Artikelilmiahs

Menampilkan 19.341-19.360 dari 50.080 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
1934122575G1A014028KORELASI EKSPRESI RESEPTOR HORMONAL DAN HER-2/NEU TERHADAP RASIO PLATELET-LIMFOSIT PADA PENDERITA KANKER PAYUDARA DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJOLatar Belakang: Pemeriksaan imunohistokima terhadap ekspresi reseptor estrogen (ER), reseptor progesteron (PR), dan human epidermal growth factor receptor 2 (HER-2/Neu) adalah pemeriksaan yang rutin dilakukan dalam menentukan prognosis dan pemilihan terapi pada pasien kanker payudara. Beberapa penelitian sebelumnya menyatakan bahwa rasio platelet-limfosit (PLR) dapat menggambarkan prognosis pada penderita kanker payudara dengan metode yang lebih mudah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara ER, PR dan HER-2/Neu terhadap rasio platelet-limfosit pada penderita kanker payudara.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik terhadap 82 sampel penderita kanker payudara wanita di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo periode Agustus 2015 – 2017. Data ER, PR, HER-2/Neu, dan PLR diambil secara cross-sectional dengan metode consecutive sampling dan dianalisis dengan uji korelasi spearman.
Hasil: Uji korelasi spearman menunjukkan bahwa kelompok ekspresi reseptor estrogen positif (p=0,014) dan progesteron positif (p=0,013) secara signifikan berkorelasi dengan kelompok PLR dengan nilai rendah (≤150). Kelompok kombinasi ER/PR positif (p= 0,006) juga secara signifikan berkorelasi dengan nilai PLR rendah (≤150).
Kesimpulan: Pasien dengan ekspresi estrogen dan progesteron positif memiliki korelasi dengan PLR rendah (≤150).
Background: Immunohistochemical assay for estrogen receptor (ER), progesterone receptor (PR), and human epidermal growth factor receptor 2 (HER-2/Neu) is routinely used for determining prognosis and therapy in breast cancer. Former studies showed that platelet-lymphocyte ratio (PLR) is an easily applicable method that could depict the prognosis in breast cancer patients. The present study was aimed to investigate the correlation between hormonal receptor and HER-2/Neu with platelet-lymphocyte ratio (PLR) in breast cancer patients.
Methods: A cross-sectional study was performed among 82 breast cancer patients who were treated between August 2015-2017 at Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Hospital. Datas of ER, PR, HER-2/Neu, and PLR were collected with consecutive sampling and analysed using spearman’s correlation test.
Results: Spearman’s correlation test revealed significant correlation between positive estrogen expression (p=0,014) and positive progesterone expression (p=0,013) and low PLR group (≤150). Positive ER/PR expression(p= 0,006) was also significantly correlated with low PLR value (≤150).
Conclusions: In this study, we identified that positive ER and PR expression associated with low PLR value (≤150).
1934222577A1L014234Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair Air Leri terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleracea forma alboglabra)

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui dosis pupuk kandang kambing yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (Brassica oleracea forma alboglabra), (2) mengetahui konsentrasi air leri yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (Brassica oleracea forma alboglabra), (3) mengetahui kombinasi dosis pupuk kandang kambing dan konsentrasi air leri yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (Brassica oleracea forma alboglabra). Penelitian dilaksanakan di screen house Desa Melung, Kecamatan Kedung Banteng dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian ini berlangsung selama kurang lebih 3 bulan yaitu pada Januari 2018 sampai April 2018. Metode yang digunakan yaitu menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), perlakuan terdiri dari dua faktor yaitu yang pertama dosis pemberian pupuk kandang kambing terdiri dari 4 taraf yaitu 0; 62,5;125;187,5g/polibag. Faktor kedua adalah konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) air leri terdiri dari 4 taraf, yaitu 0;10;20;30ml/liter air. Hasil dari penelitian ini yaitu pemberian pupuk kandang kambing dengan dosis 187,5g/polibag merupakan perlakuan terbaik untuk meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun pertanaman, bobot tajuk segar dan bobot tajuk kering. Konsentrasi air leri tidak berpengaruh terhadap semua variabel pengamatan kecuali jumlah daun. Kombinasi perlakuan dosis pupuk kandang kambing dan konsentrasi air leri tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan.This study aims to: (1) study the best dosage of goat manure for growth and yield of kailan (Brassica oleracea forma alboglabra), (2) study the best rice waste water concentration for growth and yield of kailan (Brassica oleracea forma alboglabra) (3) study the best combination of dosage of goat manure and the concentration of rice waste water for growth and yield of kailan (Brassica oleracea forma alboglabra). The research was conducted at screen house of Melung Village, Kedung Banteng Subdistrict and Agronomy and Horticulture Laboratory of Agriculture Faculty of General Soedirman University, Purwokerto. This study lasted for approximately 3 months ie in January 2018 until April 2018. The method used was Randomized Complete Block Design, the treatment consisted of two factors, namely the first dose of goat manure consisting of 4 levels ie 0;62.5;125;187.5g/polybag. The second factor was the concentration of Liquid Organic Fertilizer (POC) of rice waste water consisted of 4 levels, that is 0;10;20;30ml/liter of water. The result of this research showed dosage of goat manure of 187.5g/polybag was the best treatment to increase the height of plant, the number of leaves, the area of leaves, the weight of fresh canopy and the weight of dry canopy. The concentration of rice waste water did not give a real influence on all observed variables except the number of leaves. The combination between goat manure dosages and rice waste water concentrations did not give significant effect on growth and yield of kailan.
1934325719H1E014021Analisis Seismisitas Pulau Bali dan Sekitarnya Periode 1982-2017 Menggunakan Metode Maksimum LikelihoodAnalisis seismisitas Pulau Bali dan sekitarnya perlu dilakukan mengingat Pulau Bali dan sekitarnya memiliki tingkat resiko gempa bumi yang cukup tinggi, hal ini disebabkan oleh adanya dua sumber gempa bumi yaitu adanya zona subduksi dan zona back arc thrust. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerawanan gempa bumi di Pulau Bali dan sekitarnya berdasarkan nilai a dan nilai b dengan metode Maksimum Likelihood menggunakan aplikasi Z-Map dan mengetahui tingkat seismisitasnya berdasarkan distibusi gempa bumi. Data yang digunakan adalah data gempa bumi utama yang dikumpulkan dari katalog gempa bumi USGS dan BMKG selama selang pengamatan 1982-2017 meliputi wilayah 10°-7°LS dan 110°-120°BT. Analisis seismisitas menghasilkan nilai a 8,04, nilai b 0,932 dan Mc 5,2. Daerah yang memiliki nilai a dan b yang paling tinggi terdapat di daerah Laut Flores dan Samudra Hindia sedangkan daerah yang memiliki nilai a dan b paling rendah terdapat di daerah Banyuwangi, Laut Bali dan Samudra Hindia. Untuk nilai indeks seismisitas dengan M_w≥5 sebesar 92,38 sedangkan untuk periode ulang dengan M_w≥7,2 sebesar 1,14 tahun.Seismicity analysis of Bali Island and its surrounding has to be done due to the high level of earthquake risk of the island areas. There are two earthquake sources existed namely Subduction Zone and Back Arc Zone. This research was aimed to determine the vulnerability level of earthquakes in Bali Island and its surrounding based on the a and b values with Maximum Likelihood methode using Z-Map Application and find out the seismicity level based on earthquake distribution. The data used are the main data of the earthquake collected from earthquake catalogs, USGS and BMKG. These data were collected during 1982-2017 observation covering 10 °-7 °LS and 110 ° -120 °BT areas. Seismicity analysis produced a value 8,04, b value 0,932 and Mc 5,2. Regions that have the highest a and b values are found in the flores Sea, and the Hindia Ocean, whereas the lowest a and b values are found in Banyuwangi, the Bali Sea and the Hindian Ocean. The seismicity index value with M_w≥5 is 93,38, while for the return period with M_w≥7,2 is 1,14 years.
