Artikelilmiahs
Menampilkan 41.241-41.260 dari 48.877 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 41241 | 43365 | G1A020001 | PROFIL DIVERSITAS GEN RESISTEN ANTIBIOTIK PADA ALIRAN SUNGAI BANJARAN DI HULU DAN KAWASAN PETERNAKAN | Latar Belakang: Penggunaan antibiotik berlebihan di peternakan dapat menyebabkan pertambahan gen resisten antibiotik melalui residu antibiotik yang mencemari lingkungan sehingga berpotensi menyebabkan penyebaran resistensi antibiotik pada bakteri melalui air termasuk di aliran Sungai Banjaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi diversitas gen resisten antibiotik pada aliran Sungai Banjaran di hulu dan kawasan peternakan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental in silico dengan jumlah sampel air dan sedimen sebanyak 5 liter pada 3 titik pengambilan sampel di hulu dan kawasan peternakan lalu disaring dengan membrane filter dan dilakukan ekstraksi DNA dengan DNeasy PowerWater kemudian dilakukan sekuensing DNA dengan Shotgun Metagenomic Next-Generation Sequencing. Data kemudian dianalisis dengan Bacterial and Viral Bioinformatics Resource Center. Hasil: Terdapat 148 gen resisten antibiotik yang terdeteksi dengan 65 gen resisten antibiotik ditemukan pada hulu sungai, 36 gen resisten antibiotik ditemukan pada hulu dan kawasan peternakan, serta 47 gen resisten antibiotik pada kawasan peternakan. Gen acrB, bacA, marA, Mcat_23S_MAC, ramA, Sent_gyrA_FLO, Sser_gyrB_FLO, Pmul_16S_SPT, dan Sser_parE_FLO yang terdeteksi pada kawasan peternakan diduga muncul akibat residu antibiotik dari peternakan. Kesimpulan: Terdapat perbedaan jumlah gen resisten antibiotik yang teridentifikasi pada hulu sungai dan kawasan peternakan akibat self purification sungai dan cemaran residu antibiotik dari kegiatan peternakan. | Background: Excessive antibiotic use in livestock can lead to an increase in antibiotic resistance genes through antibiotic residues contaminating the environment, potentially causing the spread of antibiotic resistance in bacteria through water, including the Banjaran River. Objective: This research aims to identify the diversity of antibiotic resistance genes in the upstream of Banjaran River and its adjacent livestock areas. Methods: The study employs an in silico experimental approach, with 5-liter samples of water and sediment samples collected from three sampling points upstream and in the vicinity of livestock farms. Water samples are filtered using membrane filters, and DNA extraction is performed using DNeasy PowerWater, followed by DNA sequencing using Shotgun Metagenomic Next-Generation Sequencing. Data analysis is carried out using the Bacterial and Viral Bioinformatics Resource Center. Results: A total of 148 antibiotic-resistant genes were detected with 65 antibiotic resistance genes were found at the upstream of the river, 36 at both upstream and livestock areas, and 47 at the livestock area. Genes such as acrB, bacA, marA, Mcat_23S_MAC, ramA, Sent_gyrA_FLO, Sser_gyrB_FLO, Pmul_16S_SPT, and Sser_parE_FLO detected at sampling point two are suspected to arise due to contamination from antibiotic residues from livestock activities. Conclusion: There is a difference in the number of identified antibiotic resistance genes in the upstream of the river and the livestock farming area due to the self-purification process of the river and the contamination of antibiotic residues from farming activities. | |
| 41242 | 43366 | A1A017017 | ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI SALAK PONDOH DI KECAMATAN SUKOHARJO KABUPATEN WONOSOBO | Beberapa daerah di Indonesia menjadikan salak sebagai sumber pendapatan petani. Salah satunya di kecamatan Sukoharjo Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usahatani salak pondoh, mengetahui waktu kembalinya investasi pada usahatani salak pondoh, dan menganalisis sensitivitas usahatani salak pondoh apabila terjadi perubahan pada faktor tertentu.. Penelitian ini dilakukan di Desa Kupangan, Kajeksan, Pucungwetan, dan Pulus pada bulan Januari 2021 dan Oktober 2023. Penelitian menggunakan data primer yang diperoleh dengan mengumpulkan data menggunakan kuisioner pada 36 petani salak pondoh dengan metode purposive sampling di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Wonosobo. Kelayakan usahatani salak pondoh dianalisis dengan menggunakan tiga kriteria yaitu NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return), dan Net B/C (Net Benefit Cost Ratio). Sedangkan analisis sensitivitas variabel yang berubah adalah harga jual sebesar 25%. Hasil analisis dengan diskon faktor 8,4% pada umur tanaman 8 tahun diketahui nilai NPV Rp992.225.891,00 ; IRR 28,37%; dan Net B/C 2,50 sehingga diketahui usahatani layak untuk diusahakan. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan usahatani salak pondoh masih layak untuk dikembangkan apaabila terjadi perubahan harga jual 25% dan menjadi tidak layak apabila terjadi perubahan harga jual 41%. Sedangkan analisis payback period menunjukkan investasi usahatani salak pondoh dapat kembali dalam jangka waktu 6 tahun 1 bulan. | In some areas, snakefruit is a source of income for farmers. One of them is in Sukoharjo sub-district, Wonosobo Regency. This study aims to analyze the feasibility of salak pondoh farming, find out what year the investment in salak pondoh farming will return and analyze the sensitivity of the farm if there are changes in certain factors. This research was conducted in Kupangan, Kajeksan, Pucungwetan, and Pulus villages in January 2021 and October 2023. The study used primary data obtained by collecting data using questionnaires on 36 salak pondoh farmers using the purposive sampling method in Sukoharjo District, Wonosobo Regency. The feasibility of salak pondoh farming is analyzed using three criteria, namely NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return), and Net B/C (Net Benefit Cost Ratio). While the sensitivity analysis of the variable that changes is the selling price by 25%. The results of the analysis with a factor discount of 8.4% at the age of 8 years plant are known NPV value Rp992,225,891,00; IRR 28.37%; and Net B/C 2.50 so that it is known that farming is worth cultivating. The results of the sensitivity analysis show that Pondoh salak farming is still feasible to develop if there is a change in selling price of 25% and becomes unfeasible if there is a change in selling price of 41%. Meanwhile, the payback period analysis shows that Pondoh salak farming investment can be returned within a period of 6 years and 1 month. | |
| 41243 | 43367 | C1B020097 | PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN SERVANT LEADERSHIP, BUDAYA ORGANISASI, DAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI DIGITAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI LAYANAN DESA DI DESA EKS KARESIDENAN BANYUMAS. | Penelitian ini adalah survey pada Pegawai atau Perangkat Desa di Desa Eks Karesidenan Banyumas (Banjarnegara-Purbalingga-Banyumas-Cilacap-Kebumen), Jawa Tengah, Indonesia. Penelitian ini mengambil judul: “Analisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan Servant Leadership, Budaya Organisasi, Dan Keterampilan Komunikasi Digital Terhadap Kinerja Karyawan Pelayanan Desa di Desa Eks Karesidenan Banyumas”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Gaya Kepemimpinan Servant Leadership, Budaya Organisasi, Dan Keterampilan Komunikasi Digital Terhadap Kinerja Karyawan Pelayanan Desa di Desa Eks Karesidenan Banyumas. Responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini adalah pegawai atau perangkat desa di Desa Eks Karesidenan Banyumas sebanyak 103 Responden dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data regresi linier berganda yang menunjukkan bahwa: (1) Gaya Kepemimpinan Servant Leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja layanan desa di Desa Eks Karesidenan Banyumas, (2) Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja layanan desa di Desa Eks Karesidenan Banyumas, (3) Keterampilan Komunikasi Digital berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja layanan desa di Desa Eks Karesidenan Banyumas. | This research is a survey conducted on employees or village apparatus in the Ex-Banyumas Residency Village (Banjarnegara-Purbalingga-Banyumas-Cilacap-Kebumen), Central Java, Indonesia. The title of this research is "Analysis of the Influence of Servant Leadership Style, Organizational Culture, and Digital Communication Skills on the Performance of Village Service Employees in Ex-Banyumas Residency Village." The objective of this research is to determine the influence of Servant Leadership Style, Organizational Culture, and Digital Communication Skills on the performance of village service employees in Ex-Banyumas Residency Village. The respondents participating in this research are employees or village apparatus in Ex-Banyumas Residency Village, totaling 103 respondents, selected using simple random sampling. Based on the results of the research and multiple linear regression data analysis, it is found that: (1) Servant Leadership Style has a positive and significant effect on the performance of village services in Ex-Banyumas Residency Village, (2) Organizational Culture has a positive and significant effect on the performance of village services in Ex-Banyumas Residency Village, (3) Digital Communication Skills have a negative and significant effect on the performance of village services in Ex-Banyumas Residency Village. | |
