Artikelilmiahs

Menampilkan 19.461-19.480 dari 50.081 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
1946122661G1F014003Isolasi Senyawa Alkana dari Daun Pucuk Merah (Syzygium myrtifolium Walp.)Syzygium myrtifolium mempunyai lapisan lilin sebagai pertahanan. Senyawa penyusun lapisan lilin yang sering ditemukan adalah senyawa alkana, yang dapat berperan sebagai antimikroba dan agen sitotoksik. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa tersebut. Isolasi dari ekstrak etanol S. myrtifolium menggunakan kromatografi dan identifikasi menggunakan spektroskopi 1H-NMR dan 13C-NMR. Isolat F4.4.1.1 menghasilkan 3 sinyal pada pengukuran 1H-NMR 500 MHz (CDCl3), yaitu sinyal δ 0,86 ppm (6H, m) ; δ 1,2 ppm (22H, s) dan δ 1,5 ppm (1H, s). Pengukuran dengan 13C-NMR 500 MHz (CDCl3) didapatkan 7 sinyal utama pada δC 14,27 ppm; 22,85 ppm; 29,52 ppm; 29,82 ppm; 29,85 ppm; 32,08 ppm dan 37,26 ppm. Senyawa alkana (C23) berhasil diisolasi dari S. myrtifolium.Syzygium myrtifolium has a layer of wax as a defense. The most common compound of wax layers is the alkane compound, which can be used as antimicrobials and cytotoxic agents. This study aims to isolate the herb. Isolation of S. myrtifolium ethanol extract using chromatography and contemporary uses 1H-NMR and 13C-NMR spectroscopy. Isolate F4.4.1.1 produces 3 signal at 1H-NMR 500 MHz (CDCl3) measurement, ie signal δ 0,86 ppm (6H, m) ; δ 1,2 ppm (22H, s) dan δ 1,5 ppm (1H, s). Measurement of 13C-NMR 500 MHz (CDCl3) obtain 7 main signal at δC 14,27 ppm; 22.85 ppm; 29.52 ppm; 29.82 ppm; 29.85 ppm; 32.08 ppm and 37.26 ppm. The alkane compounds (C23) were isolated from S. myrtifolium.
1946222662C1B014046ANALISIS PENGARUH PENEMPATAN DAN PENGHARGAAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASIPenelitian ini merupakan survei pada karyawan PDAM Tirta Satria Kabupaten Banyumas. Penelitian ini mengambil judul : “Analisis Pengaruh Penempatan dan Penghargaan Terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi (Studi Pada Karyawan PDAM Tirta Satria Kabupaten Banyumas)”.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Penempatan, Penghargaan dan Kepuasan Kerja, terhadap Kinerja Karyawan. Responden dalam penelitian ini adalah karyawan PDAM Tirta Satria Kabupaten Banyumas. Jumlah responden dalam penelitian ini ditentukan berdasarkan metode Slovin, dan ditentukan sejumlah 73 responden.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan regresi berganda dapat disimpulkan bahwa : (1) penempatan berpengaruh terhadap kepuasan kerja, (2) penghargaan tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja, (3) penempatan berpengaruh terhadap kinerja karyawan, (4) penghargaan tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, (5) kepuasan kerja memediasi hubungan antara penempatan terhadap kinerja karyawan, (6) kepuasan kerja tidak memediasi hubungan antara penghargaan terhadap kinerja karyawan.
Implikasi dari penelitian ini adalah Kepuasan Kerja Karyawan dapat meningkat bila dilakukan dengan cara yang tepat, seperti penempatan kerja yang sesuai dengan kemampuan dan keahlian karyawan, pemberian penghargaan sesuai dengan output atau hasil kerja karyawan, dan pemberian jaminan sosial sesuai dengan apa yang dibutuhkan karyawan. Dengan kepuasan kerja karyawan yang tinggi, maka kinerja karyawan meningkat.

Kata Kunci : Penempatan, Penghargaan, Kepuasan Kerja, Kinerja Karyawan.
This research is a survey research on PDAM Tirta Satria employees in Banyumas Regency. The title of this study is: "Analysis of the Effect of Placement and Appreciation on Employee Performance with Job Satisfaction as Mediation Variable (Study On Employees of PDAM Tirta Satria Banyumas Regency)".
The purpose of this study is to determine the effect of placement, awards and job satisfaction on employees performance. Respondents in this research are employees of PDAM Tirta Satria in Banyumas Regency. The number of respondents in this study was determined based on Slovin method, and the amount was 73 respondents.
Based on the results of research and data analysis using multiple regression can be concluded that: (1) placement effect on job satisfaction, (2) reward does not affect job satisfaction, (3) placement effect on employee performance, (4) award does not affect performance employees, (5) job satisfaction mediates the relationship between placement and employee performance, (6) job satisfaction does not mediate the relationship between appreciation of employee performance.
The implication of this research is that Employee Satisfaction can be increased if done in the right way, such as work placements that are in accordance with the capabilities and expertise of employees, awarding according to the output or work of employees, and providing social security in accordance with what employees need. With high employee job satisfaction, employee performance increases.

Keywords: Placement, Reward, Job Satisfaction, Employee Performance

1946322663G1F014039AKTIVITAS ANTIFUNGI SENYAWA 1,3,5,7-TETRAHIDROKSIANTRAKUINON HASIL SINTESIS TERHADAP Candida albicans, Malassezia furfur, dan Pityrosporum ovale Alim Wijaya1, Muhamad Salman Fareza2, Eka Prasasti3

1,2,3 Jurusan Farmasi Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman
alimwijaya54@gmail.com

