Artikelilmiahs
Menampilkan 39.601-39.620 dari 48.927 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 39601 | 41998 | K1A019079 | Pemanfaatan Limbah Aluminium Dalam Pembuatan Tawas dan Aplikasinya Untuk Penurunan Kadar Amonia dan Nitrat Limbah Cair Rumah Pemotongan Ayam. | Limbah aluminium yang dihasilkan dari usaha pembuatan perabotan rumah tangga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan koagulan tawas kalium. Hal ini dilakukan karena dapat mengurangi pencemaran lingkungan akibat timbunan limbah yang tidak mudah terdegradasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: konsentrasi KOH, H2SO4, suhu, waktu, dan berat limbah aluminium dalam menghasilkan tawas paling banyak; kadar Al dalam limbah aluminium, tawas yang dihasilkan dari limbah aluminium, dan tawas komersial; serta persentase penurunan kadar amonia dan nitrat limbah cair rumah pemotongan ayam setelah proses koagulasi menggunakan koagulan tawas dari limbah aluminium. Metode pengolahan limbah cair RPA yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode koagulasi dengan koagulan tawas kalium [KAl(SO4)2.12H2O]. Variasi yang dilakukan untuk pembuatan tawas yaitu konsentrasi KOH 10, 15, 20, dan 25%; H2SO4 7, 8, 9, dan 10 M; suhu sebesar 50, 60, 70, dan 80 oC; waktu pemanasan selama 5, 10, 15, dan 20 menit, serta berat limbah aluminium sebanyak 1; 2; 3; dan 4 gram. Hasil penelitian menunjukkan tawas kalium paling banyak dihasilkan pada limbah aluminium 4 gram, KOH 25%, H2SO4 7 M, suhu 70 oC, dan waktu pemanasan selama 15 menit. Penurunan kadar amonia limbah cair RPA sebesar 97,18% dan nitrat sebesar 94,52%. | Aluminium waste generated from the household furniture manufacturing business can be utilized as a basic material for the manufacture of potassium alum coagulant. This is done because it can reduce environmental pollution due to piles of waste that are not easily degraded. This study aims to determine: the concentration of KOH, H2SO4, temperature, time, and weight of aluminium waste in producing the most alum, Al levels in aluminium waste, alum produced from aluminium waste, and commercial alum; as well as the percentage reduction in ammonia and nitrate levels in chicken slaughterhouse liquid waste after the coagulation process using alum coagulant from aluminium waste. The RPA wastewater treatment method used in this study is the coagulation method with potassium alum coagulant [KAl(SO4)2.12H2O]. The variations used to make alum are KOH concentration of 10, 15, 20, and 25%; H2SO4 7, 8, 9, and 10 M; temperatures of 50, 60, 70, and 80 oC; heating time for 5, 10, 15, and 20 minutes; and weight of aluminium waste is 1, 2, 3, and 4 grams. The results showed that the most potassium alum was produced in 4 grams of aluminium waste, 25% KOH, 7 M H2SO4, temperature 70 oC, and heating time for 15 minutes. Reduction in ammonia levels in RPA liquid waste by 97.18% and nitrate od 94.52%. | |
| 39602 | 42011 | C1A019059 | PENGARUH KETERBUKAAN PERDAGANGAN, INVESTASI ASING, KEBEBASAN EKONOMI, DAN TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI NEGARA ASEAN | Perekonomian dunia telah mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam beberapa dekade terakhir. Pada tahun 1992, AFTA (Asean Free Trade Area) dibentuk untuk menciptakan kawasan bebas perdagangan dengan menjadikan ASEAN sebagai basis produksi dunia, meningkatkan perdagangan antar negara ASEAN dan menarik lebih banyak investasi asing langsung. Penelitian ini menganalisis pengaruh keterbukaan perdagangan, investasi asing langsung, kebebasan ekonomi, dan tingkat partisipasi angkatan kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Negara-Negara ASEAN. Penelitian ini menggunakan analisis data panel. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui World Bank, The Heritage Foundation, dan International Labour Organization. Penelitian ini menggunakan analisis data panel dengan ASEAN sebagai objek penelitian dan rentang waktu 2014-2021. Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) keterbukaan perdagangan, investasi asing langsung, kebebasan ekonomi, dan tingkat partsipasi angkatan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Negara-negara ASEAN, (2) keterbukaan perdagangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Negara-negara ASEAN, (3) kebebasan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Negara-negara ASEAN, dan (4) investasi asing langsung dan tingkat partisipasi angkatan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Negara-negara ASEAN. pemerintah diharapkan dapat melakukan kerja sama perdagangan internasional yang lebih luas dengan negara-negara lain, memberikan pelatihan bagi tenaga kerja lokal untuk meningkatkan keterampilan agar sesuai dengan kebutuhan pasar global, meningkatkan perlindungan hukum terhadap hak milik dan hak kekayaan intelektual; dan menerapkan langkah-langkah pencegahan korupsi yang efektif. | The global economy has experienced rapid development in recent decades. In 1992, the ASEAN Free Trade Area (AFTA) was established to create a free trade region by making ASEAN the basis for global production, increasing trade among ASEAN countries, and attracting more foreign direct investment. This research analyzes the influence of trade openness, foreign direct investment, economic freedom, and labor force participation rate on economic growth in ASEAN countries. This study employs panel data analysis and utilizes secondary data obtained from the World Bank, The Heritage Foundation, and the International Labour Organization. The research focuses on ASEAN as the research object and covers the period from 2014 to 2021. The findings of this research conclude that (1) trade openness, foreign direct investment, economic freedom, and labor force participation rate collectively have a significant impact on economic growth in ASEAN countries, (2) trade openness has a positive and significant impact on economic growth in ASEAN countries, (3) economic freedom has a negative and significant impact on economic growth in ASEAN countries, and (4) foreign direct investment and labor force participation rate do not have a significant impact on economic growth in ASEAN countries. The government is encouraged to engage in broader international trade cooperation with other countries, provide training for local workers to enhance skills in line with global market demands, strengthen legal protection of property and intellectual property rights, and implement effective anti-corruption measures. | |
| 39603 | 41997 | E1B018039 | CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) IMPLEMENTATION BASED ON ARTICLE 74 OF LAW NUMBER 40 OF 2007 CONCERNING LIMITED COMPANIES AT PT. SARANA MULTI INFRASTRUKTUR (PERSERO) JAKARTA | Companies in carrying out business activities can result in both positive and negative effects on society and the environment. Therefore, the Company has an obligation to carry out Social and Environmental Responsibility or Corporate Social Responsibility (CSR) which has been regulated in Article 74 of Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies, which requires a Limited Liability Company to play a role in making a positive contribution to society and the environment. PT Sarana Multi Infrastruktur as a State-Owned Company in the form of a Limited Liability Company which operates in the infrastructure financing sector and in carrying out its business related to natural resources, Corporate Social Responsibility (CSR) has become part of company’s commitment. This research uses a normative juridical method with analytical descriptive research specifications. This research data is sourced from secondary data and primary data. The data collection method is carried out with a literature study and conducting interviews at PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Jakarta. The data obtained are presented with narrative text form and a qualitative normative data analysis model. Based on the results