Artikelilmiahs

Menampilkan 42.901-42.920 dari 48.839 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
4290146268H1B020022KATALOG RIWAYAT WAKTU GEMPA SUBDUKSI UNTUK PEMBUATAN RIWAYAT WAKTU GEMPA TIRUAN BERDASARKAN RESPONS SPEKTRUM TARGETDalam Indonesia sangat rentan terhadap gempa bumi, sehingga diperlukan mitigasi untuk mengurangi risiko dan dampak bencana, yaitu salah satunya dengan membangun struktur bangunan yang tahan gempa. Saat ini, analisis gempa masih mengandalkan data respons spektrum dari luar negeri yang memperlambat proses tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membuat katalog riwayat waktu gempa tiruan subduksi agar memudahkan ahli dalam perencanaan gedung tahan gempa. Data yang dibutuhkan dikumpulkan dari Buku Deagregasi Indonesia. Selanjutnya mengambil data gempa dari laman NHR3. Data ini kemudian diolah menjadi riwayat waktu gempa tiruan dan dikategorikan berdasarkan nilai TS yang dihasilkan dari masing-masing data gempa. Data yang dihasilkan merupakan pencocokan dari nilai maksimal dari berbagai arah gempa (RotD100) dengan spectral displacement at short period (SDS) gempa tiruan. Hasil akhir berupa katalog riwayat waktu gempa tiruan. pengumpulan data gempa megathrust hanya berhasil mengumpulkan kurang dari 50% data yang diperlukan karena rekaman jarak dekat yang sulit ditemukan, sementara tipe benioff berhasil mengumpulkan 67,4% data. Meski data tipe benioff lebih baik, kategori desain nilai TS dengan rentang 1-1,2 s tetap terbatas disebabkan sedikit SDS yang dapat memenuhi kategori desain nilai TS tersebut. Namun, pemilihan data ini sudah dimaksimalkan pada data yang memang bisa dibentuk menjadi gempa tiruan. Jadi, sebaran data pada tipe benioff lebih luas dibandingkan megathrust, tetapi kedua tipe gempa ini menghasilkan karakter katalog yang mirip.Indonesia is highly vulnerable to earthquakes, making mitigation necessary to reduce the risk and impact of disasters, one of which is by constructing earthquake resistant buildings. Currently, earthquake analysis still relies on response spectrum data from abroad, which slows down the process. This research aims to create a catalog of artificial subduction earthquake time histories to assist experts in designing earthquake resistant buildings. The necessary data is collected from the Indonesian Deagregation Book. Then, earthquake data is taken from the NHR3 website. This data is then processed into time history of artificial earthquake and categorized based on the TS values generated from each earthquake data. The generated data matches the maximum values from various earthquake directions (RotD100) with the spectral displacement at short period (SDS) of the artificial earthquakes. The final result is a catalog of artificial earthquake time histories. The collection of megathrust earthquake data only managed to gather less than 50% of the required data due to the difficulty in finding near field records, while the benioff type successfully gathered 67.4% of the data. Although the benioff type data is better, the TS value design category with a range of 1-1.2 seconds remains limited due to the few SDS values that can meet this TS value design category. However, the selection of this data has already been optimized for data that can indeed be shaped into artificial earthquakes. Thus, the data distribution for the benioff type is broader compared to the megathrust, but both earthquake types produce similar catalog characteristics.
4290246270H1B020067STUDI EKSPERIMENTAL KAPASITAS LENTUR BALOK KAYU LAMINASI DENGAN PERKUATAN EXTERNALLY BONDED-FIBER REINFORCED POLYMER (FRP)Penggunaan kayu pada dunia konstruksi untuk kayu mutu keras semakin banyak tetapi produksinya yang cukup sedikit, sehingga dibutuhkan alternatif yaitu teknik laminasi dengan menggabungkan kayu mutu tinggi dan kayu mutu rendah. Material yang digunakan ialah kayu sengon dan kayu rambutan. Selain itu kegagalan struktur juga dapat terjadi kapanpun ketika komponen struktur sudah tidak mampu menahan beban yang diterimanya. Oleh karena itu perkuatan struktur perlu ditambahkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan yang dapat diterima balok laminasi serta untuk mengetahui peningkatan kekuatan apabila ditambah perkuatan fiber reinforced polymer (FRP) tipe SCH-11UP Composite dengan metode Externally Boneded (EB). Perhitungan nilai kapasitas lentur balok laminasi berdasarkan ASTM D143 dengan pengujian four point bending dan SNI 7973 Tahun 2013. Penelitian ini menggunakan 4 tipe benda uji dengan masing-masing tipe 3 benda uji dengan kode TB, EB1, EB2 dan EB3 dengan TP menjadi acuan. Hasil eksperimental yang dilakukan pada balok laminasi tanpa perkuatan dan menggunakan perkuatan menghasilkan nilai rata-rata kuat tekan dan displacemen untuk TP kuat tekan sebesar 640,217 N dengan displacement 9,010 mm, EB1 kuat tekan 940,217 N meningkat 32% dengan displacement 11,978 mm meningkat 25%, EB2 kuat tekan 4173,550 N meningka 85% dengan displacement 12,752 mm meningkat 29%, dan EB3 kuat tekan 5023,550 N meningkat 87% dengan displacement 10,143 mm meningkat 11%. The use of wood in the construction world for hard quality wood is increasing but the production is quite small, so an alternative is needed, namely lamination techniques by combining high-quality wood and low-quality wood. The materials used are sengon wood and rambutan wood. In addition, structural failure can also occur at any time when structural components are no longer able to withstand the load they receive. Therefore, structural reinforcement needs to be added. The purpose of this study is to determine the strength that can be accepted by laminated beams and to determine the increase in strength when reinforced fiber reinforced polymer (FRP) type SCH-11UP Composite is added by the Externally Boneded (EB) method. Calculation of the bending capacity value of laminated beams based on ASTM D143 with four point bending testing and SNI 7973 of 2013. This study uses 4 types of test pieces with each type of 3 test pieces with codes TB, EB1, EB2 and EB3 with TP as a reference. The experimental results carried out on laminated beams without reinforcement and using reinforcement produced the average compressive strength and placement values for TP of compressive strength of 640.217 N with a displacement of 9.010 mm, EB1 compressive strength of 940.217 N increased by 32% with a displacement of 11.978 mm increased by 25%, EB2 compressive strength of 4173.550 N increased by 85% with displacement 12,752 mm increased by 29%, and EB3 5023,550 N compressive strength increased by 87% with a displacement of 10,143 mm increased by 11%.