Kata kunci: Antrakuinon, antifungi, 1,3,5,7-
Tetrahidroksiantrakuinon, C.albicans,
M. furfur, P.ovale) 1,3,5,7-tetrahidroksiantrakuinon merupakan senyawa turunan antrakuinon memiliki aktivitas antibakteri tetapi belum diketahui aktivitas antifunginya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat antifungi senyawa 1,3,5,7-tetrahidroksiantrakuinon terhadap fungi patogen. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental meliputi sintesis senyawa 1,3,5,7-tetrahidroksiantrakuinon dari asam 3,5-dihidroksibenzoat dan asam sulfat pekat selama 2 jam dalam suhu 120 ᵒC. Senyawa produk diidentifikasi menggunakan KLT dan Spektroskopi NMR. Uji aktivitas antifungi menggunakan metode uji difusi padat. Randemen senyawa yang didapatkan sebesar 92% dan nilai zona diameter hambat terhadap C. albicans, M. furfur, dan P. ovale secara berturut-turut adalah 2,89-8,67; 0,89-3,11; dan 1,55-6 mm. 1,3,5,7-tetrahidroksiantrakuinon dapat menghambat aktivitas fungi dengan kategori resisten.
1,3,5,7-tetrahydroxyanthraquinone is anthraquinone derivative which has been studied has antibacterial activity but not yet known its antifungal activity. The puspose was to determine the antifungal activity of 1,3,5,7-tetrahydroxyanthraquinone to pathogenic fungus. This was ecperimental research include sinthesist of 1,3,5,7-tetrahydroxyanthraquinone from 3,5-dihydroxybenzoic acid and concentrated sulfuric acid for 2 hours on 120 ᵒC. The result is identified with TLC and NMR. Antifungal activity test is performed with disk diffusion method. A yield value was 92% dan the value of inhibitory diameter zone to C. albicans, M. furfur, and P. ovale consecutively was 2,89-8,67; 0,89-3,11; and 1,55-6 mm. 1,3,5,7-tetrahidroksiantrakuinon was able to inhibite fungi in resistant category.
1946422660G1F014016Isolasi Senyawa Non Fenolik dari Daun Gowok (Syzygium polychepalum Miq.) Asal PurwokertoSyzygium polychepalum bermanfaat sebagai sumber bahan obat. Manfaat sebagai sumber bahan obat karena terdapat kandungan senyawa yang ada pada genus Syzygium. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa non fenolik dari daun gowok (S. polychepalum) asal Purwokerto. Isolasi dilakukan dengan cara ekstraksi dan pemisahan dengan kromatografi. Identifikasi senyawa menggunakan spektroskopi 1H-NMR dan GC-MS. Spektrum 1H-NMR isolat (3-6).2.2 terdapat 5 sinyal utama yaitu 0,68 ppm (1H, s) ; 0,78 – 1,03 ppm (12H, m) ; 1,28 ppm (12H, s) ; 1,54 ppm (20H, s) ; 3,89 ppm (1H, s). Hasil GC-MS menunjukkan terdapat senyawa asam lemak jenuh yaitu asam heksadekanoat dan 3-etilpropanoat. Senyawa asam lemak jenuh yaitu asam heksadekanoat dan 3-etilpropanoat berhasil di isolasi S. polychepalum.Syzygium polychepalum is useful as a source of medicinal ingredients. Benefit as a source of medicinal ingredients because there is a content of compounds in the genus Syzygium. This study aims to perform the isolation non phenolic compounds from the leaves of gowok (S. polychepalum) from Purwokerto. Isolation is carried out by extraction and separation by chromatography. Identification of compounds using 1H-NMR spectroscopy and GC-MS. The 1H-NMR spectrum isolate (3-6).2.2 have 5 main signals that are 0.68 ppm (1H, s); 0.78 - 1.03 ppm (12H, m); 1.28 ppm (12H, s); 1.54 ppm (20H, s); 3.89 ppm (1H, s). GC-MS results showed that there are saturated fatty acid compounds, hexadecanoic acid and 3-ethylpropanoate. Saturated fatty acid compounds, hexadecanoic acid and 3-ethylpropanoate were successfully isolated from S. polychepalum.
1946525573G1A015009HUBUNGAN KEPATUHAN TERAPI DENGAN RISIKO KOMPLIKASI
NEUROPATI BERDASARKAN SKOR MONOFILAMEN PADA PASIEN
DIABETES MELITUS TIPE 2
Studi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Klinik Tanjung
Purwokerto
Latar Belakang : Komplikasi neuropati dapat disebabkan oleh kadar glukosa darah yang
tidak terkontrol. Tingkat kepatuhan terapi merupakan salah satu faktor yang dapat
menentukan risiko terjadinya komplikasi neuropati. Permasalahan yang terjadi di FKTP
Klinik Tanjung yaitu terdapat sepertiga pasien yang tidak rutin melakukan kontrol glikemik.
Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan terapi
dengan risiko terjadinya komplikasi neuropati berdasarkan skor monofilamen.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan
pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah 76 pasien FKTP Klinik Tanjung
Purwokerto yang dipilih dengan metode consecutive sampling. Pengumpulan data untuk
variabel kepatuhan terapi menggunakan kuisioner MMAS-8, sedangkan data untuk variabel
risiko komplikasi neuropati diukur berdasarkan skor monofilamen.
Hasil : Hasil analisis bivariat menggunakan uji spearman menunjukkan p value = 0,002 dan
r = 0,347. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat kepatuhan
terapi dengan risiko terjadinya komplikasi neuropati (p < 0,05).
Kesimpulan : Terdapat hubungan bermakna antara kepatuhan terapi dengan risiko
terjadinya komplikasi neuropati berdasarkan tinggi rendahnya skor monofilamen pada
pasien diabetes melitus tipe 2 di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Klinik
Tanjung Purwokerto
Background : Complication of diabetic neuropathy caused by uncontrolled blood glucose
level. Compliance of treatment was one of the factors that could be determine the risk of
diabetic neuropathy. The problem that occured in FKTP Tanjung Clinic Purwokerto that
there was third of patients who didn’t routine control their blood glucose.
Objective : The purpose of this study was to determine the correlation between compliance
of treatment and the risk of diabetic neuropathy based on monofilament scores.
Methods : This research was an observational analytic study using a cross-sectional
approach. The sample of this study was 76 patients who were selected by consecutive
sampling method. Data collection for compliance of treatment used the MMAS-8
questionnaire, while the risk of diabetic neuropathy complications were measured based on
monofilament scores.
Result : The results of bivariate analysis using the spearman test showed p value = 0.002
and r = 0.347. This results show a significant relationship between the level compliance of
treatment and the risk of diabetic neuropathy complications (p <0.05).
Conclution : There is a significant correlation between compliance of treatment and the risk
of diabetic neuropathy based on the high and low of monofilament score in patients with
type 2 diabetes mellitus in the First Level Health Facility at Tanjung Purwokerto Clinic
1946622665A1L114019PENGARUH PEMBERIAN PUPUK MAJEMUK NPHum-ZEO GRANUL TERHADAP EFISIENSI SERAPAN P OLEH TANAMAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ULTISOLPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) komposisi pupuk majemuk NPHum-ZEO Granul yang mempunyai efisiensi serapan P tinggi oleh tanaman. 2) komposisi pupuk majemuk NPHum-ZEO Granul yang paling baik pengaruhnya untuk meningkatkan hasil dua varietas tanaman bawang merah. 3) pengaruh interaksi antara komposisi pupuk NPHum-ZEO Granul dengan varietas tanaman bawang merah terhadap serapan P serta hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Screen House dan Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto pada bulan November 2017 sampai dengan April 2018. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan dua faktor dan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah varietas bawang merah yaitu Bima dan Bauji, faktor kedua adalah komposisi pupuk majemuk NPHum-Zeo Granul yang terdiri atas lima grade : G0 (4,43% N : 0% P), G1 (3,45% N : 5% P), G2 (3,11% N : 10% P), G3 (3,02% N : 15% P), G4 (2,89% N : 20% P) serta K1 (tanpa pemupukan) sebagai kontrol. Variabel yang diamati adalah sifat kimia tanah yaitu pH H2O, pH KCl, DHL, dan variabel tanaman bawang merah yaitu bobot tanaman segar dan kering, bobot umbi segar dan kering, jumlah umbi, diameter umbi, volume umbi serta efisiensi serapan P pada daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) efisiensi serapan P daun paling tinggi terdapat pada grade G4 yaitu sebesar 1,70%. 2) pupuk majemuk NPHum-Zeo granul berpengaruh terhadap bobot tanaman segar (13,65 g/rumpun) pada grade G3, efisiensi serapan P, pH KCl dan DHL. Varietas Bima menghasilkan respon yang paling baik terhadap hasil bawang merah pada bobot tanaman segar (11,53 g/rumpun) 3) tidak ada interaksi antara komposisi pupuk NPHum-Zeo Granul dengan varietas bawang merah terhadap semua variabel pengamatan.This research aims to determine 1) composition of NPHum-Zeo Granule fertilizer which has high P uptake efficiency by plants. 2) composition of NPHum-Zeo Granule fertilizer that have the best yield of two varieties of shallot. 3) the interaction between the composition of NPHum-Zeo Granule fertilizer and shallot varieties to the P uptake efficiency and yield of shallot. This research was conducted at Screen House and Soil Science Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto, From November 2017 until April 2018. This research used a Complitely Randomize Design (CRD) with two factors and three replications. The first factor is the onion varieties : varieties of Bima and Bauji, the second factor is composition of NPHum-Zeo Granul fertilizer of five grades : G0 (4,43%N : 0%P), G1 (3,45%N : 5%P), G2 (3,11%N : 10%P), G3 (3,02%N : 15%P), G4 (2,89%N : 20%P) and K1 (without fertilization) as control. The observed variables were the soil chemical properties consist of soil pH (H2O and KCl), Electrical Conductivity, while the yield of shallot consist of plant fresh weigh, plant dry weight, bulb fresh weight, bulb dry weight, the total of bulb, bulb volume, bulb diameter and P uptake efficiency of leaf. The results showed that 1) the highest leaf of P uptake efficiency was found in the G4 fertilizer grade is 1,70%. 2) the composition of NPHum-Zeo Granule fertilizer influenced of plant fresh weight (13,65 g/clumbs) on grade G3, P uptake efficiency, PH of KCl and DHL. Bima showed the best yield on the variable plant fresh weight (13,65 g/clumbs). 3) there was no interaction between the composition of NPHum-Zeo Granule fertilizer and shallot varieties.and shallot varieties.
1946722648E1A014156PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA KEKERASAN FISIK DALAM LINGKUP RUMAH TANGGA YANG DILAKUKAN OLEH SUAMI TERHADAP ISTRI YANG MENGALAMI GANGGUAN JIWA
(Studi Kasus Putusan Nomor : 11/Pid.Sus/2017/PN.Pwt)
Tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga sebenarnya bukan hal yang baru lagi dan dapat menimpa siapa saja, baik suami, istri, anak dan semua pihak yang berada dalam lingkup rumah tangga. Kekerasan dalam rumah tangga yang paling sering terjadi adalah kekerasan fisik yang dilakukan oleh suami terhadap istri yang dipicu oleh berbagai faktor. Seperti dalam kasus putusan nomor : 11/Pid.Sus/2017/PN.Pwt, dimana pelakunya adalah seorang suami Indra Putra Teguh Khamim Susanto terhadap Fina Febiyana istrinya sendiri. Kekerasan fisik dilakukan karena dipicu faktor istrinya yang mengalami gangguan jiwa.
Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pembuktian dan alat bukti yang ada dalam kasus putusan nomor :11/Pid.Sus/2017/PN.Pwt. Metode yang digunakan dalam penelitan ini berupa yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif analitis dan menggunakan data sekunder serta data primer sebagai data tambahan.
Pembuktian dalam kasus putusan nomor :11/Pid.Sus/2017/PN.Pwt. menggunakan ketentuan dan alat bukti yang sah sesuai KUHAP dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Melalui pembuktian terdakwa terbukti bersalah, kemudian karena terdakwa bersikap jujur dan kooperatif serta faktor isterinya yang terbukti mengalami gangguan jiwa menjadi hal yang meringankan bagi terdakwa sehingga hakim memutus hukumannya lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang awalnya dituntut 8 (delapan) bulan penjara diputus menjadi 4 (empatd) bulan penjara.