1934422578A1C014011PERAMALAN VOLUME PRODUKSI OPTIMAL DAN PENENTUAN TINGKAT PERSEDIAAN PRODUK JADI EKONOMIS DI PABRIK GONDORUKEM TERPENTIN WINDUAJI PERUM PERHUTANI DIVISI REGIONAL JAWA TENGAHPermintaan produk gondorukem dan terpentin meningkat diakibatkan perkembangan pesat dari sektor industri yang menggunakannya sebagai bahan baku, sedangkan volume produksi kedua produk tersebut berfluktuatif akibat pengaruh musim. Oleh karena itu, perusahaan dituntut untuk dapat merencanakan semua parameter produksi dengan baik, termasuk kapasitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui profil dan gambaran umum pada PGT Winduaji, 2) Menghitung peramalan volume produksi dan menentukan tingkat volume produksi optimal, dan 3) Menghitung tingkat persediaan produk jadi ekonomis sehingga dapat dihitung total biaya persediaan produk jadi ekonomis.
Metode penelitian menggunakan metode studi kasus di PGT Winduaji wilayah Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah. Penelitian dilakukan pada tanggal 19 Februari 2018 sampai dengan tanggal 20 Maret 2018. Analisis data menggunakan analisis peramalan Triple Eksponential Smoothing Holt-Winters, analisis tingkat volume produksi optimal, analisis tingkat persediaan produk jadi ekonomis, dan analisis biaya persediaan produk jadi ekonomis.
Hasil penelitian menunjukkan peramalan volume produksi lima tahun mendatang menunjukkan tren yang menurun, namun hasil perhitungan volume produksi masih dalam kategori optimal. Tingkat persediaan produk jadi terpentin sudah ekonomis sedangkan persediaan produk jadi gondorukem belum ekonomis ditunjukkan dengan adanya selisih antara persediaan produk jadi aktual dengan tingkat persediaan produk jadi ekonomis, namun hasil pengujian total biaya persediaan kedua produk masih dalam kategori ekonomis.
The demand for gondorukem and turpentine products increased due to the rapid growth of industrial sectors using them as raw materials, while production volumes fluctuated due to the influence of seasons. That’s why the company has to be able to plan all production parameters well, including production capacity. This research aims to 1) Know the profile and overview of PGT Winduaji, 2) Forecast the production volume and determsine the optimum production volume level, and 3) Determine the most economic inventory level of the product in order that the total cost of the finished product can be economically calculated.
The research used case study method at PGT Winduaji Perum Perhutani Regional Division Of Central Java. The research was conducted on February 19th, 2018 until March 20 th, 2018. Forecasting analysis of Triple Exponential Smoothing Holt-Winters, analysis of optimal production volume level, analysis of economical finished product inventory level, and analysis of economical finished product inventory cost were used in this research.
The result of the research showed that the forecasting production volume for the next five years would be in a decreasing trend, but the calculation of production volume was still in optimal category. Turpentine finished product inventory level has economical while gondorukem finished product inventory has not economical which indicated by the discrepancy between the actual finished product inventory and the economical finished product inventory level, but the result of total inventory cost test both products still in economical category.
1934522579G1G013046PERBEDAAN JUMLAH MIKRONUKLEUS PADA MUKOSA BUKAL AKIBAT PAPARAN PESTISIDA DAN KEBIASAAN MEROKOK BURUH TANI DI KECAMATAN KALIBAGOR
KABUPATEN BANYUMAS
Mayoritas penduduk Indonesia bermata pencaharian di bidang pertanian. Salah satu daerah dengan potensi pertanian yang besar untuk dikembangkan adalah Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas. Mayoritas petani di Kecamatan Kalibagor menggunakan pestisida serta memiliki kebiasaan merokok tembakau. Paparan dari pestisida dan rokok yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan karena memiliki kandungan genotoksik. Salah satu deteksi dini kanker akibat paparan pestisida dan merokok dapat dianalisis dengan melihat banyaknya jumlah mikronukleus pada sel epitel mukosa bukal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan jumlah mikronukleus pada mukosa bukal akibat paparan pestisida dan kebiasaan merokok buruh tani. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan subjek penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan 80 subjek yang terbagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok yang terpapar pestisida dan merokok, kelompok yang terpapar pestisida dan tidak merokok, kelompok yang tidak terpapar pestisida dan merokok, dan kelompok yang tidak terpapar pestisida dan tidak merokok. Semua subjek diambil sel epitel mokusa bukalnya menggunakan cytobrush dan dibuat preparat dengan pewarnaan Papaniculaou serta diamati jumlah mikronukelus menggunakan mikroskop perbesaran 400x dengan bantuan kamera Optilab. Hasil uji statistik didapatkan data terdistribusi normal dan homogen sehingga dapat dilakukan uji parametrik One-Way Anova dengan nilai p = 0,000 (p<0,05). Selanjutnya didapatkan hasil uji lanjut LSD dengan nilai p = 0,000 (p<0,05). Hasil uji statistik tersebut menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok. Simpulan dari penelitian ini jumlah mikronukleus paling tinggi terdapat pada kelompok paparan pestisida dan merokok.The majority of Indonesians worked in agriculture. One with great agricultural potential to be developed is in Kalibagor District, Banyumas Regency. The majority of farmers in Kalibagor District use pesticide and have a tobacco smoking habit. The exposure of excessive pesticide and cigarettes could adversely affect health because of its genotoxic contents. Early detection of cancer due to the exposure of pesticide and cigarettes could be analyzed by examining the number of micronuclei in epithelial cell of buccal mucosa. The aim of this study was to determine the differences of the number of micronuclei in the buccal mucosa due to the exposure of pesticide and cigarettes in farmers. The type of this research was analytic observational with cross sectional design. The research subject was taken by purposive sampling technique. The study used 80 subjects which divided into 4 groups: the group with pesticides exposed and smoking habits, the group with pesticides exposed but without smoking habits, the group without pesticides exposed but smoking habits and the group without pesticides exposed and without smoking habits. The epithelid cells of buccal mucosa from all of the subjects were collected using cytobrush. The samples were prepared for Papaniculaou staning and observed using microscope with 400x magnification and Optilab cameras. The statistical test results showed that the data were normally distributed and homogeneous, so that the One-Way Anova parametric test could be performed and resulted p = 0.000 (p <0.05). Then, the LSD was done and resulted p=0,000 (p<0,05). The statistical test results showed that there were significant differences between groups. Conclusions from this study the highest number of micronucleus was found in pesticide exposure and smoking group.