of this research, it can be concluded that PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Jakarta has implemented Corporate Social Responsibility (CSR) activities properly in accordance with the provisions of Article 74 of Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies. Therefore, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Jakarta cannot be charged to sanctions in accordance with the provisions of Article 74 paragraph (3) of Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies. | Companies in carrying out business activities can result in both positive and negative effects on society and the environment. Therefore, the Company has an obligation to carry out Social and Environmental Responsibility or Corporate Social Responsibility (CSR) which has been regulated in Article 74 of Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies, which requires a Limited Liability Company to play a role in making a positive contribution to society and the environment. PT Sarana Multi Infrastruktur as a State-Owned Company in the form of a Limited Liability Company which operates in the infrastructure financing sector and in carrying out its business related to natural resources, Corporate Social Responsibility (CSR) has become part of company’s commitment. This research uses a normative juridical method with analytical descriptive research specifications. This research data is sourced from secondary data and primary data. The data collection method is carried out with a literature study and conducting interviews at PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Jakarta. The data obtained are presented with narrative text form and a qualitative normative data analysis model. Based on the results of this research, it can be concluded that PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Jakarta has implemented Corporate Social Responsibility (CSR) activities properly in accordance with the provisions of Article 74 of Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies. Therefore, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Jakarta cannot be charged to sanctions in accordance with the provisions of Article 74 paragraph (3) of Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies. | |
| 39604 | 41999 | E1B019005 | LEGAL REVIEW OF DEFAULT IN A BORROWING AND LENDING AGREEMENT WITH HOUSE AND LAND PROVIDED AS DEBT SETTLEMENT (Case Study of Case Number 7/Pdt.G/2022/PN PWT) | Penelitian ini dilaksanakan terhadap Putusan Pengadilan Negeri Nomor 7/Pdt.G/2022/PN. Pwt mengenai tinjauan hukum wanprestasi atas perjanjian pinjam meminjam dengan memberikan rumah dan tanah sebagai pembayaran pelunasan hutang. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis akibat hukum terjadinya wanprestasi dalam perjanjian pinjam meminjam dan pertimbangan hukum hakim tehadap pembayaran hutang dengan memberikan rumah dan tanah sebagai pembayaran pelunasan hutang pada Putusan Pengadilan Negeri Nomor 7/Pdt.G/2022/PN. Pwt. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan studi kepustakaan, data yang diperoleh disajikan dengan teks naratif, dan metode analisis data yang digunakan adalah metode normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa pertama, akibat hukum terjadinya wanprestasi dalam perjanjian pinjam meminjam antara Penggugat dan Tergugat adalah pemenuhan atau pelaksanaan perjanjian kepada Penguggat berupa pembayaran hutang secara kontan dan seketika kepada Penggugat sebesar Rp. 417.000.000,- (empat ratus tujuh belas juta rupiah) dan penyerahan Sertifikat Hak Milik No 03493 kepada Penggugat. Hal ini telah sesuai dengan Pasal 1267 KUH Perdata. Selain itu Tergugat juga dibebani dengan biaya perkara sejumlah Rp. 1.433.500,00 (satu juta empat ratus tiga puluh tiga ribu lima ratus rupiah) sebagaimana tercantum dalam Pasal 181 HIR. Kedua, diperoleh hasil penelitian bahwa pertimbangan hakim terhadap memberikan rumah dan tanah sebagai pembayaran pelunasan hutang adalah sah dan tidak bertentangan dengan hukum sebagaimana dalam asas kebebasan berkontrak. Majelis hakim dalam pertimbangannya menetapkan rumah dengan Sertifikat Hak Milik No: 03493 adalah jaminan pelunasan hutang Tergugat kepada Penggugat sepanjang dimaknai rumah (tanah dan bangunan) tersebut telah diroya dari hak tanggungan sebelumnya. Selanjutnya Majelis Hakim juga mempertimbangkan sebagaimana Yurisprudensi Mahkamah Agung No. 401K/Sip/1972 Sertifikat Hak Milik No: 03493 tersebut harus dilelang setelah dijadikan jaminan pelunasan hutang oleh Penggugat. Penggugat nantinya dapat memohonkan kepada Majelis Hakim pelaksanaan sita jaminan (Conservatoir Beslag) pada Sertifikat Hak Milik Nomor: 03493 yang dapat diajukan secara terpisah dari pokok perkara dan selanjutnya akan dilakukan pelelangan terhadap Sertifikat Hak Milik Nomor: 03493 tersebut. | This study was conducted on the Judgment of the District Court Number 7/Pdt.G/2022/PN. Pwt regarding the legal review of default in a loan agreement involving the provision of a house and land as payment for debt settlement. The purpose of this research is to analyze the legal consequences of default in a loan agreement and the legal considerations of the judge regarding debt repayment by providing a house and land as payment for debt settlement in the Judgment of the District Court Number 7/Pdt.G/2022/PN. Pwt. The method used in this research is normative juridical with a descriptive analytical research specification. The data sources used are secondary data consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials. The data collection method was carried out through literature study, and the obtained data are presented in narrative text. The data analysis method used is qualitative normative method. Based on the research findings and discussions, it is shown that, first, the legal consequence of the occurrence of default in the loan agreement between the Plaintiff and the Defendant is the fulfillment or execution of the agreement by the Defendant in the form of an immediate and full payment of the debt to the Plaintiff in the amount of Rp. 417,000,000 (four hundred seventeen million rupiahs) and the transfer of Certificate of Ownership No. 03493 to the Plaintiff. This is in accordance with Article 1267 of the Indonesian Civil Code. In addition, the Defendant is also burdened with litigation costs amounting to Rp. 1,433,500.00 (one million four hundred thirty-three thousand five hundred rupiahs) as stipulated in Article 181 of the HIR. Second, the research results show that the judge's consideration in awarding a house and land as a means of debt repayment is valid and not in violation of the law, in accordance with the principle of freedom of contract. The panel of judges, in their deliberation, determined that the house with Certificate of Ownership No: 03493 is a valid collateral for the repayment of the Defendant's debt to the Plaintiff as long as the house (land and building) has been released from its previous encumbrance. Furthermore, the Panel of Judges also took into account, in line with Supreme Court Jurisprudence No. 401K/Sip/1972, that Certificate of Ownership Number: 03493 must be auctioned after being used as collateral for the repayment of the Plaintiff's debt. As a result, the Plaintiff may request from the Panel of Judges the execution of the seizure of collateral (Conservatoir Beslag) on Certificate of Ownership Number: 03493. This request can be made separately from the main case, and subsequently, Certificate of Ownership Number: 03493 will be auctioned. | |
