Artikelilmiahs
Menampilkan 19.381-19.400 dari 50.082 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 19381 | 22608 | H1F012047 | GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG PADA INLET DAN OUTLET TEROWONGAN JALUR GANDA (DOUBLE TRACK) DI DAERAH NOTOG, KABUPATEN BANYUMAS | Pembangunan terowongan Notog sebagai bagian dari proyek jalur ganda rel kereta api antara Purwokerto-Kroya sepanjang 550 meter mulai dilaksanakan sejak bulan Desember 2016. Hal tersebut menuntut penulis mengkaji keadaan geologi dan stabitas lereng di sekitar inlet dan outlet terowongan yang berada di koordinat 9171500 mN dan 302750 mE untuk mengetahui geologi dan hubungannya dengan kestabilan lereng dengan metode pemetaan dan melakukan pemodelan menggunakan Slope/W pada software GeoStudio 2012. Adapun hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa pada daerah tersebut litologi yang mendominasi adalah batupsir dari Formasi Halang, breksi anggota Formasi Halang, batupasir dari Formasi Tapak, dan endapan aluvial. Proses pengendapan berlangsung berkisar dari kala Miosen Tengah menuju Plistosen dan diikuti proses-proses geologi hingga saat ini, dan membentuk morfologi seperti sekarang yang berupa satuan perbukitan struktural landai, satuan perbukitan struktural agak curam, satuan dataran struktural landai, dan satuan dataran aluvial. Pada daerah penelitian terdapat juga sesar dekstral yang diperkirakan. Dari karakteristik geologi tersebut dapat dikorelasikan bahwa lokasi terowongan berada di antara pertemuan tiga jenis satuan batuan yaitu batupasir, batulempung, dan breksi. Sedangkan posisi inlet dan outlet terowongan berada di lereng yang setelah dianalisis ternyata semula memiliki nilai faktor keamanan sebesar 9,743 untuk inlet dan 10,645 untuk outlet. Setelah proses pembangunan terowongan, dilakukan kembali analisis simulasi dengan memperhitungkan air tanah dan getaran gempa. Ternyata nilai faktor keamanan turun menjadi 3,868 untuk inlet dan 3,138 untuk outlet. | Construction of the Notog tunnel as part of double track railway between Purwokerto-Kroya along the 550 meters was initiated since December 2016. It attracts the author to examines the geological conditions and slope stability around inlet and outlet tunnel, while the location of the double track railway manufacture itself is 9171500 mN and 302750 mE to knowing geology and its correlation to slope stability by doing mapping and modelling using Slope/W in GeoStudio 2012. The results of this research shows that in the research area is dominated by sandstone and breccia lithology, also alluvial. The sedimetation and deposition processes ranged from Middle Miocene era until the Pleistocene era and followed by geologic processes that makes morphology form as it is now such as undulating to rolling toporaphy with drainage system predominantly related to joint, fault, or schistosity pattern, undulating to rolling ridge and basin topography with drainage systems predominantly related to outcropping bedded rocks, structrural denudational terraces, and fluvial levees, alluvial ridges and pointbar zones. In the research area there are also the dextral fault in the middle of research area. From the geological characteristics can be correlated that the tunnel itself located among three lithologies, they are sandstone, mudstone, and breccia. While inlet and outlet located below the slope that initially has safety factor 9,475 for inlet and 10,645 for outlet. After the tunnel built, a simulation analysis performed, including factors ground water and horizontal seismic load. It turns out the value of the safety factor down into 3,868 for inlet and 3,305 for outlet. | |
| 19382 | 22614 | A1L014037 | BAKTERI ENDOFIT AKAR CABAI MERAH SEBAGAI ANTAGONIS TERHADAP JAMUR Fusarium oxysporum | Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bakteri endofit dari akar tanaman cabai merah, mengetahui pengaruhnya dalam menekan pertumbuhan F. oxysporum secara in vitro, menekan penyakit layu fusarium, serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman cabai merah. Penelitian dilakukan di Laboratorium dan Rumah Kaca Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2017 sampai Mei 2018. Sampel tanaman untuk isolasi bakteri endofit diambil di lahan tanaman cabai merah Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang dengan metode Purposive Random Sampling. Pengujian in vitro dengan metode Rancangan Acak Lengkap, dan Pengujian in planta dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari kontrol (tanpa bakteri endofit) dan 4 isolat bakteri endofit. Variabel yang diamati meliputi karakterisasi bakteri endofit, uji antagonisme in vitro, masa inkubasi, intensitas penyakit, laju infeksi, AUDPC, tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, volume akar, bobot segar akar, bobot segar tanaman, bobot kering akar, dan bobot kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 bakteri endofit merupakan kelompok Pseudomonas sp., sedangkan 1 bakteri endofit merupakan kelompok Corynebacterium sp. Bakteri endofit isolat 2 lahan 1 Desa Gandatapa mampu menghambat pertumbuhan jamur F. oxysporum secara in vitro sebesar 43,35%. Bakteri endofit isolat 2 lahan 1 Desa Gandatapa mampu menunda masa inkubasi selama 6 hari, menurunkan intensitas penyakit dengan efektivitas 99,34%, menurunkan laju infeksi, dan AUDPC. Bakteri endofit isolat 2 lahan 1 Desa Gandatapa mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar, bobot segar akar, bobot segar tanaman, bobot kering akar, dan bobot kering tanaman berturut-turut sebesar 34,52%, 43,28%, 71,65%, 69,08%, 69,61%, 66,22%, dan 67,18%. | The aims of this study was to find endophytes bacteria from the roots of red chili plants, know its influence in suppressing F. oxysporum growth in vitro, suppressing fusarium wilt disease, also its influence on the growth of red chili plants. The research was conducted in Laboratory and Greenhouse of Plant Protection Faculty of Agriculture, University of Jenderal Soedirman. The study was conducted from December 2017 to May 2018. Plant samples for endophytes bacterial isolation were taken in red chili plantation of Gandatapa Village Sumbang Sub-district with Purposive Random Sampling method. In vitro research with Complete Randomized Design method, and in planta research with Complete Group Randomized Design with 5 treatments and 4 replications. Treatment consists of control (without endophytes bacteria) and 4 endophytes bacteria isolate. The variables were endophytes bacteria characterization, in vitro antagonism test, incubation period, disease intensity, rate infection, AUDPC, plant height, leaf number, root length, root volume, fresh weight of the root, fresh weight of the plant, dry weight of the root, and dry weight of the plant. The results showed that 3 endophytes bacteria from Pseudomonas sp., and 1 endophytes bacteria from Corynebacterium sp. Endophytes bacteria isolate 2 fields 1 Gandatapa able to inhibit the growth of F. oxysporum in vitro 43,35%. Endophytes bacteria isolate 2 fields 1 Gandatapa can delay incubation period for 6 days, reduce the disease intensity with effectivity by 99,34%, able to reduce the rate of infection, and AUDPC. Endophytes bacteria isolate 2 fields 1 of Gandatapa can increase plant height, number of leaves, root volume, fresh weight of the root, fresh weight of the plant, dry weight of the root, and dry weight of the plant by 34,52%, 43,28%, 71,65%, 69,08%, 69,61%, 66,22%, and 67,18%. | |
