Artikelilmiahs
Menampilkan 41.181-41.200 dari 48.878 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 41181 | 43314 | F1F018007 | PERAN ANC (ASEAN NAGOYA CLUB) DALAM MENINGKATKAN HUBUNGAN ANTAR MASYARAKAT (PEOPLE TO PEOPLE EXCHANGE) ANTARA INDONESIA & JEPANG TAHUN 2017-2021 | Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai peran dari ANC Japan sebagai NGO (Non Governmenal Organization) yang merupakan salah satu aktor penting dalam diplomasi publik dalam meningkatkan hubungan antar masyarakat (people-to-people exchange) antara Jepang dan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah metode penelitian kualitatif. Secara rinci, jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan level analisis negara (state-level analysis). Ada pun teknik pengumpulan data yang digunakan oleh Penulis adalah teknik wawancara, observasi non-partisipan serta kajian pustaka untuk mengumpulkan data sekunder dari artikel, berita, jurnal, dokumentasi dan publikasi program-program ANC Japan. Teknik analisis dan penyajian data dalam penelitian ini Penulis menggunakan teknik analisis data interaktif yang disertai dengan teknik penulisan deduktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program-program yang dilaksanakan oleh ANC Japan seringkali menggunakan pendekatan memanfaatkan daya tarik kedua negara yaitu di bidang budaya serta ekonomi, kedua isu ini merupakan potensi strategis dalam meningkatkan pemahaman serta citra baik dalam masyarakat sehingga mudah untuk tercapainya mutual understanding dan sharing goals dari Indonesia dan Jepang. Selain itu ANC Japan selaku NGO memiliki peran yang seimbang untuk menjembatani serta memfasilitasi berbagai program maupun layanan publik antara pemerintah, masyarakat, maupun pihak swasta dalam terjalinnya kerjasama sehingga membentuk pola good governance. | This study aims to describe and explain about the role of ANC Japan as an NGO (Non-Governmental Organization) which is one of the important actors in public diplomacy in improving people-to-people exchange between Japan and Indonesia. The research method used in this study is qualitative research method. In detail, this type of research is field research with state-level analysis. The data collection techniques used by the author are interview techniques, non-participant observation and literature review to collect secondary data from articles, news, journals, documentation and publications of ANC Japan programs. The data analysis and presentation techniques in this study used interactive data analysis techniques accompanied by deductive writing techniques. The results of this study indicate that the programs implemented by ANC Japan often use the approach of utilizing the attractiveness of the two countries, namely in the fields of culture and economy, these two issues are strategic potential in increasing understanding and good image in society so that it is easy to achieve mutual understanding and sharing goals from Indonesia and Japan. In addition, ANC Japan as an NGO has a balanced role to facilitate various programs and public services between government, community, and private sector in the establishment of cooperation so as to form a pattern of good governance. | |
| 41182 | 43315 | F1A019115 | FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI METODE OPERASI WANITA (MOW) PADA PASANGAN USIA SUBUR DALAM KELUARGA BERENCANA DI KECAMATAN SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS | Menurut BKKBN (2021) Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar dengan kualitas rendah, laju pertumbuhan penduduk yang tinggi (2,1%), struktur usia yang kurang menguntungkan yaitu kelompok usia usia muda (0-14 th) relatif besar (42,1 %). Disamping itu persebaran dan kepadatan penduduk yang tidak seimbang sekitar 60% penduduk berdiam di pulau Jawa dan Bali serta angka kelahiran total (TFR) pada tahun 1971 sebesar 4,3%. Dengan adanya hal tersebut, Indonesia memberlakukan program Keluarga Berencana (KB) untuk mengurangi kepadatan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara faktor jumlah anak, usia, dan tingkat tingkat pendidikan dengan partisipasi wanita PUS dalam mengikuti program KB di Kecamatan Sokaraja, Banyumas terutama dalam partisipasi wanita menggunakan alat kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW). Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling. Dengan rumus slovin didapatkan jumlah sampel sebanyak 99 pasangan usia subur di Kecamatan Sokaraja. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan, usia dan jumlah anak, dan tingkat pendidikan pada wanita usia subur dengan penggunaan metode alat kontrasepsi Metode Operasi Wanita pada pasangan usia subur dalam keluarga berencana Kecamatan Sokaraja dengan jumlah responden 100 akseptor KB di Kecamatan Sokaraja. | According to BKKBN (2021), Indonesia has a large population with low quality, a high population growth rate (2.1%), and an unfavorable age structure, with a relatively large proportion of young age groups (0-14 years) at 42.1%. Additionally, there is an imbalanced distribution and population density, where around 60% of the population resides in Java and Bali. The total fertility rate (TFR) in 1971 was 4.3%. In response to these challenges, Indonesia has implemented a Family Planning (FP) program to reduce population density. This study aims to determine whether there is a relationship between the factors of the number of children, age, and education level with the participation of women of childbearing age (PUS) in the FP program in Sokaraja District, Banyumas, especially regarding the participation of women using the Female Sterilization Method (MOW) contraceptive method. The research method employed in this study is a survey method with probability sampling techniques. Using the Slovin formula, a total of 99 fertile-age couples in Sokaraja District were determined as the sample size. The results of this study indicate a relationship between knowledge, age, the number of children, and educational level in women of childbearing age regarding the use of the Female Sterilization Method as a contraceptive method among fertile-age couples participating in the family planning program in Sokaraja District, with 100 respondents accepting FP methods in Sokaraja District | |
| 41183 | 43316 | J1E020001 | MEASURING THE EFFECTIVENESS OF SPOTIFY-BASED ENGLISH CHILDREN SONGS TO IMPROVE STUDENTS’ LISTENING SKILLS (Quasi-Experimental Research at Grades 7 A and 7 B of SMPN 3 Purbalingga in the Academic Year of 2023/2024) | Lagu berbahasa inggris anak-anak adalah salah media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan siswa. Spotify adalah aplikasi musik yang menyediakan berbagai macam genre lagu. Tujuan penelitian ini adalah (1) meningkatkan kemampuan mendengarkan siswa menggunakan lagu anak-anak berbasis Spotify; (2) untuk mengetahui cara untuk mengaplikasikan lagu anak-anak berbasis Spotify untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan. Penelitian ini menggunakan design quasi-experimental dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 20 sampel siswa kelas 7 A dan 7 B SMPN 3 Purbalingga. Instrumen penelitian berupa test, observasi, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan mendengarkan siswa setelah menggunakan lagu anak-anak berbasis Spotify meningkat hingga 23.55% dari skor rata-rata pre-test 67.29 menjadi skor rata-rata post-test 83.14. Selanjutnya hasil nilai signifikansi adalah 0.000 < 0.05, artinya keterampilan mendengarkan siswa menggunakan lagu anak-anak berbasis Spotify meningkat secara signifikan. Dengan kata lain Hipotesis Alternatif diterima dan Hipotesis Null ditolak. Penggunaan lagu anak-anak berbasis Spotify dalam keterampilan mendengarkan siswa cukup efektif. Hal ini dapat dilihat dari perhitungan nilai gain. Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa gain score adalah 0.44 dari skor rata-rata pre-test 67.29 menjadi skor rata-rata post-test 83.14 dan termasuk dalam kategori sedang gain score yaitu 0.7 ≥ gain ≥ 0.3. Hasil yang ditemukan dalam observasi dan dokoumentasi yaitu cara menggunakan lagu anak-anak berbasis Spotify untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan siswa antara lain: lagu yang dipilih harus sesuai dengan kemampuan siswa, tidak mengandung ras dan agama, serta menggunakan intonasi yang lambat dan selaras dengan materi pembelajaran; siswa bisa bernyanyi bersama dengan guru; lagu yang dipilih selaras dengan hasil pembelajaran yang akan dicapai. Dapat disimpulkan bahwa lagu berbahasa inggris anak-anak berbasis Spotify efektif untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan siswa. Peneliti menyarankan agar guru dan siswa dapat menggunakan lagu berbahasa inggris anak-anak berbasis Spotify sebagai media pembelajaran kemampuan mendengarkan. Peneliti lain juga dapat menggunakan penelitian ini sebagai pedoman untuk melakukan penelitian selanjutnya. | English children song is the one of the effective media to improve students’ listening skills. Spotify is music application that provides a variety of songs genre. The aim of this research are: (1) to improve students’ listening skills by using Spotify-based English children songs; (2) to know how Spotify-based English children songs are implemented to improve students’ listening skills. This research utilized a quasi-experimental research design with a quantitative approach involving 20 samples of students Grades 7 A and 7 B students’ from SMPN 3 Purbalingga. The research instruments were test, observation, and documentation. The research result showed that the students’ listening skills after using Spotify-based English children songs improve their score to 23.55% from the mean pre-test 67.29 to mean post-test 83.14. Furthermore, the results of significance value was 0.000 > 0.05, it means that the student’s listening skills using Spotify-based English children songs significantly improved. In other words, Alternative Hypothesis was accepted and Null Hypothesis was rejected. The use of Spotify-based English children songs for students’ listening skills was effective. It can be seen from the gain value calculation. From the data obtained showed that gain score was 0.44 from mean pre-test score was 67.29 and mean post-test score was 83.14, and included in the medium category of gain score was 0.7 ≥ gain ≥ 0.3.The data from the observation and documentation showed the results how are Spotify-based English children songs implement to improve students’ listening skills are: the songs must be line with student vocabulary levels, not contain racial, religious elements, and slow pronunciation; the songs should relate with the theme subject; the students can sing along with the teacher; the teacher should know the songs to make students understand easily; the songs must be in line with the learning outcomes. It can be concluded that Spotify-based English children songs are effective to improve students’ listening skills. Researcher suggests the teachers and students to use Spotify-based English children songs to teach and improve students listening skills. Other researcher also can use this research as the guidance to conduct the future research. | |
| 41184 | 43317 | F1B020104 | Pengelolaan Sumber Daya Manusia di PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penempatan kerja tidak sesuai kualifikasi dan kompetensi, tidak berkembangnya pegawai secara maksmial, kurangnya tenaga kerja, sehingga beban kerja melimpah. Serta, kecelakaan kerja akibat human error, seperti yang terjadi di PT Kereta Api Indonesia (Persero). Menurut data dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, pada tahun 2015 faktor manusia menjadi penyebab kecelakaan perkeretaapian, dengan kontribusi sebesar 28%. Pada tahun 2022, berkontribusi sebesar 25%, dan penelitian lain menunjukan, faktor manusia berkontribusi sebesar 70%. Oleh karena itu, pemerintah membuat UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana pengelolaan sumber daya manusia di PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto. Penelitian ini menggunakan fungsi manajemen milik Darodjat dengan indikatornya yaitu human resource planning, personnel procurement, personnel development, personnel maintenance, personnel utilization. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman (1992: 20). Hasil dari penelitian ini menunjukan pengelolaan SDM di daop 5 belum berjalan dengan baik. Dalam pemenuhan tenaga kerja tidak berdasarkan perhitungan workload, terjadi missplacement, dan pelaksanaan diklap tidak sesuai kadiklap. Namun, penilaian kinerja berjalan dengan baik dan kesejahteraan pegawai terjamin, karena upah yang diberikan diatas UMR Purwokerto. | This research is motivated by job placements that do not match qualifications and competencies, not maximally developing employees, a lack of labor, resulting in an overwhelming workload. Also, work accidents due to human error, such as what happened at PT Kereta Api Indonesia (Persero). According to data from the Directorate General of Railways, Ministry of Transportation, in 2015 human factors were the cause of railway accidents, with a contribution of 28%. In 2022, it will contribute 25%, and other research shows that human factors will contribute 70%. Therefore, the government created Law No. 13 of 2003 concerning Employment. The aim of this research is to see how human resources are managed at PT Kereta Api Indonesia (Persero) Operation Area 5 Purwokerto. This research uses Darodjat's management function with indicators, human resource planning, personnel procurement, personnel development, personnel maintenance, personnel utilization. The method used is a descriptive qualitative method. The informant selection technique in this research used a purposive sampling technique. Data collection used was interviews, observation and documentation. The data analysis method used is the qualitative data analysis method according to Miles and Huberman (1992: 20). The results of this research show that HR management in Daop 5 is not running well. In fulfilling the workforce, it’s not based on workload calculations, displacement occurs, and the implementation of the diklap did not match the kadiklap. However, the performance assessment went well and employee welfare was guaranteed, because wages are above the Purwokerto UMR. | |
| 41185 | 43318 | E1A019328 | TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEBATALAN PERJANJIAN SEWA MENYEWA RUMAH YANG SEDANG DIJADIKAN JAMINAN HAK TANGGUNGAN (Studi Kasus Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung No. 135/Pdt.G/2022/PN Blb) | Penelitian ini mengkaji Putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung No. 135/Pdt.G/2022/PN Blb. Penelitian ini mengkaji tentang perjanjian sewa menyewa rumah yang sedang dijadikan jaminan hak tanggungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan perjanjian sewa menyewa yang dilakukan kedua belah pihak sudah sesuai dengan hukum yang berlaku serta untuk menganalisis dasar pertimbangan hukum hakim membatalkan perjanjian sewa menyewa rumah dalam perkara nomor 135/Pdt.G/2022/PN Blb. Pada penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian preskriptif analitis. Data yang digunakan adalah data primer,sekunder, tersier dengan pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan. Pengolahan data dengan reduksi untuk merangkum serta memaparkan fakta secara sistematis dan penyajian data menggunakan teks naratif. Dianalisis secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, keabsahan perjanjian sewa menyewa rumah tidaklah memenuhi syarat sah perjanjian syarat objektif maka seharusnya batal demi hukum. Pertimbangan hukum hakim membatalkan perjanjian sewa menyewa rumah karena adanya wanprestasi adalah tidak tepat, seharusnya hakim memutus perjanjian batal demi hukum dan para pihak dikembalikan keadaan semula seperti saat sebelum adanya perjanjian, tergugat dihukum membayar pengembalian sisa uang sewa, ganti rugi serta membayar biaya perkara. | This research examines the Decision of the Bale Bandung District Court No. 135/Pdt.G/2022/PN Blb.This research examines about house rental agreements which are used as collateral for mortgage rights. This research aims to analyze the validity of the rental agreement entered into by both parties in accordance with applicable law and to analyze the legal basis for the judge's cancellation of the house rental agreement in case number 135/Pdt.G/2022/PN Blb. In this research using a normative juridical approach method, analytical prescriptive research specifications. The data used is primary, secondary and tertiary data with data collection using library research. Processing data by reduction to summarize and explain facts systematically and presenting data using narrative text. Analyzed normatively qualitatively. Based on the results of research and data analysis, the validity of the house rental agreement does not meet the legal requirements of the agreement for the purposes and conditions so it should be null and void by law. The judge's legal considerations canceled the house rental agreement due to a breach of contract is wrong, the judge should decide that the agreement is null and void and the parties are returned to their original condition as before the agreement. The defendant is sentenced to pay the remaining rent, compensation and pay court costs. | |
