened to murrotal Al Quran.
Conclusion: Binaural beats music therapy is significant in improving sleep quality in nursing students. This therapy can be used as a non-pharmacological alternative to address sleep problems among students.