| 19383 | 22640 | E1A014155 | PENERAPAN PRINSIP TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA SATRIA KABUPATEN BANYUMAS | Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) merupakan salah satu bentuk dari pemerintah Daerah dalam melakukan penanaman modal dan melalui BUMD sumber daya alam suatu Daerah dapat dimanfaatkan kekayaannya bagi kemanfaatan masyarakat, sehingga dalam melakukan upaya pemanfaatan sumber daya alam sebagai sumber pendapatan Daerah harus dilakukan secara profesional. Tata Kelola Perusahaan Yang Baik merupakan prinsip yang dapat diterapkan oleh BUMD agar mengoptimalkan kinerja sebuah BUMD, sehingga tercapai tujuan pengelolaan BUMD. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Satria Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan analisis secara normatif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder melalui studi kepustakaan dan data primer melalui wawancara di Kantor PDAM Tirta Satria Kabupaten Banyumas, dengan metode pengajian data dalam bentuk teks naratif dan disusun secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDAM Tirta Satria Kabupaten Banyumas telah mengimplementasikan prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik sesuai dengan ketentuan Pasal 343 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengenai unsur minimal yang harus terpenuhi dalam pengelolaan BUMD. Namun yang menjadi kekurangan adalah belum dapat dievaluasinya penerapan prinsip tersebut dikarenakan masih dalam tahap kedua, yaitu tahap implementasi. | Regional-owned Enterprises (ROE) is one form of local government in investing and with ROE a region’s natural resources can be used for the benefit of society, so that in making efforts to utilize natural resources as locally generated revenue must be done professionally. Good Corporate Governance is an applied principle by ROE to optimize its performance, so that the goal of ROE is reached. This research was conducted to find out how the implementation of Good Corporate Governance principles in Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Satria Kabupaten Banyumas. The research method used in this study is normative juridical with qualitative normative analysis. Data collection methods are carried out using secondary data through library research and primary data through interviews at the PDAM Tirta Satria Kabupaten Banyumas Office, with data assessment methods in the form of narrative texts and systemically arranged. The result of the study indicate that the PDAM Tirta Satria Kabupaten Banyumas has implemented the principles of Good Corporate Governance in accordance with the provisions of article 343 paragraph (1) of law number 23 of 2014 concerning Regional Governance regarding the minimum elements that must be fulfilled in managing ROE. But what is lacking is that the implementation of this principle has not been evaluated because it is still in the second stage, the Implementation Stage. | |
| 19384 | 22610 | D1E014086 | PENGARUH PERENDAMAN LARUTAN DAUN JATI (Tectona grandis) DENGAN KONSENTRASI BERBEDA TERHADAP HAUGH UNIT DAN pH KUNING TELUR AYAM RAS | Tujuan penelitian ini adalah mengkaji haugh unit dan pH kuning telur ayam ras yang direndam dalam berbagai konsentrasi larutan daun jati selama 30 menit kemudian disimpan 35 hari pada suhu ruang. Penelitian ini menggunakan telur ayam ras yang berumur 1 hari dengan bobot telur berkisar antara 58±2 g. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode experimental dan rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat 4 perlakuan dengan 5 kali ulangan, perlakuannya adalah P0: telur ayam ras sebagai kontrol (tanpa perendaman), P1: larutan daun jati konsentrasi 15%, P2: larutan daun jati konsentrasi 30%, dan P3: larutan daun jati konsentrasi 45% dengan perendaman 30 menit kemudian disimpan 35 hari pada suhu ruang. Hasil penelitian ini menunjukkan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap haugh unit dan pH kuning telur. Rata-rata hasil penelitian dari kontrol (tanpa perendaman), perendaman konsentrasi 15%, 30%, 45% diperoleh nilai haugh unit telur yaitu 38,41±4,75; 38,71±7,52; 39,69±2,24; 44,32±4,53 dan rata-rata pH kuning telur yaitu 6,65±0,25; 6,58±0,29; 6,57±0,22; 6,40±0,22. Kesimpulannya adalah pemberian perlakuan perendaman telur ayam menggunakan larutan daun jati dengan konsentrasi 15%, 30% dan 45% selama 30 menit kemudian disimpan 35 hari pada suhu ruang menghasilkan nilai haugh unit dan pH kuning telur yang sama dengan kontrol. | The aim of this study was to reviewing haugh unit and yolk pH of broiler which had been soaked in different concentration of the teak leaves solution for 30 minutes then stored 35 days in the room temperature. This research used eggs of broiler 1 day old with weight of egg in average between 58±2 g. The research was conducted using the experimental method and the research design used was Completely Randomized Design (CRD). There were 4 treatments with 5 times repetition, its treatment was P0: the egg of broiler as the control (without immersion), P1: teak leaves solution at 15% concentration, P2: teak leaves solution at 30% concentration, and P3: teak leaves solution at 45% concentration with immersion 30 minutes then stored for 35 days in the room temperature. The results of this research showed no significantly effect (P>0,05) to the haugh unit and yolk pH. The average result of research from control (without immersion), the soaking of teak leaves solution with concentration 15%, 30%, 45% it has been obtained the value of haugh unit was 38,41±4,75; 38,71±7,52; 39,69±2,24; 44,32±4,53 and the average of yolk pH was 6,65±0,25; 6,58±0,29; 6,57±0,22; 6,40±0,22. The conclusion that giving the immersion treated of broiler’s egg which used the teak leaves solution with concentration 15%, 30% and 45% for 30 minutes then stored 35 days in the room temperature it would produce the value of haugh unit and yolk pH which was same with control. Keywords: chicken egg, teak leaves (Tectona grandis), haugh unit, yolk pH | |