4290346271H1B020019STUDI EKSPERIMENTAL KAPASITAS LENTUR BALOK KAYU LAMINASI DENGAN PERKUATAN NEAR SURFACE MOUNTED-FIBER REINFORCED POLYMER (FRP)Material kayu banyak dijumpai dalam konstruksi di Indonesia karena sifatnya yang fleksibel dan mudah dipasang. Kayu mutu tingi umumnya digunakan, namun karena permintaan yang tinggi dan ketersediaan yang terbatas, harga kayu mutu tinggi menjadi relatif mahal. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan rekayasa kayu dengan membuat kayu laminasi, yang menggabungkan kayu mutu rendah dan tinggi. Dalam penelitian ini digunakan kayu sengon dan kayu rambutan. Dan untuk meningkatkan kekuatan kayu dapat digunakan material perkuatan berupa Fiber Reinforced Polymer (FRP) tipe SCH-11UP Composite dengan metode perletakan Near Surface Mounted (NSM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan yang dapat dicapai oleh balok laminasi kayu sengon dan kayu rambutan serta mengetahui peningkatan yang dapat diterima dengan perkuatan FRP. Perhitungan kapasitas lentur dilakukan berdasarkan standar ASTM D143-2008 melalui uji four point bending dan SNI 7973 Tahun 2013 terkait Spesifikasi Desain untuk Konstruksi Kayu. Penelitian menggunakan 4 tipe benda uji dengan kode benda uji yaitu TP, NS1, NS2, dan NS3. Hasil pengujian eksperimental yang dilaksanakan pada balok laminasi tanpa perkuatan (TP) dan dengan perkuatan (NS) menghasilkan nilai rataan kuat lentur maksimum dan displacement untuk tiap tipe yaitu TP, NS1, NS2, dan NS3 didapatkan secara berurutan sebesar 640,217 N dengan displacement 9,01 mm, 6940,217 N displacement 17,48 mm, 7656,883 N displacement 15,74 mm dan 8090,217 displacement 18,47 mm. Peningkatan terjadi pada setiap tipe perkuatan FRP. Wood is one of the most widely used materials in construction across Indonesia, due to its flexibility and ease of installation. However, high-quality wood is relatively expensive because of the high demand and limited availability. To address this issue, laminated timber beams have been developed, combining low-grade and high-grade timber. The materials used in this research are sengon wood and rambutan wood. And to achieve increased strength with the addition of reinforcing materials such as Fiber Reinforced Polymer (FRP) of type SCH-11UP using the Near Surface Mounted (NSM) method. This study aims to determine the strength achievable by laminated beams made from sengon and rambutan wood and to assess the improvement provided by FRP reinforcement. The research involved four types of test specimens, coded as TP, NS1, NS2, and NS3. The experimental results on laminated beams without reinforcement (TP) and with reinforcement (NS) showed that the average maximum bending strength and displacement for each type — TP, NS1, NS2, and NS3 — were 640.217 N with a displacement of 9.01 mm, 6940.217 N with a displacement of 17.48 mm, 7656.883 N with a displacement of 15.74 mm, and 8090.217 N with a displacement of 18.47 mm, respectively. An increase was observed in each type of FRP reinforcement.
4290446273C1C020090PENGARUH SOSIALISASI PAJAK DAN PENGETAHUAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DENGAN KESADARAN MEMBAYAR PAJAK SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA KPP PRATAMA KEBUMENPenelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan data primer dengan populasi penelitian wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Kebumen sebanyak 505.060 wajib pajak orang pribadi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden melalui teknik convenience sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Sosialisasi Pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. (2) Pengetahuan Pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak oang pribadi. (3) Kesadaran Membayar Pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. (4) Sosisalisasi Pajak berpengaruh positif terhadap kesadaran membayar pajak. (5) Pengetahuan Pajak berpengaruh positif terhadap kesadaran membayar pajak. (6) Kesadaran Membayar Pajak tidak dapat memediasi pengaruh sosialisasi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. (7) Kesadaran Membayar Pajak tidak dapat memediasi pengaruh pengetahuan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. This research is a study that uses primary data with a research population of individual taxpayers registered at KPP Pratama Kebumen totaling 505,060 individual taxpayers. The sample in this study were 100 respondents through convenience sampling technique. The data analysis technique in this study used SmartPLS 4. The results of this study indicate that: (1) Tax socialization has a positive effect on individual taxpayer compliance. (2) Tax Knowledge has a positive effect on individual taxpayer compliance. (3) Awareness of Paying Taxes has no effect on individual taxpayer compliance. (4) Tax Socialization has a positive effect on awareness of paying taxes. (5) Tax Knowledge has a positive effect on awareness of paying taxes. (6) Tax Paying Awareness cannot mediate the effect of tax socialization on individual taxpayer compliance. (7) Tax Paying Awareness cannot mediate the effect of tax knowledge on individual taxpayer compliance.
4290546274C1L019022Pengaruh Model Reciprocal teaching dengan Media Kokami terhadap Keaktifan Belajar
dan Hasil Belajar Ekonomi Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model reciprocal
teaching dengan media kokami terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Penelitian
eksperimen semu ini dilakukan pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Karangreja, dengan
fokus pada perbedaan keaktifan dan hasil belajar antara model reciprocal teaching
dengan media kokami dan model konvensional, serta pengaruh positifnya terhadap
kedua aspek tersebut. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan soal pilihan ganda.
Populasi penelitian terdiri dari 308 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Karangreja tahun
ajaran 2023/2024. Sampel penelitian adalah 69 siswa dari 2 kelas yang dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji validitas,
reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal, normalitas, homogenitas,
independent sample t-test, dan regresi linier sederhana.Hasil penelitian dan analisis
data menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan keaktifan belajar siswa yang
menggunakan model pembelajaran reciprocal teaching dengan media kokami dengan
model pembelajaran konvensional; (2) Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang
menggunakan model pembelajaran reciprocal teaching dengan media kokami dengan
model pembelajaran konvensional; (3) Model reciprocal teaching dengan media
kokami berpengaruh positif terhadap keaktifan belajar; (4) Model reciprocal teaching
dengan media kokami berpengaruh positif terhadap hasil belajar. Implikasi dari
penelitian ini adalah guru disarankan menerapkan model dan media pembelajaran
yang melibatkan siswa dalam pencarian informasi secara mandiri untuk
meningkatkan hasil belajar. Selain itu, sekolah perlu mengadakan pelatihan terkait
model dan media pembelajaran agar dapat mengurangi penggunaan model dan media
non konvensional.
This research aims to determine the effect of implementing the reciprocal teaching model using
Kokami media on student activity and learning outcomes. This quasi-experimental research was
conducted on class Data was collected through questionnaires and multiple choice questions. The
research population consisted of 308 class XI students of SMA Negeri 1 Karangreja for the 2023/2024
academic year. The research sample was 69 students from 2 classes selected using purposive sampling
technique. Data analysis was carried out by testing validity, reliability, level of difficulty and
distinguishing power of questions, normality, homogeneity, independent sample t-test, and simple
linear regression. The results of research and data analysis show that: (1) There are differences in the
learning activity of students who use the model reciprocal teaching learning using Kokami media with
conventional learning models; (2) There are differences in student learning outcomes who use the
reciprocal teaching learning model with Kokami media and conventional learning models; (3) The
reciprocal teaching model using Kokami media has a positive effect on active learning; (4) The reciprocal teaching model using Kokami media has a positive effect on learning outcomes. The
implication of this research is that teachers are advised to apply learning models and media that
involve students in searching for information independently to improve learning outcomes. Apart
from that, schools need to hold training related to learning models and media in order to reduce the
use of non-conventional models and media.