| 41244 | 43349 | H1E020067 | USULAN STRATEGI BERDASARKAN ANALISIS STUDI KELAYAKAN PRODUK DAN FINANSIAL PADA PRODUKSI LELEHAN SAMPAH RESIDU MULTIPLASTIK MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT | PT. Pracetak Bangun Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang mengelola sampah residu menjadi bahan dasar produk konstruksi bangunan yaitu holzewig dan batasip. Saat ini PT. Pracetak Bangun Indonesia ingin meningkatkan potensi ekonomi yang dapat diperoleh dari produk hasil pengolahan sampah residu multiplastik. Namun, PT. Pracetak Bangun Indonesia belum mengetahui kebutuhan pasar terhadap produk hasil olahan sampah residu multiplastik. Sehingga, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kelayakan bisnis PT. Pracetak yang ditinjau dari aspek produk dan aspek finansial, serta menyusun strategi perusahaan menggunakan analisis SWOT. Pada aspek produk menggunakan pendekatan House of Quality yang menghasilkan prioritas utama yang harus dilakukan oleh perusahaan dan produk yang diharapkan oleh konsumen yaitu Gazebo, Jendela dan Meja Makan. Produk tersebut dianalisis aspek finansialnya dan menghasilkan bahwa apabila perusahaan ingin mencapai titik impasnya, perusahaan harus mampu menjual 156 jendela, atau 9 meja makan atau 2 gazebo. Berdasarkan hasil HOQ, dilakukan analisis SWOT untuk mengetahui kondisi perusahaan dan strategi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Hasil perhitungan nilai faktor internal dan eksternal yang dihasilkan adalah positif, sehingga posisi perusahaan saat ini berada pada kuadran I. Perusahaan harus menerapkan strategi SO (Strength-Opportunity), yaitu bagaimana perusahaan menggunakan kekuatannya dengan memanfaatkan peluang yang ada. | PT. Pracetak Bangun Indonesia is one of the companies that manages residual waste into the basic materials of building construction products, namely holzewig and batasip. Currently, PT. Pracetak Bangun Indonesia wants to enhance the economic potential that can be obtained from the processed products of multiplastic residual waste. However, PT. Pracetak Bangun Indonesia has not yet identified the market needs for the products resulting from the processing of multiplastic residual waste. Therefore, this research is conducted to determine the feasibility of PT. Pracetak Bangun Indonesia's business, considering both product and financial aspects, and to formulate company strategies using SWOT analysis. In terms of products, the House of Quality approach is used, resulting in the primary priorities that must be addressed by the company and the products expected by consumers, namely Gazebo, Windows, and Dining Tables. These products are analyzed financially, and it is found that for the company to break even, it must be able to sell 156 windows, or 9 dining tables, or 2 gazebos. Based on the HOQ results, a SWOT analysis is conducted to determine the company's condition and the strategies needed. The calculation results of internal and external factor values are positive, placing the company's current position in quadrant I. The company should implement the SO (Strength-Opportunity) strategy, which involves leveraging its strengths to capitalize on existing opportunities. | |
| 41245 | 43368 | I1A020086 | Analisis Implementasi Program Penanggulangan Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kembaran II | Latar Belakang : Tuberkulosis Paru merupakan salah satu penyakit menular yang menyebabkan Kesehatan memburuk. Berdasarkan data UKP Puskesmas Kembaran II, tahun 2023 ditemukan sebanyak 376 kasus TB Paru, terhitung sejak awal tahun sampai bulan Juli 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran pelaksanaan komunikasi dan sumber daya dalam implementasi program penanggulangan TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kembaran II. Metodologi : Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap informan Wilayah Kerja Puskesmas Kembaran, serta telaah dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah thematic analysis. Hasil Penelitian : Implementasi program penanggulangan TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kembaran II secara keseluruhan telah dilaksanakan dengan baik dari segi komunikasi dan sumber daya. SDM yang tersedia, telah sesuai dengan kriteria yang tertera dalam Permenkes No 67/2016. Mengingat luasnya Wilayah Kerja Puskesmas Kembaran II, peran serta kader pendukung menjadi sangat penting. Jumlah staf pelaksana yang tersedia saat ini, masih belum cukup untuk menunjang usaha penemuan kasus TB Paru di lapangan. Kesimpulan : Implementasi program penanggulangan TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kembaran II sudah berjalan dengan baik, tetapi peran kader sebagai pendukung masih belum terpenuhi. Maka diperlukan adanya rekrutmen untuk pengoptimalan pencapaian target penanggulangan Tuberkulosis Paru | Background: Pulmonary Tuberculosis is one of the infectious diseases that cause health to deteriorate. Based on data from UKP Puskesmas Kembaran II, in 2023 there will be 376 cases of Pulmonary TB, starting from the beginning of the year until July 2023. This study aims to identify the picture of the implementation of communication and resources in the implementation of the Pulmonary TB control program in the Working Area of Puskesmas Kembaran II. Methodology: This research employs a qualitative method with a case study design. Data collection is carried out through in-depth interviews with informants of the Twin Health Center Working Area, as well as document review. The collected data is then analyzed using thematic analysis. Results: The implementation of the Pulmonary TB control program in the Working Area of Puskesmas Kembaran II as a whole has been carried out well in terms of communication and resources. The available human resources are in accordance with the criteria stated in Permenkes No. 67/2016. Given the vast working area of Puskesmas Kembaran II, the participation of supporting cadres is very important. The number of implementation staff currently available is still not enough to support efforts to find Pulmonary TB cases in the field. Conclusion: The implementation of the Pulmonary TB control program in the Puskesmas Kembaran II Working Area has gone well, but the role of cadres as supporters is still not fulfilled. Therefore, recruitment is needed to optimize the achievement of the target of combating Pulmonary Tuberculosis. | |