| 19385 | 22623 | F1C014069 | Strategi Promosi Home Industry Callica Eyelashes Purbalingga dalam Mengekspor Produk Bulu Mata Palsu | Industri pembuatan bulu mata palsu merupakan salah satu industri yang tengah naik daun di Purbalingga. Hal ini selaras dengan peningkatan industri kecantikan yang ada di Indonesia. Permintaan terhadap bulu mata palsu untuk keperluan rias pun semakin tinggi, salah satu pemain usaha dalam bidang ini adalah Home Industry Callica Eyelashes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggambarkan temuan yang ada di lapangan. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Home Industry Callica Eyelashes menjalankan strategi promosi melalui empat cara, yaitu periklanan, promosi penjualan, pemasaran langsung, dan hubungan masyarakat. Sementara itu, berdasarkan analisis SWOT ditemukan bahwa kekuatan perusahaan masih kuat, didukung dengan peluang yang terbuka lebar bagi industri ini sehingga disarankan untuk meneruskan serta meningkatkan strategi promosi yang kini dijalankan. | Fake eyelashes industry has been one of the major industries in Purbalingga Regency. The growth of fake eyelashes industry is getting more rapid due to the increase of demands in beauty sector. The high demand in the beauty industry causes lots of changes, and one of the industries in Purbalingga is Home Industry Callica Eyelashes. This study is purposed to understand how Home Industry Callica Eyelashes applies the promotional strategy in exporting their products. This study uses descriptive qualitative method. Two main people in the industry were chosen as the informants using purposive sampling technique. In collecting the data, researcher used three methods; in-depth interview, observation and documentation. From the study, there are some results. Home Industry Callica Eyelashes uses some methods in promoting their products, which are advertising, sales promotion, direct promotion and public relations. By analyzing SWOT aspects, it is recommended that Home Industry Callica Eyelashes keeps using and increasing current’s promotional strategy. | |
| 19386 | 22594 | C1C013038 | PENGARUH INDEPENDENSI, PENGALAMAN KERJA, KOMPETENSI, OBYEKTIVITAS, PROFESIONALISME, DAN SKEPTISME PROFESIONAL AUDITOR TERHADAP KUALITAS HASIL AUDIT (STUDI PADA AUDITOR KANTOR INSPEKTORAT EKS KARESIDENAN BANYUMAS) | Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif berjudul “Pengaruh Independensi, Pengalaman Kerja, Kompetensi, Obyektivitas, Profesionalisme, dan Skeptisme Profesional Auditor terhadap Kualitas Hasil Audit (Studi pada Auditor Kantor Inspektorat Eks Karesidenan Banyumas)”. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menguji pengaruh independensi, (2) untuk menguji pengaruh pengalaman kerja, (3) untuk menguji pengaruh kompetensi, (4) untuk menguji pengaruh obyektivitas, (5) untuk menguji profesionalisme, (6) untuk menguji skeptisme profesional auditor terhadap kualitas hasil audit. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 84 Auditor yang bekerja di Kantor Inspektorat Eks Karesidenan Banyumas. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 77 responden. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel independensi, pengalaman kerja, kompetensi, obyektivitas, dan profesionalisme berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas hasil audit. Sedangkan variabel skeptisme profesional auditor berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kualitas hasil audit. Implikasi dari kesimpulan diatas adalah agar kualitas hasil auditnya meningkat, auditor kantor inspektorat eks Karesidenan Banyumas harus membangun sikap mental yang kuat dan bebas dari pengaruh pihak lain, tidak mudah dikendalikan dan tidak tergantung pada pihak lain, selalu berusaha untuk menambah pengalaman audit, meningkatkan kompetensi yang dimiliki, selalu menjaga obyektivitas dalam melakukan audit, menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dan skeptisme profesional auditor. Kata Kunci : independensi, pengalaman kerja, kompetensi, obyektivitas, profesionalisme, skeptisme profesional auditor, kualits hasil audit. | This research is a quantitative research entitled "The Effect of Independence, Work Experience, Competence, Objectivity, Professionalism, and Auditor's Professional Skepticism on the Quality of Audit Results”. The purpose of this study are (1) to examine the effect of independence, (2) to examine the effect of work experience, (3) to examine the effect of competence, (4) to examine the effect of objectivity, (5) to examine the effect of professionalism, (6) to examine the effect of skepticism professional auditor on the quality of audit results. The population in this study are 84 auditors working in the Kantor Inspektorat Eks Karesidenan Banyumas . The sampling technique in this study used purposive sampling technique which amounted to 77 respondents. Data collection techniques in this study using questionnaires and data analysis techniques uses is multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that the independence, work experience, competence, objectivity, and professionalism variables have a significant positive effect on the quality of audit results. While the auditor's professional skepticism has a positive but not significant effect on the quality of the audit results. The implication of this research are that the quality of the audit results will increase, Auditor Kantor Inspektorat eks Karesidenan Banyumas must build a strong mental attitude and be free from the influence of other parties, not easily controlled and not dependent on others, always trying to add to the audit experience, improve the competency owned, always maintaining objectivity in conducting audits, upholding the values of professionalism and professional skepticism of auditors. . | |
| 19387 | 22607 | A1L013198 | KAJIAN DAMPAK LINGKUNGAN ABIOTIK TANAMAN CABAI (Capsicum annuum L.) SETELAH APLIKASI BIOPESTISIDA BERBASIS Bacillus subtilis B298 | Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mempelajari dampak lingkungan abiotik setelah aplikasi biopestisida berbasis B. subtilis B298, 2) Mempelajari pertumbuhan pertanaman cabai selama pengaplikasian biopestisida B. subtilis B298, 3) Mempelajari sifat kimia tanah meliputi pH, kandungan N, P, dan K, kanduingan C organik, KTK tanah dan Fe total setelah aplikasi B.subtilis B298. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan September 2017. Bertempat di lahan Desa Karangturi, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri atas 4 perlakuan yaitu: kontrol, biopestisida B. subtilis B298, fungisida, kombinasi biopetisida B. subtilis B298 dan fungisida. Aplikasi B. subtilis B298 dan fungisida diaplikasikan pada awal tanam dengan cara siram dan semprot. Tanaman cabai ditanam di lahan dan diperlakukan sesuai dengan perlakuan di atas. Hasil penelitian menunjukkan lingkungan abiotik meliputi suhu dan kelembapan di tempat penelitian adalah 26 ºC dan 81.75%, Aplikasi biopestisida B.subtilis B298 menunjukkan nilai P2O5 tertinggi yaitu 151 ppm, Aplikasi biopestisida subtilis B298 tidak meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai. | This study aims to: 1) study the impact of abiotic environment after application of biopesticide based on B. subtilis B298, 2) to study the growth of pepper crop during application of biopesticide B. subtilis B298; 3) study soil chemical properties including pH, N, P, and K , organic C guidance, CEC ground and total Fe after B.subtilis application B298. The research was conducted in March until September 2017. Located on the land of Karangturi Village, Mrebet Sub-district, Purbalingga District. The experimental design using Randomized Block Design (RAK) consisted of 4 treatments, namely: control, biopesticide B. subtilis B298, fungicide, biopathic combination B. subtilis B298 and fungicide. Applications B. subtilis B298 and fungicide are applied at the beginning of planting by means of flush and spray. Chillies are planted on the ground and treated accordingly. The results showed that the abiotic environment including temperature and humidity at the research site was 26 ºC and 81.75%, Biopestiside Application B.subtilis B298 showed the highest P2O5 value of 151 ppm, B298 subtilis biopesticide application did not increase the growth of pepper plant. | |
