Artikel Ilmiah : C1G020011 a.n. DIONYSIUS RAKSAKA BENGGALA PUTERA
| NIM | C1G020011 |
|---|---|
| Namamhs | DIONYSIUS RAKSAKA BENGGALA PUTERA |
| Judul Artikel | THE INFLUENCE OF INFLATION, INTEREST RATES, EXCHANGE RATES, AND MONEY SUPPLY ON STOCK PRICES OF THE INFOBANK15 INDEX FOR THE PERIOD 2013 - 2023 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Salah satu aspek penting dalam teori makroekonomi adalah pandangan bahwa sistem pasar bebas tidak dapat mewujudkan stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi yang mantap. Negara sering dihadapkan pada masalah seperti pengangguran, kenaikan harga, dan pertumbuhan ekonomi yang tidak stabil, yang merupakan bagian dari masalah makroekonomi yang mempengaruhi kesejahteraan ekonomi secara keseluruhan. Dalam konteks ini, pasar modal memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi melalui peningkatan kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dengan dinamika pasar dan sebagai sumber alternatif pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jangka panjang dan jangka pendek faktor-faktor makroekonomi yaitu inflasi, suku bunga, dan nilai tukar terhadap kinerja saham bank pada indeks INFOBANK15 di Indonesia selama periode Januari 2013-Desember 2023. Metode pada penelitian ini merupaka jenis penelitian kuantitatif dengan menggunaka data sekunder, dan di uji dengan model ARDL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergerakan harga saham di pasar modal sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi makro tersebut. (1) Inflasi berpengaruh negatif terhadap harga saham dan tidak memiliki pengaruh jangka panjang. (2) Suku bunga memiliki dampak negatif terhadap harga saham dan tidak memiliki pengaruh jangka pendek maupun jangka panjang. (3) Nilai tukar berdampak negatif pada harga saham dan memiliki pengaruh jangka pendek dan tidak memiliki pengaruh jangka panjang. (4) Jumlah uang beredar memiliki pengaruh positif pada harga saham dan memiliki pengaruh jangka panjang. Implikasi dari hasil penelitian tersebut adalah pemerintah dan otoritas moneter perlu memprioritaskan kebijakan yang menjaga inflasi tetap stabil dan rendah untuk mendukung stabilitas pasar modal yang pada akhirnya dapat menarik lebih banyak investasi, bank sentral harus berhati-hati dalam menaikkan suku bunga, karena suku bunga yang lebih tinggi dapat berdampak buruk terhadap pasar saham dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi, Kebijakan seperti mengelola cadangan mata uang asing atau campur tangan di pasar valuta asing yang dimaksudkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar harus diperhitungkan oleh pemerintah dan otoritas moneter, bank sentral harus mengadopsi kebijakan moneter yang proaktif dan seimbang. Tujuannya adalah untuk menstabilkan ekonomi dan pasar keuangan sambil mengelola inflasi agar tidak menjadi berlebihan ketika likuiditas meningkat |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | One important aspect of macroeconomic theory is the view that the free market system cannot realize price stability and steady economic growth. Countries are often faced with problems such as unemployment, rising prices, and unstable economic growth, which are part of the macroeconomic problems that affect overall economic welfare. In this context, the capital market has an important role in maintaining economic stability through increasing the ability of companies to adapt to market dynamics and as an alternative source of financing. This study aims to analyze the long-run and short-run effects of macroeconomic factors, namely inflation, interest rates, and exchange rates on the performance of bank stocks in the INFOBANK15 index in Indonesia during the period January 2013-December 2023. The method in this study is a type of quantitative research using secondary data, and tested with the ARDL model. The results show that stock price movements in the capital market are strongly influenced by these macroeconomic factors. (1) Inflation has a negative effect on stock prices and has no long-run effect. (2) Interest rates have a negative impact on stock prices and have no short-run or long-run influence. (3) The exchange rate has a negative impact on stock prices and has a short-run effect and has no long-run effect. (4) Money supply has a positive effect on stock prices and has a long-run effect. The implications of the research results are that the government and monetary authorities need to prioritize policies that keep inflation stable and low to support capital market stability which in turn can attract more investment, the central bank must be careful in raising interest rates, because higher interest rates can adversely affect the stock market and potentially disrupt economic stability, Policies such as managing foreign currency reserves or intervening in the foreign exchange market intended to maintain exchange rate stability must be taken into account by the government and monetary authorities, the central bank must adopt a proactive and balanced monetary policy. The aim is to stabilize the economy and financial markets while managing inflation from becoming excessive when liquidity increases. |
| Kata kunci | Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar,Jumlah Uang Beredar, INFOBANK15 |
| Pembimbing 1 | Dr. Arintoko, SE, M.Si. |
| Pembimbing 2 | |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 103 |
| Tgl. Entri | 2024-10-05 14:36:54.438899 |