| 41246 | 45020 | E1A020135 | TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERMOHONAN PENDAFTARAN MEREK “ELYSEE” BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS (Studi Putusan Nomor 53/Pdt.Sus-HKI/Merek/2023/PN Niaga Jkt.Pst) | Merek dalam dunia perdagangan sebagai salah satu bentuk HKI yang telah digunakan selama ratusan tahun dan mempunyai peranan penting karena digunakan untuk membedakan asal usul suatu barang dan jasa. Merek pada dasarnya adalah suatu tanda yang dikenali oleh konsumen sebagai suatu tanda pada suatu barang. Apabila suatu merek tidak didaftarkan maka merek tersebut tidak akan dilindungi oleh negara. Perlindungan hukum terhadap merek dijamin melalui proses pendaftaran yang menganut sistem konstitutif, yaitu hak atas merek tersebut diperoleh melalui pendaftaran. Pemohon yang pertama kali mengajukan permohonan pendaftaran dengan itikad baik adalah pihak yang berhak atas merek tersebut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum terhadap merek “ELYSEE” dan akibat hukum terhadap merek “ELYSEE” ditinjau dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis dalam Putusan Nomor 53/Pdt.Sus-HKI/Merek/2023/PN Niaga Jkt.Pst. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah metode yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskripstif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang dikumpulkan dengan studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan metode normatif kualitatif dan disajikan dalam bentuk teks naratif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa Majelis Hakim telah memberikan perlindungan hukum terhadap merek “ELYSEE” milik Penggugat dengan mengabulkan gugatan pembatalan Putusan Komisi Banding Merek Nomor 1323/KBM/HKI/2022, karena merek Penggugat memiliki daya pembeda dan tidak memenuhi unsur ketentuan Pasal 21 ayat (1) huruf a Undang Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis serta Penggugat mendaftarkan mereknya dengan itikad baik. Akibat hukum dari perbuatan Tergugat yaitu dengan menerima Permohonan Pendaftaran Merek “ELYSEE” atas nama Penggugat serta mengumumkannya dalam Berita Resmi Merek. | Trademarks in the world of commerce serve as one form of Intellectual Property Rights (IPR) that have been utilized for centuries and play a crucial role in distinguishing the origin of goods and services. Essentially, a trademark is a recognizable sign to consumers regarding a particular product. If a trademark is not registered, it will not be protected by the state. Legal protection for trademarks is ensured through a registration process that follows a constitutive system, where rights to the trademark are acquired through registration. The applicant who first files the registration application in good faith is entitled to the trademark. Research aims to understand how legal protection is applied to the trademark "ELYSEE" and the legal consequences concerning "ELYSEE" under Law Number 20 of 2016 concerning Trademarks and Geographical Indications, as reviewed in Decision Number 53/Pdt.Sus-HKI/Merek/2023/PN Niaga Jkt.Pst. The approach method used in this research is a normative juridical method with analytical descriptive research specifications. The data source used is secondary data collected through literature study, then analyzed using qualitative normative methods and presented in the form of narrative text. Based on the research findings and discussion, it is evident that the Judges provided legal protection for the "ELYSEE" trademark owned by the Plaintiff by granting the cancellation lawsuit against the Appeal Commission Decision Number 1323/KBM/HKI/2022, because the Plaintiff's trademark has distinctive characteristics and meets the requirements under Article 21 paragraph (1) letter a of Law Number 20 of 2016 concerning Trademarks and Geographical Indications, and because the Plaintiff registered the trademark in good faith. The legal consequence of the Defendant's actions is to accept the Trademark Registration Application for "ELYSEE" in the Plaintiff's name and publish it in the Official Trademark Gazette. | |
| 41247 | 43369 | J1E019015 | ANALYSIS OF POLITENESS STRATEGIES ON THE UNDERGRADUATE ENGLISH STUDENTS OF FACULTY OF HUMANITIES UNSOED ON VIRTUAL COMMUNICATION WITH FOREIGN SPEAKERS IN OME TV APP | Penelitian ini difokuskan untuk memahami dan mengidentifikasi proses strategi kesantunan berbahasa Mahasiswa Akhir Jurusan Bahasa Inggris di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman yang terjadi dalam komunikasi virtual dengan penutur asing di aplikasi Ome TV. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui strategi kesopanan yang digunakan Mahasiswa ketika berkomunikasi secara virtual dengan penutur asing, (2) Untuk mendeskripsikan dan mengklasifikasikan strategi kesopanan yang digunakan dalam percakapan. Metodologi penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sampel penelitian ini adalah empat mahasiswa akhir jurusan Bahasa Inggris di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data adalah analisis konten. Data diperoleh dengan menuliskan keseluruhan ujaran dalam rekaman video percakapan mahasiswa dengan penutur asing. Kemudian data tersebut disortir, hanya tuturan mahasiswa yang dianalisis, dikodekan, kemudian dideskripsikan. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) keempat mahasiswa menggunakan empat strategi kesantunan dalam percakapan mereka dengan penutur asing di Ome TV. Strategi yang paling sering digunakan oleh keempat mahasiswa adalah strategi kesantunan positif. (2) setiap strategi yang digunakan mempertimbangkan tanggapan dan kedekatan dengan penutur asing sehingga komunikasi dapat diterima dan mengarah pada tujuan percakapan. | This study is focused to understand and identify the process of politeness strategies of The Undergraduate English Students of Faculty of Humanities Jenderal Soedirman University that occur in virtual communication with foreign speakers on Ome TV application. The purposes of this study are: (1) To find out the politeness strategies used by students when communicating virtually with foreign speakers. (2) To describe and classify the politeness strategies used in conversation. The methodology of this research is descriptive qualitative research. The participants of this research were four undergraduate English students at Faculty of Humanities Jenderal Soedirman University. The data were collected through documentation and interview. The data analysis technique is content analysis. Data was obtained by transcribing all the utterances in video recordings of student conversations with foreign speakers. Then the data are sorted, and only students’ utterance is analyzed, coded, then describe. The results of this study are: (1) all students used four politeness strategies in their conversations with foreign speakers on Ome Tv. The strategy most frequently used by the four students is positive politeness strategy. (2) each strategy used by students adjusts the response and intimacy with foreign speakers so that communication can be accepted and leads to conversational goals. | |
| 41248 | 43370 | F1C020060 | Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Keputusan Menginap di Hotel Java Heritage Purwokerto | Penelitian ini meneliti terkait pengaruh Media Sosial Instagram terhadap Keputusan Menginap di Hotel Java Heritage Purwokerto, khususnya followers akun instagram @javaheritagehotel. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh yang diberikan dari media sosial instagram terhadap keputusan tamu untuk menginap di Hotel Java Heritage Purwokerto. Penelitian ini hadir seiring fenomena meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana promosi di dalam ketatnya persaingan industri perhotelan. Media sosial menjadi sarana promosi yang dianggap paling strategis di tengah perkembangan teknologi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survey, yaitu menyebarkan kuesioner online kepada 100 responden yang terpilih secara acak. Responden merupakan individu yang pernah menginap di Hotel Java Heritage Purwokerto dan merupakan followers akun instagram @javaheritagehotel. Penelitian ini menggunakan Teori Pembelajaran Sosial yang memiliki anggapan bahwa perilaku manusia terbentuk dari adanya pembelajaran melalui observasi terhadap suatu model. Model yang diamati dalam penelitian ini adalah akun instagram @javaheritagehotel yang nantinya menjadi faktor dalam pembentukan keputusan menginap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara media sosial instagram dengan keputusan tamu untuk menginap di Hotel Java Heritage Purwokerto berdasarkan dari data yang dikumpulkan melalui kuesioner serta sudah diuji dan dianalisis menggunakan software SPSS. | This study examines the influence of Instagram Social Media on Staying Decisions at Java Heritage Purwokerto Hotel, especially followers of the @javaheritagehotel Instagram account. This study aims to see how much influence Instagram social media has on guests' decisions to stay at Java Heritage Purwokerto Hotel. This research comes along with the phenomenon of the increasing use of social media as a means of promotion in the tight competition in the hospitality industry. Social media is a means of promotion that is considered the most strategic in the midst of technological developments. The approach used in the research is a descriptive quantitative approach with a survey method, namely distributing online questionnaires to 100 randomly selected respondents. Respondents are individuals who have stayed at Java Heritage Purwokerto Hotel and are followers of the @javaheritagehotel Instagram account. This research uses Social Learning Theory which assumes that human behavior is formed from learning through observation of a model. The model observed in this study is the Instagram account @javaheritagehotel which will be a factor in the forming of the decision to stay. The results showed that there was an influence between Instagram social media and guest decisions to stay at Java Heritage Purwokerto Hotel based on data collected through questionnaires and had been tested and analyzed using SPSS software. | |