4290646276H1A018089ANALISIS PERKIRAAN KONSUMSI ENERGI LISTRIK HARIAN DENGAN METODE PROPHET TIME SERIES MODELEnergi listrik merupakan energi utama yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Penggunaan energi listrik oleh konsumen terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tentunya hal ini dapat merugikan masyarakat sebagai pengguna. Maka pada penelitian ini dilakukan peramalan untuk mencegah penggunaan listrik yang berlebihan. Pada penelitian ini akan dilakukan studi kasus peramalan (forecasting) dengan data penggunaan konsumsi energi harian yang terdapat pada smart meter di area ruko Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menggunakan metode Prophet.
Peramalan dengan metode Prophet digunakan untuk menganalisis pola kecenderungan time series yang meningkat, menurun atau tetap dalam jangka waktu yang panjang. Prophet merupakan algoritma untuk membentuk prediksi dari data deret waktu berdasarkan model aditif dimana trend non-linier dalam deret waktu tahunan, mingguan dan harian dengan efek liburan.
Setelah dilakukan peramalan, perlu mengevaluasi model peramalan yang digunakan. Untuk evaluasi model yang digunakan pada penelitian ini adalah Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil dari evaluasi setiap model sebagai berikut, untuk model prophet dasar memiliki nilai MAPE sebesar 26,66%, model prophet dengan komponen hari libur memiliki nilai MAPE sebesar 26,72%, model prophet dengan musiman tambahan periode bulanan memiliki nilai MAPE sebesar 26,58%, model prophet dengan komponen hari libur dan musiman tambahan periode bulanan memiliki nilai MAPE sebesar 26.27%. Dari hasil evaluasi nilai error setiap model menghasilkan nilai MAPE dalam katagori cukup akurat.
Electrical energy is the main energy needed by society today. The use of electrical energy by consumers continues to increase from year to year. Of course, this can be detrimental to society as users. Therefore, in this study, forecasting was carried out to prevent excessive use of electricity. This research will conduct a forecasting case study with daily energy consumption usage data contained in smart meters in the Dharmawangsa shophouse area, Kebayoran Baru, South Jakarta using the Prophet method.
Forecasting with the Prophet method is used to analyze time series trend patterns that are increasing, decreasing or fixed over a long period of time. Prophet is an algorithm for forming predictions from time series data based on additive models where non-linear trends in annual, weekly and daily time series with holiday effects.
After forecasting is done, it is necessary to evaluate the forecasting model used. For model evaluation used in this study is Mean Absolute Percentage Error (MAPE). The results of the evaluation of each model are as follows, for the basic prophet model has a MAPE value of 26.66%, the prophet model with a holiday component has a MAPE value of 26.72%, the prophet model with additional seasonal monthly periods has a MAPE value of 26.58%, the prophet model with holiday components and additional seasonal monthly periods has a MAPE value of 26.27%. From the evaluation of the error value of each model, the MAPE value is quite accurate.
4290746277E1A020264PENYELESAIAN SENGKETA KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PENGADILAN TATA USAHA NEGARA BANDUNG
(STUDI PUTUSAN NOMOR: 46/G/KI/2020/PTUN.BDG)
Kasus sengketa keterbukaan informasi publik di PTUN Bandung yang melibatkan permintaan data siswa oleh Mansurya Manik menyoroti pentingnya prosedur hukum dan pertimbangan hakim dalam penyelesaian sengketa keterbukaan informasi. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti bertujuan untuk meneliti prosedur beracara pada sengketa keterbukaan informasi publik di Pengadilan Tata Usaha Negara berdasarkan peraturan yang berlaku dan meninjau pertimbangan hukum hakim dalam membatalkan Putusan Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat. Putusan Nomor 46/G/KI/2020/PTUN.BDG merupakan salah satu kasus sengketa keterbukaan informasi publik. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual, serta mengumpulkan data sekunder dari putusan pengadilan relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur beracara pada sengketa keterbukaan informasi publik di PTUN berdasarkan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik berbeda dengan penyelesaian sengketa PTUN lainnya, serta menyebabkan perluasan kompetensi absolut Peratun baik dari objek maupun subjek sengketa. Pertimbangan hukum hakim dalam membatalkan Putusan komisi Informasi dengan mengabulkan permohonan keberatan dari pemohon keberatan didasari oleh 3 (tiga) isu hukum terkait kepentingan mengajukan gugatan, kepentingan untuk mendapatkan informasi, dan Keberatan untuk memberikan informasi. Berdasarkan hal tersebut Mansurya Manik tidak berkepentingan atas informasi yang diminta, dan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat tidak wajib memberikannya karena termasuk informasi yang dikecualikan.The public information disclosure dispute case at the Bandung State Administrative Court involving Mansurya Manik's request for student data highlights the importance of legal procedures and judges' considerations in resolving information disclosure disputes. Based on this, the researcher aims to examine the legal procedures in public information disclosure disputes at the State Administrative Court based on applicable regulations and review the legal considerations of judges in overturning the Decision of the West Java Provincial Information Commission. Decision Number 46/G/KI/2020/PTUN.BDG is one of the public information disclosure dispute cases. This research uses normative juridical methods with statutory, case, and conceptual approaches, and collects secondary data from relevant court decisions. The results showed that the procedural procedures in public information disclosure disputes at the PTUN based on Law Number 14 of 2008 concerning Public Information Disclosure are different from other PTUN dispute resolutions, and have led to the expansion of Peratun's absolute competence both from the object and subject of the dispute. The judge's legal consideration in overturning the Information Commission's decision by granting the objection request from the objection applicant is based on 3 (three) legal issues related to the interest in filing a lawsuit, the interest in obtaining information, and the objection to providing information. Based on this, Mansurya Manik has no interest in the information requested, and the Head of the West Java Education Office is not obliged to provide it because it is exempt information.
4290846278C1I021023Local Tax Impact in Central Java’s Local Revenue: Per Capita Income ModerationPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pajak hiburan, pajak hotel, dan pajak restoran terhadap pendapatan asli daerah dengan pendapatan per kapita sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi penelitian seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah yang berjumlah 35 daerah. Teknik pengambilan sampel yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode regresi analisis linier berganda dan metode analisis regresi yang dimoderasi melalui IBM SPSS 26. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan: (1) Pajak Hiburan tidak berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah, (2)Pajak hotel berdampak positif terhadap pendapatan asli daerah, (3)Pajak restoran berdampak positif terhadap pendapatan asli daerah, (4)Pendapatan per kapita memperkuat hubungan antara pajak hiburan dan pendapatan asli daerah, (5) Pendapatan per kapita memperkuat hubungan antara pajak hotel dan pendapatan asli daerah, (6) Pendapatan per kapita memperkuat hubungan antara pajak restoran dan pendapatan asli daerah. Implikasi dari penelitian tersebut adalah dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah dengan memaksimalkan pendapatan pajak daerah.This research aims to analyze the impact of entertainment tax, hotel tax, and restaurant tax on locally generated revenue with per capita income as a moderating variable. This research using a quantitative approach with the research population being all districts and cities in Central Java Province in totals 35 regions. The sampling technique obtained was analyzed using multiple linear analysis regression method and moderated regression analysis methods through IBM SPSS 26. Based on result of research and data analysis, it has got the conclusions: (1) Entertainment tax has no impact on locally generated revenue, (2) Hotel tax has a positive impact on locally generated revenue, (3) Restaurant tax has a positive impact on locally generated revenue, (4) Per capita income strengthens the relationship between entertainment tax and locally generated revenue, (5) Per capita income strengthens the relationship between hotel tax and locally generated revenue, (6) Per capita income strengthens the relationship between restaurant tax and locally generated revenue. The implication of the research is in an effort to increase local revenue by maximizing local tax revenue.
