Artikel Ilmiah : A1D019214 a.n. NESKYKA ALEA SHAFAA

Kembali Update Delete

NIMA1D019214
NamamhsNESKYKA ALEA SHAFAA
Judul ArtikelValidasi Marka Molekuler Terkait Kandungan Amilosa pada Galur F9 Hasil Persilangan Padi Hitam Lokal (PWR) dengan Mentik Wangi
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menentukan marka molekuler terkait kandungan amilosa pada galur F9 hasil persilangan Padi Hitam Lokal (PWR) dengan Mentik Wangi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pemuliaan Tanaman dan Bioteknologi Fakultas Pertanian Unsoed dari bulan Januari sampai Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan 12 marka SSR dan 10 genotip tanaman padi, yaitu 3 galur F9 hasil persilangan Padi Hitam Lokal (PWR) dengan Mentik Wangi (PHMW 482-1-4, PHMW 482-9-134, PHMW 487-24-8), 2 tetua galur F9 Padi Hitam dan Mentik Wangi, serta 5 genotip pembanding (IR 36, Inpari Gemah, Logawa, IRPM 112-19-56, IRPM 112-19-3). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis regresi linear sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya sifat monomorfik dan polimorfik pada hasil amplifikasi PCR seluruh marka yang digunakan. Marka yang dianalisis lebih lanjut menggunakan metode analisis regresi linear sederhana adalah marka polimorfik, yaitu Wx, SSIIa, RM190, RM434, RMM440, RM421, dan RM488. Berdasarkan analisis regresi linear sederhana yang telah dilakukan menggunakan data biner hasil amplifikasi PCR dan persentase kandungan amilosa tiap genotip, marka SSIIa memiliki nilai koefisien determinasi (40%) paling tinggi dibandingkan marka lain sehingga memiliki kemungkinan terbesar sebagai marka yang digunakan untuk seleksi tanaman padi berdasarkan kandungan amilosa.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research aims to determine molecular markers related to amylose content in the F9 line resulting from crossing local black rice (PWR) with Mentik Wangi. The research was carried out at the Plant Breeding and Biotechnology Laboratory, Faculty of Agriculture, Unsoed, from January to August 2023. This research used 12 SSR markers and 10 genotypes of rice plants, namely 3 F9 lines resulting from crossing local black rice (PWR) with Mentik Wangi (PHMW 482-1- 4, PHMW 482-9-134, PHMW 487-24-8), 2 parents of the F9 black rice line and Mentik Wangi, as well as 5 comparison genotypes (IR 36, Inpari Gemah, Logawa, IRPM 112-19-56, IRPM 112- 19-3). The research data were analyzed using a simple linear regression analysis method. The results of this study indicated that there were monomorphic and polymorphic properties in the PCR amplification results of all the markas used. The markas that were further analyzed using the simple linear regression analysis method were polymorphic markas, namely Wx, SSIIa, RM190, RM434, RMM440, RM421, and RM488. Based on a simple linear regression analysis that was carried out using binary data from PCR amplification and the percentage of amylose content for each genotype, the SSIIa marker has the highest coefficient of determination (40%) compared to other markers so it has the possibility the largest as a marker used for the selection of rice plants based on amylose content.
Kata kunciamilosa, marka molekuler, padi
Pembimbing 1Prof. Ir. Suprayogi, M.Sc., Ph.D.
Pembimbing 2Eka Oktaviani, S.Si., M.Biotech.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2023-10-16 20:18:42.514451
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.