| 41249 | 43371 | J1C018023 | Agresivitas pada Film Misumisou | Agresi merupakan bentuk perilaku yang masih terus dijumpai dalam kehidupan dan bahkan manusia menikmatinya dalam bentuk film yang bertema kekerasan. Bias pemahaman mengenai perbedaan jenis kekerasan menyebabkan segala bentuk kekerasan berisiko digeneralisir atau bahkan dinormalisasi. Penelitian ini membahas agresivitas dalam film Misumisou karya Eisuke Naito. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk agresi tokoh Nozaki Haruka, Aiba Mitsuru, Sayama Rumi, dan Oguro Taeko dalam film Misumisou berdasarkan dorongan perilakunya lewat perspektif agresi Erich Fromm yang secara garis besar membagi agresi menjadi dua bentuk yaitu agresi jahat dan agresi lunak defensif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode simak catat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk kekerasan yang dilakukan oleh Nozaki Haruka, yaitu perilaku destruktif kesumat akibat dendam, dan agresi lunak defensif atas responnya terhadap ancaman fisik dan rasa takut. Aiba Mitsuru, yaitu agresi jahat sadisme, didorong oleh hasrat keefektifannya yang tidak terpenuhi. Sayama Rumi, yaitu agresi jahat sadisme, didorong oleh hasrat narsisismenya yang terluka. Oguro Taeko, yaitu agresi jahat sadisme didorong oleh hasrat kebebasannya yang terhalangi, dan agresi lunak defensif atas responnya terhadap ancaman penyerangan fisik. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perilaku agresi Nozaki Haruka dipicu oleh stimulus “luar biasa” secara eksternal, sedangkan perilaku agresi Aiba Mitsuru, Rumi Sayama, dan Oguro Taeko muncul karena memang penggambaran karakteristik tokoh bawaannya yang jahat dan sadis meskipun tanpa stimulus eksternal yang berarti. | Aggression is a form of behavior that is still found in life and people even enjoy it by watching films with violent themes. Biased understanding about types of violence differences can be causing risk that all forms of violence will be generalized or even normalized. This study discusses aggressiveness in the film Misumisou by Eisuke Naito. This study aims to determine the forms of aggressions of the characters Nozaki Haruka, Aiba Mitsuru, Sayama Rumi, and Oguro Taeko in the film based on the motivation of their behavior using Erich Fromm's aggression perspective that dividing aggression into two types; evil aggression (sadism and necrophilia ) and defensive aggression. This research type is qualitative research using the note-taking method. The results of this research show that the form of violence perpetrated by Nozaki Haruka, was vengeful destructiveness behavior due to revenge, and defensive aggression as response of fear and physical threats. Aiba Mitsuru, was sadistic aggression, driven by an unfulfilled “effectiveness” desire. Sayama Rumi, was sadistic aggression, driven by her wounded narcissism desire. Oguro Taeko, was sadistic aggression driven by her thwarted desire for freedom, and defensive aggression in response to the threat of physical attack. This study concluded that Nozaki Haruka’s aggression behavior was provoked by external stimulus, whereas Aiba Mitsuru, Rumi Sayama, and Oguro Taeko’s aggressions was provoked by their typical sadistic character itself even without any severe stimulus. | |
| 41250 | 43372 | F2A021014 | DISKURSUS PENGELOLAAN PELAYANAN PUBLIK TERINTEGRASI KEPELABUHANAN PERIKANAN DI PELAYANAN TERPADU SATU ATAP UPT KKP DENGAN PENDEKATAN WHOLE OF GOVERNMENT | Pemerintah telah menekankan peningkatan pelayanan publik dengan membentuk Mall Pelayanan Publik, mengintegrasikan layanan publik dalam satu tempat untuk memenuhi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Kualitas layanan publik menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di sektor kepelabuhanan perikanan, layanan pelayanan seperti penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) merupakan hal penting. Namun, proses ini melibatkan beberapa instansi dan dokumen dari BPJS Ketenagakerjaan hingga Karantina Kesehatan. Meskipun demikian, ada tantangan seperti fragmentasi dan ego sektoral yang mempengaruhi efisiensi layanan. Terdapat upaya seperti Whole of Government (WoG) untuk mengatasi hal ini dengan mendukung kolaborasi lintas-sektor dan mendukung peningkatan kualitas layanan publik. Laporan Ombudsman juga menunjukkan bahwa pelayanan publik belum optimal, terdapat maladministrasi, yang menimbulkan banyak laporan dari masyarakat. Dalam konteks ini, integrasi pelayanan publik dalam MPP atau Gedung Pelayanan menjadi penting, bukan hanya untuk co-location, tapi juga integrasi proses kerja, sharing data, dan perubahan pola pikir dari sektoral menuju kinerja bersama. Dalam konteks penelitian, fokus pada penyelenggaraan layanan terintegrasi di sektor kepelabuhanan perikanan dan penerbitan SPB di Pelayanan Terpadu Satu Atap UPT KKP dengan pendekatan WoG untuk mengevaluasi restrukturisasi lembaga, budaya bersama, dan pertukaran data yang mendukung serta faktor-faktor penghambat dalam integrasi pelayanan publik. Secara umum, penelitian tersebut dilakukan di Gedung Pelayanan Terpadu Satu Atap di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap dan melibatkan beberapa instansi terkait. Ini melibatkan metode penelitian kualitatif dengan fokus pada Whole of Government (WoG) dalam meningkatkan kualitas layanan publik di gedung tersebut. Metode kualitatif yang diaplikasikan memungkinkan peneliti untuk memahami masalah sosial secara mendalam dan interpretatif. Adapun pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi memberikan cakupan yang luas dalam memperoleh informasi yang relevan dari berbagai sumber. Hasil penelitian dan pembahasan mengenai penerapan integrasi pelayanan publik di Gedung PTSA UPT KKP adalah sebagai berikut: 1. Aspek restrukturisasi lembaga PTSA telah dilakukan bertahap namun belum terdapat legal aspek dalam kelembagaannya; Kejelasan tugas dan peran setiap instansi sudah jelas serta telah melakukan evaluasi dan pengelolaan sumber daya secara mandiri. 2. Aspek budaya bersama telah dilakukan namun perlu upaya lebih lanjut untuk memaksimalkan efektivitas dan keterpaduannya; 3. Aspek pertukaran data dan informasi telah dilakukan namun belum ada penggunaan aplikasi terintegrasi; 4. Faktor Penghambat dalam Pelaksanaan Pelayanan Publik Terintegrasi: keterbatasan pemanfaatan teknologi bersama dan setiap instansi fokus pada pencapaian hasil dan kepentingannya masing-masing. Kata Kunci: Mall Pelayanan Publik, Whole of Government (WoG). | In the fisheries sector, services such as the issuance of the Shipment Agreement Letter (SPB) are important. However, this process involves several agencies and documents from the BPJS Employment to the Health Quarantine. Despite this, there are challenges such as fragmentation and sectoral egos that affect service efficiency. There are efforts such as the Whole of Government (WoG) to address this by supporting cross-sectoral collaboration and supporting improved quality of public services. The Ombudsman's report also shows that public services are not optimal, there is maladministration, which raises a lot of reports from the public. In the context of the research, the focus is on the maintenance of integrated services in the fisheries sector and the publication of SPBs in the Single Roof Integrated Services of the UPT KKP with the WoG approach to evaluate institutional restructuring, shared culture, and supporting data exchange as well as obstacles to the integration of public services. Generally speaking, the research was carried out in the One Roof Integrated Service Building at the Cilacap Ocean Fishing Port and involved several related agencies. It involves qualitative research methods with a focus on the Whole of Government (WoG) in improving the quality of public services in the building. As for data collection through in-depth interviews, observations, and documentation. The results of the research and discussion on the implementation of integration of public services in the PTSA UPT KKP building are as follows: 1. The aspects of the restructuring of the PTSA institutions have been carried out gradually but there are no legal aspects in its effectiveness; the clarity of the tasks and roles of each agency is clear and has conducted the evaluation and management of resources independently. 2. The joint cultural aspects have been done but need further efforts to maximize its efficiency and integration; 3. The aspect of the exchange of data and information has been made but there is no use of integrated applications; 4. Hindering Factors in the Implementation of Integrated Public Service: the limitation of the use of joint technology and each of the agencies focuses on achieving their respective results and interests. Keywords: Public Service Mall, Whole of Government (WoG). | |