| 19388 | 22606 | C1C014069 | PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN, INFORMASI ASIMETRI PENEKANAN ANGGARAN, KOMPLEKSITAS TUGAS DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP BUDGETARY SLACK. | Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Partisipasi Anggaran, Informasi Asimetri Penekanan Anggaran, Kompleksitas Tugas dan Komitmen Organisasi terhadap Budgetary Slack. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah Pengelola Unit kerja atau pejabat struktural pada OPD Kabupaten Kebumen. Pemilihan sampel dengan metode Purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan analisis regresi linear berganda,menunjukan bahwa : (1) Partisipasi Aanggaran Berpengaruh Negatif terhadap Budgetary Slack. (2) Informasi Asimetri berpengaruh positif terhadap Budgetary Slack. (3) Penekanan Anggaran berpengaruh positif terhadap Budgetary. (4) Kompleksitas Tugas tidak berpengaruh terhadap Budgetary Slack. (5) Komitmen Organisais berpengaruh negatif terhadap Budgetary Slack. | This research is aimed to test the influence of Budget Participation, Asymmetric Information, Budget Emphasis, Task Complexity and Organization Commitment toward Budgetary slack. This research is survey research using quantitative approach, population in this research is Work Unit Manager or structural officer in OPD Kebumen Regency. Sampling used is by using Purposive sampling. According to the research result and data analysis using multiple linear regression analysis showing that : (1) Budget Participation has negative effect toward Budgetary Slack. (2) Asymmetric information has positive effect toward Budgetary Slack. (3) Budget Emphasis has positive effect toward Budgetary. (4) Task Complexity does not influence Budgetary Slack. (5) Organization Commitment has negative effect toward Budgetary Slack. | |
| 19389 | 22597 | D1B016020 | UJI KETEPATAN RUMUS WINTER TERHADAP BOBOT BADAN SAPI BALI FLORES | Penelitian berjudul “Uji Ketepatan Rumus Winter terhadap Bobot Badan Sapi Bali Flores” telah dilaksanakan di Bata farm, Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas pada tanggal 18 Mei 2018 sampai dengan tanggal 06 Juni 2018. Tujuan penelitian ini adalah menguji keakuratan rumus winter untuk pendugaan bobot badan sapi Bali Flores serta menemukan rumus Winter modifikasi untuk sapi Bali Flores. Penelitian dilakukan dengan metode survey. Materi yang digunakan adalah sapi Bali Flores jantan umur ±2 tahun dengan keadaan sedang sebanyak 30 ekor. Parameter yang diamati meliputi bobot badan (BB), panjang badan (PB) dan lingkar dada (LD). Analisis data dilakukan dengan paired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rumus Winter yang paling tepat untuk sapi Bali Flores adalah dengan mengganti penyebut menjadi 323. Rumus Winter modifikasi dapat digunakan sebagai alternatif pendugaan bobot badan sapi Bali Flores. | The study entitled “ The Accuracy of Winter Formula for Estimation of Body Weight of Bali Flores Cattle” was conducted at Bata farm in Karanggintung Village, Sumbang District, Banyumas Regency, on May 18th until June 6th,2018. The purpose of this research is to test the accuracy of Winter formula for estimating body weight and get winter modification formula for Bali Flores cattle. Study has been done by using survey method. The material for this research by using 30 bulls which age about 2 years old with medium size weight.Parameter examined are body weight, body length, and heart girth. Data analysis has been done by using paired sample t-test. The result of this research shows Winter formula is the most suitable for Bali Flores cattle is by replacing denominator into 323. Modified Winter formula can be used as the alternative of Bali Flores cattle body weight estimation. | |
| 19390 | 22611 | D1E013026 | KADAR PROTEIN DAN AIR TAHU SUSU DENGAN PENGASAM JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) SELAMA PENYIMPANAN DINGIN | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh lama penyimpanan dingin tahu susu yang dibuat dengan pengasam jeruk nipis terhadap kadar protein dan air. Penelitian di mulai tanggal 4 April - 4 Mei 2018. Materi yang digunakan meliputi bahan dan alat seperti susu sapi, dan jeruk nipis. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL). Terdapat lima perlakuan lama penyimpanan dingin yaitu P0 (tanpa disimpan), P1 (disimpan 2 hari), P2 (disimpan 4 hari), P3 (disimpan 6 hari) dan P4 (disimpan 8 hari) setiap perlakuan diulang empat kali. Variabel yang diukur adalah kadar protein dan kadar air. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi dan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penyimpanan dingin tahu susu memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar protein dan kadar air. Rataan kadar protein tahu susu yaitu P0 18,28%, P1 16,22%, P2 15,28 %, P3 12,97% dan P4 11,02%. Rataan kadar air tahu susu yaitu P0 55,65%, P1 49,19%, P2 45,96%, P3 40,59% dan P4 33,53%. Perlakuan berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar protein dan air tahu susu antara penyimpanan 0 hari (tanpa disimpan) dengan 6 dan 8 hari. Kesimpulan, penyimpanan tahu susu pada suhu dingin selama 8 hari terjadi penurunan kadar protein dan kadar air. | This research aims to examine the effect of long periods of cold storage of milk tofu using lime acid toward the protein and water levels. This research was started on April 4 - May 4, 2018. The materials used were cow milk, dan lime. The research used experimental method with completely randomized design (CRD). There were five cold storage duration treatments, P0 (without storage), P1 (2 days storage), P2 (4 days storage), P3 (6 days storage) and P4 (8 days storage) each treatments was four times. The variables measured were protein and water levels. The obtained data were analyzed using analysis of variance and further testing of Honest Real Difference (HRD). The results of the analysis of variance showed that cold storage of milk tofu had a very significant effect (P <0.01) on protein and water levels. The average protein levels of milk tofu were P0 18.28%, P1 16.22%, P2 15.28%, P3 12.97% and P4 11.02%. The average milk tofu water levels were P0 55.65%, P1 49.19%, P2 45.96%, P3 40.59% and P4 33.53%. The treatments were significantly different (P <0.01) toward protein level and milk tofu between 0 days storage (without stored) with 6 and 8 days storage, significantly different (P <0.05) between 0 days storage (without stored) and 4 days storage, and not significantly different (P> 0.05) between 0 days storage (without stored) and 2 days storage. In conclusion, the storage of milk tofu at cold temperatures for 8 days decreased the protein and water levels. | |
