Artikelilmiahs
Menampilkan 41.281-41.300 dari 48.896 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 41281 | 43399 | F1C019014 | Strategi Komunikasi Pemasaran Suara Jogja Dalam Meningkatkan Iklan Media Online | Suara Jogja merupakan salah satu media di bawah naungan media online nasional Suara.com yang resmi diluncurkan pada bulan Januari 2022 di bawah naungan PT Arkadia Digital Media, dengan tujuan menghadirkan informasi dan edukasi bagi para masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah daerah setempat. Penerapan strategi komunikasi pemasaran merupakan salah satu aspek yang penting untuk perusahaan sebagai sarana meningkatkan value dari perusahaan tersebut. Penelitian ini berusaha untuk mencari tahu tentang strategi komunikasi pemasaran yang digunakan Suara Jogja dalam meningkatkan iklan media online. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Objek dari penelitian ini yaitu strategi komunikasi, iklan media online, dan Suara Jogja. Jenis data dari penelitian ini yaitu menggunakan data primer dan data sekunder, dengan metode pengumpulan informan menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan penelitian ini adalah dengan reduksi data, penyajian data kemudian dilanjutkan dengan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian yang sudah dilakukan yaitu adanya pendekatan inklusifitas, penerapan rate card regional, melakukan pemasaran langsung dan pemasaran digital (website, facebook, Instagram, tiktok), serta bekerja sama dengan komunitas dan content creator dalam meningkatkan iklan media online. Penyampaian pesan Suara Jogja dirasa sudah cukup tersampaikan dengan baik dari Suara Jogja kepada klien-kliennya. Melalui strategi komunikasi pemasaran yang terpadu dan pesan yang kuat, Suara Jogja berhasil meningkatkan iklan dan mencapai tujuan pemasaran mereka dengan mengoptimalkan berbagai saluran komunikasi, membangun relasi yang baik dengan klien, serta memberikan konten yang berkualitas dan berbeda. Kata kunci : Strategi Komunikasi, Iklan, Media Online | Suara Jogja is one of the media under the national online media Suara.com, officially launched in January 2022 under PT Arkadia Digital Media, with the aim of presenting information and education for the community, business people and local government. The implementation of marketing communication strategy is one of the important aspects for the company as a suggestion to increase the value of the company. This research seeks to find out about the marketing communication strategies used by Suara Jogja in increasing online media advertising. The method used in this research is descriptive qualitative method. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The objects of this research are communication strategies, online media advertising, and Suara Jogja. The type of data from this research is using primary data and secondary data, with the method of collecting informants using purposive sampling technique. The data analysis method used in this research is data reduction, data presentation, followed by conclusion. The results obtained from the research that has been carried out are the existence of an inclusive approach, the application of regional rate cards, direct marketing and digital marketing (website, Facebook, Instagram, TikTok), and working with communities and content creators in increasing online media advertising. The delivery of Suara Jogja's message is felt to have been conveyed well enough from Suara Jogja to its clients. Through an integrated marketing communication strategy and a strong message, Suara Jogja managed to increase advertising and achieve their marketing goals by optimizing various communication channels, building good relationships with clients, and providing quality and differentiated content. Keywords : Communication Strategy, Advertising, Online Media | |
| 41282 | 45026 | A1F020067 | PENGARUH JENIS KEMASAN DAN KONSENTRASI OKSIGEN DALAM PENYIMPANAN MODIFIED ATMOSPHERE PACKAGING (MAP) TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN KIMIA CABAI KERING | Penanganan produk hortikultura setelah dipanen sampai saat ini merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian yang serius. Salah satu yang memerlukan penanganan pascapanen adalah cabai merah (Capsicum annuum L.). Penyebab mudah rusaknya cabai merah adalah kandungan airnya yang cukup tinggi. Kerusakan dan pembusukan pada cabai merah segar dapat dicegah, salah satunya adalah dengan metode pengeringan. Meskipun cabai kering secara mikrobiologis lebih aman dibandingkan dengan cabai segar, namun pada cabai kering terjadi adanya oksidasi pigmen karotenoid. Oleh karena itu, dilakukan pengemasan dengan metode Modified Atmosphere Packaging (MAP). Kondisi yang tercipta dalam kemasan juga harus dikaitkan dengan potensi perkembangan mikrobia yang dapat merusak produk yang dikemas atau yang berbahaya terhadap kesehatan manusia. Meningkatnya konsentrasi CO2 dan menurunnya O2 dapat mendorong pertumbuhan bakteri asam laktat oleh kondisi yang memungkinkan terjadinya respirasi anaerob atau fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pengaruh jenis kemasan dalam penyimpanan Modified Atmosphere Packaging (MAP) terhadap karakteristik fisik dan kimia cabai kering, 2) Mengetahui pengaruh konsentrasi oksigen dalam penyimpanan Modified Atmosphere Packaging (MAP) terhadap karakteristik fisik dan kimia cabai kering. Penelitian dilakukan di laboratorium riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Playen, Gunungkidul, Yogyakarta. Penelitian dilaksanakan dari bulan Februari sampai April 2024. Penelitian pendahuluan dilakukan untuk menentukan metode pengeringan, pengemasan, dan pengujian yang tepat pada sampel cabai kering. Pada penelitian dilakukan pengujian fisik dan kimia sampel cabai kering. Analisis fisik yang dilakukan adalah susut bobot, warna, FTIR, permeabilitas kemasan, dan volume sampel serta free space dalam kemasan. Analisis kimia terdiri atas analisis kadar air, nilai pH, aktifitas air (Aw), dan vitamin C. Terdapat 2 faktor yang digunakan pada penelitian ini, yaitu variasi jenis kemasan (plastik PP, plastik PE, dan plastik vacuum emboss) dan variasi konsentrasi oksigen (0%, 10-11%, dan 20,8%). Sampel yang telah dikemas dengan metode MAP kemudian disimpan pada suhu ruang dengan kelembapan sekitar 70% dan kemudian dilakukan pengujian setiap 10 hari untuk melihat perubahan karakteristik yang terjadi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan One-way Analysis of Varian (One-way ANOVA), serta dilakukan uji lanjut dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kemasan dan konsentrasi oksigen berpengaruh nyata terhadap karakteristik fisik dan kimia cabai kering kecuali pada kandungan vitamin C. Perlakuan dengan kemasan plastik PP memberikan hasil terbaik pada tiap pengujian (kecuali pada nilai pH) karena sifat permeabilitasnya yang paling rendah sehingga dapat menghambat perubahan yang terjadi. Perlakuan dengan konsentrasi oksigen 0% memiliki hasil pengujian terbaik karena konsentrasi oksigen yang ada di dalam kemasan akan memengaruhi aktifitas air dan gas pada sampel, sehingga semakin tinggi konsentrasi oksigen maka akan semakin tinggi aktifitas air dan gas. | Post-harvest handling of horticultural products is currently a problem that requires serious attention. One thing that requires post-harvest handling is red chili (Capsicum annuum L.). The reason why red chilies are easily damaged is their high-water content. Damage and rot in fresh red chilies can be prevented, one way is by drying them. Although dried chilies are microbiologically safer than fresh chilies, dried chilies cause oxidation of carotenoid pigments. Therefore, packaging is carried out using the Modified Atmospheric Packaging (MAP) method. The conditions created in packaging must also be linked to the potential for the development of microbes that could damage the packaged product or endanger human health. An increase in CO2 concentration and a decrease in O2 can encourage the growth of lactic acid bacteria under conditions that allow anaerobic respiration or fermentation to occur. This research aims to: 1) Determine the effect of packaging type in Modified Atmospheric Packaging (MAP) storage on the physical and chemical properties of dried chilies, 2) Determine the effect of oxygen concentration in Modified Atmospheric Packaging (MAP) storage on the physical and chemical properties of dried chilies. This study was conducted at the National Research and Innovation Agency (BRIN) research laboratory, Gunungkidul, Yogyakarta. The research was carried out from February to April 2024. Preliminary research was carried out to determine the appropriate drying, packaging and testing methods for dried chili samples. In this research, physical and chemical tests were carried out on dried chili samples. The physical analysis carried out was weight loss, color, FTIR, packaging permeability, and sample volume and empty space in the packaging. Chemical analysis consists of analysis of water content, pH value, water activity (Aw), and vitamin C. There are 2 factors used in this research, namely variations in packaging type (PP plastic, PE plastic, and vacuum embossed plastic) and variations in oxygen concentration (0%, 10-11%, and 20.8%). Samples that have been packaged using the MAP method are then stored at room temperature with humidity around 70% and then tested every 10 days to see changes in characteristics that occur. The data obtained was then analyzed using One-way Analysis of Variant (One-way ANOVA), and further testing was carried out using the Duncan Multiple Range Test (DMRT). The results showed that the type of packaging and oxygen concentration had a significant effect on the physical and chemical properties of dried chilies except for the vitamin C content. Treatment with PP plastic packaging gave the best results in each test (except the pH value) because the permeability was the lowest so it could inhibit the changes that occurred. Treatment with an oxygen concentration of 0% has the best test results because the oxygen concentration in the packaging will affect the water and gas activity in the sample, so that the higher the oxygen concentration, the higher the water and gas activity. | |
| 41283 | 43400 | J1C017046 | Tindak Tutur Ekspresif Gyaru Dalam Anime Saiki Kusuo No Sainan 2 | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi dan bentuk tindak tutur ekspresif yang dituturkan oleh tokoh gyaru dan respon mitra tutur terhadap tindak tutur ekspresif yang dituturkan oleh karakter gyaru dalam anime Saiki Kusuo no Sainan 2. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu menggunakan metode simak dan teknik catat dari gambar dan dialog tuturan para tokoh dalam anime Saiki Kusuo no Sainan 2 episode 8-24. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis kontekstual. Teori yang digunakan adalah teori tindak tutur oleh Searle. Hasil penelitian ini menunjukkan 53 data tindak tutur ekspresif yang diklasifikasikan dalam lima bentuk yaitu bermakna mengeluh sebanyak 16 data, bermakna berterima kasih sebanyak 3 data, bermakna meminta maaf sebanyak sebanyak 4 data, bermakna mengkritik sebanyak 18 data, dan bermakna memuji sebanyak 12 data. | This study aims to describe the function and form of expressive speech acts spoken by gyaru characters and speech partner responses to expressive speech acts spoken by gyaru characters in the anime Saiki Kusuo no Sainan 2. The type of research used is descriptive qualitative research. The data collection technique used is using the listening method with pictures and dialog of the characters' speech in the anime Saiki Kusuo no Sainan 2 episodes 8-24. The data is analyzed by using contextual analysis method. The theory used is the theory of speech acts by Searle. The results of this study show 53 data of expressive speech acts classified in five forms, namely meaning to complain as much as 16 data, meaning to thank as much as 3 data, meaning to apologize as much as 4 data, meaning to criticize as much as 18 data, and meaning to praise as much as 12 data. | |
| 41284 | 43401 | F1F019055 | Peran INGO Save The Children Indonesia Untuk Mencapai SDGs Poin 4 di Kabupaten Cianjur 2020-2022 | Save The Children sebagai organisasi global yang fokus programnya untuk pengembangan pendidikan dan perlindungan anak secara karakter yang mampu menghadirkan pembelajaran berbasis pendidikan karakter yang hal ini sangan berkesinambungan dengan target poin 4.7 secara eksplisit menghubungkan pendidikan dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang luas dan menangkap aspirasi transformatif pendidikan dalam kaitannya dengan SDGs lainnya. Kemudian kota Cianjur dipilih sebagai daerah pilihan karena masih ada kesenjangan sosio-ekonomi dan gender masih terus terjadi karena adanya norma-norma sosial yang berlaku serta masyaraktnya yang masih menganut patriarki. Hal ini Save The Children sebagai aktor yang ingin membawa perubahan dengan menanamkan nilai pendidikan karakter sebagai bentuk perwujudan poin 4.7 dalam SDGs yang bertujuan untuk membentuk dan memperkuat untuk nilai-nilai poin dalam SDGs sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. | Save The Children as a global organization have program focus on the development of character education and child protection which is able to build character education-by learning which is sustainable with target point 4.7 explicitly links education with the broad sustainable development agenda and captures the transformative aspirations of education in in relation to other SDGs. Then the city of Cianjur was chosen as the area because there are socio-economic and gender gaps that still continue and exist due to the prevailing social norms and the society which still adheres to patriarchy. Save The Children as an actor who wants to bring change by instilling the value of character education as a form of realization of point 4.7 in the SDGs which aims to shape and strengthen the point values in the SDGs so that they can improve their quality of life | |
| 41285 | 43402 | F1B020021 | MANAJEMEN PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADA PT KERETA API INDONESIA DAERAH OPERASI 5 PURWOKERTO | Manajemen kinerja adalah tentang bagaimana mengelola sumber daya yang berorientasi pada kinerja dengan menciptakan visi dan misi bersama untuk mencapai tujuan kedepannya. PT KAI Daop 5 Purwokerto merupakan salah satu wilayah kerja yang menjalankankan manajemen kinerja khususnya pada Unit SDMU. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen peningkatan kinerja karyawan Pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Fokus penelitian ini menggunakan model manajemen kinerja Lawrence, yaitu planning, organizing, leading dan controlling. Teknik pemilihan informan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan manajemen peningkatan kinerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto Khususnya Unit SDMU masih belum sempurna, karena adanya penurunan pada penilaian kinerja yang berkaitan dengan belum adanya SOP dari Pusat serta monev yang dilakukan tidak secara rutin. Saran dalam penelitian ini sebaiknya Unit SDMU lebih memperhatikan lagi kinerja karyawannya, dengan cara membangun komunikasi yang lebih baik lagi dan melakukan evaluasi secara berkala tidak hanya jika ada event saja. | Performance management is about how to manage performance-oriented resources by creating a shared vision and mission to achieve future goals. PT KAI Daop 5 Purwokerto is one of the work areas that carries out performance management, especially in the SDMU Unit. The aim of this research is to find out how management improves employee performance at PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto. The method used in this research is a qualitative research method with a descriptive approach. The focus of this research uses Lawrence's performance management model, namely planning, organizing, leading and controlling. The informant selection technique is purposive sampling. Data collection techniques use in-depth interviews, observation and documentation. The data analysis technique used is the interactive data analysis method. The results of the research show that the management of improving the performance of PT Kereta Api Indonesia (Persero) Operational Area 5 Purwokerto, especially the SDMU Unit, is still not perfect, due to a decline in performance assessment related to the absence of SOPs from the Center and monitoring and evaluation which is not carried out routinely. The suggestion in this research is that the SDMU Unit should pay more attention to the performance of its employees, by building better communication and carrying out regular evaluations, not only when there are events. | |