| 41251 | 43373 | H1A019076 | ANALISIS LAYANAN VIDEO STREAMING HBO GO MENGGUNAKAN JARINGAN WI-FI DAN CELLULAR MELALUI PARAMETER QUALITY OF SERVICE | HBO (Home Box Office) adalah stasiun televisi Amerika Serikat yang dimiliki oleh Time Warner. Sistem ini dinamai Sterling Manhattan Cable dan dengan dukungan Time Life, Inc. Quality of Service (QoS) merupakan sebuah arsitektur end-to-end dan bukan merupakan sebuah fitur yang dimiliki oleh jaringan. QoS suatu jaringan merujuk pada tingkat kecepatan dan kehandalan penyampaian berbagai jenis data di dalam suatu komunikasi. Melalui QoS seorang network administrator dapat memberikan prioritas trafik tertentu melalui jaringan Wi-Fi dan cellular. Tujuan QoS menyediakan kualitas layanan yang berbeda-beda berdasarkan kebutuhan layanan di dalam jaringan. Wireshark merupakan salah satu tools atau aplikasi capture paket data berbasis open-source untuk melakukan analisis dan pemecah masalah jaringan. Hasil pengujian yang sudah didapat dari dua jaringan Wi-Fi dan seluler pada parameter throughput dan nilai rata-rata yang dihasilkan dari jaringan seluler 52%, dan nilai rata-rata yang dihasilkan dari jaringan Wi-Fi 64%, Hasil pengujian yang sudah didapat dari dua jaringan Wi-Fi dan seluler pada parameter Delay dan nilai rata-rata yang dihasilkan dari jaringan seluler 0,00432, dan nilai rata-rata yang dihasilkan dari jaringan Wi-Fi 0,00331,Hasil pengujian yang sudah didapat dari dua jaringan Wi-Fi dan seluler pada parameter Jitter dan nilai rata-rata yang dihasilkan dari jaringan seluler 0,00327, dan nilai rata-rata yang dihasilkan dari jaringan Wi-Fi 0,00327, Hasil pengujian yang sudah didapat dari dua jaringan Wi-Fi dan seluler pada parameter Packetloss dan nilai rata-rata yang dihasilkan dari jaringan seluler 0,34%, dan nilai rata-rata yang dihasilkan dari jaringan Wi-Fi 0,12%, Hasil pengujian yang sudah didapat dari dua jaringan Wi-Fi dan seluler pada parameter Frame Rate dan nilai rata-rata yang dihasilkan dari jaringan seluler 293,85987, dan nilai rata-rata yang dihasilkan dari jaringan Wi-Fi 364,43761. | HBO (Home Box Office) is an American television station owned by Time Warner. This system was named Sterling Manhattan Cable and with the support of Time Life, Inc. Quality of Service (QoS) is an end-to-end architecture and is not a feature owned by the network. QoS of a network refers to the level of speed and reliability of delivering various types of data in a communication. Through QoS a network administrator can prioritize certain traffic over Wi-Fi and cellular networks. The aim of QoS is to provide different service qualities based on service needs in the network. Wireshark is an open-source data packet capture tool or application for analyzing and solving network problems. The test results that have been obtained from two Wi-Fi and cellular networks on throughput parameters and the average value resulting from the cellular network are 52%, and the average value resulting from the Wi-Fi network is 64%. The test results that have been obtained from two Wi-Fi and cellular networks on the Delay parameter and the average value resulting from the cellular network is 0.00432, and the average value resulting from the Wi-Fi network is 0.00331. Test results that have been obtained from two Wi-Fi networks Fi and cellular on the Jitter parameter and the average value resulting from the cellular network is 0.00327, and the average value resulting from the Wi-Fi network is 0.00327. Test results have been obtained from two Wi-Fi and cellular networks on Packetloss parameter and the average value resulting from the cellular network is 0.34%, and the average value resulting from the Wi-Fi network is 0.12%. Test results have been obtained from two Wi-Fi and cellular networks on the Frame parameter The average rate and value resulting from the cellular network is 293.85987, and the average value resulting from the Wi-Fi network is 364.43761. | |
| 41252 | 45152 | C1A017082 | Analisis Permintaan Ekspor Minyak Kelapa Sawit (CPO) Indonesia Ke India Tahun 2015-2022 | Penelitian ini berfokus pada analisis permintaan ekspor minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) Indonesia ke India. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh harga CPO internasional, harga minyak bunga matahari internasional, dan nilai tukar Rupee terhadap permintaan ekspor CPO. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data bulanan dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, World Bank, dan Reserve Bank of India (RBI) selama periode 2015–2022. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel harga CPO internasional memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan ekspor CPO ke India. Sebaliknya, variabel harga minyak bunga matahari internasional tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap permintaan ekspor CPO. Sementara itu, variabel nilai tukar mata uang India berpengaruh positif terhadap permintaan ekspor CPO ke India. Implikasi dari penelitian ini mengindikasikan bahwa pemerintah Indonesia perlu mempertimbangkan kebijakan untuk menstabilkan harga CPO internasional agar permintaan ekspor ke India tetap tinggi. Selain itu, penting bagi stakeholder CPO di Indonesia untuk memperhatikan dinamika kurs rupee terhadap dolar Amerika Serikat sebagai salah satu faktor yang berpengaruh terhadap permintaan ekspor. | This research focuses on analyzing the export demand of Indonesian crude palm oil (CPO) to India. The aim of this research is to analyze the influence of international CPO prices, international sunflower oil prices, and the Rupee currency exchange rate on the demand for CPO exports. This study uses secondary data in the form of monthly data from publications by the Indonesian Central Statistics Agency (BPS), the World Bank, and the Reserve Bank of India (RBI) for the period 2015–2022. The analytical method employed in this research is multiple linear regression. The results of the research indicate that the international CPO price variable has a significant negative impact on the demand for CPO exports to India. Conversely, the international sunflower oil price variable does not show a significant influence on the demand for CPO exports. Meanwhile, the Indian currency exchange rate variable has a positive effect on the demand for CPO exports to India. The implications of this research suggest that the Indonesian government needs to consider policies to stabilize international CPO prices to maintain high export demand to India. Additionally, it is important for CPO stakeholders in Indonesia to pay attention to the dynamics of the rupee exchange rate against the US dollar as one of the factors affecting export demand. | |
| 41253 | 43374 | J1B019059 | BENTUK DISHARMONISASI KELUARGA DALAM KOMIK WEBTOON WEE!!! KARYA AMOEBA UWU (SOSIOLOGI SASTRA) | Penelitian ini berjudul “Bentuk Disharmonisasi Keluarga dalam Komik Webtoon WEE!!! Karya Amoeba Uwu (Sosiologi Sastra). Disharmonisasi keluarga adalah kondisi retaknya atau pecahnya hubungan keluarga yang disebabkan tidak terpenuhinya kewajiban atau fungsi tiap anggota keluarganya. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk disharmonisasi keluarga dalam Komik Webtoon "WEE!!!" Karya Amoeba Uwu (Sosiologi Sastra). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan kajian sosiologi sastra dan teori sosiologi keluarga oleh William J.Goode. Menggunakan dua metode teknik pengumpulan data yaitu metode simak catat untuk sumber data primer dan metode studi pustaka untuk sumber data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan ada tiga bentuk disorganisasi keluarga dalam komik webtoon “WEE!!!” karya Amoeba Uwu yaitu perpisahan atau perceraian, kehilangan anggota keluarga (meninggal), dan kegagalan peran karena suatu penyakit. | This research is entitled "Forms of Family Disharmony in the Webtoon Comic WEE!!! Amoeba Uwu's work (Sociology of Literature). Family disharmony is a condition where family relationships are broken or broken due to the failure to fulfill the obligations or functions of each family member. The aim of this research is to describe the forms of family disharmony in the webtoon comic "WEE!!!" Amoeba Uwu's work (Sociology of Literature). This research uses a qualitative descriptive method using literary sociology studies and family sociology theory by William J. Goode. Using two methods of data collection techniques, namely the note-taking method for primary data sources and the library study method for secondary data sources. The results of this research show that there are three forms of family disorganization in the webtoon comic "WEE!!!" Amoeba Uwu's work includes separation or divorce, loss of family members (death), and role failure due to illness. | |