1934622580C1C014080PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIALPERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pengungkapan corporate social responsibility terhadap kinerja keuangan perusahaan properti, real estate dan konstruksi bangunan yang terdaftar di BEI. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan populasi perusahaan sektor properti, real estate dan konstruksi bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode yang digunakan untuk menentukan sampel penelitian adalah metode purposive sampling, sehingga diperoleh 28 perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengungkapan corporate social responsibility dimensi sosial dan lingkungan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan yang diukur menggunakan Return On Assets. Sedangkan, dimensi ekonomi berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan dan pengungkapan corporate social responsibility berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja keuangan yang diukur menggunakan Tobin’s Q.This study aims to determine and analyze the influence of corporate social responsibility disclosure toward financial performance of property companies, real estate and building construction listed on the stock exchange. This study uses secondary data with population of property companies, real estate and buiding construction listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The method used to determine the research sample is purposive sampling method, so that obtained 28 companies. The analysis method used is Multiple Regression Analysis. The results of this study indicate that the disclosure of corporate social responsibility social and environmental dimensions significantly affect the company's financial performance as measured using Return On Assets. Meanwhile, the economic dimension has a negative effect on financial performance and corporate social responsibility disclosure has no significant effect on financial performance measured using Tobin's Q.
1934725667I1A015045PENGARUH BRAND IMAGE DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP LOYALITAS PASIEN POLI ANAK RUMAH SAKIT ANANDA PURWOKERTOLatar Belakang: Poli Anak Rumah Sakit Ananda Purwokerto pada Bulan Januari – Desember tahun 2018 mengalami keadaaan fluktuatif. Hal ini dapat disebabkan oleh masalah kualitas layanan ataupun brand image rumah sakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand image dan kualitas layanan terhadap loyalitas pasien Poli Anak Rumah Sakit Ananda Purwokerto.

Metodologi: Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 72 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Variabel dalam penelitian ini meliputi karakteristik responden, brand image, kualitas layanan, serta loyalitas pasien. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu univariat, bivariat dengan menggunakan uji chi square, serta multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik ganda.

Hasil Penelitian: Analisis multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik ganda diperoleh hasil variabel yang berpengaruh terhadap loyalitas pasien yaitu kualitas layanan (p=0,012).

Simpulan: Variabel yang berpengaruh terhadap loyalitas pasien Poli Anak Rumah Sakit Ananda Purwokerto yaitu kualitas layanan.
Background: Patient visits of Children Poly Ananda Hospital Purwokerto in January – December 2018 experiencing fluctuation phase. It might be caused by a problem of service quality or brand image of the hospital. This research aims to know how the brand image and service quality affects the patient loyalty of children poly at Ananda Hospital Purwokerto.

Method: This research used quantitative method with cross sectional design. The samples in this study were taken using the accidental sampling technique from 72 respondents. The data were collected by interview. Variables in this study included characteristic of respondents, brand image, service quality, and patient loyalty. The data analysis techniques conducted in this study were univariat, bivariate using chi square test, and multivariate using dual logistic regression tests.

Result: Multivariat analysis using dual logistic regression test draws a result that variable which affects patient loyalty is service quality (p=0,012).

Conclusion: Variable that affects patient loyalty of Children Poly Ananda Hospital Purwokerto is service quality.
1934825748E1A115089PENGUNGKAPAN TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT TANDA NOMOR KENDARAAN (STNK) (Studi di Polres Bogor)Salah satu jenis kejahatan yang terjadi saat ini yaitu pemalsuan surat tanda nomor kendaraan (STNK). Tindak pidana pemalsuan STNK biasanya dilakukan oleh lebih dari satu orang dalam suatu kelompok dan dilakukan secara terorganisir, yaitu sebagai pelaku pencurian kendaraan, penadah, dan pemalsu STNK hasil kejahatan. Dalam proses penegakan hukum terhadap tindak pidana pemalsuan STNK diawali dengan proses penyelidikan lalu penyidikan yaitu serangkaian tindakan penyidik dalam hal menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang terjadi guna menemukan tersangkanya. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang menggunakan pendekatan yuridis sosiologis yang menggambarkan proses pengungkapan tindak pidana pemalsuan STNK di Polres Bogor. Spesifikasi dari penelitian ini adalah deskriptif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian dengan cara mengumpulkan data, mengkualifikasikan, kemudian menghubungkan teori yang berhubungan dengan masalah dan akhirnya menarik kesimpulan, sehingga pada akhirnya dapat diketahui proses pengungkapan dan hambatan tindak pidana pemalsuan STNK di Polres Bogor. Dalam penyidikan tersangka harus dianggap tidak bersalah sesuai dengan prinsip hukum atau “asas praduga tak bersalah” sampai diperoleh putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Seorang penyidik dalam hal pemeriksaan pendahuluan harus memperhatikan mengenai hak-hak tersangka di dalam pemeriksaan. Dari hasil penelitian ini menyebutkan bahwa pejabat penyidik di Polres Bogor dalam pemeriksaan pendahuluan pada tingkat penyidikan sudah menerapkan atau mengedepankan asas praduga tak bersalah sesuai Penjelasan Umum butir 3c KUHAP.One of the other types of criminals that happen is forgery vehicle registration certificate, or its called as STNK. That criminal acts of forgery STNK usually carried out by more than one person in a group with organized, they become thief, recipients, and counterfeiters of STNK as critical result. In criminal proceedings against forgery of vehicle registration certificate begins with research process then investigation process, that is a series of investigator actions that has been regulated by the law that mean to find and get the evidence then can find the suspect of a crime. This research is an empirical legal research that uses a sociological juridical approach by describing the process of disclosure of the fraudulent STNK criminal offence at the police station in Bogor. The specifications of this research are descriptive. The analytical method that used in this research is by collecting data, qualifying, and connecting the theories related to the problem to finally draw the conclusions, so that the process of the disclosure and the obstacles can eventually be known. In investigating, suspects must be considered as innocent according to a legal principles “the innocence of presumption” until the court is made a decision which has permanent legal force, an investigator in the preliminary of examination must be pay attention to the rights of the suspect in the examination. From this research mention that supervisor of investigator at Bogor police station or its called as POLRES Bogor, in preliminary of examination on the investigation, already implemented to a legal principles “the innocence of presumption” according to general explanation of sentence 3c KUHAP.