| 19391 | 22613 | D1E011004 | PENGARUH LAMA STIMULASI LISTRIK PADA DAGING KERBAU (Bubalus bubalis) TERHADAP KEEMPUKAN DAN pH | ABSTRAK Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh stimulasi listrik terhadap keempukan dan pH. Penelitian dilaksanakan mulai 26 Juli 2018 sampai dengan 28 Juli 2018 di laboratorium Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman. Materi penelitian yang dignakan adalah seperangkat stimulator dan daging kerbau (Bubalus bubalis).Metode penelitian yang digunakan eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan 4 perlakuan 5 kali. Sebagai perlakuan stimulasi listrik pada daging kerbau (Bubalus bubalis) dengan lama waktu stimulasi yang berbeda yaitu (D0) tanpa stimulasi listrik, (D1) stimulasi listrik selama 5 detik, (D2) stimulasi listrik selama 10 detik, (D4) stimulasi listrik selama 15 detik. Data yang diperoleh dianalisis variansi. Hasil penelitian menunjukan bahwa stimulasi listrik sampai dengan 15 detik menghasilkan nilai keempukan dan pH yang sama. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian lama stimulasi listrik pada daging kerbau (bubalus bubalis) menggunakan voltase 220 volt sampai dengan 15 detik menghasilkan keempukan dan pH yang sama. | The study aims to investigated the effect of electrical stimulation on tenderness and pH. The study was held from 26 July 2018 to 28 July 2018 in the Animal Product Technology laboratory, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University. The research material used ware a set of stimulators and buffalo meat (Bubalus bubalis). The research method used experimentally with Randomized Block Design (RBD) and 4 treatments 5 times. As an electrical stimulation treatment on buffalo meat (Bubalus bubalis) with a different stimulation time ware (D0) without electrical stimulation, (D1) electrical stimulation for 5 seconds, (D2) electrical stimulation for 10 seconds, (D4) electrical stimulation for 15 seconds. The data obtained wasanalyzed for variance. The results showed that electrical stimulation of up to 15 seconds produced the same tenderness and pH. | |
| 19392 | 25562 | C1G015007 | FACTORS AFFECTING INTEREST IN THE USING OF ELECTRONIC PAYMENT SYSTEM | Penelitian ini berjudul "Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Dalam Penggunaan Sistem Pembayaran Elektronik". Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pendapatan, persepsi kepercayaan, dan persepsi manfaat terhadap minat menggunakan sistem pembayaran elektronik pada komunitas akademik FEB UNSOED dan untuk menganalisis variabel-variabel yang paling mempengaruhi minat menggunakan pembayaran elektronik sistem di komunitas akademik FEB UNSOED. Metode dalam penelitian ini menggunakan data primer dan memperoleh 360 responden menggunakan rumus slovin. Penelitian ini menggunakan Skala Likert dan teknik analisis regresi. Dari hasil regresi linier berganda diketahui bahwa persepsi kepercayaan dan persepsi manfaat memiliki pengaruh positif dan signifikan tetapi pendapatan tidak signifikan. Hasil dari variabel yang paling berpengaruh adalah persepsi kepercayaan. Ini menunjukkan bahwa persepsi kepercayaan adalah yang paling mempengaruhi minat individu dalam menggunakan uang elektronik. Implikasi dari penelitian ini yaitu e-money perlu dijamin dalam skema penjamin seperti Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Biaya yang dikeluarkan ketika masyarakat mengisi ulang dapat digunakan sebagai premi asuransi sehingga masyarakat semakin tertarik menggunakan uang elektronik jika semuanya aman atau dengan kata lain kepercayaan publik dalam menggunakan uang elektronik akan meningkat. | This study entitled “Factors Affecting Interest In The Using Of Electronic Payment System”. The purpose of this research to analyzing the influence of income, perceptions of trust, and perceptions of benefits towards the interest in using the electronic payment system at the FEB UNSOED academic community and to analyzing the variables that most influence the interest in using the electronic payment system at the FEB UNSOED academic community. The method in this research using primary data and obtain 360 respondents using the slovin formula. This research used Likert Scale and regression analysis techniques. From the results of multiple linear regression known that perception of trust and perception of benefit has positive and significance effect but income has not significance. Result of the most influential variable is perception of trust. It shows that perception of trust is the most influence on individual interest in using electronic money. The implication of this research is e-money needs to be guaranteed in a guarantor scheme such as the Deposit Insurance Corporation (LPS). Costs incurred when people top-up can be used as insurance premiums to lose so that people are increasingly interested in using e-money if everything is safe or in other words public trust in using e-money will increase. | |
| 19393 | 25720 | D1A015006 | SUPLEMENTASI TEPUNG BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill) DALAM PAKAN TERHADAP INDEKS PUTIH DAN KUNING TELUR PUYUH (Cortunix cortunix japonica) | Penelitian dilaksanakan untuk mengkaji suplementasi tepung biji alpukat dalam pakan terhadap indeks putih dan kuning telur puyuh. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Materi penelitian terdiri dari 100 ekor puyuh betina. Perlakuan terdiri dari R0 : pakan basal tanpa suplementasi tepung biji alpukat; R1 : pakan basal dengan suplementasi tepung biji alpukat 3%; R2 : pakan basal dengan suplementasi tepung biji alpukat 6%; R3 : pakan basal dengan suplementasi tepung biji alpukat 9%. Data yang diperoleh menggunakan analisis variansi. Hasil rataan indeks putih dari perlakuan R0, R1, R2, R3 berturut-turut adalah 0,109±0,014; 0,105±0,010; 0,119±0,009 0,114±0,017 dan indeks kuning telur dari perlakuan R0, R1, R2, R3, berturut-turut adalah 0,404±0,020; 0,398±0,012; 0,424±0,022; 0,402±0,017. Hasil penelitian menunjukan bahwa suplementasi tepung biji alpukat berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap indeks putih dan kuning telur puyuh. Kesimpulan penelitian adalah suplementasi tepung biji alpukat sampai dengan 9% dalam pakan puyuh menghasilkan indeks putih dan kuning telur relatif sama. | The aim research was to know the supplementation of avocado seed flour in feed on albumen index and yolk index of quail. The study was carried out experimentally with maintenance using a completely randomized design (CRD), with 4 treatments and 5 replication. The research material consisted of 100 female quail. These treatments were R0 : basal feed without suplementation of avocado seed flour; R1 : basal feed with supplementation of avocado seed flour 3%; R2 : basal feed with supplementation of avocado seed flour 6%; R3 : basal feed with supplementation of avocado seed flour 9%. The data obtained was processed by variance analysis. The average results of albumen index R0, R1, R2, R3 were 0,109±0,014; 0,105±0,010; 0,119±0,009 0,114±0,017 and the average results of yolk index R0, R1, R2, R3 were 0,404±0,020; 0,398±0,012; 0,424±0,022; 0,402±0,017. The results showed that supplementation of avocado seed flour in feed had no significant effect (P>0.05) on albumen index and yolk index of quail. It can be concluded that supplementation of avocado seed flour up to 9% in quail feed produced albumen and yolk index was relatively the same. | |