| 41254 | 45021 | A1A020073 | STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KERUPUK TELUR ASIN PADA KELOMPOK WANITA TANI TUNAS MEKARSARI DESA KARANGRAU, KECAMATAN SOKARAJA, KABUPATEN BANYUMAS | Kerupuk telur asin merupakan produk inovasi usaha Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Mekarsari Desa Karangrau, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Pengembangan usaha perlu dilakukan melihat kenaikan hasil penjualan produk dan fokus desa terhadap kegiatan pengolahan hasil pertanian untuk meningkatkan perekonomian anggota dan kesejahteraan masyarakat Desa Karangrau. Urgensi ini mendorong perlunya evaluasi lingkungan usaha untuk mempermudah penyusunan perencanaan strategi agar usaha lebih terarah dan lebih berkembang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal usaha, mengidentifikasi faktor eksternal usaha, menyusun rumusan alternatif strategi, dan menentukan prioritas strategi pengembangan usaha kerupuk telur asin Kelompok Wanita Tani Tunas Mekarsari. Penelitian ini dilaksanakan di Kelompok Wanita Tani Tunas Mekarsari Desa Karangrau Kecamatan Sokaraja pada bulan Maret sampai Mei 2024. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan jenis pendekatan deksriptif kualitatif. Metode penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 20 orang. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan tahap formulasi manajemen strategi meliputi tahap input, tahap pencocokan, dan tahap keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Faktor kekuatan internal terbesar yaitu pelayanan konsumen cukup baik dan faktor kelemahan internal terbesar yaitu lokasi usaha yang kurang strategis; 2) Faktor peluang eksternal terbesar yaitu peningkatan daya beli produk masyarakat dan faktor ancaman eksternal terbesar yaitu kemampuan usaha pesaing dalam penggunaan teknologi pemasaran digital; 3) Hasil perumusan strategi menggunakan jenis strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk mampu menghasilkan delapan alternatif strategi; 4) Prioritas alternatif strategi pengembangan usaha kerupuk telur asin KWT Tunas Mekarsari adalah meningkatkan kemampuan SDM dalam mengelola usaha dengan mengoptimalkan pendampingan dan pelatihan. | Salted egg crackers are a product of the business innovation of the Tunas Mekarsari Women Farmers Group (KWT) in Karangrau Village, Sokaraja District, Banyumas Regency. Business development needs to be carried out seeing the increase in product sales and the village's focus on agricultural product processing activities to improve the economy of members and the welfare of the people of Karangrau Village. This urgency encourages the need for an evaluation of the business environment to facilitate the preparation of strategic planning so that the business is more directed and more developed. This research aims to identify internal business factors, identify business external factors, develop alternative strategy formulations, and determine the priority of the salted egg cracker business development strategy of the Tunas Mekarsari Farmer Women Group. This research was carried out at the Tunas Mekarsari Farmer Women Group, Karangrau Village, Sokaraja District from March to May 2024. This study uses a case study method with a qualitative descriptive approach. The method of determining informants in this study uses a purposive sampling technique with a total of 20 people. The data analysis technique of this study uses the strategy management formulation stage including the input stage, matching stage, and decision stage. The results of the study show that: 1) The biggest internal strength factor, namely customer service is quite good and the biggest internal weakness factor, namely the business location is less strategic; 2) The largest external opportunity factor is the increase in the purchasing power of people's products and the largest external threat factor is the competitors' business capabilities in the use of digital marketing technology; 3) The results of the formulation of the strategy using the type of market penetration strategy and product development are able to produce eight alternative strategies; 4) The alternative priority of the KWT Tunas Mekarsari salted egg cracker business development strategy is to improve the ability of human resources in managing the business by optimizing mentoring and training. | |
| 41255 | 43375 | E1A020173 | PERMOHONAN PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA PEMALSUAN IDENTITAS (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Agama Sukoharjo Nomor 479/Pdt.P/2023/PA. Skh) | Pembatalan perkawinan terjadi karena tidak terpenuhinya syarat perkawinan. Pemalsuan identitas menjadi salah satu penyebab dapat terjadinya pembatalan perkawinan. Kasus seperti ini terjadi pada Pengadilan Agama Sukoharjo dengan Putusan Nomor 479/Pdt. P/2023/PA. Skh. Adapun putusan tersebut mengenai pembatalan perkawinan karena pemalsuan identitas yang dilakukan oleh Termohon I (suami) yang mengaku masih jejaka, namun nyatanya telah memiliki dua orang istri sah. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana dasar pertimbangan hukum hakim dalam megabulkan perkara permohonan pembatalan perkawinan pada Putusan Nomor 479/Pdt P/2023/PA. Skh dan bagaimana akibat hukum dari pembatalan perkawinan dari kasus tersebut. Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif yang kemudian dianalisis secara normatif kualitatif dengan data sekunder yang diproses melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pertimbangan hukum hakim pada Putusan Nomor 479/Pdt P/2023/PA. Skh mendasarkan pada Pasal 23 huruf (b) UndangUndang Perkawinan jo 73 huruf b Undang-Undang Perkawinan, Pasal 71 huruf a Kompilasi Hukum Islam, dan Pasal 27 ayat (3) Undang-undang Perkawinan. Menurut penulis, majelis hakim dapat menambahkan Pasal 22 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Pasal 3 ayat (1) dan (2) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Pasal 9 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Pasal 23 huruf a Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 jo. Pasal 73 huruf a Kompilasi Hukum Islam sebagai pertimbangan hukumnya. Akibat hukum yang ditimbulkan karena pembatalan perkawinan dapat berakibat terhadap hubungan suami istri yang di mana perkawinan yang pernah dilangsungkan diaggap tidak pernah ada sehigga status suami istri kembali seperti semula, kedudukan anak, terhadap kepemilikan harta bersama, dan terhadap pihak ketiga juga berakibat terhadap pembatalan perkawinan. | Marriage annulment is the cancellation of the relationship between husband and wife after the marriage contract has taken place. An annulment of a marriage occurs because the marriage conditions are not fulfilled. Falsification of identity is one of the causes of marriage annulment. A case like this also occurred at the Sukoharjo Religious Court with Decision Number 479/Pdt. P/2023/PA. Skh. The decision concerns the annulment of the marriage due to falsification of identity committed by Respondent I (husband) who claimed to be still a young man, but in fact he had two legal wives. The formulation of the research problem is the basis of the judge's legal considerations in granting a marriage annulment petition in Decision Number 479/Pdt P/2023/PA. Skh and what are the legal consequences of annulment of marriage in this case. This research uses normative juridical research which is then analyzed normatively qualitatively with secondary data processed through literature study. The data source used is secondary data with a data collection method using literature study presented in the form of narrative text with a qualitative normative analysis method. The results of the research can be concluded that the judge's legal considerations in Decision Number 479/Pdt P/2023/PA Skh. The Panel of Judges based it on Article 23 letter (b) of the Marriage Law in conjunction with 73 letter b of the Marriage Law, Article 71 letter a of the Compilation of Islamic Law, and Article 27 paragraph (3) of the Marriage Law. According to the author, the panel of judges can add Article 22 of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage, Article 3 paragraphs (1) and (2) of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage, Article 9 of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage and Article 23 letter a Law Number 1 of 1974 jo. Article 73 letter a Compilation of Islamic Law as legal consideration. The legal consequences arising from the annulment of a marriage can have an impact on the relationship between husband and wife where the marriage that has taken place is deemed to have never existed so that the status of husband and wife returns to its original state, the position of children, on joint property ownership, and on third parties. | |