Criminal acts of violence in the household actually is not new anymore and can happen to anyone, whether husband, wife, children, and all parties that fall within the scope of the household. Domestic violence that occurs most frequently was physical violence perpetrated by the husband against the wife which was triggered by a variety of factors. As in the case of a verdict number : 11/Pid.Sus/2017/PN.Pwt, where the culprit was Indra Putra Teguh Khamim Susanto as a husband against Fina Febiyana his own wife. Physical violence was done because of the triggered factor of his wife who is experiencing a mental disorder.
The study intends to find out and analyze how the proving evidence and the evidence which was in the case of a verdict number : 11/Pid.Sus/2017/PN.Pwt. The method used in this research in the form of normative juridical with the specifications of the prescriptive analytical research as well as secondary data and primary data were used as additional data.
The proof in the case of a verdict number : 11/Pid.Sus/2017/PN.Pwt, using the provisions and valid evidence according to the criminal procedure code and Law Number 23 Year 2004 about Elimination of Domestic Violence. Through the evidence of the accused was proven guilty, then because of the defendant was being honest and cooperative as well as the factor of his wife which proved to experience a mental disorder be it made the ease for the defendantso that a judge cut his sentence to be lighter than the demands of the public prosecutor initially demanded 8 (eight) month imprisonment was sentenced into 4 (four) month imprisonment.
1946822666G1F014036Uji Aktivitas Penghambatan Biofilm Senyawa 1,3,5,7-Tetrahidroksiantrakuinon Hasil Sintesis Terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis ATCC 35984 dan ATCC 35983ABSTRAK
Latar Belakang: Biofilm merupakan salah satu penyebab utama resistensi. Bakteri yang memiliki sifat resistensi tinggi yaitu S. epidermidis karena dapat membentuk lapisan biofilm yang cepat. Upaya pengendalian biofilm yaitu menggunakan senyawa bahan alam antrakuinon yang telah dilaporkan memiliki aktivitas penghambatan biofilm. Ketersediaan antrakuinon di alam sangat terbatas sehingga dilakukan sintesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penghambatan biofilm senyawa 1,3,5,7-tetrahidroksiantrakuinon hasil sintesis terhadap S. epidermidis.
Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang meliputi sintesis senyawa 1,3,5,7-tetrahidroksiantrakuinon menggunakan reaksi kondensasi asam 3,5-dihidroksibenzoat dan asam sulfat pekat selama 2 jam pada suhu 120oC. Senyawa hasil sintesis diidentifikasi menggunakan KLT 3 sistem eluen dan spektroskopi NMR. Uji aktivitas penghambatan biofilm S. epidermidis dilakukan menggunakan metode static microtiter plate assays.
Hasil Penelitian: Berdasarkan reaksi kondensasi diperoleh senyawa 1,3,5,7-tetrahidroksiantrakuinon dengan rendemen 92,4%. Uji kemurnian menunjukkan bahwa senyawa hasil sintesis sudah murni yang hanya terlihat satu bercak. Data spektroskospi 1H-NMR menunjukkan kesesuaian bahwa senyawa hasil sintesis merupakan senyawa 1,3,5,7-tetrahidroksiantrakuinon. Senyawa 1,3,5,7-tetrahidroksiantrakuinon memiliki aktivitas penghambatan biofilm terhadap bakteri S. epidermidis ATCC 35984 dan ATCC 35983.
Kesimpulan: Senyawa 1,3,5,7-tetrahidroksiantrakuinon memiliki aktivitas penghambatan biofilm terhadap bakteri S. epidermidis.
Kata kunci: Senyawa 1,3,5,7-tetrahidroksiantrakuinon, biofilm, S. epidermidis.
ABSTRACT
Background: Biofilm is one of the main caused resistent case. Staphylococcus epidermidis is the one of bactery which has reported has resistent toward several kinds of antibiotic that is because it can produce biofilm layer very fast. One of the effort increases the growth of biofilm is by using compund from natural substance is anthraquinone. The availability of anthraquinone in nature is very limited so that synthesis.. The purpose of study was to determine inhibitory biofilm activity 1,3,5,7-tetrahydroxyanthraquinone result of the synthesis toward S. epidermidis.
Methods: This research was an experimental research which includes synthesis 1,3,5,7-tetrahydroxyanthraquinone using condense reaction 3,5-dihydroxybenzoic acid and sulphate acid for two hours in temperature 120oC. The result of the synthesis is identified using TLC and spectroscopy NMR. Inhibitory biofilm test performed with static microtiter plate assays.
Result: Based on the condense reaction, the result is compound 1,3,5,7-tetrahydroxyanthraquinone with the amount 92,4% of rendemen. The identification of KLT shows that the result of synthetic compund has been pure which can be seen one spotted. Spectroscopy 1H-NMR shows uniformity that the compound which produced from the result of the synthetis is 1,3,5,7-tetrahydroxyanthraquinone. Compund 1,3,5,7-tetrahydroxyanthraquinone has inhibitory biofilm activity toward S. epidermidis ATCC 35984 and ATCC 35983.
Conclution: 1,3,5,7-tetrahydroxyanthraquinone has inhibitory biofilm activity toward S. epidermidis ATCC 35984 and ATCC 35983.
Keywords: 1,3,5,7-tetrahydroxyanthraquinone, antibiofilm, S. epidermidis.
1946922667C1K014041THE INFLUENCE OF SALES PROMOTION AND STORE ATMOSPHERE TOWARD IMPULSE BUYING WITH SHOPPING EMOTION AS INTERVENING VARIABLE AT MATAHARI DEPARTMENT STORE PURWOKERTORINGKASAN
Industri ritel di Indonesia cukup menarik bagi pendatang baru di mana pasar saat ini sangat potensial untuk melihat peningkatan ekonomi dan peningkatan populasi negara. Pengembangan bisnis didukung juga oleh lebih banyak konsumen yang menginginkan berbelanja dengan mudah dan nyaman. Meningkatnya pendapatan konsumen juga sering meningkatkan kebutuhan konsumen. Peningkatan kebutuhan yang konstan menyebabkan tingkat belanja konsumen meningkat. Berdasarkan fenomena ini perusahaan harus memiliki strategi untuk menarik konsumen dengan memberikan promosi kepada konsumen dan memberikan suasana toko yang nyaman bagi konsumen. Salah satu ritel yang ada di Indonesia adalah Matahari Department Store. Matahari Department Store adalah perusahaan ritel tertua dan terbesar di Indonesia, yang saat ini mendominasi pangsa pasar ritel Indonesia sebesar 25%. Matahari Department Store memiliki 151 toko di lebih dari 60 kota dan memiliki satu toko online bernama Mataharimall.com. Purwokerto adalah salah satu kota yang terdapat Matahari Department Store. Tempat ini menyediakan banyak pilihan seperti baju, alas kaki, kacamata, dan masih banyak lagi barang yang tersedia. Konsumen cenderung membeli di Matahari Department Store Purwokerto karena ketersediaan produknya di satu tempat. Konsumen tidak harus pergi ke banyak toko yang berbeda untuk membeli barang yang berbeda. Selain itu, Matahari Department Store Purwokerto telah dibuat beragam untuk menciptakan suasana toko yang nyaman bagi konsumen dan memberikan beberapa promosi menarik untuk konsumen. Matahari Department Store Purwokerto menunjukkan bahwa ada beberapa alasan utama bagi pelanggan untuk berbelanja di tempat ini daripada di tempat lain karena Matahari Department Store Purwokerto memiliki lokasi yang strategis, kelengkapan produk, terletak di satu area perbelanjaan. Berdasarkan permasalahan ini, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis komponen sales promotion (promosi penjualan), store atmosphere (suasana toko), hingga impuls buying (pembelian impulsif) dengan shopping emotion (emosi berbelanja) sebagai variabel intervening. Metodologi penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah studi kasus dengan metode penelitian survei. Teknik convenience sampling yang berasal dari teknik sampling non probability digunakan untuk pemilihan sampel. Sampel dari penelitian ini adalah 125, yang berasal dari konsumen Matahari Department Store Purwokerto yang telah melakukan pembelian impulsif. Metode pengolahan data menggunakan SEM dengan AMOS digunakan untuk menganalisis data. Studi ini memiliki implikasi untuk perusahaan ritel; karena perusahaan berkembang, meningkatkan kualitas dan membuat inovasi baru yang terkait dengan hasil penelitian. Keterbatasan penelitian ini yaitu sulit untuk mendapatkan berbagai variasi usia dan pekerjaan responden.
SUMMARY
The retail industry in Indonesia is quite attractive to new comers where the current market is very potential to see an increase in the economy and an increase in the population of the country. Business development is supported also by more consumers who want delivery easily and conveniently. The increasing of consumer income also often increases the consumer needs. A constant increasing of needs causes the level of consumer spending is raised. Based on this phenomenon the company must have a strategy to attract consumers by giving promotions to consumers and provide a comfortable store atmosphere for consumers. One of the existing retail in Indonesia is Matahari Department Store. Matahari Department Store is the oldest and largest retail company in Indonesia, which currently dominates Indonesia’s retail market share of 25%. Matahari Department Store has 151 stores in more than 60 cities and has one online store called Mataharimall.com. Purwokerto is one of the city that has Matahari Department Store. This place providing many choices such as garments, footwears, eyeglasses, and many more goods available. Consumers tend to buy in Matahari Department Store Purwokerto because of its availability of products at one place. Consumers do not have to go to many different store to buy different things. Beside that, Matahari Department Store Purwokerto have been made various to create a comfortable store atmosphere for consumers. It also applies promotion. Matahari Department Store Purwokerto shows that there are several main reasons for customers to shop at this place than in other place because Matahari Department Store Purwokerto has strategic location, completeness of product, located in one-stop shopping area. Based on the problem, the purpose of this research is to analyze the components of sales promotion, store atmosphere, to impulse buying with shopping emotion as intervening variable. The research methodology used for this research is case study with survey research method. Convenience sampling techniques that come from non probability sampling techniques are used for the selection of sample. The sample of this research is 125, originated from Matahari Department Store consumer of Purwokerto who had made impulsive purchase. Method of processing data using SEM with AMOS used to analysis the data. This study has implications for retail companies; because the company develops, improves the quality and makes new innovations related to the research results. The limitation of this research is difficult to get various age and occupation of respondents.
1947022668E1A014221PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE DI PT BANK YUDHA BHAKTI KANTOR PUSAT JAKARTAABSTRAK

PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE DI PT BANK YUDHA BHAKTI KANTOR PUSAT JAKARTA

Oleh :
Zaskia Radifa
E1A014221

Good Corporate Governance merupakan sistem tata kelola perusahaan yang menjelaskan hubungan antara Pemegang Saham, Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Manager, Karyawan, dan pihak-pihak yang terkait di dalamnya yang menentukan arah kinerja perusahaan. Penerapan prinsip Good Corporate Governance juga harus dilakukan dalam bisnis perbankan untuk meningkatkan nilai, melindungi kepentingan stakeholders, dan menjaga kepercayaan masyarakat sebagai lembaga intermediasi dan kepercayaan. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka peneliti menyusun penelitian dengan judul Penerapan Prinsip Good Corporate Governance (GCG) di PT.Bank Yudha Bhakti Kantor Pusat Jakarta.
Penelitian ini dilakukan dengan metode yuridis-normatif. Data sekunder yang telah dikumpulkan, diolah dan disajikan secara sistematis. Metode analisis data yang digunakan adalah metode normatif kualitatif.
Berdasarkan data hasil penelitian dapat diketahui bahwa PT. Bank Yudha Bhakti Kantor Pusat Jakarta telah menerapkan prinsip dalam Good Corporate Governance sesuai dengan ketentuan Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/14/PBI/2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank umum, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/POJK:03 tentang penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, dan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 15/15/DPNP/3013 tentang pelaksanaan Good Corporate Governance bagi bank Umum yang meliputi prinsip keterbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran.