1934922582F1A011043Mahasiswa Kuliah Sambil Kerja (Studi Deskriptif Motivasi dan Makna Bekerja di Kalangan Mahasiswa FISIP Unsoed)Mahasiswa yang kuliah sambil bekerja tentunya merupakan mahasiswa yang memiliki cara pandang yang tidak sederhana, bisa di katakan mahasiswa yang baiknya mampu membagi waktunya antara tanggung jawab sebagai mahasiswa dan tanggung jawab atas pilihannya untuk bekerja. Penelitian yang berjudul “Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja (Studi Deskriptif Motivasi dan Makna Bekerja di Kalangan Mahasiswa FISIP Unsoed)” ini bertujuan untuk mengetahui apa faktor mahasiswa kuliah sambil bekerja yang mahasiswa itu sendiri memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan kuliahnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Lokasinya di Kampus FISIP Unsoed. Sasaran utama penelitian ini yaitu mahasiswa FISIP Unsoed sendiri, karena melihat akan fenomena yang ada dilingkungan kampus. Sasaran pendukung pada penelitian ini yaitu orang terdekat serta orang tua mahasiswa yang bersangkutan. Data yang diperoleh melalui cara wawancara dengan informan dan observasi. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data yang dipakai adalah analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian pada 6 mahasiswa ini bertuju pada motivasi, makna, dan dampaknya mahasiswa melakukan kegiatan kuliah sambil bekerja. Motivasi merupakan daya upaya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu, dalam penelitian ini motivasi mahasiswa kuliah sambil kerja seperti, melihat peluang bisnis yang di Purwokerto pada tahun 2015 belum ada, kebutuhan untuk sehari-hari hingga mengisi kegiatan diluar kegiatan kuliah. Makna merupakan suatu bentuk kebahasaan yang harus dianalisis dalam batas-batas unsur-unsur penting situasi di mana penutur mengujarnya, makna dari mahasiswa akan hal kerja pun bervariatif, seperti bekerja untuk bertahan hidup, rasa syukurnya karena telah sampai ke tahap skripsi, bekerja karena kesenangan, dan meringankan beban orang tua atau mandiri. Dampak awalnya memang membuat mahasiswa kesulitan membagi waktu antara kuliah dan kerja, namun akhirnya mahasiswa yang bersangkutan dapat menemukan ritmenya sebagaimana kewajiban utamanya sebagai mahasiswa. Mereka tetap melakukan hal itu, karena memiliki manfaat yang positif untuk bekal mereka setelah kuliah selesai nantinya. Berbeda dengan 3 mahasiswa yang lain, mereka tidak mengalami kendala pada kuliahnya, karena dalam proses bimbingan skripsi, dan sudah mengerti bagaimana mengatur jalannya bimbingan maupun kerjanya. Namun sarannya bagi mahasiswa yang berkeinginan untuk melakukan kuliah sambil kerja baiknya mahasiswa yang sudah tidak mengambil mata kuliah atau sedang melakukan tugas akhir/skrispsi.Students who study while working are of course students who have a not simple perspective, it can be said that students are better able to divide their time between responsibilities as students and responsibility for their choice to work. The study, entitled "Working While Studying Students (Descriptive Study of Motivation and the Meaning of Working Among FISIP Unsoed Students)" aims to find out what factors students study while working that the students themselves have the responsibility to complete their studies. This study uses descriptive qualitative research methods. The location is at the Unsoed FISIP Campus. The main target of this research is Unsoed FISIP students themselves, because they see the phenomena that exist in the campus environment. Supporting targets in this study are the closest people as well as the parents of the students concerned. Data obtained through interviews with informants and observations. The sampling method uses purposive sampling. The data analysis technique used is interactive analysis. Based on the results of the research on these 6 students aiming at the motivation, meaning, and impact of the students doing college activities while working. Motivation is an effort that encourages someone to do something, in this study the motivation of college students while working like, seeing the business opportunities in Purwokerto in 2015 does not yet exist, the need for everyday to fill activities outside of college activities. Meaning is a form of language that must be analyzed within the boundaries of the important elements of the situation in which the speaker tests it, the meaning of the student will be varied, such as working for survival, gratitude for having reached the thesis stage, working for pleasure, and ease the burden of parents or independent. The initial impact did make it difficult for students to divide their time between lecture and work, but eventually the student could find his rhythm as his main obligation as a student. They still do that, because it has positive benefits for their provision after the lecture is finished later. Unlike the other 3 students, they did not experience problems in their lectures, because in the thesis guidance process, and had understood how to manage the course of guidance and work. But the suggestion is for students who want to do college while working well for students who have not taken courses or are doing final assignments.
1935022583F1A011085Jaringan Sosial Antar Komunitas Pecinta Vespa di Kabupaten BanyumasVespa merupakan kendaraan bermotor yang sudah tidak asing dan banyak digunakan oleh orang pada setiap golongan umur baik laki-laki maupun perempuan. Komunitas vespa di Kabupaten Banyumas yang saat ini masih aktif yaitu komunitas Vespa Scooter Fans Club Purwoketo (SFaC). Komunitas vespa bukan menjadi monopoli kaum tertentu, akan tetapi merambah ke semua lapisan masyarakat, baik tua, pejabat, pengangguran, kaya, miskin semua ada di dalam komunitas vespa. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui kesadaran dan bentuk jaringan sosial antar komunitas pecinta vespa di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan merupakan penelitian kualitatif. Sasaran pada penelitian yaitu para pecinta vespa anggota Komunitas Vespa di Kabupaten Banyumas. Analisis dalam penelitian ini melalui tiga tahap yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan yaitu komunitas Vespa Purwokerto-Banyumas memiliki anggota yang hubungannya erat antara satu dengan yang lain. Keeratan tersebut diawali dengan kecintaan mereka terhadap sepeda motor Vespa dan dilanjutkan dengan membuat komunitas. Dalam penelitian ini, komunitas tersebut adalah SfaC (Scooter fans Club) dan SOBAT (Scooter Owners Baturraden). SfaC dan SOBAT adalah dua komunitas Vespa yang masih eksis dan aktif di sekitar wilayah Purwokerto-Banyumas hingga saat ini. Komunitas Vespa yang lain di wilayah tersebut sudah tidak aktif. Pertemuan dan berbagai kegiatan telah sering dilakukan oleh SfaC dan SOBAT. Aktivitas-aktivitas tersebut memiliki dua tujuan sekaligus, pertama, mempererat tali persaudaraan dan kekeluargaan di antara anggota komunitas; kedua, mewujudkan kepedulian komunitas terhadap problem sosial kemasyarakatan di wilayahnya. Aktivitas-aktivitas tersebut di atas menunjukkan peran komunitas Vespa sebagai salah satu bagian dari sistem besar masyarakat di wilayah sekitar Purwokerto-Banyumas. Melalui aktivitas dan peran tersebut maka dengan sendirinya komunitas Vespa dikenal oleh masyarakat dan memperoleh pengakuan dari masyarakat. Kesadaran anggota membuat komunitas Vespa berkembang dengan membangun jaringan sosial yang tidak terbatas di dalam masyarakat di wilayahnya. Jaringan sosial tersebut dibangun tidak hanya dengan sesama komunitas Vespa namun juga dengan komponen-komponen lain dalam masyarakat, baik individu, kelompok maupun komunitas lainnya. Komponen-komponen masyarakat yang lain dan berada dalam jaringan sosial yang dikembangkan oleh komunitas Vespa Purwokerto-Banyumas tersebut antara lain adalah komunitas teater, komunitas musik, beberapa lembaga pemerintah (PMI, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum), individu penggemar/pecinta sepeda motor Vespa independen (tidak tergabung dalam komunitas dan bahkan yang tidak memiliki Vespa), dan masyarakat umum.