| 39605 | 42000 | H1D019044 | Sistem Informasi Geografis Pemetaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan Penerima Bantuan Sosial Dari DINSOSDALDUKKBP3A Kabupaten Purbalingga Berbasis Website Menggunakan Metode Agile Modeling | Teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah teknologi yang memiliki kemampuan secara geografis untuk mengumpulkan, mengelola, memanipulasi dan memvisualisasikan data spasial yang terkait dengan posisi permukaan bumi pada peta sesuai dengan posisi sebenarnya dari permukaan bumi. Sistem Informasi Geografis Pemetaan PMKS dan Penerima Bantuan Sosial adalah sebuah solusi teknologi untuk DINSOSDALDUKKBP3A Kabupaten Purbalingga yang belum mempunyai sistem yang memanfaatkan pemetaan spasial dan informasi geografis untuk mengelola data terkait PMKS dan penerima bantuan sosial. Sistem Informasi Geografis dapat menyajikan informasi tentang sebaran spasial sehingga pengguna dapat memetakan lokasi PMKS, mengidentifikasi area kepadatan populasi PMKS, serta melacak dan memvisualisasikan distribusi bantuan sosial di wilayah tersebut. Hal ini membantu dalam perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih efektif dalam memberikan bantuan kepada PMKS di Kabupaten Purbalingga. Dalam implementasinya, sistem memanfaatkan teknologi web yang fleksibel dan menggunakan metode agile modeling untuk pengembangan sistemnya. Penelitian ini berhasil merancang dan membangun sebuah Sistem Informasi Geografis Pemetaan PMKS dan Penerima Bantuan Sosial Berbasis Website menggunakan bahasa python dengan framework Django dan basis data MySql. Dari hasil pengujian menggunakan black box testing, menunjukan bahwa semua fungsional pada sistem berjalan sesuai dengan apa yang di harapkan. | Geographic Information System (GIS) technology is technology that has the geographic ability to collect, manage, manipulate and visualize spatial data related to the position of the earth's surface on a map according to the actual position of the earth's surface. The Geographical Information System for Mapping PMKS and Recipients of Social Assistance is a technological solution for the DINSOSDALDUKKBP3A of Purbalingga Regency which does not yet have a system that utilizes spatial mapping and geographic information to manage data related to PMKS and recipients of social assistance. The Geographic Information System can provide information about spatial distribution so that users can map PMKS locations, identify PMKS population density areas, and track and visualize the distribution of social assistance in the area. This helps in more effective planning and decision making in providing assistance to PMKS in Purbalingga Regency. In its implementation, the system utilizes flexible web technology and uses agile modeling methods for system development. This research succeeded in designing and building a Geographical Information System for PMKS Mapping and Website-Based Social Assistance Recipients using the Python language with the Django framework and MySql database. From the test results using black box testing, it shows that all functionalities in the system run as expected. | |
| 39606 | 42001 | C1L018006 | PENGARUH TINGKAT EKONOMI ORANGTUA, LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN, DAN KREATIVITAS DALAM BERPIKIR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR | Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif karena menurunnya motivasi belajar pada siswa MAN 1 Banyumas bertempat tinggal di pondok pesantren Darussalam yang berasal dari dalam (internal) maupun dari luar (eksternal) siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh tingkat ekonomi orang tua, lingkungan pondok pesantren, dan kreativitas dalam berpikir terhadap motivasi belajar siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratified random sampling dan uji regresi linear berganda untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa dua variabel bebas berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa yaitu tingkat ekonomi orang tua dan kreativitas dalam berpikir dibuktikan dengan nilai thitung 3,338 untuk tingkat ekonomi orang tua dan 3,766 untuk kreativitas dalam berpikir > ttabel yaitu sebesar 1,667. Variabel lingkungan yang tidak berpengaruh terhadap motivasi belajar dengan nilai thitung < ttabel yaitu 0,875 <1,667. Menurut hasil dar uji R Square menunjukkan bahwa tingkat ekonomi orang tua, lingkungan pondok pesantren, dan kreativitas dalam berpikir berpengaruh terhadap motivasi belajar sebesar 66,5% secara simultan. Kata Kunci: Tingkat Ekonomi Orang Tua, Lingkungan Pondok Pesantren, Kreativitas dalam | This research is a quantitative research with descriptive method because of the decline in learning motivation in MAN 1 Banyumas students who live in the Darussalam boarding school which comes from within (internal) and from outside (external) students. The purpose of this study was to analyse the effect of parents' economic level, boarding school environment, and creativity in thinking on students' learning motivation. Sampling using proportional stratified random sampling technique and multiple linear regression test to determine how much influence the independent variable has on the dependent variable. Based on the results of research and data analysis that has been done, it can be seen that two independent variables affect student learning motivation, namely the economic level of parents and creativity in thinking as evidenced by the tcount value of 3.338 for the economic level of parents and 3.766 for creativity in thinking> ttable which is 1.667. Environmental variables that have no effect on learning motivation with a tcount value < ttable, namely 0.875 < 1.667. According to the results of the R Square test, it shows that the economic level of parents, the boarding school environment, and creativity in thinking affect learning motivation by 66.5% simultaneously. | |
| 39607 | 42002 | H1B019030 | KAJIAN BAHAYA DAN RISIKO BANJIR DI PESISIR UTARA JAWA: STUDI KASUS BANJIR DI KABUPATEN PEKALONGAN | Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki cukup banyak wilayah yang termasuk ke dalam kategori wilayah pesisir. Kabupaten Pekalongan sebagai salah satu wilayah di Indonesia yang berada di wilayah pesisir dengan topografi yang cenderung landai merupakan wilayah yang dalam beberapa tahun terakhir seringkali dilanda banjir rob. Selain karena disebabkan oleh rob, banjir di Kabupaten Pekalongan juga disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi serta penggunaan lahan sebagai area permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat bahaya dan risiko banjir berdasarkan indeks bahaya dan risiko banjir di wilayah Kabupaten Pekalongan dengan menggunakan metode pembobotan dan skoring serta pemetaan terhadap tingkat bahaya, kerentanan, dan risiko banjir menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase persebaran kategori bahaya banjir untuk setiap Kecamatan di Kabupaten Pekalongan yaitu kategori sangat rendah sebesar 15,79%, kategori rendah sebesar 26,32%, kategori sedang sebesar 57,89%, dan kategori tinggi sebesar 0,00% sedangkan persentase persebaran kategori risiko banjir untuk setiap wilayah yaitu kategori tidak berisiko sebesar 0,00%, kategori sangat rendah sebesar 42,11%, kategori rendah sebesar 31,58%, kategori sedang sebesar 5,26%, kategori tinggi sebesar 0,00%, dan kategori sangat tinggi sebesar 21,05%. Beberapa upaya mitigasi dan penanggulangan telah dilakukan oleh pemerintah guna meminimalisir dampak negatif dari bencana banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Pekalongan. | Indonesia as an archipelagic country has a considerable number of regions classified as coastal areas. Pekalongan Regency, as one of the regions in Indonesia located in a coastal area with a relatively flat topography, has been frequently affected by tidal floods in recent years. Apart from being caused by tidal flooding, floods in Pekalongan Regency are also attributed to high rainfall intensity and land use for residential purposes. This research aims to analyze the flood hazard and risk levels based on flood hazard and risk indices in the Pekalongan Regency using weighting and scoring methods, as well as mapping the flood hazard, vulnerability, and risk levels using the Analytical Hierarchy Process (AHP) and Geographic Information System (GIS) methods. The research results indicate that the percentage distribution of flood hazard categories for each sub-district in Pekalongan Regency is as follows: very low category at 15.79%, low category at 26.32%, medium category at 57.89%, and high category at 0.00%. Meanwhile, the percentage distribution of flood risk categories for each region is as follows: no risk category at 0.00%, very low category at 42.11%, low category at 31.58%, medium category at 5.26%, high category at 0.00%, and very high category at 21.05%. The government has undertaken various mitigation and prevention efforts to minimize the negative impacts of flood disasters in the Pekalongan Regency. | |