| 19394 | 25543 | F1B015041 | EFEKTIVITAS PROGRAM SEKOLAH RAMAH ANAK DI SMP NEGERI 4 KERTEK DAN SMP NEGERI 1 WONOSOBO KABUPATEN WONOSOBO | Program Sekolah Ramah Anak yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 8 Tahun 2014 tentang Kebijakan Sekolah Ramah Anak merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka mengurangi kekerasan pada anak dan pemenuhan hak-hak anak. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas program sekolah ramah anak. Penelitian ini menggunakan empat indikator efektivitas yaitu sosialisasi program, tujuan program, tersedianya sarana dan prasarana, dan pemantauan program. Metode analisis menggunakan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas program sekolah ramah anak memiliki tingkat efektivitas yang tinggi (berhasil). Kemudian, ketika dilakukan elaborasi dengan variabel berdasarkan karakteristik responden, ternyata efektivitas program memiliki perbedaan yang signifikan antara jenis pekerjaan ayah, latar belakang pendidikan orang tua, dan kepemilikan alat komunikasi handphone. | Child Friendly School Programs have been issued by the government through the Regulation of the Minister for Women's Empowerment and Child Protection Number Eight of 2014 concerning Child Friendly School Policies are one of the efforts made by the government in reducing child violence and fulfilling children's rights. The purpose of this study to describe and analyze the effectiveness of child-friendly school programs. This research uses four effectiveness indicators are program socialization, program objectives, the availability of facilities and infrastructure, and program monitoring. This analysis method uses descriptive quantitative. The results indicate that the effectiveness of child-friendly school programs have a high level of effectiveness (success). Afterwards, when elaborating with variables based on respondent’s characteristic, found the effectiveness of the program has a significant difference between the kinds of father’s job, parent’s educational background, and ownership of mobile phone. | |
| 19395 | 22618 | G1H014009 | HUBUNGAN ASUPAN KARBOHIDRAT SEDERHANA, ASUPAN SERAT DAN KEBIASAAN OLAHRAGA DENGAN INDEKS MASSA TUBUH KARYAWAN REKTORAT UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN | Latar Belakang : Prevalensi obesitas setiap tahun meningkat. Karyawan memiliki resiko terkena obesitas yang lebih besar. Obesitas pada karyawan disebabkan karena faktor gaya hidup. Karyawan merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki gaya hidup sedenter, mengonsumsi asupan karbohidrat sederhana berlebihan dan asupan serat yang kurang namun tidak diimbangi dengan kebiasaan olahraga yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan karbohidrat sederhana, asupan serat, dan kebiasaan olahraga dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) karyawan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Sampel berjumlah 63 orang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data asupan karbohidrat sederhana dan serat diukur menggunakan metode recall 2x24 jam, data kebiasaan olahraga diukur menggunakan kuesioner kebiasaan olahraga, dan IMT diukur menggnakan timbangan digital dan microtoice. Data dianalisis menggunakan korelasi pearson. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukan rata-rata asupan karbohidrat sederhana 37,8 ± 33,3 ; rata-rata asupan serat 9,7 ± 4,1 ; rata-rata kebiasaan olahraga 63,6 ± 77,7 . Proporsi status gizi responden yaitu 49,2% status gizi normal; 17,5% status gizi lebih dan 33,3% obesitas. Hasil uji korelasi pearson diperoleh hubungan tidak signifikan antara asupan karbohidrat sederhana, asupan serat, dan kebiasaan olahraga dengan IMT (p = 0,976 ; 0,871 dan 0,454). Kesimpulan : Asupan karbohidrat sederhana, asupan serat, dan kebiasaan olahraga tidak berhubungan dengan Indeks Massa Tubuh | Background : The prevalence of obesity in adult every year increased. Employees had greater obesity risk. Obesity in employees was caused by lifestyle factors. Employee was a job that has greater sedentary lifestyle, excess simple carbohydrates intake and inadequate dietary fiber intake but not balanced with routine excercise habbits. This study aim to determine correlation between simple carbohydrates intake, dietary fiber intake, and excercise habbits on body mass index of employee. Method : This study used a cross-sectional method. As many as 63 peoples were selected as samples using purposive sampling method. Simple carbohydrate intake and fiber intake were measured using a 2x24 hour recall method, exercise habits were measured using exercise habits questionnaires. Body mass index (BMI) was measured using digital scales and microtoise. Data were analyzed using pearson correlation test. Research Result : The result showed an average simple carbohydrates intake 37,8 ± 33,3 , dietary fiber intake 9,7 ± 4,1, excercise habbits 63,6 ± 77,7. The nutritional status propotions of respondents were 49,2% normal nutritional status, 17,5% overweight and 33,% obesity. The pearson correlation test showed insignificant relationship between simple carbohydrates intake, dietary fiber intake, and excercise habbits with BMI (p = 0.976, 0.871 and 0.454). Conclution : Simple carbohydrates intake, dietary fiber intake, and excercise habbits did not relate with body mass index head official employee Jenderal Soedirman University. | |
| 19396 | 22653 | F1G014037 | CITRA TIGA MANUSIA DALAM NOVEL RIMA RIMA TIGA JIWA KARYA AKASA DWIPA | Penelitian ini berjudul “Citra Tiga Manusia dalam Novel Rima Rima Tiga Jiwa Karya Akasa Dwipa”. Ruang lingkup penelitian ini adalah ilmu susastra. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberanian pengarang novel yang mengangkat tema manusia dengan seksualitas menyimpang dan kehidupan yang dijalani tokoh-tokohnya. Kehidupan yang melatari novel berkaitan dengan dunia malam yang identik dengan seks bebas dan obat-obatan terlarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk melakukan penghayatan terhadap konsep-konsep pada objek yang dikaji. Adapun fokus penelitian ini adalah novel Rima Rima Tiga Jiwa Karya Akasa Dwipa. Data dikumpulkan dengan cara membaca keseluruhan isi novel, mencatat data yang sesuai dengan perumusan masalah, dan mengklasifikasikannya. Analisis data dilakukan dengan pendekatan strukturalisme. Dari penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa novel Rima Rima Tiga Jiwa memiliki tiga tokoh utama yang bernama Silvy alias Sugino, Susanto, dan Rima. Ketiga tokoh tersebut memiliki keunikan tersendiri. Silvy merupakan waria dan ia hanya menyukai laki-laki. Susanto merupakan kekasih homo dari Silvy, dan ia menyukai laki-laki maupun perempuan. Rima merupakan seorang pekerja seks yang hanya menyukai laki-laki. Dari hasil analisis diketahui bahwa tema yang terdapat dalam novel Rima Rima Tiga Jiwa Karya Akasa Dwipa ini adalah citra tiga manusia dan kehidupannya. Citra tiga manusia yang terdapat dalam novel ini bukan hanya sekedar saling menyukai, namun ketiganya juga melakukan hubungan seksual. Maka dari itu, kehidupan yang dijalani ketiganya tidak terlepas dari dunia malam, obat-obatan terlarang, kekerasan, minuman keras, dan lainnya. | This research is entitled “Citra Tiga Manusia dalam Novel Rima Rima Tiga Jiwa