Kata kunci : vespa, komunitas
Vespa is a motor vehicle which is already familiar and widely used by people in every age group both men and women. Banyumas Regency vespa communities that are currently still active that is the community of Vespa Scooter Fans Club Purwoketo (SFaC). The community of vespa is not be the monopoly of a particular clan, but penetrated into all walks of life, both parents, officials, rich, poor, unemployment is all there is in the community of vespa. This research aims to know the consciousness and form social networks between communities in the Regency of Banyumas vespa-lovers. This research uses qualitative research is. Research on target i.e. lovers vespa Vespa community members in the District of Banyumas. The analysis in this study through three phases i.e. phase reduction data, presentation of data, and the withdrawal of the conclusion. Based on the research results and discussion can be summed up, the community of Vespa-Banyumas Purwokerto has closely relationship between members one with another. The Keeratan begins with a love of motorcycles Vespa and continued by making community. In this study, the community was the SfaC (Scooter fans Club) and SOBAT (Scooter Owners Baturraden). SfaC and PAL are the two communities of the Vespa still exists and is active in the surrounding area of Banyumas Purwokerto-until now. Another Vespa communities in the region are already inactive. Meetings and various activities have often been carried out by the SfaC and PAL. These activities have two purposes at once, first, tighten the straps of the fraternity and of family among community members; Secondly, embodying the concern of the community towards the problem of social development in the region. The activities above shows the role of the community of Vespa as one part of the system of the people in the region around Purwokerto-Banyumas. Through the activities and role of the community itself, the Vespa became known by the public and gained recognition from the community. Awareness of community members developed a Vespa build unlimited social network within the community in its region. The social network is built not only with fellow community Vespa but also with other components of society, whether individuals, groups or other community. Components of the community and are in social networks developed by the community-the Banyumas Purwokerto Vespa are community theatres, music community, several government agencies (PMI, health services, Office of Public works), the individual fan/lover of motorcycles Vespa independent (not affiliated to a community and even that doesn't have a Vespa), and the general public.

Keywords: vespa, community
1935122612F1C013026Tingkat Literasi Media Online Pemilih Pemula pada Pilkada Kabupaten Banjarnegara 2017Pelaksanaan Pilkada Serentak 2017 sempat menjadi topik yang ramai diulas di berbagai media, terutama di media online karena munculnya isu identitas politik di salah satu daerah. Pemilih pemula sebagai pengguna media online terbanyak tentunya harus memiliki kemampuan literasi media untuk mengkritisi media dan pesan yang disampaikannya. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui tingkat literasi media online pemilih pemula pada Pilkada Kabupaten Banjarnegara 2017 yang diukur dengan menggunakan Individual Competences Framework. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden dan pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Sampel dipilih dengan teknik Cluster Random Sampling dari total 1.850 populasi, yaitu pemilih pemula di Kecamatan Punggelan yang menjadi lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan, literasi media online pemilih pemula yang dilihat dari kemampuan teknis, kemampuan kognitif, dan kemampuan komunikasi berada pada tingkat Medium. Pemilih pemula sudah mampu mengoperasikan perangkat keras dan aktif menggunakan internet, meski belum memahami fitur-fitur yang ada di dalamnya. Ketertarikan pemilih pemula untuk membaca berita Pilkada di media online berada pada tingkat rendah, hanya sebatas mendiskusikan kandidat pada Pilkada Kabupaten Banjarnegara 2017 dengan teman sebaya. Pemilih pemula cukup aktif menggunakan media sosial untuk hiburan, tetapi mereka jarang mengulas dan mengomentari berita Pilkada.
The implementation of Regional Selection 2017 had become a hot topic and discussed in various media, especially in online media because of the issue of political identity at one area. Beginner voters as the most online media users should have media literacy skills to criticize the media and the messages from it. The purpose of the study is to determine the level of online media literacy of beginner voters in 2017 election of Banjarnegara Regency which is measured by using Individual Competences Framework. This study uses descriptive quantitative method with a total sample of 100 respondents and data retrieval is done using a questionnaire. The sample was chosen by Cluster Random Sampling technique from a total of 1,850 populations, namely beginner voters in Punggelan Subdistrict, the location of the study. The results showed, online media literacy of beginner voters seen from technical abilities, cognitive abilities, and communication skills were at the level of Medium. Beginner voters are able to operate hardware and actively use the internet, even though they do not understand all the features in it. Beginner voters' interest in reading about election news in online media is at a low level. They just discussing candidates in 2017 election of Banjarnegara Regency with other friends. Beginner voters are quite active in using social media for entertainment, but they rarely used social media to create content, especially review to election news and comment about it.
1935222584H1G014025Pengaruh Endosulfan (Pestisida) Terhadap Ekspresi Gen cGnRH-II Pada Ikan Nilem (Osteochilus hasseltii C.V.) BetinaEndosulfan merupakan pestisida yang termasuk ke dalam golongan organoklorin dan banyak dipergunakan di Indonesia. Endosulfan yang masuk ke perairan akan terakumululasi pada biota perairan. Dampak yang ditimbulkan endosulfan yaitu mengganggu proses reproduksi melalui cGnRH-II yang berperan sebagai neuromodulator dan menstimulasi pelepasan hormon gonadotropin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi dan lama waktu pemaparan endosulfan yang dapat mengganggu ekspresi gen cGnRH-II pada ikan nilem (Osteochilus hasseltii C.V.) betina. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian dilakukan dengan 4 tahap yaitu pengambilan hipotalamus, isolasi RNA, DNase Treatment, dan Real-Time PCR. Ikan nilem diberi 4 perlakuan selama 4 minggu dengan pengambilan sampel setiap 2 minggu sekali. Data kuantitatif berupa ekspresi gen penghasil cGnRH-II dianalisis dengan One-Way ANOVA. Hasil penelitian selama 4 minggu menunjukkan endosulfan belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat ekspresi gen cGnRH-II dengan nilai rata-rata ekspresi gen cGnRH-II berkisar antara 0,78 – 12,48.Endosulfan is an organochlorine pesticide that widely used in Indonesia. Endosulfan that has entered in water column will accumulated in aquatic organisms. The impact of endosulfan for aquatic organisms is alter the reproduction process through cGnRH-II which play the role as neuromodulator and stimulate the gonadotropin hormones to release. The purpose of this study was to determine the concentration and exposure duration that can affect cGnRH-II gene expression in female Osteochilus hasseltii C.V. The method that used is experimental with Completely Randomize Design. The study was conducted with 4 stages, hypothalamus sampling, RNA isolation, DNase Treatment, and Real-Time PCR. O. hasseltii was given with four different treatments for four weeks, sampling was done for every two weeks. The quantitative data is in form as gene expression of cGnRH-II that has analyzed by One-Way ANOVA. The results of four weeks exposure showed that endosulfan has no significant effect to alter cGnRH-II gene expression with average range 0,78 – 12,48.
