| NIM | F1F018068 |
| Namamhs | ANANDA FAIZIN AZHAR |
| Judul Artikel | ANALISIS DAMPAK KONFLIK RUSIA – UKRAINA TERHADAP KEAMANAN PANGAN POLANDIA TAHUN 2019-2021 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai dampak dari adanya konflik antara Rusia dan Ukraina terhadap keamanan pangan Polandia. Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa adanya konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina berdampak pada keamanan pangan global khususnya di negara Eropa yang kebanyakan masyarakatnya menggunakan gandum sebagai bahan pangan pokok mereka. Hal tersebut dikarenakan baik Rusia dan Ukraina merupakan produsen pangan terbesar di dunia yang menjadi pengekspor utama biji bijian di daerah Eropa dan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori Dependency and World System dengan konsep Ketahanan Pangan. Dependency and World System berfokus pada adanya fenomena global dapat berdampak pada negara di sekitarnya. Hal ini menunjukan bahwa adanya konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina yang keduanya merupakan “Keranjang Pangan Eropa” dapat berpengaruh pada tercapainya keamanan pangan negara negara di Eropa khususnya di Polandia. Sedangkan konsep ketahanan pangan berfokus pada keamanan pangan suatu negara dapat dicapai dengan terpenuhinya 3 dimensi utama pangan yaitu 1.)Akses akan pangan yaitu mudahnya masyarakat di suatu negara dalam mendapatkan bahan pangannya, 2.) Ketersediaan akan pangan yaitu jumlah pasokan pangan di suatu negara untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya, dan 3.) Pengelolaan pangan yaitu penggunaan bahan pangan secara tepat meliputi cara pengolahan, pendistribusian, dan penyimpanan bahan pangan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina berdampak pada keamanan pangan di Polandia yaitu dengan adanya kenaikkan harga bahan pangan yang di impor Polandia dan berkurangnya jumlah bahan pangan yang di impor oleh Polandia. Terlebih dengan adanya kebocoran ekspor gandum yang ditujukan ke Afrika dan Timur Tengah ke pasar Polandia karena adanya blokade yang dilakukan oleh Rusia di Laut hitam membuat harga gandum lokal Polandia turun karena harus bersaing dengan gandum Ukraina dengan kualitas ekspor. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research aims to describe and explain the impact of the conflict between Russia and Ukraine on Poland's food security. This research starts from the assumption that the conflict between Russia and Ukraine has an impact on global food security, especially in European countries where most people use wheat as their staple food. This is because both Russia and Ukraine are the largest food producers in the world and are the main exporters of grain in Europe and beyond. This research uses descriptive qualitative methods. This research uses Dependency and World System theory with the concept of Food Security. Dependency and World System focuses on the existence of global phenomena that can have an impact on surrounding countries. This shows that the conflict between Russia and Ukraine, both of which are part of the "European Food Basket", can have an impact on achieving food security for countries in Europe, especially Poland. Meanwhile, the concept of food security focuses on a country's food security which can be achieved by fulfilling 3 main dimensions of food, namely 1.) Access to food, namely the ease with which people in a country can get their food, 2.) Availability of food, namely the amount of food supply in a country for meet the food needs of the community, and 3.) Food management, namely the appropriate use of food ingredients, including methods of processing, distribution and storage of these foodstuffs. The results of this research show that the conflict between Russia and Ukraine has an impact on food security in Poland, namely by increasing the price of food imported by Poland and reducing the amount of food imported by Poland. Moreover, the leakage of wheat exports destined for Africa and the Middle East to the Polish market due to the blockade carried out by Russia in the Black Sea has caused local Polish wheat prices to fall because they have to compete with export quality Ukrainian wheat. |
| Kata kunci | Konflik, Rusia, Ukraina, Keamanan Pangan, Polandia |
| Pembimbing 1 | Dr. Agus Haryanto, S.IP., M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Muhammad Yamin, S.IP., M.Si |
| Pembimbing 3 | Renny Miryanti, S.IP., M.Si |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2024-02-05 18:13:35.529723 |
|---|