Karya Akasa Dwipa (The Image of Three People in Akasa Dwipa’s Rima Rima Tiga Jiwa)”. The scope of this research is literature. It was motivated by the courage of the author who took human life and deviant sexuality as the theme of his novel. The basic point of this novel talks about nightlife that is close to free sex and drugs. Descriptive qualitative method that brings total comprehension towards the concepts on the objects being studied, is used in this research. Akasa Dwipa’s Rima Rima Tiga Jiwa becomes the primary data of this research. The whole data is collected by reading the novel many times, make a note of data related with the research question, and clarifying it. Data analysis is carried out with a structuralism approach. This novel has three main characters whom are Silvy alias Sugino, Susanto, and Rima. Those three main characters have their own uniqueness. Slivy is transsexual who only has an interest in men. Susanto is Silvy lover and he has an interest in both of men and women. Besides, Rima is a prostitute who has sexual interest in men. The result of this research shows that the main theme in Akasa Dwipa’s Rima Rima Tiga Jiwa is about the image of three people and their dark lives. Those images are not only about the sexual interest, but also about how they do their sexual needs. Therefore, their lives are inseparable from the nightlife, drugs, violence, alcohol, and other dark things. | |
| 19397 | 25668 | D1A015081 | SUPLEMENTASI PROBIOTIK RABAL DAN RABAL PLUS DALAM RANSUM TERHADAP KONSUMSI PAKAN DAN INCOME OVER FEED COST ITIK PETELUR | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penggunaan probiotik rabal dan rabal plus terhadap konsumsi pakan dan Income Over Feed Cost (IOFC) pada itik petelur. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah itik petelur umur 52 minggu sebanyak 600 ekor, probiotik rabal dan rabal plus. Perlakuan yang digunakan adalah R1 : ransum dengan penambahan probiotik rabal 3 ml/l air, R2 : ransum dengan penambahan rabal 5 ml/l air, R3 : ransum dengan penambahan rabal 7 ml/l air, R4 : ransum dengan penambahan rabal plus 3 ml/l air, R5 : ransum dengan penambahan rabal plus 5 ml/l air, R6 : ransum dengan penambahan rabal plus 7 ml/l air. Pakan yang digunakan mengandung protein kasar sebesar 26,38% dan energi metabolisme 2.923 kkal/kg. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan dan dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi probiotik rabal dan rabal plus dalam ransum berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan dan income over feed cost. Perlakuan menghasilkan konsumsi pakan rata-rata sebesar 200 ± 0 gram/ekor/hari dan rata-rata income over feed cost sebesar Rp 1.601.775 ± 190.703,23. Kesimpulan dari penelitian ini adalah suplementasi probiotik rabal dan rabal plus dalam ransum itik petelur tidak dapat menurunkan konsumsi pakan dan meningkatkan income over feed cost. | The purposes of this research is to evaluate the use probiotic rabal and rabal plus in feed for feed consumption and income over feed cost laying ducks. The material used is laying ducks age 52 weeks as many as 600 heads, probiotic rabal dan rabal plus. The treatments used in this research were R1 : feed with addition probiotic rabal 3 ml, R2 : feed with addition probiotic rabal 5 ml, R3 : feed with addition probiotic rabal 7 ml, R4 : feed with addition probiotic rabal plus 3 ml, R5 : feed with addition probiotic rabal plus 5 ml, R6 : feed with addition probiotic rabal plus 3 ml. Feed contain crude protein as big as 26.38% and energy metabolism 2,923 kcal/kg. The research used Completely Randomized Design (CRD) with 6 treatments and 5 replications and continued with Honestly Significant difference test (HSD). Result of this research showed supplementation probiotic rabal and rabal plus in feed effect had no significant (P>0,05) on feed consumption and income over feed cost. The treatment produced an average feed consumption of 200 ± 0 g/head/day and Average from income over feed cost Rp 1.601.775 ± 190.703,23. The conclusion of this research is supplementation probiotic rabal and rabal plus in feed for feed consumption and income over feed cost laying ducks can not decrease feed consumption and increase income over feed cost. | |
| 19398 | 26093 | E1A015134 | PELIMPAHAN KEWENANGAN MENGADILI DALAM TINDAK PIDANA TERORISME DI KEPOLISIAN RESOR BANYUMAS (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor : 819/PID.Sus/2017/PN.JKT.TIM) | Pemeriksaan suatu perkara diadili dan dilakukan di pengadilan yang berhak atau berwenang mengadili berdasarkan kompetensi absolut ataupun kompetensi relatif. Pada umumnya suatu tindak pidana diadili ditempat dimana suatu tindak pidana tersebut dilakukan (locus delictie) sesuai dengan Pasal 84 KUHAP. Namun secara hukum terdapat pengecualian terhadap Pasal 84 KUHAP. Pengecualian tersebut terdapat pada Pasal 85 KUHAP yang menyatakan jika keadaan suatu daerah tidak mengizinkan sebuah pengadilan untuk mengadili suatu perkara maka Mahkamah Agung berhak mengusulkan pengadilan lain untuk memeriksa dan mengadili suatu perkara. Usulan Mahkamah Agung itu sesuai dengan usulan Ketua Pengadilan daerah itu atau Kepala Kejaksaan Negeri. Dengan adanya hal tersebut memungkinkan adanya faktor daerah tidak mengizinkan sehingga mengakibatkan terjadinya pelimpahan kewenangan ke pengadilan negeri yang berwenang berdasarkan surat keputusan Mahkamah Agung. Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif yaitu dengan cara menelaah data sekunder berupa putusan pegadilan, dengan metode pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui studi pustaka terhadap literatur-literatur dan peraturan perundang-undangan. Pada perkara ini Jaksa Penuntut Umum mendakwakan berdasarkan Pasal 85 KUHAP dan Surat Keputusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 109/KMA/SK/V/2017 tanggal 29 Mei 2017 tentang Penunjukan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, sedangkan perkara ini terjadi di Polres Banyumas di kota Purwokerto dan seharusnya yang berwenang mengadili yaitu Pengadilan Negeri Purwokerto, sehingga perkara ini terjadi pelimpahan kewenangan dari Pengadilan Negeri Purwokerto ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur. | Examination of cases is carried out in court and carried out in courts that are entitled or tried based on absolute competence or relative competence. An offense was tried in the place where the crime was committed (locus delictie) in accordance with Article 84 of the Criminal Procedure Code. Article 84 of the Criminal Procedure Code. Exceptions are in accordance with Article 85 of the Criminal Procedure Code which states that if an area does not allow a court to decide a case, the Supreme Court has the right to request another court to permit and try a case. Supreme Court Proposal in accordance with the approval of the Chair of the Regional Court or Head of the District Prosecutor's Office. This allows unapproved regional factors to permit delegation of authority to the district court approved based on a Supreme Court decision. This type of research is normative juridical research, namely by examining secondary data in the form of judicial decisions, using the method of legislative approach, conceptual approach and case approach. The data used in this study were obtained through a literature study of the literature and legislation. In this case the Public Prosecutor charged under Article 85 of the Criminal Procedure Code and the Decree of the Supreme Court of the Republic of Indonesia Number: 109 / KMA / SK / V / 2017 dated 29 May 2017 concerning the Appointment of the East Jakarta District Court, while this case occurred at Banyumas Police Station in Purwokerto City and should be authorized to try, namely the Purwokerto District Court, so that this case occurs from the Purwokerto District Court to the East Jakarta District Court. | |