1935322585A1L014013RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L.) PADA BERBAGAI JARAK TANAM DAN PEMOTONGAN BIBIT ANAKANPeningkatan permintaan bawang daun (Allium fistulosum L.) di pasar perlu diimbangi dengan teknik budidaya yang tepat. Penelitian ini bertujuan: (1) menentukan jarak tanam paling efektif, (2) menentukan pemotongan bibit anakan paling efektif, dan (3) menentukan interaksi jarak tanam dan pemotongan bibit anakan paling efektif bagi pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun. Penelitian dilaksanakan bulan April sampai Juni 2018 di Dusun Gewok, Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor. Faktor pertama jarak tanam (J) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu J1 = 15 cm x 20 cm, J2 = 20 cm x 20 cm, dan J3 = 25 cm x 20 cm. Faktor kedua pemotongan bibit anakan (P) terdiri dari 3 taraf, yaitu P1 = tanpa pemotongan, P2 = dipotong 1/2 bagian, dan P3 = dipotong 2/3 bagian. Data dianalisis menggunakan uji F, dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan, perlakuan paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun yaitu jarak tanam 15 cm x 20 cm dengan potensi hasil 1.729 g, pemotongan bibit ½ bagian meningkatkan tinggi sebesar 56,12 cm, dan belum adanya interaksi antara jarak tanam terhadap pemotongan bibit anakan.Due to the raising market demands of spring onion (Allium fistulosum L.) it is necessary to response them with the best technical plantation. This reasearch is meant to know: (1) the effective plant spacing, (2) the effective seedlings tuber cutting, and (3) to decide the interaction between plant spacing and the seedlings tuber cutting spring onion. The reasearch was done on April 2018 until June 2018 at Dusun Gewok, Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. The design of the reasearch is Randomized Complete Block Design (RCBD) with two factors. The first factor is the plant spacing (J) which consist 3 levels, J1 = 15 cm x 20 cm, J2 = 20 cm x 20 cm, and J3 = 25 cm x 20 cm. The second factor is seedling tuber cutting (P) which consist 3 levels, P1 = without cutting, P2 = cutt ½ part, and P3 = cutt 2/3 part. The data analyzed using F test, then continued using Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) on level 5%. The result showed that the most effective to reach the higher level and the best yield is the plant spacing 15 cm x 20 cm with 1.729 g, the seedlings tuber cutting ½ part raise the hight of the plant 56,12 cm, and no interaction beetween the plant spacing and the seedlings tuber cutting spring onion.
1935422601F1A014083JAMES BOND DAN GENDER
(KONSTRUKSI GENDER DALAM CREDIT TITLE FILM JAMES BOND)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud konstruksi gender dalam credit title film James Bond. Visual credit title dalam bentuk siluet telanjang menari dan melompat untuk menggambarkan sosok perempuan dan siluet mengenakan tuxedo, membawa pistol untuk menggambarkan sosok laki-laki. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pisau analisis semiotika. Teori yang melandasi penelitian ini adalah Kapitalisme dan Feminisme Sosialis. Subjek penelitian ini adalah adegan dalam credit title film James Bond. Data diperoleh dengan cara melakukan pengambilan gambar credit title terpilih yang dianggap mendekati fokus penelitian. Selanjutnya dikategorikan sesuai konsep konstruksi gender yakni Gender dan Marginalisasi, Gender dan Subordinasi, Gender dan Stereotipe, Gender dan Kekerasan, Gender dan Beban Kerja Ganda. Terakhir data dianalisis menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dalam franchise James Bond terutama siluet perempuan telanjang yang tampil dalam credit title adalah buatan laki-laki. Pada setiap adegan yang dianalisis ditemukan bahwa tanda-tanda dari visualisasi siluet perempuan telanjang memberikan makna sesuai konsep konstruksi gender yakni Gender dan Marginalisasi, Subordinasi, Stereotipe, Kekerasan, dan Beban Ganda yang memberikan ketidakadilan bagi perempuan. Siluet perempuan telanjang dalam credit title hadir sebagai obyek seks dan komoditi yang laku dijual dibawah kapitalisme .
Kata Kunci: James Bond, Gender, Kapitalisme, Feminisme Sosialis, Tanda
This research aims to describe the form of gender construction in the James Bond film title credits. Visual credits title in the form of a silhouette of nude dancing and jumping to depict the female figure and silhouette wearing a tuxedo, carrying a gun to depict a male figure. This research is a qualitative descriptive research with semiotic analysis knife. The theory underlying this research is Capitalism and Socialist Feminism. The subject of this research is the scene in the James Bond film title credits. The data was obtained by taking pictures from selected credit titles that were considered close to the research focus. Further categorized according to the concept of gender construction that is Gender and Marginalization, Gender and Subordination, Gender and Stereotype, Gender and Violence, Gender and Double Burden. Finally the data were analyzed using Roland Barthes semiotics. The results showed that women in the James Bond franchise especially the naked female silhouette that appear in the credit title is made by men. In each scene analyzed it was found that the signs of nude female silhouette visualization gave meaning to the gender construct concept of Gender and Marginalization, Subordination, Stereotype, Violence, and Double Burden that gave injustice to women. The naked female silhouette in the credit title is present as a sex object and the commodity sold under capitalism.
Keywords: James Bond, Gender, Capitalism, Socialist Feminist, Signs
1935522586H1F011045GEOLOGI DAN KARAKTERISTIK RESERVOIR PADA BLOK SITUBONDO,
SUBCEKUNGAN MADURA SELATAN, JAWA TIMUR.
Analisis karakteristik reservoir merupakan salah satu cara untuk menentukan nilai komersil dari hidrokarbon. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis data wireline log untuk menentukan jenis litologi dan karakteristik reservoir pada zona yang diperkirakan mengandung hidrokarbon pada Blok Situbondo, subcekungan Madura Selatan. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan metode analisis data log sumur Data yang digunakan adalah data log gamma ray, log spontaneous potential, log resistivitas, log neutron, dan log densitas. Blok Situbondo tersusun dari breksi volkaniklastik/konglomerat, batupasir, serpih, batugamping, batulempung, napal dan terdapat lapisan tipis tuff serta batubara. Reservoir pada daerah penelitian berupa batugamping Miosen Akhir yang terletak pada kedalaman di sumur SC-01 antara 1715 – 1749 meter, sumur SC-02 antara 2178 – 2229 meter dan sumur SC-03 pada kedalaman 1522 – 1709 meter. Hasil evaluasi parameter petrofisika mengindikasikan zona reservoir tersebut memiliki porositas yang sangat baik 27%, Vsh sebesar 37,4%,, resistivitas air (Rw) 0,22 Ohm-m dan saturasi air (Sw) 0,033.Reservoir characteristic analysis is one of method to determine the economical value of hydrocarbon. This research is aimed to analyze wireline log data to determine lithology and its characteristic in the area that estimated contain hydrocarbon material at Situbondo Block, South Madura Sub-Basin. The methodology that used for the research is wireline log data analyzes, in between, gamma ray log, spontaneous potential log, resistivity log, neutron log and density log. Situbondo Block is consisting of volcaniclastic breccias, sandstone, shale, limestone, claystone, marl and thin-layer of tuff and coal. The existed reservoir is a-late-Miocene limestone that located at the depth of boreholes, between 1715-1749 meters (Boreholes SC-01), 2178-2229 meters (Boreholes SC-02, and 1522-1709 meters (Boreholes SC-03). The petrophysical parameters result indicates the area has a well-porosity at 27%. Vsh at 37,4%, water resistivity(Rw) at 0,22 Ohm-m and water saturation(Sw) at 0,033.