Kata Kunci : Good Corporate Governance, PT. Bank Yudha Bhakti Kantor Pusat Jakarta, Prinsip
ABSTRACT

IMPLEMENTATION OF PRINCIPLE GOOD CORPORATE GOVERNANCE AT PT BANK YUDHA BHAKTI JAKARTA HEAD OFFICE

By :
Zaskia Radifa
E1A014221

Good Corporate Governance is a corporate governance system that explains the relationship between the Shareholders, the Board of Commisioners, the Board of Directors, the Manager, the Employee, and the parties involved in it that determine the direction of the company’s performance. The implementation of Good Corporate Governance principles should also be done in the banking business to increase value,protect the interest stakeholders, and maintain public trust as an intermediary and trust institution. Based on this background, the researcher compiled to research with the title of Implementation of Good Corporate Governance (GCG) Principle at PT. Bank Yudha Bhakti Jakarta Head Office.

This research is conduct by juridical-normative method. Secondary data that has been collected, processed and presented systematically. Data analysis method used this qualitative normative method.

Based on the data of research results can be seen that PT. Bank Yudha Bhakti Jakarta Head Office has applied the principles in Good Corporate Governance in accordance with the provisions of Bank Indonesia Regulation Number 8/14/PBI/2006 regarding the implementation of Good Corporate Govarnence for Comercial Banks and Bank Indonesia Circular Letter Numer 15/15/DPNP/3013 on the implementation of Good Corporate Govarnence for Comercial Banks covering the principles of openness, accountability, responsibility, independence and fairness.


