Home
Login.
Artikelilmiahs
42003
Update
ATIQAH YUMNA NURJANNAH
NIM
Judul Artikel
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DESA WISATA KARANGSALAM, BATURRADEN DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Desa Wisata Karangsalam dikelola oleh kelompok sadar wisata (pokdarwis), sebuah kelompok yang beranggotakan masyarakat Desa Karangsalam yang dibentuk untuk bertanggung jawab pada pengelolaan area wisata yang ada dalam kawasan Desa Wisata Karangsalam. Di bawah pengelolaan pokdarwis, Desa Karangsalam berhasil mencapai sejumlah prestasi. Pengelolaan wisata oleh pokdarwis juga berarti partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Desa Wisata Karangsalam. Artikel ini akan menjelaskan tentang bagaimana partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Desa Wisata Karangsalam. Penelitian dilakukan di Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dengan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa observasi dan dokumentasi, wawancara yang melibatkan perangkat desa, pengurus kelompok sadar wisata dan masyarakat Desa Karangsalam sebagai informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat Desa Karangsalam memberikan partisipasinya melalui swadaya tenaga, materi, dan penyampaian aspirasi. Perbedaan visi terkait konsep desa wisata antara pengelola dengan masyarakat menjadi hambatan dalam pengelolaan Desa Wisata Karangsalam.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Karangsalam Tourism Village is managed by the tourism awareness group (pokdarwis), a group consisting of members of the Karangsalam Village community which was formed to be responsible for managing the tourist areas within the Karangsalam Tourism Village area. Under the management of the pokdarwis, Karangsalam Village managed to achieve a number of achievements. Tourism management by pokdarwis also means community participation in managing the Karangsalam Tourism Village. This article will explain how community participation is in managing the Karangsalam Tourism Village. The research was conducted in Karangsalam Village, Baturraden District, Banyumas Regency, Central Java using qualitative research methods using data collection techniques in the form of observation and documentation, interviews involving village officials, tourism awareness group administrators and the Karangsalam Village community as informants. The research results show that the people of Karangsalam Village provide their participation through self-help with energy, materials and conveying aspirations. Differences in vision regarding the tourism village concept between managers and the community are an obstacle in managing the Karangsalam Tourism Village.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save