Artikel Ilmiah : K1A019079 a.n. WIDYANINGRUM

Kembali Update Delete

NIMK1A019079
NamamhsWIDYANINGRUM
Judul ArtikelPemanfaatan Limbah Aluminium Dalam Pembuatan Tawas dan Aplikasinya Untuk Penurunan Kadar Amonia dan Nitrat Limbah Cair Rumah Pemotongan Ayam.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Limbah aluminium yang dihasilkan dari usaha pembuatan perabotan rumah
tangga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan koagulan tawas
kalium. Hal ini dilakukan karena dapat mengurangi pencemaran lingkungan
akibat timbunan limbah yang tidak mudah terdegradasi. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui: konsentrasi KOH, H2SO4, suhu, waktu, dan berat limbah
aluminium dalam menghasilkan tawas paling banyak; kadar Al dalam limbah
aluminium, tawas yang dihasilkan dari limbah aluminium, dan tawas komersial;
serta persentase penurunan kadar amonia dan nitrat limbah cair rumah
pemotongan ayam setelah proses koagulasi menggunakan koagulan tawas dari
limbah aluminium. Metode pengolahan limbah cair RPA yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode koagulasi dengan koagulan tawas kalium
[KAl(SO4)2.12H2O]. Variasi yang dilakukan untuk pembuatan tawas yaitu
konsentrasi KOH 10, 15, 20, dan 25%; H2SO4 7, 8, 9, dan 10 M; suhu sebesar 50,
60, 70, dan 80 oC; waktu pemanasan selama 5, 10, 15, dan 20 menit, serta berat
limbah aluminium sebanyak 1; 2; 3; dan 4 gram. Hasil penelitian menunjukkan
tawas kalium paling banyak dihasilkan pada limbah aluminium 4 gram, KOH
25%, H2SO4 7 M, suhu 70 oC, dan waktu pemanasan selama 15 menit. Penurunan
kadar amonia limbah cair RPA sebesar 97,18% dan nitrat sebesar 94,52%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Aluminium waste generated from the household furniture manufacturing
business can be utilized as a basic material for the manufacture of potassium
alum coagulant. This is done because it can reduce environmental pollution due
to piles of waste that are not easily degraded. This study aims to determine: the
concentration of KOH, H2SO4, temperature, time, and weight of aluminium waste
in producing the most alum, Al levels in aluminium waste, alum produced from
aluminium waste, and commercial alum; as well as the percentage reduction in
ammonia and nitrate levels in chicken slaughterhouse liquid waste after the
coagulation process using alum coagulant from aluminium waste. The RPA
wastewater treatment method used in this study is the coagulation method with
potassium alum coagulant [KAl(SO4)2.12H2O]. The variations used to make alum
are KOH concentration of 10, 15, 20, and 25%; H2SO4 7, 8, 9, and 10 M;
temperatures of 50, 60, 70, and 80 oC; heating time for 5, 10, 15, and 20 minutes;
and weight of aluminium waste is 1, 2, 3, and 4 grams. The results showed that
the most potassium alum was produced in 4 grams of aluminium waste, 25%
KOH, 7 M H2SO4, temperature 70 oC, and heating time for 15 minutes. Reduction
in ammonia levels in RPA liquid waste by 97.18% and nitrate od 94.52%.
Kata kuncikoagulasi, limbah aluminium, limbah cair rumah pemotongan ayam, tawas kalium
Pembimbing 1Suyata, S.Si., M.Si.
Pembimbing 2Dr. Puji Lestari, S.Si., M.Si.
Pembimbing 3-
Tahun2023
Jumlah Halaman70
Tgl. Entri2023-10-15 16:23:26.07115
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.