Keywords : Good Corporate Governance, PT. Bank Yudha Bhakti Jakarta Head Office, Principle
1947122669G1D014079PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA DALAM MEMPERSIAPKAN MENARCHE PADA SISWI SDLatar Belakang: Menarche merupakan salah satu tanda perkembangan seksual perempuan. Beberapa faktor yang diperlukan dalam mempersiapkan menarche, salah satu nya yaitu dukungan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap pengetahuan dan sikap orang tua.
Metodologi: Penelitian ini merupakan quasy experiment dengan pre and post test with control group. Sampel berjumlah 40 responden terdiri dari 20 kelompok intervensi dan 20 kontrol. Kelompok intervensi diberikan pendidikan kesehatan dengan media booklet, sedangkan kelompok kontrol tidak. Instrumen menggunakan kuesioner data demografi, pengetahuan dan sikap mengenai menstruasi. Analisa data menggunakan t test untuk sikap, sementara uji Wilcoxon dan Mann-Whitney untuk pengetahuan.
Hasil Penelitian: Terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pengetahuan (p=0,000) dan sikap (p=0,002) sesudah diberikan intervensi, sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pengetahuan (p=0,054) dan sikap (p=0,649). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pengetahuan pretest dan sikap pretest (p>0,05), sedangkan terdapat perbedaan yang signifikan pada skor pengetahuan dan sikap posttest (p<0,05) antara kelompok intervensi dan kontrol.
Kesimpulan: Booklet dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap orang tua dalam mempersiapkan menarche.
Background: Menarche is one of sexual developmental markers of woman. Several factors are nedded on preparing menarche, one kind of is parents support. This researche’s aim was to know the effect of health education using booklet with knowledge and attitude of parents.
Methods: This study was quasy experimental with pre and post test control group design. A total of 40 respondents consisted of 20 mothers in each intervention and control group. The intervention group received educational booklet while control group didn’t receive it. Instrument used demography questionnaire, knowledge and attitudes toward menarche. Data was analyzed using t test for attitudes, Wilcoxon and Mann-Whitney test for knowledge.
Results: There were significant difference between knowledge (p=0.000) and attitude scores (p=0.002) after intervention, while there was no significant difference of knowledge (p=0.054) and attitudes scores (p=0,649) on control group. Then, there were no significant differences of pretest score in knowledge and attitudes (p>0,05) between intervention and control group, while there were no significant difference on knowledge and attitudes posttest scores (p<0.05) on both these group.
Conclusion: Booklets can improve knowledge and attitudes scores on parent in preparing for daughter’s menarche.
1947222616B1J011104KEANEKARAGAMAN DAN PEMANFAATAN TUMBUHAN SEBAGAI OBAT TRADISIONAL DI DESA PASIR WETAN KECAMATAN KARANGLEWAS
KABUPATEN BANYUMAS
Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas dan kaya akan keanekaragaman tumbuhan dan hewan. Tumbuhan yang beranekaragam memiliki potensi untuk dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya sebagai obat-obatan. Pengetahuan tentang pemanfaatan tumbuhan di setiap daerah berbeda karena adanya perbedaan kebudayaan, tradisi, dan lingkungan tempat mereka tinggal. Penelitian yang berkelanjutan perlu dilakukan sebagai upaya untuk melestarikan pengetahuan tradisional yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman dan pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional oleh masyarakat di Desa Pasir Wetan Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas. Penelitian menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak terpilih (Purposive Random Sampling). Pengambilan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dengan penduduk menggunakan kuisioner. Data yang diperoleh ditabulasi berdasarkan keanekaragaman tumbuhan dan pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian didapatkan keanekaragaman tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional oleh masyarakat Desa Pasir Wetan sebanyak 28 spesies dari 19 familia. Jumlah spesies terbanyak terutama dari familia Zingiberaceae, yaitu 6 spesies. Spesies yang paling banyak dimanfaatkan yaitu jahe, sedangkan spesies dengan khasiat terbanyak adalah nangka sabrang. Cara pengolahan yang banyak dilakukan oleh masyarakat adalah dengan cara merebus bagian tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat. Masyarakat mendapatkan tumbuhan untuk dimanfaatkan dengan cara menanam, mencari di sekitar lingkungan tinggal, dan membeli. Indonesia is one of the archipelagic country with mega diversity of plants and animals. Different plants have the potential to be utilized in everyday life, one of them as medicine used. The knowledge of plants utilized in each region is different because of differences in culture, tradition, and the environment in which they live. Ongoing research needs to be done in an effort to preserve existing traditional knowledge. The purpose of this study were to know the diversity and utilization of plants as a traditional medicine by the community in the village of Pasir Wetan Karanglewas District of Banyumas. The research method was survey. The sampling technique was the random sampling (Purposive Random Sampling). The data were collected through semi-structured interviews with residents questionnaires used. The data obtained was tabulated based on the diversity of plants and the utilization of plants as traditional medicine. The data was analyzed descriptively. The result of the research showed that the diversity of plants used as traditional medicine by the people of Pasir Wetan Village are 28 species from 19 families. The largest number of species mainly from Zingiberaceae family, which is 6 species. Ginger is the most used species and the species with the most utility is soursop. The way of processing that many done by the community is by boiling parts of plants that are used as medicine. People get plants to be used by planting, looking around the neighborhood, and buying.
1947322682H1D014071PERILAKU LENTUR BALOK BETON BERTULANG DENGAN PERKUATAN NEAR SURFACE MOUNTED (NSM) MENGGUNAKAN PELAT BAJA 2 MMStruktur dapat mengalami penurunan kapasitas ataupun peningkatan beban yang disebabkan karena umur bangunan atau perubahan alih fungsi bangunan. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah melakukan perkuatan. Balok beton bertulang merupakan salah satu komponen struktur yang dapat diperkuat untuk meningkatkan kapasitas lentur. Salah satu metode perkuatan balok adalah Near Surface Mounted (NSM) dimana, dilakukan perkuatan dengan penambahan material perkuatan di daerah permukaan struktur yang akan diperkuat sehingga memiliki keunggulan berupa tidak perlu adanya penambahan dimensi yang menyebabkan penambahan beban mati. Pada penelitian ini ingin melihat pengaruh perilaku lentur balok yang diperkuat dengan pelat baja tebal 2 mm seperti kapasitas maksimum lentur, daktilitas, kekakuan dan pola retak. Penelitian ini terdiri dari tiga tipe benda uji yaitu Balok kontrol tanpa perkuatan (BK), balok perkuatan dengan lebar pelat 20mm (BP2L) dan dengan lebar 40 mm (BP4L). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas maksimum lentur balok perkuatan BP2L dan BP4L mengalami peningkatan terhadap BK dengan rasio berturut-turut 1,65 dan 1,98. Daktilitas balok perkuatan BP2L dan BP4L mengalami penurunan terhadap BK dengan nilai rasio berturut-turut 0,80 dan 0,24. Nilai kekakuan awal dan kekakuan ekivalen balok perkuatan BP2L dan BP4L mengalami kenaikan dibandingkan BK dengan rasio kekakuan awal berturut-turut 1,79 dan 2,29 dan rasio kekakuan ekivalen berturut-turut adalah 2,20 dan 2,86. Pola retak yang terjadi pada balok tipe BK, BP2L dan BP4L adalah keruntuhan lentur.Structure might have capacity decreasing or increased load due to building's age or over functions. One of the solutions is to strengthen the structure. Reinforced concrete beams are one component of the structure that can be strengthened to increase flexural capacity. Near Surface Mounted (NSM) is one of its method that adding the reinforced material around the surface area of the structure that need to be strengthened. Its advantages is there are no dimensional addition that might caused dead loads. This study wanted to see the effect of flexural behavior of beam that is strengthened with 2mm thick steel plates, such as maximum flexural capacity, ductility, stiffness and crack patterns. The research consists of three types of specimens, there are beam without strengthen or control beam (BK), strengthen beam with 20 mm plate width (BP2L) and 40 mm width (BP4L). The result showed that the maximum flexural capacity of beam reinforcement BP2L and BP4L experienced an increase in BK with a ratio of 1.65 and 1.98 respectively. Ductility of beam BP2L and BP4L has decreased compared to BK with ratios were 0.80 and 0.24, respectively. The initial stiffness values and the equivalent stiffness of BP2L and BP4L has increased compared to BK with initial stiffness ratios were 1.79 and 2.29 respectively and the equivalent stiffness ratios were 2.20 and 2.86, respectively. Crack patterns that occur in the beam type BK, BP2L and BP4L are bending failure
Keywords: Reinforced Concrete Beams, Flexural Strengthening, Steel Plate, Near Surface Mounted
1947422670C1B014053Pengaruh Current Ratio, Return on Assets, Debt to Equity Ratio, Total Assets Turnover, dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai PerusahaanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Current Ratio (CR), Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), Total Assets Turnover (TATO), dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45. Populasi dalam penelitian ini perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 16 perusahaan. Metode purposive sampling digunakan untuk menentukan sampel. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan regresi linier berganda.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa current ratio tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, return on assets berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, debt to equity ratio berpengaruh positif dan sgnifikan terhadap nilai perusahaan, total assets turnover berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
The aim of this research is to analyze the effect of Current Ratio (CR), Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), Total Assets Turnover (TATO), and company size towards firm value at the companies listed in LQ45 index. The research population are all companies listed on the LQ45 index in Indonesia Stock Exchange. The number of samples used in this study were 16 companies. Purposive sampling method was used to determine the samples. Data was analyze using multiple regression analysis. Based on results of research and data analysis using Multiple Regression shows that (1) Current Ratio (CR) has no effect on price to book value. (2) return on assets (ROA) have a positive and significant effect on price to book value. (3) debt to equity ratio (DER) has a positive and significant impact on price to book value. (4) total asset turnover (TATO) has a positive and sifnificant effect on price to book value. (5) firm size does not affect price to book value.
1947525574G1A015023EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL SELEDRI (Apium graveolens L.) TERHADAP KADAR KREATININ SERUM TIKUS PUTIH (Sprague dawley) MODEL CHRONIC KIDNEY DISEASELatar Belakang: Gagal Ginjal Kronik merupakan kerusakan ginjal dan/atau penurunan laju filtrasi glomerulus (LFG) berakibat pada peningkatan kadar kreatinin. Ekstrak etanol seledri (Apium graveolens L.) berfungsi sebagai antioksidan dan antiinflamasi yang berpotensi mencegah kerusakan pada ginjal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian seledri (Apium graveolens L.) dalam mencegah peningkatan kadar kreatinin tikus putih (Sprague dawley) model CKD. Desain Penelitian: Metode penelitian adalah eksperimental dengan post test only with control group design. Dua puluh lima ekor tikus jantan (2-3 bulan) dibagi dalam 5 kelompok. Kelompok A (larutan aquades) sebagai kontrol sehat, kelompok B (larutan aquades) sebagai kontrol sakit, kelompok C (250 mg/kgBB), kelompok D (500 mg/kgBB), dan kelompok E (1000 mg/kgBB). Pada hari ke 15 setelah pemberian ekstrak, kelompok B, C, D, E dibedah dan dibuat model 5/6 nefrektomi subtotal. Pemberian ekstrak dilanjutkan sampai hari ke 30. Hasil: Rerata kadar kreatinin serum kelompok A=1,32±0,06; B=1,46±0,08; C=1,30±0,06; D=1,38±0,04; E=1,37±0,05. Hasil uji One Way ANOVA rerata kadar kreatinin serum menunjukkan nilai yang signifikan (p<0,05). Uji post hoc LSD rerata kadar kreatinin serum menunjukkan hasil perbedaan rerata yang signifikan antara kelompok A dengan kelompok B, kelompok B dengan C dan kelompok B dengan E (p<0,05). Kesimpulan: Pemberian ekstrak etanol seledri (Apium graveolens L.) dapat mencegah peningkatan kadar kreatinin serum tikus model CKD, dengan dosis 250 mg/kgBB sebagai dosis efektif.Background: Chronic Kidney Disease (CKD) is kidney damage and /or a decrease in glomerular filtration rate (GFR) which results in increased creatinine levels. Ethanol extract of celery (Apium graveolens L.) functions were antioxidant and anti-inflammatory which has the potential effect to prevent kidney damage. Objective: The aim of this research was to analyze the effect of celery (Apium graveolens L.) ethanol extract in preventing the increase of creatinine serum level in CKD rats model (Sprague dawley). Design: This was an experimental study with post test only control group design. Twenty five rats male (2-3 months old) were devided into
5 groups. Group A (aquadest) as healthy control, group B (aquadest) as nefrectomy group, group C (250 mg/kgBW of celery extract), group D (500 mg/kgBW of celery extract), and group E (1000 mg/kgBW of celery extract). On the 15th day after giving the extract and CMC, group B, C, D, and E were dissected and made 5/6 subtotal nephrectomy. Then the extract and CMC was continue gived until 30th day. Results: The mean of creatinine level in group A=1.32±0.06; B=1.46±0.08; C=1.30±0.06; D=1.38±0.04; E=1.37±0.05. One Way ANOVA test showed that there was significantly defferences of creatinine serum level between (p <0.05). The post hoc LSD test on creatinine serum level showed significant differences between group A with B and between group B with C and between group B wuth E (p <0.05). Conclusion: The administration of ethanol extract of celery (Apium graveolens L.) can prevent the increase creatinine serum levels in CKD rats model with effective doses 250 mg/kgBB.
1947622672G1D014025PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL MENSTRUASI TERHADAP KESIAPAN MENARCHE PADA SISWI SDPENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL MENSTRUASI TERHADAP KESIAPAN MENARCHE PADA SISWI SD
Abstrak
Indri Yuliani1, Lutfatul Latifah2, Wahyu Ikka Setyarini3
Latar Belakang: Remaja putri memiliki respon yang berbeda dalam menghadap menarche berupa reaksi positif dan negative. Pemberian pendidikan kesehatan audiovisual menstruasi dapat diberikan untuk meningkatkan kesiapan anak menghadapi menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audiovisual menstruasi terhadap kesiapan menarche pada siswi SD.
Metode: Penelitian menggunakan desain quasy experimental pretest and posttest with control group. Populasi pada penelitian ini yaitu 104 siswi kelas 4,5,6 SD. Besar sampel yaitu 64 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan startified sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner. Data analisis menggunakan Chi Square dan uji Marginal Homogenity.
Hasil: Karakteristik responden berusia 11 tahun, mayoritas berpendidikan SD, dan sebagian besar memiliki kakak perempuan pada kedua kelompok. Terdapat perbedaan kesiapan menarche pada siswi SD sebelum dan sesudah diberikan intervensi pada kelompok intervensi dan kontrol dengan nilai signifikansi p=0,000 dan p=0,033. Tidak terdapat perbedaan kesiapan menarche antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan nilai signifikansi p=0,598. Terdapat perbedaan kesiapan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah diberikan intervensi dengan nilai signifikansi p=0,000.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audiovisual menstruasi terhadap kesiapan menarche pada siswi SD.
EFFECT OF HEALTH EDUCATION WITH MENSTRUATION AUDIOVISUAL MEDIA TO THE READINESS OF MENARCHE ON ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS
Abstract
Indri Yuliani1, Lutfatul Latifah2, Wahyu Ikka Setyarini3
Background: Young women have different responses in facing menarche,it can be positive and negative reactions. The used of menstruation audiovisual as health education may be given to improve the readiness of the child in facing menarche. This study aimed to determine the effect of health education with menstruation audiovisual media to the readiness of menarche in elementary school students.
Methods: The study used quasy experimental pretest and posttest with control group design. The population in this research was 104 female students from grade 4th,5th,and 6th. The sample size was 64 respondents divided into intervention and control group. Sampling technique used startified sampling. The instrument used questionnaire. Data analysis used Chi Square and Marginal Homogenity test.
Results: Characteristics of respondents were 11 years old, the majority were elementary school students, and majority had older sisters in both groups.There were differences in the readiness of menarche on elementary school students before and after intervention in intervention and control group with significant value of p = 0,000 and p = 0,033. There was no difference in the readiness of menarche between the intervention group and the control group before and after intervention with significant value of p = 0,598. There was a difference of readiness between the intervention group and the control group after given intervention with significant value of p = 0,000.
Conclusion: There was an effect of health education with menstruation audiovisual media to the readiness of menarche on elementary school students.
1947722671F1I014002SENGKETA PERDAGANGAN INDONESIA - AMERIKA SERIKAT DALAM BIDANG HORTIKULTURA DI WTO (WORLD TRADE ORGANIZATION) TAHUN 2013-2016Penelitian ini membahas sengketa perdagangan antara Indonesia dengan Amerika Serikat dalam bidang hortikultura di WTO (World Trade Organization) tahun 2013-2016.WTO memiliki tujuan mendorong perdagangan bebas dengan penghapusan hambatan-hambatan perdagangan, menyediakan forum negosiasi perdagangan internasional serta sebagai mediator untuk menyelesaikan sengketa perdagangan internasional. Amerika Serikat melaporkan Indonesia ke DSB (Dispute Settlement Body) WTO karena Indonesia dianggap menerapkan sejumlah kebijakan impor produk pertanian yang mengakibatkan hambatan perdagangan pada produk Amerika Serikat. Penelitian ini akan menjelaskan penyebab kekalahan Indonesia dalam sengketa perdagangan dalam bidang hortikutura di WTO tersebut. Penelitian ini meggunakan teori rezim internasional dan konsep structural power. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan mengunakan sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer yaitu data yang diperoleh secara langsung melalui wawancara dan data sekunder yaitu sumber data yang diperoleh secara tidak langsung seperti melalui jurnal, buku, berita, dan lainya. Indonesia dinyatakan kalah dalam sengketa tersebut karena melanggar aturan mengenai restriksi kuantitatif pada pasal XI.I GATT 1994. Selain itu adanya kekuatan struktur pengetahuan yang dimiliki Amerika Serikat seperti adanya kajian ilmiah dan riset yang digunakan dalam setiap tindakannya. Disisi lain Indonesia tidak mampu untuk mengimbangi struktur pengetahuan yang dimiliki Amerika Serikat, hal tersebut terlihat dari kapasitas hukum Indonesia yang masih lemah, dan juga ketidakmampuan Indonesia untuk menunjukan fakta kajian ilmiah dan riset mengenai tindakan yang dilakukan Indonesia tersebut.