4290946279H1E020043Supplier Performance Evaluation of Sago Raw Material Using the Analytical Network Process (ANP) Method at PT. XPT. X merupakan industri manufaktur yang bergerak dibidang produksi mi sohun. Dimana bahan baku yang utama yang digunakan adalah sagu, yang hanya dapat diperoleh dari luar jawa. Proses pengiriman sagu memakan waktu sekitar dua minggu sejak pemesanan, dan seringkali terdapat kasus di mana sagu yang dikirim tidak mencukupi kebutuhan perusahaan. Dengan adanya masalah ini, PT. X perlu mengevaluasi kinerja para pemasoknya. Tujuan dari evaluasi ini adalah untuk mengidentifikasi kriteria dan sub-kriteria prioritas dalam menilai kinerja pemasok, merangking pemasok, dan memberikan rekomendasi perbaikan bagi pemasok yang berkinerja kurang baik. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah Analytical Network Process (ANP). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kriteria prioritas tertinggi dalam menilai kinerja pemasok adalah responesiveness, dengan bobot tertinggi sebesar 0,527051. Sub-kriteria prioritas tertinggi adalah kemudahan komunikasi, dengan bobot sebesar 0,3243. Peringkat pemasok dari yang terbaik hingga terburuk adalah Pemasok C, Pemasok A, dan Pemasok B. Pemasok B, yang memiliki kinerja terendah, akan menerima rekomendasi untuk perbaikan.PT. X is a manufacturing company specializing in rice noodle production. The primary raw material used is sago, which can only be sourced from outside Java. The delivery process for sago takes approximately two weeks from the time of ordering, and there are instances when the delivered sago is insufficient for the company's needs. Given these challenges, PT. X needs to evaluate its suppliers' performance. The purpose of this evaluation is to identify the priority criteria and sub-criteria for assessing supplier performance, rank the suppliers, and provide improvement recommendations for underperforming suppliers. The method used in this study is the Analytical Network Process (ANP). The results indicate that the top priority criterion for evaluating supplier performance is responsiveness, with the highest weight of 0.527051. The top-priority sub-criterion is ease of communication, with the highest weight of 0.3243. The ranking of suppliers from best to worst performance is Supplier C, Supplier A, and Supplier B. Supplier B, which has the lowest performance, will receive recommendations for improvement.
4291046280H1E020012WORKSTATION DESIGN BASED ON WORK POSTURE EVALUATION IN WOODEN SHIPBUILDING (Case Study: PT Hasil Melimpah Cilacap)Postur kerja adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh pekerja dalam melakukan pekerjaannya. Suatu pekerjaan yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama dan bersifat repetitive atau berulang tanpa didukung oleh postur kerja ergonomis juga dapat menyebabkan cedera pada pekerja yaitu musculoskeletal disorders (MSDs) PT Hasil Melimpah merupakan sebuah perusahaan pembuatan kapal kayu yang berlokasi di Cilacap. Menurut hasil observasi awal, terdapat beberapa postur kerja yang dapat berisiko terjadinya cedera pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi postur kerja pembuatan kapal kayu dan memperbaiki postur kerja dengan cara membuat usulan perancangan material handling. Penelitian ini menggunakan metode loading on the entire body assessment (leba) dan standard nordic questionnaire (snq). Hasil penelitian dengan metode standard nordic questionnaire (snq) menunjukan bahwa pekerja mengalami keluhan pada bagian punggung, pinggang, tangan kanan, dan kaki kanan dengan persentase keluhan yaitu 4,61.. Skor LEBA menunjukkan bahwa pada proses penghalusan lambung kapal memiliki skor LEBA tertinggi adalah 43,2. Skor ini masuk dalam kategori IV yang memerlukan adanya tindakan perbaikan segera. Upaya perbaikan yang dilakukan yaitu dengan membuat usulan perancangan desain. Usulan perbaikan yang diberikan yaitu berupa perancangan desain meja peyangga untuk proses penghalusan kayu. Skor LEBA setelah adanya usulan perbaikan tersebut mengalami penurunan dari yang semula 43,2 menjadi 29,1.Work posture is an action taken by workers in doing their work. A job that is carried out for a long period of time and is repetitive or repetitive without being supported by ergonomic work postures can also cause injuries to workers, namely musculoskeletal disorders (MSDs) PT Hasil Melimpah is a wooden shipbuilding company located in Cilacap. According to the results of preliminary observations, there are several work postures that can risk injury to workers. This study aims to evaluate the working posture of wooden shipbuilding and improve the working posture by making a material handling design proposal. This research uses the loading on the entire body assessment (leba) method and the standard nordic questionnaire (snq). The results of research using the standard Nordic questionnaire (snq) method show that workers experience complaints in the back, waist, right hand, and right foot with a percentage of complaints of 4.61. The LEBA score shows that the hull smoothing process has the highest LEBA score of 43.2. This score is in category IV which requires immediate corrective action. The improvement effort made is by making a design design proposal. The proposed improvements given are in the form of designing a support table for the wood smoothing process. The LEBA score after the proposed improvement has decreased from 43.2 to 29.1
4291146281H1D020024ANALISIS PERFORMA REST API GOLANG DAN NODE JS EXPRESS UNTUK SKEMA DATABASE SQL/NOSQL PADA PLATFORM SHORTENERPada pengembangan API (Application Programming Interfaces) memiliki banyak plihan framework bahasa pemrograman dan jenis basis data yang dapat dikembangkan. Pilihan tersedia yang populer berdasarkan survei terdapat Golang dengan framework Gin dan Node.js dengan Express, dalam jenis basis data SQL terdapat Postgresql dan MongoDB untuk versi NoSQL. Berdasarkan hal tersebut, dapat dilakukan sebuah analisis performa untuk menentukan mana kombinasi framework dengan basis data yang dapat menghasilkan performa paling baik. Bahan uji yang digunakan sebagai API yang akan dikembangkan adalah berupa API untuk platform url shortener dengan fitur yang identik dengan setiap setiap fitur API dapat menggunakan dua basis data yang berbeda. API dikembangkan memiliki total 16 endpoint dan di-deploy menggunakan Google Cloud Platform pada servis Cloud Run. Proses pengujian performa menggunakan alat K6 dengan total skenario pengujian berjumlah 9 dengan setiap skenario pengujian akan melewati empat tipe pengujian yaitu Smoke, Breakpoint, Load, dan Spike Testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara umum, Golang unggul dibandingkan Node.js, dan PostgreSQL lebih baik daripada MongoDB. Kombinasi Golang dan PostgreSQL memberikan hasil terbaik, dengan nilai median breakpoint tertinggi sebesar 32, unggul 11 poin dibandingkan Node.js dengan PostgreSQL. Pada pengujian end-to-end dengan beban yang sama, Golang dan PostgreSQL kembali menunjukkan performa terbaik dalam hal waktu pemrosesan. Selain itu, kombinasi ini juga menunjukkan utilisasi CPU dan memori yang lebih efisien dibandingkan kombinasi lainnya.In the development of APIs (Application Programming Interfaces), there are numerous programming language frameworks and types of databases available for use. Popular options based on surveys include Golang with the Gin framework and Node.js with Express, while for database types, PostgreSQL is commonly used for SQL, and MongoDB for NoSQL. Based on this, a performance analysis can be conducted to determine which combination of framework and database yields the best performance. The API used for testing is a URL shortener platform, with identical features across all implementations, allowing for the use of either database type. The developed API consists of a total of 16 endpoints and is deployed using Google Cloud Platform on the Cloud Run service. Performance testing is carried out using the K6 tool, with a total of 9 test scenarios, each passing through four types of tests: Smoke, Breakpoint, Load, and Spike Testing. The test results indicate that, overall, Golang outperforms Node.js, and PostgreSQL performs better than MongoDB. The combination of Golang and PostgreSQL yielded the best results, with the highest median breakpoint value of 32, surpassing Node.js with PostgreSQL by 11 points. In the end-to-end tests under the same load, Golang and PostgreSQL again demonstrated the best performance in terms of processing time. Additionally, this combination also showed more efficient CPU and memory utilization compared to the other combinations.