| 39608 | 42025 | E1A018062 | TINJAUAN YURIDIS PEMBATALAN PENDAFTARAN MEREK “CREED” DAN “CREAD MILLESIME” BERDASARKAN UNDANG – UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS DALAM PUTUSAN NOMOR 27/Pdt.Sus-Merek/2022/PN Niaga Jkt.Pst | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sengketa merek antara Fontaine Limited selaku Penggugat dengan Joni Ng selaku Tergugat yang berawal dari adanya temuan bahwa Tergugat mendaftarkan mereknya dengan iktikad tidak baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembatalan pendaftaran merek “CREED” dan “CREAD MILLESIME” serta akibat hukum terhadap pembatalan merek terdaftar berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis dalam putusan nomor 27/Pdt.Sus-Merek/2022/PN Niaga Jkt.Pst. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan merupakan data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan. Penyajian data dalam penelitian ini dilakukan secara sistematis dalam bentuk teks naratif dan analisis data dilakukan secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa pertama, merek “CREED” dan “CREAD MILLESIME” milik Tergugat terbukti memiliki persamaan pada pokoknya dan/atau keseluruhannya dengan merek Penggugat yang termasuk merek terkenal serta mendaftarkan mereknya dengan iktikad tidak baik karena telah memenuhi unsur dalam Pasal 21 ayat (1) huruf a, b dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis sehingga dapat dimohonkan pembatalan pendaftaran mereknya. Kedua, akibat hukum dari pembatalan pendaftaran Merek “CREED” dan “CREAD MILLESIME” milik Tergugat ialah hapusnya merek tersebut dari Daftar Umum Merek sehingga mengakibatkan berakhirnya perlindungan hukum atas merek tersebut serta Tergugat kehilangan Hak Atas Mereknya. | This research was motivated by the issue of a trademark dispute between Fontaine Limited as the Plaintiff and Joni Ng as the Defendant which began with the discovery that the Defendant registered its trademark in bad faith. The purpose of this research is to find out how the registration of the marks "CREED" and "CREAD MILLESIME" was canceled and the legal consequences of the cancellation of registered marks based on Law Number 20 of 2016 concerning Marks and Geographical Indications in decision number 27/Pdt.Sus-Merek/2022 /PN Niaga Jkt. Pst. The research method used in this study is normative juridical with a descriptive analytical research specification. The data sources used are secondary data, including primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. Data collection was conducted through literature study. The data presentation in this research is systematically presented in the form of narrative text, and data analysis is done in a normative qualitative approach. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that firstly, the Defendant's "CREED" and "CREAD MILLESIME" marks are proven to be similar in essence and/or in their entirety to the Plaintiff's mark which is a well-known brand and registered the mark in bad faith because it fulfills the elements in Article 21 paragraph (1) letters a, b and paragraph (3) of Law Number 20 of 2016 concerning Marks and Geographical Indications so that a request for cancellation of the trademark registration can be requested. Second, the legal consequence of canceling the registration of the Defendant's "CREED" and "CREAD MILLESIME" Marks is the removal of these marks from the General Register of Trademarks, resulting in the end of legal protection for these marks and the Defendant losing his Brand Rights. | |
| 39609 | 42003 | F1D019053 | PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DESA WISATA KARANGSALAM, BATURRADEN DI KABUPATEN BANYUMAS | Desa Wisata Karangsalam dikelola oleh kelompok sadar wisata (pokdarwis), sebuah kelompok yang beranggotakan masyarakat Desa Karangsalam yang dibentuk untuk bertanggung jawab pada pengelolaan area wisata yang ada dalam kawasan Desa Wisata Karangsalam. Di bawah pengelolaan pokdarwis, Desa Karangsalam berhasil mencapai sejumlah prestasi. Pengelolaan wisata oleh pokdarwis juga berarti partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Desa Wisata Karangsalam. Artikel ini akan menjelaskan tentang bagaimana partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Desa Wisata Karangsalam. Penelitian dilakukan di Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dengan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa observasi dan dokumentasi, wawancara yang melibatkan perangkat desa, pengurus kelompok sadar wisata dan masyarakat Desa Karangsalam sebagai informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat Desa Karangsalam memberikan partisipasinya melalui swadaya tenaga, materi, dan penyampaian aspirasi. Perbedaan visi terkait konsep desa wisata antara pengelola dengan masyarakat menjadi hambatan dalam pengelolaan Desa Wisata Karangsalam. | Karangsalam Tourism Village is managed by the tourism awareness group (pokdarwis), a group consisting of members of the Karangsalam Village community which was formed to be responsible for managing the tourist areas within the Karangsalam Tourism Village area. Under the management of the pokdarwis, Karangsalam Village managed to achieve a number of achievements. Tourism management by pokdarwis also means community participation in managing the Karangsalam Tourism Village. This article will explain how community participation is in managing the Karangsalam Tourism Village. The research was conducted in Karangsalam Village, Baturraden District, Banyumas Regency, Central Java using qualitative research methods using data collection techniques in the form of observation and documentation, interviews involving village officials, tourism awareness group administrators and the Karangsalam Village community as informants. The research results show that the people of Karangsalam Village provide their participation through self-help with energy, materials and conveying aspirations. Differences in vision regarding the tourism village concept between managers and the community are an obstacle in managing the Karangsalam Tourism Village. | |
| 39610 | 41951 | B1A019121 | Kemampuan Penghambatan Isolat Actinomycetes Asal Limbah Bekas Maggot terhadap Pertumbuhan Jamur Patogen Fusarium sp. dan Colletotrichum sp. | Actinomycetes dikenal memiliki potensi yang sangat baik sebagai agen pengendali hayati karena kemampuannya dalam menghasilkan metabolit sekunder yang mampu menghambat pertumbuhan patogen. Actinomycetes diketahui mampu menghasilkan antifungi yang dapat menghambat pertumbuhan jamur patogen seperti Fusarium sp. dan Colletotrichum sp. Actinomycetes dapat diisolasi dari berbagai sumber alami, salah satunya dari limbah bekas maggot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penghambatan isolat Actinomycetes terhadap pertumbuhan jamur patogen Fusarium sp. dan Colletotrichum sp., mengetahui kemampuan penghambatan metabolit sekunder isolat Actinomycetes terhadap pertumbuhan jamur patogen Fusarium sp. dan Colletotrichum sp., dan mengetahui karakteristik isolat Actinomycetes yang mampu menghambat pertumbuhan kedua patogen tersebut. Hasil isolasi Actinomycetes dari limbah bekas maggot diperoleh sebanyak dua isolat Actinomycetes (BM1 dan BM2). Isolat BM2 mampu menghambat pertumbuhan jamur patogen Fusarium sp. dan Colletotrichum