This research examines about World Trade Organization (WTO) trade dispute settlement between Indonesia and the United States of America on horticulture issue 2013-2016 period. WTO aims to push and encourage free trade mechanism by eliminating trade barriers, provide negotiation forum to international trade dispute, also as a mediator to international negotiation forum on trade dispute settlement. The United States reported Indonesia to Dispute Settlement Body (DSB) of WTO because Indonesia was considered implemented a number of policies on imports of agricultural products that create trade barriers to the United State of America product. This research will explain the causes of Indonesia's defeat in the dispute. This research used international regime theory and the concept of structural power. This research used qualitative method, source of data in this research used primary and secondary data sources. Primary data sources are sources of data obtained directly through interview, and secondary data is a source of data that is obtained indirectly such as through journals, books, news, and other. Indonesia was defeated in the dispute, because it violates the rules about quantitative restrictions in article XI.I GATT 1994. Besides that there is a strength of knowledge structure from the United States, like the existence of scientific studies and research used in every action. On the other hand Indonesia is unable to compensate for the knowledge structure that the United States has, this can be seen from Indonesia's weak legal capacity and also Indonesia's inability to show facts based on research and scientific studies about Indonesia's actions.
Key word: WTO, DSB, Indonesia, United States of America, knowledge structure, and quantitative restriction.

1947822489G1D014039Pengaruh Emotional Freedom Technique (EFT) Terhadap Kecemasan Lansia di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Sudagaran Kabupaten BanyumasLatar Belakang : Panti sosial merupakan tempat bagi lansia yang tinggal sendiri, dibuang dan merasa tidak ingin merepotkan keluarga. Kehidupan di panti mengakibatkan lansia seringkali memikirkan keluarga dan mengkhawatirkan kondisi masa depan yang berdampak pada kecemasan. Terapi EFT mampu menurunkan kecemasan karena menggabungkan teknik sugesti dan tapping.
Tujuan : Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi EFT terhadap kecemasan lansia yang tinggal di panti sosial.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan quasy experimental with control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan metode matching pada variabel jenis kelamin. Sebanyak 30 responden terdiri dari 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol. Pada kelompok intervensi diberikan terapi EFT sebanyak 3 kali, sedangkan kelompok kontrol melakukan kegiatan rutin panti. Instrumen yang digunakan Zung-Self Anxiety Rating Scale (ZSAS). Data dianalisis menggunakan Paired Samples T-Test dan Independent Samples Test.
Hasil : Ada perbedaan skor kecemasan yang bermakna sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok intervensi dengan nilai p=0,000. Tidak ada perbedaan skor kecemasan yang bermakna sebelum dan sesudah pada kelompok kontrol dengan nilai p=0,516. Ada perbedaan skor posttest yang bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p=0,002.
Kesimpulan : Terapi EFT efektif menurunkan kecemasan lansia yang tinggal di panti sosial.
Kata Kunci : Kecemasan, Lansia, Terapi EFT

