Artikel Ilmiah : C1A019087 a.n. TALITHA RAMADHANI

Kembali Update Delete

NIMC1A019087
NamamhsTALITHA RAMADHANI
Judul ArtikelDeterminan Tingkat Pengangguran Terbuka
Di Pulau Jawa Tahun 2010-2021
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pulau Jawa merupakan satu dari lima pulau besar di Indonesia yang memiliki jumlah penduduk tertinggi namun tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang cukup, hal ini dibuktikan dengan tingginya Tingkat Pengangguran Terbuka beberapa provinsi di Pulau Jawa yang berada diatas rata-rata nasionalnya. Oleh karena itu, penulis tertarik melakukan penelitian terkait Determinan Tingkat Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa cross section pada enam provinsi di Pulau Jawa dan time series pada tahun 2010-2021. Sumber data diperoleh melalui Badan Pusat Statistik dan Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan menggunakan aplikasi Eviews12, diperoleh hasil bahwa secara parsial Upah Minimum Regional berpengaruh negatif signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa, Investasi berpengaruh negatif signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa, Belanja Langsung tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa, Belanja Tidak Langsung berpengaruh positif signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa, dan Jumlah Industri Mikro Kecil tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa. Implikasi berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa upaya pemerintah masing-masing provinsi yang sebaiknya dilakukan antara lain dengan meningkatkan Upah Minimum Regional yang mampu memenuhi kesejahteraan tenaga kerja yang akan menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Membangun iklim Investasi yang kondusif menarik banyak investor baru sehingga tersedia kesempatan kerja yang bisa menekan tingkat pengangguran terbuka. Memaksimalkan alokasi Belanja Tidak Langsung secara efiseien dan efektif yang mampu menyerap banyak tenaga kerja sehingga terjadi pengurangan tingkat pengangguran terbuka.
Abtrak (Bhs. Inggris)Java Island is one of the five large islands in Indonesia which has the highest population but this is not balanced by the availability of sufficient employment opportunities, this is proven by the high Open Unemployment Rate in several provinces on Java Island which is above the national average. Therefore, the author is interested in conducting research related to the Determinants of Open Unemployment Rates on the Island of Java. This research uses secondary data in the form of cross sections and time series in six provinces on the island of Java in 2010-2021. Data sources were obtained through Badan Pusat Statistika and Kementerian Koperasi dan UMKM Indonesia . The analysis technique used is panel data regression. Based on the results of the analysis that has been carried out using the Eviews12 application, it was found that partially the Regional Minimum Wage has a significant negative effect on the Open Unemployment Rate in Java, Investment has a significant negative effect on the Open Unemployment Rate in Java, Direct Expenditure does not have a significant effect on the Open Unemployment Rate in Java, Indirect Expenditure has a significant positive effect on the Rate Open Unemployment in Java, and the Number of Micro Small Industries do not have a significant effect on the Open Unemployment Rate in Java. The implications based on the research results are that there are several efforts that the government of each province should take, including increasing the Regional Minimum Wage because it can meet the welfare of the workforce which will reduce the level of open unemployment. Building a conducive investment climate attracts many new investors so that job opportunities are available which can reduce the open unemployment rate. Maximizing the allocation of Indirect Expenditures efficiently and effectively which is able to absorb a large number of workers so that there is a reduction in the level of open unemployment.
Kata kunciTingkat Pengangguran Terbuka, Upah Minimum Regional, Investasi, Pengeluaran Pemerintah, Jumlah Industri Mikro Kecil
Pembimbing 1Drs. Dedi Supriadi, M.S.
Pembimbing 2Dwita Aprillia Floresti, S.E, M.Si
Pembimbing 3Dr. Barokatuminalloh., S.E., M.Sc
Tahun2023
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2023-10-17 10:44:03.431224
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.