| 41256 | 43376 | J1E017012 | Analyzing Students’ Problems in Situational Speaking Class at 3rd Semester of English Education Study Program Jenderal Soedirman University Academic Year 2022/2023 (A Descriptive Qualitative Study to the Third Semester Students of English Education Study Program Jenderal Soedirman University in the Academic Year 2022/2023) | Fahlevi, Mochammad Riza. 2024. Menganalisa Permasalahan Kelas Berbicara Situational pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Jenderal Soedirman di Semester 3 Tahun Ajaran 2022/2023. Skripsi. Pembimbing 1: Slamet Riyadi, S.S., M.Pd. Pembimbing 2: Novita Pri Andini, S.Pd., M.Pd.. Penguji Utama: Muhamad Ahsanu, S.Pd., M.Sc., M.Hum.,Ph.D.Penguji: Wheksa Fradita Asyrama, S.Pd., M.Pd. Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. Universitas Jenderal Soedirman. Fakultas Ilmu Budaya. Departemen Pendidikan Bahasa. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Purwokerto, 2024. Penelitian ini mengeksplorasi kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa Program Pendidikan Bahasa Inggris semester ketiga di Universitas Jenderal Soedirman selama tahun akademik 2022/2023 di kelas berbicara situasional. Untuk mengetahui permasalahan apa saja yang dialami mahasiswa semester 3 program pendidikan bahasa Inggris Universitas Jenderal Soedirman tahun akademik 2022/2023 dalam berbicara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data penelitian ini adalah hasil wawancara siswa, angket, dan hasil observasi. Populasi penelitian ini berjumlah 85 siswa dengan 10 sampel. Berdasarkan temuan penelitian ini, kesulitan yang terdeteksi dapat dibagi menjadi dua kategori: psikologis dan linguistik. Menanggapi permasalahan tersebut, siswa menggunakan berbagai cara, antara lain menghindari berbicara di depan teman sekelas untuk menyamarkan keterbatasan kemampuan bahasa Inggrisnya dan menunjukkan rasa malu terhadap kemampuan berbahasanya.Hasilnya, kedua komponen ini saling terkait erat. Namun, masalah utama mereka saat ini adalah penguasaan bahasa Inggris. | Fahlevi, Mochammad Riza. 2024. Analyzing Students’ Problems in Situational Speaking Class at 3rd Semester of English Education Study Program Jenderal Soedirman University Academic Year 2022/2023.Thesis. Supervisor 1: Slamet Riyadi, S.S., M.Pd. Supervisor 2: Novita Pri Andini, S.Pd., M.Pd.. Chief External Examiner: Muhamad Ahsanu, S.Pd., M.Sc., M.Hum.,Ph.D. External Examiner: Wheksa Fradita Asryama, S.Pd., M.Pd. Ministry of Education, Culture, Research, and Technology, Jenderal Soedirman University, Faculty of Humanities, Department of Language Education, English Education Study Program, Purwokerto, 2024. This study explores on the difficulties encountered by the third-semester students of English Education Study Program at Jenderal Soedirman University during the academic year 2022/2023 in their situational speaking class. To find out what problems that the 3rd semester students have in speaking. This study uses a qualitative method research. The data of this research are students’ results of interview, questionnaire, and observation.The population of this study are 85 students with 10 samples. Based on the findings of this research, the detected difficulties may be divided into two categories: psychological problems and linguistic problems. In response to these problems, the students use a variety of methods, including avoiding speaking in front of classmates to disguise their limited English ability and show embarrassment about their language abilities. As a result, these two components were inextricably linked. However, their primary issue at the present is their mastery of the English language. | |
| 41257 | 43377 | F1B020112 | MANAJEMEN KARIR DI PT KERETA API INDONESIA (PERSERO) DAERAH OPERASI 5 PURWOKERTO (Unit Jalan Rel dan Jembatan Daop 5 Purwokerto) | Dalam perjalanan karir karyawan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sudah diatur oleh perusahaan melalui path career. Untuk memenuhi perencanaan karir individu melalui path career didorong oleh beberapa faktor salah satunya pendidikan. Pada penelitian ini dilatarbelakangi oleh adannya karyawan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto Unit Jalan Rel dan Jembatan dengan tingkat pendidikan akhir SMP. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan triangulasi data dari wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Manajemen karir karyawan akan dikaji menggunakan teori dan konsep principles of management milik G. R. Terry yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan karyawan dengan pendidikan akhir SMP merupakan karyawan rekrutan sebelum tahun 2000. Setelah tahun 2000 semua karyawan berpendidikan minimal SMA/sederajat. Manajemen karir di PT Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Unit Jalan Rel dan Jembatan Purwokerto dengan promosi jabatan akan tetap berjalan meskipun tingkat pendidikan akhir karyawan SMP dengan catatan mereka mengikuti sekolah lanjutan dengan kejar Paket C, pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh perusahaan. Harapannya dalam proses promosi jabatan terus dilakukan secara sehat. | The career journey of PT Kereta Api Indonesia (Persero) employees has been regulated by the company through a career path. To fulfill individual career planning through a career path, it is driven by several factors, one of which is education. This research was motivated by the existence of employees of PT Kereta Api Indonesia (Persero) Operation Area 5 Purwokerto, Railway and Bridge Unit with a final education level is junior high school. This research uses qualitative methods with triangulation of data from interviews, observation, documentation and literature study. Employee career management will be studied using the theory and concept of G. R. Terry's principles of management, namely planning, organizing, directing and controlling. The research results show that employees with a junior high school education were employees recruited before 2000. After 2000, all employees had a minimum of high school education/equivalent. Career management at PT Api Indonesia (Persero) Operation Area 5 Purwokerto Rail Road and Bridge Unit with promotions will continue even though the employee's final education level is junior high school provided they attend secondary school pursuing Paket C, training organized by the company. The hope is that the promotion process will continue to be carried out in a healthy manner. Keywords: Career Management, Position Promotion | |
