Artikelilmiahs

Menampilkan 17.261-17.280 dari 50.009 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
1726120368F1C012024STRATEGI MARKETING PUBLIC RELATIONS ‘‘Bahaso.com’’ BERBASIS MEDIA SOSIAL DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE SEBAGAI STARTUP PENDIDIKANEra ekonomi digital memaksa perusahaan untuk menyusun konsep pemasaran, kemampuan, dan hubungan yang baru yang berada jauh diatas batasan departemen pemasaran konvensional. Fenomena ini dapat dilihat dari semakin banyaknya perusahaan startup baru di Indonesia, salah satunya adalah ‘Bahaso.com’. Berkaitan dengan hal itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui brand image yang ingin dibangun oleh ‘Bahaso.com’, mengetahui strategi marketing public relations yang dilakukan oleh ‘Bahaso.com’ dalam membangun brand image sebagai startup pendidikan, dan mengetahui brand image ‘Bahaso.com’ dalam perspektif konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Kemudian validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber data dan metode.
Hasil penelitian menunjukan bahwa ‘Bahaso.com’ memiliki brand image sebagai online learning platform yang merevolusi cara belajar orang dalam mempelajari bahasa asing; ‘Bahaso.com’ juga menggunakan jasa influencer, membuat konten Test Yourself, dan mempublikasikan kegiatan internal serta komunitas ‘Bahaso Speak Up’ dalam membangun brand image; serta dalam perspektif konsumen, asosiasi yang melekat pada brand ‘Bahaso.com’ adalah tempat belajar bahasa asing yang menyenangkan, memberikan pengalaman yang berbeda dalam belajar melalui teknologi digital dan dapat dijadikan cara alternatif untuk belajar bahasa asing.
The digital economy era forced companies to develop new marketing concepts, capabilities, and relationship that beyond the limitations of conventional marketing departments. This phenomenon can be seen from the increasing number of new startup companies in Indonesia, one of which is 'Bahaso.com'. The research was purposed to find out the brand image which has been built by 'Bahaso.com', to know the marketing public relations strategy which has been undertaken by 'Bahaso.com' in building brand image as an educational startup, and to know the brand image of 'Bahaso.com' in consumer perspective. This research used qualitative method with descriptive study approach. The informants were chosen by using purposive sampling technique. The data validity was tested using triangulation of data sources and methods.
The results showed that 'Bahaso.com' has a brand image as an online learning platform that revolutionizes the way people learning to learn a foreign language; 'Bahaso.com' also uses the services of influencers, creates Test Yourself content, and publishes internal activities and the Bahaso Speak Up community in building brand image; and in the perspective of consumers, the association which is attached to the brand 'Bahaso.com' is a fun place to learn a foreign language, provides different experiences in learning through digital technology and can be an alternative way to learn a foreign language.
1726220369H1E013042PEMBUATAN SISTEM MONITORING TEMPERATUR, KELEMBAPAN, DAN TEKANAN UDARA GREENHOUSE MELALUI WEB
Greenhouse merupakan bangunan yang lingkungannya dikondisikan untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Parameter yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman dalam greenhouse diantaranya temperatur, kelembapan dan tekanan udara. Penelitian ini bertujuan untuk menampilkan nilai temperatur, kelembapan dan tekanan udara greenhouse melalui web secara realtime untuk mempermudah memonitor kondisi lingkungan di dalam greenhouse. Sistem monitoring ini menggunakan Arduino Uno, sensor temperatur dan kelembapan udara DHT11, dan sensor tekanan udara BMP180. Terdapat beberapa tahapan dalam pembuatan sistem monitoring ini, antara lain perangkaian komponen, pembuatan program arduino dan web, kalibrasi dan karakterisasi sensor, penentuan posisi sensor dan pengujian sistem monitoring di dalam greenhouse. Proses kalibrasi dan karakterisasi menghasilkan nilai akurasi dan error untuk masing-masing sensor, dimana nilai akurasi sensor temperatur adalah 98,1 % dengan error 1,9 %, sensor kelembapan memilki akurasi 97,9 % dengan error 2,1 %, dan sensor tekanan memiliki akurasi 99,9 % dengan error 0,1 %. Hasil pengukuran sensor ditampilkan berupa angka dan grafik realtime pada web 192.168.0.100/ta-suci yang dapat diakses melalui PC ataupun smartphone selama perangkat yang digunakan tersambung ke jaringan lokal melalui router pada sistem monitoring.Greenhouses are buildings whose inside environment is conditioned to support the growth of plants. Some important parameter for plants growth are air temperature, humidity and pressure. The objective of this study is to display the air temperature, humidity and pressure inside greenhouse building through a web page in realtime, so the monitoring process can be performed easily. This study used Arduino Uno board, DHT11(resistive type) temperature and humidity sensor and BMP180 (piezoresistive) pressure sensor. There are several step to accomplish this study, that are component assembly, Arduino and web programming, sensor calibration and characteriation, determining sensors position, and system monitoring test inside greenhouse buildings. The calibration and characterisation showed the accuracy and error for each sensors, 98,1 % accuracy and 1,9 % error for temperature sensor , 97,9 % accuracy and 2,1 % error for humidity sensor and 99,9 % accuracy and 0,1% error fo pressure sensor. The measurement result then displayed online at 192.168.0.100/ta-suci web page, this web site can be accesed via PC or smartphone through local network.
1726320370F1C012015Representasi Feminisme pada Film “Suffragette”ABSTRAK
Film telah menjadi media komunikasi audio visual yang akrab di nikmati oleh segenap masyarakat dari berbagai rentang usia dan latar belakang sosial. kekuatan dan kemampuan film dalam menjangkau banyak segmen sosial lantas memiliki potensi untuk mempengaruhi khalayaknya. Ada yang mencoba memberikan kritikan sosial, media propaganda dan politik hingga menawarkan inovasi-invasi terbaru bagi perkembangan zaman, salah satunya adalah film Suffragette yang merepresentasikan feminisme.
Penelitian ini mengunakan analisis semiotik sintagmatik dan paradigmatik demi mengetahui representasi feminisme liberal yang muncul dalam adegan film Suffragette. Dengan hasil penelitian menunjukan bahwa representasi feminisme ditunjukan melalui adegan, teks dan dialog pejuang Suffragette yang kuat, berani dan kempuannya dalam bersaing dengan kaum laki-laki yang ada dalam adegan film Suffragette.
Kata kunci: semiotika, femnisme, film Suffragette
ABSTRACT
The film has become an audio visual communication medium that is familiarly enjoyed by all people of all ages and social backgrounds. the power and ability of the film in reaching many social segments and then have the potential to influence the audience. Some try to give social criticism, propaganda media and politics to offer the latest innovations for the times, one of which is the Suffragette film that represents feminism.
This research uses semi-syntagmatic and paradigmatic semiotic analysis to find out the liberal feminist representation that appears in the Suffragette film scene. With the results of research shows that the representation of feminism is shown through scenes, texts and dialogue Suffragette fighters are strong, brave and kempuannya in competing with the men who are in the Suffragette movie scene.
Keywords: semiotics, feminism, Suffragette film
1726420371C1G014130PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH (SAP) TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH
(Studi pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Banyumas)
Penelitian ini berjudul Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, dan penerapan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) Terhadap Kualitas Laporan |Keuangan Daerah pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Banyumas.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 32 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di bagian akuntansi dan pengelolaan keuangan pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Banyumas. Sampel ini dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Sedangkan penerapan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan daerah.
Kata kunci: Kualitas Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Standar Akuntansi Pemerintah, SAP, Kualitas Laporan Keuangan Daerah.
This research entitled “Influence of Quality of Human Resources, Utilization of Information Technology, and Implementation of Government Accounting Standard (SAP) on Quality Report of Regional Finance at Regional Finance Board of Banyumas Regency.”
The sample used in this research were 32 Civil Servants (PNS) who worked in the accounting and financial management division at the Regional Finance Agency of Banyumas Regency. This sample was chosen by using purposive sampling method. The analytical method used in this research is multiple linear regression analysis.
The results showed that human resources and utilization of information technology have positive effect but not significant on the quality of local financial statements. While the implementation of Government Accounting Standards (SAP) has a positive and significant effect on the quality of local financial statements.
Keywords: Quality of Human Resources, Utilization of Information Technology, Government Accounting Standards, SAP, Quality of Regional Financial Report.
1726520373C1B012016STRATEGI KOMUNIKASI MEREK
DALAM MEMBANGUN KESADARAN MEREK
DI DISTRO SECAF & SECAFY
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif pada usaha Distro Secaf & Secafy yang berada di Purwokerto tepatnya di Jalan Arcawinangun Kecamatan Purwokerto Timur. Penelitian ini mengambil judul: “Strategi Brand Communication dalam Membangun Brand Awareness Di Distro Secaf & Secafy”.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi merek yang dilakukan oleh Distro Secaf & Secafy dalam membangun secara internal dan eksternal kesadaran merek pada pelanggan. Data primer pada penelitian ini, yaitu didapatkan dari hasil wawancara dengan CEO, Staf atau karyawan Distro Secaf & Secafy, serta data hasil observasi dimana peneliti datang langsung ke tempat penelitian untuk melihat kondisi Distro Secaf & Secafy untuk mengumpulkan data yang relevan dengan penelitian ini sedangkan data sekundernya penulis dapatkan dari hasil referensi penelitian terdahulu yang sudah pernah dilakukan dengan metode pengumpulan datanya, yaitu metode observasi (observation), metode wawancara (intrview), dan metode dokumentasi. Aktivitas analisis data dalam penelitian ini, yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing / verification.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dalam penelitian ini, maka dapt disimpulkan bahwa strategi komunikasi merek yang dilakukan oleh Distro Secaf & Secafy dalam membangun kesadaran merek pada pelanggan, yaitu dengan cara melakukan perluasan lini dan perluasan merek (Brand Extension). Komunikasi pemasaran terintegrasi yang dilakukan Distro Secaf & Secafy agar dapat membantu efektifitas dan efisiensi pemasaran produk Distro Secaf & Secafy diantaranya dengan cara membuat iklan baik di media sosial maupun dengan menggunakan pamflet, promosi penjualan, mengadakan bazar produk Distro Secaf & Secafy pada acara-acara tertentu, melakukan sosialisasi atau melaksanakan hubungan masrayakat dan publisitas, pemasaran produk Distro Secaf & Secafy, pemasaran integratif, pemasaran dari mulut ke mulut, sedangkan strategi communication yang dilakukan oleh distro secaf dan secafy melaksanakan dengan 4 tahapan, yaitu planning, observation, actuating, dan evaluating.