| 19399 | 26220 | H1B015062 | Analisis Kekuatan Struktur Jembatan Merah Sungai Serayu Hasil Optimasi Akibat Beban Gempa Dengan Metode Analisis Pushover | Jembatan Merah Sungai Serayu merupakan jembatan yang sudah dibangun sejak jaman penjajahan Belanda. Jembatan tersebut dahulu direncanakan dan dipergunakan sebagai jembatan kereta api, namun seiring berkembangnya zaman dialihfungsikan menjadi jembatan jalan raya. Adanya pengalih fungsian tersebut menyebabkan perlu dilakukannya analisis ulang terhadap kekuatannya sebagai jembatan jalan raya. Jembatan ini memiliki panjang 110 m, lebar 3,4 m, dan tinggi 6,5 m, serta terbagi atas 2 bentang yang dipisahkan oleh pier pada jarak 65 m. Setelah dilakukan analisis ulang dengan mengacu pada SNI 1725:2016 tentang Pembebanan untuk Jembatan didapatkan hasil bahwa jembatan tersebut dengan asumsi beban kendaraan maksimum adalah mobil penumpang sudah dalam kondisi tidak aman. Hal ini ditandai dengan nilai stress ratio terbesar bernilai 8,955. Kemudian dilakukan optimasi terdahap dimensi profil dengan perbesaran rata-rata 9,583 untuk mencapai kondisi aman. Dari hasil optimasi ini didapatkan nilai stress ratio maksimum adalah 0,9112. Untuk menilai level kinerja jembatan itu sendiri mengacu pada ATC 40 dengan analisis beban gempa dinamisnya menggunakan metode analisis pushover dan didapatkan hasil bahwa untuk jembatan yang telah dioptimasi berada pada level kinerja immediate occupancy dengan nilai perpindahan maksimum pada saat performance pointnya sebesar 3,075 mm. | Jembatan Merah of Serayu River is a bridge that has been built since colonial era. The bridge was originally planned and used as a railway bridge, but as the development of the era, it was changed as a highway bridge. Consequently, the strength of the bridge needs to be re-analyzed. The bridge has 110 m long, 3.4 m wide, and 6.5 m high, and it is divided into 2 spans separated by a pier at a distance of 65 m. After re-analysis conducted by referring to SNI 1725:2016 about loading for bridges and RSNI T-02-2005 about the standard of loading for the bridge, the result shows that the bridge assuming the maximum vehicle load is the passenger car is in an unsafe condition, characterized by the largest stress ratio of 8.955. Then, the profile dimensions was optimized to 9.583 average magnification of to achieve safe conditions with the maximum stress ratio worth 0.9112. To assess the performance level of the bridge itself, it refers to the ATC 40 with its dynamic earthquake load analysis by using pushover analysis method. The result obtained that for the bridge which has been optimized, it is at the level of immediate occupancy performance with maximum displacement value during the performance of 3.075 mm. | |
| 19400 | 25563 | A1F015044 | PENGARUH WAKTU PENAMBAHAN DAN PERBEDAAN KONSENTRASI TEMULAWAK TERHADAP KUALITAS YOGHURT | Tanaman temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) merupakan tanaman asli Indonesia yang mengandung banyak komponen bioaktif namun memiliki rasa pahit dan aroma langu. Inovasi produk untuk menguranginya yaitu dengan menambahkan temulawak ke dalam minuman yoghurt. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu penambahan ekstrak temulawak sebelum atau setelah fermentasi dan perbedaan konsentrasi ekstrak temulawak yang terhadap kualitas yoghurt. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor yang dicoba terdiri atas dua faktor, yaitu factor waktu penambahan ekstrak temulawak dan konsentrasi ekstrak temulawak. Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu total mikroba, total asam tertitrasi, pH, total padatan terlarut, sineresis, warna, dan sensoris (rasa, warna, aroma, flavor, kekentalan dan kesukaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak temulawak sebelum fermentasi lebih meningkatkan total mikroba, total asam tertitrasi, total padatan terlarut, sineresis, dan warna kuning dibandingkan setelah fermentasi. Peningkatan konsentrasi ekstrak temulawak 0,4% sampai 2% yang ditambahkan pada yoghurt meningkatkan total mikroba, total asam tertitrasi, sineresis, dan warna kuning tetapi akan menurunkan nilai pH serta tingkat kecerahan yoghurt. Perlakuan terbaik yoghurt ekstrak temulawak diperoleh pada perlakuan A1B3 (waktu penambahan sebelum fermentasi dan konsentrasi ekstrak temulawak 1,2%) dengan nilai total mikroba 9,07x107 cfu/ml; total asam tertitrasi 0,73%; pH 4,29; total padatan terlarut 26,33oBrix; sineresis 0,98%, warna kuning 9,9; tingkat kecerahan 18,4; warna hijau 10,5; sensoris warna 3,7 (mendekati kuning); aroma 2 (sedikit khas yoghurt); rasa 3,3 (agak asam); flavor 2,2 (kurang enak); kekentalan 4,56 (mendekati kental); dan kesukaan 2,7 (mendekati agak suka). | Curcuma xanthorrhiza Roxb is an Indonesian native plant that contains many bioactive components but has a bitter taste and unpleasant aroma. Product innovation to reduce it is to add ginger to yogurt drinks. This study aims to determine the effect of the addition of temulawak extract before or after fermentation and the difference in the concentration of temulawak extract against the quality of yogurt. This study used the experimental method and Randomized Block Design (RBD). The factors tried consisted of two factors, namely the time factor for adding temulawak extract and the concentration of curcuma extract. The variables observed in this study were total microbes, total titrated acid, pH, total dissolved solids, syneresis, color, and sensory (taste, color, aroma, flavor, thickness and preference). The results showed that the addition of temulawak extract before fermentation further increased the total microbes, total titrated acid, total dissolved solids, syneresis, and yellow color compared to after fermentation. Increasing the concentration of curcuma extract 0.4% to 2% added to yogurt increases total microbes, total titrated acid, syneresis, and yellow but will reduce the pH value and brightness level of yogurt. The best treatment of yoghurt, curcuma extract was obtained in A1B3 treatment (time of addition before fermentation and concentration of curcuma extract 1.2%) with a total microbial value of 9.07x107 cfu / ml; titrated total acid 0.73%; pH 4.29; total dissolved solids 26.33oBrix; syneresis 0.98%, yellow 9.9; brightness level 18.4; green 10.5; sensory color 3.7 (close to yellow); aroma 2 (a little typical of yogurt); taste 3,3 (somewhat acidic); flavor 2,2 (less tasty); thickness 4.56 (close to thick); and preference 2.7 (approaching rather like). |