| 41286 | 43403 | E1A020189 | PENGABULAN PERMOHONAN ITSBAT NIKAH ANTARA WARGA NEGARA INDONESIA DENGAN WARGA NEGARA MALAYSIA DENGAN WALI NIKAH IMAM SETEMPAT (Studi Penetapan Pengadilan Agama Barru Nomor 9/Pdt.P/2022/PA.Br) | PENGABULAN PERMOHONAN ITSBAT NIKAH ANTARA WARGA NEGARA INDONESIA DENGAN WARGA NEGARA MALAYSIA DENGAN WALI NIKAH IMAM SETEMPAT (Studi Penetapan Pengadilan Agama Barru Nomor 9/Pdt.P/2022/PA.Br) Disusun oleh: Firda Putri Meidiana E1A020189 ABSTRAK Permohonan Itsbat Nikah pada suatu perkawinan campur merupakan hal yang menjadi perhatian khusus pada setiap negara untuk menjamin kepastian hukum. Hal ini mengacu pada PP No. 9 Tahun 1975 pada Bab II tentang Pencatatan Perkawinan, yang menjelaskan dalam Pasal 3 ayat (1) bahwa setiap orang yang akan melangsungkan perkawinan memberitahukan kehendaknya itu kepada Pegawai Pencatat di tempat perkawinan akan dilangsungkan. Kemudian, Pencatatan Perkawinan Warga Negara Indonesia di luar negeri diatur dalam Kompilasi Rumusan Rapat Pleno Mahkamah Agung Kamar Agama Tahun 2012 sampai dengan 2019 Kamar Agama Nomor 3 tahun 2015 poin 8. Perkawinan bagi Warga Negara Indonesia di luar negeri yang tidak didaftarkan setelah kembali ke Indonesia lebih dari satu tahun maka dapat diajukan itsbat nikah ke Pengadilan Agama yang mewilayahi tempat tinggal Pemohon. Rumusan masalahnya adalah bagaimana pertimbangan hukum Hakim dalam mengabulkan Permohonan Itsbat Nikah antara Warga Negara Indonesia dengan Warga Negara Malaysia dengan Wali Nikah Imam Setempat (Studi Penetapan Pengadilan Agama Barru Nomor 9/Pdt.P/2022/PA.Br) dan bagaimana akibat dari pengabulan permohonan itsbat nikah tersebut. Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif yang kemudian dianalisis secara normatif, sistematis dan logis guna memperoleh penjelasan dari masalah tersebut. Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa pertimbangan hukum Hakim berdasar pada Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jounto Kompilasi Hukum Islam Pasal 5 ayat (1) serta Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019 tentang Pencatatan Perkawinan, Pasal 25 ayat (1) Pencatatan Perkawinan tentang Perkawinan yang menjelaskan bahwa tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga Pemohon melakukan permohonan untuk itsbat nikah terhadap perkawinannya. Menurut peneliti, hakim dapat menambahkan pertimbangan hukum Hakim dengan Kompilasi Rumusan Rapat Pleno Mahkamah Agung Tahun 2012 sampai dengan 2019 Kamar Agama Nomor 3 tahun 2015 poin 8. Perkawinan bagi Warga Negara Indonesia di luar negeri yang tidak didaftarkan setelah kembali ke Indonesia lebih dari satu tahun maka dapat diajukan itsbat nikah ke Pengadilan Agama yang mewilayahi tempat tinggal Pemohon. Akibat pengabulan dari permohonan Pemohon, menurut peneliti adalah berdampak pada status perkawinan, status anak, keberadaan harta, dan tanggung jawab Pemohon sebagai orang tua untuk menafkahi anak dari perkawinan tersebut secara lahiriah dan batiniah. | ACCEPTANCE OF ITSBAT MARRIAGE APPLICATIONS BETWEEN INDONESIAN CITIZENS AND MALAYSIAN CITIZENS WITH LOCAL PRIEST MARRIAGE GUARDIANS (Barru District Court Determination Study Number9/Pdt.P/2022/PA.Br) Compiled by: Firda Putri Meidiana E1A020189 ABSTRACT The application for itsbat marriage in a mixed marriage is a matter of special concern in every country to ensure legal certainty. This refers to PP no. 9 of 1975 in Chapter II concerning Marriage Registration, which explains in Article 3 paragraph (1) that every person who is going to get married shall notify his wishes to the Registrar's Officer at the place where the marriage will take place. Then, the registration of marriages of Indonesian citizens abroad is regulated in the Compilation of Formulations for Plenary Meetings of the Religious Chambers 2012 to 2019 No. 3 of 2001 point 8. Marriages for Indonesian citizens abroad who are not registered after returning to Indonesia for more than one year can submit a marriage itbat to the Religious Court in the area where the Petitioner lives. The formulation of the problem is what the judge's legal considerations are in granting the Application for Itsbat Marriage between an Indonesian Citizen and a Malaysian Citizen with a Local Imam Marriage Guardian (Barru District Court Determination Study Number 9/Pdt.P/2022/PA.Br) and what are the consequences of granting the application itsbat the marriage. This research uses normative juridical research which is then analyzed normatively, systematically and logically in order to obtain an explanation of the problem. The results of the research can be concluded that the Judge's legal considerations are based on Article 2 paragraph (2) of Law Number 1 of 1974 including the Compilation of Islamic Law Article 5 paragraph (1) as well as Regulation of the Minister of Religion Number 20 of 2019 concerning Marriage Registration, Article 25 paragraph (1 ) Marriage Registration concerning Marriage which explains that every marriage is recorded according to the applicable laws and regulations, so that the Petitioner applies for a marriage registration regarding his marriage. According to researchers, judges can add to the Judge's legal considerations with the Compilation of Formulations for the Supreme Court Plenary Meetings from 2012 to 2019 Religious Chamber number 3 of 2015 point 8. Marriages for Indonesian citizens abroad who are not registered after returning to Indonesia for more than one year The marriage itbat can be submitted to the Religious Court in the area where the applicant lives. According to the researchers, the consequences of granting the Petitioner's petition have an impact on marital status, child status, the existence of assets, and the Petitioner's responsibility as a parent to support the children of the marriage physically and mentally. | |
| 41287 | 43404 | E1B018031 | TANGGUNG JAWAB BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) LUBUKLINGGAU TERHADAP TABUNGAN KONSUMEN PENYIMPAN DANA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN STUDI PUTUSAN NOMOR 3/Pdt. Sus-BPSK/2023/PN Llg | Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan usahanya yaitu bertugas memberikan kemanan kepada konsumen untuk menabung, oleh karena itu pelaku usaha mempunyai kewajiban melaksanakan Tanggung jawab maupun konsumen mempunyai hak dan kewajiban untuk menuntut ganti rugi sebagaimana yang telah diatur pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, yang mewajibkan pelaku usaha untuk memberikan tanggung jawab kepada konsumen. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Metode pengumpulan data dengan studi kepustakaan, data yang diperoleh disajikan dengan teks naratif, dan metode analisis data yang digunakan adalah metode normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa Putusan Nomor 3/Pdt.Sus-BPSK/2023/PN Llg pelaku usaha tidak bertanggung jawab atas transaksi tersebut dan melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen Pasal 19 ayat (1) dan (2) karena atas simpanan dana tersebut pelaku usaha tidak bisa menjamin keamanan, kenyamanan konsumen. | Bank Rakyat Indonesia (BRI) as a business actor in carrying out its business activities is tasked with providing security to consumers for saving. Therefore, business actors have the obligation to carry out their responsibilities and consumers have the right and obligation to demand compensation as regulated in Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, which requires business actors to provide responsibility to consumers. This research uses a normative juridical approach with analytical descriptive research specifications. The data source used is secondary data. The data collection method is literature study, the data obtained is presented in narrative text, and the data analysis method used is the qualitative normative method. Based on the results of the research and discussion that has been carried out, it can be concluded that Decision Number 3/Pdt.Sus-BPSK/2023/PN Llg the business actor is not responsible for the transaction and violates the provisions of Law Number 8 of 1999 concerning consumer protection Article 19 paragraphs (1) and (2) because for the deposit of funds the business actor cannot guarantee the safety, comfort of consumers. | |