1935622587F1B014060Evaluasi Kinerja Program Keluarga Harapan (Studi Kasus Di Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Tahun Tahun 2017-2018) Program Keluarga Harapan adalah sebuah program yang telah dikeluarkan oleh pemerintah sejak tahun 2007. Program Keluarga Harapan ini dikeluarkan dengan tujuan untuk mengurangi angka kemiskinan dan juga untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta gizi masyarakat miskin di Negara Indonesia.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif analisis deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Peneliti akan menggunakan sistem pendekatan berdasarkan dasar evaluasi yang lebih difokuskan pada evaluasi After Only. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan Program Keluarga Harapan, maka peneliti menggunakan enam indicator evaluasi. Menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, peneliti menetapkan informan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Untuk teknik pengumpulan data di dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan program dengan melihat dampak yang diberikan atas kinerja para pendamping.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Keluarga Harapan Di Desa Gantapa masih mengalami beberapa permasalahan. Permasalahan yang pertama yaitu, proses verifikasi komitmen masih belum berjalan dengan baik. Permasalahan yang kedua yaitu, meskipun pertemuan rutin bulanan sudah dilakukan secara rutin, akan tetapi sosialisasi yang dilakukan oleh para pendamping kurang signifikan. Permasalahan yang ketiga, penerima pgoram masih kurang tepat sasaran.
This program has been issued by the government since 2007. This Family Hope Program is issued with the aim of reducing poverty and also to improve the quality of education and nutrition of the poor society in the State of Indonesia. But in reality, in the implementation of the program there are a number of problems.
This research used the method qualitative descriptive analysis with case study approach. The researcher will use an approach based on evaluation system that is more focused on After Only evaluation. To know the success rate of Program Keluarga Harapan, the researcher uses six evaluation indicators. Using descriptive qualitative research with case study approach, the researcher determined informant by using purposive sampling technique. For data collection techniques in this study using interview and documentation techniques. This study aims to determine the success rate of the program by looking at the impact given to the performance of the assistants.
The results showed that the implementation of Hope Family Program in Gantapa Village still had some problems. The first problem is, the process of commitment verification is still not going well. The second problem is that, although regular monthly meetings have been conducted regularly. The third problem, the recipient pgoram still not right on target.
1935722588D1E014227PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG Azolla microphylla DALAM PAKAN TERHADAP MORTALITAS DAN PRODUKSI TELUR PUYUH (COTURNIX COTURNIX JAPONICA)Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pemberian tepung Azolla microphylla di dalam pakan terhadap mortalitas dan produksi telur harian (Quail Day Production). Materi yang digunakan yaitu puyuh berumur 30 hari sebanyak 100 ekor. Perlakuan yang diberikan yaitu R0 = Pakan basal tanpa tambahan tepung azolla microphylla, R1 = Pakan basal ditambahkan tepung azolla microphylla 1%, R2 = Pakan basal ditambahkan tepung azolla microphylla 2% dan R3 = Pakan basal ditambahkan tepung azolla microphylla 3%. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental. Rancangan penelitian yang digunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Data yang diperoleh dianalisi menggunakan analisis variansi. Variabel yang diukur yaitu mortalitas dan produksi telur harian (Quail day Production). Berdasarkan analisis variansi menunjukkan bahwa penambahan tepung azolla microphylla berpengaruh tidak nyata (P> 0,05) terhadap produksi telur harian (Quail day Production) dan mortalitas. Rata-rata produksi telur harian (Quail Day Production) yang paling besar 62,46 R2 tetapi yang paling kecil 56,22 R3. Persentase rata-rata mortalitas paling besar 1,46 R0 dan R3 dan yang paling kecil sebesar 0,70.The study aimed to asses the effect of Azolla microphylla meal in feed of mortality of quail and the daily egg production (Quail Day Productions). The material used was 100 female quail age 30-days-old. The treatment were R0 = Basal meal without addition of Azolla microphylla meal , R1 = Basal feed added Azolla microphylla meal , R2 = Basal meal added Azolla microphylla 2% and R3 = Basal feed with 3% Azolla microphylla meal. The research method used experiment. The research design used Completely Randomized Design with 4 treatments and 5 replications. The data obtained was analyzed using variance analysis. The measured variables were mortality and daily egg production (Quail day Production). Variance of Analysis showed that the addition of Azolla microphylla meal had no significant effect (P> 0.05) on the mortality and daily egg productions (Quail day Production). The percentage of mortality was the bighest was 1.46 R0 and R3 but the lowest was 0.70 R1 and R2. The highest percentage of egg production ( Quail Day Production ) was 62.46 R2 but the lowest was 56.22 R3.
1935822590A1M011010PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP BISKUIT JAGUNG DI KELURAHAN GRENDENG KECAMATAN PURWOKERTO UTARA KABUPATEN BANYUMASBiskuit jagung merupakan salah satu inovasi produk nabati dengan penggunaan tepung jagung putih dan kuning sebagai pengganti tepung terigu dan menciptakan makanan alternatif sebagai cemilan yang lebih sehat. Biskuit jagung merupakan suatu produk baru yang belum dikenal dan masih jarang diminati oleh masyarakat pada umumnya. Untuk itu perlu adanya suatu pengujian preferensi untuk mengetahui tingkat penerimaan masyarakat terhadap produk ini. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui preferensi masyarakat terhadap kesukaan biskuit jagung, 2) mengetahui karakteristik sensori produk biskuit dari tepung jagung, 3) mengetahui kesukaan masyarakat terhadap biskuit dari tepung jagung kuning dan tepung jagung putih. Penelitian ini merupakan penilitian survei dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Pemilihan responden dilakukan secara acak dengan memilih sampel rumah tangga secara acak yang ada di Kelurahan Grendeng terhadap produk A, B dan C. Produk A merupakan biskuit berbahan dasar 100% tepung terigu. Produk B dari 50% tepung terigu dan 50% tepung jagung putih. Produk C dari 50% tepung terigu dan 50% tepung jagung kuning. Variabel yang diamati meliputi warna, tekstur, aroma dan kesukaan.Hasil penelitian menunujukkan bahwa biskuit jagung dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Kelurahan Grendeng dengan skor kesukaan 3,91. Karakterisitik sensori biskuit jagung yang disukai adalah biskuit yang berwarna putih kekuningan sampai kuning, aroma jagung yang tidak terlalu kuat dan tekstur yang sangat renyah. Biskuit jagung dari tepung jagung putih lebih disukai dari tepung jagung kuning.Corn biscuits are one of the innovations of vegetable products with the use of white and yellow corn starch as a substitute for wheat flour and creating alternative foods as healthier snacks. Corn biscuits are a new product that has not been known and is still rarely in demand by the general public. Therefore, it is necessary to have a preference test to determine the level of public acceptance of this product. Theobjectives of this study were: 1) to studythe preferences of society toward corn biscuits, 2) to study the sensory characteristics of biscuit products from corn starch, 3) to study the society's preference toward biscuits from yellow corn starch and white corn starch. This research has been carried out with sampling methodusing simple random sampling. Respondents was randomly selected by randomly selecting household samples in Grendeng Village for products A, B and C. Product A was a 100% flour based biscuit. Product B made of 50% wheat flour and 50% white corn starch. Product C made of 50% wheat flour and 50% yellow corn starch. The variables observed included color, texture, aroma and preference.The results showed that corn biscuits could be well received by the society of Grendeng Village with a favorite score of 3.91. The sensory characteristics of corn biscuits that are preferred are yellowish to yellow white biscuits, not too strong aroma of corn and very crisp texture. Corn biscuits from white corn starch are preferred from yellow corn starch.