sp. Metabolit sekunder yang dihasilkan isolat BM2 tidak dapat menghambat pertumbuhan jamur patogen Fusarium sp. dan Colletotrichum sp. Hasil identifikasi isolat BM2 menunjukkan bahwa isolat tersebut termasuk spesies anggota genus Streptomyces. | Actinomycetes are known to have excellent potential as biological control agents due to their ability to produce secondary metabolites that can inhibit the growth of pathogens. Actinomycetes are capable of producing antifungal agents that can inhibit the growth of pathogenic fungi such as Fusarium sp. and Colletotrichum sp. These Actinomycetes can be isolated from various natural sources, one of which is from waste of maggot residues. This research aims to determine the inhibitory ability of Actinomycetes isolates against the growth of the pathogenic fungi Fusarium sp. and Colletotrichum sp., understand the inhibitory ability of secondary metabolites produced by Actinomycetes isolates against the growth of the pathogenic fungi Fusarium sp. and Colletotrichum sp., and identify the characteristics of Actinomycetes isolates that can inhibit the growth of these two pathogens. The isolation of Actinomycetes from the waste of maggot produced a total of two Actinomycetes isolates (BM1 and BM2). The secondary metabolites produced by the BM2 isolate were unable to inhibit the growth of the pathogenic fungi Fusarium sp. and Colletotrichum sp. Identification results of the BM2 isolate reveal that it belongs to the species of the genus Streptomyces. | |
| 39611 | 42004 | H1D019054 | SISTEM INFORMASI DAN MONITORING UJIAN BERBASIS WEBSITE | Proses monitoring ujian yang meliputi ujian tengah semester dan ujian akhir semester di Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman masih dilakukan secara konvensional, yaitu penyusunan jadwal ujian, perekapan kehadiran peserta dan pengawas ujian, serta pengumpulan soal ujian masih dikelola secara terpisah dan belum saling terintegrasi antar dokumen yang satu dengan dokumen yang lain. Hal tersebut dinilai kurang efektif dan efisien, karena memungkinkan terjadinya kesalahan data dan soal yang hilang, serta dapat memperlambat proses monitoring ujian. Maka dibutuhkan Sistem Informasi dan Monitoring Ujian Berbasis Website untuk mempermudah proses monitoring ujian di Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan studi literatur. Dalam implementasi pengembangan sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework codeigniter. Pengujian sistem menggunakan blackbox testing oleh developer dan User Acceptance Test yang terdiri dari blackbox testing oleh user dan System Usability Scale. Hasil blackbox testing oleh developer dan user menunjukkan bahwa hasil pengujian setiap fitur yaitu terpenuhi. Hasil System Usability Scale menunjukkan nilai rata-rata 87.724% dengan kategori “Sangat Baik”. Hasil penelitian ini adalah Sistem Informasi dan Monitoring Ujian Berbasis Website dapat menyusun jadwal ujian, mengintegrasikan pengumpulan soal ujian, dan merekap kehadiran peserta dan pengawas ujian. | The exam monitoring process which includes mid semester exams and final semester exams at the Faculty of Engineering, Jenderal Soedirman University is still carried out conventionally, namely preparing exam schedules, recording the attendance of participants and exam supervisors, as well as collecting exam questions are still managed separately and have not been integrated between the documents provided. one document with another. This is considered less effective and efficient, because it allows for data errors and missing questions, and can slow down the exam monitoring process. So a Website Based Exam Monitoring and Information System is needed to simplify the exam monitoring process at the Faculty of Engineering, Jenderal Soedirman University. The data collection methods used were interviews and literature studies. In implementing system development using the PHP programming language with the CodeIgniter framework. System testing uses black box testing by the developer and User Acceptance Test which consists of black box testing by the user and the System Usability Scale. The results of black box testing by developers and users show that the test results for each feature are met. The System Usability Scale results show an average value of 87.724% in the "Very Good" category. The results of this research are that the Website Based Exam Information and Monitoring System can compile exam schedules, integrate the collection of exam questions, and record the attendance of participants and exam supervisors. | |
| 39612 | 42026 | I1E019059 | HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN MOTIVASI BEROLAHRAGA PADA MAHASISWA FIKES UNSOED | Aspek psikologis memiliki peran penting bagi seseorang untuk menjalankan beragam aktivitas, salah satunya berolahraga. Untuk mencapainya dibutuhkan motivasi dari luar diri individu yang didapatkan dari konformitas pada teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dengan motivasi berolahraga pada mahasiswa FIKes Unsoed. Penelitian ini menggunakan teknik pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dengan pengambilan data menggunakan kuesioner. Penentuan sampel menggunkan teknik quota sampling dengan jumlah 81 responden di FIKes Unsoed tahun 2022 non-Penjas. Teknik analisis data menggunkan dua metode yaitu Spearman Rank dan uji Koefisien Determinasi. Tingkat konformitas pada teman sebaya dan motivasi berolahraga mahasiswa FIKes Unsoed non-Penjas berada pada kategori sedang maka terdapat hubungan antar variabel. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,996 yang berarti kekuatan hubungan sangat kuat dan memiliki arah hubungan positif dengan nilai signifikansi 0,000 ≤ 0,05 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Sumbangan efektif konformitas pada teman sebaya terhadap motivasi seseorang dalam melakukan aktivitas olahraga sebesar 94,5%. Terdapat hubungan yang sangat kuat antara konformitas teman sebaya dengan motivasi berolahraga pada mahasiswa FIKes Unsoed. Arah hubungan dua variabel tersebut positif. | Psychological aspects have an important role for a person to carry out various activities, one of which is exercising. To achieve this requires motivation from outside the individual, which is obtained from conformity with peers. This research aims to determine the relationship between peer conformity and exercise motivation among FIKes Unsoed students.This research uses a quantitative approach technique with a correlational method by collecting data using a questionnaire. The sample was determined using a quota sampling technique with a total of 81 respondents at FIKes Unsoed in 2022, non Physical Education. The data analysis technique uses two methods, namely Spearman Rank and the Coefficient of Determination tes. The level of conformity among peers and motivation to exercise for FIKes Unsoed non-physical education students is in the medium category, so there is a relationship between the variables. The correlation coefficient value is 0.996, which means the strength of the relationship is very strong and has a positive relationship direction with a significance value of 0.000 ≤ 0.05, which means H0 is rejected and H1 is accepted. The effective contribution of conformity with peers to a person's motivation in carrying out sports activities is 94.5%.There is a significant relationship between peer conformity and exercise motivation among FIKes Unsoed students. The direction of the relationship between these two variables is positive. | |