| 41288 | 43405 | F1B020114 | ANALISIS PROFESIONALISME PEGAWAI PADA SEKRETARIAT KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pegawai Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyumas yang sedikit tidak sebanding dengan beban kerja yang dimilikinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Profesionalisme Kerja Pegawai Pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyumas. Adapun judul penelitian ini adalah “Analisis Profesionalisme Pegawai Pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyumas” Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik penentuan informan dengan purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan analisis interaktif. Teknik validitas yang digunakan yaitu triangulasi. Dalam penelitian ini, analisis profesionalisme pegawai Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyumas akan dilihat berdasarkan aspek profesionalisme menurut menurut Sedarmayanti (2019:348) yaitu kompetensi, efektivitas, dan efisiensi serta bertanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan pada aspek kompetensi pegawai Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyumas sudah cukup baik dari segi pengetahuan pegawai dalam tugasnya. Akan tetapi, masih ditemukan pegawai yang kurang kompeten dalam hal keterampilan menyelesaikan masalah dalam tugasnya. Pada aspek efektivitas kerja, pegawai sudah memiliki efektivitas kerja yang baik dilihat dari segi produktivitas yang tinggi dan kualitas hasil kerja yang optimal. Pada aspek efesien kerja, pegawai juga sudah memiliki efesiensi kerja yang baik dilihat dari pencapaian hasil kerja yang sesuai target yaitu jadwal tahapan Pemilu 2024 dan pengoptimalan sumber daya yang ada. Terakhir, dari segi tanggung jawab pegawai sudah cukup menunjukkan tanggung jawab yang baik utamanya dalam tanggung jawab penyelesaian tugas dan dedikasi dalam menerima risiko pekerjaan. Akan tetapi, masih ditemukan pegawai yang kurang disiplin di Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyumas. | The background of this research is by the employees of Banyumas Regency General Election Commission Secretariat who were slightly disproportionate to their workload. This research aims to determine the work professionalism of employees at the Banyumas Regency General Election Commission Secretariat. The title of this research is “Analysis of Employee Professionalism at the Banyumas Regency General Election Commission Secretariat”. The method used in this research is descriptive qualitative. The technique for determining informants is purposive sampling and snowball sampling. Data was collected through interviews, observation and documentation which was then analyzed using interactive analysis. The validity technique used is triangulation. In this research, the analysis of the professionalism of Banyumas Regency General Election Commission Secretariat employees will be looked at based on aspect professionalism according to Sedarmayanti (2019:348), namely competence, effectiveness and efficiency and responsibility. The results of the research show that the competency aspect of the Banyumas Regency General Election Commission Secretariat employees is quite good in terms of employee knowledge in their duties. However, employees are still found who are less competent in terms of problem solving skills in their duties. In the aspect of work effectiveness, employees already have good work effectiveness in terms of high productivity and optimal quality of work results. In the aspect of work efficiency, employees also have good work efficiency as seen from achieving work results that meet targets, namely the schedule for the 2024 Election stages and optimizing existing resources. At the last, in terms of responsibility, employees have shown sufficient responsibility, especially in terms of responsibility for completing tasks and dedication in accepting work risks. However, employees who lack discipline are still found at the Banyumas Regency General Election Commission Secretariat | |
| 41289 | 43406 | F1B020095 | IMPLEMENTASI STRATEGI KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BANYUMAS DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH PEMULA PADA PEMILU 2024 | Peningkatan partisipasi pemilih pemula sebanyak 0.17% di Kabupaten Banyumas seharusnya mencerminkan peningkatan kesadaran aktif berpartisipasi. Namun, banyak pemilih pemula yang cenderung kurang informasi, apatis, dan labil terhadap politik. Hal ini direspon oleh KPU Kabupaten Banyumas dengan adanya strategi untuk meningkatkan partisipasi dan pendidikan politik pemilih pemula pada Pemilu 2024. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi strategi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyumas dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pemilu 2024 dengan menggunakan indikator Implementasi Strategi Wheelen dan Hunger yang terdiri dari Program, Anggaran dan Prosedur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pemilihan informan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melaluai metode wawancara, observasi dan dokumentasi yang kemudian menggunakan metode analisis data interaktif. Teknik validitas menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan implementasi strategi telah berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan. Program yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Banyumas memiliki sasaran meningkatkan pemahaman pendidikan pemilih dengan tujuan meningkatkan angka partisipasi pemilih pemula. Anggaran yang digunakan bersumber dari dana APBN melalui KPU RI dan KPU Kabupaten Banyumas wajib membuat membuat laporan keuangan secara berkala sebagai bentuk pengawasan. Prosedur pelaksanaan program sudah seusai dengan SOP, namun masih ditemukan kendala seperti keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia | The increase in the participation of beginner voters by 0.17% in Banyumas Regency should reflect an improvement in active awareness to participate. However, many beginner voterstend to lack information, exhibit apathy, and show instability towards politics. This has been responded to by the Komisi Pemilihan Umum (KPU) of Banyumas Regency with a strategy to enhance the participation and political education of beginner voters in the 2024 election. The aim of this research is to examine the implementation of the KPU of Banyumas Regency strategy in increasing the participation of beginner votersin the 2024 election using the Wheelen and Hunger Strategy Implementation indicators, which consist of Programs, Budgets, and Procedures. This study utilizes a descriptive qualitative method with purposive sampling for informant selection. Data collection is conducted through interviews, observations, and documentation, followed by interactive data analysis. The validity technique employs source triangulation. The research findings indicate that the implementation of the strategy has proceeded as planned. The programs carried out by the KPU of Banyumas Regencyare aimed at improving voter education to increase the participation of novice voters. The budget used is sourced from APBN budget through KPU RI, and the KPU of Banyumas Regency is required to periodically submit financial reports as a form of oversight. The implementation procedures of the program align with Standard Operating Procedures (SOP), but challenges such as budget limitations and human resource constraints are still encountered. | |