This research is a qualitative research on the business of Secaf & Secafy Distro located in Purwokerto precisely in Jalan Arcawinangun, East Purwokerto District. This research takes the title: "Brand Communication Strategy in Building Brand Awareness In Secaf & Secafy Distro".
The purpose of this study is to know the brand communication conducted by Distro Secaf & Secafy in building internal and external brand awareness to the customer. Primary data in this research is obtained from interview with CEO, Staff or employees of Secaf & Secafy Distro, and observation data where the researcher come directly to research place to see condition of Secaf & Secafy Distro to collect data relevant to this research while data Secondary authors get from the results of previous research references that have been done with data collection methods, the method of observation (observation), methods interview (intrview), and method documentation. Data analysis activities in this study, namely data reduction, display data, and conclusion drawing / verification.
Based on the results of research and data analysis in this study, it can be concluded that the brand communication strategy undertaken by Distro Secaf & Secafy in building brand awareness on the customer, that is by doing line extension and brand extension (Brand Extension). Integrated marketing communications conducted by Distro Secaf & Secafy in order to help the effectiveness and efficiency of product marketing Secaf & Secafy Distro among others by creating ads both in social media and by using pamphlets, sales promotions, holding a bazaar of Distro Secaf & Secafy products on certain occasions , conducting socialization or carrying out masjidakat and publicity relationships, marketing of Distro Secaf & Secafy products, integrative marketing, word of mouth marketing, while communication strategies performed by secaf and secafy distro implement with 4 stages, planning, observation, actuating and evaluating .
1726620374E1A113043TINDAK PIDANA PENGHINAAN
(Studi Putusan Nomor 131/PID.B/2015/PN.Tsm)
Tindak pidana penghinaan atau pencemaran nama baik telah menjadi sorotan khusus di dunia Internasional. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan unsur-unsur tindak pidana penghinaan sebagaimana diatur dalam Pasal 310 Ayat (1) KUHP dalam perkara pidana Nomor: 131/Pid.B/2015/PN Tsm. dan mengetahui mengetahui dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan pidana dalam perkara pidana Nomor: 131/Pid.B/2015/PN Tsm. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif. Bahan hukum yang diperoleh dianalisis secara kualitatif, yaitu analisis yang dilakukan dengan cara memahami dan merangkai bahan hukum yang telah dikumpulkan dan disusun secara sistematis dan diuraikan dengan secara bermutu dalam kalimat yang teratur, runtut, dan logis, kemudian ditarik kesimpulan. Kesimpulan hasil penelitian adalah penerapan unsur-unsur tindak pidana penghinaan di Pengadilan Negeri Purwokerto dalam putusan pidana Nomor 131/Pid.B/2015/PN Tsm telah sesuai dengan perbuatan yang diancam karena seluruh unsur-unsur tindak pidana penghinaan yang didakwakan kepada terdakwa oleh Jaksa Penuntut Umum telah dibuktikan kebenarannya di depan pengadilan. Dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan pidana pada perkara pidana Nomor 131/Pid.B/2015/PN Tsm. adalah berdasarkan yuridis yaitu terpenuhinya unsur-unsur yang terkandung dalam Pasal 311 ayat (1) KUHP dan Pasal 310 ayat (1) KUHP, maka sudah cukup alasan untuk menyatakan perbuatan terdakwa tersebut telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal yang disangkakan yaitu unsur-unsur tindak pidana pada Pasal 310 ayat (1) KUHP. Selain itu, hakim juga mempertimbangkan hal-hal yang meringankan maupun memberatkan terdakwa yang termasuk dalam pertimbangan sosiologis.The offense of defamation or defamation has become a special highlight in the international world. The objective of this research is to know the application of elements of defamation crime as stipulated in Article 310 Paragraph (1) of the Criminal Code in the criminal case Number: 131 / Pid.B / 2015 / PN Tsm and know knowing the basis of judge's legal consideration in imposing criminal decision in criminal case Number: 131 / Pid.B / 2015 / PN Tsm. The research method used normative juridical approach. The legal material obtained is analyzed qualitatively, ie the analysis done by understanding and assembling the legal material which has been collected and arranged systematically and described in quality in a regular sentence, coherent and logical, then drawn conclusion. Conclusion of research result as follow the application of elements of defamation crime in the Purwokerto District Court in a criminal verdict Number 131 / Pid.B / 2015 / PN Tsm has been in accordance with the act that is threatened because all elements of defamation crime charged to the defendant by the Public Prosecutor have verified in court. The basis of the judge's judicial consideration in imposing criminal verdict on criminal cases Number 131 / Pid.B / 2015 / PN Tsm. is based on juridical, namely the fulfillment of the elements contained in Article 311 paragraph (1) of the Criminal Code and Article 310 paragraph (1) of the Criminal Code, it is sufficient reason to declare the defendant's actions have been proven legally and convincingly violating the article that is suspected elements the offense in Article 310 paragraph (1) of the Criminal Code. In addition, the judge also considered things that lightened or incriminated the defendants who were included in sociological considerations. For the sake of the realization of legal certainty regulating the criminal act of defamation as stipulated in the Criminal Code, should be expected to all law enforcement officers, especially prosecutors and judges in handling cases such as defamatory offenses, prosecutors and judges should pay close attention to the elements in each article because if wrong in applying the article then it can be null and void.
1726720375C1F015075FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI FINANCIAL DISTRESS PADA BANK PEMBANGUNAN DAERAH DI INDONESIA
(STUDI EMPIRIS PADA SELURUH BANK PEMBANGUNAN DAERAH PERIODE 2011-2015)
Penelitian ini berjudul “Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Financial Distress pada Bank Pembangunan Daerah di Indonesia (Studi Empiris pada Seluruh Bank Pembangunan Daerah Periode 2011-2015)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh rasio leverage, rasio likuiditas, rasio profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap kondisi financial distress pada seluruh Bank Pembangunan Daerah di Indonesia tahun 2011-2015 yang diukur dengan skor CAMEL dan Altman Z-Score.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Rasio leverage tidak berpengaruh terhadap skor CAMEL dan Altman Z-Score; (2) Rasio likuiditas diukur dengan CR dan LDR. LDR berpengaruh terhadap skor CAMEL namun CR tidak berpengaruh terhadap skor CAMEL. Di sisi lain, LDR dan CR berpengaruh terhadap Altman Z-Score.; (3) Rasio profitabilitas diukur dengan BOPO dan ROA. BOPO berpengaruh terhadap skor CAMEL namun ROA tidak berpengaruh terhadap skor CAMEL. Sebaliknya ROA berpengaruh terhadap Altman Z-Score namun BOPO tidak berpengaruh terhadap skor Altman Z-Score.; (4) Ukuran perusahaan diukur menggunakan log natural dari total aset menunjukan pengaruh terhadap skor CAMEL namun tidak menunjukkan pengaruh terhadap Altman Z-Score.
This research entitled "The Influencing Factors on Financial Distress Condition in Indonesia's Regional Development Banks (Empirical Study on every Regional Development Bank over 2011-2015 period)". The purpose of this research is to analyze the influence leverage ratios, liquidity ratios, profitability ratios and firm size on Financial Distress Condition in Indonesia's Regional Development Banks on 2011-2015 period, which is measured with CAMEL and Altman Z-Score.
This research indicates that: (1) leverage ratios don't significantly affect Financial Distress Condition in Indonesia's Regional Development Banks (2) liquidity ratios measured with CR and LDR. LDR significantly affects CAMEL score; LDR and CR both significantly affect Altman Z-Score ; (3) profitability ratios measured with ROA and BOPO. BOPO significantly affects CAMEL score; ROA significantly affects Altman Z-Score; (4) firm size measured with the log natural of firm's total asset. Firm size significantly affects CAMEL score.
1726820376C1J012029ANALYSIS OF SALTED EGGS BUSINESS EFFICIENCY IN PAKIJANGAN VILLAGE, BULAKAMBA SUBDISTRICT, BREBES REGENCY (A Case Study of Salted Eggs Business in Pakijangan Village)Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa usaha telur asin di Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes pada tingkat pertama, kedua, dan ketiga menguntungkan. Usaha telur asin di Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes di setiap tingkatnya telah mencapai efisiensi ekonomi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi, para pengusaha di tingkat I mampu menjaga kualitas, kadar, dan rasa telur asin untuk menjaga continuitas konsumen.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa usaha telur asin di Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes pada tingkat pertama, kedua, dan ketiga menguntungkan. Usaha telur asin di Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes di setiap tingkatnya telah mencapai efisiensi ekonomi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi, para pengusaha di tingkat I mampu menjaga kualitas, kadar, dan rasa telur asin untuk menjaga continuitas konsumen.