| 39613 | 42006 | K1B019044 | IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN BIDANG KAJIAN PADA TUGAS AKHIR MAHASISWA MATEMATIKA UNSOED MENGGUNAKAN REGRESI LOGISTIK BINER | Program Studi Matematika UNSOED memiliki empat bidang kajian tugas akhir, yaitu Analisis dan Aljabar, Matematika Terapan, Komputasi dan Statistika. Berdasarkan data lulusan Program Studi Matematika UNSOED tahun 2021, peminat bidang kajian statistika mencapai 48,4%. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap pemilihan bidang kajian statistika atau non statistika, dengan menggunakan analisis regresi logistik biner. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data primer dari 94 mahasiswa angkatan 2016 – 2019 yang mengambil mata kuliah tugas akhir pada semester genap 2022/2023. Berdasarkan model regresi logistik biner, diperoleh mahasiswa yang menyukai mata kuliah statistika akan memilih bidang kajian statistika dengan odds 3,389 kali dibandingkan mahasiswa yang tidak menyukai. Selanjutnya, mahasiswa yang tidak menyukai mata kuliah non statistika akan memilih bidang kajian statistika dengan odds 5,618 kali dibandingkan mahasiswa yang menyukai. Sementara itu, mahasiswa yang terpengaruh teman akan memilih bidang kajian statistika dengan odds 7,661 kali dibandingan mahasiswa yang tidak terpengaruh teman. | The Department of Mathematics UNSOED has four research fields for the thesis, which are Analysis and Algebra, Applied Mathematics, Computation, and Statistics. Based on data from UNSOED Mathematics Department graduates in 2021, enthusiasts in the statistics reached 48.4%. Therefore, this study was intended to identify what factors affect the selection of the research fields in statistics or non-statistics, using binary logistic regression analysis. The data used in this research is primary data of 94 students from 2016 - 2019 who took the final project course in the even semester of 2022/2023. Based on the binary logistic regression model, it is known that students who like statistics courses will choose the statistics with an odds of 3.389 times compared to students who do not like it. Furthermore, students who dislike non-statistics courses will choose the statistics with an odds of 5.618 times compared to students who like. Meanwhile, students who are influenced by friends will choose the field of statistics with an odds of 7.661 times compared to students who are not influenced by friends. | |
| 39614 | 42007 | A1D019214 | Validasi Marka Molekuler Terkait Kandungan Amilosa pada Galur F9 Hasil Persilangan Padi Hitam Lokal (PWR) dengan Mentik Wangi | Penelitian ini bertujuan untuk menentukan marka molekuler terkait kandungan amilosa pada galur F9 hasil persilangan Padi Hitam Lokal (PWR) dengan Mentik Wangi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pemuliaan Tanaman dan Bioteknologi Fakultas Pertanian Unsoed dari bulan Januari sampai Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan 12 marka SSR dan 10 genotip tanaman padi, yaitu 3 galur F9 hasil persilangan Padi Hitam Lokal (PWR) dengan Mentik Wangi (PHMW 482-1-4, PHMW 482-9-134, PHMW 487-24-8), 2 tetua galur F9 Padi Hitam dan Mentik Wangi, serta 5 genotip pembanding (IR 36, Inpari Gemah, Logawa, IRPM 112-19-56, IRPM 112-19-3). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis regresi linear sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya sifat monomorfik dan polimorfik pada hasil amplifikasi PCR seluruh marka yang digunakan. Marka yang dianalisis lebih lanjut menggunakan metode analisis regresi linear sederhana adalah marka polimorfik, yaitu Wx, SSIIa, RM190, RM434, RMM440, RM421, dan RM488. Berdasarkan analisis regresi linear sederhana yang telah dilakukan menggunakan data biner hasil amplifikasi PCR dan persentase kandungan amilosa tiap genotip, marka SSIIa memiliki nilai koefisien determinasi (40%) paling tinggi dibandingkan marka lain sehingga memiliki kemungkinan terbesar sebagai marka yang digunakan untuk seleksi tanaman padi berdasarkan kandungan amilosa. | This research aims to determine molecular markers related to amylose content in the F9 line resulting from crossing local black rice (PWR) with Mentik Wangi. The research was carried out at the Plant Breeding and Biotechnology Laboratory, Faculty of Agriculture, Unsoed, from January to August 2023. This research used 12 SSR markers and 10 genotypes of rice plants, namely 3 F9 lines resulting from crossing local black rice (PWR) with Mentik Wangi (PHMW 482-1- 4, PHMW 482-9-134, PHMW 487-24-8), 2 parents of the F9 black rice line and Mentik Wangi, as well as 5 comparison genotypes (IR 36, Inpari Gemah, Logawa, IRPM 112-19-56, IRPM 112- 19-3). The research data were analyzed using a simple linear regression analysis method. The results of this study indicated that there were monomorphic and polymorphic properties in the PCR amplification results of all the markas used. The markas that were further analyzed using the simple linear regression analysis method were polymorphic markas, namely Wx, SSIIa, RM190, RM434, RMM440, RM421, and RM488. Based on a simple linear regression analysis that was carried out using binary data from PCR amplification and the percentage of amylose content for each genotype, the SSIIa marker has the highest coefficient of determination (40%) compared to other markers so it has the possibility the largest as a marker used for the selection of rice plants based on amylose content. | |
| 39615 | 42008 | C1A019015 | FAKTOR-FAKTOR PREFERENSI KONSUMEN YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN NETFLIX MAHASISWA FEB UNSOED | Abstrak Berlangganan Video on Demand (VOD) sudah menjadi hal yang lumrah di kalangan masyarakat. Dari sekian banyak platform digital tersebut, Netflix merupakan salah satu yang paling menonjol. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor preferensi konsumen yang meliputi pendapatan, harga, harga barang lain, citra merek, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian Netflix di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 96 orang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman yang ditentukan dengan metode random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Berdasarkan analisis yang dilakukan dengan program SPSS, maka diperoleh hasil bahwa pendapatan dan harga tidak berpengaruh signifikan. Harga barang lain berpengaruh negatif signifikan terhadap keputusan pembelian Netflix. Variabel citra merek dan kualitas produk berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian Netflix. Implikasi dari penelitian ini yaitu agar pihak manajemen dari Netflix senantiasa memperhatikan kepuasan konsumennya terutama dengan memperhatikan kualitas dari produk itu sendiri. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan mempertimbangkan masukan dari konsumen serta melakukan branding sebagai layanan yang memiliki kualitas terbaik. Adanya tayangan-tayangan baru juga menjadi salah satu daya tarik konsumen untuk terus berlangganan Netflix. | Subscribing to a Video on Demand (VOD) is a common thing in our everyday life. There are a lot of digital platforms out there, but Netflix is the most famous. This research analyze the factors of income, price, other brands price, brand image, and product quality to students of Economy and Business Faculty of Jenderal Soedirman University’s decision to subscribe to Netflix. This research used descriptive quantitative method with 96 students of Economy and Business Faculty of Jenderal Soedirman University as respondent that have been selected using random sampling method. The analysis technique used in this research was multiple regression analysis technique. Based on the analysis using SPSS programme, the results are income and price have no significant effect. Other brands price has negative and significant effect on student’s decision to buy Netflix. Brand image and product quality have positive and significant effect on student’s decision to buy Netflix. For the implications from this research, the management of Netflix have to pay attention to consumer’s satisfaction mainly on its product quality. Netflix have to take consideration on its consumers critics and suggestions, also branded itself as the best VOD platform ever exist. Updating on new shows also being one of the most effective ways to attract consumer to keep subscribing to Netflix. | |