| 41290 | 43408 | F1F018068 | ANALISIS DAMPAK KONFLIK RUSIA – UKRAINA TERHADAP KEAMANAN PANGAN POLANDIA TAHUN 2019-2021 | Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai dampak dari adanya konflik antara Rusia dan Ukraina terhadap keamanan pangan Polandia. Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa adanya konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina berdampak pada keamanan pangan global khususnya di negara Eropa yang kebanyakan masyarakatnya menggunakan gandum sebagai bahan pangan pokok mereka. Hal tersebut dikarenakan baik Rusia dan Ukraina merupakan produsen pangan terbesar di dunia yang menjadi pengekspor utama biji bijian di daerah Eropa dan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori Dependency and World System dengan konsep Ketahanan Pangan. Dependency and World System berfokus pada adanya fenomena global dapat berdampak pada negara di sekitarnya. Hal ini menunjukan bahwa adanya konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina yang keduanya merupakan “Keranjang Pangan Eropa” dapat berpengaruh pada tercapainya keamanan pangan negara negara di Eropa khususnya di Polandia. Sedangkan konsep ketahanan pangan berfokus pada keamanan pangan suatu negara dapat dicapai dengan terpenuhinya 3 dimensi utama pangan yaitu 1.)Akses akan pangan yaitu mudahnya masyarakat di suatu negara dalam mendapatkan bahan pangannya, 2.) Ketersediaan akan pangan yaitu jumlah pasokan pangan di suatu negara untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya, dan 3.) Pengelolaan pangan yaitu penggunaan bahan pangan secara tepat meliputi cara pengolahan, pendistribusian, dan penyimpanan bahan pangan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina berdampak pada keamanan pangan di Polandia yaitu dengan adanya kenaikkan harga bahan pangan yang di impor Polandia dan berkurangnya jumlah bahan pangan yang di impor oleh Polandia. Terlebih dengan adanya kebocoran ekspor gandum yang ditujukan ke Afrika dan Timur Tengah ke pasar Polandia karena adanya blokade yang dilakukan oleh Rusia di Laut hitam membuat harga gandum lokal Polandia turun karena harus bersaing dengan gandum Ukraina dengan kualitas ekspor. | This research aims to describe and explain the impact of the conflict between Russia and Ukraine on Poland's food security. This research starts from the assumption that the conflict between Russia and Ukraine has an impact on global food security, especially in European countries where most people use wheat as their staple food. This is because both Russia and Ukraine are the largest food producers in the world and are the main exporters of grain in Europe and beyond. This research uses descriptive qualitative methods. This research uses Dependency and World System theory with the concept of Food Security. Dependency and World System focuses on the existence of global phenomena that can have an impact on surrounding countries. This shows that the conflict between Russia and Ukraine, both of which are part of the "European Food Basket", can have an impact on achieving food security for countries in Europe, especially Poland. Meanwhile, the concept of food security focuses on a country's food security which can be achieved by fulfilling 3 main dimensions of food, namely 1.) Access to food, namely the ease with which people in a country can get their food, 2.) Availability of food, namely the amount of food supply in a country for meet the food needs of the community, and 3.) Food management, namely the appropriate use of food ingredients, including methods of processing, distribution and storage of these foodstuffs. The results of this research show that the conflict between Russia and Ukraine has an impact on food security in Poland, namely by increasing the price of food imported by Poland and reducing the amount of food imported by Poland. Moreover, the leakage of wheat exports destined for Africa and the Middle East to the Polish market due to the blockade carried out by Russia in the Black Sea has caused local Polish wheat prices to fall because they have to compete with export quality Ukrainian wheat. | |
| 41291 | 44497 | F1D018015 | MERANTAU DAN POLITIK IDENTITAS PEKERJA MIGRAN INDONESIA DALAM FILM "MINGGU PAGI DI VICORIA PARK" KARYA LOLA AMARIA | Penelitian ini membahas mengenai merantau dan politik identitas pekerja migran Indonesia dalam film “Minggu Pagi di Victoria Park“ karya Lola Amaria yang dirilis pada tahun 2010. Tulisan ini mencoba menerangkan bahwa dalam film tersebut mengisahkan perjuangan para pekerja migran yang pada awalnya pergi merantau keluar negeri dengan harapan dapat menyelesaikan masalah ekonomi hal tersebut justru berkembang menjadi konflik yang lebih kompleks Masalah ekonomi seakan hanya menjadi pembuka dan kemudian melahirkan timbulnya masalah lain yang mampu menerangkan bahwa sebenarnya terdapat sebuah representasi konsep politik identitas yang sebelumnya tersembunyi atau bahkan disembunyikan, tidak terlihat dan dianggap bukan menjadi bagian yang penting karena tertutup atau ditutupi. | This research discusses migrating and the identity politics of Indonesian migrant workers in the film "Sunday Morning in Victoria Park" by Lola Amaria which was released in 2010. This article tries to explain that the film tells the story of the struggle of migrant workers who initially went abroad by In hopes of resolving economic problems, this actually develops into a more complex conflict. Economic problems seem to only be an opening and then give rise to other problems which are able to explain that there is actually a representation of the concept of identity politics which was previously hidden or even concealed, invisible and considered not to be an important part because it was hidden or hidden. | |
| 41292 | 45027 | F1D020011 | Strategi Rekrutmen Anggota dan Calon Legislatif Partai Baru Peserta Pemilu 2024 di Kabupaten Banyumas | Artikel ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai bagaimana strategi rekrutmen anggota dan rekrutmen calon legislatif yang dilakukan oleh partai politik baru peserta pemilu 2024 di Kabupaten Banyumas. Partai politik baru tersebut adalah Partai Gelora Indonesia, Partai Buruh, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dan Partai Ummat. Teori yang digunakan adalah teori mekanisme rekrutmen politik dari Michael Rush dan Phillip Althoff yang memiliki dua sifat yaitu terbuka dan tertutup. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pertama, ke empat partai baru yang ada di Kabupaten Banyumas menggunakan mekanisme rekrutmen politik terbuka dalam rekrutmen keanggotaannya dengan strategi persuasif, menggunakan aplikasi, serta melakukan sosialisasi pada organisasi tertentu. Kedua, pada rekrutmen calon legislatif, Partai Gelora Indonesia, PKN dan Partai Ummat menggunakan mekanisme terbuka dengan cara mengumumkan secara terbuka mengenai pendaftaran bakal calon legislatifnya kepada seluruh anggota dan masyarakat umum sehingga masyarakat dapat mengetahui syarat dan prosedur pencalonannya, sedangkan Partai Buruh cenderung menggunakan mekanisme tertutup karena penentuan calon legislatifnya dilakukan dengan diskusi bersama internal anggota dan pengurus partai dan hanya 13 anggota awal yang terlibat proses rekrutmen keanggotaan yang menjadi kandidat sehingga syarat dan prosedur pencalonannya tidak dapat diketahui oleh masyarakat umum. Kesimpulannya hanya strategi rekrutmen Partai Gelora, PKN dan Partai Ummat yang telah menjalankan fungsi rekrutmen politik dengan mekanisme terbuka dimana nilai keterbukaan ini sesuai dengan nilai demokrasi. | This article aims to find out an overview of how the member recruitment strategy and the recruitment of legislative candidates carried out by new political parties participating in the 2024 elections in Banyumas Regency. The new political parties are Gelora Indonesia Party, Labor Party, Kebangkitan Nusantara Party (PKN) and Ummat Party. The theory used is the theory of political recruitment mechanisms from Michael Rush and Phillip Althoff, which has two characteristics, namely open and closed. The research method used is a qualitative method with a case study approach. The results showed that First, the four new parties in Banyumas Regency use an open political recruitment mechanism in their membership recruitment with persuasive strategies, using applications, and conducting socialization in certain organizations. Second, in the recruitment of legislative candidates, Gelora Indonesia Party, PKN and Ummat Party use an open mechanism by openly announcing the registration of legislative candidates to all members and the general public so that the public can know the requirements and procedures for their candidacy, while Labor Party tends to use a closed mechanism because the determination of legislative candidates is carried out by discussion with internal members and party administrators and only 13 initial members involved in the membership recruitment process become candidates so that the requirements and procedures for their candidacy cannot be detected. In conclusion, only the recruitment strategies of the Gelora Party, PKN and Ummat Party have carried out the function of political recruitment with an open mechanism where the value of openness is in accordance with democratic values. | |