1935925557C1I015046ANALYSIS OF REGIONAL FINANCE SUPERVISION IN KEBUMEN DISTRICT INSPECTORATERINGKASAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengawasan keuangan daerah di Inspektorat Kabupaten Kebumen. Informan dalam penelitian ini adalah pengawas keuangan daerah di Inspektorat Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan Teori Agensi, Teori Stakeholder, New Public Management (NPM) dengan penjelasan tambahan tentang Audit Internal, Auditor Internal, dan Pengawasan Keuangan Daerah.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif menggunakan case study dengan interpretive approach. Penelitian ini menganalisis pengawasan keuangan daerah di Inspektorat Kabupaten Kebumen. Informan pada penelitian ini yaitu pengawas keuangan daerah di Kabupaten Kebumen yaitu sebanyak 8 informan di Inspektorat Kabupaten Kebumen. Sumber data dalam penelitian ini yaitu menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu dengan melakukan wawancara.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Inspektorat Kabupaten Kebumen mempunyai fungsi pengawasan daerah di Kabupaten Kebumen. Faktor yang berpengaruh pada Inspektorat yaitu kompetensi, independensi, akuntabilitas, motivasi, komitmen, dan IT. Pengawasan keuangan daerah yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Kebumen sudah efektif dan efisien tetapi masih belum optimal. Inspektorat Kabupaten Kebumen masih memiliki beberapa kendala, yaitu kendala internal dan eksternal. Inspektorat juga memiliki solusi dan strategi dalam mengatasi kendala yang dimiliki.
Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa penelitian ini sesuai dengan tujuan penelitian, yaitu peneliti dapat mengetahui, mengeksplorasi dan menganalisis fungsi-fungsi inspektorat, yaitu untuk secara efektif dan efisien mengawasi keuangan daerah di Kabupaten Kebumen. Tujuan Inspektorat Kabupaten Kebumen sesuai dengan teori yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu teori keagenan, teori stakeholder, dan New Public Management (NPM). Teori ini cocok diterapkan pada pengawasan keuangan daerah di Inspektorat Kabupaten Kebumen.

Kata kunci: Inspektorat Kabupaten Kebumen, Pengawasan Keuangan Daerah
SUMMARY
This study tried to analyze regional finance at the Inspectorate of Kebumen Regency. The informants in this study were regional financial supervisors at the Inspectorate of Kebumen Regency. This study uses Agency Theory, Stakeholders Theory, and New Public Management (NPM) with additional explanations about Internal Audit, Internal Auditors, and Regional Financial Supervision.
This study uses qualitative methods using case studies with interpretive approaches. This study analyzes regional financial supervision at the Inspectorate of Kebumen Regency. The informants in this study were regional financial supervisors in Kebumen Regency, namely as many as 8 informants at the Inspectorate of Kebumen Regency. The source of data in this study is using primary data sources and secondary data sources. Data retrieval technique is by conducting interviews.
The inspiration of Kebumen District has a regional oversight function in Kebumen Regency. Determining factors in the Inspectorate are competence, independence, accountability, motivation, commitment, and IT. Regional financial supervision carried out by the Kebumen District Inspectorate has been effective and efficient but not yet optimal. Kebumen District Inspectorate still has several obstacles, namely internal and external transitions. The Inspectorate also has solutions and strategies in overcoming what is owned.
The implication of this research is that research is in accordance with the purpose of research, namely research that can find, study and analyze the functions of the inspectorate, namely to effectively and efficiently improve regional finance in Kebumen District. The purpose of the Kebumen District Inspectorate is in accordance with the theory used in this study, namely agency theory, stakeholder theory, and New Public Management (NPM). This theory is suitable to be applied to regional financial supervision in the Inspectorate of Kebumen Regency.

Keywords: Inspectorate of Kebumen Regency, Regional Financial Supervision
1936025749H1D015013RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KERUSAKAN TANAH PADA LAHAN KERING UNTUK PRODUKSI BIOMASSA DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (STUDI KASUS LABORATORIUM RISET UNSOED)Tanah merupakan sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui. Tanah merupakan media tanam utama bagi tanaman untuk dapat tumbuh dan berkembang. Diperlukan tanah yang subur dan dalam jumlah banyak agar produksi biomassa dapat dihasilkan dengan maksimal. Penting dilakukan pemantauan kondisi tanah secara berkala agar tanah yang mulai rusak dapat dengan segera ditangani. Penentuan kerusakan tanah untuk produksi biomassa dilakukan oleh bupati/walikota di daerah yang dipimpinnya. Parameter penilaian kerusakan tanah untuk produksi biomassa menggunakan pedoman kriteria baku kerusakan tanah yaitu PP No. 150 tahun 2000 dan PerMen LH No. 07 tahun 2006. Berdasarkan hal tersebut pada penelitian ini dibangun Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kerusakan Tanah Pada Lahan Kering Untuk Produksi Biomassa Dengan Metode Simple Additive Weighting berbasis Web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP (Hypertext Preprocessor) dan basis data MySQL. Metode pengembangan sistem yang digunakan metode Waterfall. Pembuatan sistem pendukung keputusan ini untuk membantu masyarakat khususnya yang berkecimpung secara langsung di bidang pertanian atau perkebunan dengan lebih mudah dan cepat.Land is a natural resource that cannot be renewed. Soil is the main growing media for plants to grow and develop. Fertile soil and in large quantities are needed so that biomass production can be maximally produced. It is important to periodically monitor the condition of the soil to make sure the soil that begins to be damaged can be immediately handled. Determination of land damage for biomass production is carried out by the regent / mayor in the area he leads. Parameters for evaluating soil damage in biomass production using the standard soil damage criteria guidelines, PP. 150 of 2000 and PerMen LH No. 07 of 2006. Based on this study, a Decision Support System for Soil Degradation Assessment for Biomass Production was built with Web-based Simple Additive Weighting Method using the PHP (Hypertext Preprocessor) and MySQL database programming languages. The system development method used is the Waterfall method. Making this decision support system to help people, especially those who are directly involved in agriculture or plantations more easily and quickly for soil degradation assessment.