Artikel Ilmiah : H1B019030 a.n. MUHAMMAD ALGHIFARI GUNAWAN

Kembali Update Delete

NIMH1B019030
NamamhsMUHAMMAD ALGHIFARI GUNAWAN
Judul ArtikelKAJIAN BAHAYA DAN RISIKO BANJIR DI PESISIR UTARA JAWA: STUDI KASUS BANJIR DI KABUPATEN PEKALONGAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki cukup banyak wilayah yang termasuk ke dalam kategori wilayah pesisir. Kabupaten Pekalongan sebagai salah satu wilayah di Indonesia yang berada di wilayah pesisir dengan topografi yang cenderung landai merupakan wilayah yang dalam beberapa tahun terakhir seringkali dilanda banjir rob. Selain karena disebabkan oleh rob, banjir di Kabupaten Pekalongan juga disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi serta penggunaan lahan sebagai area permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat bahaya dan risiko banjir berdasarkan indeks bahaya dan risiko banjir di wilayah Kabupaten Pekalongan dengan menggunakan metode pembobotan dan skoring serta pemetaan terhadap tingkat bahaya, kerentanan, dan risiko banjir menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase persebaran kategori bahaya banjir untuk setiap Kecamatan di Kabupaten Pekalongan yaitu kategori sangat rendah sebesar 15,79%, kategori rendah sebesar 26,32%, kategori sedang sebesar 57,89%, dan kategori tinggi sebesar 0,00% sedangkan persentase persebaran kategori risiko banjir untuk setiap wilayah yaitu kategori tidak berisiko sebesar 0,00%, kategori sangat rendah sebesar 42,11%, kategori rendah sebesar 31,58%, kategori sedang sebesar 5,26%, kategori tinggi sebesar 0,00%, dan kategori sangat tinggi sebesar 21,05%. Beberapa upaya mitigasi dan penanggulangan telah dilakukan oleh pemerintah guna meminimalisir dampak negatif dari bencana banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Indonesia as an archipelagic country has a considerable number of regions classified as coastal areas. Pekalongan Regency, as one of the regions in Indonesia located in a coastal area with a relatively flat topography, has been frequently affected by tidal floods in recent years. Apart from being caused by tidal flooding, floods in Pekalongan Regency are also attributed to high rainfall intensity and land use for residential purposes. This research aims to analyze the flood hazard and risk levels based on flood hazard and risk indices in the Pekalongan Regency using weighting and scoring methods, as well as mapping the flood hazard, vulnerability, and risk levels using the Analytical Hierarchy Process (AHP) and Geographic Information System (GIS) methods. The research results indicate that the percentage distribution of flood hazard categories for each sub-district in Pekalongan Regency is as follows: very low category at 15.79%, low category at 26.32%, medium category at 57.89%, and high category at 0.00%. Meanwhile, the percentage distribution of flood risk categories for each region is as follows: no risk category at 0.00%, very low category at 42.11%, low category at 31.58%, medium category at 5.26%, high category at 0.00%, and very high category at 21.05%. The government has undertaken various mitigation and prevention efforts to minimize the negative impacts of flood disasters in the Pekalongan Regency.
Kata kunciBanjir, bahaya, kerentanan, risiko, AHP, Kabupaten Pekalongan
Pembimbing 1Ir. Sanidhya Nika Purnomo, S.T., M.T., Ph.D.
Pembimbing 2Ir. Wahyu Widiyanto, S.T., M.T., Ph.D.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2023-10-16 10:26:39.591338
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.