4291246282E1B018046REGULATION OF THE PLACEMENT AND PROTECTION OF INDONESIAN MIGRANT WORKERS IN THE DOMESTIC SECTOR IN MALAYSIA ACCORDING TO INTERNATIONAL LAW AND THE MEMORANDUM OF UNDERSTANDING BETWEEN INDONESIA AND MALAYSIA YEAR 2022.Pekerja Migran Domestik (PMD) adalah pekerja migran yang menangani tugas-tugas rumah tangga seperti mencuci, memasak, dan membersihkan. Menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017, pekerja migran Indonesia mencakup mereka yang bekerja pada pemberi kerja berbadan hukum maupun perseorangan. Pekerja migran ditempatkan di sektor formal dan informal atau domestik. Namun, dalam praktiknya, pekerja migran sektor domestik sering menghadapi masalah seperti gaji yang tidak dibayar, kekerasan, pelecehan, dan kondisi kerja yang buruk. Masalah perlindungan hukum ini membuat mereka rentan terhadap eksploitasi. Untuk mengatasi hal ini, Indonesia dan Malaysia menyetujui Memorandum of Understanding mengenai penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia sektor domestik di Malaysia Tahun 2022 untuk melindungi hak-hak pekerja migran Indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui regulasi mengenai penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia serta menganalisis implementasi Memorandum of Understanding tentang penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia sektor domestik di Malaysia tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan analisis deskriptif dan sumber data sekunder, dikumpulkan melalui kepustakaan dan disajikan dalam teks naratif dengan analisis normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi terhadap penempatan dan perlindungan pekerja migran sektor domestik diatur dalam Konvensi ILO No. 97 Tahun 1949, Konvensi ILO No. 143 Tahun 1975, MoU tentang Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Domestik Indonesia di Malaysia Tahun 2022, Undang-Undang No. 18 Tahun 2017, dan Laws of Malaysia Act A1651 Employment (Amendment) Act 2022. Implementasi penempatan dan perlindungan pekerja migran dilaksanakan dengan kebijakan One Channel System, pembinaan dan persiapan calon pekerja migran Indonesia, pengawasan, pendampingan, dan program Desmigratif. Namun, Malaysia melanggar MoU dengan menerapkan System Maid Online, yang menyebabkan moratorium pekerja migran Indonesia yang kemudian dicabut pada 1 Agustus 2022.

Kata Kunci: Memorandum of Understanding, pekerja migran, perlindungan hukum, sektor domestik
Domestic Migrant Workers (PMD) are migrant workers who handle household tasks such as washing, cooking, and cleaning. According to Law No. 18 of 2017, Indonesian migrant workers include those employed by legal entities as well as individuals. Migrant workers are placed in both formal and informal sectors or domestic settings. However, in practice, domestic migrant workers often face issues such as unpaid wages, violence, harassment, and poor working conditions. This lack of legal protection makes them vulnerable to exploitation. To address this, Indonesia and Malaysia agreed on a Memorandum of Understanding regarding the placement and protection of Indonesian domestic migrant workers in Malaysia in 2022 to safeguard the rights of Indonesian migrant workers.
This research aims to examine the regulations concerning the placement and protection of Indonesian migrant workers and to analyze the implementation of the MoU on the placement and protection of Indonesian domestic migrant workers in Malaysia year 2022. The research method used is normative legal with descriptive analysis and secondary data sources, collected through literature review and presented in narrative text with qualitative normative analysis. The research results indicate that regulations regarding the placement and protection of domestic migrant workers are governed by ILO Convention No. 97 of 1949, ILO Convention No. 143 of 1975, the MoU on the Placement and Protection of Indonesian Domestic Migrant Workers in Malaysia in 2022, Law No. 18 of 2017, and Laws of Malaysia Act A1651 Employment (Amendment) Act 2022. The implementation of the placement and protection of migrant workers is carried out through the One Channel System policy, training and preparation of Indonesian migrant workers, supervision, assistance, and the Desmigratif program. However, Malaysia violated the MoU by implementing the System Maid Online, which led to a moratorium on Indonesian migrant workers that was revoked on August 1, 2022.
Keywords: domestic sector, legal protection, Memorandum of Understanding, migrant workers
4291346283J1B020047Penggunaan Gaya Bahasa Sarkasme pada Kanal YouTube Kaesang Pangarep dan Deddy Corbuzier dengan Tema Politik (Kajian Semantik)Penelitian berjudul “Penggunaan Gaya Bahasa Sarkasme pada Kanal YouTube Kaesang Pangarep dan Deddy Corbuzier dengan Tema Politik (Kajian Semantik)” ini merupakan penelitian berbentuk kualitatif deskriptif dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data dalam penelitian ini berupa satuan lingual yang terindikasi mengandung gaya bahasa sindiran pada Podcast Close The Door dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier dan Podcast PDP dalam kanal YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan metode simak dengan teknik dasar sadap, teknik lanjutan berupa teknik simak bebas libat cakap, kemudian dilanjutkan dengan teknik rekam dan teknik catat. Pada penelitian ini, data dianalisis dengen menggunakan metode padan pragmatis dengan teknik dasar pilah unsur penentu (PUP) dan teknik lanjutan hubung banding memperbedakan. Hasil analisis data menggunakan metode penyajian data informal.The study entitled "“The Use of Sarcasm Language Style on Kaesang Pangarep and Deddy Corbuzier's YouTube Channels with Political Themes (Semantic Study)” is a qualitative descriptive study using primary and secondary data. The data in this study are in the form of lingual units that are indicated to contain satire language styles on the Close The Door Podcast on Deddy Corbuzier's YouTube channel and the PDP Podcast on Kaesang Pangarep's YouTube channel by GK Hebat. The data collection technique used in this study is to use the listening method with the basic tapping technique, the advanced technique in the form of the free listening technique, then continued with the recording technique and the note-taking technique. In this study, the data was analyzed using the pragmatic matching method with the basic technique of separating determining elements (PUP) and the advanced technique of comparing and differentiating. The results of the data analysis used the informal data presentation method.