| 41186 | 43319 | F1C017095 | Eksistensi Hooligan Fisip dalam Mendukung Berbagai Acara Mahasiswa Fisip Unsoed (Studi Kohesivitas Kelompok) | Genre Terdapat banyak jenis dalam komunikasi, salah satunya adalah komunikasi kelompok. Nilai eksistansi pada suatu kelompok dapat ditentukan melalui kohevisitas kelompok untuk mencapai tujuan kelompok dan memiliki rasa solidaritas antar anggota. Salah satu kelompok yang melakukan komunikasi kelompok dan berusaha menciptakan kohesivitas kelompok adalah Hooligan FISIP. Kegiatan Hooligan FISIP dalam mempertahankan eksistensinya dengan mendukung seluruh kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa FISIP seperti membentuk kelompok supporter, ikut menghadiri kegiatan yang dilakukan oleh UKM dan mengadakan Welcoming Party. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data didapatkan dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Dengan menggunakan pemikiran dari Teori Berpikir Kelompok milik Irving L Janis. Dengan ini ditemukan dari faktor pendukung untuk mendapatkan nilai eksistensi Hooligan FISIP dan bentuk kohesivitas dalam kelompok Hooligan FISIP. Tentunya masih banyak saran yang harus dilakukan oleh kelompok tersebut agar eksistensi Hooligan FISIP disetiap kegiatan yang ada di FISIP UNSOED. | There are many types of communication, one of which is group communication. Existence value in a group can be determined through group cohesiveness to achieve group goals and have a sense of solidarity among members. One of the groups that conducts group communication and tries to create group cohesiveness is the FISIP Hooligans. FISIP hooligan activities in maintaining its existence by supporting all activities carried out by FISIP students such as forming supporter groups, attending activities carried out by UKM and holding Welcoming Parties. In this study using qualitative methods. Data collection techniques obtained from observation, interviews and documentation. In this research is a qualitative research using descriptive method. By using ideas from Irving L Janis' Group Thinking Theory. With this it is found from the supporting factors to get the value of the existence of FISIP hooligans and the form of cohesiveness within the FISIP hooligan group. Of course there are still many suggestions that must be made by the group so that the existence of FISIP hooligans in every activity at FISIP UNSOED. | |
| 41187 | 45010 | A1C019069 | Sistem Irigasi Otomatis Berbasis Kelembaban Tanah untuk Budidaya Tanaman Serai Wangi pada Skala Polibag Tanah Marginal | Soil Moisture Based Automatic Irrigation System for Cultivation of Citrano Plants on Marginal Soil Polybag Scale | The citronella plant (Cymbopogon nardus L.) is one of the plants that is able to grow on fertile land and marginal land with low physical, chemical and biological soil quality. A proper irrigation system is needed to increase crop productivity on marginal land. Drip irrigation system automation has the potential to be developed with soil moisture sensors because they are low pressure and efficient. This research aims to: 1) Develop an automatic drip irrigation system based on soil moisture for cultivating citronella plants. 2) Obtain a calibration model for the soil moisture sensor. 3) Testing the performance of an automatic drip irrigation system based on soil moisture in cultivating citronella plants. 4) Identify the growth response of citronella plants. In this research, irrigation water turns on automatically according to commands from the microcontroller based on 2 specified setting points, setting point A of 22–27% and setting point B of 30–35%. The calibration carried out between soil water content and sensor resistance produces a graph with the equation y = -20.448x + 74.755 where the value of R2 = 0.9141. The uniformity coefficient obtained was 94.10%. From the comparison and results of the water pump ignition error based on soil moisture using the APE (Absolute Percentage Error) formula, the MAPE (Mean Absolute Percentage Error) value at setpoint A was 1.93% and 1.64% at setpoint B. This value was obtained from soil moisture data. taken 14–87 HST. The productivity of citronella plants at setpoint A has more optimal results than setpoint B with an average height of 66.83 cm; average number of stems 24.33 stems; average number of leaves 83.67 pieces; and the average stem diameter is 8.12 mm. | |
| 41188 | 43322 | J1C019018 | Hiperrealitas dalam Film “Sword Art Onlline the Movie: Ordinal Scale” (Kajian Hiperrealitas Jean Baudrillard) | Penelitian ini membahas mengenai hiperrealitas dalam film Sword Art Online the Movie: Ordinal Scale teori hiperrealitas ini dikemukakan oleh Jean Baudrillard. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk hiperrealitas dan tahapan hiperrealitas dalam film SAO the Movie: OS sehingga penonton anime mampu membedakan apa yang nyata serta apa yang merupakan simulasi. Pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi pada anime digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa hiperrealitas dapat dilihat dari tiga hal, di antaranya yaitu Idola virtual Yuna, teknologi Augmented Reality (Augma), dan permainan Ordinal Scale. Dari ketiga hal tersebut, penemuan data hiperrealitas paling banyak ditemukan pada Augma. Perilaku konsumtif juga timbul dikarenakan efek dari fenomena hiperrealitas yang ditunjukkan melalui penggunaan teknologi “Augma”. Perilaku konsumtif dapat menjadi respons alami terhadap dorongan untuk terus terlibat dalam pengalaman yang semakin mendalam. | This research discusses hyperreality in Sword Art Online the Movie: Ordinal Scale, this hyperreality theory was proposed by Jean Baudrillard. This research aims to describe the form of hyperreality and the stages of hyperreality in SAO the Movie: OS so that anime audiences are able to distinguish what is real and what is a simulation. Descriptive qualitative approach with observation method on anime is used in this research. The results showed that hyperreality can be seen from three things, including Yuna's virtual idol, Augmented Reality technology (Augma), and the Ordinal Scale game. Of these three things, the most hyperreality data discovery was found in Augma. Consumptive behavior also arises due to the effects of the hyperreality phenomenon shown through the use of "Augma" technology. Consumptive behavior can be a natural response to the urge to continue to engage in increasingly immersive experiences. | |
