Artikel Ilmiah : H1E020005 a.n. FADLI ARMANTO
| NIM | H1E020005 |
|---|---|
| Namamhs | FADLI ARMANTO |
| Judul Artikel | USULAN MITIGASI RISIKO PADA AKTIVITAS RANTAI PASOK MENGGUNAKAN METODE SUPLLY CHAIN OPERATION REFERENCE DAN HOUSE OF RISK (STUDI KASUS : PT. WATUSALAM TEXTILE) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Di Tengah era perkembangan industri yang pesat ini, industri manufaktur mengalami dampak yang cukup signifikan, terutama terkait dengan teknologi yang digunakan untuk mengubah bahan baku menjadi produk jadi. Persaingan yang ketat dan dinamis antar perusahaan menuntut kemampuan untuk memenuhi permintaan pelanggan secara efisien. PT Watussalam Textile merupakan perusahaan yang bergerak di bidang tekstil, menghadapi tantangan akibat permintaan kain yang berfluktuasi sehingga menyebabkan kelebihan persediaan dan ketidakpastian waktu pengiriman bahan baku dan pengiriman produk, sehingga menyulitkan perusahaan untuk memenuhi semua permintaan pelanggan. Untuk mengidentifikasi risiko-risiko dalam rantai pasok, digunakan metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) yang bertujuan sebagai parameter efektivitas proses bisnis dalam menghadapi risiko. Selanjutnya, pendekatan House of Risk (HOR) digunakan untuk menganalisis potensi risiko pada proses produksi, mengevaluasi tingkat probabilitas dan dampak dari risiko-risiko tersebut, serta memberikan saran pengambilan keputusan yang bertujuan untuk meminimalisir kerugian. Penelitian ini mengungkapkan 21 kejadian risiko dan 22 agen risiko yang mempengaruhi rantai pasok dan berhasil memberikan 7 rekomendasi untuk mengatasi agen risiko yang paling diprioritaskan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | In the midst of this era of rapid industrial development, the manufacturing industry is experiencing a significant impact, especially related to the technology used to convert raw materials into finished products. Tight and dynamic competition between companies demands the ability to meet customer demand efficiently. PT Watussalam Textile is a company engaged in textiles, facing challenges due to fluctuating demand for fabrics that cause excess inventory and uncertainty in the delivery time of raw materials and product delivery, making it difficult for the company to meet all customer requests. To identify risks in the supply chain, the Supply Chain Operation Reference (SCOR) method is used, which aims to parameterize the effectiveness of business processes in dealing with risks. Furthermore, the House of Risk (HOR) approach was used to analyze potential risks in the production process, evaluate the level of probability and impact of these risks, and provide decision-making suggestions aimed at minimizing losses. This research revealed 21 risk events and 22 risk agents affecting the supply chain and successfully provided 7 recommendations to address the most prioritized risk agents. |
| Kata kunci | Rantai Pasok, Mitigasi Risiko, Supply Chain Operation Reference dan House Of Risk |
| Pembimbing 1 | Heri Irawan, ST., M.T. |
| Pembimbing 2 | Dandun Mahesa Prabowoputra, S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2024-10-09 13:14:11.085501 |