Hasil penelitian ini dapat menjadi sumber rujukan dan tambahan informasi bagi banyak pihak. Salah satunya dari Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan serta Dinas Peternakan di Kabupaten Brebes yang sekiranya mampu memberi program-program ataupun inovasi terkait dengan peningkatan hasil produksi terhadap pengembangan usaha telur asin. Terlebih, bagi pelaku usaha itu sendiri hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi peternak itik untuk mengevaluasi pola dalam beternak agar hasil produksi telur itik bisa lebih mencukupi kebutuhan para usaha telur asin.
One of agriculture sub sector is husbandry which has quite big role in supporting economy in Indonesia. In Central Java, Brebes District has abundant and equal potency of duck breeding outputs in most each sub district. From 1.778 duck breeders who are in Brebes, society business group can produce one of breeding product such as salted egg. In managing salted egg business, the salted egg entrepreneurs have not calculated all input costs right so they just think about its netto income only without considering business efficiency level they are running. Whereas, efficiency is crucial to be calculated in order to minimize cost and maximize profits.
Based on the research results obtained conclusion as salted egg business in Pakijangan Village, Bulakamba Subdistrict of Brebes Regency on the first, second, and third level are profitable. Salted egg business in Pakijangan Village, Bulakamba Subdistrict of Brebes Regency in both every level have reached the economic efficiency. The results of this research proves that to obtain a high profit, the entrepreneurs on level I able to maintain the quality, grade, and taste of salted eggs to maintain the continuity of consumers.
The results of this study can be a source of reference and additional information for many parties. One of them from the Department of Cooperatives, SMEs, and Trade and the Animal Husbandry Department in Brebes District that able to provide programs or innovation associated with increased production of salted egg production business. Moreover, for the business itself the results of this study can be a reference for duck breeders to evaluate the pattern in breeding so that the production of duck eggs can be more sufficient to the needs of salted egg business.
1726921465C1L011018THE EFFECT OF QUALITY OF INTERNAL AUDIT AND EFFECTIVENESS OF INTERNAL CONTROL SYSTEMS ON GOOD CORPORATE GOVERNANCE IN FINANCE COMPANIESPerusahaan pembiayaan atau leasing menjadi prioritas yang dipilih oleh masyarakat sebagai kredit untuk mengakuisisi aset. Salah satu kasus besar terjadi pada 2012 silam, saat pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 7 Tahun 2012. Kerugian ini akan merugikan perusahaan pembiayaan, karena hampir semua perusahaan tambang menggunakan leasing untuk membiayai operasi alat berat mereka. Kondisi ini didukung oleh pertumbuhan aset perusahaan pembiayaan pada tahun 2013 yang tumbuh sebesar 17,22% aset pada tahun 2012, yang masih di bawah rata-rata tingkat pertumbuhan aset selama lima tahun terakhir (2009-2013) sebesar 19,32% (OJK , 2014). OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sebagai badan pengawas jasa keuangan di Indonesia menerbitkan Peraturan No. 30 / pojk.05 / 2014 tentang tata kelola perusahaan yang baik untuk perusahaan pembiayaan no. 29 mewajibkan perusahaan memiliki fungsi untuk membantu komisaris dalam memantau dan memastikan keefektifan sistem pengendalian internal dan pelaksanaan tugas auditor internal.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas audit internal dan efektivitas sistem pengendalian intern terhadap corporate governance pada perusahaan pembiayaan. Kualitas audit internal diukur dengan kinerja, kompetensi dan objektivitas. Efektivitas sistem pengendalian internal diukur dengan lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi dan pemantauan. Variabel terakhir adalah tata kelola perusahaan yang baik diukur dengan kerangka tata kelola perusahaan, perlindungan pemegang saham, peran pemangku kepentingan, transparansi informasi dan peran serta tanggung jawab dewan komisaris dan dewan direksi. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah convenience sampling. Ada 30 perusahaan pembiayaan yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan regresi linier berganda sebagai metode analisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kualitas audit internal berpengaruh positif terhadap variabel good corporate governance dan (2) efektifitas sistem pengendalian intern berpengaruh positif terhadap variabel good corporate governance. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi pihak internal harus menjaga dan memperbaiki eksistensi kualitas audit internal dan efektivitas sistem pengendalian intern untuk mencapai implementasi GCG yang lebih optimal dalam operasi perusahaan. Implikasi kedua adalah agar pemerintah diharapkan lebih aktif dalam memantau kegiatan perusahaan pembiayaan, terutama dalam hal tata kelola perusahaan
Finance companies or leasing become a priority chosen by the public as a credit to acquire assets. One of big case occurred in 2012 ago, when the government issued the Regulation of the Minister of Energy and Mineral Resources No. 7 of 2012. These losses would bring harm to the finance company, because almost all the mining companies use leasing to finance the operations of their heavy equipment. This condition is supported in the growth of finance company assets in 2013 which grew by 17.22% of assets in 2012, which was still below the average rate of growth of assets over the last five years (2009-2013) amounted to 19.32% (OJK, 2014). The OJK (Otoritas Jasa Keuangan) as financial services supervisory agency in Indonesia issued Regulation No. 30 / pojk.05 / 2014 on good corporate governance for the financing companies article no. 29 obliges the companies have a function to help commissioners in monitoring and ensuring the effectiveness of internal control systems and the implementation of the tasks of internal auditors.
The purpose of this research is to analyze the effect of quality of internal audit and the effectiveness of internal control system to corporate governance in finance companies. Quality of internal audit was measured by performance, competency and objectivity. The effectiveness of internal control system was measured by control environment, risk assessment, control activities, information and communication and monitoring. The last variable is good corporate governance was measured by corporate governance framework, protection of shareholders, role of stakeholders, transparency of information and roles and responsibilities of the board of commissioners and board of directors. The sampling method used was convenience sampling. There were 30 finance companies that become a sample in this research This study used multiple linear regression as the method of analysis.
The result of this research indicated that (1) The quality of internal audit has a positive effect on good corporate governance variable and (2) The effectiveness of internal control system has a positive effect on good corporate governance variable. The result of this research gives implication for internal parties must maintain and improve the existence of the quality of internal audit and the effectiveness of internal control system to achieve a more optimal GCG implementation in company operations. The second implication is for government is expected to be more active in monitoring the activities of finance companies, especially in terms of corporate governance.
1727020378F1A013096Peran Pokdarwis Ardi Mandala Giri dalam Upaya Pengembangan Wisata Alam di Desa Panusupan Kecamatan Rembang Kabupaten PurbalinggaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Pokdarwis Ardi Mandala Giri dalam mengembangkan wisata alam di Desa Panusupan, faktor pendukung dan penghambat Pokdarwis ardi mandala giri dalam mengembangkan wisata alam.
Penelitian ini dilakukan di Desa Panusupan dengan sasaran Pokdarwis Ardi Mandala Giri, Pemerintah Desa, masyarakat serta pemuda desa. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dan teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi yang dipilih menggunakan jenis observasi partisipatif, serta dokumentasi. Sumber data akan diperoleh dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian ini teknik analisis data menggunakan analisis data interaktif. Validasi data menggunakan teknik triangulasi sumber, yaitu dengan cara membandingkan data hasil pengamatan dengan berbagai pendapat dan pandangan orang lain.
Hasil penelitian menunjukan bahwa peran kelompok sadar wisata ardi mandala giri dalam upaya pengembangan wisata alam untuk meningkatkan posisi dan peran masyarakat sebagai subjek atau pelaku penting dalam pembangunan kepariwisataan. serta dapat bersinergi dan bermitra dengan stakeholders terkait dalam meningkatkan kualitas perkembangan kepariwisataan di daerah, membangun dan menumbuhkan sikap dan dukungan positif masyarakat sebagai tuan rumah melalui perwujudan nilai-nilai Sapta Pesona bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di daerah dan manfaatnya bagi pembangunan daerah maupun kesejahteraan masyarakat, memperkenalkan, melestarikan dan memanfaatkan potensi daya tarik wisata yang ada di masing-masing daerah, mendukung dan membantu mempromosikan sebagai jembatan ke dinas-dinas terkait
Faktor pendukung Pokdarwis Ardi Mandala Giri yaitu adanya dukungan dari pemerintah daerah kabupaten purbalingga. tersedianya sumber alam yang melimpah di desa panusupan, adanya kearifan lokal yang masih terjaga di desa panusupan. Faktor penghambat Pokdarwis Ardi Mandala Giri dalam upaya pengembangan wisata alam yaitu masih rendahnya sumber daya manusia yang ada dan kurangnya dana pemasukan untuk pembangunan wisata.