| 41258 | 43378 | I1A020014 | FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN TUBERKULOSIS PADA KELOMPOK PEROKOK DI DESA BANTERAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBANG I | Latar Belakang: Jumlah kasus tuberkulosis di Kabupaten Banyumas sebanyak 2.442 kasus dengan angka kasus tertinggi salah satunya di Puskesmas Sumbang I yaitu 105 kasus TB aktif. Perokok merupakan kelompok risiko tinggi tuberkulosis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perilaku pencegahan tuberkulosis pada kelompok perokok di Puskesmas Sumbang I khususnya Desa Banteran. Metodologi: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 77 orang perokok yang terpilih secara simple random sampling. Pengumpulan data secara wawancara dengan kuesioner. Data dianalisis secara univariat (distribusi frekuensi), bivariat (uji chi square), dan multivariat (uji regresi logistik model determinan). Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat menunjukan variabel yang berhubungan dengan perilaku pencegahan tuberkulosis adalah efikasi diri (p=0,027). Hasil analisis multivariat menunjukan variabel yang berpengaruh adalah isyarat untuk bertindak (p=0,024) dan efikasi diri (p=0,047). Variabel yang tidak berpengaruh yaitu persepsi kerentanan, persepsi keparahan, persepsi manfaat, dan persepsi hambatan. Kesimpulan: Variabel isyarat untuk bertindak adalah variabel paling berpengaruh terhadap perilaku pencegahan tuberkulosis pada perokok. Perlu dukungan masyarakat untuk mendorong upaya berhenti merokok dan penyediaan informasi serta media yang berisi hubungan rokok dengan TB. | Background: The number of tuberculosis cases in Banyumas Regency was 2,442 cases with the highest number of cases in Sumbang I Health Centre with 105 active TB cases. Smokers are a high risk group for tuberculosis. The purpose of this study was to determine the factors that influence tuberculosis prevention behaviour among smokers in Sumbang I Health Centre, especially in Banteran. Methodology: This type of research is quantitative research with a cross sectional approach. The study sample was 77 smokers who were selected by simple random sampling. Data were collected by interview with a questionnaire. Data were analysed univariately (frequency distribution), bivariately (chi square test), and multivariately (logistic regression test determinant model). Results: The results of bivariate analysis showed that the variable associated with tuberculosis prevention behaviour was self-efficacy (p=0.027). Multivariate analysis showed that the influential variables were cues to action (p=0.024) and self-efficacy (p=0.047). Variables that did not influence were perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefits, and perceived barriers. Conclusion: The cues to action variable is the most influential variable on tuberculosis prevention behaviour in smokers. Community support is needed to encourage smoking cessation efforts and the provision of information and media on the link between smoking and TB. | |
| 41259 | 43379 | F1A020015 | Kontroversi Pemakaian Turban Sebagai Jilbab di Kalangan Mahasiswa | Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menggali isu kontroversi pemakaian turban sebagai jilbab di kalangan mahasiswa. Penelitian ini dilakukan di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian melibatkan 4 mahasiswa pengguna turban, 3 mahasiswa bukan pengguna turban dan 3 mahasiswa yang terlibat dalam organisasi keagamaan Islam. Data diklasifikasikan sesuai dengan fokus yang diambil. Selanjutnya data dianalisis melalui tahap sajian data berupa restatement kutipan hasil wawancara. Setelah melalui proses reduksi dan interpretasi, kemudian ditarik kesimpulan sementara sampai diperoleh kesimpulan akhir dalam proses yang bersifat on going. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) Bentuk kontroversi pemakaian turban di kalangan mahasiswa termanifestasi melalui reaksi yang diwujudkan dalam ekspresi terkejut dan reaksi emosional, munculnya komentar positif dan negatif, serta penolakan terhadap pemakaian turban. (2) Alasan terjadinya kontroversi pemakaian turban karena terdapat perbedaan cara pandang terhadap turban sebagai jilbab, yang ditandai dengan dukungan hingga penolakan. (3) Terdapat beberapa implikasi dari pemakaian turban sebagai jilbab, diantaranya; turban menjadi perbincangan dan melahirkan penilaian bahwa turban bukan sebuah jilbab; mahasiswa pengguna turban menjadi sorotan negatif, mendapatkan komentar kurang menyenangkan serta menjadi topik pembicaraan; dan pemakaian turban membawa perubahan dalam interaksi sosial mahasiswa pengguna turban. | This research aims to understand and explore the controversial issue of wearing turban as jilbab among university students. This research was conducted at Jenderal Soedirman University, Purwokerto, Banyumas Regency, Central Java. This research used a qualitative approach, through in-depth interviews, observation, and documentation. The research informants involved 4 turban-using students, 3 non-turban-using students and 3 students involved in Islamic religious organizations. The data were classified according to the focus taken. Furthermore, the data were analyzed through the data presentation stage in the form of restatement of interview quotes. After going through the process of reduction and interpretation, then temporary conclusions are drawn until the final conclusion is obtained in an on-going process. The results showed that: (1) The controversy of turban wearing among students is manifested through reactions manifested in expressions of surprise and emotional reactions, the emergence of positive and negative comments, and rejection of turban wearing. (2) The reason for the turban controversy is because there are different perspectives on the turban as a headscarf, which is characterized by support to rejection. (3) There are several implications of wearing turbans as a headscarf, including; turbans become a topic of discussion and give birth to an assessment that turbans are not a headscarf; students who wear turbans become a negative spotlight, get unpleasant comments and become a topic of conversation; and the use of turbans brings changes in the social interactions of students who wear turbans. | |
| 41260 | 43380 | F1C020001 | Strategi Komunikasi Pemasaran untuk Mempertahankan Brand Awareness: Studi pada Akun Instagram @javaheritagehotel | Komunikasi pemasaran menjadi strategi yang digunakan oleh industri untuk menjual produk atau jasa yang saat ini kerap dilakukan di media sosial Instagram. Salah satu industri yang melakukan hal tersebut, yaitu Java Heritage Hotel Purwokerto sebagai industri perhotelan. Java Heritage Hotel Purwokerto merupakan hotel bintang empat yang melakukan strategi komunikasi pemasaran pada akun Instagram @javaheritagehotel untuk mempertahankan brand awareness. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Java Heritage Hotel Purwokerto pada akun Instagram @javaheritagehotel untuk mempertahankan brand awareness. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan model studi kasus. Informan penelitian merupakan tim media sosial Instagram @javaheritagehotel dan Marketing Communication Java Heritage Hotel Purwokerto dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan menggunakan metode analisis data interaktif Miles & Huberman yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian pada skripsi ini menunjukkan adanya strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan pada akun Instagram @javaheritagehotel dengan menggunakan empat tahapan pada konsep The Circular Model of SoMe for Social Communication yang terdiri dari share (berbagi), optimize (optimalisasi), manage (mengatur), dan engage (melibatkan) sehingga brand awareness Java Heritage Hotel Purwokerto dapat dipertahankan. | Marketing communications is a strategy used by industry to sell products or services, which is currently often done on social media Instagram. One industry that does this is Java Heritage Hotel Purwokerto as a hotel industry. Java Heritage Hotel Purwokerto is a four-star hotel that carries out marketing communication strategies on the Instagram account @javaheritagehotel to maintain brand awareness. The purpose of this research is to find out and describe the marketing communication strategy carried out by Java Heritage Hotel Purwokerto on the Instagram account @javaheritagehotel to maintain brand awareness. The research method used in this research is descriptive qualitative with a case study model. The research informants were the social media Instagram @javaheritagehotel team and Marketing Communication Java Heritage Hotel Purwokerto by using purposive sampling techniques. Data collection techniques were carried out using interviews, observation and documentation. Using the Miles & Huberman interactive data analysis method which consists of data collection, data reduction, data presentation and data verification. The results of the research in this thesis show that there is a marketing communication strategy carried out on the Instagram account @javaheritagehotel using four stages in the concept of The Circular Model of SoMe for Social Communication which consists of share, optimize, manage, and engage so that brand awareness of Java Heritage Hotel Purwokerto can be maintained. |