| 41189 | 43323 | E2A021023 | Urgensi Terkait Pembaharuan Sanksi Pidana Terhadap Kasus Kesusilaan Anak | Penjatuhan sanksi pidana terhadap pelaku kejahatan kesusilaan pada anak di Indonesia belum seimbang dengan dampak yang ditimbulkannya. Adapun anak sebagai korban dari kejahatan kesusilaan tentu mengalami trauma yang berkepanjangan hingga dewasa bahkan seumur hidupnya. Salah satu upaya yang dapat ditempuh dalam menghadapi problematika penegakan hukum adalah dengan cara Pembaharuan sistem hukum. Oleh karena itu perlu adanya pembaharuan sanksi pidana bagi pelaku kejahatan kesusilaan sebagai bagian dari sistem hukum berdasarkan perumusan sanksi pidana berdasarkan KUHP Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris, Tipe penelitian ini adalah penelitian kualitatif, Metode pengumpulan sumber data dilakukan dengan studi kepustakaan (library research), Penelitian ini dapat dirumuskan sebagai suatu proses penguraian secara sistematis dan konsisten terhadap gejala-gejala tertentu, Data pada penelitian ini disajikan dalam bentuk deskriptif naratif, Penelitian yang benar adalah penelitian yang mampu memanifestasikan penalaran serta ketaatan pada hukum-hukum logika. Kata Kunci : Pembaharuan, Kesusilaan, Anak. | The imposition of criminal sanctions on perpetrators of decency crimes against children in Indonesia has not been balanced with the impacts they cause. As for children, as victims of crimes of morality, they certainly experience trauma that lasts until adulthood, even for the rest of their lives. One effort that can be taken to deal with law enforcement problems is by reforming the legal system. Therefore, it is necessary to reform criminal sanctions for perpetrators of morality crimes as part of the legal system based on the formulation of criminal sanctions based on Criminal Code Law Number 23 of 2002 concerning Child Protection. In this research, the author uses a qualitative research method with an empirical juridical approach. This type of research is qualitative research. The data source collection method is carried out using library research. This research can be formulated as a process of systematically and consistently analyzing certain symptoms. , The data in this research is presented in descriptive narrative form. Correct research is research that is able to manifest reasoning and obedience to the laws of logic. Keywords: Renewal, Morality, Children. | |
| 41190 | 43324 | I1A020011 | ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KELUARGA DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATURRADEN II | Latar Belakang: Kabupaten Banyumas memiliki angka kejadian TB Paru tertinggi di Jawa Tengah dengan jumlah kasus mencapai 3.042 kasus pada 2021. Keluarga memiliki tanggung jawab utama dalam layanan kesehatan yaitu dengan memberikan informasi kesehatan (promosi kesehatan) dan perawatan kesehatan preventif, serta perawatan kesehatan lain bagi anggota keluarga yang sakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku keluarga dalam pencegahan tuberkulosis di wilayah Kerja Puskesmas Baturraden II. Metode: Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif, studi ini menggunakan pendekatan Cross-sectional dengan jumlah populasi dan sampel sebanyak 56 keluarga penderita TB di wilayah Kerja Puskesmas Baturraden II dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Variabel yang telah diteliti meliputi umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, sikap, akses informasi, dukungan tenaga kesehatan dan perilaku pencegahan. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan instrumen kuesioner. Data dianalisis ke dalam univariat, bivariat dengan uji Chi Square, dan multivariat menggunakan uji logistik multivariat. Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa pengetahuan (0,001), sikap (0,022), akses informasi (0,025) berhubungan dengan perilaku pencegahan TB. Hasil multivariat menunjukkan bahwa pengetahuan (0,003), sikap (0,010) dan akses informasi (0,021) berpengaruh terhadap perilaku keluarga dalam pencegahan penyakit Tuberkulosis. Faktor yang paling berpengaruh terhadap perilaku pencegahan TB adalah pengetahuan dengan nilai OR sebesar 10,228. Kesimpulan: Bahwa pengetahuan responden dengan kategori rendah beresiko 10,228 kali lebih tinggi untuk tidak melakukan perilaku pencegahan terhadap penyakit Tuberkulosis. Pengetahuan yang baik dan sesuai dengan perilaku pencegahan sangat penting karena dapat menjadi strategi dalam pencegahan penyakit TB. | Background: Banyumas Regency has the highest incidence of pulmonary TB in Central Java with the number of cases reaching 3,042 cases in 2021. Families have the main responsibility in health services, namely by providing health information (health promotion) and preventive health care, as well as other health care for sick family member. The aim of this research is to determine the factors that influence family behavior in preventing tuberculosis in the Baturraden II Community Health Center work area. Method: The type of research is quantitative research, this study uses a cross-sectional approach with a total population and sample of 56 families suffering from TB in the Baturraden II Community Health Center working area with a sampling technique using total sampling. Variables that have been studied include age, gender, education, employment, knowledge, attitudes, access to information, support from health workers and preventive behavior. Data were collected by interviews using questionnaire instruments. Data were analyzed into univariate, bivariate using the Chi Square test, and multivariate using the multivariate logistic test. Research Results: The results of bivariate analysis show that knowledge (0.001), attitudes (0.022), access to information (0.025) are related to TB prevention behavior. Multivariate results show that knowledge (0.003), attitude (0.010) and access to information (0.021) influence family behavior in preventing tuberculosis. The factor that has the most influence on TB prevention behavior is knowledge with an OR value of 10.228. Conclusion: That the knowledge of respondents in the low category is 10.228 times higher risk of not carrying out preventive behavior against Tuberculosis. Good knowledge and appropriate preventive behavior is very important because it can be a strategy in preventing TB disease. | |
| 41191 | 43325 | J1E019039 | REDUCING ENGLISH STUDENTS' LEARNING LOSS THROUGH INTEGRATING CONVENTIONAL CLASSROOM AND VIDEO-BASED SELF-PACED LEARNING AS A BLENDED LEARNING METHOD (A Quasi-Experimental Study on the 8th Grade Students at SMP Negeri 4 Purwokerto) | Penelitian ini berisi tentang penerapan blended learning untuk mengurangi kehilangan pembelajaran siswa, dengan fokus khusus pada integrasi kelas konvensional dan pembelajaran mandiri berbasis video bagi siswa Bahasa Inggris di SMP Negeri 4 Purwokerto. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak integrasi ini pada pencapaian pembelajaran siswa dengan kehilangan pembelajaran, mengeksplorasi persepsi siswa terhadap pendekatan gabungan ini, dan mengevaluasi proses implementasinya. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan desain quasi-eksperimental, data dikumpulkan melalui tes, kuesioner, dan observasi. Analisis melibatkan uji-t sampel independen, statistik deskriptif, distribusi frekuensi, dan analisis narratif. Penelitian ini ditujukan untuk siswa kelas 8, dengan pemilihan sampel purposive yang memilih dua kelas sebagai kelompok kontrol dan eksperimen. Hasil menunjukkan bahwa meskipun perlakuan tidak secara signifikan meningkatkan pencapaian pembelajaran (nilai sig. = 0,402), terdapat peningkatan yang mencolok pada motivasi dan pemahaman siswa, masing-masing dengan tingkat persetujuan sebesar 76% dan 77%. Observasi menunjukkan implementasi yang berhasil, menunjukkan peningkatan motivasi dan pemahaman baik dalam pengaturan kelas konvensional maupun pembelajaran mandiri. Peneliti menyarankan agar metode pembelajaran ini diintegrasikan dalam pertimbangan guru Bahasa Inggris, dengan menekankan pentingnya penyesuaian sesuai kebutuhan siswa. Selain itu, penelitian lebih lanjut tentang blended learning dan kehilangan pembelajaran disarankan untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan yang ada. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti potensi manfaat blended learning dalam mengatasi kehilangan pembelajaran, dengan menekankan perlunya eksplorasi dan penyesuaian berkelanjutan dalam pendidikan Bahasa Inggris. | This research addresses the concern of implementing blended learning to reduce students' learning loss, with a specific focus on integrating conventional classroom and video-based self-paced learning for English students at SMP Negeri 4 Purwokerto. The research aims to assess the impact of this integration on the learning achievement of students with learning loss, explore students' perceptions of the combined approach, and evaluate the implementation process. Employing a quantitative method with a quasi-experimental design, data were collected through tests, questionnaires, and observation. Analysis involved independent sample t-tests, descriptive statistics: frequency distribution, and narrative analysis. The research targeted 8th-grade students, with purposive sampling selecting two classes as control and experimental groups. Findings revealed that while the treatment did not significantly enhance learning achievement (sig. value = 0.402), there was notable improvement in students' motivation and comprehension, with 76% and 77% agreement, respectively. Observations indicated successful implementation, showing improvement in motivation and comprehension within both conventional and self-paced learning settings. The researcher recommends the incorporation of this learning method into English teachers' considerations, emphasizing the importance of adapting it to suit the needs of their students. Additionally, further research on blended learning and learning loss is encouraged to address existing gaps. In summary, this study underscores the potential benefits of blended learning in mitigating learning loss, highlighting the need for ongoing exploration and adaptation in English language education. Keywords: Blended learning, learning loss, self-paced learning, conventional classroom | |