This research attempts to describe the role of pokdarwis ardi mandala girl in developing natural tourism in the village panusupan , described supporting factors and inhibitors pokdarwis ardi mandala girl in developing natural tourism in the village panusupan.
The research was conducted in the village with the target pokdarwis panusupan ardi mandala giri , the village administration , communities and swain .The methodology that was used is qualitative research was conducted descriptive and techniques of the determination of the sampling method of using a technique purposive informants .Data collection techniques by in-depth interviews , observation that chosen using a kind of participatory observation , as well as documentation .Of the source of data to be obtained from primary and secondary data .The experimental work on this analysis technique data using interactive data analysis .Using a technique triangulation source of data validation , as a man by comparing observations with the results of the many opinions and view of others
The results of the study showed that the role of tourism group conscious ardi mandala giri in efforts to develop the natural attraction in the village panusupan the improvement of the position and the role of the people as the subject or to the offender important in land building tourism . And could make a synergy and is working in partnership with stakeholders related to increase the quality of the development of tourism in the region, build and a growing attitudes and positive support among the community as the home side passage with embodiment sapta pesona values for grow and the expansion of tourism in the region and their benefits for regional development and the welfare of the community, introduce, preserve and make use of the potential tourist attraction that is in each region , support and to promote as a bridge to the associated agencies.
Supporting factors pokdarwis ardi mandala giri namely the support of local governments purbalingga. The huge natural resources in the village panusupan, the local knowledge who is still awake in the village panusupan.The barrier pokdarwis ardi mandala girl in the development of the tour limited human resources and lack of funds the income for tourism development.
1727120379G1B013006FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI KERJA PEKERJA PABRIK SOHUN GUNUNG SUGIH PURWOKERTO TAHUN 2017Latar Belakang: Motivasi merupakan suatu kondisi yang mampu menggerakan manusia ke arah tujuan tertentu. Motivasi kerja yang tinggi pada karyawan dapat menyebabkan, menyalurkan, dan mendukung perilaku karyawan dalam melakukan pekerjaannya sehingga mencapai hasil yang baik. Motivasi kerja dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor hygiene (ekstrinsik) dan faktor motivator (intrinsik). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi kerja pada pekerja di Pabrik Sohun Gunung Sugih Purwokerto tahun 2017.

Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi cross-sectional dengan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 91 pekerja. Analisis yang dilakukan adalah analisis univariat, bivariat (regresi logistik sederhana) dan multivariat (regresi logistik ganda).

Hasil Penelitian: Hasil analisis univariat menunjukkan rendahnya motivasi kerja sebesar 56% (51 orang), sebesar 50,5% (46 orang) tidak puas terhadap bonus kerja, sebesar 64,8% (59 orang) menyatakan fasilitas kerja tidak memadai, sebesar 68,1% (62 orang) memiliki hubungan kerja yang baik dan 70,3% (64 orang) menyatakan lingkungan kerja yang mendukung. Hasil analisis bivariat menunjukkan variabel yang tidak berhubungan dengan motivasi kerja adalah bonus kerja (p=0,241), lingkungan kerja (p=0,688) dan variabel yang berhubungan dengan motivasi kerja adalah fasilitas kerja (p=0,027) dan hubungan kerja (p=0,035). Tidak ada variabel yang paling berhubungan dengan motivasi kerja.

Kesimpulan: Perusahaan diharapkan dapat menyediakan fasilitas kerja yang memadai bagi pekerja, seperti pengadaan masker, sarung tangan, penyediaan makanan kecil serta penyediaan air minum kemasan.
Background: Motivation is a condition that is able to move people towards a particular goal. High motivation of work on employees can cause, distributes, and supports the behavior of employees in their work to achieve a good result. Work motivation are influenced by two factors, hygiene factor (extrinsic) and motivator factor (intrinsic). This research aims to determine the factors associated with work motivation on Gunung Sugih Sohun Factory Purwokerto employees.

Methods: This research used a cross-sectional study approach with purposive sampling technique with inclusion and exclusion criteria of 91 workers. The analysis is conducted univariate, bivariate (simple logistic regression) and multivariate (multiple logistic regression).

Results: The results of univariate analysis showed that 56% (51 persons) lacked of work motivation, 50.5% (46 persons) were not satisfied with work bonus, 64.8% (59 persons) stated that the work facilities was inadequate, 68,1% (62 persons) had a good working relationship and 70.3% (64 persons) stated a supportive working environment. The result of bivariate analysis showed that variables unrelated to work motivation were work bonus (p = 0,241), working environment (p = 0,688) and variables related to work motivation were work facilities (p = 0,027) and working relationship (p = 0,035) . No variables are most related to work motivation.

Conclusion: The company is expected to provide adequate working facilities for workers, such as the procurement of masks, gloves, snacks supplies and bottled drinking water.
1727220543G1D013003EFEKTIFITAS KOMIK PERGAULAN ISLAMI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MENCEGAH PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA SISWA SMP DI BATURRADEN
Latar Belakang: Fenomena menunjukan angka kejadian perilaku seksual pranikah masih cukup tinggi. Pendidikan kesehatan dengan pendekatan agama menggunakan media komik pergaulan islami dimungkinkan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap mencegah perilaku seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas komik pergaulan islami terhadap pengetahuan dan sikap mencegah perilaku seksual pada SMP PGRI Baturraden.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen yaitu pretest-posttest with control group design. Penelitian dilakukan pada 64 responden dibagi menjadi kelompok Intervensi dan kontrol. Pengetahuan dan sikap diukur dengan kuesioner dan data analisis menggunakan uji T-Test Dependent, Wilcoxon serta Mann-Whitney.
Hasil Penelitian: Karakteristik nilai median usia responden 12 tahun, mayoritas berjenis kelamin perempuan dan tempat tinggal bersama orang tua. Hasil uji bivariat menunjukan terdapat perbedaan pengetahuan pada kelompok intervensi (p=0,001), tidak terdapat perbedaan pada kelompok kontrol (p=0,056), tidak terdapat perbedaan sikap pada kelompok intervensi (p=0,219) dan pada kelompok kontrol (p=0,184), terdapat perbedaan peningkatan skor pengetahuan antara kelompok intervensi dan kontrol (p=0,002) dan tidak terdapat perbedaan peningkatan skor sikap antara kelompok intervensi dan kontrol (p=0,208).
Kesimpulan: Pendidikan kesehatan dengan media komik pergaulan islami efektif meningkatkan pengetahuan namun tidak efektif meningkatkan sikap pada siswa kelas 7 SMP PGRI Baturraden.
Background: The phenomenon indicating the incidence of premarital sexual behavior is still high. Health education with a religious approach using islamic intercourse comic media may be able to increase knowledge and attitude to prevent sexual behavior. This research aimed to determine the effectiveness of islamic intercourse comic on knowledge and attitude to prevent sexual behavior at PGRI Junior High School Baturraden.
Methodology: This research used a quasi experimental design, which was pretest-posttest with control group design. This research was conducted on 64 respondents divided into intervention and control groups. Knowledge and attitude were measured by questionnaire and data analysis used T-Test Dependent, Wilcoxon and Mann-Whitney Tests.
Result: Characteristics of median value of respondent age was 12 years old, the majority were female and lived with parents. The result of bivariate test indicated that there was a difference of knowledge in the intervention group (p=0.001), but there was no difference of knowledge in the control group (p=0.056), there was no difference of attitude in the intervention group (p=0.219) and in the control group (p=0.184), there was a difference in knowledge score between intervention and control groups (p=0.002) and there was no difference in attitude score between intervention and control groups (p=0.208).
Conclusion: Health education with islamic intercourse comic media was effective to increase knowledge, but it was not effective to improve attitude in 7th grade students of PGRI Junior High School Baturraden.
1727320411F1B013007KAPASITAS UNIT PELAKSANA TEKNIS BALAI LATIHAN KERJA DALAM PENYELENGGARAAN PELATIHAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN BANYUMASUPT Balai Latihan Kerja Kabupaten Banyumas dibentuk dalam rangka untuk meningkatkan kompetensi para pencari kerja, serta melatih keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Pentingnya UPT Balai Latihan Kerja dalam melaksanakan pelatihan menuntut organisasi harus memiliki kapasitas dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kapasitas organisasi UPT Balai Latihan Kerja dalam penyelenggaraan pelatihan tenaga kerja di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian di Kabupaten Banyumas dengan sasaran penelitian yaitu peserta pelatihan, pegawai, dan pimpinan UPT Balai Latihan Kerja Banyumas. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas UPT Balai Latihan Kerja Kabupaten Banyumas dalam melaksanakan pelatihan tenaga kerja masih belum optimal. Ditunjukkan dengan adanya beberapa aspek yang belum terpenuhi serta kendala yang ada. Kurangnya dari segi sumber daya seperti kurangnya sumber daya manusia hal ini ditunjukkan adanya tupoksi tambahan dari setiap pegawai, pengadaan infrastruktur bagi proses pelatihan masih kurang, dan sumber daya keuangan. Namun apabila ditinjau dari segi manajemen sudah cukup baik, namun masih pelu adanya penguatan. UPT Banyumas Training Center was established in order to increase the competencies of job seekers, and trained in appropriate skills with labor market needs. Importance UPT Training Center in carrying out the demanding training organizations must have the capacity in the execution of its duties and responsibilities. This study aimed to describe the organizational capacity Unit Training Center in organizing training of workers in Banyumas. The method used is qualitative descriptive approach. The research location in Banyumas with the goal of research is to trainees, employees, and leaders of Unit Training Center Banyumas. Selection of informants usingtechnique. purposive samplingThe results showed that the capacity of Unit Training Center Banyumas in implementing workforce training is still not optimal. Indicated the presence of several aspects that have not been met and the constraints that exist. Lack of resources in terms of lack of human resources as it is indicated the additional duties of each employee, the provision of infrastructure for the training process is still lacking, and financial resources. However, if the terms of the management is quite good, but still pelu their reinforcement.
1727420380F1A013012Instagram dan Hijab
(Studi Pada Mahasiswa Hijaber Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto yang Menggunakan Instagram Sebagai Rujukan Model Hijab)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana para hijaber di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto menjadikan instagram sebagai inspirasi model hijab. Sasaran utama penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman yang berhijab, memiliki akun instagram, mem-follow dan memberikan like pada postingan foto selebgram berhijab. Hijab sebagai trend fashion memiliki berbagai macam model yang selalu up to date mengikuti perkembangan jaman. Melalui media sosial instagram, masyarakat dapat mengetahui perkembangan dari model hijab yang sedang trend. Selebgram sebagai artis instagram merupakan media penghubung antara para pengguna instagram dengan trend fashion hijab. Melalui postingan foto yang diunggah oleh selebgram, para pengguna instagram atau followers dari selebgram dapat mengetahui trend fashion hijab dan dijadikan inspirasi dalam pemakaian hijab. Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman merujuk model hijab dari selebgram favoritnya karena fashion hijab yang terbaru selalu ada pada postingan foto instagram selebgram berhijab. Kriteria selebgram yang dijadikan rujukan dalam berhijab adalah selebgram yang berparas cantik, berpenampilan fashionable, dan kualitas foto yang diupload oleh selebgram tersebut memilik resolusi yang tinggi. Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman memiliki ketertarikan pada selebgram berhijab karena dua poin utama yaitu parasnya yang cantik dan gaya berpakaiannya yang fashionable serta kekinian. Bagi mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman yang tidak tertarik dengan selebgram berhijab, beralasan bahwa selebgram itu gayanya terlalu berlebihan. Mereka tidak percaya diri untuk menggunakan model hijab seperti para selebgram. Sumber rujukan berhijab mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman selain instagram yaitu katalog dari suatu brand fashion muslim, acara televisi yang mengulas tentang fashion hijab dan lingkungan sekitar.