4291446284J0B021027PENYEDIAAN BUKLET GUNA MENINGKATKAN PELAYANAN BAGI WISATAWAN BERBAHASA MANDARIN DI ANJUNGAN JAWA TENGAH TMII JAKARTALaporan praktik kerja ini berjudul “Penyediaan Buklet Guna Meningkatkan Pelayanan Bagi Wisatawan Berbahasa Mandarin di Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta”. Kegiatan praktik kerja ini dilaksanakan di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, pada tanggal 20 Oktober 2023 hingga 10 Maret 2024. Tujuan dari praktik kerja ini untuk meningkatkan pelayanan wisatawan berbahasa Mandarin dengan membuat buklet yang dapat digunakan oleh wisatawan berbahasa Mandarin ketika berkunjung ke Anjungan Jawa Tengah. Latar belakang praktik kerja lapangan ini adalah belum adanya buklet berbahasa Mandarin, sedangkan banyak wisatawan berbahasa Mandarin yang berkunjung ke Anjungan Jawa Tengah. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara, dan jelajah internet. Pada proses penerjemahan buklet, penulis menggunakan metode penerjemahan komunikatif karena tata bahasa disesuaikan dengan tata bahasa sasaran. Selain itu, penulis juga menggunakan teknik penerjemahan deskripsi untuk mendeskripsikan istilah-istilah yang tidak ada padanan kata yang tepat dalam bahasa sasaran. Hasil dari praktik kerja ini adalah buklet berbahasa Mandarin yang diserahkan kepada pihak Anjungan Jawa Tengah. Melalui tersedianya buklet berbahasa Mandarin dapat meningkatkan pelayanan bagi wisatawan berbahasa Mandarin yang berkunjung ke Anjungan Jawa Tengah TMII untuk memperoleh informasi lengkap yang ada di Anjungan Jawa Tengah TMII.This internship report is entitled "Provision of Booklets to Improve Services for Mandarin-Speaking Tourists at the Central Java Pavilion TMII Jakarta". This internship activity was carried out at the Central Java Pavilion, Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, from October 20, 2023 to March 10, 2024. The purpose of this internship is to improve services for Mandarin-speaking tourists by creating a booklet that can be used by Mandarin-speaking tourists when visiting the Central Java Pavilion. The background of this fieldwork practice is that there is no Mandarin-language booklet, while many Mandarin-speaking tourists visit the Central Java Pavilion. The data collection methods used are observation, interview, and internet browsing methods. In the booklet translation process, the author uses the communicative translation method because the grammar is adjusted to the target language grammar. In addition, the author also uses descriptive translation techniques to describe terms that do not have exact equivalents in the target language. The result of this internship is a Mandarin-language booklet that is submitted to the Central Java Pavilion. By providing a Mandarin booklet, services for Mandarin-speaking tourists visiting the Central Java Pavilion TMII can be improved to obtain complete information at the Central Java Pavilion TMII.
4291546285C1H020015Pengaruh Influencer Marketing dan Affiliate Marketing terhadap niat membeli Ms Glow pada Platform Tiktok dengan Online Customer Review sebagai variabel mediasiEra digital saat ini, pemasaran melalui media sosial semakin penting, terutama di kalangan generasi muda yang aktif menggunakan platform seperti TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer marketing dan affiliate marketing terhadap niat beli produk MS Glow di platform TikTok, serta peran ulasan pelanggan online sebagai variabel mediasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Kuesioner disebarkan kepada responden yang merupakan pengguna TikTok yang pernah membeli produk MS Glow. Sampel penelitian terdiri dari 170 responden, dengan karakteristik mayoritas adalah wanita berusia 17-30 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik influencer marketing maupun affiliate marketing memiliki pengaruh signifikan terhadap ulasan pelanggan online dan niat beli. Selain itu, ulasan pelanggan online terbukti memoderasi hubungan antara influencer marketing dan niat beli, serta antara affiliate marketing dan niat beli. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa strategi pemasaran yang melibatkan influencer dan affiliate marketing sangat efektif dalam meningkatkan niat beli produk, terutama dengan dukungan ulasan pelanggan online. Saran yang diberikan adalah perusahaan perlu lebih aktif dalam mengelola ulasan online dan mempertimbangkan perbedaan gender dalam merancang kampanye pemasaran untuk mencapai hasil yang lebih optimal.In today's digital era, marketing through social media is becoming increasingly
important, especially among the younger generation who are active users of
platforms like TikTok. This study aims to analyze the influence of influencer
marketing and affiliate marketing on the purchase intention of MS Glow products
on the TikTok platform, as well as the role of online customer reviews as a mediating
variable. The research method employed is a quantitative approach with a survey
design. A questionnaire was distributed to respondents who are TikTok users who
have purchased MS Glow products. The sample consisted of 170 respondents, with
the majority being women aged 17-30 years. The research findings indicate that
both influencer marketing and affiliate marketing have a significant impact on
online customer reviews and purchase intention. Additionally, online customer
reviews were found to moderate the relationship between influencer marketing and
purchase intention, as well as between affiliate marketing and purchase intention.
The conclusion of this study emphasizes that marketing strategies involving
influencer and affiliate marketing are highly effective in enhancing purchase
intention, particularly with the support of online customer reviews.
Recommendations suggest that companies should be more proactive in managing
online reviews and consider gender differences when designing marketing
campaigns to achieve optimal results.
4291646286B1A020091Aktivitas Harian Lebah Heterotrigona itama pada Tanaman Dombeya wallichiiAktivitas harian lebah Heterotrigona itama pada tanaman meliputi pengumpulan nektar dan polen dari bunga. Aktivitas terbang harian lebah dimulai sejak pagi sampai sore hari tergantung kondisi cuaca dan ketersediaan sumber pakan. Kunjungan lebah dalam mengambil nektar pada bunga merupakan perilaku khusus yang menggambarkan kuantitas dan kualitas nektar bunga. Tanaman Dombeya wallichii merupakan salah satu sumber pakan bagi H. itama karena ketersediaan nektar dan polennya yang cukup banyak. Suhu dan kelembaban sangat mempengaruhi aktivitas pengumpulan nektar dan polen lebah, oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi hubungan nektar lingkungan seperti suhu dan kelembapan terhadap aktivitas pencarian pakan pada lebah H. itama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor lingkungannya seperti suhu dan kelembapan terhadap aktivitas harian lebah H. itama pada tanaman D. wallichii.
Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Pabuwaran, Banyumas dengan menggunakan metode survey. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Pengamatan kunjungan lebah H. itama pada tanaman D. wallichii dilakukan sebanyak 15 ulangan pada pukul 06.00-09.00 WIB, 09.00-12.00 WIB, 12.00-15.00 WIB, 15.00-18.00 WIB. Pengamatan kunnjungan lebah pada bunga dan lama kunjungan lebah pada bunga didokumentasikan menggunakan kamera dan stopwatch. Hubungan antara waktu dengan jumlah kunjungan lebah dianalisis menggunakan uji Anova selanjutnya dilakukan uji korelasi dan regresi dengan bantuan software SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kunjungan lebah H. itama terhadap bunga D. wallichii cenderung fluktuatif, sedangkan lama kunjungan mengalami peningkatan konstan. Faktor lingkungan pada lokasi pengamatan menunjukkan semakin tinggi suhu maka kelembapan akan menurun begitu juga sebaliknya. Waktu pengamatan berpengaruh nyata terhadap lama kunjungan (0,0006 < 0,05). Suhu tidak berkorelasi terhadap jumlah dan lama kunjungan. Kelembapan tidak berkorelasi terhadap jumlah kunjungan namun berkorelasi negatif terhadap lama kunjungan (-0,008 < 0,05). Hubungan suhu dan kelembapan terhadap jumlah kunjungan memiliki persamaan Y = 32.1229 – 0.5291 X1 – 0.1878 X2, sedangkan terhadap lama kunjungan memiliki persamaan Y = 4391.6628 – 50.7779 X1 – 37.7408 X2. Kenaikan suhu dan kelembapan akan menurunkan jumlah dan lama kunjungan.
The daily activities of Heterotrigona itama bees on plants include collecting nectar and pollen from flowers. Bees’ daily flying activity starts from morning to evening depending on weather conditions and availability of food sources. The visit of bees to collect nectar from flowers is a special nectar that describes the quantity and quality of flower nectar. The Dombeya wallichii plant is a source of food for H. itama because of the availability of quite a lot of nectar and pollen. Temperature and humidity greatly influence the nectar and pollen collection activities of bees, therefore it is necessary to evaluate the relationship between environmental factors such as temperature and humidity on the foraging activities of H. itama bees. This research aims to determine the relationship between environmental factors such as temperature and humidity on the daily activity of H. itama bees on D. wallichii plants.
This research was conducted in Pabuwaran Village, Banyumas using a survey method. Sampling was carried out using a simple random sampling technique. Observations of H. itama bee visits on D. wallichii plants were carried out in 15 repetitions at 06.00-09.00 WIB, 09.00-12.00 WIB, 12.00-15.00 WIB, 15.00-18.00 WIB. Observations of bee visits to flowers and the duration of bee visits to flowers were documented using a camera and stopwatch. The relationship between time and the number of bee visits was analyzed using the Anova test, then correlation and regression tests were carried out with the help of SPSS software.
The results showed that the number of visits by H. itama bees to D. wallichii flowers tended to fluctuate, while the duration of visits increased steadily. Environmental factors at the observation location show that higher temperature, lower humidity, and vice versa. Observation time had a significant effect on visit duration (0,0006 < 0,05). Temperature does not correlate with the number and duration of visits. Humidity is not correlated with the number of visits but is negatively correlated with the duration of visit (-0,008 < 0,05). The relationship between temperature and humidity to the number of visits has the equation Y = 32,1229 – 0,5291 X1 – 0,1878 X2, while the duration of visit has the equation Y = 4391.6628 – 50.7779 X1 – 37.7408 X2. Increases in temperature and humidity will reduce the number and duration of visits.
4291746318E1A020013IMPLEMENTASI RESTORATIVE JUSTICE DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN TELEON SELULER (STUDI DI KEJAKSAAN NEGERI PURWOKERTO)Penyelesaian perkara tindak pidana pencurian dengan pendekatan restorative justice yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Purwokerto berpedoman pada Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif. Restorative justice merupakan pendekatan alternatif dalam penyelesaian perkara yang berfokus pada pemulihan hubungan dan pemulihan sosial, dengan melibatkan semua pihak yang terlibat secara aktif. Penelitian ini meggunakan metode penelitian hukum yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis, sedangkan metode pengumpulan datanya adalah melalui wawancara dan studi pustaka kemudian dilakukan analisis kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan implementasi, kendala, dan upaya yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Purwokerto dalam menangani kasus pencurian melalui pendekatan restorative justice. Meskipun terdapat hambatan atau kendala, proses penerapan keadilan restoratif terhadap kasus tindak pidana pencurian yang ditangani oleh Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Purwokerto telah dilaksanakan dengan baik secara prosedural. Namun, tidak semua kasus pidana dapat diselesaikan melalui pendekatan restorative justice, karena terdapat persyaratan yang harus dipenuhi sesuai dengan Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.Resolution of Theft Cases with a Restorative Justice Approach Handled by the Purwokerto District Attorney's Office is based on the Regulation of the Attorney General of the Republic of Indonesia Number 15 of 2020 on the Termination of Prosecution Based on Restorative Justice. Restorative justice is an alternative approach to case resolution that focuses on repairing relationships and social recovery by actively involving all parties concerned. This study employs a juridical sociological legal research method with descriptive analytical research specifications, while data collection methods include interviews and literature studies, followed by qualitative analysis. The results of this study indicate the implementation, obstacles, and efforts made by the Purwokerto District Attorney's Office in handling theft cases through a restorative justice approach. Despite some obstacles or challenges, the process of applying restorative justice to theft cases handled by Public Prosecutors at the Purwokerto District Attorney's Office has been carried out procedurally well. However, not all criminal cases can be resolved through the restorative justice approach, as there are requirements that must be met according to the Regulation of the Attorney General of the Republic of Indonesia Number 15 of 2020 on the Termination of Prosecution Based on Restorative Justice.
4291846289H1E020022Evaluation of Work Posture using Modified Rapid Entire Body Assessment Method (MOREBA)Latar Belakang: Berdasarkan observasi awal, 13 pekerja dari 17 pekerja di Home Industry Lanting Ibu Tuti mengalami gangguan muskuloskeletal seperti nyeri pada bagian pinggang, bahu, punggung, lutut, leher, tangan, paha dan kaki. Pada proses pembuatan lanting ditemukan kondisi kerja yang tidak ergonomis. Permasalahan terkait kondisi kerja yang tidak ergonomis ini harus diatasi untuk mengurangi gangguan muskuloskeletal.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gangguan muskuloskeletal dengan menggunakan metode CMDQ dan mengevaluasi postur kerja dengan menggunakan metode MOREBA di Home Industry Lanting Ibu Tuti.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaires (CMDQ) untuk menganalisis keluhan muskuloskeletal dan metode Modified Rapid Entire Body Assessment (MOREBA). CMDQ merupakan kuesioner yang digunakan untuk mengukur bagian tubuh yang merasakan ketidaknyamanan selama bekerja. Metode MOREBA merupakan pengembangan dari metode REBA.
Hasil: Dari hasil pengolahan data metode CMDQ, didapatkan bahwa bagian tubuh pekerja yang paling banyak merasakan sakit adalah bagian punggung bawah sebanyak 29,2%. Stasiun kerja yang memiliki skor MOREBA tertinggi adalah proses pembentukan bola yang memiliki skor 14,582 dengan tingkat resiko sedang.
Kesimpulan: Usulan perbaikan yang diberikan adalah perancangan stasiun kerja berupa kursi, meja dan alat bantu pembentukan bola serta pemberian waktu istirahat minimal 15 menit setiap 2 jam sekali. Dari hasil simulasi didapatkan bahwa rancangan usulan perbaikan ini dapat menurunkan skor MOREBA pada proses pembentukan bola menjadi 10,491 dengan tingkat risiko rendah.