| 41192 | 45011 | A1D020195 | PENGARUH PEMBERIAN BIOCHAR DAN ASAM HUMAT PADA TANAMAN PAKCOY DI TANAH TERCEMAR KADMIUM (Cd) DENGAN AKTIVITAS BAKTERI RESISTAN Cd | Pencemaran logam berat kadmium (Cd) di lahan pertanian sebagian besar disebabkan oleh intensitas penggunaan bahan agrokimia yang berlebih. Akibat yang ditimbulkan yaitu penurunan kesuburan tanah sehingga menggangu pertumbuhan tanaman dan menurunkan hasil produksi. Upaya yang dapat dilakukan yaitu menggunakan pembenah tanah berupa biochar dan asam humat yang dikombinasikan dengan bakteri resistan Cd. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh biochar dan asam humat dengan kombinasi bakteri resistan Cd terhadap kadar Cd tanah dan tanaman serta pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian dilaksanakan di Screenhouse Desa Kebanggan, Laboratorium Agroekologi Fakultas Pertanian, Laboratorium Riset Universitas Jenderal Soedirman, dan Wahana Laboratorium Semarang bulan Agustus 2023 hingga Januari 2024. Penelitian merupakan penelitian eksperimental yang disusun ke dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri atas 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Variabel yang diamati meliputi kadar awal dan akhir Cd tanah, kadar Cd tanaman, tinggi tanaman, jumlah daun, kadar klorofil, luas daun, bobot segar, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biochar dengan bakteri resistan Cd dapat menurunkan kadar Cd tanah 6,84% pada dosis 15 ton/ha. Pemberian biochar di tanah tercemar Cd dapat meningkatkan tinggi tanaman, luas daun, bobot segar dan panjang akar tanaman pakcoy. Asam humat dengan bakteri resistan Cd dapat menurunkan kadar Cd tanah 1,33% pada dosis 30 kg/ha. Pemberian asam humat di tanah tercemar Cd belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. | Cadmium (Cd) heavy metal contamination in agricultural land is largely caused by the excessive intensity of agrochemical use. The result is a decrease in soil fertility that disrupts plant growth and reduces production yields. Efforts that can be made are using soil improvers in the form of biochar and humic acid combined with Cd-resistant bacteria. The research was conducted to determine the effect of biochar and humic acid with a combination of Cd-resistant bacteria on soil and plant Cd levels as well as the growth and yield of pakcoy plants. The research was conducted at the Kebanggan Village Screenhouse, Agroecology Laboratory of the Faculty of Agriculture, Research Laboratory of Jenderal Soedirman University, and Wahana Laboratorium Semarang from August 2023 to January 2024. The research was an experimental study organized into a factorial Randomized Group Design (RAK) consisting of 2 factors with 3 replications. Variables observed included initial and final soil Cd levels, plant Cd levels, plant height, number of leaves, chlorophyll content, leaf area, fresh weight, and root length. The results showed that biochar with Cd-resistant bacteria can reduce soil Cd levels by 6.84% at a dose of 15 tons/ha. Giving biochar in Cd polluted soil can increase plant height, leaf area, fresh weight and root length of pakcoy plants. Humic acid with Cd-resistant bacteria can reduce soil Cd levels by 1.33% at a dose of 30 kg/ha. Humic acid application in Cd polluted soil has not been able to increase the growth and production of pakcoy plants. | |
| 41193 | 43320 | I1A020085 | Pengaruh Faktor Risiko Host, Lingkungan Fisik, dan Lingkungan Sosial terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru di Kelurahan Purwokerto Lor | Latar Belakang: Tuberkulosis paru masih menjadi permasalahan kesehatan yang belum teratasi. Di Kelurahan Purwokerto Lor masih ditemukan banyak kasus tuberkulosis paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian tuberkulosis paru di Kelurahan Purwokerto Lor. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus kontrol. Jumlah sampel sebanyak 30 kasus dihitung dengan total sampling dan 30 kontrol yang diambil secara purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat, bivariat dengan uji chi-square, dan multivariat dengan uji regresi logistik. Variabel yang diteliti yaitu pekerjaan, pendapatan, pendidikan, pencahayaan, luas ventilasi, kepadatan hunian, kebiasaan membuka jendela, dan riwayat kontak dengan kejadian tuberkulosis paru. Hasil Penelitian: Variabel yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru di Kelurahan Purwokerto Lor adalah pencahayaan (p=0,008). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah pekerjaan (p=1,000), pendapatan (p=1,000), pendidikan (p=0,794), luas ventilasi (p=0,360), kepadatan hunian (p=1,000), kebiasaan membuka jendela (p=1,000), dan riwayat kontak (p=0,301). Variabel yang berpengaruh terhadap kejadian tuberkulosis paru di Kelurahan Purwokerto Lor adalah pencahayaan (p=0,008) dengan nilai OR 4,848. Kesimpulan: Variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian tuberkulosis paru di Kelurahan Purwokerto Lor adalah pencahayaan. Salah satu upaya pencegahan tuberkulosis paru dapat dilakukan dengan menjaga pencahayaan dalam rumah agar memenuhi syarat. Kata Kunci: Tuberkulosis paru, faktor risiko, pencahayaan | Background: Pulmonary tuberculosis is still an unresolved health problem. In Purwokerto Lor Village, there are still many cases of pulmonary tuberculosis. This study aims to determine the risk factors for the incidence of pulmonary tuberculosis in Purwokerto Lor Village. Methods: This research used a quantitative method with a case control study approach. The sample size was 30 cases calculated by total sampling and 30 controls taken by purposive sampling. Data analysis used were univariate analysis, bivariate with chi-square test, and multivariate with logistic regression test. The variables studied were occupation, income, education, lighting, ventilation area, occupancy density, window opening habit, and contact history with the incidence of pulmonary tuberculosis. Results: The variable associated with the incidence of pulmonary tuberculosis in Purwokerto Lor Village is lighting (p=0.008). While the unrelated variables were occupation (p=1.000), income (p=1.000), education (p=0.794), ventilation area (p=0.360), residential density (p=1.000), window opening habit (p=1.000), and contact history (p=0.301). The variable that influenced the incidence of pulmonary tuberculosis in Purwokerto Lor Village was lighting (p=0.008) with an OR value of 4.848. Conclusion: The variable that most influences the incidence of pulmonary tuberculosis in Purwokerto Lor Village is lighting. One of the efforts to prevent pulmonary tuberculosis can be done by maintaining the lighting in the house to meet the requirements. Keywords: Pulmonary tuberculosis, risk factors, lighting | |