Kata kunci: Instagram, Selebgram, Fashion Hijab

The purposes of this research are to find out how the hijabers at Jenderal Soedirman University Purwokerto make instagram as a reference model hijab. The main target of this research is student of Jenderal Soedirman University who wear hijab, have instagram account, follow and give like on post photo hijaber selebgram. Hijab as a fashion trend has various and the latest up-to-date mode. Through instagram, we are informed about the most up-to-date hijab trend. Selebgram is famous instagram user who now has become mediator of instagram user to hijab fashion trend. Through their posted photograph, their followers are able to know about hijab fashion trend and got inspired by it. The student of Jenderal Soedirman University took a reference on their favourite selebgrams because they always find the latest trend on those hijaber selebgram posted photographs. As for the criterion of selebgram suitable for reference are their beauty face, fashionable style, and the quality of the photograph. There are two main points that attract student of Jenderal Soedirman University to hijaber selebgram, those are the beauty face and the trendy fashion style. While the unattracted student, found that those selebgram’s style are excessive. They are lack of confidence to follow those selebgram’s hijab style. Apart from instagram, the student of Jenderal Soedirman University also took fashion reference on catalogue of certain fashion moslem brand, television program about hijab fashion, and their own environment.

Keywords: Instagram, Selebgram, Fashion Hijab
1727520496F1D013027GERAKAN RIFA'IYAH DI KENDAL
Aktivisme Sosial Keagamaan dan Politik Pasca Reformasi
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivisme sosial keagamaan dan politik dari gerakan sosial keagamaan yang bernama “Rifa’iyah” di Kendal. Aktivisme sosial keagamaan dan politik yang dilakukan Gerakan Rifa’iyah ternyata merupakan strategi bagi gerakan tersebut untuk bisa bertahan di masyarakat Kendal pasca reformasi Indonesia. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan perspektif pascastrukturalisme. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa aktivisme sosial keagamaan dan politik Gerakan Rifa’iyah Kendal mempunyai tujuan untuk mempertahankan eksistensi ajaran mereka yang bernama “Ajaran Tarajumah” pada masa pasca reformasi di Kendal. Aktivisme sosial keagamaan yang terfokus pada bidang dakwah dan pendidikan merupakan strategi yang paling efektif dalam mempropaganda Ajaran Tarajumah kepada masyarakat Kendal khususnya para pengikut Rifa’iyah Kendal. Aktivisme politik yang terlihat dari orientasi politik Organisasi Rifa’iyah Kendal yang apolitis, namun memberikan kebebasan berpolitik bagi jamaahnya ternyata melahirkan afiliasi politik yang plural serta berganti-ganti di setiap pemilu (reposisi aspirasi politik). Dalam hal ini, serangkaian aktivisme politik yang Rifa’iyah lakukan menunjukan bahwa mereka melakukannya atas dasar pemikiran rasional yang bertujuan untuk mempertahankan eksistensi Gerakan Rifa’iyah di Kendal pasca reformasi.
The purpose of this research is to describe sosial religion and political activism from a social and religion movement named “Rifa’iyah” in Kendal. The social religion and political activism of Rifa’iyah Movement is the movement’s strategy to make the movement still exist in Kendal’s society in post reform of Indonesia. This research using constructivism paradigm with post-structuralism perspective. Also, this study also using the qualitative method with phenomenology approach.
The results of this study showed that social religion and political activism of Rifa’iyah Movement has an aims to defense the existence of their doctrine named “Tarajumah’s Doctrine” in post reform at Kendal. The social religion’s activism which focused on proselytizing and education is the most effectively ways to propagating the Tarajuma’s doctrine for the society especially for their adherents. The political orientation of Rifa’iyah’s Organization of Kendal is apolitical but still give a political freedom for their adherents. It is can creating a plural affiliation and changed in every single election (reposition of political aspiration). In this case, all of the political activism of Rifa’iyah is shows us that they did by their rational choices to defend the existence of Rifa’iyah’s Movement in Kendal in post reform.
1727620383F1I013025Sekuritisasi Pemerintah Australia Terhadap Pencari SuakaJurnal ini akan mengkaji kebijakan pemerintah Australia dalam menangani pencari suaka. Jurnal ini juga mengkaji kebijakan pemerintah pencari suaka dengan konsep sekuritisasi. Australia sebagai negara dengan geopolitik strategis dimana lokasi Australia dekat dengan negara-negara berkembang, kondisi Australia sebagai negara maju juga menjadikan Australia sebagai tujuan strategis bagi imigran gelap atau pencari suaka. Definisi Pencari Suaka oleh pemerintah Australia sebagai ancaman terhadap integritas, kedaulatan, perbatasan Australia membuat beberapa kebijakan di Australia mengambil tindakan untuk sekuritisasi.
Jurnal ini akan memeriksa kebijakan pencari suaka pemerintah howard, Pemerintah Rudd, Pemerintah Gillard, dan Pemerintah Abbot. Dalam menentukan pencari suaka beberapa perdana menteri tidak memiliki pandangan yang sama mengenai sekuritisasi Pencari Suaka dan itu membuat sekuritisasi Pencari Suaka terjadi sangat berbeda.
This Journal will examine the Australian government's policy in dealing asylum seekers. This Journal also examine the government's policy of asylum seekers with the concept of securitization. Australia as a country with the strategic geopolitical where Australia’s location is near from developing countries, conditions of Australia as the developed countries as well made Australia is a strategic destination for illegal immigrants or asylum seekers. Definition of Asylum Seekers by Australian government as a threat to the integrity, sovereignty, Australia’s border made some policies in Australis take action to securitization.
This journal will examine the policy about asylumn seekers of the howard Government, Rudd Government, Gillard Government, and Abbott Government. In defining Asylum seekers few prime minister doesn’t have the same view on Asylum Seekers securitization and it’s make a securitization of Asylum Seekers happened so different.
1727720332E1A013172EFEKTIFITAS SANKSI TERHADAP PENGEMIS DAN GELANDANGAN DI KABUPATEN BANYUMASEFEKTIFITAS SANKSI TERHADAP PENGEMIS DAN GELANDANGAN DI KABUPATEN BANYUMAS