| 41293 | 43407 | F1B020079 | PROGRAM PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI MASA VOLATILITY, UNCERTAINTY, COMPLEXITY, DAN AMBIGUITY (VUCA) (STUDI PADA PUSAT PENGEMBANGAN KADER APARATUR SIPIL NEGARA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA | Penelitian ini dilatarbelakangi perubahan yang dinamis di era VUCA dan era disrupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyesuaian pada implementasi pelatihan dasar CPNS di era VUCA menggunakan indikator VUCA Prime menurut Bob Johansen yang terdiri dari Vision, Understanding, Clarity, dan Agility. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi dan diolah dengan metode analisis interaktif dan teknik triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek vision tim penyelenggara berkomitmen dalam menyelenggarakan pelatihan dasar CPNS di era VUCA. Aspek Clarity, tim penyelenggara berkoordinasi dengan fasilitator untuk menetapkan desain pembelajaran yang beradaptasi dengan perubahan di era VUCA. Agility, terkait kelincahan penyelenggara, kemampuan beradaptasi, serta solusi yang responsif. | This research is motivated by the dynamic and rapid changes in the VUCA era and the era of disruption. The purpose of this research is to find out how system adjustments to the implementation of the civil servant candidates basic training program in the VUCA era have been carried out using the VUCA Prime analysis indicators as a solution to facing the VUCA era according to Bob Johansen which consists of aspects of Vision, Understanding, Clarity, and Agility. The method used in this research is qualitative. The technique of determining informants using purposive sampling technique. Data collection in this study through interviews, observations, and documentation analyzed by interactive analysis methods and using triangulation techniques as data validity techniques. The results of this study indicate that in the vision aspect, the organizing team as a whole is committed to organizing the Civil Servant Candidates basic training program in the VUCA era. From the Understanding aspect, the organizing team has implemented a learning method that is tailored to the ASN Corporate University concept. In terms of Clarity, the organizing team coordinates with the facilitator to determine the learning design in an effort to adapt to changes in the VUCA era. Then in terms of Agility related to the agility of the organizers, as well as responsive solutions. | |
| 41294 | 43409 | F1B020020 | COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) DI KABUPATEN GARUT | Badan Pertanahan Nasional (BPN) merupakan Lembaga Pemerintahan Kementerian yang berada dibawah dan tanggung jawab kepada Presiden. BPN Republik Indonesia adalah satu-satunya institusi yang memiliki kewenangan dalam melaksanakan tugas pemerintah di bidang pertanahan secara nasional, regional dan sektoral. Kewenangan ini mencakup kegiatan yang berkaitan dengan kebijakan serta kegiatan pelayanan publik, baik dalam pelayanan kepada masyarakat, badan hukum swasta, sosial ataupun keagamaan serta institusi pemerintah. Sebagai institusi pelayanan publik Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia senantiasa berusaha meningkatkan kualitas pelayanan di bidang pertanahan, dengan melaksanakan program–program pertanahan tahunan seperti Redistribusi Tanah dan PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap). Lokasi penelitian ini dilaksanakan di ATR/BPN Kantor Pertanahan Kabupaten Garut. Penulis memilih lokasi di ATR/BPN Kantor Pertanahan Kabupaten Garut, karena dengan tujuan ingin mengetahui bagaimana collaborative governance di ATR/BPN Kantor Pertanahan Kabupaten Garut, lalu pengamatan yang sesuai dengan syarat magang konversi khususnya dari jurusan Administrasi Publik yaitu magang di instansi atau lembaga salah satunya yang dibawah kementrian. Pada masa pemerintahan Joko Widodo fungsu dan tugas organisasi Badan Pertanahan Nasional dan Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementrian Pekerjaan Umum digabung dalam satu lembaga kementrian yang bernama Kementrian Agraria dan Tata Ruang. Metode penelitian adalah salah satu cara untuk dapat menyusun sebuah penelitian. Pada peneltian ini, dikaitkan menggunakan metode kualitatif yang mana berfokus pada pengamatan yang mendalam secara detail sehingga dapat menyajikan kajian atau suatu fenomena yang lebih komprehensif. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan peran collaborative governance dalam program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) berjalan dengan baik. | The National Land Agency (BPN) is a Ministerial Government Institution which is under and responsible to the President. BPN of the Republic of Indonesia is the only institution that has the authority to carry out government duties in the land sector nationally, regionally and sectorally. This authority includes activities related to policy and public service activities, both in services to the community, private, social or religious legal entities and government institutions. As a public service institution, the National Land Agency of the Republic of Indonesia always strives to improve the quality of services in the land sector, by implementing annual land programs such as Land Redistribution and PTSL (Complete Systematic Land Registration). The location of this research was carried out at the ATR/BPN Garut Regency Land Office. The author chose the location at the ATR/BPN Garut Regency Land Office, because he wanted to know howcollaborative governance at the ATR/BPN Garut Regency Land Office, then observe in accordance with the conversion internship requirements, especially from the Public Administration major, namely an internship at an agency or institution, one of which is under the ministry. During Joko Widodo's administration, the organizational functions and tasks of the National Land Agency and the Directorate General of Spatial Planning of the Ministry of Public Works were combined into one ministerial institution called the Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning. Research methods are one way to organize research. In this research, we use qualitative methods which focus on detailed in-depth observations so that we can present a more comprehensive study or phenomenon. The research results show that the overall rolecollaborative governance The PTSL (Complete Systematic Land Registration) program is running well. | |
| 41295 | 45028 | F1D020054 | ANALISIS WACANA TERHADAP BRANDING POLITIK PARTAI GERINDRA MENJELANG PEMILU 2024 PADA MEDIA SOSIAL PLATFORM TIKTOK | Penelitian ini ditujukan untuk melakukan analisis wacana terhadap branding politik Partai Gerindra menjelang Pemilu 2024 melalui media sosial platform TikTok. Dengan menggunakan metode analisis wacana, penelitian ini berfokus pada pemahaman dan interpretasi makna-makna politik yang diterapkan oleh Partai Gerindra melalui media konten-konten yang tersebar di platform TikTok. Data penelitian diperoleh melalui teks, video serta interaksi pengguna pada platform tersebut. Metode analisis kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi tema utama, bahasa, serta strategi pemasaran yang digunakan oleh Partai Gerindra dalam upaya membentuk citra dan branding politik pada media sosial. Ada dua teori yang digunakan, yakni teori Firmanzah terkait empat bauran marketing politik dan teori Lees-Marshment dalam Andi Nur Amalia terkait branding politik. Penelitian ini telah membuktikan bahwa branding politik Partai Gerindra pada media sosial platform TikTok telah berhasil mencapai targetnya dalam hal pemasaran politik melalui media sosial. Dibuktikan dengan banyaknya pengikut akun, tayangan, dan jumlah tanda suka dari konten yang ditampilkan oleh akun TikTok resmi partai Gerindra. Yang diharapkan dari hasil penelitian ini yaitu dapat memberikan pemahaman mengenai bagaimana proses dilakukannya branding politik melalui media sosial khususnya TikTok. Penelitian ini diharapkan bisa memberikan suatu pemahaman teoritis tentang media dan pemasaran politik, serta memberikan pandangan praktis bagi partai politik dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana efektif untuk berkomunikasi dengan pemilih. | This research aims to conduct a discourse analysis of the political branding of the Gerindra Party ahead of the 2024 Election through the TikTok social media platform. Using the discourse analysis method, this research focuses on understanding and