| 41194 | 43291 | I1A020040 | ASPEK GIZI PADA KASUS TUBERKULOSIS ANAK (0-5 TAHUN) | Latar Belakang: Anak usia 0-5 tahun merupakan kelompok usia yang memiliki risiko tertinggi terinfeksi tuberkulosis. Penyakit infeksi ini memiliki keterkaitan yang erat dengan aspek gizi pada anak. Aspek gizi tersebut dapat berupa asupan gizi, pemberian ASI Eksklusif, status gizi, serta riwayat penyakit infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Aspek Gizi Pada Kasus Tuberkulosis Anak (0-5 Tahun). Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan wawancara mendalam terhadap informan disertai dengan analisis dokumen. Penelitian ini melibatkan 5 Informan utama yaitu ibu dari penderita tuberkulosis anak usia 0-5 tahun serta 3 informan pendukung, yaitu 2 bidan desa serta 1 programmer tuberkulosis Puskesmas Sumbang I. Analisis data dilakukan melalui pendekatan analisis tematik. Hasil Penelitian: Penurunan nafsu makan dan berat badan terjadi setelah balita terinfeksi tuberkulosis dan perlahan membaik setelah dilakukan pengobatan. Terdapat perbandingan yang seimbang antara status gizi baik dan kurang pada balita. Bakteri tuberkulosis dapat menyerang anak tanpa memandang status gizi jika sistem kekebalan tubuh tidak optimal. Anak yang mendapatkan ASI Eksklusif dapat tetap terinfeksi tuberkulosis. Tidak terdapat kekambuhan riwayat penyakit infeksi saat anak menderita tuberkulosis. Kesimpulan: Upaya pemenuhan kebutuhan asupan gizi balita telah dilakukan oleh ibu. Status gizi dan pemberian ASI Eksklusif tidak secara langsung memengaruhi infeksi. Anak cenderung mengalami gejala ringan seperti demam, batuk, dan pilek saat menderita tuberkulosis, sehingga tidak ditemukan kejadian riwayat penyakit infeksi. | Background: Children aged 0-5 years are the age group with the highest risk of tuberculosis infection. This infectious disease is closely related to the nutritional aspects in children, which may include nutritional intake, exclusive breastfeeding, nutritional status, and a history of infectious diseases. The aim of this research is to explore the nutritional aspects in children aged 0-5 years with tuberculosis. Methods: This research is a qualitative method with a case study approach, involving in-depth interviews with informants, complemented by document analysis. This study includes 5 key informants, namely mothers of children aged 0-5 with tuberculosis, and 3 supporting informants, 2 village midwives and 1 tuberculosis programmer from Sumbang I Community Health Center. The data is subsequently analyzed using a thematic analysis approach. Results: A decrease in appetite and weight occurs after toddlers are infected with tuberculosis, and it slowly improves after undergoing treatment. There is a balanced comparison between good and poor nutritional status in toddlers. Tuberculosis bacteria can attack children regardless of their nutritional status if the immune system is not optimal. Although children tend to receive exclusive breastfeeding, they can still get infected with tuberculosis. There is no recurrence of previous infectious diseases when the child is suffering from tuberculosis. Conclusion: The efforts to meet the nutritional needs of toddlers have been carried out by the mother. The nutritional status and exclusive breastfeeding do not directly influence infection. Children tend to experience mild symptoms such as fever, cough, and cold when suffering from tuberculosis, so there are no occurrences of a history of infectious diseases. | |
| 41195 | 43327 | F1F019003 | Analisis Studi Kasus Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Banyumas 2019-2022 Berdasarkan Komitmen Indonesia terhadap Paris Agreement | Perubahan iklim merupakan isu global yang mendesak dan berdampak bagi aspek kehidupan manusia dan ekosistem bumi. Isu perubahan iklim telah menjadi agenda penting dan dibutuhkan keterlibatan seluruh negara dalam mengatasi dampak perubahan iklim. United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) adalah sebuah upaya internasional yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan membatasi peningkatan suhu global. COP yang merupakan badan pengambil keputusan tertinggi di UNFCCC menghasilkan Paris Agreement yang bertujuan untuk menekan pemanasan global di bawah 2 sampai dengan 1,5 derajat celcius. Indonesia termasuk negara yang meratifikasi Paris Agreement dimana sebagai negara yang meratifikasi akan mengirimkan rencana kontribusi mereka (NDC) untuk pengendalian perubahan iklim. Penelitian ini menggunakan studi kasus pengelolaan sampah rumah tangga Kabupaten Banyumas 2019-2022 untuk mengetahui bagaimana pemerintah daerah mendukung komitmen Indonesia terhadap Paris Agreement. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Indonesia menunjukkan komitmen terhadap Paris Agreement dalam Nationally Determined Contributions dengan fokus pada transisi ke masa depan rendah karbon dan berketahanan iklim. Komitmen pemerintah Indonesia di sektor persampahan yaitu, peningkatan kebijakan dan kapasitas kelembagaan di tingkat lokal, peningkatan kapasitas pengelolaan air limbah perkotaan, pengurangan sampah di TPA dengan pendekatan 3R dan pemanfaatan limbah menjadi sumber energi. Analisis studi kasus Kabupaten Banyumas 2019-2022 menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap komitmen Indonesia pada Paris Agreement. Kabupaten Banyumas berhasil mengatasi masalah sampah dengan merubah kebijakan menjadi pengolahan pada sumbernya dan tanpa TPA. Dalam merumuskan kebijakan, pemerintah Kabupaten Banyumas menerapkan prinsip ekosentrisme dari Green Politics Theory, memastikan keberlangsungan lingkungan dalam penggunaan sumber daya alam. | Climate change is an urgent global issue that impacts aspects of human life and the earth's ecosystem. The issue of climate change has become an important agenda and requires the involvement of all countries in addressing the impacts of climate change. The United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) is an international effort that aims to reduce greenhouse gas emissions and limit the increase in global temperatures. The COP, which is the highest decision-making body in the UNFCCC, produced the Paris Agreement which aims to reduce global warming below 2 to 1.5 degrees Celsius. Indonesia is one of the countries that ratified the Paris Agreement which as a ratifying country will send their contribution plan (NDC) to control climate change. This research uses a case study of Banyumas Regency's 2019-2022 household waste management to find out how the local government supports Indonesia's commitment to the Paris Agreement. The conclusion of this research is that Indonesia shows commitment to the Paris Agreement in its Nationally Determined Contributions with a focus on transitioning to a low-carbon and climate-resilient future. The Indonesian government's commitments in the waste sector include improving policies and institutional capacity at the local level, increasing urban wastewater management capacity, reducing waste in landfills with a 3R approach, and utilizing waste as an energy source. Analysis of the 2019-2022 Banyumas Regency case study shows the local government's support for Indonesia's commitment to the Paris Agreement. Banyumas Regency has succeeded in overcoming the waste problem by changing the policy to processing at the source and without landfill. In formulating policies, the Banyumas Regency government applies the principle of ecocentrism from Green Politics Theory, ensuring environmental sustainability in the use of natural resources. | |
| 41196 | 43328 | J1E019027 | Students' Perception on the Use Of Google Translate Speech-to-Text When Learning English Pronunciation (Descriptive Qualitative Research of X TKJ 5 Grade Students at SMK HKTI 2 Purwareja Klampok in Academic Year 2023/2024) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan manfaat yang didapatkan siswa terhadap penggunaan Google Translate Speech-to-Text ketika mempelajari pengucapan bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif Kualitatif. Populasi penelitian ini adalah Siswa Kelas X TKJ 5 (Teknik Komputer dan Jaringan) SMK HKTI 2 Purwareja Klampok tahun ajaran 2023/2024. Sampel dari penelitian ini adalah tujuh siswa kelas X TKJ 5 yang ditentukan dengan metode sampel dengan pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, kuesioner, dan observasi. Dan untuk menganalisis data wawancara dan observasi, peneliti menggunakan analisis deskriptif kualitatif model oleh Miles dan Huberman (2014). Sedangkan, untuk analisa data kuesioner, peneliti menggunakan deskriptif statistik. Berdasarkan pertanyaan penelitian diperoleh hasil bahwa sebagian besar siswa memberikan persepsi positif. Data wawancara mengungkapkan bahwa sebagian besar siswa setuju bahwa Google Translate Speech-to-Text membuat mereka lebih nyaman, lebih menarik, dan bermanfaat dibandingkan metode pembelajaran konvensional. Data yang diperoleh dari observasi pertama dan kedua juga menunjukkan bahwa siswa terlihat antusias dengan