ABSTRAK

Penelitian ini adalah Penelitian Hukum Sosiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sanksi yang efektif dalam penanggulangan Pengemis dan Gelandangan di Kabupaten Banyumas. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan melakukan penelitian lapangan. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara. Data sekunder diperoleh dari penelitian kepustakaan, dengan menggunakan alat pengumpul data berupa studi dokumen.
Populasi sasaran penelitian meliputi Masyarakat Kabupaten Banyumas, yang dalam penelitian ini pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik Stratified Random Sampling. Masyarakat dikelompokan menjadi masyarakat perkotaan (Kecamatan Purwokerto Utara, Kecamatan Purwokerto Selatan), masyarakat pinggiran kota (Kecamatan Patikraja, Kecamatan Sokaraja), masyarakat pedesaan (Kecamatan Ajibarang, Kecamatan Somagede). Berkaitan dengan penegakan hukum, objek penelitian dilaksanakan kepada dinas instansi terkait dan penegak hukum, yaitu Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banyumas, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyumas serta Kepolisian Resort Kabupaten Banyumas.
Data primer dan sekunder, dilaksanakan analisis secara kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian diketahui bahwa pelaku pengemis dan gelandangan di Kabupaten Banyumas diancam dengan sanksi pidana dan administrasi, namun dalam praktiknya pemerintah daerah lebih mengedepankan sanksi administrasi. karena terdapat anggapan bahwa apabila setiap pengemis dan gelandangan yang tertangkap dikenakan sanksi pidana maka penjara akan penuh terisi dengan pengemis dan gelandangan. Satuan Polisi Pamong Praja pada patroli rutin menganggap lebih efektif menerapkan sanksi administrasi kepada pengemis dan gelandangan yang tertangkap, yaitu dengan memasukan yang bersangkutan ke Balai Rehabilitasi Sosial guna mendapatkan pembinaan dan keterampilan. Kelancaran penanganan pengemis dan gelandangan sangat dipengaruhi oleh peran serta masyarakat yaitu dengan memberi laporan kepada Dinas instansi terkait setiap melihat pengemis dan gelandangan yang beroperasi di jalan.
EFFECTIVENESS OF BEGGARS AND SANCTIONS IN THE DISTRICT BANYUMAS BUMMER

