Artikel Ilmiah : E1A013172 a.n. ANGKAT POENTA PRATAMA
| NIM | E1A013172 |
|---|---|
| Namamhs | ANGKAT POENTA PRATAMA |
| Judul Artikel | EFEKTIFITAS SANKSI TERHADAP PENGEMIS DAN GELANDANGAN DI KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | EFEKTIFITAS SANKSI TERHADAP PENGEMIS DAN GELANDANGAN DI KABUPATEN BANYUMAS ABSTRAK Penelitian ini adalah Penelitian Hukum Sosiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sanksi yang efektif dalam penanggulangan Pengemis dan Gelandangan di Kabupaten Banyumas. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan melakukan penelitian lapangan. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara. Data sekunder diperoleh dari penelitian kepustakaan, dengan menggunakan alat pengumpul data berupa studi dokumen. Populasi sasaran penelitian meliputi Masyarakat Kabupaten Banyumas, yang dalam penelitian ini pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik Stratified Random Sampling. Masyarakat dikelompokan menjadi masyarakat perkotaan (Kecamatan Purwokerto Utara, Kecamatan Purwokerto Selatan), masyarakat pinggiran kota (Kecamatan Patikraja, Kecamatan Sokaraja), masyarakat pedesaan (Kecamatan Ajibarang, Kecamatan Somagede). Berkaitan dengan penegakan hukum, objek penelitian dilaksanakan kepada dinas instansi terkait dan penegak hukum, yaitu Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banyumas, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyumas serta Kepolisian Resort Kabupaten Banyumas. Data primer dan sekunder, dilaksanakan analisis secara kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian diketahui bahwa pelaku pengemis dan gelandangan di Kabupaten Banyumas diancam dengan sanksi pidana dan administrasi, namun dalam praktiknya pemerintah daerah lebih mengedepankan sanksi administrasi. karena terdapat anggapan bahwa apabila setiap pengemis dan gelandangan yang tertangkap dikenakan sanksi pidana maka penjara akan penuh terisi dengan pengemis dan gelandangan. Satuan Polisi Pamong Praja pada patroli rutin menganggap lebih efektif menerapkan sanksi administrasi kepada pengemis dan gelandangan yang tertangkap, yaitu dengan memasukan yang bersangkutan ke Balai Rehabilitasi Sosial guna mendapatkan pembinaan dan keterampilan. Kelancaran penanganan pengemis dan gelandangan sangat dipengaruhi oleh peran serta masyarakat yaitu dengan memberi laporan kepada Dinas instansi terkait setiap melihat pengemis dan gelandangan yang beroperasi di jalan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | EFFECTIVENESS OF BEGGARS AND SANCTIONS IN THE DISTRICT BANYUMAS BUMMER ABSTRACT This study is the Law of Sociological Research. This study aims to determine how the application of effective sanctions in response Beggars and homeless in Banyumas. The data used in this study are primary data and secondary data. The primary data obtained by conducting field research. The collection of data obtained through interviews. Secondary Data obtained from the research literature, using a data collection tool in the form of studies document. Target population study include Banyumas Regency Society, which in the study sampling is done with Stratified Random Sampling technique. Society grouped into urban communities (District of North Purwokerto, District South Purwokerto), suburban communities (Patikraja Subdistrict, District Sokaraja), rural communities (Ajibarang Subdistrict, District Somagede). In connection with law enforcement, the object of research carried out to agencies and law enforcement agencies, the Civil Service Police Unit Banyumas, Social Services and Community Development and Police Banyumas Banyumas. Primary and secondary data, carried out a qualitative analysis by descriptive analysis method. The survey results revealed that the perpetrators of beggars and vagrants in Banyumas threatened with criminal and administrative sanctions, but in practice the government put forward the administrative sanctions. because there is a presumption that if any beggars and vagrants were caught be sanctioned then prison will be fully loaded with beggars and vagrants. Civil Service Police Unit on a routine patrol more effective consider applying administrative sanctions to beggars and vagrants were caught, namely by including pertinent to the Social Rehabilitation Center in order to receive coaching and skills. |
| Kata kunci | Efektivitas, Sanksi, Pengemis dan Gelandangan, Kabupaten Banyumas |
| Pembimbing 1 | Haryanto Dwiatmodjo, S.H., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Hj. Sri Hartini, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Rani Hendriana, S.H., M.H. |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2017-11-16 11:02:50.423587 |