media pembelajaran ini. Terkait dengan manfaat Google Translate Speech-to-Text, 71,4% siswa setuju bahwa Google Translate Speech-to-Text Mengonsumsi lebih sedikit data internet, dan 100% siswa setuju bahwa Google Translate Speech-to-Text dapat menampilkan baik kesalahan maupun pengucapan yang benar. Data wawancara juga menunjukkan bahwa Google Translate Speech-to-Text mudah digunakan, memiliki fleksibilitas dan antarmuka pengguna yang bagus yang membuat nyaman siswa. Tidak ada permasalahan berarti yang dialami siswa. Hal ini membuktikan bahwa Google Translate Speech-to-Text merupakan media pembelajaran yang tepat dan bermanfaat untuk pembelajaran pengucapan. | This study aimed to find out students’ perceptions and benefits of the use of Google Translate Speech-to-Text when learning English pronunciation. This research used a descriptive qualitative method. The population of this study is X TKJ 5 (Computer and Network Engineering) Grade Students at SMK HKTI 2 Purwareja Klampok in academic year 2023/2024. The samples were seven students of X TKJ 5 Grade determined by the purposive sampling method. The data collection techniques used were interview, questionnaire, and observation. And to analyze the data of interview and questionnaire, the researcher used qualitative descriptive analysis by Miles and Huberman (2014). And for questionnaire, the researcher analyzed it used descriptive statistics. Based on the research questions, the results show that most of the students gave positive perceptions. The interview data revealed that students mostly agreed that Google Translate Speech-to-Text is make them enjoy, more interesting, and helpful than the conventional learning method. The data attained from the first and second observation also shows that students looked enthusiastic with this learning media. Dealing with the benefits from Google Translate Speech-to-Text, 71.4% students were agreed that Google Translate Text-to-Speech consumed less of internet data, and 100% of students agreed that it can show both errors and correct pronunciation. The interview data also shows that Google Translate Speech-to-Text is easy to use, has flexibility and greater user interface. There was no significant problem faced by the students. It proved that Google Translate Speech-to-Text is a proper learning media and beneficial for learning pronunciation. | |
| 41197 | 43329 | I1E020051 | Hubungan Komponen Biomotor Dan Antropometri Terhadap Keterampilan Shooting Bola Basket Siswa SMAN 1 Bumiayu | Latar Belakang: Bola basket adalah olahraga dimainkan oleh dua tim yang terdiri dari lima pemain. Teknik dasar shooting sebagai teknik penting yang dikuasai oleh setiap pemain dan didukung oleh komponen biomotor dan antropometri untuk melakukan shooting. Tujuannya untuk mengetahui hubungan antara variabel power otot lengan, power otot tungkai, koordinasi mata-tangan, tinggi badan dan panjang lengan terhadap keterampilan shooting bola basket siswa ekstrakurikuler. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pendekatan korelasional guna mengetahui hubungan variabel bebas dengan variabel terikat. Total sampling digunakan dalam penelitian ini dengan jumlah sampel 30 siswa ekstrakurikuler bola basket putri SMAN 1 Bumiayu, dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2023. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan product moment dan korelasi ganda disertai sumbangan efektif dan relatif. Hasil Penelitian: Kriteria keputusan uji korelasi apabila nilai sig < 0,05 maka dapat disimpulkan memiliki hubungan antara variabel bebas dengan terikat. Hasil analisis product moment yang dilakukan, memperoleh hasil signifikansi hubungan power otot lengan dengan keterampilan shooting bola basket memperoleh hasil 0,004, power otot tungkai memperoleh hasil 0,001, koordinasi mata-tangan memperoleh hasil 0,000, tinggi badan memperoleh hasil 0,001, panjang lengan memperoleh hasil 0,16. Kesimpulan: Analisis data menjelaskan bahwa hasil uji korelasi antara power otot lengan, power otot tungkai, koordinasi mata-tangan, tinggi badan, dan panjang lengan mempunyai hubungan signifikan dengan keterampilan shooting bola basket. Variabel koordinasi mata-tangan memiliki faktor dominan terhadap keterampilan shooting, karena kemampuan melihat dan gerakan tangan yang baik akan mempengaruhi pergerakan bola agar masuk ke dalam ring basket. Sehingga perlu adanya latihan lebih lanjut mengenai keterampilan untuk koordinasi antar melihat atau pandangan ke arah ring dan gerakan tangan pada saat melakukan shooting. | Background: Basketball is a sport played by two teams of five players. The basic shooting technique is an important technique mastered by every player and is supported by biomotor and anthropometric components to shoot. The goal is to determine the relationship between the variables of arm muscle power, leg muscle power, eye-hand coordination, height and arm length to the basketball shooting skills of extracurricular students. Methodology: This study used a quantitative method of correlational approach to determine the relationship between the independent variable and the dependent variable. Total sampling was used in this study with a sample size of 30 female basketball extracurricular students of SMAN 1 Bumiayu, conducted on December 15, 2023. The analysis used in this study used product moment and multiple correlations along with effective and relative contributions. Research Results: The decision criteria for the correlation test if the sig value <0.05, it can be concluded that there is a relationship between the independent and dependent variables. The results of the product moment analysis carried out, obtained the results of the significance of the relationship between arm muscle power and basketball shooting skills obtained the results of 0.004, leg muscle power obtained the results of 0.001, eye-hand coordination obtained the results of 0.000, height obtained the results of 0.001, arm length obtained the results of 0.16. Conclusion: Data analysis explains that the results of the correlation test between arm muscle power, leg muscle power, eye-hand coordination, height, and arm length have a significant relationship with basketball shooting skills. The eye-hand coordination variable has a dominant factor in shooting skills, because the ability to see and good hand movements will affect the movement of the ball into the basketball ring. So that further training is needed regarding skills for coordination between seeing or looking at the ring and hand movements when shooting. | |
| 41198 | 45012 | L1A020083 | Analisis Status Mutu Air Saluran Irigasi Desa Kebumen Berdasarkan Metode Storet | Desa Kebumen adalah desa yang memiliki potensi perikanan yang menjanjikan. Budidaya perikanan di Desa Kebumen sangat bergantung dari sumber air saluran irigasi yang digunakan untuk mengalirkan air sungai ke kolam budidaya perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status mutu air Saluran Irigasi Desa Kebumen berdasarkan metode STORET. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan penentuan titik sampling dilakukan secara purposive sampling yang terdiri dari 3 stasiun dan melakukan 3 kali pengambilan sampel. Data kualitas air dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan baku mutu air sungai dan sejenisnya berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021, kemudian status mutu air ditentukan menggunakan metode STORET berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 115 Tahun 2003. Hasil menunjukkan bahwa status mutu air Saluran Irigasi Desa Kebumen jika dibandingkan dengan kelas II dalam kategori tercemar berat, Namun, jika dibandingkan dengan kelas III kondisinya sedikit lebih baik dan bervariasi. | Kebumen Village is a village that has promising fishing potential. Fisheries cultivation in Kebumen Village is very dependent on the water source of the irrigation canal which is used to channel river water into fish cultivation ponds. This research aims to determine the water quality status of the Kebumen Village Irrigation Channel based on the STORET method. This research uses a survey method with the determination of sampling points carried out by purposive sampling consisting of 3 stations and taking 3 samples. Water quality data is analyzed descriptively and compared with river water quality standards and the like based on Republic of Indonesia Government Regulation Number 22 of 2021, then the water quality status is determined using the STORET method based on Decree of the Minister of Environment Number 115 of 2003. The results show that the water quality status of the Canal Kebumen Village irrigation is compared with class II in the heavily polluted category. However, when compared with class III the conditions are slightly better and varied. | |