ABSTRACT

This study is the Law of Sociological Research. This study aims to determine how the application of effective sanctions in response Beggars and homeless in Banyumas. The data used in this study are primary data and secondary data. The primary data obtained by conducting field research. The collection of data obtained through interviews. Secondary Data obtained from the research literature, using a data collection tool in the form of studies document.
Target population study include Banyumas Regency Society, which in the study sampling is done with Stratified Random Sampling technique. Society grouped into urban communities (District of North Purwokerto, District South Purwokerto), suburban communities (Patikraja Subdistrict, District Sokaraja), rural communities (Ajibarang Subdistrict, District Somagede). In connection with law enforcement, the object of research carried out to agencies and law enforcement agencies, the Civil Service Police Unit Banyumas, Social Services and Community Development and Police Banyumas Banyumas.
Primary and secondary data, carried out a qualitative analysis by descriptive analysis method. The survey results revealed that the perpetrators of beggars and vagrants in Banyumas threatened with criminal and administrative sanctions, but in practice the government put forward the administrative sanctions. because there is a presumption that if any beggars and vagrants were caught be sanctioned then prison will be fully loaded with beggars and vagrants. Civil Service Police Unit on a routine patrol more effective consider applying administrative sanctions to beggars and vagrants were caught, namely by including pertinent to the Social Rehabilitation Center in order to receive coaching and skills.
1727820384F1B013066Kinerja Badan Keswdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Program Ekonomi Bergulir (Studi Kasus BKM Kutasari Madani Desa Kutasari Kecamatan Baturraden)Penelitian ini berjudul “Kinerja Badan Keswadayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Program Ekonomi Bergulir (Studi Kasus BKM Kutasari Madani Desa Kutasari Kecamatan Baturraden)”. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kinerja BKM Kutasari Madani dalam bidang ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kinerja BKM Kutasari Madani dalam pengelolaan program ekonomi bergulir.
Lokasi penelitian dilakukan di Desa Kutasari Kecamatan Baturraden. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan indikator kinerja milik Mashun (2014:31), yaitu: input, process, output, dan outcome.
Hasil penelitian menujukkan, aspek input di BKM Kutasari Madani tidak baik karena masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui unit dan pengelola program ekonomi bergulir. Aspek process strategi-strategi dalam melaksanakan program ekonomi bergulir di BKM Kutasari Madani masih belum berjalan dengan baik hal ini dikarenakan adanya hambatan dari masyarakat dan pengurus BKM itu sendiri. Aspet output program ekonomi bergulir di BKM Kutasari Madani belum sesuai dengan SOP, hal ini dikarenakan ada satu tahap yang belum dilaksanakan yaitu tahap pembinaan KSM. Aspek outcomeBKM Kutasari belum baik, karena program ekonomi bergulir belum bisa meningkatkan perekonomian anggota KSM.
This research entitled "Performance of Self-Helping Society in the Management of Revolving Economic Program (Case Study of BKM Kutasari Madani of Kutasari Village, Baturraden Sub-district)". The problem in this research is how BKM Kutasari Madani performance in economic field. This study aims to determine and describe the performance of BKM Kutasari Madani in the management of rolling economic program.
The location of the research was conducted in Kutasari Village, Baturraden District. The type of research used is qualitative descriptive. Selection of informants using purposive sampling technique. Techniques of collecting data using interviews, observation, and documentation. This research uses performance indicators of Mashun (2014: 31), namely: input, process, output, and outcome.
The results showed that input aspect in BKM Kutasari Madani is not good because there are still many people who do not know the unit and the manager of the economic program rolling. Aspects of process strategies in implementing the rolling economic program in BKM Kutasari Madani still not running well this is due to the obstacles of the community and BKM management itself. Aspet output of rolling economic program in BKM Kutasari Madani not in accordance with SOP, this is because there is one stage that has not been implemented that is stage of coaching KSM. The outcome aspect of BKM Kutasari is not good, because the rolling economic program can not improve the economics of KSM members.
1727920427B1J013106Analisis Polimorfisme H275Y Neuraminidase Virus Influenza A (H1N1pdm09) sebagai Indikator Resistensi terhadap Oseltamivir pada ILI dan SARI di IndonesiaInfluenza adalah suatu penyakit infeksi saluran pernafasan akut yang disebabkan oleh virus Influenza. Penyakit ini menyerang saluran pernafasan bagian atas maupun bawah yang sangat menular dan menjadi penyebab utama masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan di seluruh dunia karena dapat menyebabkan kematian serta kerugian secara material. Sejak teridentifikasinya virus influenza A (H1N1pdm09) pada tahun 2009, virus ini masih bersirkulasi sampai saat ini berdasarkan data surveilans influenza di Indonesia. Salah satu jenis obat sebagai antiviral influenza yang telah banyak digunakan adalah oseltamivir, namun akhir-akhir ini ditemukan beberapa kasus virus yang resisten terhadap obat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya virus influenza A (H1N1pdm09) yang mengalami mutasi H275Y sebagai indikator virus yang resisten terhadap oseltamivir dari kasus Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) di Indonesia tahun 2016 dengan menggunakan metode allelic discrimination Real-Time RT-PCR dan sekuensing.
Rancangan penelitian ini adalah potong lintang (cross sectional). Sampel adalah bahan biologi tersimpan berupa usapan tenggorok dan hidung dari kasus Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) pada bulan Agustus hingga September tahun 2016 di Laboratorium Penelitian Penyakit. Infeksi Prof. Dr. Sri Oemijati, Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan di Jakarta. Parameter yang diamati adalah mutasi asam amino histidin menjadi tirosin pada posisi 275 gen NA virus influenza A (H1N1pdm09) menggunakan metode allelic discrimination Real-Time RT-PCR dan sekuensing. Dari 34 sampel kasus Influenza Like Illnes (ILI) di Indonesia tahun 2016 tidak teridentifikasi adanya virus Influenza A (H1N1pdm09) dan dari 59 sampel kasus Severe Acute Respiratory Infection (SARI) di Indonesia tahun 2016 teridentifikasi 4 sampel positif Influenza A (H1N1pdm09) serta tidak ditemukan virus Influenza A (H1N1pdm09) yang mengalami mutasi H275Y sehingga tidak terdapat virus yang resisten terhadap antiviral oseltamivir.
Influenza is an acute respiratory disease caused by Influenza virus that infects the upper and lower respiratory tract. Oseltamivir has been widely used as an antiviral for Influenza. Recently, several Influenza A/H1pdm09 cases has been found to be resistant to Oseltamivir. This study aimed to identify H275Y mutation in Influenza A/H1pdm09 as an indicator of virus resistant to Oseltamivir in Influenza Like Illness (ILI) and Severe Acute Respiratory Infection (SARI) cases in Indonesia 2016 using allelic discrimination Real-time RT-PCR and sequencing methods. Design of this study is cross sectional. Archive samples of Influenza Like Illness (ILI) and Severe Acute Respiratory Infections (SARI) from August to September 2016 at the Prof. Dr. Sri Oemijati National Laboratory of Infectious Disease Research, Research and Development Center for Biomedical and Basic Health Technology in Jakarta are used in this study. From 34 samples of ILI cases in Indonesia 2016, the existence of Influenza A/H1pdm09 was unidentified and from 59 samples of SARI cases in Indonesia 2016, 4 samples were positive of Influenza A/H1pdm09 and no mutation of H275Y in Influenza A/H1pdm09 was found. Therefore we concluded that the Influenza A/H1pdm09 viruses circulated in Indonesia 2016 were sensitive to Oseltamivir.
1728021448A1H012058OPTIMALISASI KECEPATAN DAN WAKTU PUTAR PENIRISAN MESIN PENIRIS MINYAK (SPINNER) MENDOAN TIPE CIRCLE RACKMendoan merupakan salah satu gorengan yang tinggi kandungan minyaknya, maka optimalisasi penirisan dilakukan agar mendoan bisa disajikan hangat dalam jumlah besar dengan waktu yang singkat. Peniris (spinner) mendoan menggunakan motor listrik sebagai penggeraknya serta puli dan belt untuk menyalurkan daya dari motor listrik. Putaran dari mesin peniris akan mengeluarkan minyak dari mendoan berdasarkan gaya sentrifugal. Penelitian bertujuan untuk mencari optimalisasi kecepatan dan waktu putar mesin spinner mendoan tipe circle rack.
Penelitian ini dilakukan di laboratorium alat dan mesin pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian dilaksanakan dari bulan Oktober 2017 sampai Januari 2018. Penelitian terdapat dua faktor yaitu kecepatan putar mesin (rpm) sebagai variabel X1 dan waktu penirisan (detik) sebagai variabel X2. Kecepatan putar mesin yang digunakan adalah 350, 525, serta 700 rpm. Waktu penirisan yang digunakan yaitu 30, 60, serta 90 detik.
Hasil optimalisasi kecepatan putar mesin (spinner) menunjukan bahwa kecepatan putar yang optimal untuk mendoan adalah sebesar 365,715 rpm selama 56,244 detik dengan presentase penirisan minyak pada mendoan sebesar 3,3855%.
Mendoan is the one of the high-fried oil content, so the optimization of the draining is done which that mendoan can be served warm in large quantities with a fast time. Spinner for mendoan uses electric motor as their movers, pulley and belt for deliver power from the motor. The aim of this research is to find the optimization speed and time of spinner machine rotating circle rack type.
This research was conducted in the laboratory of tools and agricultural machinery, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The study was done from October 2017 until January 2018. In this research, there are two factors: machine rotation speed (rpm) as variable X1 and time of oil draining (second) as variable X2. The engine speed that used are 350, 525, and 700 rpm. The oil draining process time that used for this research are 30, 60, and 90 seconds.
The result of spinner optimization shows that the optimal rotational speed for mendoan is 365.715 rpm for 56.244 seconds with the percentage of oil drained from mendoan is 3.3855%.