Background: Based on initial observations, 13 workers out of 17 workers at Mrs. Tuti's Lanting Home Industry experienced musculoskeletal disorders such as pain in the waist, shoulders, back, knees, neck, hands, thighs and feet. In the process of making lanting, unergonomic working conditions were found. Problems related to these non-ergonomic working conditions must be resolved to reduce musculoskeletal disorders.
Purpose: This study aims to analyze musculoskeletal disorders using the CMDQ method and evaluate work posture using the MOREBA method at Mrs. Tuti's Lanting Home Industry.
Methods: This study uses the Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaires (CMDQ) method to analyze musculoskeletal complaints and the Modified Rapid Entire Body Assessment (MOREBA) method. CMDQ is a questionnaire used to measure body parts that feel discomfort during work. The MOREBA method is a development of the REBA method.
Results: From the results of CMDQ method data processing, it was obtained that the part of the worker's body that felt the most pain was the lower back as much as 29.2%. The workstation that has the highest MOREBA score is the balls shaping process which has a score of 14.582 with moderate risk level.
Conclusions: The proposed improvements given are the design of work stations in the form of chair, table and ball shaping tools and the provision of a minimum break of 15 minutes every 2 hours. From the simulation results, it is found that the design of this proposed improvements can reduce the MOREBA score in the balls shaping process to 10.491 with low risk level.
4291946107K1C020033SISTEM MONITORING NIRKABEL INTENSITAS CAHAYA DAN SUHU MENGGUNAKAN ALGORITMA FUZZY LOGIC BERBASIS SENSOR PHOTORESISTOR DAN DS18B20 PADA BUDIDAYA TANAMAN CABAIKebutuhan air pada tanaman cabai sangat dipengaruhi oleh kondisi intensitas cahaya dan suhu pada tanaman. Semakin meningkatnya intensitas cahaya dan suhu akan membuat kebutuhan air pada tanaman meningkat juga. Masalah yang sering terjadi adalah saat tidak dilakukan penyiraman tanaman secara rutin sesuai dengan kebutuhan tanaman. Hal itu dapat membuat tanaman kurang mendapatkan kadar air yang cukup dan membuat tanaman menjadi layu. Sehingga dalam penelitian ini akan dibuat sistem monitoring intensitas cahaya dan suhu dengan menggunakan sensor photoresistor dan DS18B20 yang dilengkapi dengan algoritma logika fuzzy untuk menentukan jumlah air yang dibutuhkan sesuai kondisi yang ada pada tanaman cabai serta dapat dipantau secara nirkabel dari jarak yang jauh. Penelitian ini akan dilakukan dalam enam tahapan yaitu perancangan sistem, pengujian sensor, pemrograman software, pembuatan sistem, pengujian sistem dan karakterisasi sistem. Dari tahapan penelitian yang telah dilakukan didapatkan sebuah prototipe sistem monitoring intensitas cahaya dan suhu dengan menggunakan sensor photoresistor dan DS18B20 dengan akurasi total sebesar 97,39% untuk intensitas cahaya dan 98,69% untuk suhu yang dapat memonitoring intensitas cahaya dan suhu serta dapat menentukan volume air yang diperlukan untuk tanaman cabai dengan umur tanam 1 bulan.The water requirements of chili plants are greatly influenced by the light intensity and temperature conditions of the plants. As the intensity of light and temperature increases, the water requirements of plants increase as well. The problem that often occurs is when the plants are not watered regularly according to the plant's needs. This can cause the plant to not get enough water and cause the plant to wilt. So in this research a light intensity and temperature monitoring system will be created using a photoresistor and DS18B20 sensor which is equipped with a fuzzy logic algorithm to determine the amount of water needed according to the existing conditions in the chili plants and can be monitored wirelessly from a long distance. This research will be carried out in six stages, namely system design, sensor testing, software programming, system creation, system testing and system characterization. From the research stages that have been carried out, we obtained a prototype of a light intensity and temperature monitoring system using a photoresistor and DS18B20 sensor with a total accuracy of 97.39% for light intensity and 98.69% for temperature which can monitor light intensity and temperature and can determine volume. water needed for chili plants with a planting age of 1 month.
4292046290H1E020061Usulan Perbaikan Kinerja Perusahaan Menggunakan Metode Balanced Scorecard dan
Analytical Network Process (ANP) di CV. X
CV. X merupakan perusahaan yang memproduksi kantong plastik untuk kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini dilakukan berfokus pada aktivitas rantai pasok. Aktivitas ini memiliki beberapa permasalahan seperti terlambatnya bahan mentah, mesin yang sering rusak, dan sebagainya yang dapat menyebabkan barang terlambat sampai ke konsumen. Oleh karena itu, perusahaan memerlukan melakukan pengukuran kinerja Perusahaan di CV. X. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja Perusahaan guna mengidentifikasi indikator yang menjadi prioritas perbaikan serta memberikan rekomendasi perbaikan. Pengukuran kinerja Perusahaan dilakukan dengan metode Balanced Scorecard (BSC) untuk menetukan kriteria serta KPI dan ANP untuk pembobotan hierarki KPI. Hasil penelitian kemudian dianalisis akar menggunakan 5 whys analysis untuk menetukan akar permasalahan dari skor bobot terkecil. Penelitian ini menggunakan 4 kriteria dari BSC, yaitu financial, customer, internal business process, dan learning and growth, serta didapatkan 10 KPI. Hasil indeks perhitungan total keseluruhan kinerja Perusahaan didapatkan bobot terbesar pada kriteria atau perspektif learning and growth dengan bobot 1,6301409 dan bobot terkecil pada kriteria atau perspektif customer dengan bobot 0,054811778 dan total bobot keseluruhan sebesar 3,0230055 atau 60,4% yang menunjukkan bahwa kinerja Perusahaan tersebut berada dalam kategori baik atau mendekati target. Rekomendasi diberikan kepada bobot terkecil yaitu kriteria customer. Sebagai contoh perbaikan adalah dengan mengadakan pengecekan dan perawatan rutin terhadap mesin produksi untuk meminimalisir produk cacat. CV. X is a company that produces plastic bags for daily needs. This study was conducted focusing on supply chain activities. This activity has several problems such as late raw materials, machines that often break down, and so on which can cause goods to be late to reach consumers. Therefore, the company needs to measure the Company's performance on CV. X. This study aims to measure the Company's performance to identify indicators that are priorities for improvement and provide recommendations for improvement. The Company's performance measurement uses the Balanced Scorecard (BSC) method to determine the criteria and KPI and ANP for weighting the KPI hierarchy. The study results were then analyzed using 5 whys analysis to determine the root of the problem from the smallest weight score. This study uses 4 criteria from BSC, namely financial, customer, internal business process, and learning and growth, and 10 KPIs were obtained. The results of the total calculation index of the Company's overall performance obtained the largest weight on the learning and growth criteria or perspective with a weight of 1.6301409 and the smallest weight on the customer criteria or perspective with a weight of 0.054811778 and a total overall weight of 3.0230055 or 60.4% which indicates that the Company's performance is in a good category or close to the target. Recommendations are given to the smallest weight, namely the customer criteria. For example, improvements are made by conducting routine checks and maintenance on production machines to minimize defective products.