| 41199 | 43330 | E1A020227 | PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA PAKSAAN YANG MENYEBABKAN DEPRESI BERAT (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Agama Nomor 1769/Pdt.G/2023/PA.Lmj) | Perkawinan merupakan suatu ikatan lahir dan bathin antara seorang pria dan wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Suatu perkawinan harus memenuhi syarat perkawinan dan rukun perkawinan agar dapat dikatakan sah secara agama maupun negara. Berkaitan dengan syarat perkawinan yang tidak terpenuhi, maka perkawinan tersebut dapat dicegah atau dibatalkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam memutus perkara permohonan pembatalan perkawinan pada Putusan Nomor 1769/Pdt.G/2023/PA.Lmj serta untuk mengetahui akibat hukum dari pembatalan perkawinan pada perkara tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Yuridis Normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder dengan metode pengumpulan data berdasarkan studi kepustakaan yang kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif dengan menggunakan metode analisis normatif kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa pertimbangan hukum majelis hakim dalam mengabulkan pembatalan perkawinan dalam putusan tersebut mendasarkan pada Pasal 6 ayat (1), Pasal 22, dan Pasal 27 ayat (1) UndangUndang Nomor 1 Tahun 1974, serta Pasal 71 huruf f Kompilasi Hukum Islam. Menurut Peneliti, Majelis Hakim dapat menambahkan Pasal 1, Pasal 23 huruf b, dan Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, serta Pasal 3 Kompilasi Hukum Islam. Akibat hukum dari pembatalan perkawinan tersebut hanya berakibat terhadap hubungan suami istri yaitu putusnya hubungan suami istri antara Penggugat dan Tergugat sehingga keduanya dianggap tidak pernah melakukan perkawinan dan status kedua belah pihak kembali seperti semula. | Marriage is a physical and mental bond between a man and a woman as husband and wife to form a happy and eternal family based on God Almighty. A marriage must fulfill the conditions of marriage and the pillars of marriage to be considered valid in religion and the state. In connection with the conditions of marriage that are not fulfilled, the marriage can be prevented or canceled. This study aims to determine the judge’s consideration in deciding the case of a marriage cancellation application in Decision Number 1769/Pdt.G/2023/PA.Lmj and to find out the legal consequences of marriage cancellation in the case. This research uses the Normative Juridical method with descriptive-analytical research specifications. The data source used is secondary data with data collection methods based on literature studies which are then presented as narrative text using qualitative normative analysis methods. The results of the research and discussion show that the legal considerations of the panel of judges in granting the cancellation of marriage in the decision based on 6 paragraph (1), Article 22, and Article 27 paragraph (1) of Law Number 1 Year 1974, as well as Article 71 letter f of the Compilation of Islamic Law. According to the Researcher, the Panel of Judges can add Article 1, Article 23 letter b, and Article 27 paragraph (3) of Law Number 1 Year 1974, as well as Article 3 of the Compilation of Islamic Law. The legal consequences of the cancellation of the marriage only have an impact on the husband and wife relationship, namely the breakup of the husband and wife relationship between the Plaintiff and Defendant so that the two are considered never to have had a marriage and the status of the two parties returns to what it was before. | |
| 41200 | 43326 | K1A020004 | Formulasi, Karakterisasi, dan Uji Toksisitas Nanoemulsi Minyak Atsiri Biji Pala (Myristica fragrans) dengan Metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) | Minyak atsiri biji pala (Myristica fragrans) merupakan salah satu minyak yang dihasilkan dari proses distilasi biji pala. Minyak atsiri biji pala dapat digunakan sebagai sediaan obat dalam sediaan nanoemulsi. Nanoemulsi (NEs) merupakan sistem dispersi yang terdiri dari dua cairan tidak bercampur (air dan minyak), di mana satu cairan terdispersi di cairan lain melalui campuran surfaktan yang sesuai membentuk sistem dengan ukuran droplet sangat kecil yaitu 5-200 nm. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formula nanoemulsi minyak atsiri biji pala, karakterisasi, dan menguji toksisitas nanoemulsi minyak atsiri biji pala menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Formula nanoemulsi dibuat menggunakan metode energi rendah (low energy emulsification) dengan variasi konsentrasi minyak atsiri biji pala yaitu F0 (0%), F1 (1%), F2 (3%), F3 (5%), dan F4 (7%). Surfaktan yang digunakan yaitu Tween 80 dengan konsentrasi 20%. Karakterisasi sediaan nanoemulsi adalah uji organoleptis, uji tipe nanoemulsi, pengukuran pH, viskositas, persen transmitan, distribusi ukuran partikel, uji Freeze-thaw cycle, dan uji stabilitas kinetik. Hasil karakterisasi uji organoleptis nanoemulsi minyak atsiri bij pala memiliki visualisasi jernih dan bau khas, dengan pH F0, F1, F2 ,F3, dan F4 yaitu 5,48; 5,34; 5,19; 5,02; dan 4,94. Tipe nanoemulsi yang terbentuk yaitu o/w, dengan nilai viskositas 2,7093; 3,3221; 4,0558; 5,7826; dan 8,8256 mPa.s. Nilai transmitan yang dihasilkan yaitu 100; 99,9; 99,8; 99,5; dan 99,1%, serta ukuran partikelnya yaitu 8,08; 8,72; 9,28; 9,77 nm. Hasil uji stabilitas kinetik dan Freeze-thaw cycle seluruh formula nanoemulsi memiliki kestabilan yang baik. Hasil uji toksisitas nanoemulsi minyak atsiri biji pala F1, F2, F3, dan F4 dengan metode BSLT terhadap A. salina Leach diperoleh nilai LC50 yaitu 27,194; 22,036; 16,906; dan 12,726 ppm. Nilai LC50 nanoemulsi minyak atsiri biji pala dengan potensi toksisitas terbaik yaitu pada formula F4. | Essential oil of nutmeg seeds (Myristica fragrans) is one of the oils produced from the distillation process of nutmeg seeds. Nutmeg seeds essential oil can be used as a medicinal preparation in nanoemulsion preparations. Nanoemulsions (NEs) are dispersion systems consisting of two immiscible liquids (water and oil), where one liquid is dispersed in the other liquid through a suitable surfactant mixture to form a system with a very small droplet size of 5-200 nm. This study aims to make nutmeg seed essential oil nanoemulsion formula, characterize, and test the toxicity of nutmeg seed essential oil nanoemulsion using Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. The nanoemulsion formula was prepared using the low energy emulsification method with varying concentrations of nutmeg seed essential oil, namely F0 (0%), F1 (1%), F2 (3%), F3 (5%), and F4 (7%). The surfactant used was Tween 80 with a concentration of 20%. Characterization of nanoemulsion were organoleptic test, nanoemulsion type test, pH measurement, viscosity, percent transmittance, particle size distribution, freeze-thaw cycle test, and kinetic stability test. The results of organoleptic test characterization of nanoemulsion of nutmeg seed essential oil have clear visualization and distinctive odor, with pH of F0, F1, F2, F3, and F4 which are 5,48; 5,34; 5,19; 5,02; and 4,94. The type of nanoemulsion formed is o/w, with viscosity values of 2,7093; 3,3221; 4,0558; 5,7826; and 8,8256 mPa.s, respectively. The resulting transmittance values are 100; 99,9; 99,8; 99,5; and 99,1%, and the particle size is 8,08; 8,72; 9,28; 9,77 nm. The results of kinetic stability test and freeze-thaw cycle of all nanoemulsion formulas have good stability. The results of the toxicity test of nutmeg seed essential oil nanoemulsion F1, F2, F3, and F4 by BSLT method against A. salina Leach obtained LC50 values of 27,194; 22,036; 16,906; and 12,726 ppm. The LC50 value of nutmeg seeds essential oil nanoemulsion with the best toxicity potential is formula F4. |