interpreting the political meanings applied by the Gerindra Party through media content spread on the TikTok platform. The research data was obtained through texts, videos and user interactions on the platform. The qualitative analysis method was used to identify the main themes, language, and marketing strategies used by Gerindra Party in an effort to shape its image and political branding on social media. There are two theories used, namely Firmanzah's theory related to the four political marketing mixes and Lees-Marshment's theory in Andi Nur Amalia related to political branding. This research has proven that Gerindra Party's political branding on the TikTok social media platform has successfully achieved its target in terms of political marketing through social media. Proven by the number of account followers, impressions, and the number of likes of the content displayed by the official TikTok account of the Gerindra party. What is expected from the results of this study is that it can provide an understanding of how the process of political branding is carried out through social media, especially TikTok. This research is expected to provide a theoretical understanding of media and political marketing, as well as provide practical insights for political parties in utilizing digital platforms as an effective means of communicating with voters. | |
| 41296 | 43411 | F1B020069 | Analisis Perilaku Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada Pegawai Departemen Pengelolaan Uang Kantor Pusat Bank Indonesia | Bank Indonesia sebagai bank sentral memiliki tugas yang kompleks dan krusial dalam perputaran uang Rupiah di Indonesia, dimana mereka dihadapi dengan tantangan untuk menciptakan pegawai yang berdedikasi tinggi terhadap organisasi, salah satunya yaitu dengan adanya perilaku Organizational Citizenship Behavior (OCB). Konsep OCB disini merujuk pada perilaku karakter loyalitas pegawai terhadap organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perilaku OCB pada pegawai organik di DPU, Bank Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis variabel tunggal yang menjelaskan variabel independen OCB dan dapat diketahui hasil temuan penelitian masuk ke dalam kategori rendah, sedang, atau tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan perilaku OCB pada pegawai organik DPU, Bank Indonesia sangat baik. Hal tersebut dibuktikan dengan hampir seluruh item pertanyaan dari kuesioner di masing-masing lima indikator OCB memperoleh rata-rata nilai yang tinggi. Tidak hanya itu, masing-masing indikator juga menunjukkan tidak adanya perbedaan sumbangsih yang signifikan terhadap variabel OCB itu sendiri. | Bank Indonesia as the central bank has a complex and crucial task in the circulation of Rupiah in Indonesia where they have the challenge of creating employees who are highly dedicated to the organization, one of which is the existence of Organizational Citizenship Behavior (OCB). The concept of OCB refers to the behavior of employees' loyalty character to the organization. This study aims to analyze how the level of OCB in organic employees of the DPU, Bank Indonesia. The method used in this research is quantitative method by distributing questionnaires. The analysis method used is descriptive analysis and single variable analysis that explains the independent variable OCB and can be known that the research findings fall into the low, medium, or high category. The results showed that the application of OCB in organic employees of DPU, Bank Indonesia is very good. This is evidenced by almost all question items from the questionnaire in each of the five OCB indicators obtaining a high average value as well. Not only that, each indicator also shows no significant difference in contribution to the OCB variable itself. | |
| 41297 | 43412 | F1B020048 | Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Layanan Perbankan | Dalam situasi di mana organisasi menghadapi keterbatasan sumber daya manusia dan beban kerja yang tinggi, peran gaya kepemimpinan menjadi sangat penting dalam memaksimalkan kinerja pegawai. Akibat yang mungkin timbul dari adanya gaya kepemimpinan yang buruk adalah penurunan kinerja pegawai yang akan membawa dampak pada penurunan kinerja total perusahaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai di Kantor Layanan Perbankan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan populasinya adalah seluruh pegawai organik di Kantor Layanan Perbankan dan sampel sebesar 38 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah Korelasi Kendall’s Tau-b dan Analisis Regresi Ordinal dengan variabel yang diteliti adalah pengaruh variabel independent Gaya Kepemimpinan (X) terhadap variabel dependen Kinerja Pegawai (Y). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan yang sedang antara Gaya Kepemimpinan (X) terhadap Kinerja Pegawai (Y) yang dibuktikan dengan Uji Korelasi Kendall’s Tau-b. (2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Gaya Kepemimpinan (X) terhadap Kinerja Pegawai (Y). Dengan demikian, apabila semakin tinggi gaya kepemimpinan maka akan semakin tinggi kinerja pegawai, dan sebaliknya jika gaya kepemimpinan rendah maka akan semakin rendah kinerja pegawai. | Situations where organizations face limited human resources and high workloads, the role of leadership style becomes very important in maximizing employee performance. The result that may arise from a poor leadership style is a decrease in employee performance which will have an impact on reducing the total performance of the company. The purpose of this study is to see how the influence of leadership style on employee performance in the Banking Service Office. The research method used is quantitative method with the population being all organic employees in the Banking Service Office and a sample of 38 people. The data analysis technique used is Kendall's Tau-b Correlation and Ordinal Regression Analysis with the variable studied is the effect of the independent variable Leadership Style (X) on the dependent variable Employee Performance (Y). The results of this study indicate that: (1) There is a moderate relationship between Leadership Style (X) and Employee Performance (Y) as evidenced by Kendall's Tau-b Correlation Test. (2) There is a positive and significant influence between Leadership Style (X) on Employee Performance (Y). Thus, if the higher the leadership style, the higher the employee performance, and vice versa if the leadership style is low, the lower the employee performance. | |
| 41298 | 43413 | K1C018056 | ANALISA PERGERAKAN AWAN MENGGUNAKAN DATA HIMAWARI-8 PADA SAAT INDEKS MJO DAN IOD AKTIF DAN KORELASINYA DENGAN CURAH HUJAN DI SUMATERA (Tahun 2016) | Pulau Sumatera merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang mempengaruhi sirkulasi global. Letak Pulau Sumatera secara Geografis berada pada hampir tegak lurus garis ekuator yang merupakan daerah tropis menyebabkan wilayah tersebut memiliki curah hujan dan temperatur tinggi sepanjang tahun. Curah hujan dipengaruhi oleh faktor lokal dan faktor global. Faktor global berupa Madden Jullian Ocean (MJO) dan Indian Ocean Dipole (IOD). Yang bertujuan untuk mengetahui korelasinya IOD dan MJO dengan pergerakan awan dan curah hujan di Pulau Sumatera. Dalam penelitian ini menggunakan data satelit Himawari-8 dan data curah hujan untuk melihat pergerakan awan . Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara IOD dan MJO terhadap pergerakan awan dan curah hujan di Sumatera. Alat yang digunakan untuk menentukan pergerakan awan menggunakan perangkat lunak GrADS dan menggunakan data curah hujan di wilayah Kototabang Sumatera barat. Hasil penelitian dari MJO fase 3 dan pergerakan awan dapat di lihat berdasarkan IOD positif dan negatif. Pada IOD positif awan berada di dareah selatan Sumatera dengan curah hujan yang rendah dan tidak adanya awan konvektif serta pada IOD negatif berada di seluruh wilayah fase 3 MJO dengan curah hujan tinggi dan terdapat awan konvektif dengan nilai rata-rata curah hujan bulan Mei 173,811 mm/jam, pada bulan September nilai rata-rata curah hujan 264,329 mm/jam dan 401,932 mm/jam pada bulan Desember. Perbedaan kepekatan awan pada pagi hari dan malam hari yaitu warna ungu dengan temperatur -33,150C dan pagi hari berwarna biru muda dengan temperatur -73,150C. | Sumatra Island is one of the regions in Indonesia that influences global circulation. Geographically, the location of Sumatra Island is almost perpendicular to the equator which is a tropical area, causing the region to have high rainfall and temperatures throughout the year. Rainfall is influenced by local factors and global factors. Global factors include the Madden Jullian Ocean (MJO) and the Indian Ocean Dipole (IOD). Which aim to determine the between IOD and MJO with the movement of clouds and rainfall on the island of Sumatra. In this study using Himawari-8 satellite data and rainfall data to see the movement ofthe cloudes. This study aims to determine the relationship between IOD and MJO on cloud movement and rainfall in Sumatra. The tool used to determine cloud movement uses GrADS software and uses rainfall data in the Kototabang area of West Sumatra. The research results from MJO phase 3 and cloud movement can be seen based on positive and negative IOD. In the positive IOD the clouds are in the southern area of Sumatra with low rainfall and there are no convective clouds and in the negative IOD are in all areas of phase 3 MJO with high rainfall and there are convective clouds with an average rainfall value in May 173.811 mm/ O'clock, in September the average value of rainfall is 264.329 mm/hour and 401.932 mm/hour in December. The difference in cloud density in the morning and at night is purple with a temperature of -33.150C and light blue in the morning with a temperature of -73.150C. | |
| 41299 | 43414 | A1C019047 | Analisis Neraca Air Dalam Budidaya Serai Wangi Dengan Irigasi Otomatis Berbasis Waktu Dan Dosis Pupuk Organik Pada Lahan Marginal | Serai wangi (Cymbopogon nardus L.) merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan di Asia Tenggara dan dikenal sebagai bahan baku produksi minyak atsiri. Serai wangi termasuk ke dalam tanaman yang mudah tumbuh meskipun ditanam di daerah yang miskin unsur hara seperti pada lahan marginal. Lahan marginal dapat dioptimalkan menjadi lahan pertanian dengan cara pemberian pupuk dan air irigasi. Untuk melihat keefektifan dari pemberian pupuk dan irigasi maka diperlukan analisis neraca air, sehingga nilai kesetimbangan air pada lahan marginal yang selama ini belum banyak dikaji dapat diketahui. Rancangan penelitian ini terdiri atas 2 faktor dengan 3 taraf, yaitu 1) Schedule Irigasi per 3 hari (SI3), Schedule Irigasi per 5 hari (SI5), dan Schedule Irigasi per 7 hari (SI7), 2) Dosis pupuk organik 1 (PO1) sebanyak 500 g/tanaman, dosis pupuk organik 2 (PO2) sebanyak 1000 g/tanaman, dan dosis pupuk organik 3 (PO3) sebanyak 1500 g/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan neraca air selama rentang waktu 178 hari setelah tanam (HST) menghasilkan jumlah hari defisit yang lebih dominan. Perubahan simpanan air (Δs) tertinggi pada tiap-tiap perlakuan terjadi pada 127 HST sebesar 44,25 mm, sedangkan perubahan simpanan air terendah yaitu sebesar -12,10 mm pada 160 HST untuk perlakuan SI3, serta pada 160 HST dan 173 HST untuk perlakuan SI5 dan SI7. Kemudian, berdasarkan nilai total neraca air SI7-PO2 merupakan perlakuan paling optimal. Selanjutnya, perhitungan nilai water productivity menunjukkan hasil tertinggi pada perlakuan SI5-PO1 yaitu sebesar 0,099 kg/liter dengan total bobot panen 13,838 kg dan total suplai air dari irigasi 100,78 liter. | Lemongrass (Cymbopogon nardus L.) is a plant that is widely cultivated in Southeast Asia and is known as a raw material for essential oil production. Lemongrass is a plant that is easy to grow even though it is planted in nutrient-poor areas such as marginal lands. Marginal land can be optimized into agricultural land by applying fertilizer and irrigation water. To see the effectiveness of fertilizer and irrigation, water balance analysis is needed, so the value of water balance on marginal land which has not been widely studied can be known. The research design consisted of 2 factors with 3 levels, namely 1) Irrigation Schedule every 3 days (SI3), Irrigation Schedule every 5 days (SI5), and Irrigation Schedule every 7 days (SI7), 2) Dose of organic fertilizer 1 (PO1) of 500 g/plant, dose of organic fertilizer 2 (PO2) of 1000 g/plant, and dose of organic fertilizer 3 (PO3) of 1500 g/plant. The results showed that the calculation of water balance during the span of 178 days after planting (DAP) resulted in a more dominant number of deficit days. The highest change in water storage (Δs) in each treatment occurred at 127 DAP at 44,25 mm, while the lowest change in water storage was -12,10 mm at 160 DAP for SI3 treatment, as well as at 160 DAP and 173 DAP for SI5 and SI7 treatments. Then, based on the total water balance value SI7-PO2 is the most optimal treatment. Furthermore, the calculation of water productivity value showed the highest result in SI5-PO1 which was 0,099 kg/liter with a total harvest weight of 13,838 kg and total water supply from irrigation of 100,78 liters. | |
| 41300 | 43415 | A1C019005 | Uji Performa Irigasi Tetes Otomatis Berbasis Waktu Untuk Budidaya Serai Wangi Pada Polibag Tanah Marginal | Tanaman serai wangi merupakan penghasil minyak atsiri yang mempunyai nilai ekonomi, khasiat, serta kegunaan dalam menambah sumber devisa negara. Dalam tujuan memenuhi kebutuhan serai wangi, diperlukan adanya budidaya tanaman serai wangi dengan mengimplemantasikan teknologi budidaya tepat guna. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan menanam serai wangi pada lahan marginal, dan penerapan sistem irigasi tetes otomatis berbasis waktu (timer). Pada penelitian ini digunakan perlakuan jadwal irigasi tetes otomatis yang berbeda, yaitu SI3 (irigasi tetes per 3 hari), SI5 (irigasi tetes per 5 hari), dan SI7 (irigasi tetes per 7 hari) dengan durasi nyala timer selama 10 menit. Pengambilan data untuk pengujian performa irigasi tetes otomatis dilakukan sebanyak 3 kali pada setiap variasi jadwal irigasi (awal, tengah, dan akhir). Pada setiap pengambilan dilakukan 3 kali percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi jadwal irigasi memiliki nilai performa yang berbeda. Hasil performa paling tinggi ditemukan pada jadwal irigasi per 5 hari (SI5) dengan nilai debit (Q) sebesar 0,101 l/menit (SI5), nilai CU 92,84%, dan nilai EU 89,07%. Pada pertumbuhan tanaman serai wangi, nilai optimum bobot kering tanaman serai wangi terdapat pada perlakuan SI5 dengan nilai sebesar 483,1 gram, dan produktivitas air tanaman yaitu 0,035 g/ml (SI5). Pada variabel tinggi tanaman didapatkan nilai tertinggi 123,27 cm pada SI7. Dengan demikian, penjadwalan irigasi tetes otomatis berbasis waktu dengan nilai paling tinggi untuk budidaya tanaman serai wangi pada penelitian ini terdapat pada variasi penjadwalan irigasi per 5 hari (SI5). | Citronella plants are the producers of essential oils that have economic value, efficacy, and utility in increasing the country's foreign exchange resources. In order to fulfil the needs of citronella, it is required to cultivate citronella plants by implementing an appropriate cultivation technology. One of the measures that can be applied is by planting citronella on marginal land, and applying a time-based automatic drip irrigation system (timer). In this research is used different automatic drip irrigation schedule treatments, that are SI3 (drip irrigation every 3 days), SI5 (drip irrigation every 5 days), and SI7 (drip irrigation every 7 days) with a timer flame duration of 10 minutes. Data were collected for testing the performance of automatic drip irrigation 3 times for each variation of irrigation schedule (early, middle, and late). In each collection were carried out by 3 time of measurement trial. The results showed that the variation of drip irrigation schedule has different performance results. The highest performance results were found in the irrigation schedule every 5 days (SI5) with discharge (Q) value of 0,101 l/min (SI5), a CU value of 92,84%, and an EU value of 89,07%. Then, in terms of citronella plant growth, the optimum dry weight value is found in SI5 treatment with a value of 483,1 gram, and plant water productivity is 0,035 g/l (SI5). The highest value of plant height variable was obtained at 123,27 cm in SI7 treatment. Therefore, the highest result of time-based automatic drip irrigation schedule for citronella cultivation in this research is found in the variation of irrigation schedule every 5 days (SI5). |