| 39616 | 42009 | D1A018001 | Suplementasi Nukleotida dan Ekstrak Kunyit terhadap Kadar Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT) dan Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT) Ayam Broiler | Latar Belakang. Pemeliharaan ayam broiler di lingkungan yang memiliki suhu panas menyebabkan ayam broiler mengalami cekaman panas. Cekaman panas pada ayam broiler menyebabkan pertumbuhan terganggu karena peningkatan konsumsi air minum daripada konsumsi pakan. Penambahan nukleotida dan ekstrak kunyit dalam pakan diperlukan untuk membantu mengurangi cekaman panas pada ayam broiler. Kerusakan hati dipengaruhi oleh dua enzim yaitu Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT) dan Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT). Materi dan Metode. Materi yang digunakan berupa ayam broiler DOC CP 707 sebanyak 168 ekor. Perlakuan yang diberikan berupa perlakuan kontrol, N0K0, N0K1, N1K0, N1K1, N2K0 dan N2K1. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi nukleotida dan ekstrak kunyit berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar SGPT ayam broiler. Suplementasi nukleotida dan ekstrak kunyit berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar SGOT ayam broiler. Simpulan. Suplementasi nukleotida dosis 250 hingga 500 mg/kg pakan dan ekstrak kunyit dosis 600 mg/kg pakan tidak meningkatkan kadar SGPT secara signifikan tetapi meningkatkan kadar SGOT secara signifikan. | Background. Raising broiler chickens in a high temperature environment causes heat stress in broilers. Heat stress in broilers leads to impaired growth due to increased drinking water consumption rather than feed consumption. The addition of nucleotides and turmeric extract in feed is needed to help reduce heat stress in broilers. Liver damage is affected by two enzymes, Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT) and Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT). Materials and Methods.The material used was 168 broiler chickens DOC CP 707. The treatments given were control, N0K0, N0K1, N1K0, N1K1, N2K0 and N2K1. Results. The results showed that nucleotide and turmeric extract supplementation had no significant effect (P>0.05) on broiler SGPT levels. Nucleotide and turmeric extract supplementation had a significant effect (P<0.05) on the SGOT levels of broiler chickens. Conclusion. Supplementation of nucleotides at a dose of 250 to 500 mg/kg feed and turmeric extract at a dose of 600 mg/kg feed did not significantly increase SGPT levels but significantly increased SGOT levels. | |
| 39617 | 42010 | C1A019087 | Determinan Tingkat Pengangguran Terbuka Di Pulau Jawa Tahun 2010-2021 | Pulau Jawa merupakan satu dari lima pulau besar di Indonesia yang memiliki jumlah penduduk tertinggi namun tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang cukup, hal ini dibuktikan dengan tingginya Tingkat Pengangguran Terbuka beberapa provinsi di Pulau Jawa yang berada diatas rata-rata nasionalnya. Oleh karena itu, penulis tertarik melakukan penelitian terkait Determinan Tingkat Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa cross section pada enam provinsi di Pulau Jawa dan time series pada tahun 2010-2021. Sumber data diperoleh melalui Badan Pusat Statistik dan Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan menggunakan aplikasi Eviews12, diperoleh hasil bahwa secara parsial Upah Minimum Regional berpengaruh negatif signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa, Investasi berpengaruh negatif signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa, Belanja Langsung tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa, Belanja Tidak Langsung berpengaruh positif signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa, dan Jumlah Industri Mikro Kecil tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa. Implikasi berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa upaya pemerintah masing-masing provinsi yang sebaiknya dilakukan antara lain dengan meningkatkan Upah Minimum Regional yang mampu memenuhi kesejahteraan tenaga kerja yang akan menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Membangun iklim Investasi yang kondusif menarik banyak investor baru sehingga tersedia kesempatan kerja yang bisa menekan tingkat pengangguran terbuka. Memaksimalkan alokasi Belanja Tidak Langsung secara efiseien dan efektif yang mampu menyerap banyak tenaga kerja sehingga terjadi pengurangan tingkat pengangguran terbuka. | Java Island is one of the five large islands in Indonesia which has the highest population but this is not balanced by the availability of sufficient employment opportunities, this is proven by the high Open Unemployment Rate in several provinces on Java Island which is above the national average. Therefore, the author is interested in conducting research related to the Determinants of Open Unemployment Rates on the Island of Java. This research uses secondary data in the form of cross sections and time series in six provinces on the island of Java in 2010-2021. Data sources were obtained through Badan Pusat Statistika and Kementerian Koperasi dan UMKM Indonesia . The analysis technique used is panel data regression. Based on the results of the analysis that has been carried out using the Eviews12 application, it was found that partially the Regional Minimum Wage has a significant negative effect on the Open Unemployment Rate in Java, Investment has a significant negative effect on the Open Unemployment Rate in Java, Direct Expenditure does not have a significant effect on the Open Unemployment Rate in Java, Indirect Expenditure has a significant positive effect on the Rate Open Unemployment in Java, and the Number of Micro Small Industries do not have a significant effect on the Open Unemployment Rate in Java. The implications based on the research results are that there are several efforts that the government of each province should take, including increasing the Regional Minimum Wage because it can meet the welfare of the workforce which will reduce the level of open unemployment. Building a conducive investment climate attracts many new investors so that job opportunities are available which can reduce the open unemployment rate. Maximizing the allocation of Indirect Expenditures efficiently and effectively which is able to absorb a large number of workers so that there is a reduction in the level of open unemployment. | |
| 39618 | 42012 | C1A019056 | DETERMINAN KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN ANTAR WILAYAH DITINJAU DARI MODAL MANUSIA DAN INFRASTRUKTUR DI INDONESIA TAHUN 2015-2021 | Ketimpangan distribusi pendapatan antar wilayah provinsi di Indonesia beragam, hal ini dapat dipengaruhi oleh modal manusia dan pembangunan infrastruktur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor modal manusia berupa pendidikan, kesehatan, dan usia produktif, serta pembangunan infrastruktur berupa infrastruktur listrik dan infrastruktur jalan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan antar wilayah pada 34 provinsi di Indonesia tahun 2015-2021. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda data panel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan (rata-rata lama sekolah) berpengaruh negatif signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan antar wilayah, kesehatan (umur harapan hidup) berpengaruh positif signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan antar wilayah, usia produktif (angkatan kerja) tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan antar wilayah, infrastruktur listrik tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan antar wilayah, dan infrastruktur jalan tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan antar wilayah. Berdasarkan hasil penelitian, maka perlu dilakukan upaya untuk terus meningkatkan rata-rata lama sekolah dan melakukan pembekalan keterampilan bagi masyarakat melalui kegiatan pelatihan agar mereka masih dapat melakukan kegiatan ekonomi produktif meskipun sudah memasuki usia tidak produktif. | Income distribution inequality between provinces in Indonesia varies; this can be influenced by human capital and infrastructure development. This research aims to analyze human capital factors in the form of education, health, and productive age, as well as infrastructure development in the form of electricity infrastructure and road infrastructure on income distribution inequality between regions in 34 provinces in Indonesia in 2015–2021. This research used panel data multiple linear regression analysis. The results of this research shows that education has a significant negative effect on income distribution inequality between regions, health has a significant positive effect on income distribution inequality between regions, productive age has no significant effect on income distribution inequality between regions, electricity infrastructure has no significant effect on income distribution inequality between regions, and road infrastructure has no significant effect on income distribution inequality between regions. Based on the results of the research, it is necessary to continue to increase the mean years of school and provide skills for the community through training activities, so they can still carry out productive economic activities even though they have entered an unproductive age. | |
| 39619 | 42013 | E1A019133 | PENERAPAN PASAL 170 UNDANG-UNDANG NOMOR 37 TAHUN 2004 TENTANG KEPAILITAN DAN PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG ATAS PEMBATALAN PERDAMAIAN DALAM HOMOLOGASI OLEH KREDITOR (Studi Putusan Nomor 3/Pdt.Sus PembatalanHomologasi/2022/PN.Niaga Smg Jo Putusan Nomor 1/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga Smg) | Pada tahapan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terdapat suatu perdamaian (akkoord) yang merupakan tahapan paling penting. Berdasarkan praktiknya terdapat beberapa faktor yang menyebabkan perdamaian itu berakhir. Apabila faktor lalai menjadi pokok permasalahan maka lazimnya Kreditor akan mengajukan permohonan pembatalan perjanjian perdamaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Pasal 170 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (UUK-PKPU) dan bagaimana akibat hukum yang diterima oleh Debitor dan Kreditor setelah adanya pembatalan putusan homologasi terhadap Putusan Nomor 3/Pdt.Sus-Pembatalan Homologasi/2022/PN.Niaga Smg Jo Putusan Nomor 1/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga Smg. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, kemudian data yang diperoleh disajikan dalam bentuk teks naratif dengan menggunakan metode analisis data yang digunakan yaitu metode normatif kualitatif. Berdasarkan data hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Majelis Hakim telah menerapkan Pasal 170 UUK-PKPU dengan melalui pembuktian yang pertama, bahwa Kreditor telah membuktikan bahwa Debitor lalai; kedua, Debitor telah melaksanakan isi dari perdamaian, dan; ketiga, Pengadilan telah memberikan kelonggaran selama 30 (tiga puluh) hari kepada Debitor. Dikarenakan permohonan pembatalan perdamaian dikabulkan oleh Majelis Hakim, maka akibat hukum yang timbul adalah status kepailitan Debitor terbuka kembali sebagaimana diatur dalam Pasal 291 ayat (2) UUK-PKPU. | At the stage of Delaying Debt Payment Obligations (PKPU) there is a peace (accord) which is the most important stage. Based on practice, there are several factors that cause the peace to end. If the negligence factor becomes the main problem, the Creditor will usually submit a request to cancel the peace agreement. This study aims to determine how the application of Article 170 of Law Number 37 of 2004 concerning Bankruptcy and Postponement of Debt Payment Obligations (UUK-PKPU) and what legal consequences are received by Debtors and Creditors after the cancellation of the homologation decision on Decision Number 3/Pdt.Sus-Cancellation of Homologation/2022/PN.Niaga Smg Jo Decision Number 1/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga Smg.This research uses a normative juridical approach method with analytical descriptive research specifications. The data source used is secondary data consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials. The data collection method is carried out by literature study, then the data obtained is presented in the form of narrative text using the data analysis method used, namely the qualitative normative method.Based on the research data and discussion, it can be concluded that the Panel of Judges has applied Article 170 UUK-PKPU by proving first, that the Creditor has proven that the Debtor is negligent; second, the Debtor has implemented the contents of the peace agreement, and; third, the Court has given 30 (thirty) days leeway to the Debtor. Since the request for annulment of the peace agreement was granted by the Panel of Judges, the legal consequence is that the Debtor's bankruptcy status is reopened as stipulated in Article 291 paragraph (2) UUK-PKPU. | |
| 39620 | 42014 | F1B019112 | IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA (BSPS) DI DESA DOPLANG KECAMATAN ADIPALA KABUPATEN CILACAP | Penelitian ini berjudul Implementasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Desa Doplang Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya kemiskinan yang menyebabkan masyarakat tidak mampu memiliki rumah yang layak. Untuk menangani masalah rumah tidak layak huni, pemerintah pusat mengeluarkan program bantuan stimulan dalam upaya pengentasan rumah tidak layak huni dan meningkatkan keswadayaan masyarakat. Namun, masih terjadi fenomena pada saat implementasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dimana masih adanya masyarakat yang belum memahami mengenai syarat dan tujuan dari program ini sehingga terjadi kesalahpahaman saat implementasi program, serta pembangunan rumah yang bisa dikatakan belum sepenuhnya seratus persen. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Edward III dengan empat aspek yang mempengaruhi implementasi, yakni komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program BSPS di Desa Doplang Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap sudah berjalan dengan baik, namun belum sepenuhnya optimal. Implementasi BSPS di Desa Doplang dipengaruhi oleh faktor komunikasi yang kurang berjalan dengan baik karena masyarakat yang memiliki sikap dan kapasitas yang berbeda dalam menerima informasi yang disampaikan. | This research is entitled Implementation of the Self-Help Housing Stimulant Assistance Program (BSPS) in Doplang Village, Adipala District, Cilacap Regency. This research was motivated by poverty which caused people to be unable to have a decent house. This research was motivated by poverty which caused people to be unable to have a decent house. To deal with the problem of uninhabitable houses, government issued a stimulant assistance program in an effort to alleviate uninhabitable houses and increase community self-reliance. However, there is still a phenomenon during the implementation of the BSPS program where there are still people who do not understand the terms and objectives of this program so that there is a misunderstanding during the implementation of the program, as well as the construction of houses that can be said to be not fully one hundred percent. This research uses the theory of policy implementation proposed by Edward III with four aspects that affect implementation, namely communication, resources, disposition, and organizational structure. The method used in this research is a descriptive qualitative method. The results showed that the implementation of the Self-Help Housing Stimulant Assistance (BSPS) program in Doplang Village, Adipala District, Cilacap Regency has gone well, but has not been fully optimized. The implementation of BSPS in Doplang Village is influenced by communication factors that are not going well because the community has an attitude and capacity to receive the information submitted. |