1Mahasiswa Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman
2,3Dosen Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman
Background : Social home is a place for elderly who live alone, discarded and feel do not want to trouble their family. Elderly who living in the social home often thinking about their families and worrying about their future conditions that can impact on anxiety. EFT therapy can reduce anxiety because it combines techniques of suggestion and tapping.
Purpose : This study aimed to determine the effect of EFT therapy on anxiety elderly that living in social home.
Method : This study was a quasi experimental with control group design. The sampling technique used total sampling by matching method on gender variable. A total of 30 respondents consisted of 15 respondents in intervention groups and 15 respondent in control group. Intervention group was given EFT therapy 3 times, while the control group perform routine activities of the social home. Instrument used Zung-Self Anxiety Rating Scale (ZSAS) questionnaire. Data were analyzed used Paired Samples T-Test and Independent Samples Test.
Result : There was a significant difference between anxiety score before and after intervention in intervention group (p-value =0.000). There was no significant difference between anxiety score before and after in control group (p-value = 0,516). There was a significant difference of posttest score between intervention group and control group (p-value = 0,002).
Conclusion : EFT therapy can reduces the anxiety effectively on elderly that live in social care home.
Keywords : Anxiety, Elderly, EFT Therapy

1Student of School of Nursing, Faculty of Health Sciences, University of Jenderal Soedirman
2,3Lecturer of School of Nursing, Faculty of Health Sciences, University of Jenderal Soedirman
1947922673G1D014018PENGARUH VIDEO ANIMASI “SIAP MENARCHE” TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI SD TENTANG MENARCHEAbstrak
PENGARUH VIDEO ANIMASI “SIAP MENARCHE” TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI SD TENTANG MENARCHE
Siti Herdiyanti1, Mekar Dwi Anggraeni2, Hartati3
Latar Belakang: Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi menarche adalah kesiapan. Kesiapan dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap yang dapat diberikan melalui pendidikan kesehatan, yaitu video animasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video animasi “Siap Menarche” terhadap pengetahuan dan sikap siswi SD tentang menarche.
Metode Penelitian: Desain penelitian menggunakan quasi experiment with control group pretest and posttest desain. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu convenience sampling dengan 76 responden yang terbagi atas kelompok intervensi dan kontrol. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon, Uji t berpasangan dan Uji Mann-Whitney.
Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah diberikan video animasi (p=0,000). Sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan video (p>0,05). Terdapat perbedaan yang signifikan skor posttest pengetahuan dan sikap pada kelompok intervensi dan kontrol (p<0,05).
Kesimpulan: Video animasi berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap siswi SD tentang menarche.
Kata Kunci: Menarche, Pengetahuan, Sikap, Video Animasi
1Mahasiswa Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman
2Dosen Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman
3Dosen Jurusan Keperawatan, Prodi D III Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang



Abstract
THE EFFECT OF ANIMATION VIDEO “READY TO MENARCHE” TOWARD KNOWLEDGE AND ATTITUDE ABOUT MENARCHE AMOUNG ELEMENTARY SCHOOL STUDENT’S
Siti Herdiyanti1, Mekar Dwi Anggraeni2, Hartati3
Background: One of the factors that could affect menarche is readiness. Readiness could be affected by knowledge and attitude, and it can be given by health education. This research’s aim is to know the effect of animation video “ready to menarche” to knowledge and attitude of the female elementary school students about menarche.
Method: This study used research design with quasi experiment with control group pretest and posttest. Sampling technique used convenience sampling with 76 respondent and it seperated into intervention and control group. Data was analyzed with Wilcoxon, paired t test and Mann-Whitney.
Result: The results showed that the knowledge and attitude in intervention group after watched animation video (p=0,000). However, there was no significant increasing of knowledge and attitude in control group (p>0,05). Then, there was significant differences between intervention and control group in knowledge and attitude (p<0,05).
Conclusion: Animation video well affected to knowledge and attitude of the female elementary school students about menarche. .
Keyword: Menarche, Knowledge, Attitude, Animation video.
1Student of School of Nursing, Faculty of Health Sciences, University of Jenderal Soedirman.
2Lecturer of School of Nursing, Faculty of Health Sciences, University of Jenderal Soedirman.
3Lecturer of School of Nursing, and Nursing Vocational Program, Politechnic of Health Ministry Semarang.





1948022674C1A014035EFISIENSI EKONOMIS DAN STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL LAMPU GENTUR DI DESA JAMBUDIPA KECAMATAN WARUNGKONDANG KABUPATEN CIANJURPenelitian ini berjudul “Efisiensi Ekonomis dan Strategi Pengembangan Industri Kecil Lampu Gentur di Desa Jambudipa Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung tingkat efisiensi ekonomis, menganalisis gambaran kondisi lingkungan internal dan eksternal yang berupa faktor-faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman serta merumuskan strategi untuk mengembangkan industri lampu gentur di Desa Jambudipa bagi pengembangan industri lampu gentur.
Responden dalam penelitian ini adalah 21 pemilikpemilik usaha lampu gentur di Desa Jambudipa Metode sampling yang digunakan metode sensus. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggabungkan data primer dan data sekunder. Alat analisis yang digunakan adalah analisis R/C ratio, Matriks Internal Factor Evaluation (IFE), Matriks External Factor Evaluation (EFE), Matriks Internal-Eksternal dan Matriks SWOT .
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) industri kecil lampu gentur di Desa Jambudipa Kabupaten Cianjur sudah mencapai tingkat efisiensi ekonomis dengan rata-rata nilai R/C Ratio sebesar 1,76 ini artinya usaha lampu gentur sudah memberikan keuntungan, karena penerimaan lebih besar dari pada biaya yang dikeluarkan selama satu bulan. (2). Hasil analisis matriks IFE menunjukkan bahwa total nilai skor terbobot adalah 3,722 dan total nilai skor terbobot matriks EFE adalah 3,069. (3). Hasil analisis strategi pengembangan dengan matriks IE diketahui industri kecil lampu gentur di Desa Jambudipa Kabupaten Cianjur terletak pada sel I. Strategi terbaik pada sel ini adalah strategi tumbuh dan kembangkan. Hasil matriks SWOT diperoleh hasil 4 strategi SO, 4 strategi ST, 5 strategi WO dan 2 strategi WT.
This research entitled "Economic Efficiency and Development Strategy of Gentur Lamp Small Industry in Jambudīpa Village Warungkondang Sub-district Cianjur Regency”. The purposes of this research are to quantify the level of economic efficiency, analyze the description of the internal and external environment in the form of the strengths, weaknesses, opportunities, and threats and formulate the strategy to develop gentur lamp industry.
The respondents are 21 owners of gentur lamp in Jambudipa Village with using census method. The method used is quantitative and qualitative descriptive. Method of data collection is done by combining the primary data and secondary data. The analytical tools used are the analysis of R/C ratio, Internal Factor Evaluation (IFE) Matrix, External Factor Evaluation (EFE)Matrix, Internal External Matrix and SWOT Matrix.
The results show that: (1). Small industry gentur lamp in Jambudīpa Village Cianjur Regency has reached the efficiency level with the average value of the R/C ratio of 1.76. It means that businesses of gentur lamp is beneficial and efficient to be developed because of the revenue is bigger than the production cost. (2). The result of IFE matrix showed that the total score is 3,722 and the total weighted score EFE matrix is 3,069. (3). The result of the development strategies analysis with IE matrix shows that gentur lamp industry is located on the cell I. The best strategy in this cell is to grow and develop strategy. The results of SWOT matrix are 4 SO strategies, 4 ST strategies, 5 WO strategies and 2 WT strategies.